MAKE HER PREGNANT – Part 9

SEOHYUNNKYUHYUNN

Judul               :  Make Her Pregnant

Main Cast        :  Seo Joo Hyun aka Seohyun (SNSD)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Other Cast       : Shim Changmin ( TVXQ )

Lee Sungmin ( Super Junior )

Other Cast

Author             : Riska Fasyah ( @riskafasyah )

Rating                         : General

Genre              : Romance

Note                terkadang merasa lelah dengan terus beimajinasi~ begitu menginginkan akan adanya sesuatu yang real atau kejelasan~ tetapi saat tangan-tangan sialan ini terus tidak mau berhenti menulis apa yang terlintas dipikiran saat itulah sebuah kata ‘menyerah’ terucap dan teralisasi dengan sebuah kalimat ‘aku tetap ingin berimajinasi’

_Part 9_

Author’s POV

Kedua alis lebat itu mengernyit terganggu saat ujung dari anak-anak rambut Seohyun menggelitik wajahnya . Sesekali menyentuh cuping hidungnya membuat kedua mata yang terpejam itu tampak tidak tenang yang pada akhirnya memaksa sang pemiliknya untuk membuka matanya . Perlahan kedua kelopak mata Kyuhyun mulai terbuka , sedikit berkedut untuk menyesuaikan intensitas cahaya matahari yang mulai masuk melalui celah-celah gorden kamar Seohyun . Saat mata itu benar-benar terbuka , fokus retina Kyuhyun pun tertuju pada wajah seorang gadis yang berjarak begitu dekat dengannya . Sesaat namja itu menahan nafasnya saat ia menyadari jika Seohyun yang terbaring disebelahnya masih tampak tertidur tenang dengan wajah gadis itu tepat berada didepan dadanya .

Menghembuskan nafas teratur dari bibirnya yang semakin membuat Kyuhyun membatu . Namja itu memilih mengambil kesimpulan jika panggungnya sulit digerakkan karena rasa kaku akibat duduk menunggui Seohyun semalaman sebelum akhirnya naik keatas ranjang gadis itu untuk tidur bersama dari pada ia harus mengakui jika tubuhnya membantu karena mendapati wajah malaikat Seohyun yang masih tertidur . Lantas apa kau harus terus menatap gadis ini tanpa ada upaya menyingkir dari sisinya Cho Kyuhyun ?!

Kyuhyun meneguk ludahnya , bulu mata tipis Seohyun yang tampak lentik menjadi penghias alami dikelopak matanya yang masih terpejam , namja itu semakin tidak bisa menguasai dirinya yang terus mengamati wajah Seohyun yang masih tertidur , pipi berisi Seohyun yang tidak sepucat semalam mulai menunjukkan rona merah alaminya , sekali lagi namja itu meneguk ludahnya , salah satu tangannya yang bebas dengan kurang ajarnya meraih wajah Seohyun , mendaratkan jari-jari namja itu untuk menyentuh pipi Seohyun lalu mengelusnya hati-hati . Oh apa yang kau lakukan Kyuhyun !!

Jantungnya berdetak cepat saat terjadi kontak antara jari-jarinya dengan pipi lembut gadis itu , Kyuhyun meringis dalam hati karena degupan jantung yang menyerangnya tidak seperti biasanya . Tidak sekali dua kali lagi namja itu menelan ludahnya menatap wajah Seohyun yang terlelap tanpa mampu mengalihkan pandangannya dari wajah malaikat yang tertidur dalam dekapannya . Bahkan Kyuhyun mengabaikan rasa amat pegal yang menyerang salah satu lengannya akibat digunakan Seohyun sebagai bantal alas kepalanya .

Sedikit berhati-hati bernafas namja ini karena ia begitu takut jika Seohyun akan bangun akibat suara sekecil apapun yang dihasilkannya , tidak ingin mengakhiri moment ini secepat mungkin agar bisa tetap memandang wajah tertidur Seohyun .

Pada akhirnya salah satu telapak tangan Kyuhyun kembali naik dan kali ini mendaratkannya diatas dahi Seohyun , mengernyit sedikit dan tampak berfikir . Suhu yang menyapa telapak tangannya tidak sepanas semalam, masih sedikit demam namun ini sudah jauh lebih baik . Namja itu tersenyum tipis seolah menunjukkan satu kelegaan mengetahui keadaan Seohyun yang jauh lebih baik . Gadis ini sukses membuatnya ketakutan saat mendapati Seohyun mengigau ditengah malam dan dalam keadaan panas yang seolah-olah jika daging sapi ditaruh diatas tubuhnya mungkin saja mampu membuat pucat daging itu (?)

Lalu bagaimana sekarang ? Apakah Kyuhyun harus segera bangkit dari ranjang ini ? Bahkan memikirkan rencana itu saja senyum manis namja itu sukses menghilang saat membayangkan moment ini mungkin akan segera berakhir .

“ Dia masih menindih tanganku “ bisik Kyuhyun pelan kepada dirinya sendiri , namja itu mengangguk sambil meyakinkan dirinya jika itu adalah alasan yang sangat tepat untuk dirinya tetap bertahan berbaring disebelah Seohyun , jika ia menarik tangannya hal itu akan membuat Seohyun bangun bukan ? Gadis ini masih perlu banyak istirahat .

Ia bela terus dirinya dan terus menyingkap berbagai alasan yang dapat menguatkannya agar tidak menyingkir dari ranjang Seohyun , sampai namja itu dibuat mematung saat merasakan gerakan kecil didalam dekapannya , Kyuhyun menunduk agar bisa menatap Seohyun yang mulai menggerakkan kepalanya pelan , semakin mematung saat kelopak mata itu tampak berkedut kecil yang pada akhirnya mulai terbuka .

Saat satu pikiran memerintahkannya untuk segera bangkit hal itu tampak tidak berpengaruh pada tubuhnya , namja itu tetap mematung dan semakin membatu saat kedua mata hitam pekatnya bertemu pandang dengan mata coklat Seohyun yang sudah terbuka sepenuhnya , mengunci kedua manusia ini dalam tatapan satu sama lain , tenggelam dalam teduhnya mata masing-masing hingga akhirnya Seohyun tersadar dan tidak bisa menahan mulutnya yang mulai membuka secara perlahan , alisnya berkerut cepat sadar dengan keadaan mereka yang begitu dekat , tidak ! Kalian menempel satu sama lain ! Aih bukan ! Kalian berpelukan !!

Reflek dan tanpa bisa ia tahan , dengan cepat Seohyun mendorong tubuh Kyuhyun , membuat namja itu berguling dari ranjangnya dan berakhir jatuh dengan menyapa lantai kamar Seohyun

“ Ackkk ! “ ringis Kyuhyun saat tubuhnya sukses menghantam lantai

Dengan gerakan cepat Seohyun segera mendudukkan tubuhnya , menarik selimut menutupi tubuhnya padahal gadis ini masih mengenakan pakaian lengkapnya seolah-olah telah terjadi sesuatu padanya . Kedua matanya tampak melotot kearah Kyuhyun yang terlihat sedikit kesulitan untuk duduk akibat efek dari jatuhnya ia dari ranjang .

“ Apa yang kau lakukan ?! “ tanya Seohyun gusar dan semakin merapatkan selimutnya

“ Yaa ! Kenapa kau tidur disini ? D..dan..kenapa kau tidur satu ranjang denganku ??!! “ lanjut Seohyun hampir terdengar histeris

Setelah berhasil untuk duduk walaupun ringisan nyeri masih terdengar meluncur dari bibir Kyuhyun akhirnya namja itu balas menatap Seohyun , sedikit tidak percaya dengan tanggapan dari Seohyun yang menunjukkan jika ia lupa dengan permintaannya sendiri agar Kyuhyun tidur menemaninya .

“ Kenapa kau justru bertanya ? “ Kyuhyun balas bertanya , nadanya terdengar kesal karena masih tidak percaya jika Seohyun akan tega mendorongnya seperti itu .

“ Mwo ? “

“ Kau tidak ingat apa yang kau minta padaku semalam ? “ tanya Kyuhyun yang akhirnya memutuskan untuk berdiri , sedikit ia rapihkan pakaiannya yang ternyata masih menggunakan setelan celana panjang kerjanya dan kemeja putih .

Dua kancing atas kemejanya yang terbuka membuat Seohyun semakin melotot akibat pikiran macam-macam yang mampir keotaknya . Dengan cepat ia ambil bantal yang ada diujung kepala ranjangnya dan langsung melemparnya kearah Kyuhyun namun dengan reflek yang cepat ditangkapnya bantal itu .

“ Kenapa melemparku ?! “ Kyuhyun berujar kesal memunculkan wajahnya dari balik bantal yang ia tangkap , tidak menyerah Seohyun kembali melemparkan satu bantal lagi dan sukses menghantam wajah Kyuhyun sebelum namja itu memiliki kesempatan untuk menghindar

“ Kutanya apa yang kau lakukan disini ? Kenapa ada diranjangku ?! “ Seohyun bertanya dengan nada yang hampir berteriak , Kyuhyun semakin kesal membalas tatapan Seohyun yang terlihat hampir menangis , namja itu menggaruk kasar belakang kepalanya sebelum berkacak pinggang dihadapan Seohyun .

“ Kau benar-benar lupa ? Kau lupa apa yang kau minta padaku semalam ? “ tanya Kyuhyun

Gadis ini semakin merapatkan selimutnya merasa ngeri sendiri setelah mendengar ucapan Kyuhyun . Meminta ? Meminta apa ??

“ Apa maksudmu ? “ tanya Seohyun gugup dan sedikit takut untuk mendengarkan jawaban dari Kyuhyun

“ Obat apa yang kuminumkan padamu sampai kau lupa hal itu ? “ balas Kyuhyun

“ Mwo ?! Obat ? Kau meminumkanku obat ? Aku tidak percaya kau melakukan itu Kyuhyun~ssi !! Bagaimana mungkin kau memanfaatkan keadaan dan meminumkan obat hanya untuk ….” tenggorokkan Seohyun seketika tercekat dan tidak mampu melanjutkan kalimatnya , berbagai pikiran buruk yang mampir diotaknya itu seketika membuat bibirnya bergetar kecil menahan tangis

“ Kenapa kau tega sekali !! “ teriak Seohyun

Kyuhyun sempat sedikit bingung dengan ucapan Seohyun sebelum akhirnya namja itu mengerang frustasi mendapati kebodohan Seohyun yang tampaknya salah paham dengan keadaan mereka .

“ Kau itu bicara apa ? Yaa ! Jangan salah paham , apakah demam semalaman menyebabkan otakmu bergeser ? “

Dengan gerakan cepat Kyuhyun duduk dipinggir ranjang Seohyun , menarik salah satu tangan gadis itu dari dalam selimut lalu menggiring telapak tangan Seohyun untuk mendarat didahi gadis itu sendiri .

“ Masim demam bukan ? “ tanya Kyuhyun membuat Seohyun mengernyit sesaat seolah lupa jika sebenarnya gadis itu masih ingin meneriakkan makian pada Kyuhyun . “ Badanmu seperti ricecooker semalam , membuatku kacau sepanjang malam “ lanjut Kyuhyun

“ Euh ? “

“ Apa yang kau pikirkan ? Kau berfikir aku menidurimu ? “ tanya Kyuhyun sambil menyipitkan matanya yang dibalas oleh kedua mata Seohyun yang melebar , gadis itu mengalihkan pandangannya sambil membuang nafas cepat , bisa ia rasakan jika Kyuhyun masih setia menatapnya yang mau tak mau akhirnya membuat Seohyun kembali menatap pria ini

“ Lalu kenapa kau tidur diranjangku ? “ tanyanya cepat , terlalu cepat justru dan kentara sekali berusaha menutupi rasa gugupnya “ Kau benar-benar tidak ingat ? “ gurat tidak percaya terpeta pada wajah namja itu . Seohyun tidak menggeleng hanya semakin mengerutkan kedua alisnya . “ Kau yang memintaku “

Seketika tubuh Seohyun dibuat mematung saat 3 kata itu baru saja meluncur dari bibir Kyuhyun . Tanpa berkedip , mulut gadis itu membuka kecil menimbulkan celah dibibirnya . Namun beberapa detik kemudian ia gelengkan dengan cepat kepalanya untuk tidak mempercayai ucapan Kyuhyun begitu saja .

