I’M FINE…THANK YOU…LOVE YOU… (SEOKYU VERSION) 3RD

CXDSA

Judul               :  I’m Fine…Thank You…Love You (Seohyun Kyuhyun Version)

Cast                 :  Seohyun (SNSD)

Kyuhyun (Super Junior)

 

The story is based from the Thailand Movie “I’m Fine..Thank You..Love You..”

 

Cerita Sebelumnya 1st 2nd~~

3rd

Seohyun memeriksa kembali penampilannya didepan kaca, sebuah dress panjang tanpa lengan membingkai penampilannya, rambut panjangnya ia gulung kebelakang agar terlihat rapi dan resmi untuk acara yang akan ia datangi. Seohyun diminta oleh Kedutaan Besar Korea Selatan untuk menjadi translator seorang pembawa acara karena akan ada pameran kebudayan ditempat tersebut. Pembawa acara itu akan menggunakan Bahasa Korea dan Seohyun akan menerjemahkannya kedalam Bahasa Inggris agar para tamu asing dapat mengerti apa yang akan disampaikan di acara tersebut.

 

Seohyun sudah meminta Kyuhyun untuk ikut bersamanya, karena acara ini bisa menjadi latihan kecil untuk Kyuhyun agar bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris Kyuhyun, sebuah praktek langsung berbicara dengan orang asing akan sangat membantu untuk pria itu. Sentuhan terakhir gadis itu adalah memakai sepatu hak tinggi berwarna putih sebelum akhirnya Seohyun mengangguk puas dengan keseluruhan penampilannya. Dering ponselnya berbunyi, Seohyun segera meraihnya dan melihat nama Kyuhyun tertera dilayarnya.

Eo~ kau dimana?” tanya Seohyun

Aku sudah dibawah, kau sudah selesai?” balas Kyuhyun disebrang telepon

“Oke~ aku turun sekarang, kau tunggu saja” jawab Seohyun lalu mengakhiri panggilan pria itu.

 

……………………………………

 

Dari jauh Seohyun sudah bisa melihat Kyuhyun berdiri didepan gedung apartemennya. Motor ducati hitam milik Kyuhyun terparkir tepat disebelahnya. Seohyun mengernyit tidak setuju saat menyadari Kyuhyun memakai bawahan berupa celana jeans ditemani atasan berupa kaos berwarna biru tua gelap. Kyuhyun berbalik saat mendengar pintu masuk gedung apartemen yang terbuka, pria itu berbalik dan sudah mendapati Seohyun berjalan kearahnya. Tidak tahu apa tepatnya yang sedang menyerang pria itu, Kyuhyun tidak bisa mengalihkan tatapannya dari Seohyun. Tubuhnya membatu dengan dirinya yang masih menatap Seohyun tanpa berkedip.

“Kenapa kau masih berpakaian seperti itu?” tanya Seohyun menyadarkan Kyuhyun. Kyuhyun berdeham dan mengedip cepat sambil menggaruk pelipis kepalanya.

“Kenapa memangnya?”

“Ini acara formal, apa kau mau memakai pakaian seperti itu?” tanya Seohyun gusar.

“Tenang saja, aku membawa pakaian” ujar Kyuhyun lalu mengeluarkan sesuatu dari salah satu kantong celana jeansnya. Kyuhyun membuka lipatan dari kemeja yang yang ia bawa dan menunjukkannya pada Seohyun.

“Kau akan memakai itu?” tanya Seohyun tidak percaya

Eo~ “ balas Kyuhyun dan langsung memakai kemeja coklat berlengan pendek yang langsung Seohyun sadari jika kemeja itu adalah salah satu atasan dari pakaian kerja Kyuhyun.

“Jangan bercanda” tanggap Seohyun

“Ada apa memangnya? Ini adalah kemeja terbaik yang kumiliki” ucap Kyuhyun merasa tidak terima dengan tanggapan Seohyun. Gadis itu membuang nafas kesal sambil menggaruk pelipis kepalanya merasa menyerah menghadapi tingkah Kyuhyun.

“Kita tidak bisa pergi ketempat itu dengan pakaian yang kau pakai sekarang”

“Lalu harus bagaimana?”

“Ikut aku, bawa motormu, antar aku kesuatu tempat!” perintah Seohyun kesal

 

……………………………………

 

“Kau harus mengganti biayanya” kata Seohyun saat mereka sudah memasuki halaman dari gedung Kedutaan Besar Korea Selatan. Seohyun tadi mengajak Kyuhyun kesalah satu toko untuk membelikan pria itu setelan jas agar dapat digunakan Kyuhyun pada acara yang mereka datangi sekarang.

“Aku tahu” balas Kyuhyun sambil menggerak-gerakkan dasinya tidak nyaman. Seohyun yang mengecek penampilan Kyuhyun sekali lagi langsung menghentikan langkahnya sendiri.

“Tunggu sebentar” perintahnya lalu melihat lebih dekat simpul tali dasi yang dipakai Kyuhyun.

Chh! Siapa yang mengajarkanmu cara memakai dasi? Ini berantakan sekali” ujar gadis itu lalu mendekati Kyuhyun dan langsung meraih kerah pria itu. Kyuhyun tidak memprotes saat Seohyun melepas simpul dasinya dan memperbaiki ikatannya. Kyuhyun tidak mengalihkan tatapannya menatap wajah serius Seohyun yang sedang memperbaiki dasinya, dengan jarak yang sedekat ini Kyuhyun bisa mencium aroma segar tubuh Seohyun, menelan ludahnya gugup pria itu memaksa untuk mengalihkan tatapannya namun harus kembali kalah saat dirinya kembali memperhatikan wajah Seohyun.

“Nah sudah selesai” kata Seohyun membuyarkan fantasi Kyuhyun

Eo..” tanggap Kyuhyun gugup. Keduanya hendak kembali berjalan namun seorang pria asing yang berjalan terburu-buru menabrak bahu Kyuhyun.

Oh..I’m so sorry, are you oke?” tanya orang asing tersebut sopan. Kyuhyun tidak menjawab dan hanya menunduk membuat Seohyun yang membalas ucapan pria asing tersebut.

Eh..he’s oke, so don’t worry about it

Pria asing itu mengangguk namun tetap memegang lengan Kyuhyun ramah dan meminta maaf “I’m so sorry” ulangnya, Kyuhyun balas mengangguk kecil diiringi dengan menjauhnya pria asing tersebut.

 

“Kenapa kau tidak menjawabnya? “ Seohyun bertanya sambil tersenyum, Kyuhyun tidak menjawab karena merasa malu tidak bisa menjawab kalimat sederhana itu.

“Jangan takut salah, jawab saja senatural mungkin, yang diucapkan pria asing tadi sangat mudah dipahami” lanjut Seohyun. Mereka kembali berjalan untuk memasuki gedung tempat acara itu diadakan, Kyuhyun sesekali membenarkan jas yang ia pakai agar terasa lebih nyaman dibadannya.

“Aku hanya terkejut” tanggap Kyuhyun mengelak

“Kau hanya mencari alasan saja” ujar Seohyun memberenggut “Jika kau ingin benar-benar menguasai suatu bahasa, kau harus sering menggunakan bahasa itu, jika perlu kau harus berbicara dengan bahasa itu setiap hari”

“Dan untuk malam ini, cobalah berbicara dengan tiga orang asing, aku mengajakmu untuk hal ini, berbicara dengan orang asing akan sangat membantu penguasaan Bahasa Inggrismu”

Kyuhyun menghentikan langkahnya yang membuat Seohyun ikut berhenti

‘Kau bisa?” lanjut Seohyun seolah tidak akan menerima protesan dari Kyuhyun jika pria itu tidak mau melakukan apa yang dia perintahkan.

Ya! Bagaimana aku bisa mengerti apa yang mereka bicarakan?” keluh Kyuhyun

“Cari kata kuncinya, itu akan sangat membantumu” jawab Seohyun tersenyum dan berjalan lebih dulu masuk kedalam gedung Kedutaan Besar Korea Selatan.

 

……………………………………..

 

Kyuhyun bersiap memulai tugas yang diberikan Seohyun kepadanya. Pria itu berdiri disebelah rak besar yang berisi buku-buku dari Sejarah Korea Selatan. Sepasang pria dan wanita asing akan melewatinya, Kyuhyun sudah akan mengangkat tangannya untuk menyapa kedua orang itu namun menahannya lagi saat kalimat yang ingin ia ucapkan kembali ia telan. Apa dia mampu mengajak berbicara tiga orang asing sesuai perintah Seohyun?

 

Tidak lama seorang pria asing berkulit hitam dan seorang wanita asing berkulit putih melewati tempatnya berdiri. Kyuhyun menelan ludahnya untuk meyakinkan dirinya, dan berjalan pelan-pelan mengikuti dari belakang kedua orang itu.

Hawaiyu…ani…apa huwaiyu…(How are you)..” ujar Kyuhyun pelan melatih Bahasa Inggrisnya sebelum mengajak berbicara dua orang didepannya ini. Pria itu berdeham keras dan membuka suaranya “Hei!” sapanya namun kedua orang didepannya masih saja terus mengobrol belum menyadari kehadiran Kyuhyun.

“Hei~!!” ulang Kyuhyun dengan suara lebih keras yang berhasil membuat kedua orang asing didepannya menoleh kebelakang “Uhmm….Huwaiyu..?” sapa Kyuhyun sambil mengangkat sebelah tangannya, namun karena gugup pria itu salah menggunakan kata ‘How’ dan justru mengucapkan ‘Who’ (Siapa kau?)Um…I..fine..um…who.. am..I..” lanjut Kyuhyun semakin berantakan (Aku baik…siapa aku..)

