MAKE HER PREGNANT – Part 6

Judul               :  Make Her Pregnant

Main Cast        :  Seo Joo Hyun aka Seohyun (SNSD)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Other Cast       : Shim Changmin ( TVXQ )

Lee Sungmin ( Super Junior )

Other Cast

Author             : Riska Fasyah ( @riskafasyah )

Rating                         : General

Genre              : Romance

 

Note                Hanya berharap Seohyun bertemu dengan pria yang benar-benar sayang sama dia~ gue hanya peduli dengan Seohyun itu yang wajib kalian catat. I just  stand for Seohyun not for your idol~

 

-Sebelumnya gue bakal kasih previous dari chapter chapter sebelumnya buat ngingetin aja~ oke silahkan membaca cerita ini dan berikan komentar –

 

~**~

 

Previous

 

Chapter 1

 

“ Kalau begitu raih lenganku dan akan kubawa kau kealtar “ ucap Sungmin sambil menyodorkan longgaran dari lengannya kearah Seohyun

 

“ Cho Kyuhyun dan Seo Joohyun telah resmi menjadi suami istri..Yang sudah dipersatukan oleh Tuhan tidak bisa diceraikan oleh manusia.”

 

“Jalankan peranmu dengan baik Seohyun~ah , dan ….. tutup matamu “

 

Kyuhyun kembali menarik bibirnya dari jarak terdekat dengan telinga Seohyun dan kembali menatap gadis itu ,  jarak wajah mereka semakin dekat ,  bahkan Seohyun bisa merasakan hembusan nafasnya

 

Ucapanku adalah peraturan , menerima saran tetapi tidak menjamin bisa diterapkan . Didepan keluargaku kita akan benar-benar pasangan suami istri , untuk masalah membuatmu hamil aku akan melihat berdasarkan keadaan . Jalankan peranmu dengan baik Cho Joohyun J

 

“ jalankan peranmu dengan baik Seohyun , jangan membuat mereka curiga , bersikaplah jika kau benar-benar istriku , kau mengerti ? “

 

Chapter 2

 

“ Jadi , ini Seo Joohyun , aku biasa memanggilnya Seohyun , wanita ini istriku “  umum Kyuhyun

 

“ Tentu saja abeoji , jika aku tidak mencintainya aku tidak akan menikah dengannya “ ujar Seohyun

 

“ Aku selalu mengedepankan latar belakang , entah itu keluarga , lingkungan sosialmu atau tujuanmu sendiri “ ujarnya dingin “ Akan kukesampingkan latar belakang keluarga dan lingkunganmu , tapi untuk tujuanmu , aku ingin tahu ? Apa tujuanmu ? “ ujar ibu Kyuhyun sinis

 

“ Kakek senang Kyuhyun memiliki istri sepertimu “

 

“ itu artinya ada garis jodoh diantara kita karena kita bisa bertemu lagi Seohyun “ lanjut Changmin , senyum lebarnya yang langsung menunjukkan deretan gigi rapinya tampak terpajang diwajahnya yang tirus

 

“ Baiklah~ dengarkan ucapanku kali ini Seo Joohyun , jangan terlalu dekat dengan Changmin , aku memerintahkan untuk yang satu ini jangan berhubungan dekat dengan Shim Changmin , aku melarangnya “

 

“ Berhenti melarangku !!! “ teriak Seohyun kesal

 

“ Tidak bisakah kau mendengarkan semua yang kukatakan ? Aku tidak suka bersikap kasar kepadamu , jangan membuatku berteriak lagi kepadamu , jadi lakukan apa yang kukatakan Seohyun~ah “

 

 

Chapter 3

 

“ Aku tidak tahu apa penjelasanku tentang pengertian pendapat akan membuatmu sadar betapa pentingnya jika kau bertanya lebih dulu kepadaku “ ujar Seohyun dingin

 

“ Dia adalah orang yang cukup berpengaruh di perusahaannya bukan ? Seharusnya dia bisa meletakkanku disalah satu tempat , bahkan saat aku mengemukakan ide itu dia tertawa didepanku oppa “ ujar Seohyun kesal

 

“ Aku tidak pernah melihatmu seperti ini , mengomeli seseorang karena tingkahnya yang membuatmu kesal , sejauh aku mengenalmu kau akan lebih memilih untuk tidak menanggapi orang itu atau kalau dia sudah begitu membuatmu muak kau tidak akan mau berhubungan lagi dengannya , itu jalan yang akan kau pilih “ lanjut Sungmin sambil tersenyum