“ Kau pikir aku gila sampai membiarkan kau tidur diranjangku ? “

“ Bukan gila~ tapi kau demam Seohyun , aku tidak pernah tahu jika orang yang demam akan berbeda 180 derajat , kau mimpi buruk lalu mengingau akibat demam itu , memintaku untuk tidak kemana-mana dan terus disampingmu , kau sendiri yang memintaku untuk tidur menemanimu~“

“ Bohong ! “ tanggap Seohyun cepat

“ Saat aku hendak kembali ke kamarku , kau sendiri yang menahan tanganku , memberi tempat kosong diranjangmu agar aku bisa tidur juga disitu “ jelas Kyuhyun semakin menjadi “ Kau bahkan memohon kepadaku , apakah mimpimu begitu buruk ? Kau benar-benar ketakutan dan tidak mau melepaskan tanganku “

Seohyun yakin jika pipi dan telinganya telah begitu merah akibat ucapan namja ini yang mulai terlihat santai menjelaskan kronologis yang terjadi semalam , sudut bibirnya sedikit tertarik kebalakang namun dengan cepat ia tahan agar tidak benar-benar terlihat jika ia akan tersenyum , ekspresi Seohyun sekarang akan mengundang siapa saja yang mengenalnya akan tertawa geli melihatnya .

“ Ah iya~ apa kau mengingat saat kau memelukku ? Aku sampai tidak bisa bernafas karena ulahmu yang memelukku sangat kencang , belum lagi … “

“ Cukup ! “ potong Seohyun cepat sebelum kepalanya mutung akibat rasa panas yang menyerangnya , sesaat Seohyun memejamkan kedua matanya berusaha untuk tenang , namun yang terjadi justru kilasan-kilasan yang terjadi semalam seolah dinyalakan seperti video yang ditonton didalam kepalanya . Tubuhnya mengaku saat dia mulai bisa mengingat apa yang terjadi semalam walau secara samar , tanpa sadar Seohyun menelan ludahnya karena ia tahu jika yang diucapkan Kyuhyun bukanlah suatu kebohongan . Ya Tuhan ! Apa kau gila Seohyun ? Kemana otakmu semalam ? Apa hanya karena demam membuatmu menjadi gadis konyol yang begitu ketakutan karena sebuah mimpi buruk ? Bagaimana menghadapi namja ini sekarang ?

Akhirnya kedua mata Seohyun terbuka , namun Seohyun langsung dibuat terkejut saat melihat wajah Kyuhyun yang hanya berjarak beberapa centi darinya , gadis itu sontak memundurkan kepalanya dan menatap jengah kearah Kyuhyun . “ Kau sudah ingat ? “ tanya Kyuhyun geli dan kembali terduduk tegak dipinggir ranjang gadis itu .

Tidak mau menatap Kyuhyun , Seohyun hanya melemparkan pandangannya kearah lain yang justru mengundang cekikikan kecil dari Kyuhyun , jawabannya sudah sangat jelas jika Seohyun sudah mengingatnya sekarang .

“ Kau pikir aku psikopat yang tega menidurimu padahal kau baru saja keguguran ? “ Kyuhyun bertanya dengan wajah pura-pura kesal mengundang Seohyun kembali menatapnya jengah yang bercampur rasa malu

“ Bahkan pakaianmu masih melekat rapi , beritahu aku jika ada satu kancing kemejamu yang terbuka “

Seketika selimut yang masih menutup rapat tubuh Seohyun melorot begitu saja , menunjukkan dirinya yang masih berpakaian lengkap tanpa ada satu kekurangan apapun dari pakaian yang semalam ia pakai . Gadis itu semakin meringis dan merasa dikalahkan telak oleh Kyuhyun , bagaimana mungkin ia sebodoh ini ? Dengan pakaian yang masih sangat lengkap bisa-bisanya berpikiran jika Kyuhyun telah melakukan sesuatu padanya .

“ Arrasoo ! Aku minta maaf “ sahut Seohyun cepat dengan telinga yang semakin memerah , akhirnya tawa itu meledak juga . Tawa renyah Kyuhyun meluncur merdu dari bibirnya yang membuat Seohyun begitu ingin membelah tanah dan tenggelam kedalamnya . Bisa mati karena malu ia pagi ini .

“ Kenapa kau begitu lucu ? Kau cukup membuatku terkejut dengan kekuatanmu padahal kau masih demam , semalaman kau hampir seperti mayat hidup sangking pucatnya “ ujar Kyuhyun saat tawanya berhasil ia kendalikan “ Bangun-bangun langsung saja mendorongku “

“ Kau tidur sambil memelukku Kyuhyun~ssi !! “ dengus Seohyun kuat , setidaknya tindakannya mendorong Kyuhyun tidak bisa sepenuhnya disalahkan bukan ? Itu hanya sebuah reflek karena begitu terkejut mendapati Kyuhyun dalam jarak sedekat itu . Bahkan Seohyun masih bisa mengingat hangatnya nafas Kyuhyun yang menyapa wajahnya saat ia terbangun beberapa saat lalu .

“ Itu diluar kuasaku , aku terbiasa memeluk guling saat tidur “ dalih Kyuhyun yang membuat Seohyun semakin meringis mendengar ucapan namja itu

“ Kenapa Seohyun ? “ Kyuhyun bertanya pelan dan kembali mendekatkan wajahnya kewajah Seohyun yang langsung membuat gadis itu terduduk kaku ditempatnya , perutnya terasa tertekan karena usahanya yang menahan nafas mendapati wajah Kyuhyun yang berjarak hanya beberapa senti dari wajahnya . Apa namja ini gila ?

“ Ini bukan kali pertama kita tidur bersama kan ? “ tanya Kyuhyun dengan raut wajah yang dibuat sok polos mengundang Seohyun mengernyitkan kedua alisnya mendapati ekspresi wajah Kyuhyun “ Kita bahkan pernah lebih dari ini “ lanjutnya lalu tersenyum tipis dan mengundang beberapa kupu-kupu yang ada diperut Seohyun tampak bangun dan beterbangan didalam rongga perutnya . Aishhh ungkapan apa itu !

“ k..kau..”

“ Diamlah sebentar “ potong Kyuhyun pelan dan semakin mendekatkan wajahnya . Bisa saja jika Seohyun menggunakan kedua tangannya untuk mendorong tubuh namja ini , namun terkadang yang kau pikirkan bisa saja tidak sejalan dengan tubuhmu . Gadis ini justru semakin mematung memandang wajah Kyuhyun yang semakin mendekat dengan senyum begitu manis yang masih tersuguh diwajah putih namja itu . Sampai akhirnya Seohyun menutup kedua matanya dengan kencang dan sedikit panik akan apa yang akan dilakukan oleh Kyuhyun . Perlahan kelopak matanya yang menutup tidak lagi menegang dan mulai santai saat dirasakannya sesuatu menyender didahinya .

Sesuatu itu ternyata dahi Kyuhyun yang sengaja disentuhkan didahi Seohyun , mencoba  memberanikan diri akhirnya Seohyun membuka matanya pelan dan mendapati wajah Kyuhyun yang sudah berada dalam jarak yang begitu berbahaya dekatnya dengan wajahnya . Kebingungan melanda Seohyun saat dilihatnya Kyuhyun menutup matanya namun tampak ekspresi berfikir disana .

“ Ehm..demammu sudah mulai turun Seohyun “ ujar Kyuhyun lalu membuka matanya dan sedetik kemudian menarik kepalanya menjauhi wajah Seohyun membuat jarak aman diantara mereka . Ekspresi kosong menghampiri wajah Seohyun , sedikit tidak percaya karena yang dilakukan Kyuhyun tadi hanyalah untuk memeriksa suhu tubuhnya . Chh , cara macam apa itu ?!

Seolah tidak terjadi sesuatu Kyuhyun memilih berdiri dan sedikit meregangkan tubuhnya yang sedikit kaku , kembali ia tatap Seohyun yang masih mematung sambil melemparkan senyum khasnya , Seohyun selalu merasa jika itu adalah salah satu senyum mengejek yang dimiliki oleh Kyuhyun . “ Aku akan keluar dan membuatkan sesuatu untukmu , jika kau masih sedikit lemas , istirahatlah sebentar lagi . 30 menit lagi makananmu akan siap “ ujar namja itu . Seohyun hanya dibuat melongo saat Kyuhyun membawa langkahnya keluar dengan santai dari kamarnya , ekor mata Seohyun yang terus mengikuti Kyuhyun hingga akhirnya namja itu benar-benar hilang di balik pintu kamarnya lalu menghembuskan nafasnya dengan berat . “ Aku yang gila atau dia yang gila ? “ ungkap Seohyun pelan kepada dirinya sendiri , ia sentuh dahinya yang masih terasa sedikit hangat lalu memanyunkan bibirnya . “ Aku pasti terlihat sangat konyol semalam “ keluh gadis itu sebelum akhirnya memaksa tubuhnya untuk bangun dan membawanya menuju kamar mandi .

~**~

Seohyun menatap takjub gerak gerik Kyuhyun yang terlihat begitu terampil saat menuangkan bubur kedalam mangkuk ukuran sedang , terlihat sedikit berhati-hati yang bukan dikarenakan dia takut akan menghancurkan segalanya namun kehati-hatian karena uap panas yang mengepul . Senyumnya mengembang saat bubur itu tertuang dengan sempurna kedalam mangkuk dan siap untuk disajikan , ekspresi puas terlukis diwajah Kyuhyun sampai namja itu sendiri menyadari jika Seohyun telah berdiri tak jauh dari tempatnya .

“ tepat sekali kau datang Seohyun “ ujar namja itu ceria , menampilkan senyum lebar diwajahnya dengan deretan gigi yang rapi . Muncul ! Kupu-kupu yang sebelumnya sempat tenang kini mulai beterbangan lagi diperut Seohyun , kenapa dia jadi seperti ini ?!

“ Sepertinya keadaanmu sudah benar-benar membaik~ ayo cepat duduk “ panggil Kyuhyun lagi . Tampak ragu Seohyun mulai menyeret langkahnya untuk menghampiri meja makan , Kyuhyun sempat berdecak gemas karena lambannya langkah Seohyun sampai dia sendiri yang menuntun Seohyun dengan mendorong bahu gadis itu pelan lalu menuntun Seohyun untuk duduk disalah satu kursi yang kosong .

“ Sekarang makan bubur ini selagi panas~ “ ujar Kyuhyun , namja itu memilih untuk duduk dikursi yang ada disebrang meja yang membuat mereka berdua otomatis berhadapan . Saat dilihat Seohyun hanya menatap mangkuk buburnya tanpa menyentuh sendok yang tergeletak tepat disebelah piringnya , Kyuhyun menyenggol lengan gadis itu yang membuat Seohyun meluruskan tatapannya untuk memandang Kyuhyun .

“ Kenapa tidak makan ? “ tanya Kyuhyun

“ Kau yang membuat ini ? “

“ Tentu saja~ apa aku harus menyewa seseorang chef hanya untuk membuat bubur saja ? “

Seohyun masih sedikit ragu saat ia meraih sendok , ditatapnya lagi Kyuhyun sambil mengernyit kecil merasa tidak yakin dengan hasil karya pria didepannya ini . “ Aku berani jamin rasa bubur itu tidak mengerikan “ celetuk Kyuhyun “ Atau kau mau aku yang menyuapimu ? “

Seohyun mendelik sesaat yang mengundang senyum geli muncul diwajah Kyuhyun , dia sedok kecil bubur yang masih panas itu , meniupnya sesaat dan tidak lama mulai memasukkan kedalam mulutnya pelan-pelan . Lidahnya cepat beradaptasi dengan rasa dari bubur itu yang ternyata …oke~ ini tidak buruk . Saat Seohyun berhasil menelan suapan pertamanya gadis ini kembali menyedok satu suap lagi kembali meniupnya terlebih dahulu lalu memasukkan kedalam mulutnya . “ Aku tidak pernah tahu kau bisa memasak “celetuk Seohyun sambil menatap Kyuhyun

Senyum bangga terukir diwajahnya sebelum namja itu mengangkat bahunya singkat “ Aku tinggal di Jepang sendiri Seohyun , saat sakit aku mengurus diriku sendiri~ membuat bubur bukan kegiatan asing yang bisa kulakukan “ ujar namja itu “ Rasanya tidak aneh kan ? “ tanyanya bersemangat . Seohyun tidak menjawab namun kembali menyedok bubur itu dan memasukkan kedalam mulutnya , bisa dihitung 6 kali suapan berhasil masuk kedalam mulutnya . Hal itu cukup menjawap pertanyaan Kyuhyun jika buburnya masuk dalam katagori sesuatu yang bisa dimakan tanpa perlu kekhawatiran . “ Selera makanmu benar-benar bagus Seohyun “ ungkap namja itu

“ Wae ? Kenapa berhenti ?

“ Kau menyindirku ? “ tanya Seohyun mengernyit

“ Siapa yang menyindir ? Aishhh~ kenapa kau sensitif sekali “ sahut Kyuhyun , tidak ingin terlibat perdebatan lebih lanjut Seohyun memilih untuk terus melanjutkan makannya , ia menahan diri untuk tidak menatap Kyuhyun yang bisa Seohyun rasakan masih setia mengamatinya makan bubur ini . Apa menariknya melihat orang yang sedang makan ?