Tampak bingung pria asing yang berkulit hitam justru bertanya kepada lawan bicaranya “This is guy oke?” (Apakah pria ini baik-baik saja?)

You think he’s an Alzheimers?” balas wanita asing tersebut (Menurutmu dia menderita Alzheimers)

Kyuhyun yang tidak mengerti hanya melempar senyum menunggu kedua orang asing ini menanggapi kalimatnya.

Are you oke?” tanya pria asing berkulit hitam kepada Kyuhyun akhirnya “Are you oke?” ulangnya. Kyuhyun mengangguk senang mendengar tanggapan sang pria asing. Semangatnya terpompa untuk kembali membuka percakapan “Uhm…I’m a maintenance engineer” info Kyuhyun kepada keduanya (Aku adalah seorang teknisi pemeliharaan)

Kedua orang asing ini mengangguk mengerti dan melemparkan senyum ramahnya kepada Kyuhyun.

Oh, a maintenance engineer? That’s good for you” balas pria asing berkulit hitam (Oh, seorang teknisi pemeliharaan? Itu hal bagus untukmu), senyum Kyuhyun semakin lebar dengan kepala yang masih mengangguk-angguk.

Congratulation~~” ucap sang wanita asing kepada Kyuhyun

Yeah~ congratulation~~ I wish you all the best, good luck!” lanjut sang pria asing (Yeah, selamat~ Aku berharap yang terbaik untukmu, semoga beruntung)

Eoh…emm…because…”lanjut Kyuhyun

“Yes?”

..Sorry..

Oh~ because sorry?” tanggap sang pria asing terkejut tapi langsung tersenyum geli

“Bye bye~~~” Kyuhyun mengakhiri percakapannya puas

Oke bye bye~” balas sang pria asing diikuti lambaian tangan dari wanita asing disebelahnya. Kyuhyun berjalan meninggalkan keduanya merasa lebih pintar dari sebelumnya, tanpa menyadari kedua orang yang tadi diajaknya mengobrol langsung membicarakannya “Dasar bodoh~ apa dia pikir hanya karena penampilanku aku tidak bisa berbahasa Korea? Tidak punya salah justru meminta maaf, dia bilang apa tadi pekerjaannya? Teknisi Pemeliharaan? Hahaha” ujar sang pria asing menggunakan Bahasa Korea yang sangat fasih ditemani anggukan setuju dari teman wanitanya

 

……………………………………

 

Kali ini target Kyuhyun adalah seorang anak kecil yang berdiri sendiri jauh dari kumpulan orang-orang dewasa lainnya. Seorang anak kecil dengan rambut pirang emas yang tersisir rapi, setelan jas kecil yang ia kenakan sedikit kebesaran ditubuhnya. Sepatu kulit yang digunakan anak itu mengetuk-ngetuk lantai seolah menikmati alunan musik India yang memang sedang diputar pada acara ini, Kyuhyun tadi melihat beberapa orang India dengan pakaian ciri khas mereka sedang menari menampilkan kebudayaan mereka didepan semua orang yang hadir.

You come one?” tanya Kyuhyun menggunakan Bahasa Inggris semampunya (Kamu datang sendirian? Maksudnya bertanya kalimat ini)

Sorry?” tanggap anak itu mendongakkan wajahnya agar bisa menatap Kyuhyun

Uhm…father..mother” jelas Kyuhyun

My parents are standing right there” ucap sang anak kecil menunjuk kedua pasang suami istri yang berdiri tak jauh dari mereka tengah menikmati tarian-tarian India yang sedang ditampilkan. (Orang tuaku berdiri disebelah sana)

Standing?” Kyuhyun mengikuti kemana arah anak itu menunjuk

My mother is the lady in the blue dress” ujar sang anak (Ibuku adalah wanita yang mengenakan gaun biru)

Lady…blue…” Kyuhyun mencerna dan akhirnya menemukan seorang wanita dengan gaun biru tersebut.

“Oh itu ibumu” tanggap Kyuhyun dan merasa senang berhasil berkomunikasi dengan sang anak kecil

 

Suara musik dan tarian semakin mengundang anak itu untuk menggerakkan tubuhnya. Dia berseru keras membuat Kyuhyun menoleh terkejut kepada si anak kecil itu.

“Kau kenapa? Haha~ You like dance?” tanya Kyuhyun (Kau suka menari?)

Tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun, si anak langsung menggerakkan tubuhnya mengikuti alunan musik yang terdengar, tubuh si anak tampak luwes membuat Kyuhyun semakin tersenyum geli. Lalu tiba-tiba anak kecil itu menghentikan gerakannya dan membuat gerakan dengan jarinya menunjuk Kyuhyun seolah memberikan sinyal agar sekarang Kyuhyun yang menunjukkan bakatnya dalam menari.

No~~” balas Kyuhyun menolak, anak kecil itu lalu menunjukkan bakatnya yang tersembunyi membuat Kyuhyun terlonjak, dengan gaya seorang penari hip hop terkenal si anak meletakkan kepalanya dilantai dan langsung menegakkan tubuhnya, kedua kakinya mengacung keudara dengan keseimbangan yang memukau.

Heol! Apa yang kau lakukan?!” tanggap Kyuhyun, si anak kembali menegakkan tubuhnya dan belum menyerah kembali menunjuk Kyuhyun agar pria itu mau menunjukkan aksinya dalam menari. Berpikir sesaat akhirnya Kyuhyun menarik kedua tangannya dari saku celananya dan ikut bergabung menari dengan anak itu. Seolah lupa jika mereka masih berada diacara resmi Kyuhyun terus saja meliukkan tubuhnya sampai seseorang menyentuh bahu pria itu yang langsung menoleh. Seketika Kyuhyun langsung menghentikan tariannya dan berdiri gugup melihat ekspresi wajah Seohyun.

“Apa yang kau lakukan sebenarnya?” ucap Seohyun lewat sela-sela giginya

 

~**~

 

“Malam ini, saya ingin mengumumkan bahwa pesta resmi dibuka dan terima kasih untuk kehadiran kalian semua” ucap sang pembawa acara sambil menatap Seohyun yang mengangguk sembari tersenyum “Ne, gamsahabnida~ “ ujar Seohyun lalu berbicara langsung kepada hadirin yang datang “Thank you everyone for your presence in here tonight, please enjoyment” ucap Seohyun dan suara alunan musik dari band yang hadir langsung terdengar (Terima kasih untuk kehadiran kalian disini malam ini, selamat menikmati)

 

“Terima kasih banyak” ucap sang pembawa acara kepada Seohyun

Ne, sama-sama” balas Seohyun ramah, si pembawa acara menuju ketempat lain sedangkan Seohyun berputar untuk mencari Kyuhyun. Namun saat gadis itu memutar terdengar suara patahan dari salah satu hak sepatu Seohyun. Memejamkan kedua matanya menahan kesal, Seohyun mengangkat bagian bawah gaunnya yang memang menjuntai kelantai sampai menutupi kedua kakinya dan bisa dilihatnya nasib dari sepatu hak tingginya. Memilih untuk melepaskan kedua sepatu itu, akhirnya Seohyun berjalan tanpa alas kaki mencari Kyuhyun yang tengah berdiri dipinggir meja bar yang memang disedikan khusus untuk malam ini disalah satu pojok ruangan.

 

Ya~ Kau mau pulang duluan?” Seohyun bertanya saat sudah berdiri dibelakang Kyuhyun. Kyuhyun berbalik menyadari Seohyun yang berbicara kepadanya “Tidak, aku akan menunggumu” balas pria itu lalu kedua matanya beralih menatap sepatu Seohyun yang ia justru ia pegang bukan dikenakannya “Kenapa dengan sepatumu?”

“Rusak lagi, kenapa sepatu yang kugunakan selalu patah?” kata Seohyun “Tolong kau pegangi ini, aku harus menemui salah satu perwakilan dari Inggris”

Kyuhyun walaupun sempat terlihat tidak suka toh tetap mengambil alih sepatu Seohyun untuk membawakannya

“Terima kasih” ucap Seohyun sambil tersenyum manis, tidak mengatakan apapun lagi Seohyun kembali berjalan meninggalkan Kyuhyun yang hanya menatap kepergian Seohyun yang tanpa alas kaki.

 

………………………………….

 

Kyuhyun tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Seohyun, mata pria itu terus memperhatikan gerak-gerik Seohyun dan kadang ikut tersenyum melihat Seohyun yang harus menjelaskan ke beberapa orang asing kenapa dia tidak mengenakan sepatunya. Sampai akhirnya Seohyun kembali menuju kearahnya bersamaan dengan seorang pria yang diundang bernyanyi dengan iringan musik.

Please give a warm welcome to our guest” terdengar suara dari arah tengah ruangan dimana band akan mengiringi seorang yang akan bernyanyi (Tolong berikan sambutan yang hangat untuk tamu kami)

Kyuhyun bertepuk tangan mengundang Seohyun tersenyum geli kearahnya “Kenapa tepuk tangan? Memangnya kau mengerti apa yang diucapkannya?” tanya Seohyun berdiri disebelah pria itu

“Tentu saja” jawab Kyuhyun tersenyum sombong

Good evening” ucap suara dari tengah ruangan

“Selamat malam” kata Kyuhyun mengartikan sapaan orang tersebut, Seohyun mengangguk setuju dengan senyum senang “Waaaw” tanggap gadis itu memuji

“Aku mengerti walaupun sedikit-sedikit”

 

Alunan musik menyenangkan mulai terdengar dibelakang mereka, suara lembut dari seorang pria yang sedang bernyanyi memenuhi ruangan.

 

(Ost Walk You Home)

 

Tonight…

 

“Malam ini..” Kyuhyun mulai mengartikan lirik lagu yang terdengar

 

It just the two of us..