 

“ Suamimu kan sangat pencemburu , dia seperti takut aku akan melukai istrinya “ gumam Changmin dengan nada santai

 

“ Kalau begitu kau pasti bisa tahu dimana batasanmu terhadap istri sepupumu sendiri “ sinis Kyuhyun

 

“ Haruskah aku katakan aku tidak ingin dia mendekatimu dan akhirnya dia merebutmu seperti ia merebut tunanganku dulu ? “ ujar Kyuhyun lirih

 

“ Jauhi Changmin , Seohyun~ah “

 

Chapter 4

 

“ Aku tidak peduli dengan hal itu, tapi dia berhasil membuat semua rencanaku berantakan , semua yang sudah kurancang dengan sangat matang harus hancur hanya karena keputusan konyolnya itu , membuatku kalah telak dari sepupuku sendiri “

 

“ Kita masih menjalankan dengan perasaan bukan ? Jangan katakan tidak karena aku sendiri melakukannya Seohyun~ah “

 

“ Dia bisa terlihat mengerikan namun tetap terlihat manis disaat yang bersamaan , aneh bukan ? “ ujar Kyuhyun sambil tersenyum

 

“Kau memang tuan besar bukan ? Yang semuanya harus berjalan dengan caramu dan perhitunganmu ! “ serang Seohyun

 

Ini sudah ada 2 hari , jangan bilang kau masih marah padaku ? Aku benar-benar minta maaf, apa aku harus melakukan ‘buing-buing’ ?

 

“ Urusanku jika menyangkut Seohyun “ ujar Changmin segera

 

“ Ini salahku kek, sedikit sulit untuk menjelaskannya, tapi semua ini sepenuhnya salahku , jika kakek berfikir harus ada sebuah hukuman, aku yang pantas menerimanya “ ujar Seohyun sambil menutup kedua matanya

 

“ Aku dan Changmin sudah dewasa , jika kami bertengkar kami akan menyelesaikannya sendiri , dan jangan membawa Seohyun dalam masalah ini kek “

 

“ Kakek ! Kau memukulnya !! “

 

“ Kyuhyun~ssi….menjauhlah …” bisik Seohyun pelan

 

“ Kalau aku tidak mau ? “

 

“ Kita sudah siap Seo Joohyun “

 

“ Anggap kita saling mencintai untuk malam ini , kau bisa ? “

 

“ Aku tidak sedang berakting Seohyun~ah “ bisiknya

 

Cho Kyuhyunnnnnnnn……

 

Chapter 5

 

“ Bagaimana bisa menganggap peristiwa semalam tidak pernah terjadi ? Aku tidak bisa “

 

“ Ah iya , kau bisa rapihkan tempat tidurku , sedikit berantakan dan aku baru sadar ada beberapa noda darah disana “

 

“ Kyuhyun , dia membuatku bingung “ ucap Seohyun pelan

 

“ Aku benar-benar membencinya jika ia sudah memerintahku semaunya , jika ia sudah mengambil keputusan tanpa bertanya padaku atau jika ia melarangku untuk berhubungan dekat dengan orang lain, aku benar-benar membencinya di saat-saat seperti itu “

 

“ Tapi…. Hanya saat itu saja…“

 

“ Aku tidak mau memakai cara ‘pernikahan’ untuk mengambil posisi Direktur “ ucap Changmin

 

“ Satu-satunya yang kupikir masih aku miliki adalah perasaan tulus terhadap wanita yang kusukai , selebihnya semua telah rusak  , kau yang merusaknya eomma“ ujar Changmin

 

“ Mendengar nada suaramu yang penuh dengan kesinisan karena orang itu membuatmu terasa asing bagiku , pancaran rasa dendam dimatamu bukan menunjukkan dirimu yang sebenarnya , bukan Seohyun yang kukenal , aku tidak suka melihatnya Seohyun “ jelas Kyuhyun

 

“ Tetap jadi Seohyun yang biasanya , bodoh , lamban , tidak penurut dan keras kepala, pribadi seperti itu yang membuatmu begitu menarik , jadi jangan berubah “

 

“ Setidaknya kau harus menelponku ,  memberitahuku untuk tetap menunggumu sehingga aku punya kepastian “

 

“ Aku seperti orang gila memikirkan apakah kau akan benar-benar datang , memilih untuk tetap menunggumu karena aku takut jika aku pulang kau justru tiba , aku benar-benar seperti orang bodoh asal kau tahu “