Seohyun hendak bangkit untuk membawa mangkok yang telah kosong itu kebak cuci piring sampai Kyuhyun sendiri menahannya dan mendorong pelan bahu Seohyun untuk membuatnya kembali duduk . “ Aku saja yang mencucinya “

“ Nde ? “

“ Aku akan menggantikan tugas ibu rumah tanggamu “

“ Mworago ? “

“ Kembali kekamarmu , dimeja sebelah tempat tidurmu ada obat , minum obat itu lagi dan kembali berisitirahat . Kau harus total beristirahat agar benar-benar sehat “ ujar Kyuhyun mengambil alih mangkuk kosong itu dan membawanya kebak cuci piring

“ Tapi aku sudah tidak apa-apa Kyuhyun~ssi “

“ Ani ani~ aku tidak mau kau kembali demam dan membuatku kebingungan lagi “ sergah Kyuhyun setelah ia berbalik dan kembali menghadap Seohyun , gadis itu bersiap membantah lagi namun segera tertahan saat Kyuhyun kembali bersuara “ jika kau kembali demam aku tidak akan bisa melakukan kegiatan yang lain , kau membuatku khawatir Seohyun “

Kupu-kupu diperut Seohyun semakin bersemangat mengobrak-abrik rongga perutnya saat kalimat Kyuhyun itu berhasil menyentuh Seohyun “ Lagi pula…”

“ aku akan dibuat sangat sesak jika kau kembali demam dan pada akhirnya terus memelukku , aku hampir tidak bisa bernafas karena kau pasti akan memelukku dengan sangat kencang , aku bisa mati kehabisan oksigen , baru kali ini aku bertemu dengan orang yang suka memeluk orang lain saat demam “

Secepat kilat kupu-kupu yang beterbangan itu seolah jatuh lemas didasar perut Seohyun saat kalimat panjang Kyuhyun itu berakhir . Aishhh , pria ini ! “ M..mwo ? “

Kilat berbahaya yang muncul diujung mata Seohyun membuat Kyuhyun cepat-cepat tersenyum , sebelum gadis itu mewujudkan niatnya untuk berteriak dengan gerakan cepat Kyuhyun membantu Seohyun untuk berdiri lalu menuntun gadis itu untuk kembali menuju kekamarnya . “ Aku hanya bercanda~ hari ini aku akan menjadi suami yang baik dan menjaga istrinya yang sedang sakit “ ungkap namja itu saat ia rangkul bahu Seohyun dan berjalan bersama menuju kamar Seohyun , walau sedikit terkejut dengan tindakan Kyuhyun , tidak ada penolakan dari Seohyun dengan dibuktikan sikapnya yang menurut untuk kembali kekamar agar bisa meminum obatnya lagi . “ Aku suami yang baik bukan Seo Joohyun ? “

Hanya dengusan yang menutupi rasa geli yang meluncur dari bibir Seohyun untuk menjawab ucapan Kyuhyun itu , Menjelaskan akan sesuatu yang terlihat sangat jelas jika hubungan mereka semakin dekat .

~**~

Semburat orange kemerah-merahan yang menembus kaca jendela kamar Seohyun merambat masuk membuat suasana kamarnya yang mulai gelap bercampur warna dengan nuansa warna matahari yang tenggelam itu , kedua matanya yang baru saja terbuka dari tidur panjangnya mengundang seluruh otot-otot tubuhnya untuk diregangkan sesaat . Seohyun akhirnya memilih duduk lalu meraih ponselnya dan mengecek jam digital yang ada dilayar Samsung SIIInya .

“ Aku tidur selama itu ? “ ujar Seohyun pelan namun tidak menghilangkan nada terkejut dari suaranya . Dia ingat jam 9 pagi tadi dia kembali meminum obat dan setengah jam kemudian jatuh tertidur . Jadi dia tidur selama itu ? Sekarang pukul 6 sore bisa dihitung selama apa gadis itu terlelap . Kembali ia cek suhu tubuhnya dengan menyentuh dahinya . Demamnya sudah benar-benar hilang digantikan oleh suhu normal yang menandakan jika Seohyun memang sudah sembuh dari demam .

Teringat akan sesuatu gadis itu langsung saja bangkit dari ranjangnya , menuju lemari untuk menatap dirinya lewat cermin yang terpajang dipintu lemarinya itu sambil pikirannya melayang ketempat lain . Kemana Kyuhyun ? Pria itu sempat mengatakan dia akan meliburkan diri untuk hari ini dari pekerjaan kantor dan tetap diapartemen untuk menjaga Seohyun . Dengan sok meyakinkan Kyuhyun berujar akan mengerjakan pekerjaan rumah dan Seohyun akan terima beres akan hasil kerjanya . “ Chhh~ aku jadi khawatir dia justru menghancurkan rumah ini “ dengus Seohyun walau pada akhirnya senyum kecil terukir diwajahnya . Sedikit menggemaskan saat namja itu ngotot agar Seohyun harus beristirahat dan membiyarkan dirinya yang menggantikan tugas rumah tangga , bahkan untuk meyakinkan dirinya jika Seohyun akan menurut untuk total beristirahat Kyuhyun sampai menungguinya hingga Seohyun jatuh tertidur , karena itu butuh waktu 30 menit untuk Seohyun sehingga ia bisa terlelap setelah meminum obatnya . Seseorang mengamatimu dan memastikan jika kau akan tertidur jangan harap kau justru akan mudah terlelap , Seohyun dibuat sibuk untuk mengatur detak jantungnya yang tidak karuan karena ulah Kyuhyun itu .

Merasa jika penampilannya tidak begitu buruk akhirnya Seohyun memilih untuk keluar dari kamarnya , Seohyun perlu mengecek hasil pekerjaan Kyuhyun bukan ?

“ Jangan Pak Lee , aku tidak mau kita memberi tahu Seohyun sekarang “

Seketika Seohyun menahan langkahnya saat mendengar suara Kyuhyun yang menyebutkan namanya , arah suara yang datang dari arah depan tepatnya ruang tamu cukup terdengar sampai keruang tengah dimana Seohyun baru saja keluar dari kamarnya . Kali ini terdengar sahutan patuh dari Manager Lee , kembali ke Seohyun gadis ini dengan hati-hati membawa langkahnya keruang tamu , memanfaatkan salah satu tembok yang membatasi ruang tengah dan ruang tamu itu akhirnya Seohyun berdiri ditempat itu agar Kyuhyun dan manager Lee tidak menyadari kehadirannya .

“ Saya akan menyerahkan semua dokumen tentang orang itu besok Pak , anda bisa memeriksanya dengan lebih teliti lagi “ ujar manager Lee

“ Baiklah~ lalu apakah Changmin juga tahu tentang ini ? Tahu jika orang itu sempat memiliki keterkaitan dengan Seohyun ? “

Tubuh Seohyun semakin mematung ditempatnya , sebenarnya apa yang dibicarakan oleh Kyuhyun ? Untuk apa dia membawa nama Changmin juga ? Lalu apa hubungannya dengan Seohyun ? Apa yang tidak boleh diketahui oleh Seohyun ?

“ Saya rasa Tuan muda Changmin tidak mengetahui apapun , dan sepertinya memang orang itu yang dicari oleh Nyonya Seohyun , kami memeriksa latar belakangnya sebelum menjadi tangan kanan ayah tuan muda Changmin dan dia memang sebelumnya sempat tinggal di Jepang lalu kembali ke Korea dan bergabung dengan ayah tuan muda Changmin saat usia tuan muda Changmin berusia 10 tahun, sesuai cerita Nyonya Seohyun kepada anda jika orang itu meninggalkannya saat usia nyonya Seohyun 8 tahun, anda dan tuan muda Changmin seusia dan anda hanya berbeda 2 tahun dengan Nyonya Seohyun , saya menyimpulkan jika orang itu memang benar orang yang dicari nyonya Seohyun ditambah bukti-bukti yang lainnya “

Kyuhyun terdiam sesaat sebelum ia mengangguk kecil “ Aku akan memeriksa dokumen yang akan Pak Lee serahkan besok , aku harus mengambil keputusan dulu sebelum memberitahu Seohyun . Seohyun akan mengambil tindakan gegabah nantinya “

“ Baik Pak~ besok pagi akan saya taruh di meja kerja bapak “

“ Oke , maaf aku harus menyuruh Pak Lee datang karena aku harus menjaga Seohyun , dia terkena demam “

“ Anda bebas memanggil saya kapan saja Pak “ jawab manager Lee , keduanya bangkit lalu berjalan menuju pintu depan karena manager Lee berencana untuk pulang . Seohyun sudah tidak bisa lagi mendengarkan percakapan kecil kedua orang itu yang semakin menjauhi ruang tamu . Tapi yang didengar oleh Seohyun sebelumnya sudah cukup jelas bukan ? Kyuhyun berhasil menemukan orang yang dicarinya ! Orang yang dicarinya selama ini ternyata benar ada di Korea !

Tapi …kenapa namja itu justru menunda memberitahu Seohyun ? Dan apa hubungan orang itu dengan Changmin ? Apa hubungan pria brengsek yang dicari Seohyun dengan Changmin ??? Tersadar jika manager Lee telah angkat kaki dari apartemen Kyuhyun dan membuat namja itu kembali masuk lebih dalam keapartemennya , cepat-cepat Seohyun segera berlari menuju kamarnya lagi . Ia lemparkan cepat tubuhnya ketempat tidur dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya . Sesuai dugaannya , terdengar derit pintu pelan yang terbuka . Berpura-pura tidur menjadi cara yang dipilih Seohyun sekarang , bisa ia tebak jika Kyuhyunlah yang membuka pintu kamarnya dan tengah memeriksa keadaannya .

“ Obat yang ia minum sepertinya terlalu banyak mengandung obat tidur “ terdengar celetukkan pelan dari Kyuhyun sebelum akhirnya pintu kamar itu tertutup lagi . Setelah yakin jika Kyuhyun memang sudah tidak memeriksa kamarnya lagi , gadis itu membawa tubuhnya untuk duduk diatas ranjangnya . Dipandangnya pintu kamarnya yang baru saja tertutup dengan alis yang saling menyatu . Berbagai pertanyaan terus berputar dikepala Seohyun , ingin rasanya ia bangkit dari tempat tidurnya sekarang juga dan menghampiri Kyuhyun untuk menuntut penjelasan dari namja itu . Kenapa harus menunda dulu memberitahunya jika memang orang yang dicari oleh Seohyun sudah ditemukan ?? Dan yang semakin membuat gadis itu bingung adalah keterkaitan Changmin . Changmin mengenal orang yang sedang ia cari ? Aishhh ! Sebenarnya ada apa ?

“ Aku tunda besok , aku akan menanyakannya besok “ ujar Seohyun akhirnya setelah ia menghembuskan nafas panjang berusaha menenangkan dirinya . Dia harus berfikir dengan kepala dingin , bertanya disaat yang tepat , jika Kyuhyun berencana untuk tidak memberitahunya sekarang dia pasti memiliki alasan ,dan jika Seohyun tetap memaksakan kehendaknya malam ini juga dia sudah bisa menebak yang terjadi diantara mereka justru sebuah pertengkaran karena Kyuhyun pasti tidak akan memberitahunya .

“ Benar , aku akan bertanya besok “ ulangnya pelan

~**~

“ Sepertinya tidur sepanjang hari kemarin benar-benar membuatmu sembuh “ celetuk Kyuhyun saat ia menghampiri Seohyun yang sedang menata sarapan dimeja makan sederhana mereka . Namja itu baru saja selesai merapihkan dasinya dan langsung menempati salah satu kursi untuk memulai ritual sarapan paginya .

“ Apa semalam kau juga tidak terbangun ? “ tanya Kyuhyun sambil meraih sumpit yang ada dipinggir mangkuk nasinya . Seohyun menahan diri untuk menjawab karena ia melepas celemek yang ia pakai terlebih dahulu, melipatnya lalu menaruh dilaci meja dapur . Gadis itu berbalik dan ikut bergabung dimeja makan dengan Kyuhyun . “ Ani~ “ jawabnya singkat

“ mungkin terlalu banyak dosis obat tidur yang kau minum “ ujar Kyuhyun lalu memulai sarapan paginya . Seohyun memandang sesaat kearah namja itu sebelum akhirnya ia memutuskan untuk meraih sumpitnya juga dan memulai sarapan paginya . Sedari tadi pikirannya terus berputar mengatur kalimat untuk memulai pembicaraan dengan Kyuhyun . Harus dari mana ia bertanya ? Seohyun tidak ingin memancing keributan diantara mereka tetapi gadis itu juga sudah tidak bisa menahan diri atau harus menunggu Kyuhyun yang menceritakan kepadanya sedangkan namja itu sendiri menunda untuk memberitahunya . “ Tidak apa-apa bukan jika kau kutinggal ? “ tanya Kyuhyun sambil mengunyah makanannya

“ Ne~ “ jawab gadis itu pelan

“ Jika kau merasa ada yang aneh lagi dengan tubuhmu kau bisa hubungi aku Seohyun “

“ Hmm..”