 

“Uhm….ada kata berduanya?” tanya Kyuhyun kepada Seohyun, gadis itu mengangguk membenarkan dan membiarkan Kyuhyun kembali mengartikan lirik yang kembali terdengar

 

So forget the world for while..Open your heart and open your eyes…I’m right here, in front of you…

 

“Lupakanlah sejenak…” Kyuhyun mengernyitkan alisnya berusaha berkonsentrasi pada lirik yang mengalir “..buka matamu? Benar?” tanya Kyuhyun memastikan

Eo~~ Kau sudah benar, ayo lebih berkonsentrasi” dukung Seohyun

 

And you look..

 

“Kau…” Kyuhyun menunjuk Seohyun yang langsung mengangguk menyemangati

 

So pretty in your dress….

 

“Gaunmu indah” ujar Kyuhyun

“Terima kasih” balas Seohyun dengan senyum manisnya

 

Though I know I look like a mess…I’ll do my best to win your heart,

 

“Apa yang dilihat? Tadi ada kata lihat” ujar Kyuhyun kembali bingung

“Ayo~ coba dengarkan baik-baik” Seohyun membalas tidak setuju

 

So can I walk you home…tonight…

 

Sambil menatap Seohyun, Kyuhyun berpikir lebih lama untuk dapat mengartikan lirik tersebut namun tetap belum bisa yang membuat Seohyun mengambil alih sebait lirik yang terdengar “Aku ingin mengantarmu pulang”

“Jangan bantu aku” tegur Kyuhyun mengundang tawa merdu dari bibir Seohyun

 

Lirik lagu itu kembali terdengar bersamaan dengan lampu diatas mereka yang menyala menerangi wajah keduanya.

 

Please…tell me how you feel…

 

“Bagaimana perasaanmu..” Kyuhyun kembali memulai, dan Seohyun mengangguk tidak mengoreksi pria itu

 

Cause deep inside I know…it’s real….

 

“Oke, bantu aku sedikit” pinta Kyuhyun akhirnya saat dia tidak bisa mengartikan lirik yang selanjutnya

Chh…” dengus Seohyun

 

I promise I will forever be yours….

 

Keduanya terdiam mendengarkan lirik lagu selanjutnya sampai Seohyun mengartikannya buat Kyuhyun “Aku berjanji akan selalu menjadi milikmu” ujar Seohyun tersenyum

 

Darling…open up to me…Let me walk you home…

 

“Dan biarkan aku mengantarkanmu pulang” lanjut Kyuhyun mengartikan lirik setelahnya. Keduanya bertatapan sesaat, senyum Seohyun telah hilang saat menyadari jika Kyuhyun menatapnya dengan cara yang berbeda. Tanpa bisa menolaknya, degup jantung gadis itu berdetak lebih cepat saat mata hitam Kyuhyun masih terus menatapnya.

 

Before it’s morning….before the sunrise

 

Suasana diantara mereka terselamatkan karena lirik lagu yang lainnya kembali terdengar. “Pagi? “ Kyuhyun menaikkan alisnya seolah memastikannya pada Seohyun, dengan anggukan kecil dan sebuah senyuman tipis Seohyun membenarkan

 

Before I go back to reality..

 

Kyuhyun sampai menajamkan telinganya dan menutup kedua matanya, tetapi segera menggeleng karena tidak bisa menangkap lirik lagu yang baru saja terdengar.

“Sebelum aku kembali ke kenyataan” ucap Seohyun memberitahunya

 

And you go back to your life

 

Kyuhyun menaikkan salah satu alisnya meminta Seohyun untuk kembali melanjutkan menerjemahkan lirik lagu yang terdengar untuknya “..dan kau kembali ke kehidupanmu..”

 

Tell me that you feel the same…way too

 

“Beritahu aku bahwa kau merasakan hal yang sama”

 

Even if you’ll never be mine…I’m in love with you…tonight….

 

Masih bertatapan satu sama lain, Seohyun kembali melanjutkan menerjemahkan lirik lagu yang terdengar untuk Kyuhyun “Meskipun kau tidak akan bisa menjadi milikku” Seohyun berhenti sesaat dan menelan ludahnya “…aku jatuh cinta padamu….” membuang pelan nafasnya “…malam ini…”

 

Kembali tatapan berbeda itu, Kyuhyun suguhkan pada Seohyun, keduanya seolah tenggelam dalam gelapnya mata masing-masing. Kyuhyun seolah tidak ingin mengalihkan matanya menatap wajah Seohyun yang seolah mengatakan semua lirik tadi memang untuknya. Musik dibelakang mereka masih terus terdengar seolah menjadi background musik untuk sesuatu yang mereka rasakan saat ini. Sampai akhirnya Seohyun sendiri yang memutuskan kontak mata mereka karena tidak tahan dengan degup jantungnya yang semakin kencang. Sesuatu mengambil alih perhatiannya, Seohyun melihat sepatunya yang tadi ia titipkan pada Kyuhyun terletak rapi di bawah dekat kaki Kyuhyun. Menyadari apa yang dilihat gadis itu, Kyuhyun meraih sepatu Seohyun dan menyerahkannya.

 

“Sudah kuperbaiki” ujar Kyuhyun, dan yang dilakukan Kyuhyun terhadap sepatu Seohyun adalah mematahkan hak sepatu lainnya yang memang tidak bermasalah, sehingga sepasang sepatu itu tampak seperti sepatu tanpa hak yang masih bisa dipakai.

Seohyun mengambil alih sepatu itu sambil tersenyum tipis sebagai ucapan terima kasihnya.

 

………………………………….

 

Tangan Seohyun mengelilingi pinggang Kyuhyun karena ia harus berpegangan pada pria itu yang saat ini akan mengantarkannya kembali ke apartemennya. Seohyun menyadari jika sebelumnya ia tidak melakukan hal ini jika menaiki motor Kyuhyun, seolah mendukung kejadian yang sempat terjadi di tempat pesta tadi, suatu hal yang alami jika sekarang Seohyun mengalungkan lengannya pada pinggang pria itu. Kyuhyun masih berkonsentrasi menyetir tanpa menyadari jika Seohyun terus menatap sisi wajah pria itu, sebuah senyum simpul terlukis diwajah Seohyun, sesuatu menyadarkannya jika ia berbahagia untuk malam ini.

 

Seohyun menurunkan tubuhnya pelan-pelan dari motor ducati hitam milik Kyuhyun saat pria itu menghentikan motornya tepat didepan gedung apartemennya. Kyuhyun ikut turun dari motornya dan langsung membantu Seohyun untuk melepaskan helm milik Kyuhyun yang memang pria itu minta untuk Seohyun pakai saat berkendara tadi.

 

Please tell me how you feel…’Cause deep inside I know…it’s real

 

Kyuhyun kembali tidak bisa menguasai dirinya saat dia hanya diam membisu tanpa mengalihkan tatapannya pada Seohyun yang terdiam ditempatnya. Kyuhyun maju selangkah lebih dekat kearah gadis itu, seolah tidak bisa mendengar teriakan menyadarkan dikepalanya sendiri yang memerintahkan agar segera memundurkan tubuhnya dari Seohyun, Kyuhyun justru menjulurkan telapak tangannya dan menyentuh pipi gadis itu. Seohyun masih terdiam seolah terhipnotis oleh mata hitam itu, tidak ada gerakan menghindar darinya yang membuat Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya.

 

I…promise I will forever be yours…..

 

Seohyun bisa merasakan nafas Kyuhyun yang menandakan jika jarak wajah mereka sudah sangat dekat, sampai akhirnya nalurinya sendiri yang membawa Seohyun untuk menutup kedua matanya. Dan tidak lama sesuatu menyentuh bibirnya. Sebuah kecupan lembut, Kyuhyun daratkan pada bibir gadis itu. Ibu jari pria itu mengelus pipi Seohyun bersamaan dengan bibirnya yang memperdalam ciuman mereka.

 

Darling, open up to me….let me walk you home…..

 

Seohyun tersadar dan langsung membuka kedua matanya dan memundurkan wajahnya yang langsung memutuskan kontak bibir mereka. Mencoba menguasai dirinya dan tidak ingin melihat wajah Kyuhyun yang masih intens menatapnya, Seohyun segera mengipas-ngipas wajahnya dengan telapak tangannya

“Apa aku sempat minum dipesta tadi? “ tanya Seohyun lebih kepada dirinya sendiri dan masih mengipas-ngipas wajahnya yang ia yakin telah sangat memerah “Mungkin aku memang sempat minum tadi” lanjut gadis itu dan langsung memundurkan tubuhnya. Kyuhyun bereaksi hal yang sama, keduanya mundur selangkah masing-masing kebelakang yang langsung menimbulkan suasana canggung diantara keduanya.

 

“Uhm..aku…”

“Lebih baik aku masuk, bye…” potong Seohyun cepat mencoba menghindari mata Kyuhyun, gadis itu dengan langkah yang terasa berat menyeret tubuhnya sendiri meninggalkan Kyuhyun yang hanya bisa menatap punggung Seohyun tanpa mengatakan apapun lagi.

 

Even if you’ll never be mine…I’m in love with you…tonight….

 

………………………………..

 

Seohyun menutup pintu apartemennya dan langsung bersandar dipintu tersebut. Menyentuh dada kirinya yang masih berdetak sangat kencang akibat peristiwa yang terjadi didepan apartemennya. Perlahan tangan itu naik menuju bibirnya sendiri dan menyentuhnya. Seohyun memejamkan kedua matanya dan seketika masih bisa mengingat rasa bibir Kyuhyun saat menciumnya.