 

“ berjongkok seperti gadis tolol hanya untuk menunggu pria yang selalu memerintah dengan seenaknya , dan kau justru datang dengan senyum tanpa rasa bersalah “

 

“ Kau harus belajar mengucapkan kata maaf jika kau sadar kau telah melakukan kesalahan Kyuhyun~ssi , itu adalah salah satu sikap menghargai orang lain “ ujar Seohyun dingin

 

“ Aku minta maaf Seohyun “ bisik Kyuhyun

 

“ Aku tidak pernah meminta maaf secara langsung seperti ini , tapi aku akan meminta maaf jika dengan itu kau tidak akan pergi “

 

“ Boleh aku menyebut kau sebagai Seohyunku ? Hahaha~ selamat ulang tahun Seo Joohyun “ ucap Kyuhyun lembut

 

 

PART 6

 

AUTHOR’s POV

 

“ Kau yang menyiapkan ini semua ? “

 

Seohyun bertanya dengan suara pelan , kedua matanya tidak menatap Kyuhyun melainkan menatap takjub lilin-lilin kecil yang ditancapkan hampir memenuhi kue tart bundar yang berukuran sedang . Cahaya merah menerangi wajah kedua orang itu yang duduk bersebrangan dengan dipisahkan meja kafe yang mereka tempati saat ini . Meja yang diatasnya terdapat kue tart yang disediakan untuk merayakan ulang tahun Seohyun

 

“ Ehm…tidak juga~ aku memerintahkan Pak Lee untuk mengatur semuanya , aku mana ada waktu menyiapkannya sendiri “ jawab Kyuhyun

 

Bola mata Seohyun langsung menatap malas pria yang duduk disebrangnya ini , pancaran matanya yang sebelumnya tampak berbinar seolah luntur mendengar ungkapan Kyuhyun barusan .

 

“ Chhh~ kau itu benar-benar “

 

“ Sudah cepat tiup lilinnya “ balas Kyuhyun

 

Lampu kafe Sungmin memang sengaja dimatikan agar efek dari cahaya api lilin lebih jelas terasa , sedikit menambah kesan ketenangan saat Seohyun mengatupkan kedua tangannya lalu menutup matanya dan mengucapkan permohonannya sebelum lilin-lilin itu ia tiup .

 

Beberapa saat kemudian , gadis ini kembali membuka matanya dan tersenyum kecil . Wajahnya mendekati lilin-lilin itu dan langsung meniupnya , mematikan semua api yang sebelumnya menyala dan menyisakan asap yang muncul dari lilin-lilin yang telah padam itu . Sesaat keadaan kafe tampak gelap namun langsung kembali terang karena pelayan yang sebelumnya berjaga dengan sigap menyalakan lampu kembali dan menerangi keadaan kafe Sungmin .

 

Tepukan keras yang berasal dari kedua telapak tangan Kyuhyun mengundang Seohyun untuk melakukan hal yang sama .

 

“ Apa yang kau minta tadi ? “ tanya Kyuhyun sambil mencabut lilin-lilin kecil yang masih menancap di kue tart itu

 

“ Kau tidak perlu tahu “ sahut Seohyun

 

“ Tapi aku ingin tahu “

 

“ Aku tidak akan memberitahumu “ jawab Seohyun , gadis ini seolah tidak peduli dengan tatapan memprotes Kyuhyun dan mengambil pisau kue untuk memotong kue ulang tahunnya .

 

“ Mintalah anak laki-laki “ celetuk Kyuhyun

 

Seohyun yang baru saja menaruh potongan kecil kue tartnya di sebuah piring kecil langsung saja meletakkan piring itu dimeja . Kedua matanya melebar menatap Kyuhyun yang justru melemparkan ekspresi wajahnya santai seolah tidak ada yang aneh dengan ucapannya beberapa saat lalu .

