TIMELESS – PROLOG

poster 1

 

Judul               :  Timeless ( PROLOG )

Main Cast        :  Seo Joo Hyun aka Seohyun (SNSD)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Jonghyun (Cn Blue)

Other Cast       : Krystal as Soojung (fx)

Shim Changmin ( DBSK )

Go Hara ( KARA )

Author             : Riska Fasyah

Rating               : General

Genre              : Romance and Sad

Note               : Cerita yang berdasarkan sebuah MV yang berjudul Timeless yang dibawakan (?) oleh Zhang Liyin ft Junsu, ga bener-bener sesuai dengan cerita di MV itu sih, tapi ide cerita berdasarkan cerita ini yang tetep gue kasih tambahan sedikit atau perubahan cerita sedikit biar lebih sesuai dengan imajinasi gue (?). Sebenernya udah pengen buat ff ini sejak 2011 tapi ya baru kesampaian sekarang lol. Harapan gue sih ceritanya ga sampai lebih dari 10 part tapi ya lihat kedepannya ntar. Nikmatin aja dulu prolog ini sebelum memulai part 1 nya^^

 

PROLOG

 

Sinar samar mulai menyapa saat Kyuhyun mencoba membuka kedua kelopak matanya, bukan bayangan gelap yang selalu ia hadapi seperti biasa yang sudah ia alami selama dua tahun ini, tapi sebuah titik terang yang begitu ia rindukan, cahaya yang menyapanya mulai lebih jelas saat Kyuhyun kembali berkedip dan akhirnya membuka kedua matanya sepenuhnya. Indra penciumannya segera berfungsi dengan baik saat Kyuhyun menyadari bau rumah sakit yang telah ia kenal, ingatannya membawa Kyuhyun mengingat jika beberapa jam yang telah lewat ia masuk kedalam ruang operasi untuk menjalani operasi cangkok kornea matanya.

 

Dan sekarang inilah hasilnya, langit-langit dari sebuah ruang vip yang ia tempati disebuah rumah sakit adalah objek yang ia lihat pertama kali, objek yang sebelumnya hanyalah bayangan hitam tanpa cahaya kini telah berubah. Corak bergambar langit biru cerah terlukis pada langit-langit ruangan ini, sesaat Kyuhyun dibuat terpukau, bukan karena keindahannya melainkan karena rasa tidak percaya pada dirinya sendiri jika ia telah bisa melihat kembali.

 

“Bagaimana? Kau bisa melihat sesuatu?” suara berat dari seorang pria terdengar, perhatian Kyuhyun teralihkan saat kedua bola matanya melirik pria yang telah berdiri dipinggir ranjangnya.

“Kyuhyun~ah? Kau bisa melihatku bukan?” ulang pria itu.

Kyuhyun mengenalnya, sangat mengenalnya justru. Seorang dokter yang merawatnya sekaligus merangkap sebagai sahabatnya. Shim Changmin. Sekitar 2 tahun lalu saat terakhir kali Kyuhyun masih bisa melihat wajah sahabatnya itu dan selama selang waktu saat ia tidak bisa melihat Kyuhyun hanya bisa membayangkan seperti apa wajah sahabatnya sekarang. Tidak ada perubahan. Changmin tetap sama. Wajah runcingnya masih tampak tegas walau Kyuhyun merasa Changmin tampak lebih kurus saat dua tahun lalu ia masih bisa melihat sahabatnya ini.

 

“Kyuhyun~ah?” ulang Changmin mulai kuatir. Kyuhyun menyunggingkan senyumnya sambil mengangguk teramat singkat. Paham akan pesan itu, bahu Changmin tampak rileks dan senyum namja itu akhirnya terpeta mengetahui jika operasi yang dilakukannya berhasil. Beberapa rekan dokter dan beberapa perawat yang ada diruangan yang sama tampak lega dan tersenyum satu sama lain.

 

“Aku tahu ini akan berhasil, Kyu” ucap Changmin senang “Kau ingin duduk? Kondisi tubuhmu sejauh ini baik-baik saja, tapi kami tidak tahu pasti dengan kondisi kedua matamu pasca operasi, karena itu kami masih harus memeriksa kedua matamu “ Changmin membantu Kyuhyun mendudukkan tubuhnya diatas ranjang yang ia tempati.