Merasa sedikit aneh dengan sikap Seohyun , namja itu mengalihkan tatapannya dari mangkuk nasinya dan beralih memandang lurus Seohyun yang terduduk disebrang meja makan mereka . “ Kau kenapa ? “

Tidak ada jawaban dari Seohyun dengan gadis itu yang masih mengunyah makanannya dalam diam “ Apa badanmu masih demam ? “ tanya Kyuhyun sambil menjulurkan tangannya untuk menyentuh dahi Seohyun , tinggal beberapa senti lagi telapak tangannya mendarat didahi Seohyun , gadis itu segera memundurkan kepalanya seolah menolak kontak tangan Kyuhyun dengan dahinya “ Aku sudah tidak apa-apa “ ujarnya pelan

“ Ada apa denganmu ? “ tanggap Kyuhyun bingung melihat sikap Seohyun yang sedikit dingin padanya . “ Cepat habiskan makananmu , kau hampir terlambat “ jawab Seohyun akhirnya .

Mereka berdua melewatkan sarapan pagi dalam kesunyian yang tidak mengenakkan , Kyuhyun bisa merasakan jika ada sesuatu yang aneh dengan Seohyun . Gadis itu marah padanya ? Tapi untuk alasan apa ? Namja itu masih mencuri pandang kearah Seohyun penuh rasa ingin tahu , mencoba mengingat selama satu hari kemarin apakah ada kesalahan yang ia lakukan . Dimasukkan satu suapan terakhir kedalam mulutnya dengan tidak sabar dan mengunyahnya cepat . Namja itu berpendapat jika tidak ada kesalahan yang ia lakukan kemarin , dia menjadi suami yang baik bukan ? Bahkan Kyuhyun tidak menerima omelan dari Seohyun akan kinerjanya yang menggantikan tugas ibu rumah tangga Seohyun membersihkan apartemen . Lalu apa ? Kenapa justru bersikap dingin seperti ini sekarang ?

“ Apa kau tidak mau aku pergi dan tetap diapartemen saja ? “ Kyuhyun bertanya setelah berhasil menelan makanannya , wajahnya tampak lugu saat mengucapkan pertanyaan itu yang justru mengundang Seohyun terpaksa melotot kearahnya . “ Lalu kenapa ? Kenapa bersikap dingin padaku ? “ tanya Kyuhyun gemas . Seohyun masih bertahan tidak menjawab dan terus menyelesaikan sarapannya , Kyuhyun sempat memanyunkan bibirnya sesaat melihat balasan sikap Seohyun sebelum akhirnya memilih untuk menegak sampai habis satu gelas air putih yang berada didekat mangkuknya

“ Tidak apa-apa jika aku pergi hari ini ? “ tanya Kyuhyun memastikan sekali lagi . Namja itu menatap Seohyun bingung saat gadis itu mengakhiri sarapannya, menegak sedikit air lalu mulai menatap lurus kearahnya . “ Tidak ada yang ingin kau sampaikan padaku ? “ tanya Seohyun datar

“ Euh ? “

“ Ada yang harus kau sampaikan padaku bukan ? “ ulang Seohyun lagi

“ Apa maksudmu ? “ balas Kyuhyun semakin bingung

Seohyun sempat melemparkan satu tatapan tajam dalam kilasan detik sebelum akhirnya ia tertawa pelan namun bukan tawa manis melainkan tawa yang mengandung nada kesinisan dan semakin membuat Kyuhyun terpojok . Sebenarnya ada apa dengan gadis ini ? Apalagi kesalahan yang ia lakukan ?

Semakin kebingungan saat dilihatnya Seohyun bangkit dari kursi yang ia tempati lalu meraih mangkuk kosong bekas sarapan mereka berdua dan membawanya kebak cuci piring , Kyuhyun menelan ludahnya tanpa sadar memperhatikan Seohyun yang membelakanginya dan tengah sibuk mencuci bekas sarapan mereka berdua . “ Sebenarnya apa salahku ? “ bisik namja itu bingung

“ Seohyun , sebenarnya ada apa ? Apa ada kesalahan yang kubuat ? Kenapa tiba-tiba jadi bersikap seperti ini ? “ ungkap Kyuhyun

“ Hei Seo Joohyun ? “ ulang namja itu saat Seohyun masih mengabaikannya

“ Dimana orang itu ? “ Seohyun berujar saat ia telah berbalik dan kembali menghadap Kyuhyun , Seohyun masih bertahan berdiri didekat meja dapurnya merentangkan jarak sekitar dua meter dari meja makan dimana Kyuhyun berdiri disebrang meja itu

“ Nde ? “

“ Kau sudah menemukannya bukan ? Beritahu aku dimana dia ? “ ulang Seohyun lagi , mata coklat gadis itu nampak yakin dengan setiap kata yang baru saja meluncur dari bibir tipisnya

Ekspresi kebingungan masih tergambar jelas diwajah Kyuhyun hingga selang beberapa detik kemudian kedua mata namja itu melebar , sepertinya ia mulai sadar dengan arah pembicaraan Seohyun sekarang dan apa maksud pertanyaan gadis itu . Tapi …dari mana gadis ini tahu jika Kyuhyun telah berhasil menemukan orang yang dicarinya ?

Sadar akan ekspresi kebingungan Kyuhyun , Seohyun justru mengangguk sambil tersenyum tipis namun terlihat sinis . “ Aku mendengar pembicaraanmu dengan Manager Lee “ jelas gadis itu

“ Sekarang beritahu aku Kyuhyun~ssi , dimana dia ? “

“ S..seohyun , aku masih…”

“ Kenapa kau menunda untuk memberitahuku ? Kau sudah tahu dengan sangat baik seperti apa aku bersabar menghabiskan waktu selama bertahun-tahun untuk mencari dia “ potong Seohyun segera “ Sekarang beritahu aku semuanya “

Kyuhyun menarik nafas sesaat dan memanfaatkan waktu pendeknya itu untuk berfikir cepat dalam memilah kata yang akan ia rangkai menjadi satu satuan kalimat untuk disampaikan pada Seohyun , jangan sampai ada kesalahan berbicara yang justru akan memancing keributan diantara mereka .

“ Seohyun , sebenarnya …ne~ aku sudah menemukannya , tapi aku masih perlu …”

“ cukup beritahu aku dimana dia , kau harus memberitahuku sekarang Kyuhyun~ssi “ potong Seohyun segera , dengan langkah cepat ia mencapai meja makan dan menyentuh sisi meja itu , menatap Kyuhyun dengan sedikit memohon agar luluh untuk memberitahunya , sebenarnya untuk apa lagi Kyuhyun menunda untuk memberitahu dimana keberadaan orang itu ?

“ Ne , tapi …”

“ Apa lagi ?!

“ Masih harus dipastikan lagi Seohyun “

“ Manager Lee sudah meyakinkan jika orang yang kalian temukan memang dia !! “ sergah Seohyun keras

“ Aku belum memeriksa berkas dari Pak Lee, hari ini akan kuperiksa Seohyun , aku akan memastikannya lagi dan…”

“ Ani !! Beritahu aku dimana orang itu ! Dimana dia tinggal sekarang ?! “ potong Seohyun cepat , kali ini penguasaan dirinya tidak bisa ia kontrol lagi , perasaan marah dan benci yang selama ini selalu ia simpan khusus untuk orang itu seolah menguap dan meminta untuk dilampiaskan , selama 10 tahun lebih ia habiskan waktu hanya untuk orang itu , dari detik kemenit , menit ke jam , jam kehari, hari kebulan dan berganti menanti orang itu selama bertahun-tahun , sekarang saat satu titik terang berada dihadapannya sebagai salah satu tujuannya pulang ke Korea yaitu untuk mencari orang itu dengan bantuan Kyuhyun , justru Kyuhyun sendirilah yang menundanya , tidak memberitahunya untuk satu alasan yang tidak dimengerti oleh Seohyun .

Kyuhyun segera mengitari meja makan dan menghampiri Seohyun , mencoba menenangkan gadis itu yang sepertinya siap akan menumpahkan air matanya dibalik sikap kerasnya yang masih berkukuh meminta Kyuhyun memberitahukan dimana keberadaan orang yang Seohyun cari selama bertahun-tahun itu . Kyuhyun raih kedua lengan Seohyun dan langsung menghadapkan gadis itu kearahnya . Meringis sesaat saat air mata Seohyun pada akhirnya tumpah dari kedua ekor matanya . Dia benar-benar tidak suka melihat gadis yang ada dihadapannya ini harus menangis .

“ Seohyun dengar , aku …”

Seohyun menggeleng cepat , bibirnya bergetar karena usahanya untuk tetap berbicara dibalik isakannya .

“ D..dimana o..orang itu ? D..dimana d.dia K…Kyuhyun~ssi ? “

“ Aku akan memberitahumu Seohyun , pasti ! Tapi tidak sekarang , masih harus dipastikan lagi , aku dan Pak Lee akan…”

“ Kau tahu seperti apa aku mencari orang ini ?! Kau juga tahu kenapa akhirnya aku memilih menikah denganmu jika bukan karena pria brengsek ini ??!! “ potong Seohyun keras “ Kau tahu itu dengan baik !! Aku butuh timbal balikmu dalam pernikahan ini ! Kau yang janjikan itu diawal perjanjian kita !! “ lanjut gadis itu semakin tidak bisa menguasai emosinya . Kyuhyun sempat membatu mendengar kalimat Seohyun , ada satu perasaan menusuk yang ia terima oleh kalimat itu . Menelan ludahnya yang seolah terasa pahit dan tanpa sadar mengendorkan cengkraman tangannya pada kedua lengan Seohyun .

“ Beritahu aku semuanya …beritahu dimana dia , aku harus menemuinya , aku harus menuntut penjelasan dari dia Kyuhyun~ssi , beritahu aku sekarang !! “ nada isakan Seohyun yang semakin meninggi karena teriakannya membuat Kyuhyun sadar , seolah tersadar akan kelalaiannya ia raih lagi kedua lengan gadis itu dan kali ini lebih erat mencengkramnya , menarik Seohyun sampai benar-benar berada didepannya .

“ Seohyun dengar , kumohon dengarkan aku kali ini “ sambar namja itu cepat “ Seperti janjiku diawal aku akan menemukan orang itu untukmu , pasti ! Pasti Seohyun !! “

“ Tapi…” namja itu semakin meringis karena Seohyun terus saja terisak ,

“ Kumohon jangan menangis Seohyun ..” ringis Kyuhyun , rasa sakit yang dirasakan gadis itu seolah menularinya menyerang dadanya tepat dipusatnya .

“ Sebentar lagi , tunggulah sebentar lagi , aku mohon hanya sebentar kau harus menunggu , hanya sebentar ….”

“ A..ani ..” balas Seohyun keras kepala

Hembusan nafas berat namun cepat meluncur dari bibir namja itu , sikap keras kepala Seohyun terkadang sangat sulit untuk dilunakkan dan Kyuhyun harus bersabar untuk itu , dia tidak bisa menggunakan sisi kerasnya juga sekarang , memilih mengesampingkan egonya dan tidak bersikap otoriter mengingat akan bertambah sakitnya gadis ini jika ia justru memaksa Seohyun untuk mengerti .

“ Aku tidak bisa memberitahumu sekarang Seohyun , aku tidak mempunyai maksud apa-apa , sungguh ! Hanya saja aku perlu memastikannya lagi , masalah ini terjadi sekitar 14 tahun lalu , banyak yang harus dipastikan agar tidak terjadi kesalahan , kita tidak bisa gegabah untuk hal seperti ini “ jelas namja itu panjang

“ i..i..ibu..ku…ibuku menunggu lama untuk ini “ bisik Seohyun pelan , tidak bisa lagi ia kuasai air matanya yang terus saja memborbardir pertahanannya , tubuhnya bergetar akibat guncangan dari tangisan gadis itu . “ ibuku…ibuku Kyu…” lanjutnya terisak

Tanpa pikir panjang Kyuhyun tarik tubuh lemah gadis itu dan melemparkannya kedalam dekapannya , dengan sigap melingkarkan kedua lengan panjangnya mengitari punggung Seohyun dan semakin mengencangkan dekapannya seolah tidak akan rela sedetikpun untuk melepaskan pelukannya . Bisa Kyuhyun rasakan isakan Seohyun yang teredam didadanya , membasahi kemeja putihnya karena namja itu memang belum mengenakan jas kantornya .

“ Aku akan membuat orang itu bertanggung jawab pada kalian , kupastikan hal itu . Tapi bersabarlah , semua ini butuh proses Seohyun , kami hanya baru menemukan titik terang tentang keberadaannya dan untuk menyeretnya keluar kami harus cukup bukti …”

Kyuhyun melepaskan sesaat dekapannya pada Seohyun , mendorong tubuh gadis itu lalu mengangkat wajahnya agar mau menatap Kyuhyun . “ Kami butuh bantuanmu dan ibu mertua , kalian harus menceritakan sedetail mungkin apa yang terjadi saat itu , Pak Lee akan membantu kita , kau mengerti maksudku ? Kita butuh rencana Seohyun , kita tidak boleh berbuat gegabah “

Gadis ini mulai mencerna kalimat panjang Kyuhyun , alisnya sedikit mengernyit saat mengerti maksud dari semua ucapan Kyuhyun . Tatapan penuh keyakinan ,Kyuhyun lemparkan kearah Seohyun yang pada akhirnya mampu membuat gadis itu akhirnya menganggukkan kepalanya .  Senyum tenang segera merekah diwajahnya dan tidak bisa menguasai dirinya untuk kembali menarik Seohyun kedalam pelukannya .