 

“ Ada apa ? Ada yang salah ? “ tanya Kyuhyun tersadar dengan tatapan Seohyun yang mulai menyipit

 

“ Doa yang diucapkan di saat hari ulang tahun itu adalah doa yang special , siapa tahu akan tercapai “ lanjut Kyuhyun sambil mengambil alih piring kecil yang berisikan potongan kue yang tadi dipotong oleh Seohyun

 

“ Apa maksud doamu itu ? “

 

“ Kenapa ? Aku butuh penerus dan tentu saja kita sudah menanamnya “ sahut Kyuhyun sambil menatap jahil kearah perut Seohyun

 

“ Dasar maniak ! “

 

“ Hahaha~ hanya bercanda “ Kyuhyun menyahut cepat-cepat saat Seohyun sudah meraih piring kecil yang kemungkinan besar akan dilemparkan kewajah Kyuhyun

 

Suasana hening menyerang meja yang mereka tempati karena keduanya sibuk menikmati kue yang di potong Seohyun dan disajikan dipiring kecil . Seohyun mencoba melirik kearah Kyuhyun yang tampak sibuk menghabiskan potongan kue dipiringnya . Gadis itu mulai berfikir apakah Kyuhyun tidak menyiapkan hadiah ulang tahun untuknya . Tidak begitu berharap sebenarnya, tapi jika melihat persiapan Kyuhyun yang cukup matang untuk hari ulangnya seharusnya hadiah menjadi salah satu point penting untuk hari ini .

 

“ Setelah ini kita kemana ? “ Seohyun membuka mulutnya , gadis ini berusaha membuat nada suaranya tidak terlalu terdengar antusias agar Kyuhyun tidak begitu berbangga hati karena sudah menyiapkan ini semua untuknya .

 

“ Tentu saja pulang~ ini sudah malam “ sahut Kyuhyun dengan nada santai andalannya

 

Bibir Seohyun memaju seketika, apakah hanya seperti ini saja ?

 

“ Ne~ lebih baik pulang , aku juga sudah lelah “ Seohyun menjawab kecewa

 

~**~

 

“ Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang ? “ tanya Seohyun dengan mimik wajah yang terlihat sedikit panik

 

“ Mau bagaimana lagi , biarkan mobil ini disini kita bisa berjalan saja, berjalan 30 menit kupikir kita sudah bisa sampai di apartemen , ini sudah dekat “ jawab Kyuhyun

 

“ Ini salahmu ! Seharusnya kau melihat dengan baik jalanan yang akan dilewati , kenapa memilih jalan yang ternyata ada benda tajamnya sampai membuat ban mobilmu pecah seperti ini ! “ dumel Seohyun

 

“ Mana bisa aku secermat itu Seohyun , memilih jalan yang mulus tanpa ada satu kerikil pun atau benda tajam yang mungkin hanya berupa paku kecil yang berukuran 3 cm “ balas Kyuhyun

 

“ Lalu bagaimana dengan kita kalau mobil ini tidak bisa jalan ? “ sahut Seohyun

 

“ Kan sudah kukatakan lebih baik kita jalan saja “

 

“ Ini masih jauh Kyuhyun~ssi “

 

“ Ini sudah lumayan dekat , berjalan sebentar kita akan segera sampai , ayo “ ujar Kyuhyun sambil berlalu dan memulai langkahnya duluan

 

Seohyun melayangkan tatapan tidak percayanya sambil menatap punggung Kyuhyun yang semakin menjauh . Yang benar saja pria itu , sekarang bukannya masih dalam nuansa hari ulang tahunnya ? Bisa-bisanya menyuruh berjalan kaki menuju apartemen mereka yang jauhnya masih sekitar 1 km dari tempat mereka sekarang , ini hampir jam 1 malam !!

 

“ Yaa ! “ teriak Seohyun kesal

 

Kyuhyun berbalik untuk kembali menatap Seohyun yang masih bertahan di tempatnya . Namja itu tampak merapatkan coatnya untuk mengahalang udara dingin yang mulai menyerang kulitnya .

 

“ Kenapa masih berdiri disitu ? “ tanya Kyuhyun

 

Seohyun terlihat akan membuka mulutnya namun entah apa yang membuat lidahnya tertahan dan menelan kembali kata-kata yang akan ia teriakkan kearah namja yang telah berjarak beberapa meter darinya . Gadis itu menggigit bibir bawahnya tampak kesal karena Kyuhyun sepertinya tetap bersikeras untuk berjalan saja menuju apartemen mereka .

 

“ Ayo Seohyun , ini sudah malam “

 

Akhirnya dengan langkah yang ia paksakan , Seohyun mulai menyeret langkahnya untuk menyusul Kyuhyun . Kekesalannya ia lampiaskan dengan berjalan sambil memijakkan keras-keras sepatu hak tingginya di trotoar jalan . Mungkin karena gadis itu terlalu keras mengatuk-atukkan sepatunya yang langsung membuat hak sebelah kanan sepatu yang ia kenakan patah seketika .