“Sebenarnya apa yang ku lakukan?” bisik gadis itu, sebuah pemikiran yang tidak ingin Seohyun akui walaupun hanya ia sendiri yang tahu dicoba dibuangnya. Seohyun menggeleng meyakinkan dirinya sendiri jika ini hanyalah perasaan sesaat, ia terbawa suasana. Seohyun kembali berjalan untuk menuju kamarnya dan yang dilakukannya justru mendudukkan tubuhnya diujung tempat tidur, mengeluarkan ponsel miliknya dari tas hitam yang ia bawa dan langsung menuju aplikasi line, mencari profil Kyuhyun dan membuka foto profil pria itu.

Aku tidak mungkin jatuh cinta padanya, pikir Seohyun.

 

……………………………………….

 

Sementara itu disisi lain Kyuhyun baru saja sampai di apartemennya sendiri, Minho yang baru saja menyantap makan malamnya yang hanya berupa ramen langsung menyapa pria itu.

“Bagaimana pestanya hyung?”

Kyuhyun tidak menjawab melainkan melepaskan jas yang ia pakai dan langsung menduduki kursi kosong yang ada disebrang Minho.

“Menyenangkan pergi bersama Miss Seohyun?” tanya Minho menggoda tanpa menyadari wajah penuh kebingungan milik Kyuhyun. Saat nama gadis itu disebut Kyuhyun baru menatap Minho mengundang Minho membalas tatapan Kyuhyun penuh rasa ingin tahu “Bagaimana?” ulang Minho

“Minho~ya..”

Ne?

“Apakah mungkin jika….” Kyuhyun sempat ragu untuk melanjutkan pertanyaannya, Minho menunggu dengan sabar sampai Kyuhyun kembali membuka mulutnya”..ani maksudku, uhmm…apakah mungkin jika seorang pria menyukai dua wanita sekaligus?”

Minho mengedip cepat sebelum akhirnya mengganguk paham

Hyung menyukai Miss Seohyun?” tanya Minho tanpa basa-basi

Eo?

Hyung menyukainya bukan? Hyung menciumnya malam ini?” tebak Minho tepat sasaran, walaupun Kyuhyun tidak menjawab pertanyaan Minho, pria itu tetap mengangguk yakin dan langsung bersedekap “Lupakan pacar Jepangmu itu, kenapa harus membuatnya susah, kejar Miss Seohyun, kau bilang sendiri kenapa tidak mencari wanita Korea saja”

 

Masih belum menanggapi kalimat Minho karena semua ini masih membingungkan untuk Kyuhyun. Sekuat tenaga Kyuhyun sudah mencoba menemukan alasan kenapa ia bisa mencium Seohyun, apa yang dia pikirkannya sebenarnya? Perasaan yang ia rasakan kepada gadis itu memang mulai membingungkan beberapa hari ini, selalu menghabiskan waktunya dengan gadis itu membuat Kyuhyun merasa sangat terbiasa dengan Seohyun. Dan dirinya sendiripun menyadari jika ia tidak menemui Seohyun walaupun hanya karena alasan untuk belajar Bahasa Inggris dengan gadis itu rasanya akan sangat aneh jika belum melihat wajahnya. Tapi bagaimana perasaannya pada Hara? Semua yang ia lakukan dengan Seohyun selama ini bukankah untuk kembali pada Hara?

 

“Percaya padaku hyung, walaupun kau tidak menyadarinya, kau berubah menjadi lebih menyenangkan setelah bertemu dengan Miss Seohyun

 

~**~

 

“Jadi kau menolak Changmin~ssi dan sekarang justru jatuh cinta pada seorang teknisi pemeliharaan?”

“Aku tidak mengatakan aku jatuh cinta padanya, hanya saja aku mulai merasakan sesuatu yang berbeda” elak Seohyun atas penyataan Taeyeon sebelumnya, keduanya duduk bersama menyantap makan siang mereka.

“Itu kau jatuh cinta padanya”

Aniyo eonni~~”

“Terus saja mengelak, karena percuma saja, yang tahu pasti perasaanmu sendiri itu kau, jika kau terus mengatakan kau tidak sedang mencintainya tetapi pada kenyataannya justru sebaliknya, kau sendiri yang akan terluka”

Seohyun tidak bisa memberi balasan atas kalimat panjang Taeyeon, gadis itu mencoba menyadarkan dirinya atau lebih tepatnya memaksa dirinya untuk tidak mengiyakan jika ia memang jatuh cinta pada Kyuhyun. Bagaimana mungkin? Selama ini Seohyun membantu Kyuhyun untuk kembali pada Hara bukan? Untuk gadis lain, sebenarnya apa yang dipikirkannya sampai melewati batas seperti ini?

 

“Bagaimana dengan Changmin~ssi, saat kau menolaknya?” Taeyeon kembali bersuara

“Apa lagi….dia tampak terluka” tanggap Seohyun pelan dengan pikirannya yang masih pada Kyuhyun

Ckckck~ lihat ini~~ kau terus memikirkan pria itu bukan? Seperti apa dia sebenarnya sampai membuatmu seperti ini?”

“Bukan seperti itu” Seohyun mengelak

Ya..ya..ya..~ terserah kau saja” tanggap Taeyeon malas dan kembali melanjutkan makan siangnya yang sempat tertunda, sedangkan Seohyun justru meraih ponselnya dan membuka kembali aplikasi line miliknya yang sudah ia buka lebih dari sepuluh kali. Kyuhyun masih belum menghubunginya sejak kejadian tadi malam. Biasanya pria itu sudah memberikan kabar kepada Seohyun jam berapa mereka akan bertemu untuk belajar Bahasa Inggris, hanya bisa memandang muram layar ponselnya gadis itu kembali melanjutkan makan siangnya dengan pikiran yang terbang memikirkan Kyuhyun .

 

…………………………………….

 

Kyuhyun baru saja pulang dari tempat ia bekerja, Minho berjalan dibelakangnya dan bersama-sama mereka memasuki apartemen tempat mereka tinggal. Kyuhyun mengeluarkan ponselnya dan masih sangat ragu untuk menghubungi Seohyun. Memang benar sejak kejadian semalam Kyuhyun masih belum menghubungi Seohyun, pria itu masih sangat bingung bagaimana perasaannya sendiri pada Seohyun. Didera perasaan bersalah yang untuk alasan apa, Kyuhyun meletakkan ponselnya diatas meja yang ia lewati dan langsung menuju kamarnya untuk berganti pakaian.

 

Hyung tidak pergi belajar privat Bahasa Inggris?” Minho bertanya saat Kyuhyun sudah keluar dari kamarnya dan hendak berjalan menuju dapur. Kyuhyun tidak menjawab membuat Minho berjalan mengikutinya

“Apa karena peristiwa semalam?” tanya Minho menebak dan selalu tepat. Masih belum menjawab pertanyaan kedua Minho, Kyuhyun menegak segelas air dingin lalu kembali menuju ruang tengah. Tidak ingin menyerah sampai mendapatkan jawaban dari Kyuhyun, Minho kembali mengikuti Kyuhyun dan ikut bergabung duduk disebrang kursi Kyuhyun.

“Benar karena peristiwa semalam?” ulang Minho

“Peristiwa apa? Jangan sok tahu!” kata Kyuhyun akhirnya merasa gerah dengan semua pertanyaan Minho

“Bukan seperti itu…aku hanya ingin tahu kenapa hyung tidak bersiap-siap, bukannya hyung harus memantapkan Bahasa Inggris yang sudah kau pelajari, tes wawancaranya besok” balas Minho akhirnya

“Mwo?” tanggap Kyuhyun terkejut “Ya! Kau bilang bulan Desember?”

Minho memutar kedua matanya berpikir cepat “Bukannya aku mengatakan bulan September?”

Ya!!!” bentak Kyuhyun kesal

“Mungkin kau salah mendengarnya bos” Minho mengubah panggilannya “Aku mengatakan bulan September”

“Berhentilah menjilatku terus!” ucap Kyuhyun lalu bangkit dari kursinya dan langsung meraih ponselnya dan berjalan menuju kamarnya sendiri.

“Aku selalu saja salah” ucap Minho cemberut dan langsung terlonjak saat pintu kamar Kyuhyun terbanting keras.

 

……………………………………………

 

Seohyun meraih ponselnya dengan terburu-buru dan benar saja nama Kyuhyun tertera dilayarnya sebagai pemanggilnya. Seohyun mencoba meredakan rasa gugupnya, lalu mengangkat panggilan dari pria itu.

Eo?” gadis itu menyadari suaranya yang terdengar aneh, seolah sulit kembali bersikap seperti biasanya kepada Kyuhyun mulai sekarang

Aku mengganggumu?” tanya Kyuhyun dari sebrang telponnya

“Tidak, ada apa?” jawab Seohyun sambil menggeleng walaupun ia tahu Kyuhyun tidak dapat melihat reaksinya tersebut

Minho bilang tes wawancaraku besok, aku pikir masih bulan Desember, tapi sepertinya aku salah dengar” Kyuhyun memberitahu

“Begitu?” tanggap Seohyun singkat, dia tidak bisa menemukan kalimat lainnya untuk dikatakan pada Kyuhyun

Eo~ karena itu aku butuh bantuanmu untuk membuatkanku CV dalam Bahasa Inggris

“Baiklah, aku mengerti~ datang saja ke apartemenku” ucap Seohyun lagi

Seohyun, sebenarnya soal…”

“Aku tutup” potong Seohyun tidak berani mendengarkan kalimat Kyuhyun selanjutnya dan langsung mematikan panggilan dari pria itu. Seohyun menaruh ponselnya dan langsung menelungkupkan wajahnya diatas kedua tangannya yang ia tumpuk diatas meja. Dia sangat ingin bertemu dengan Kyuhyun tetapi takut untuk mendengar apa yang akan dikatakan oleh pria itu. Apakah Kyuhyun akan membahas peristiwa semalam saat ia mencium Seohyun, ataukah mereka akan sepakat hal itu tidak akan pernah terjadi? Toh setelah membuatkan CV untuk Kyuhyun dan pria itu melewati tes wawancaranya bukankah itu artinya semua pelajaran yang Seohyun berikan pada pria itu dapat dihentikan? Bahkan memikirkan hal itu Seohyun harus memaksa dirinya untuk tidak menangis.