“ Melihatmu seperti tadi benar-benar membuatku panik Seohyun “ ujar Kyuhyun saat menaruh dagunya dibahu Seohyun

Entah berapa detik Kyuhyun bertahan mendekap tubuh gadis itu , sampai Seohyun sendiri yang berdeham pelan dan memulai membuka suaranya yang sedikit teredam karena namja itu masih memeluknya . “ Kau membuatku sulit bernafas Kyuhyun~ssi “

Seperti tersengat aliran listrik , kedua mata Kyuhyun melebar, tubuhnya mengaku dengan masih mendekap tubuh Seohyun , semakin tidak bisa menguasai dirimu Cho Kyuhyun ? Menelan ludahnya dengan berat akhirnya Kyuhyun meregangkan lingkaran tangannya dan berakhir dengan melepaskan dekapannya pada Seohyun , mundur selangkah memberikan jarak diantara keduanya dan langsung bersikap saling melemparkan pandangan kearah lain .

“ Ah..itu …mungkin…” namja itu menggaruk belakang kepalanya canggung lalu memutar kepalanya untuk mencari jasnya , berhasil menemukannya segera ia raih cepat jas yang terselampir dikursi meja makan dan dengan kecepatan yang sedikit berlebihan segera memakainya “ ..aku harus berangkat sekarang , nanti..aku ..aku pasti akan mengabarimu secepatnya “ lanjut Kyuhyun yang hanya dibalas anggukan kecil dari Seohyun . Terasa akan tercekik oleh suasana canggung , Kyuhyun lebih memilih untuk segera berangkat menuju kantornya “ a..aku berangkat “

“ oh..” tanggap Seohyun pelan

Kyuhyun segera berbalik meninggalkan ruang makan mereka , saat baru melangkah beberapa meter kembali ia berhenti dan memutar tubuhnya ragu , memandang sekilas kearah Seohyun yang masih menundukkan kepalanya , ia gigit bibir bawahya sebentar namun mendesah berat saat langkahnya membawanya kembali menghampiri gadis itu . Membuat Seohyun sedikit terkejut saat dilihatnya Kyuhyun kembali berdiri dihadapannya . “ Jangan berfikir yang macam-macam , percaya saja padaku “ tangan Kyuhyun terjulur dan langsung menyentuh pucuk kepala Seohyun lalu mengusapnya pelan “ jangan melakukan hal yang membuatku panik Seohyun , jika ada apa-apa beritahu aku ? Aku berangkat “ satu senyum manis ia suguhkan kepada Seohyun lalu kembali berjalan meninggalkan Seohyun yang hanya mampu membatu ditempatnya , memandang lurus punggung namja itu yang semakin menjauh sampai akhirnya benar-benar menghilang .

Debaran kencang yang ia rasakan didada kirinya terpaksa membuat Seohyun membawa salah satu telapak tangannya dan menyentuh tepat dimana jantungnya tertanam , meringis sesaat saat detak jantung itu masih belum mau kembali normal untuk berdetak sewajarnya . Ia dudukkan tubuhnya disalah satu kursi kosong dan memejamkan kedua matanya . “ Jika kau benar-benar jatuh cinta padanya mati kau Seohyun “ ringis gadis itu

~**~

Seohyun’s POV

Aku membuka sepatuku dengan terburu-buru dan setelah berhasil melepaskannya aku segera berlari menuju salah satu kamar yang ditempati oleh ibuku disebuah apartemen yang dibelikan oleh Kyuhyun . Kubuka dengan kasar pintu itu dan langsung membatu seketika saat melihat sosok lemah ibuku yang sudah berbaring diatas ranjangnya . Nafasku masih terengah-engah karena aku berlari secepat yang aku bisa saat aku baru sampai didepan apartemen mereka dan langsung menaiki lift untuk sampai dilantai 4 dimana apartemen yang ditempati oleh ibuku dan Sungmin berada .

“ Seohyun ? “ sapa Sungmin oppa terkejut , dia yang sebelumnya duduk dipinggir ranjang ibuku langsung bangkit berdiri dan tampak sedikit terkejut dengan kedatanganku . Dia menelponku sekitar 20 menit yang lalu dan setelah mendengar kabar darinya tentang ibuku aku segera meluncur kesini . Masih mencoba mengatur naik turunnya nafasku akibat berlari kubawa langkahku lebih mendekati mereka , mataku terfokus menatap sosok wanita yang berusia hampir setengah baya yang tertidur diatas ranjangnya , aku sedikit meringis melihat wajah pucatnya dan lebih mempercepat gerakan langkahku .

“ Oppa , apa yang terjadi ? “ tanyaku pelan , aku yakin suaraku sedikit bergetar .

“ Seohyun ..”

Saat telah sampai dipinggir ranjang ibuku , langsung saja kududuki tubuhku dipinggir ranjangnya dan meraih salah satu telapak tangannya . Menggenggamnya lembut dan bisa merasakan telapak tangannya yang hangat . Wajahnya tampak sedikit cekung dengan bayangan hitam dibawah kedua matanya yang terpejam .

“ Seohyun , ajuhma ..”

“ Kenapa tidak membawanya ke rumah sakit oppa ? “ tanyaku memutar kepalaku untuk menatap Sungmin yang berdiri tepat disampingku ikut menatap ibuku

“ Aku sudah membawanya tadi pagi , tapi ajuhma bersikeras untuk pulang saat ia sadar dari pingsannya , kau tidak akan percaya jika ia langsung menangis saat tersadar dari pingsan dan memberi isyarat padaku untuk membawanya segera pulang “ jelas Sungmin , aku menatapnya panik saat bayangan sesuai apa yang ia ceritakan menari dipikiranku .

“ Bagaimana kejadiannya ? Kenapa eomma bisa pingsan oppa ? “ tanyaku membutuhkan kejelasan tentang apa yang terjadi

“ Entahlah~ seperti biasa ajuhma akan berjalan-jalan pagi bersama suster yang selalu merawatnya , suster itu mengatakan jika ada yang dilihat ajuhma yang membuatnya mengejar sebuah mobil dengan mendorong kursi rodanya “

Kedua alisku berkerut , kebingungan semakin melandaku , ada apa dengan eomma ? Siapa yang ia lihat ?

“ Lalu ? “

“ Ajuhma terjatuh dari kursi roda saat dia mempercepat dorongan kursi rodanya , saat itu aku masih didalam apartemen bersiap untuk berangkat menuju cafee namun suster Jang langsung menghubungiku memberitahu jika ajuhma jatuh dari kursi rodanya dan tidak sadarkan diri . Aku segera membawanya kerumah sakit namun saat ia sadar ia langsung histeris saat melihatku , aku tidak pernah melihatnya menangis seperti itu sambil memelukku Seohyun , aku begitu khawatir ada apa dengannya , namun dia hanya terus menggeleng tidak mau melepas pelukannya padaku dan memberikan isyarat padaku untuk membawanya pulang “

Kedua mataku semakin melebar mendengarkan detail cerita dari Sungmin , sebenarnya siapa yang dilihat eomma ?

“ Sekarang bagaimana keadaan eomma ? “ tanyaku

“ Dokter mengatakan jika ajuhma mengalami shock , tapi masih belum bisa dipastikan apakah ada yang lain yang dialaminya karena ajuhma tidak mau dirawat , dokter harus memeriksanya lebih lanjut dirumah sakit Seohyun “

Aku memutar kepalaku lagi untuk menatap ibuku , merasakan kedua mataku yang terasa panas hanya karena melihat keadaan tubuhnya yang lemah . Sebenarnya siapa yang dilihat eomma ? Apakah ada yang ia kenal sampai harus mengejarnya ? Tapi siapa ?

Sedikit terkejut merasakan suatu gerakan kecil pada telapak tangan yang kugenggam , kedua mataku menatap genggaman tanganku dan bisa melihat gerakan kecil dari jari-jari ibuku , beralih untuk menatap wajahnya , perasaan lega langsung menghampiriku saat melihat kedua mata ibuku akhirnya terbuka . Mata coklatnya langsung bertemu dengan kedua mataku dan itu berefek dengan cepat pada tubuhku . Mataku yang berkaca sebelumnya pada akhirnya harus merelakan beberapa kristal hangat itu mengalir pelan lewat kedua ekor mataku . “ Eomma…”

Aku tidak ingin menangis ! Jangan menangis Seo Joohyun !

Ibuku mengangguk kecil dengan sisa tenaganya , kugigit bibir bawahku untuk menutupi jika bibir itu tengah bergetar akibat usahaku yang terus menahan air mata ini jangan turun lagi . “ Eomma , apa yang eomma rasakan sekarang ? “ aku bertanya pelan

Gelengan singkat ia suguhkan padaku , satu senyum yang terlihat sekali ia wujudkan agar bisa terukir diwajahnya membuat dadaku kembali sesak . Aku tahu jika ia tengah memberitahuku jika ia ‘tidak apa-apa’ . Aku mencoba tersenyum untuk membalas senyumnya , tapi yang terjadi adalah kembali bulir air mata ini kembali mengalahkanku . Dengan cepat kuhapus air mata itu dengan salah satu punggung tanganku dan lebih melebarkan senyumku kearah ibuku .

“ Kenapa eomma tidak kerumah sakit ? “ tanyaku pelan , tidak bisakah suaraku terdengar normal dan tidak bergetar ??!!

Dia kembali menggeleng , kali ini dengan lebih yakin yang langsung menunjukkan sisi keras kepalanya . Aku mengernyit kecil sambil menggenggam telapak tangannya dengan lebih erat “ Eomma harus diwarat dirumah sakit , dokter akan memeriksa eomma . Aku tidak ingin terjadi sesuatu pada eomma “ ujarku

Dia kembali menggeleng kali ini , tangannya balas menggenggam erat telapak tanganku dengan lebih erat , senyumnya jauh lebih lebar walaupun aku tahu jika ibuku tampak seperti sedang menahan rasa sakit dari dalam . “ Eom..eomma …”

Dia masih tetap menggelengkan kepalanya untuk meyakinkanku , aku tahu jika ibuku salah satu orang keras kepala yang pernah kutemui dan kuakui jika sikap keras kepalaku adalah turunan darinya . Seperti apa usahaku untuk membujuknya dan jika ia telah mengatakan tidak maka akupun sendiri akan mengalami kesulitan untuk melunakkannya . “ Baiklah~ aku akan menemani eomma disini “ ujarku akhirnya

Kedua alis ibuku tampak berkerut , sepertinya aku paham dengan ekspresi itu . Sebuah senyum menenangkan kuukir diwajahku dan kembali berbicara “ Aku akan bicara dengan Kyuhyun , dia pasti akan mengijinkanku untuk menemani eomma “

“ Aku tidak mungkin meninggalkan eomma jika keadaan eomma seperti ini “ lanjutku pelan

Sedikit kesusahan salah satu tangannya yang lain ia gerakkan untuk mendarat ditelapak tangan kami yang saling menggenggam , ia usap punggung tanganku lalu mengangguk kecil tanda ia setuju dengan ideku . “ Eomma sudah makan ? Mau kusuapi ? “

~**~

Aku mengantarkan Kyuhyun sampai kemobilnya yang ia parkirkan tepat didepan apartemen yang ditempati ibuku . Namja ini segera melucur keapartemen ibuku untuk melihat keadaannya , hampir satu jam ia habiskan untuk menemaniku yang bersikeras tidak mau meninggalkan ibuku dan tetap duduk disamping ranjangnya . Aku sedikit lega saat Kyuhyun tidak menunjukkan gelagat untuk memprotes saat kukatakan aku akan menginap diapartmen ibuku untuk menemaninya .