 

Krakk !

 

Keseimbangan gadis itu hilang seketika yang langsung membuatnya jatuh di trotoar jalan dengan kedua lututnya yang terlebih dahulu menyapa kasarnya trotoar jalan itu. Ringisan langsung melucur dari mulutnya yang mengundang Kyuhyun kembali menoleh kebelakang .

 

“ Seohyun ?! “

 

Namja itu berbalik dan cukup terkejut melihat posisi Seohyun, segera Kyuhyun berjalan cepat menghampiri Seohyun yang akhirnya memilih untuk duduk di trotoar jalan dan langsung memeriksa keadaan sepatu hak tingginya  Diabaikan kedua lututnya yang tampak memerah yang sebelumnya sempat membuat Seohyun meringis . “ Sepatuku …. “ ujar Seohyun pelan

 

“ Kau tidak apa-apa ? “ tanya Kyuhyun yang sudah ikut berjongkok disebelah Seohyun

 

“ Hak sepatuku patah …“ adu Seohyun , dilepasnya sebelah sepatunya yang haknya telah bergantung tidak berdaya itu.

 

Kyuhyun justru merasa ekspresi wajah Seohyun yang tampak ingin menangis itu terlihat lucu dimatanya , namja itu sontak tersenyum yang langsung mengundang Seohyun mendelik kearahnya

 

“ Kenapa kau tersenyum !! “ serang Seohyun tidak terima

 

Dengan cepat Kyuhyun mengerem bibirnya agar tidak tersungging lebih lebar , bukan saat yang tepat mengundang kemarahan gadis didepannya ini . “ Anii , aku tidak tersenyum “ jawab Kyuhyun segera setelah yakin senyum diwajahnya benar-benar hilang

 

“ Bagaimana ini ?? Sepatu ini hadiah dari Kakek beberapa hari lalu , dia membelikanku sebagai permintaan maaf  “ keluh Seohyun sambil berusaha menyatukan hak sepatu tingginya dengan alas sepatu itu , yang hanya berujung pada kesia-sia’an karena hak sepatu itu tetap menggantung tidak berdaya .

 

“ Tidak mau menyatu ! Bagaimana ini ?? “ ujar Seohyun kesal yang akhirnya melemparkan sepatu itu

 

“ Kita perbaiki sepatu ini setelah sampai di rumah  , sekarang kita pulang dulu Seohyun “ saran Kyuhyun dan berinisiatif mengambil sepatu Seohyun yang tadi dilemparkan oleh gadis itu .

 

“ Bagaimana aku mau berjalan sekarang ? “

 

Kedua orang ini serempak menatap telapak kaki Seohyun yang sebelahnya tidak memakai apapun . Hanya telapak yang lainnya yang masih mengenakan sepatu .

 

“ Lepas saja kedua sepatumu “

 

Seohyun melirik cepat kearah Kyuhyun “ Dan kau menyuruhku untuk berjalan dengan bertelanjang kaki ? “ tanya gadis itu sengit

 

“ Mau bagaimana lagi ? “ balas Kyuhyun sambil mengangkat bahunya

 

“ Chhhh ! kau itu..benar-benar…”

 

“ Ini sudah malam Seohyun , kita menghabiskan waktu percuma disini “

 

“ Lepas sepatumu “ lanjut Kyuhyun , tangannya terjulur untuk melepas sepatu Seohyun yang masih terpasang ditelapak kaki kirinya .

 

“ Apa yang kau lakukan ? “ tanya Seohyun terkejut karena Kyuhyun benar-benar akan  menyuruhnya berjalan tanpa alas kaki , ditatapnya Kyuhyun yang sudah berdiri dengan tatapan tidak percaya .

 

“ Kau bisa membunuhku jika menyuruhku berjalan tanpa alas kaki Kyuhyun~ssi ! “

 

“ Jangan berlebihan , ayo berdiri “ sahut Kyuhyun tampak mengabaikan tatapan kesal dari Seohyun . Namja itu membantu Seohyun berdiri dengan menarik lengan Seohyun .

 

“ Ayo jalan “ ucap Kyuhyun saat Seohyun sudah kembali berdiri .

 

Namja itu kembali berjalan terlebih dahulu dengan membawa kedua sepatu Seohyun ditangannya . Meninggalkan Seohyun yang langsung saja mengumpat melihat tingkah pria itu .  “ Astaga ! Kenapa ada orang sejahat dia ? “ tanya Seohyun dengan suaranya yang bergetar akibat menahan rasa kesalnya terhadap Kyuhyun . Seketika Seohyun langsung meringis saat merasakan rasa dingin yang sudah mulai menyerang kedua telapak kakinya .