 

………………………………….

 

Kyuhyun menekan bel apartemen Seohyun dan tidak menunggu waktu lama Seohyun sudah membukakan pintu untuknya. Sangat sulit untuk bersikap wajar sekarang, tetapi karena keadaan yang terdesak membuat Kyuhyun mencoba keras bersikap seperti biasanya.

“Maaf mengganggumu” ini bukan kalimat yang biasa ia katakan pada Seohyun, sejak kapan pria itu meminta maaf pada Seohyun “Aku benar-benar butuh bantuanmu untuk membuatkanku CV”

Seohyun mengangguk mengerti, tidak ada senyum yang biasa terlukis diwajah gadis itu, Seohyun membuka lebih lebar pintu apartemennya dan memberikan isyarat pada Kyuhyun untuk masuk.

Seohyun mengajak Kyuhyun untuk duduk diruang tengah miliknya, sebuah laptop sudah berada diatas meja, sebelum Kyuhyun datang Seohyun sudah mulai mengetikkan informasi mengenai biodata Kyuhyun dan sejarah singkat dari pengalaman pekerjaan pria itu.

Kyuhyun duduk disebelah gadis itu yang kembali mengetik, Kyuhyun mendekatkan tubuhnya untuk dapat membaca informasi yang sedang di ketik Seohyun pada laptopnya.

 

“Kau mengingat itu semua?” tanya Kyuhyun memecah keheningan mereka

Eo~” jawab Seohyun tanpa mengalihkan tatapannya dari laptop, gadis itu sadar jika Kyuhyun menatapnya tetapi dia memaksa dirinya untuk tetap berkonsentrasi pada apa yang sedang dikerjakannya

 

Current position : ………………………Maintenance engineer……………….

Physical information : ………………….1200 short sighted…………….

 

(Posisi sekarang: Teknisi Pemeliharaan, Informasi fisik : 1200 rabun dekat)

 

Seohyun mengetik informasi terakhir dan setelah selesai langsung mencetak CV milik Kyuhyun. Bunyi mesin cetak yang terletak tak jauh dari laptop miliknya menarik perhatian keduanya sampai Kyuhyun melihat sebuah kamus yang terletak disebelah mesin cetak, kamus teknik Bahasa Inggris yang selama ini Seohyun gunakan untuk membantunya mengubah semua pertanyaan dan jawaban yang berhasil ia kumpulkan kedalam Bahasa Inggris, kertas berwarna-warni menghiasi berbagai halaman dari kamus itu yang dapat memudahkan Seohyun menandai beberapa kata yang digunakannya dalam mengubah pertanyaan untuk Kyuhyun. Pria itu menyadari jika bukan hanya dirinya saja yang selama ini berusaha, tetapi Seohyun sama bekerja keras untuk dapat membantunya. Kyuhyun menggigit bibirnya masih merasa ragu, apa yang harus dikatakannya pada Seohyun sekarang? Meluruskan perasaan mereka? Tapi perasaan apa? Apakah semua yang diucapkan Minho benar?

 

Seohyun~ah” Kyuhyun memulai “…tentang…” kalimat Kyuhyun terpotong saat terdengar suara pemberitahuan dari laptop Seohyun. Keduanya dapat melihat nama Hara tertera diujung bawah layar laptop memberitahukan jika Hara sedang menghubungi Seohyun untuk melakukan video call.Keduanya saling menatap terkejut dengan Seohyun yang langsung memberi arahan pada Kyuhyun.

“Kau duduk disana saja” Seohyun menunjuk kursi yang ada disebrang meja yang mereka tempati dengan dagunya “..agar Hara tidak curiga kepada kita” lanjut Seohyun. Menelan kalimat yang akan diucapkannya tadi, mau tak mau Kyuhyun mengangkat tubuhnya untuk berpindah tempat. Pria itu seperti intruksi Seohyun duduk dikursi yang ada disebrang gadis itu.

 

Seohyun mengangkat video call dari Hara dan langsung mendapati wajah ceria gadis Jepang itu.

“Hai Miss Seohyun~~How are you?” sapa Hara, Seohyun tersenyum simpul dan membalas sapaan gadis itu “Fine~~ and you?

Kyuhyun tetap diam mencoba mendengarkan percakapan keduanya.

I’m doing great, tomorrow is the day of his interview, is he keep going?” Seohyun melirik cepat Kyuhyun untuk mengecek apakah pria itu menyadari jika Hara sedang menanyakan tentang dirinya, namun melihat ekspresi Kyuhyun sepertinya pria itu tidak mengerti apa yang diucapkan oleh Hara  (Aku sangat sehat, besok adalah hari wawancaranya, apa dia akan tetap pergi?)

 

I guess so~” tanggap Seohyun singkat (Kurasa begitu)

That’s good” balas Hara tersenyum cerah “Because I need another help from you” (Karena aku membutuhkan bantuan lain darimu)

What?” kata Seohyun terkejut

I know the important answer that will help him to pass the interview test” jelas Hara (Aku tahu jawaban penting yang akan membantunya melewati tes wawancara)

So he can come to see me” lanjut Hara (Jadi dia bisa datang menemuiku)

What? Say that again~” pinta Seohyun dengan alis berkerut

Tell Kyuhyun to remember the name of the company’s founder” Seohyun kembali menatap Kyuhyun yang masih belum mengerti kemana pembicaraannya dengan Hara (Beritahu Kyuhyun untuk mengingat nama pendiri perusahaannya)

 

What is the intention of your  decision changed?” Seohyun bertanya akhirnya (Apa maksud dari perubahan keputusanmu?) “You have been refusing to talk to him all long” (Kau sudah menolak untuk berbicara dengannya sepanjang waktu)

Terdengar tawa Hara dari laptop Seohyun “I had just changed my mind,why are you talking funny?” (Aku sudah berubah pikiran, kenapa kau berbicara hal yang lucu?)

Oh~ right now, I’m in the middle of translating some large documents” elak Seohyun cepat (Sekarang aku sedang ditengah-tengah menerjemahkan dokumen besar)

I see~~~” balas Hara

So….how about Mr Golden retriever?” tanya Seohyun kesulitan menyembunyikan pertanyaan sinisnya (Lalu bagaimana dengan Mr Pencari Emas?)

He will leave away for three months, we have an open relationship” jawab Hara mudah (Dia akan pergi selama tiga bulan, kamu mempunyai hubungan yang terbuka) “So, I can see anybody I like” lanjut Hara (Jadi aku bisa menemui siapa saja yang kusuka)

 

Seohyun menggeleng samar tidak bisa menyembunyikan kekesalannya mendengar jawaban dari Hara, apakah semudah itu untuknya? “So, when he returns, what would happen with Kyuhyun?” tanya Seohyun mengerutkan kedua alisnya tidak setuju (Jadi ketika dia kembali, apa yang akan terjadi pada Kyuhyun?)

Why do you sound concern?” tanya Hara menatap Seohyun curiga (Kenapa kau terdengar kuatir?)

I…I’m just curious” jawab Seohyun menghindari menatap mata Hara (Aku hanya penasaran) Hara masih menatap Seohyun intens sampai gadis itu mendekati layar laptopnya yang membuat wajah Hara memenuhi layar laptop Seohyun. Seohyun mencoba bersikap biasa walaupun ia masih belum bisa membalas tatapan Hara.

What?” ucap Seohyun akhirnya merasa terintimidasi

Oh my God!” Hara membuka suaranya kembali “You love Kyuhyun?

 

Seohyun bereaksi cepat, matanya dan mata Kyuhyun bertemu. Terjadi perubahan ekspresi pada wajah pria itu seolah dia memahami kalimat pendek Hara barusan.

Oh my God! Oh my God!” terdengar suara Hara dari laptop Seohyun tetapi Seohyun sedang ditengah usahanya untuk bersikap biasa menyadari tatapan Kyuhyun untuknya

You guys had sex?” tanya Hara mengejutkan Seohyun (Kalian berdua berhubungan intim?)

Hell noooo!” jawab Seohyun gusar “Stop it

Kyuhyun masih belum bersuara, pria itu masih belum bisa melepaskan tatapannya dari Seohyun yang semakin gelisah dikursinya

Miss Seohyun, be careful~ you’re gonna get to hurt, be ready to pick up your broken heart…” ucap Hara kepada Seohyun (Miss Seohyun, berhati-hatilah, kau akan tersakiti, bersiaplah untuk patah hati…)

 

Tidak ingin mendengarkan kalimat Hara selanjutnya, tanpa mematikan video call dari gadis itu, Seohyun memilih langsung menutup layar laptopnya. Suasana hening menyerang keduanya, sampai Seohyun memutuskan untuk bangkit mengambil kertas CV Kyuhyun yang tadi sudah ia cetak.

“Apa hanya itu saja?” Kyuhyun membuka mulutnya

Eo~ kurasa begitu” jawab Seohyun mencoba bersikap santai walaupun ia tahu semua itu sia-sia. Kyuhyun memang belum berkomentar tapi dilihat dari caranya menatap Seohyun, gadis itu bisa merasakan jika Kyuhyun tampak bimbang.