 

“Bagaimana? Tubuhmu oke kan?” tanya Changmin

Kyuhyun tersenyum sambil menatap Changmin, terasa jauh lebih menyenangkan saat ia bisa menatap lawan bicaranya, tidak seperti saat ia masih belum bisa melihat yang hanya bisa membayangkan dimana posisi lawan bicaranya berada.

“Aku tidak apa-apa” ucap Kyuhyun dan kali ini teralihkan menatap beberapa rekan kerja Changmin yang ada diruangan ini.

“Apa penglihatanmu masih sedikit buram? Kau bisa melihatku dengan jelas?” tanya Changmin lagi, merasa perlu untuk mengecek apa yang dirasakan oleh penglihatan Kyuhyun.

 

Kyuhyun kembali menatap sahabatnya, wajah penasaran Changmin membuat namja itu semakin melebarkan senyumnya. Apa Changmin tidak bisa meraba ekspresinya sekarang? Rasa bahagia terasa seperti menguliti Kyuhyun sampai membuat namja itu ingin berteriak senang.

“Aku bisa melihatmu Shim Changmin” ucap Kyuhyun akhirnya

“Benarkah?”

Kyuhyun mengangguk kecil “Ne, sangat jelas. Aku benar-benar sudah bisa melihat sekarang” lanjut namja itu lalu menoleh menatap jendela yang terbuka. Bisa ia lihat titik-titik gerimis air hujan yang turun, sebelumnya ia hanya bisa mendengar suara titik-titik air itu dan sekarang ia telah kembali bisa melihat hujan yang turun, dan berikutnya lebih dari ini yang bisa ia lihat. Semua yang ia rindukan dua tahun lalu akan bisa kembali ia lihat. Semuanya telah kembali.

 

~**~

 

Seohyun tetap berdiri ditempatnya tanpa memperdulikan bajunya yang telah basah akibat gerimis yang mengguyurnya. Kedua matanya tertuju pada timbunan tanah kubur yang masih basah didepannya. Relung hatinya kosong menatap tanah kubur itu. Teriakan terdengar dikepalanya yang mengatakan jika semua ini bukanlah kenyataan. Mana mungkin dia telah pergi. Seohyun merasa yakin jika ia hanya tengah mengalami mimpi buruk dan dia perlu bangun secepatnya untuk mengakhiri mimpi ini.

 

Bangunlah kalau begitu Seo Joohyun, kau bisa bangun sekarang dan kau akan mendapati ia masih tersenyum untukmu.

 

Air hujan yang membasahi wajah Seohyun menyamarkan air mata baru yang kembali jatuh dari sudut mata gadis itu. Kenyataan menamparnya. Rasa sakit kembali menghujamnya, seperti ribuan jarum yang menusuk setiap pori-pori dikulitnya. Mana mungkin. Mana mungkin hal ini terjadi?

Seohyun maju satu langkah tampak lunglai masih menatap tanah kubur yang ada didepannya, mungkin ia harus berlutut lalu menggali tanah kubur ini dan memaksa tubuh yang dibaringkan dibawah sana untuk segera sadar. Tidak seharusnya seorang pria membiarkan wanita yang ia cintai menunggu begitu lama berdiri dibawah hujan, dia harus bangun,  kau harus bangun Lee Donghae, apa yang kau lakukan dibawah sana ?!

 

“Seohyun~ah!”

Seohyun hampir jatuh lunglai jika sebuah tangan tidak menahan lengan gadis itu. Masih belum begitu sadar dengan situasinya Seohyun menatap nanar gundukkan tanah dibawahnya, gadis itu berusaha menyingkirkan telapak tangan yang menahan lengannya dengan tenaganya yang lemah masih berniat jika harus ada yang ia lakukan pada gundukan tanah ini.

 

“Seohyun, jangan seperti ini” suara yang terdengar begitu memohon membuat Seohyun mematung sesaat, kenyataan yang menyakitkan kembali merayapinya. Gadis itu tempak menggeleng kecil mencoba menyingkirkan semua pikiran rasional yang memaksa untuk diterimanya.