Kyuhyun berbalik untuk menatapku saat ia sudah membuka pintu mobilnya “ Tetap bujuk ibu mertua untuk dirawat dirumah sakit , kita harus mengetahui keadaannya “ ujar Kyuhyun “ kau juga makanlah dulu , jangan sampai kau ikutan sakit Seohyun “ gurat khawatir bisa kubaca diwajahnya . Aku hanya mengangguk kecil menjawab perintahnya itu . “ Tentang kabar orang yang kau cari , aku benar-benar berusaha untuk mengumpulkan bukti-bukti , jika ibu mertua sudah benar-benar sehat , Pak Lee akan meminta kau dan ibu mertua untuk menceritakan cerita lebih detail padanya “

“ Percaya saja pada kami Seohyun , dia pasti akan bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan pada kau dan ibu mertua “

Kulihat satu keyakinan terpancar dimata hitam Kyuhyun , mengundang satu kepercayaan yang kutumpukan pada punggungnya , mungkin aku harus sedikit lebih bersabar untuk hari itu , hari dimana aku akan menariknya kedepan ibuku dan menyuruhnya berlutut untuk meminta maaf pada ibuku , rasa sakitku tidak akan sebanding dengan semua rasa perih yang selalu ibuku tahan didadanya . Aku kembali mengangguk kecil dan itu mengundang desahan lega dari Kyuhyun . “ Kakek berencana untuk menjenguk ibu mertua , mungkin besok dia akan kesini bersama ayah dan ibuku “

“ Ne~ dia sempat menelponku juga untuk memberitahuku “ tanggapku pelan

“ Baguslah~ aku pulang kalau begitu “ ujar Kyuhyun akhirnya , dia hendak masuk kedalam mobilnya namun langsung menahannya lagi , memandangku sekilas sebelum akhirnya memasukkan setengah badannya kedalam mobil untuk mengambil sesuatu . Sedikit bingung saat dia mengeluarkan sebuah topi kupluk yang terbuat dari rajutan benang wol berwarna biru muda . Kyuhyun berjalan mendekatiku dan berhenti sesaat saat ia telah sampai didepanku , walau sedikit gugup aku tetap menatapnya dan sedikit mengernyit .

Tidak mengatakan apapun langsung saja pria ini memakaikanku topi itu kekepalaku , aku menelan ludahku berat saat bisa merasakan hembusan nafas dinginnya , ia rapihkan beberapa anak rambut dan poniku saat topi kain itu berhasil terpasang diatas kepalaku . “ Pakai itu~ kau kedinginan “ ujarnya lalu memundurkan satu langkah dari posisi sebelumnya .

“ Euh ? “

“ Masuklah~ diluar dingin “

Aku mengedip cepat sebelum akhirnya mengangguk “ oh..ne ..”

Aku tampak ragu untuk berbalik namun sebuah anggukan kecil Kyuhyun hadiahkan padaku , kuputar tubuhku dan kembali berjalan untuk masuk kegedung apartemen ini . Cuaca diluar memang dingin dan aku mengakui jika topi ini membantu menghangatkan kepalaku setelah jaket tebal yang kukenakan . Aku masih memutar kepalaku untuk melihat posisi Kyuhyun dan mendapatinya mulai memasuki mobilnya . Kutahan langkahku dan memperhatikan mobil itu yang mulai berjalan pelan dan pada akhirnya meninggalkan parkiran depan gedung apartemen ini . Kukeluarkan ponselku dan langsung mengetikkan sebuah pesan singkat

‘ Terima kasih untuk topinya , kau juga jangan lupa makan malam~ aku tidak mau orang yang sedang mencari seseorang yang kucari justru sakit ‘

Walaupun sempat ragu apakah aku harus menekan tombol send untuk mengirim pesan singkat ini kepada Kyuhyun , namun akhirnya aku kalah pada jariku yang menekan tombol itu dan membuat pesan singkat itu terkirim . Kumasukkan ponselku segera kedalam saku jaketku dan kembali berjalan menuju lift untuk naik kelantai 4 . Sebuah senyum bertahan diwajahku , menyadari sesuatu jika Kyuhyun mulai berubah sikap terhadapku “ dia jauh lebih baik sekarang “ celetukku pelan sambil memasuki sebuah lift

~**~

Ini adalah hari kedua aku berada diapartemen ibuku , aku sedikit tenang saat melihat keadaannya yang mulai membaik . Aku masih berusaha untuk membujuknya agar mau kerumah sakit menjalani pemeriksaan namun sekali lagi sikap keras kepalanya mengalahkanku . Ibuku tetap bersikeras jika dia sudah lebih baik dan tidak merasakan keanehan pada tubuhnya .

Aku menyuapkan satu suapan terakhir pada ibuku yang dengan patuh langsung ia terima , mengunyahnya sesaat lalu menelannya . Dengan sigap kuserahkan segelas air hangat kearahnya yang langsung ia teguk sampai seperempat gelas itu . “ Jika selera makan eomma sebaik ini terus , aku yakin eomma akan segera sembuh “ ujarku senang kearahnya

Setelah meminum beberapa obat yang diberikan dokter aku hendak membantunya untuk berbaring lagi agar ibuku bisa kembali beristirahat . Namun dia langsung menahanku dan menatapku sesaat . Kunaikkan sebelah alisku untuk menanggapinya “ Ada apa eomma ? “

. Ibuku melirik sesaat kemeja yang ada disebelah ranjangnya , memberikan isyarat padaku untuk meraih memo dan bolpoint yang ada diatasnya . Mengerti akan maksudnya kuraih memo dan bolpoint itu dan langsung menyerahkan padanya . Pasti ada yang ingin ia sampaikan padaku .

Walau tampak sedikit rapuh ibuku menggenggam bolpoint itu dan mulai menulis , namun aku masih bisa melihat kecekatannya , berkomunikasi lewat cara seperti ini sudah bertahun-tahun ia lakukan denganku dan Sungmin . Ibu langsung menunjukkan memo itu kepadaku saat ia telah selesai menulis . Aku tersenyum sesaat setelah membaca tulisannya dan mengangguk kecil

“ Ne eomma~ aku akan pulang hari ini , eomma sepertinya sudah mulai membaik . Aku tahu jika eomma mengkhawatirkan Kyuhyun , tapi tenang saja dia suami yang cukup mandiri “ jawabku geli

Kembali ia menatap memonya dan mulai menulis lagi , aku menunggunya selang beberapa detik dan akhirnya ibuku kembali menunjukkan memonya padaku .

“ Ne~ akan kusampaikan salam eomma pada keluarga Kyuhyun , mereka orang yang menyenangkan bukan ? “ tanyaku ceria dan kembali mengingat hari kemarin saat kakek, ayah dan ibu mertuaku datang berkunjung untuk menjenguk ibuku . Ada satu perasaan tersendiri yang kurasakan , aku mulai merasa dihargai oleh mereka , merasa jika aku adalah satu bagian dari keluarga mereka sekarang .

Kembali ibuku menunjukkan memonya saat ia selesai menuliskan kalimat yang baru . Sontak aku tertawa setelah membaca tulisannya . ‘Sekarang pulanglah ‘

Kutahan tawaku dan langsung memasang wajah pura-pura marah padanya . “ Arraso~ jadi eomma mengusirku bukan ?” . Ibuku justru tersenyum kecil yang pada akhirnya menulariku untuk ikut tersenyum dengannya . “ Eomma harus kembali beristirahat , saat eomma tertidur nanti aku akan pulang “ ujarku akhirnya . Ia mengangguk setuju lalu kembali berbaring dan kubantu menyelimutinya sampai kebatas dadanya . Aku bertahan untuk duduk dipinggir ranjangnya sampai ia jatuh tertidur dan jika ia sudah benar-benar terlelap aku akan pulang kembali keapartemen Kyuhyun .

~**~

Aku menatap ponselku dan mengangguk yakin saat baru saja menerima sebuah sms dari Changmin . Aku mengirimkan sebuah pesan singkat padanya dan meminta untuk bertemu dikantor . Mungkin aku terlalu berani untuk mengajak Changmin bertemu dikantor yang bisa saja aku akan bertemu dengan Kyuhyun . Tapi aku juga tidak bisa menguasai diriku untuk menahan diri agar tidak bertanya pada Changmin . Kyuhyun tidak mengetahui jika aku mendengar juga pembicaraannya dengan Manager Lee yang membawa nama Changmin . Aku begitu penasaran apa hubungan orang yang sedang kucari dengan Changmin . Apakah Changmin mengetahui sesuatu ?

Changmin memberitahukan jika ia bisa menemuiku saat jam makan siang karena dia ada waktu senggang pada saat jam itu . Tepat sekali karena sebentar lagi jam setengah satu dan aku bisa langsung menemuinya jika telah sampai dikantor Kyuhyun . Bus yang kutumpangi ini berjalan santai dan mengundangku untuk menatap keluar jendela dari kaca mobil bus ini . Pandanganku tidak fokus tentang apa yang kulihat karena pikiranku terus menjelajah ketempat lain . Memikirkan akan memulai pembicaraan dari mana dengan Changmin . Aku tidak mungkin kan langsung bertanya tentang orang itu padanya ? Atau justru menceritakan kisah dramatisku yang kualami 14 tahun lalu padanya . Chhhhhh~ Tapi aku juga begitu penasaran kenapa Kyuhyun dan Manager Lee membawa nama Changmin , apa hubungan pria itu sebenarnya ?

Akan kupikirkan lagi tentang ini , aku bersender lemah pada jok mobil bus yang kududuki sambil memejamkan kedua mataku . Jika Kyuhyun tahu aku menemui Changmin untuk menanyakan masalah ini , bisa kubayangkan dia akan marah besar padaku . Dia memintaku untuk percaya padanya , demi apapun aku percaya pada pria itu ! Tapi kalian tidak akan mengerti perasaanku yang tidak bisa menahan diri untuk mengetahui sesuatu yang ingin kau cari sendiri kebenarannya .

~**~

Author’s POV

“ Senang kau mau melewatkan waktu istirahat siangmu untuk datang keruanganku Pak Park “ ujar Kyuhyun santai sambil menutup map yang ada ditangannya dan menaruh dipojok kiri meja kerjanya

“ Anda yang memanggil saya “ tanggap pria yang dipanggil Pak Park oleh Kyuhyun itu

Terjadi kontak mata selama sepersekian detik yang sedikit tidak mengenakkan namun secepat kilat Kyuhyun segera menguasai ekspresinya , tersenyum tipis sesaat sebelum mengangguk kecil . “ Duduklah Pak~” lebih seperti sebuah perintah dari pada tawaran

Pria yang bermarga Park itu akhirnya menempati salah satu kursi yang ada disebrang meja Kyuhyun , duduk dengan bahu tegaknya seolah memberi kesan tidak ada yang perlu ditakutkan dari pria muda yang akan mewarisi perusahan ini .

“ Ada perlu apa Anda mencari saya ? “ tanya Pak Park membuka suaranya

“ Apa suasana diantara kita terlalu tegang ? Ayolah~ Pak Park , kau ayah tiri Changmin sekarang , bukankah itu artinya kau adalah Pamanku ? “ Kyuhyun bertanya santai walaupun terlihat sekali salah satu sudut bibirnya tertarik kebelakang menunjukkan kesinisan dalam suaranya . Tidak ada jawaban yang diberikan oleh Pak Park dan ini mengundang Kyuhyun untuk membuka kembali suaranya “ Apakah Changmin masih belum bisa menganggapmu sebagai ayahnya ? “

Bibir Pak Park membentuk sebuah garis lurus yang tegang , urat yang ada dilehernya tampak menonjol , membuang nafas sesaat berusaha untuk tidak terpancing pada ucapan namja muda ini . Hubungan buruk Kyuhyun dan Changmin berefek juga pada pria ini sepertinya . Menimbulkan rasa tidak suka tersendiri pada Kyuhyun yang sejujurnya jika boleh ditarik garis lurus diantara mereka ,apa yang harus membuat kedua orang ini saling  bermusuhan bukan ?

“ Kembali ke awal calon direktur Kyuhyun , ada masalah apa yang membuat anda memanggil saya “ ujar pria ini akhirnya .

“ Ah benar~ “ tanggap Kyuhyun santai “ Ada beberapa yang ingin kutanyakan padamu Pak Park “

“ Apa itu ? “

“ Ehmm~ bagaimana harus memulainya ya ? Aku takut kau justru terkejut jika aku harus menyingkap beberapa kisah masa lalu “ jawab Kyuhyun penuh arti , satu senyum kini terukir diwajahnya , senyum dingin lebih tepatnya dan entah bagaimana mampu membuat Pak Park sedikit merinding , pria muda ini memang sangat berbakat untuk membuat siapa saja terpojok dengan kalimat-kalimat denotasinya .

“ Maksud anda ? “ tanggap Pak Park berusaha tetap terdengar sopan

“ Apakah kau pernah bertemu dengan istriku Pak Park ? “ Kyuhyun bertanya lagi , sedikit mengejutkan Pak Park karena tiba-tiba pria ini merubah topik pembicaraannya dan justru membahas tentang istri yang dinikahinya sekitar 6 bulan lalu .

“ Belum pernah “ jawab Pak Park singkat dan mengundang senyum yang sedikit mengejek lebih terukir jelas diwajah putih Kyuhyun . “ Pantas~ “ jawab namja itu singkat

“ Tapi kau tahu nama istriku bukan Pak Park ? “ tanya Kyuhyun lagi

“ Itu ..Cho Seohyun , saya mendengar jika panggilannya adalah Seohyun “ jawab Pak Park

“ Kau menggunakan margaku Pak Park~ kau tidak tahu marga istriku ? “ Kyuhyun bertanya lagi

Kedua alis Pak Park berkerut kasar , sebenarnya mau dibawa kearah mana pembicaraan mereka . Untuk apa Kyuhyun harus menjelaskan secara detail apa nama marga istrinya sebelum ia menikah dengan Kyuhyun . Dan apa gunanya ia menanyakan hal itu pada Pak Park ?