“Sudah lupakan saja semua yang kau dengar tadi” ucap Seohyun akhirnya

“Aku mengerti satu kalimat yang Hara ucapkan tadi…’You love Kyuhyun’, apa itu benar?” Kyuhyun balas bertanya, tidak ada gunanya lagi menutupi semuanya, mencoba berusaha tetap tenang Seohyun yang justru membalas pertanyaan Kyuhyun dengan pertanyaan lainnya

“Apa kau masih akan tetap pergi?” tanya Seohyun, dia tidak perlu menjawab secara jelas pertanyaan Kyuhyun apakah dia mencintainya, jika Kyuhyun paham seharusnya satu kalimat itu sudah menjelaskan semuanya.

 

Kyuhyun menatapnya lama, keraguan muncul diwajah pria itu, membuang nafas berat akhirnya Kyuhyun menjawab “Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, jadi harus kutepati bukan?”

Seohyun tersenyum getir dan mengangguk “Kau benar” rasa sakit mulai menyerang dadanya “Mungkin yang kurasakan hanya perasaan sesaat saja” sambil menyodorkan kertas CV pria itu, Seohyun juga tidak lupa menyerahkan cincin milik Hara yang masih ia simpan “Kau bisa memberikan cincin ini langsung pada Hara”

Belum bereaksi apapun, yang Kyuhyun lakukan hanya menatap gadis itu, perasaan bersalah menyerangnya, semua kebingungannya masih belum bisa pria itu luruskan, siapa yang harus dipilihnya.

“CVmu sudah selesai, sekarang kau bisa pulang~ semoga sukses untuk wawancara besok” ujar Seohyun, Kyuhyun sadar dengan pengusiran dalam kalimat Seohyun, pria itu mengambil CVnya dan cincin Hara lalu bangkit untuk pulang.

 

~**~

 

Seohyun saat ini duduk bersama dengan Changmin, setelah kejadian penolakan itu baru kali ini dia bertemu lagi dengan Changmin. Seohyun ingin meluruskan kejadian waktu itu agar Changmin tidak salah paham dan tidak menganggap Seohyun telah berbohong padanya. Semua ini bukan berarti dia akan mencoba menyukai Changmin karena kesempatan yang dimilikinya untuk bersama Kyuhyun telah hilang, tapi sangat tidak adil membiarkan Changmin tetap salah paham yang toh pada kenyataannya Kyuhyun bukan siapa-siapa bagi Seohyun, pria itu tidak memilih untuk bersamanya.

 

“Terima kasih sudah menceritakan yang sebenarnya” ucap Changmin setelah Seohyun menjelaskan semuanya pada pria itu “Bahwa kau menolakku bukan karena dia, aku sangat menghargainya”

“Aku hanya ingin menjelaskannya saja dan meminta maaf padamu” balas Seohyun tersenyum “tapi sebenarnya…aku memang menyukainya…”

Changmin tampak terkejut dengan ungkapan perasaan dari Seohyun “Uhmm…saat diapartemenku, aku ingin tahu apa yang dibisikkan oleh Kyuhyun kepadamu” tanya Seohyun tidak dapat menahan dirinya

Changmin tersenyum lembut merasa mengerti dengan perasaan Seohyun “Dia berkata jika hanya kau satu-satunya yang ada dihatinya” jawab Changmin memberitahu

“Ah..jadi itu yang dia katakan padamu? “ Seohyun menanggapi dengan sebuah senyum yang ia paksakan terukir diwajahnya, kenapa justru dadanya terasa lebih sakit?

“Ikuti saja kata hatimu, Seohyun~ssi” saran Changmin bersimpati

Ne, kau benar” tanggap Seohyun dan mencoba untuk tidak menangis dengan menelan ludahnya.

 

……………………………………….

 

Air mata gadis itu akhirnya tumpah, Seohyun tidak tahan lagi harus membendungnya, segala usahanya untuk mengusap air matanya yang jatuh tetap tidak berguna karena air mata itu masih tidak mau berhenti. Beberapa orang di bus menatapnya bingung dan kuatir tetapi tidak berkomentar apapun karena Seohyun masih terlena dengan kesedihannya. Dia sudah mengambil keputusan, dari awal Kyuhyun memang bukan miliknya, semua kesalahannya karena ia bisa sampai jatuh cinta pada pria itu. Kyuhyun benar, dia sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk bisa menyusul Hara, dan janji itu harus ditepati. Seohyun mengeluarkan ponselnya dari tas merah pemberian Hara dan masuk ke aplikasi line miliknya, mencari profil Kyuhyun agar bisa mengirimkan pesan pada pria itu.

 

Dengan air mata yang masih terus berjatuhan, Seohyun mengetikkan pesan untuk pria itu ‘Founder name: nama pendiri dari perusahaanmu adalah kata kunci kelulusan untuk wawancaramu’ memaksa jarinya menekan tombol send, Seohyun harus terisak saat pesan telah terkirim pada akhirnya. Isakan yang lolos dari bibirnya berusaha ia redam dengan menutup mulutnya dengan telapak tangannya, rasa sakit yang semakin menjadi hanya menguap menjadi bulir-bulir air mata yang membasahi pipi gadis itu.

 

……………………………………..

Kyuhyun membuka pesan dari Seohyun dan langsung membacanya, pria itu lalu berjalan pelan menuju sebuah patung yang berada ditengah-tengah lobi gedung perusahaannya untuk membaca nama pendiri yang tertera.

“Nodak Toichi” ucap pria itu, merasa sudah mengingatnya Kyuhyun kembali melanjutkan langkahnya untuk menuju ruangan dimana dia akan melaksanakan tes wawancaranya.

 

Pada akhirnya nama Kyuhyun dipanggil untuk melakukan wawancara, pria itu masuk ke sebuah ruangan dimana dua orang asing dengan rambut berwarna pirang dan seorang pria botak berkebangsaan Jepang duduk dibalik meja panjang.

Mr Cho, have a seat” ujar pria asing yang diduduk di kursi tengah. (Mr Cho, silahkan duduk)

Pria asing tersebut menunjuk kursi kosong didepan meja mereka dan Kyuhyun segera mendudukkan dirinya dikursi itu. Pria itu mencoba untuk tetap tenang dengan membuang nafasnya pelan.

 

Why do you want to working in US?” pria asing yang duduk ditengah mulai membuka pertanyaan untuk Kyuhyun (Kenapa kau ingin bekerja di US?)

Why….US…” Kyuhyun bergumam pelan sembari mengingat-ingat daftar pertanyaan yang Seohyun buat untuknya

Uhm…I want to learn new experience and comeback to applying in Korea” jawab Kyuhyun berhasil mengingat jawaban pertanyaan ini (Aku mau belajar pengalaman baru dan kembali untuk dipergunakan di Korea)

Do you think you have any problem working in foreign country?” tanya pria asing itu lagi (Apakah kau berpikir kau mempunyai masalah bekerja di negara asing?)

No problem~ I’m a professional” jawab Kyuhyun mudah, ketiga orang didepannya mengangguk setuju dengan jawaban optimis Kyuhyun.

This is a nature of the work that normally we have to do in high pressure situation, do you think you could handle it?” tanya pria asing lainnya yang duduk dipinggir kiri (Ini adalah sifat alami dari pekerjaan yang biasa kami hadapi dalam situasi tekanan berat, apakah kau berpikir kau bisa tangani ini?)

 

Mwoya? Itu pressure yang mana?” gumam Kyuhyun sangat pelan sehingga hanya ia sendiri yang bisa mendengarnya, ketiga orang asing didepan Kyuhyun menunggu sabar jawaban pria itu sampai akhirnya Kyuhyun mulai menjawab pertanyaan yang tadi diajukan padanya.

I’ve done a lot to work in high pressure machinery” Kyuhyun mencoba (Aku sudah banyak melakukan pekerjaan permesinan dengan tekanan tinggi)

Ketiga orang didepannya saling bertatapan tampak bingung dengan jawaban Kyuhyun yang langsung menyadarkan pria itu jika ia sudah memberikan jawaban yang salah.

For me working under pressure is quite challenging” ucap Kyuhyun lagi mengoreksi jawabannya (Bagiku bekerja dibawah tekanan cukup menantang)

Wajah puas dengan jawaban Kyuhyun muncul pada ketiga orang asing tersebut.

Are you trying to compare yourself to machine?” tanya orang asing yang duduk disebelah kiri sekali lagi. Pertanyaan yang ini tidak masuk kedalam daftar pertanyaan yang sudah Seohyun buat untuk Kyuhyun sehingga membuat pria itu kesulitan untuk memberikan jawabannya. Namun tiba-tiba saja Kyuhyun teringat saat Seohyun yang mengajarinya Bahasa Inggris didepan kafe tempat mereka biasa belajar dan bagaimana cara gadis itu bertanya pada Kyuhyun dengan senyum manisnya sambil menunjuk kearahnya ‘What about you?

 

Akhirnya Kyuhyun melipat salah satu kakinya dan menaruhnya diatas kaki yang lain, tersenyum kecil sambil menunjuk pria asing yang tadi bertanya padanya mengikuti gaya Seohyun “What about you?” membuat si pewawancara terkejut

What do I think?” balas orang asing itu masih belum bisa menyembunyikan keterkejutannya (Apa yang aku pikirkan?)

Yeah~” balas Kyuhyun

Uhm…I think if you’re trying to illustrate how you feel about it, working in high pressure machinery is dangerous, but you’re up to the challenge, right?” (Aku berpikir jika aku mencoba membayangkan bagaimana rasanya bekerja dibawah mesin bertekanan tinggi sangat berbahaya, tetapi kau siap untuk tantangan bukan?)