 

“Tidak ada gunanya Seohyun, tidak ada yang bisa kau lakukan. Dia…dia sudah pergi”

Tubuh Seohyun benar-benar melemas membuat seseorang yang bersama Seohyun saat ini harus menahan tubuh gadis itu dengan memegangi kedua lengan Seohyun. Wajah Seohyun tampak begitu pucat dengan bibirnya yang bergetar, kedua mata Seohyun tidak fokus lagi saat gadis itu hanya menoleh kesana kemari, Seohyun perlu menyadarkan dirinya, Seohyun perlu bangun dari mimpi buruknya. Seohyun perlu…

 

“Seo Joohyun sadarlah!”

Akhirnya Seohyun mampu menguasai dirinya saat ia menatap lemah seorang pria yang telah berdiri dihadapannya. Kenyataan yang menyakitkan itu menariknya, Seohyun menyerah. Kepalanya terasa begitu sakit saat ia memaksa dirinya untuk tetap yakin jika semua ini hanyalah mimpi buruk.

“Dia sudah pergi, pergi untuk selama-lamanya. Kau…harus menerimanya” ucap Lee Jonghyun pelan “Donghae hyung sudah tenang disana Seohyun, lepaskan dia”

 

Seohyun kalah. Ia runtuh seketika itu juga ditandai dengan bahunya yang bergetar. Tangisnya kembali pecah, kali ini tidak ada yang ingin ia tahan. Isakan kuat ia biarkan lolos kembali dari bibirnya, rasa sesak yang menyerangnya terasa seribu kali menyakitkan dari pada sebelumnya, tidak ada gunanya lagi, bukan dirinya yang harus terbangun dari mimpi buruk, tapi dirinya yang dipecundangi oleh kenyataan menyakitkan ini, dia telah pergi, tidak akan pernah kembali, selamanya.

 

“O..ppa…opppa…Donghae oppa…op..paaa….” isak Seohyun keras.

Tidak ada yang bisa dilakukan Jonghyun, dia sendiri harus memaksa dirinya untuk bisa menerima semua kenyataan pahit ini, kakak kandungnya telah pergi. Rasa sakit yang sama ia rasakan, dan rasa sakit itu semakin berlipat ganda saat Jonghyun sadar jika ia ikut menangis melihat tunangan sang kakak yang terisak dihadapannya sekarang. Jonghyun menarik kedua lengan Seohyun dan akhirnya membawa Seohyun tenggelam dipelukannya, ia dekap gadis itu menyamarkan isakan Seohyun yang teredam didadanya. Tubuh bergetar Seohyun menularinya, rasa kehilangan keduanya menguap bersamaan dengan tetesan air mata mereka. Suara isakan Seohyun begitu menyayat beriringan dengan suara gemericik hujan yang semakin deras.

~**~

“Apakah aku bisa mengetahui siapa orang yang mendonorkan kornea matanya padaku?” Kyuhyun bertanya pada Changmin yang mengunjungi kamarnya hari ini untuk kembali memeriksa kedua matanya

 

“Tentu bisa” jawab Changmin kembali mengantongi senter kecil kedalam saku jas dokternya “Tapi..”

“Tapi apa?”

“Kau tidak bisa bertemu dengannya”

“Wae?” sahut Kyuhyun bingung

“Orang yang mendonorkan kornea matanya tidak diperbolehkan untuk orang-orang yang sehat atau kata lain masih hidup, kecuali jika ia menderita suatu penyakit yang mematikan dan berniat menyumbangkan bagian tubuhnya yang masih sehat dan berfungsi sebelum kematiannya hal itu baru diperbolehkan, tentu saja ijin dari keluarga juga diperlukan. Begitu juga untuk kasus kecelakaan, jika ada organ vital yang masih berfungsi dan keluarga korban tidak keberatan maka mendonorkan organ tubuh diperbolehkan” jelas Changmin panjang

“Jadi?” Kyuhyun bertanya sedikit tidak nyaman

“Jadi orang yang ingin kau ketahui itu sudah tidak ada lagi” jawab Changmin

 

“Maksudmu…” Kyuhyun menelan ludahnya “Dia meninggal?”