“ Saya tidak tahu “ jawab Pak Park singkat

Senyum sinis Kyuhyun benar-benar sudah tidak bisa ia tutupi lagi , matanya berkilat sesaat menunjukkan satu kemuakkan yang ia tahan sejak pertama kali Pak Park memasuki kantornya . “ Marga istriku sama dengan marga aslimu Pak Park “ ujar Kyuhyun “ Ah salah~ seharusnya aku tidak memanggilmu Pak Park , nama istriku Seo Joohyun , anda pasti mengenalnya bukan Tuan Seo Jung Hyun “

Membatu . Butuh sekitar 10 detik untuk Pak Park berhasil kembali kedunia sadarnya , kedua matanya yang melebar menatap Kyuhyun tidak percaya . Bagaimana…bagaimana pria ini …

“ Adik dari Seo Jang Hyun yang merupakan ayah kandung dari Seo Joohyun yang menjadi istriku sekarang “ lanjut Kyuhyun mantap .

Bibir Pak Park yang bergetar seolah menulari kedua telapak tangannya yang mulai mengepal kencang . Jakunnya tampak naik turun tidak tenang dengan serangan rasa panik yang melandanya .

“ Kau mulai mengingatnya sekarang Pak Seo Jung Hyun ? “

Kedua mata Pak Park memerah , tubuhnya mengaku dan hanya mampu menelan ludahnya dengan berat . Senyum Kyuhyun yang perlahan menghilang telah berganti dengan wajah mengintimidasi seolah memaksa Tuan Park untuk segera mengakui atas kebenaran ucapan Kyuhyun yang memanggilnya dengan nama yang telah ia buang 14 tahun lalu . “ Kau tahu seperti apa Joohyun mencarimu ? Seperti itu bukan kau memanggilnya saat ia masih kecil ? Keponakan perempuan satu-satumu itu sudah mengorbankan banyak untuk menemukanmu Tuan Jung Hyun , dan aku berjanji untuk menyeretmu menemuinya “

~**~

Seohyun memandang hampa makanan yang ia pesan bersama Changmin untuk mengganjal perutnya dijam makan siang . Otaknya terasa sangat kaku karena terus ia paksa untuk berfikir , mengatur awal kalimat seperti apa yang harus ia keluarkan untuk memulai maksudnya menemui Changmin .

“ Kau tidak suka makanannya ? “ tanya Changmin saat menyadari jika Seohyun hanya mengetuk-ngetukkan pelan sendok pada piringnya . Sedikit terkesiap gadis itu menggeleng singkat dan tersenyum canggung “ Aniyo~ “ jawabnya cepat lalu meyedok satu sendok dan membawanya masuk kedalam mulutnya

“ Tidak apa-apa jika kau tidak mau makan Seohyun~ah “

Menyerah dan akhirnya Seohyun meletakkan sendoknya , ia raih gelas yang berisikan jus jeruk encer dan langsung menegaknya hanya untuk melancarkan tenggorokkannya .

“ Jadi , kenapa kau ingin bertemu denganku ? “ tanya Changmin akhirnya , namja itu begitu bersemangat saat Seohyun mengirimkan sebuah pesan singkat dan meminta mereka untuk bertemu , tapi rasa penasaran juga melandanya , Seohyun mungkin akan lebih memilih menghindarinya dari pada harus menemuinya mengingat sifat Kyuhyun yang begitu posesif terhadap gadis ini .

“ Aku bingung harus memulainya dari mana “ balas Seohyun jujur , membuat Changmin mengernyit menatapnya .

“ Ada apa Seohyun ? “

“ Aku begitu bingung harus menggunakan kalimat seperti apa , akan terdengar sangat konyol pasti “ lanjut gadis itu sambil mengerucutkan bibirnya mengundang satu detakan cepat didada Changmin melihat betapa menggemaskannya gadis yang duduk disebrang meja cafee yang mereka tempati .

“ Katakan saja~ apa sedikit pribadi ? “

Seohyun mengangguk kecil namun masih belum menatap Changmin , otakknya memberontak seolah menyuruh untuk membuang niatnya dan tidak bertanya apapun pada Changmin . “ Kau menyukaiku ? “

Seohyun mengangkat wajahnya cepat dan menatap terkejut kearah Changmin yang justru telah melemparkan senyum jahilnya , ada ekspresi geli yang tergambar diwajah namja itu membuat Seohyun meringis karena merasa Changmin tengah menggodanya . “ A..aniyooo “ sergah Seohyun

“ Lalu apa ? Kenapa harus bingung ? Sekarang kau terlihat seperti gadis SMA yang hendak mengungkapkan perasaannya pada pria yang disukai sejak lama “

Seohyun mengerang gemas namun hanya dibalas tawa merdu oleh Changmin . “ Bukan seperti itu~~~ “

“Kau terlihat mirip seperti Kyuhyun jika seperti itu “ celetuk Seohyun saat Changmin telah berhenti tertawa

“ Benarkah ? Aku jadi mengerti apa alasan Kyuhyun suka menggodamu , kau terlihat sangat manis Seohyun “ ungkap Changmin pelan

Sedikit terkesiap dan terkunci oleh tatapan tenang Changmin , akhirnya Seohyun memilih untuk meraih lagi gelasnya yang berisi jus jeruknya . Ada sesuatu dalam diri Changmin yang Seohyun sendiri tidak bisa menampiknya jika namja ini memang cukup menarik . Tapi hanya sebatas itu~ Changmin bukan Kyuhyun , pria menyebalkan yang selalu saja menimbulkan efek aneh pada tubuhnya . Salah satunya kupu-kupu yang selalu beterbangan didalam perutnya . Hanya Kyuhyun yang mampu membangkitkan kupu-kupu itu .

Kembali menguasai dirinya , Seohyun berdeham sesaat . Kembali menatap Changmin yang masih mengunci tatapannya pada gadis itu . “ Ada yang ingin kutanyakan padamu Changmin~ssi “ ujar Seohyun akhirnya

“ Apa itu ? “ tanggap namja itu sambil menaikkan sebelah alisnya , tampan .

“ Ehm…itu ..sebenarnya …” Seohyun memutar matanya , apakah pantas jika ia menanyakan hal ini pada Changmin . “ Kau mengenal seseorang yang bermarga Seo ? “ . Seohyun mengutuk dirinya , pertanyaan macam apa itu ?

“ Maaf ? “

“ Ani~ maksudku , apakah …”

Changmin sedikit memiringkan kepalanya , memberikan kesempatan pada Seohyun untuk tetap melanjutkan kalimatnya

“ seseorang~ seseorang yang bermarga Seo , apakah kau mengenal seseorang yang bermarga Seo ? “ tanya Seohyun ragu

“ Huh ? “

“ Aneh memang , tapi jawab saja “

Sesaat mencerna kembali pertanyaan gadis ini , ekspresi berfikir mampir diwajah tampan Changmin , mengerucutkan bibirnya sesaat sebelum dia menggeleng kecil . “ Entahlah~ memangnya ada apa ? “

Seohyun berkedip cepat lalu menggeleng tidak meyakinkan “ Ani~ hanya saja …tidak bisakah kau menjawabnya saja Changmin~ssi “ balas Seohyun gemas

“ Aku ? Entahlah Seohyun~ Seo ? Pria atau wanita ? “

“ Pria ! “ sambar Seohyun cepat

Kembali Changmin berfikir , mencoba membuka memorinya apakah ada seseorang yang bermarga Seo yang ia kenal . “ Mungkin usianya hampir mencapai setengah baya “ tambah Seohyun

“ Aku , entah lah aku tidak ingat . Kau hanya memberi hint seperti itu Seohyun , agak susah untuk mengingatnya . Tidak adakah yang lainnya ? Seperti dimana ia bekerja ? Atau nama lengkapnya ? “

Seohyun menelan ludahnya sesaat , jika ia menjelaskannya lebih lanjut hal ini akan merambat kemana-mana bukan ? Dan jika melihat tanggapan Changmin yang memang tidak mengetahui apapun tentang orang ini seharusnya sudah cukup menjelaskan jika percuma saja ia bertanya pada Changmin . Sekilas kejadian saat Manager Lee berbicara empat mata dengan Kyuhyun diruang tamu apartemennya menghampiri pikiran gadis itu . Manager Lee sempat mengatakan jika Changmin tidak mengetahui apapun bukan tentang orang yang dicarinya ? Aishhh , kenapa kau bisa melupakan point penting ini Seo Joohyun ?!

“ Sudahlah lupakan~ “ ujar Seohyun akhirnya membuang nafas berat

“ Huh ? “

“ Anggap aku tidak pernah bertanya apapun padamu “

“ Kau marah ? “

“ Ani~ bukan seperti itu , sungguh ! Hanya saja …”

Getaran ponsel Changmin dimeja caffee ini sontak mengejutkan keduanya . Seohyun terpaksa menahan lidahnya untuk berbicara dan membiarkan Changmin meraih ponselnya . Namja itu menatap sesaat layar ponselnya sedikit mengkerutkan kedua alisnya sebelum ia kembali melemparkan tatapannya lagi kearah Seohyun .

“ Tunggu sebentar~ Aku angkat telpon dulu Seohyun “ ujar Changmin dan setelah menerima anggukan kecil dari Seohyun , namja itu segera bangkit dari kursinya dan berjalan membawa dirinya menjauhi meja yang mereka tempati .

Seohyun mendesah berat saat Changmin telah benar-benar pergi , dia merasa sangat bodoh sekarang . Bisa-bisanya dia melupakan point jika Changmin sebenarnya tidak mengetahui apa-apa , namun …Seohyun menggerang kecil karena tahu jika sebenarnya Changmin memiliki hubungan dengan orang yang dicarinya tapi namja itu tidak mengetahui hubungan itu . Aisssshhh ! Kenapa serumit ini ? Lalu siapa ? Siapa yang berhubungan dengan Changmin dan itu adalah orang yang dicarinya ?!

Seohyun meraih kasar gelas yang masih berisikan setengah dari jus jeruknya , ia sedot cepat minuman itu dan langsung membuat gelas kaca itu kosong tidak berisi . Sesaat Seohyun memutar kepalanya untuk menatap keluar kaca etalase cafee yang berdiri tepat disebelah gedung kantor Kyuhyun , matanya langsung terpantri pada sosok pria yang berjalan dengan terburu-buru keluar dari gedung kantor Kyuhyun . Sedikit tidak bisa melihat wajah pria itu karena posisinya yang hanya menampilkan sebelah sisinya . Seohyun sedikit tertarik dengan pria itu saat terlihat ia membentak seorang pria yang berjalan disebelahnya . Matanya masih tidak mau lepas menatap sang pria itu sampai akhirnya pria itu memutar kembali tubuhnya dan menatap gedung kantor Kyuhyun tampak murka .

Tepat saat pria itu berbalik , Seohyun bisa melihat dengan baik wajah yang dimiliki sang pria . Gelas yang ada ditangannya sontak jatuh akibat renggangan genggamannya . Mulutnya terbuka dengan masih menatap tidak percaya pada pria yang telah kembali berbalik dan berdiri didepan gedung kantor Kyuhyun . Dia terus mengoceh dengan seorang pria disebelahnya sembari menunggu mobil yang ada diparkiran untuk menghampirinya .

Jantung Seohyun berdetak sangat cepat , kedua matanya terasa panas seketika . Bibirnya bergetar seolah berusaha mengucapkan suatu kata yang tertahan dipangkal tenggorokannya . Dia tidak akan pernah melupakan wajah itu . Tidak akan pernah !!

Air mata jatuh tepat saat ia berdiri karena bisa melihat sebuah mobil hitam menghampiri pria itu . Tidak ! Tidak ada kesempatan yang akan Seohyun berikan lagi pada pria itu . Pria yang telah lama ia cari itu kini berdiri dalam jarak beberapa meter yang hanya dipisahkan oleh tembok yang tertanam kaca etalase didalamnya . Meraih tasnya dengan cepat gadis itu langsung saja meninggalkan meja caffenya , kepalanya masih mengikuti orang itu yang kini tampak seseorang yang bersamanya tengah membukakan pintu mobil untuknya . Tidak ! Jangan pergi !

Seohyun memacu langkahnya , dia tidak ingin kehilangan kesempatan ini ! Sudah cukup waktu selama 14 tahun ia habiskan hanya untuk bajingan yang membuat hidupnya dan sang ibu menderita selama rentan waktu selama itu . Saat gadis itu berlari keluar caffee seseorang langsung menahan lengan Seohyun , Shim Changmin .