Walaupun tidak mengerti apa yang dikatakan pria asing itu, Kyuhyun mengangguk-angguk untuk memberi kesan jika ia memahaminya, dan kembali kata-kata yang pernah Seohyun ucapkan padanya melintas dikepalanya, Kyuhyun segera menjawab “I think so~

 

Kembali senyum puas terlukis diwajah ketiga pewawancara itu, kali ini kembali kepada pria asing yang duduk ditengah membuka kembali pertanyaan untuk Kyuhyun

“Why should be choose you, what is your strong point?” (Kenapa harus memilihmu? Apa nilai lebihmu?)

Kali ini Kyuhyun mengerti apa yang ditanyakan pria asing tersebut “As a maintenance engineer, I believe everything can be fix and make to work again, no matter how hard it to fix, I will always find a way” jawab Kyuhyun tenang dan yakin (Sebagai seorang teknisi pemeliharaan, aku percaya semuanya bisa diperbaiki dan berfungsi lagi, tidak peduli seberapa sulitnya itu untuk diperbaiki, aku akan selalu menemui cara untuk memperbaikinya)

 

Dan tiba-tiba saja Kyuhyun bisa mendengar suara Seohyun dikepalanya, suara gadis itu yang memberitahukan Kyuhyun untuk mengucapkan kalimat promosi diakhir jawabannya ‘Kau akan menyesal jika tidak memilihku, You will regret it if you don’t choose me

 

You will regret it if you don’t choose me” ucap Kyuhyun akhirnya, dan seketika itu juga ia menyadari jika Seohyun sangat mempengaruhinya sekarang. Entah sejak kapan Kyuhyun memang tidak begitu memikirkan Hara lagi, mungkin sejak Seohyun sempat berhenti mengajarinya, pria itu tidak bersusah payah ingin melanjutkan untuk belajar Bahasa Inggris karena ia sudah berencana akan menyerah pada Hara untuk tidak mengejar gadis itu, tapi saat Seohyun datang kembali menemuinya, perasaan senangnya bukan karena gadis itu akan kembali mengajarinya, melainkan masih ada kesempatan lain untuk kembali melihat wajah gadis itu.

 

Alright then, thank you for your participation” ucap pria asing tersebut mengakhiri wawancara mereka. (Baiklah, terima kasih untuk partisipasimu) Kyuhyun bangkit dari kursinya dengan pikiran yang masih penuh dengan Seohyun, semua kejadian yang mereka lewati bersama, waktu yang mereka habiskan bersama, dan bahkan sampai pada akhirnya pria itu tidak bisa menahan dirinya untuk mencium Seohyun.

 

Hei~ I have one last question for you” kali ini sang pria berkebangsaan Jepang itu yang akhirnya membuka suaranya (Aku punya pertanyaan terakhir untukmu)

Kyuhyun sudah berbalik menghadap pria Jepang tersebut.

Ya?

What is the name of our company’s founder?” tanyanya (Siapa nama pendiri perusahaan kita?)

Kyuhyun terdiam sesaat, sebuah jawaban sudah ia siapkan untuk pria itu.

 

…………………………………………………

 

Seohyun kembali lagi menuju tempat kerjanya, dia sempat pulang kerumah untuk mengambil sebuah tas hitam lamanya dan sekarang sudah kembali berada di gedung tempat ia bekerja.

“Kenapa kau ijin pulang tadi?” tanya Taeyeon saat Seohyun menghampiri mejanya dengan wajah tertekuk. Tanpa mengatakan apapun Seohyun menaruh tas hitam lamanya diatas meja, lalu melepas tas merah pemberian Hara yang tersangkut dibahu dan langsung mengeluarkan semua isi barang-barangnya dari tas merah tersebut.

“Ada apa?” tanya Taeyeon bingung. Seohyun lalu mendorong tas merah itu kearah Taeyeon yang semakin membuat Taeyeon tercengang.

Eonni bisa memilikinya”

Mwo?

“Ambilah” ujar Seohyun lesu dan langsung memasukkan barang-barangnya kembali yang ada diatas meja kedalam tas hitam lamanya.

Ya! Kau serius?”

Ne~ “ tidak mengatakan apapun lagi Seohyun berjalan meninggalkan meja resepsionis dan kembali ke kelasnya.

 

~**~

 

Seolah akan mengalami kesulitan untuk  melupakan Kyuhyun, disinilah Seohyun berada sekarang. Gadis itu baru saja memasuki kafe tempat biasa ia memberikan pelajaran privat pada Kyuhyun. Matanya mengelilingi seluruh ruangan kafe dan kembali bisa mengingat semua kenangan yang pernah ia ciptakan bersama pria itu. Ya, hanya bisa menjadi sebuah kenangan. Dia ingin menghabiskan waktunya sebentar ditempat ini, karena Seohyun memutuskan untuk tidak kembali ke kafe setelah hari ini. Menuju meja kasir, sapaan pelayan yang berdiri di balik meja kasir terdengar.

“Selamat datang” sapa pelayan itu yang memang sudah mengenali Seohyun sebagai langganannya “Oh iya, ada seseorang yang menitipkan sesuatu untuk anda” tambahnya sambil menyerahkan sebuah ipod mini dengan earphone yang menggulung ipod tersebut kearah Seohyun yang sedikit bingung.

“Siapa yang menitipkannya?” tanya Seohyun

“Seorang pria yang selalu datang bersama anda” balas pelayan tersebut. Seohyun hanya mengucapkan terima kasih tanpa memesan apapun karena segera menuju sebuah kursi kosong untuk memeriksa ipod tersebut.

Sebuah rekaman suara menjadi satu-satunya file yang terdapat didalam ipod itu, setelah memasang earphone dikedua telinganya, Seohyun menekan tombol play dan suara Kyuhyun langsung terdengar.

 

Yaaa~ Aku gagal tes wawancaraku, dan itu semua karenamu” kata suara Kyuhyun yang terekam “Aku sepertinya melewatkan hal penting yang sudah kau beritahu padaku, tetapi aku tidak menyesalinya” Seohyun masih berkonsentrasi mendengar pesan dari pria itu “Setelah dipikir-pikir aku hanya ingin berbuat baik pada Hara, karena janjiku pada diriku sendiri yang tidak ingin menyakiti hati wanita lagi

 

Tanpa Seohyun sadari, seseorang tengah memperhatikannya dari luar jendela kaca kafe. Pria itu yang kali ini tidak lagi memiliki keraguan membawa langkahnya untuk memasuki kafe.

 

Dan betapa bodohnya aku, tanpa mengikuti kata hatiku karena tetap memaksa untuk memilih Hara, padahal ada kau yang sudah kubuat sakit hati” Seohyun seketika tersenyum mendengar pesan Kyuhyun yang satu ini “Mungkin memang benar aku terlambat mengetahuinya…” Seseorang menekan tombol pause pada ipod mini yang ada dimeja Seohyun diikuti dengan menarik sebelah earphone yang terpasang ditelinga gadis itu. Seohyun menoleh kaget dan langsung mendongak untuk melihat siapa orang itu. Semakin terkejut karena Kyuhyun yang saat ini berdiri didepannya.

 

Tidak menunggu persetujuan dari Seohyun agar bisa bergabung dimejanya, Kyuhyun langsung mendudukkan tubuhnya dikursi kosong disebelah gadis itu. Sedikit salah tingkah Kyuhyun berdeham pelan untuk menyadarkan Seohyun yang masih terkejut menatapnya. Setelah pria itu sadari, mata Seohyun tampak berkaca-kaca walaupun bibir gadis itu mulai menyunggingkan sebuah senyuman. Senyum tidak percaya Seohyun karena kehadiran pria itu beriringan dengan matanya yang mulai berair. Kyuhyun menggaruk kepalanya sebelum akhirnya bertanya “Kau sudah mendengarnya?”

Seohyun belum menjawab pertanyaan pria itu karena dirinya masih belum bisa menemukan kata-kata untuk diucapkan.

“Aku melakukan semua ini demi Hara, apa aku salah?” Kyuhyun bertanya, senyum menggoda pria itu akhirnya muncul.

Ani~ kau sudah melakukan hal yang benar” jawab Seohyun akhirnya dengan senyumnya yang semakin melebar, Kyuhyun tertawa mendengar jawaban Seohyun yang terbuka padanya.

“Minho mengatakan padaku, jika aku menyukai dua wanita sekaligus, aku harus memilih yang kedua, karena jika aku benar-benar menyukai yang pertama aku tidak akan jatuh cinta pada yang kedua” ujar Kyuhyun mengundang Seohyun untuk menghapus air matanya yang jatuh.

 

“Aku tahu aku memang tidak pantas untukmu, tetapi aku tidak peduli, aku ingin menjadi orang yang lebih baik lagi dan itu bersamamu”

Seohyun benar-benar tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya, ia menatap terharu kearah  Kyuhyun yang balas tersenyum lebar kearahnya. “Aku berlatih ini saat dijalan tadi, uhmdo you want to be my girlfriend?”tanya pria itu, Kyuhyun menggigit bibir bawahnya menanti reaksi Seohyun yang tertawa singkat penuh keharuan, gadis itu menunduk untuk menyembunyikan air matanya yang kembali menyeruak merasa sangat tersentuh dengan pengungkapan perasaan dari Kyuhyun.

“Kenapa kau justru menangis?”

Seohyun menggeleng sambil menghapus air matanya, bibirnya tersenyum bahagia menatap Kyuhyun yang sekarang justru tertawa.

“Kau sudah mendengar sampai mana?” Kyuhyun meraih sebelah kabel earphone dan memasangkannya ketelinganya sendiri lalu kembali menekan tombol play pada ipod miliknya.