“Benar “ jawab Changmin mengangguk “Tapi tenang saja, itu bukan karena ia mendonorkan kornea matanya padamu” lanjut Changmin cepat menyadari ekspresi Kyuhyun “Sebelumnya dia memang sudah sakit, sakit parah. Dan sebelum ia meninggal ia berwasiat akan mendonorkan beberapa organ tubuhnya yang masih berfungsi, dan itu termasuk kornea matanya. Seingatku ginjalnya juga ia donorkan “

Kyuhyun masih mencerna informasi ini, seseorang yang telah membantunya telah pergi bahkan sebelum namja itu sempat mengucapkan rasa terima kasihnya.

 

“Aku akan tetap memberikan informasi orang yang mendonorkan kornea matanya padamu, dan seingatku baru dua hari yang lalu ia dimakamkan”

“Dua hari yang lalu?” ulang Kyuhyun terkejut

“Aku tahu, hari itu tepat hari operasimu. Dia meninggal malam sebelumnya dan kami telah mengambil kornea matanya serta ginjalnya sesuai dengan wasiat orang itu, esoknya ia telah dimakamkan oleh keluarganya bersamaan dengan kami yang mengoperasimu”

 

Kyuhyun tidak tahu tepatnya apa yang ia rasakan sekarang, rasa bersalahkah? Penglihatannya telah  kembali adalah sesuatu yang begitu ia harapkan, tapi tidak pernah terbesit dipikiran namja itu jika cara mendapatkan donor kornea adalah dengan hilangnya kehidupan orang lain.

“Kyu, kau tidak perlu begitu memikirkannya, aku sudah mengatakan bukan jika orang itu memang sudah sakit parah, tidak ada harapan hidup untuknya” Changmin membuka suaranya menyadari gurat ketidaknyamanan diwajah Kyuhyun

“Lagi pula semua anggota keluarga orang itu menyetujuinya, kau tidak melakukan kesalahan apapun”

 

“Siapa?”

“Nde?”

“Siapa orang itu?” Kyuhyun bertanya

“Eum…kalau tidak salah namanya…Donghae. Lee Donghae. Ya, namanya Lee Donghae”

~**~

 

Seorang gadis berusia 20 tahun berjalan keluar dari kamar berukuran sedang yang ia tempati bersama kakak perempuannya untuk menghampiri Jonghyun yang masih berdiri diruang tengah keluarga.

 

“Dia bilang dia tidak ingin keluar dan menemui siapapun” jelas gadis muda itu kearah Jonghyun

“Dia sudah mengurung diri sejak kemarin”

“Aku tahu, tapi apa yang kuucapkan tidak ada yang didengarnya”

“Soojung~ah, aku harus menemuinya”

“Aku menginjinkanmu oppa, tapi unnie tidak. Seohyun unnie tidak ingin bertemu siapapun. Termasuk oppa” jelas gadis yang dipanggil Soojung ini

“Aku akan tetap menemuinya “ ujar Jonghyun berjalan menuju kamar Seohyun

“Oppa jangan! Seohyun unnie akan marah padaku” tahan Soojung berdiri didepan Jonghyun mencoba menghalangi jalan pria itu

 

“Soojung~ah..” Jonghyun mengalihkan tatapannya untuk menatap Soojung yang tampak kekeh menghalangi jalannya “Aku harus bicara dengan Seohyun, dia tidak bisa seperti ini terus. Donghae hyung….” Jonghyun menghentikan ucapannya saat ia merasakan tenggorokannya sendiri tercekat.

“..Donghae hyung memintaku untuk menjaganya, Donghae hyung memintaku untuk menggantikannya menjaga Seohyun, satu-satunya permintaan yang ia minta padaku sebelum ia pergi, aku…”

Soojung tampak goyah, gadis itu merasa begitu iba dengan pria yang ada didepannya sekarang. Ia sadar jika bukan hanya kakaknya saja yang merasa begitu kehilangan dengan kepergian tunangannya, tapi Jonghyun pun merasakan hal yang sama. Dia adik Donghae, mereka begitu dekat saat Donghae masih hidup, jadi apakah Soojung berhak melarang Jonghyun sekarang jika yang ia lakukan adalah sesuatu yang diwasiatkan oleh sang kakak lelaki untuknya.