Changmin baru saja selesai mengakhiri panggilan dari sang ibu dan langsung mendapati Seohyun yang berlari keluar dari caffee dengan raut wajah begitu panik. “ Seohyun ada apa ? “ tanya Changmin sedikit bingung dan ikut terserang panik saat dilihatnya genangan air mata dipelupuk gadis itu . Tidak menjawab Seohyun hanya menghempaskan tangan Changmin kuat dan kembali berlari .

“ Seohyun !! “

Tidak ! Jangan pergi ! Biarkan aku menahannya !! Teriak gadis itu dalam hati . Kedua matanya semakin melebar panik saat pria itu telah memasuki mobil mewahnya , Seohyun mempercepat larinya untuk sampai didepan gedung kantor Kyuhyun namun dia kalah cepat karena mobil hitam itu telah melaju pelan meninggalkan pelataran depan gedung mewah kantor Kyuhyun . Tidak mau menyerah , Seohyun tetap berlari , berlari semampunya untuk mengejar mobil hitam yang semakin menunjukkan keunggulannya

“ Tunggu ! Berhenti !! “ teriak Seohyun tidak mau menyerah untuk mengejar mobil hitam itu

“ Seohyun !! “ terdengar panggilan Changmin yang ikut berteriak dibelakangnya , namja itu ikut mengejar Seohyun yang telah berlari seperti orang gila dijalanan hanya untuk mengejar mobil hitam yang semakin menjauh

“ Berhenti !! Berhentilah !!! “ teriak gadis itu tidak mau menyerah , air matanya telah benar-benar tumpah , usahanya tampak melemah dengan ditandai larinya yang mulai memelan . Pada akhirnya Changmin berhasil menyusul Seohyun yang mematung ditempatnya karena gadis itu akhirnya menghentikan larinya . Nafasnya naik turun dengan cepat dengan pandangan lurus menatap mobil yang telah menjadi titik kecil dan pada akhirnya hilang diujung jalan raya . Tangisan pecah dari bibir Seohyun yang membuatnya oleng dan langsung mendudukkan diri dijalan raya yang dingin .

Changmin dibuat terkejut dan panik secara bersamaan , merasa bingung kenapa Seohyun tiba-tiba berlari keluar dari caffee dan mengejar sebuah mobil yang entah siapa orang yang dilihatnya didalam mobil itu . “ Seohyun ? Ada apa ?? “ tanya Changmin yang masih belum bisa menyembunyikan kebingungannya . Namja itu meringis saat melihat Seohyun semakin terisak dijalan raya , seolah rasa sakit yang amat sangat menyerangnya membuatnya tidak mampu mengucapkan satu kalimatpun terkunci oleh rasa sakit yang menyerangnya .

“ Seohyun …”

Changmin menyentuh pelan kedua lengan Seohyun , tubuh gadis itu bergetar hebat , nafasnya naik turun dengan cepat dengan isakan kuat yang mendominasi . “ Seohyun , ada apa ? “ tanya Changmin semakin dibuat bingung dan tentu saja Seohyun membuatnya panik jika terus menangis seperti ini .

Wajah gadis ini memerah karena tangisnya , isakan keras meluncur bebas dari bibirnya dan seketika membuat kedua matanya membengkak akibat air mata yang terus saja keluar

“ A..a..ak..aku…a..aku ..me..mene..mukannya…” isak Seohyun , kesulitan berbicara ia alami sekarang

“ Nde ? “

“ O..orang,…i..itu…a..aku…a..aku ..me..nemu..kannya …”

“ Seohyun …”

“ D..dia…didepan ma..mataku…a..aku….”

“ Seohyun jangan seperti ini , ada apa ? Ayo bangun , bicaralah dengan baik , kau bisa membunuh dirimu sendiri jika terus terisak seperti ini “ tanggap Changmin panik , pria itu mencoba membantu Seohyun untuk berdiri namun Seohyun menolak dan justru mendorong tubuhnya , membuat Changmin sedikit terhempas kasar dan ikut terduduk diaspal dingin itu .

“ ..a..aku…aku be..gitu..ingin..membunuhnya…” isak gadis itu , memberi efek keterkejutan yang amat besar pada diri Changmin , sedikit tidak percaya saat kalimat putus-putus itu meluncur mengenaskan dari bibir tipis Seohyun . “ Seohyun…”

“ a..ku..harus…membunuhnya ….aku harus membunuhnya “

Kedua mata Changmin semakin melebar , sebenarnya ada apa ? Untuk apa Seohyun mengejar mobil hitam itu ? Dan…dan Changmin sadar jika mobil itu adalah milik ayah tirinya ? Untuk apa Seohyun mengejarnya ? Siapa orang yang dimaksudkan oleh Seohyun ? Ayah tirinya ? Tapi …apa hubungan mereka ?

~**~

Changmin memandang khawatir pada sosok Seohyun yang terduduk hampa ditrotoar pinggir jalan , gadis ini sama sekali tidak ingin angkat kaki . Dia terduduk dengan melipat lututnya dan menatap kosong lurus jauh kedepan tanpa ada satu titik fokus yang diterima oleh retina matanya . Bibirnya masih bergetar diikuti tubuhnya yang terlihat lemah . Changmin tampak berdebat dengan seorang pria disebrang telponnya sedikit kesal karena harus menerima banyak pertanyaan dari Kyuhyun .

“ Sudahlah Kyuhyun , bisa kujelaskan nanti !! Sekarang cepat kemari , Seohyun terus memanggil namamu !! “ balas Changmin kesal . Dia mengakhiri panggilannya dengan kasar dan kembali berbalik . Pria itu membuang nafasnya pelan dan kembali menghampiri Seohyun .

“ Aku sudah menelpon Kyuhyun , dia akan tiba sebentar lagi “

Seohyun masih belum menatapnya , air mata terus saja jatuh dari mata coklatnya , namja itu menelan ludahnya pahit , tidak bisakah ia bersikap tidak peduli dan langsung menarik tubuh Seohyun masuk kedalam pelukkannya . Kenapa harus ada rasa sesak juga yang ia rasakan hanya karena melihat air mata itu terus turun yang diiringi isakan menyakitkan yang terdengar ditelinganya .

“ Seohyun …kau menyiksaku…kumohon berhentilah menangis.. “ mohon Changmin

~**~

Kyuhyun keluar terburu-terburu dari mobilnya , bibirnya mengumpat saat melihat Seohyun yang masih terduduk ditrotar jalan . Segala bentuk kepanikan melandanya , secepat ia bisa berjalan hingga sampai didepan gadis itu , menarik salah satu lengan Seohyun yang otomatis membuat gadis itu berdiri . Tersadar akan kedatangan Kyuhyun , isakan Seohyun kembali meluncur dari bibirnya , tangisnya pecah sekali lagi dan tubuhnya sontak melemah .

“ a..aku..me..lihatnya…aku..melihatnya ..k..kyu …”

“ Seohyun…”

“ antar…antar aku menemui orang itu …dia keluar dari kantormu…kau pasti telah bertemu dengannya …”

“ Seohyun dengar…”

“ Anii !!! Aku tidak bisa melupakan wajahnya , aku mengingatnya dengan jelas !! “ teriak Seohyun dibalik isakannya .

Changmin yang berdiri tidak jauh dari kedua orang ini hanya bisa terdiam mengamati Kyuhyun dan Seohyun yang saling menatap , bisa ia baca jika kekhawatiran tergambar jelas diwajah Kyuhyun yang melihat sikap penuh emosi Seohyun .

Seohyun menggeleng frustasi , kedua matanya sangat merah akibat terus mengeluarkan cairan hangat lewat kedua sudut matanya . “ A..aku…aku melihatnya dengan jelas , dia…dia….antar aku menemuinya !!! “

Kyuhyun menggeleng lalu meraih kedua lengan Seohyun , menghadapkan dengan sedikit kasar tubuh gadis itu kearahnya , memaksa Seohyun untuk menatapnya yang justru mengundang Kyuhyun mendesis sesak karena air mata gadis ini .

“ Tidak ! Belum waktunya ! Kau ingat janjiku yang akan menyeretnya untuk berlutut padamu ? Seohyun , kumohon jangan seperti ini ! Tahan dirimu , ada waktunya nanti Seohyun~ah “

Seohyun mengerang frustasi , dia menggeleng kasar dengan air mata yang keras kepala tidak mau berhenti . Apa Kyuhyun tidak mengerti juga perasaan yang ia rasakan ? Seseorang yang begitu ia benci dan membuatnya menyimpan dendam selama 14 tahun itu muncul dihadapannya , bayangkan seperti apa hasrat yang ia rasakan dibenaknya begitu ingin diledakkan . Ada sesuatu yang harus ia lampiaskan !

“ ANI !! AKU BAHKAN BEGITU INGIN MEMBUNUHNYA !! “ teriak Seohyun

“ SEO JOOHYUN !! “

Hanya desir angin musim gugur yang akan berakhir yang terdengar sekarang , seolah memperlambat waktu yang menampilkan 3 sosok manusia yang terdiam dalam jeda selama beberapa detik dipinggir jalan raya kota Seoul . Nafas Seohyun melambat namun dadanya masih naik turun akibat shock menerima balasan teriakkan dari Kyuhyun .

“ Kumohon…Seohyun …kumohon jangan seperti ini …” Kyuhyun membuka suaranya , sedikit berbisik namun mantap mengucapkan kalimat terputus itu

“ Aku yang akan gila melihatmu tidak terkendali seperti ini “ lanjut Kyuhyun berbisik , air mata gadis itu kembali terjatuh namun Seohyun hanya berdiri mematung menatap Kyuhyun yang semakin merapat kearahnya . Sampai namja itu menarik tubuhnya pelan dan membawa Seohyun masuk kedalam dekapannya .

Melingkarkan kedua tangannya pada punggung Seohyun dan mendekapnya erat , menghirup aroma rambut Seohyun dan mendesah lega karena merasakan ketenangan hanya karena Seohyun berada didalam dekapannya , dalam lindungannya .

“ Aku akan menjelaskan semuanya~ semuanya Seohyun” bisik Kyuhyun ditelinga gadis itu yang hanya mematung membiarkan Kyuhyun semakin mendekapnya

Melupakan satu sosok pria yang hanya berdiri membatu menatap kontak fisik Kyuhyun dan Seohyun sampai akhirnya sebuah senyum miris mampir diwajah Changmin dan akhirnya memilih membuang pandangannya kearah lain dari pada ia harus melihat Kyuhyun yang mendekap Seohyun dengan segala kekhawatiran yang dimilikinya .

“ Kau hampir membunuhku karena panik Seohyun “ bisik Kyuhyun . Ia tahu jika dirinya sendiri semakin tidak bisa menyembunyikan satu perasaan yang selama ini mengganggunya . Sadarlah jika kau jatuh cinta pada wanita ini Cho Kyuhyun

TBC

Pffffftttttttt -______-

Aneh ? Memang . Sok drama ? 100 buat kalian~ kisah bobrok ini dengan kurang ajarnya ngalir dikepala gue yang akhirnya terwujud dalam sebuah tulisan acak kadul yang sudah selesai kalian baca . Hhhhh~

Kalian bertahan buat baca dan nunggu ff ini gue pun ikut bertahan untuk menguras energi mengumpulkan imaginasi konyol untuk melanjutkan cerita ini ^^v

Bagaimana part ini ? Berikan komentarnya dan jangan lupa dilike ya~~

Part 10 menyusul untuk beberapa hari kedepan atau justru beberapa minggu kedepan ? hehehe~~ tungguin aja

Ah yaa~ btw ada yang bisa bantuin gue ga cara ngirim cerita ini kepenerbit ? Kan sekarang udah banyak tuh ff yang dijadiin buku atau novel ? Nah gue juga kepengen deh/plakk

Dengan rasa percaya diri yang sedikit kurang ajar gue pengen banget bisa nerbitin cerita ini dalam bentuk buku~ temen gue udah ada yang nyaranin tapi gue masih bingung cara ngirimnya kepenerbit gimana caranya -__-

Dan jika diantara pembaca gue ada yang tahu mohon berkenan kasih tau gue ya (pleaseeeee )

Hubungin gue langsung *bow*

Oke itu aja~ semoga ada yang berkenan membantu dan pembaca-pembaca tetap sabar menunggu part 10nya ^^v

370 thoughts on “MAKE HER PREGNANT – Part 9

  1. aishhhhh ini mnyesakkan hiks😥 seohyun eonni ku mohon bersabarlah…percayalah pd kyuhyun oppa ya🙂 bru kli ini aku mrsa kasihan sm changmin…mnurutku changmin tdk bgtu jahat dech….hah smoga cpet berakhir semua msalah yg ada…dan mrk hidup bhagia…..pnasaran gmana reaksinya changmin klo tau ayah tirinya sudah berbuat jhat trhadap seohyun eonni…psti dia tmbah bnci….huaaaaa semakin seruuuuu….ijin bc lgi yah? 🙂

  2. Orang yg selama ini di cari2 ternyata ayah tiri changmin.. ayolah kalian pada sadar kalau kalian itu sama sama saling mencintai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s