 

As a maintenance engineer” kembali terdengar suara Kyuhyun yang menggunakan Bahasa Inggris sekarang “Sebagai seorang teknisi pemeliharaan” Kyuhyun mengartikan kalimat tersebut untuk Seohyun

“I believe everything can be fix and make to work again”

 

“Aku percaya bahwa semuanya bisa diperbaiki dan berfungsi lagi” ujar Kyuhyun mengartikan kalimat selanjutnya, keduanya saling bertatapan dengan Seohyun yang tidak bisa menyembunyikan wajah terharunya

No matter how hard it to fix, I will always find a way

“Tidak peduli seberapa sulitnya itu untuk diperbaiki, aku akan selalu menemui cara untuk memperbaikinya”

You will regret it if you don’t choose me

“Kau…” Kyuhyun lebih dalam menatap Seohyun berharap gadis itu benar-benar bisa melihat bahwa perasaannya benar-benar tulus untuk Seohyun”..akan menyesal jika tidak memilihku”

Senyum gadis itu melebar bersamaan dengan air matanya yang jatuh. Kyuhyun benar-benar menyentuhnya, dan yang dilakukan Seohyun hanyalah mengangguk berkali-kali sebagai isyarat jika dia menerima pria itu.

“Kemarilah~” ucap Kyuhyun mengundang Seohyun untuk mendekatkan kepalanya. Kyuhyun mendekati telinga Seohyun untuk membisikkan sesuatu kepada gadis itu.

“Aku bersungguh-sungguh, dan mulai sekarang hanya kau yang ada dihatiku” bisik Kyuhyun pelan yang langsung mengundang tawa rendah dari Seohyun. Seohyun sampai menutup kedua matanya menikmati setiap kata yang diucapkan Kyuhyun untuknya.

Pria itu mengulurkan tangannya dan mengusap kepala Seohyun lembut, dia sudah sangat yakin dengan perasaannya, dan kali ini Kyuhyun tidak akan lagi melepaskan Seohyun.

 

……………………………………………………..End……………………………………………………………..

 

Epilog

 

Hei~ I have one last question for you” kali ini sang pria berkebangsaan Jepang itu yang akhirnya membuka suaranya (Aku punya pertanyaan terakhir untukmu)

Kyuhyun sudah berbalik menghadap pria Jepang tersebut.

Ya?

What is the name of our company’s founder?” tanyanya (Siapa nama pendiri perusahaan kita?)

Kyuhyun terdiam sesaat, sebuah jawaban sudah ia siapkan untuk pria itu.

“Doraemon..Doraemon..” jawab Kyuhyun tersenyum, dirinya mengangguk singkat untuk menunjukkan kesopanannya dan langsung berbalik tanpa memperdulikan ekspresi bingung dari orang Jepang tersebut. Sebuah keputusan ia buat saat itu juga, melepaskan kesempatannya untuk bekerja di Amerika dan memilih untuk mengejar Seohyun, sesuai dengan janjinya yang tidak ingin mengecewakan seorang gadis yang benar-benar ia sukai. Tidak…tapi dia cintai….

 

~**~

 

Six months later (6 bulan kemudian)

 

Seohyun baru selesai mengisi kelas terakhirnya dan berencana akan langsung pulang, Kyuhyun sudah menghubunginya jika tidak bisa menjemputnya malam ini karena harus lembur. Melambaikan tangannya singkat kearah Taeyeon, Seohyun langsung menuju pintu masuk gedung tempat ia bekerja dan langsung terkejut saat melihat Kyuhyun sedang menunggunya didepan gedung. Motor ducatinya terparkir dipinggir jalan.

Ya! Kau mengerjaiku? Kau bilang ada lembur?”

Kyuhyun hanya mengangkat bahunya tampak tidak merasa bersalah

“Kenapa? Tidak jadi lembur atau kau memang membohongiku?” tanya Seohyun menyipitkan kedua matanya

“Aku berbohong”

Chhh~”

“Ada yang ingin kusampaikan padamu sebenarnya” Kyuhyun memulai dan raut wajahnya berubah serius

“Ada apa? Terjadi sesuatu?” tanya Seohyun bingung

“Sebenarnya aku mengikuti tes wawancara untuk cabang perusahaan yang ada di Kanada”

Eo? Tes wawancara? Kenapa tidak bilang sebelumnya?” tanya Seohyun terkejut karena selama ini Kyuhyun tidak memberitahunya apa-apa tentang wawancara itu

“Karena aku tidak ingin kau ikut sibuk kembali mengajariku Bahasa Inggris”

“Lalu hasilnya?”

“Aku lulus dan akan berangkat bulan depan”

Seohyun terdiam tidak tahu harus berkomentar apa, jika pria itu lulus dan akhirnya berangkat ke Kanada bukankah itu artinya mereka akan berpisah?

Wae? Kenapa kau mengikuti tes wawancara lagi?” Seohyun bertanya pelan

“Karena aku benar-benar ingin mendapatkan pengalaman baru Seohyun~ah

“Tapi….”

 

Kyuhyun maju selangkah mendekati Seohyun yang masih syok dengan kabar ini, seharusnya Kyuhyun memberitahunya jadi dia bisa mempersiapkan diri sebelumnya. Tiba-tiba mengatakan hal ini apakah Kyuhyun benar-benar sudah siap pergi dan tidak masalah berpisah dengannya?

“Aku ingin kau ikut denganku”

Seohyun mendongakkan wajahnya menatap pria itu dan semakin terkejut

Mwo?

Kyuhyun merogoh saku celananya, sebuah kotak beludru berwarna biru tua Kyuhyun tunjukkan pada Seohyun yang masih sangat terkejut dan tidak menyangkanya, Kyuhyun lalu membuka kotak beludru itu dan menunjukkan sebuah cincin berlian bermata satu lalu kembali menatap Seohyun.

“Ayo kita menikah, aku tidak ingin pergi ke Kanada jika tidak bersamamu, karena itu…” Kyuhyun menarik napasnya lalu membuangnya pelan “Menikahlah denganku Seohyun”

Mata Seohyun yang sudah berkaca sejak Kyuhyun menunjukkan cincin itu kepadanya akhirnya menumpahkan air mata gadis itu. Dengan sedikit terisak dan tidak mampu mengatakan satu kalimatpun yang Seohyun lalukan hanya mengangguk untuk menerima lamaran Kyuhyun. Seohyun mendekatkan tubuhnya kearah Kyuhyun dengan tangannya yang terjulur untuk menyentuh kedua pipi Kyuhyun, Seohyun mendaratkan sebuah ciuman dibibir pria itu sebagai ungkapan perasaan bahagianya. Dan seolah tidak peduli mereka masih berdiri didepan gedung tempat Seohyun bekerja, atau berdiri dipinggir jalan yang dipenuhi pejalan kaki atau bahkan berpasang-pasang mata yang dapat menyaksikan apa yang mereka lakukan, Kyuhyun membalas ciuman itu, menarik pinggang Seohyun dan memeluk tubuh gadis itu erat.

 

See you in another story^^

 

Sebenernya bagian yang melamar di pilem ga ada, karena gue dan adek gue kompak ngerasa galau sama ending pilemnya dan ngerasa belum puas, makanya gue buat bagian yang ini untuk nyeneng-nyenengin hati gue sendiri, yang belum nonton pilem Thailandnya atau versi Indonesia mending sempetin donlot buat nonton, tonton dulu yang versi aslinya yang Thailand terus bandingin sama yang versi Indonesia kkk~

Terima kasih yang sudah mau baca ini, ceritanya terlalu sederhana ya hehehe~ dan gue merekomendasikan banget buat kalian bener-bener dengerin lagu ost dari pilem ini, dan kalo bisa pas bacanya lagu ‘Walk you home’ ini dijadiin background musik, bener-bener lagu buat yang lagi pada galau hahaha xD~

14 thoughts on “I’M FINE…THANK YOU…LOVE YOU… (SEOKYU VERSION) 3RD

  1. yaampun aku kirain kyuhyun bakalan lolos pas wawancara itu karena dia udah nyiapin jawabannya,, tapi ternyata aahhh senangnya dia milih seohyun ! ^^ akhirnya juga manis pas ngelamar ahahaha xD ditunggu cerita lainnya ^^

  2. Aku jadi ikut galau, kebawa suasana hahaha.. thanks for additional story, bner kalo ampe kga nikah kurg puas.. waiting for your next seokyu FF eonni.. 😘

  3. mau coment apa coba ?
    ini terlalu manis haha ..
    kyuuu ~ suka sama jawabanya ‘doraemon’ jd ingat film stand by me yang buat aku gak bisa berhenti nangis /oke abaikan/
    hmmm … boleh kasih squel gak yah ? kurang nih !!
    masih pingin lihat seokyu yang konyol tp mesra kkk ~
    juga pengen tau after story mereka setelah menikah dan tinggal di kanada.. please ;;)

  4. Sebenernya aku juga masih galau sm endingny thailandnya abisan gak ada sesi pelukan gitu. Jadi masih kepikiran huhu
    Cuman ya tetep aja so sweet abis , kata2nya bikin merinding.
    Seohyun & kyuhyun dibuat kiss beneran kalo pleng & gym boro2 kiss huhu
    Ditunggu cerita selanjutnya un , semangat!!!

  5. Akhirnya bappy ending
    Ngakak waktu kyu jawab doraemon ni abang gak bisa ninggalin tingkat kekonyolannya
    So sweet pas akhirnya . Gak sabar pebgen download filmnya penasaran tapi gak punya kuota 😭 #curhat

  6. Keren ffnya seperti biasa. Mungkin author bisa bikin lagi seokyu ver dari teacher’s diary. Hal unik kalo misalnya seokyu jadi guru untuk anak-anak yang masih kecil dan kegokilan tingkah mereka. wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s