 

“Oppa…”

“Aku akan melakukan apa yang diminta Donghae hyung, Soojung~ah”

Tidak ada yang bisa dilakukan Soojung selain ia menyingkir tidak lagi menghalangi jalan Jonghyun “Seohyun unnie dan oppa sama-sama kehilangannya” bisik Soojung sedih

“Aku tidak akan kehilangan kakakku jika aku bisa melakukan apa yang ia minta “ Jonghyun menatap pintu kamar Seohyun dan Soojung “Karena itu akan akan menjaganya, aku yang akan menjaga Seohyun mulai dari sekarang “

~**~

Segitu aja ya prolognya ^^////

Udah bisa nebak ga kemana arah cerita ini? Lol

Lagi-lagi aku akan buat kisah cinta segitiga, dan kali ini bukan Changmin ya~~ tapi kita ganti si unyu-unyu bias aku Lee Jonghyun from CN Blue XDDD~~

Dan peran Jonghyun ini memang sudah aku siapin lama banget pas aku mutusin mau buat ff berdasarkan MV Timeless ini, pokoknya cowok ketiga yang terlibat cinta segitiga ntar harus Jonghyun kkkk~~~

 

Ok,  kembali kemana cerita ini mau dibawa, bocoran sedikit adalah Kyuhyun yang kembali bisa melihat akan mendapatkan mimpi, ingatan, bayangan dikepalanya, dimana yang selalu ia lihat adalah Seohyun. Seorang gadis yang ia tidak kenal tapi sejak ia menerima donor kornea mata, bayangan wajah Seohyun muncul terus dipikirannya. Akan sampai dimana Kyuhyun memutuskan untuk mencari tahu siapa gadis ini yang ternyata adalah tunangan dari Lee Donghae, orang yang mendonorkan kornea mata buat dia.

 

Lalu hubungan Jonghyun dan Seohyun? Jonghyun yang awalnya hanya berniat menjaga Seohyun sesuai dengan permintaan sang kakak, akhirnya tidak bisa menguasai diri saat ia ikut jatuh cinta pada gadis itu. Dan Seohyun sendiri yang masih belum bisa menghapus bayang-bayang Donghae membuat Jonghyun semakin sulit untuk membuat gadis itu menatapnya lebih dari sekedar adik dari seorang pria yang ia cintai.

 

Catatan kecil, untuk Changmin dia bukan main cast ya~~ gue mau fokus kisah Kyuhyun-Seohyun-Jonghyun-nya *3hyuns*

Jadi jangan ngarep macem-macem buat Changminnya sendiri, biarkan ia menjadi dokter tampan idaman para suster^^

 

Part Satu dari kisah ini gue usahakan secepatnya bisa dipost, dan gue juga mau kasih tau dikit gue ga mau buat kayak tipe MHP yang setiap partnya panjang naudzubillah. Stres sendiri ngetiknya -___-

Jadi ga bakal kebanyakan page tapi juga ga bakal kedikitan, yang sedang-sedang aja tapi ceritanya tetap berkesan (?)

 

See ya di part 1^^

 

64 thoughts on “TIMELESS – PROLOG

  1. Wiiihgh keceh nih cerita 0,0

    Berharap Kyu dapat menjaga mata Donghae baik-baik🙂 karna dari sanalah cinta bakal tumbuh perlahan. buat Seo Joohyun ^_^ *bahasanyaa-_-

    asal muasal Kyu bisa buta, semoga eonnie bakal ceritain di full part🙂

  2. anyong haseyo eoni…
    ini ama park min young…
    udah lama q nunggu ff eoni yg ini ug dah lama banget gx da lanjutannya…
    dulu q dah ampe part 9 klo gx salah…truz eoni bolang gx lanjut lg.
    tpi kyknya mau lanjut lg deh..
    mudah 2an..coz q penggemar ff mu eoni..
    oh ya eoni q mau kasih tau kalo q gx sengaja liat suatu blog ff yang beberapa judul dan jalan ceritanya semuanya sama persis sama yg eoni punya…
    makanya q kaget waktu liatnya
    klo eoni mau cek ini alamat blognya https://dhoeyc.wordpress.com/category/i-love-your-dad/
    gamsa hamida eoni…

  3. ahh eonnie akhirnya comeback jugaa ini seru jugaa ff nya kyuhyun kenapa sih sampe kehilangan penglihatannya trs nanti kyu nyelidikin seohyun kira2 gimana ya reaksi seohyun pas tau ternyata donghae ngedonorin kornea matanya ke kyuhyun fighting^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s