 

“ auhhh dingin sekali …” ringis gadis itu sambil berlari-lari kecil ditempatnya

 

“ Aku tidak percaya didunia ini bisa ada orang seperti dia “ caci Seohyun dengan menatap kesal punggung Kyuhyun yang semakin menjauh

 

Ditatapnya namja itu yang tampak berjalan tanpa beban dengan menenteng kedua sepatu Seohyun . Seohyun kembali meringis saat dirasakannya telapak kakinya hampir membeku karena kedinginan . Merasa tidak ada gunanya lagi jika ia terus memperotes Kyuhyun, akhirnya Seohyun berjalan cepat untuk menyusul namja itu .

 

Direbutnya kembali kedua sepatunya yang dibawa oleh Kyuhyun saat gadis itu berhasil menyamai langkah Kyuhyun .

 

“ Kau senang melihatku berjalan tanpa alas kaki huh ? Sekarang nikmatilah ! “ ujar Seohyun sinis sambil menatap Kyuhyun yang tampak datar menatapnya . Sesaat kedua mata mereka bertemu sampai Seohyun memalingkan wajahnya dan memilih untuk berjalan lebih dulu meninggalkan Kyuhyun .

 

Seohyun tampak sedikit tertatih , gadis itu berusaha kuat untuk menginjak trotoar jalan hanya dengan menggunakan ujung kakinya, berharap dengan cara itu ia bisa mengurangi rasa dingin yang menyerang telapak kakinya . Sedangkan Kyuhyun , namja itu masih terdiam menatap Seohyun yang telah berjalan beberapa meter didepannya . Hembusan nafasnya menghasilkan kepulan asap yang menandakan malam ini memang benar dingin . Entah atas dasar apa , seulas senyum singgah diwajahnya , masih setia kedua matanya mengikuti langkah Seohyun yang semakin menjauh . Sampai akhirnya namja itu membawa langkahnya untuk mengejar Seohyun .

 

“ Seo Joohyun ..” panggil Kyuhyun

 

Seohyun yang mendengar Kyuhyun memanggil namanya hanya mendengus dan tanpa menoleh sedikitpun tetap melanjutkan langkahnya . Yang ada dipikirannya hanyalah bagaimana ia bisa menghalau rasa dingin ini dan segera sampai di apartemen yang ia tempati bersama Kyuhyun .

 

“ Seohyun …” panggil Kyuhyun lagi

 

“ Mau apa lagi namja itu “ bisik Seohyun kepada dirinya sendiri , giginya sedikit bergemeletuk akibat getaran dari tubuhnya yang kedinginan , namun gadis itu tetap bersikukuh untuk tidak menjawab panggilan Kyuhyun dan terus berjalan .

 

Entah karena terlalu sibuk menghalau rasa dingin yang menyerangnya atau terlalu sibuk bagaimana membuat dirinya berjalan lebih cepat , Seohyun tidak sadar saat Kyuhyun berhasil menyusul langkahnya dan langsung menahan lengannya yang sontak membuat Seohyun berhenti . Terpaksa Seohyun memutar kepalanya untuk menatap Kyuhyun .

 

“ Apa yang kau lakukan ?! “ sergah Seohyun

 

“ Aku memanggilmu “ balas Kyuhyun yang justru tersenyum

 

Rasanya ingin sekali Seohyun menghajar wajah Kyuhyun dengan kedua sepatu yang ada ditangannya sekarang . Apa yang membuat namja itu justru melemparkan senyumnya ? Apa melihat keadaan Seohyun yang seperti ini sudah menjadi hiburan tersendiri untuk Kyuhyun ? Sesuatu hal yang lucu ?

 

“ Kau itu…” kembali Seohyun lebih memilih untuk menelan kalimat yang akan ia ucapkan , dihempaskannya tangan Kyuhyun dan kembali berjalan . Namja itu membuang-buang waktunya saja .

 

“ Hei tunggu dulu ..” tahan Kyuhyun lagi

 

“ Yaaaa !! Kau itu kenapa ?!! “ bentak Seohyun yang sudah begitu kesal , apa Kyuhyun sengaja mengerjainya ?

 

“ Makanya dengarkan aku dulu , aku belum bicara kau sudah marah-marah “ sahut Kyuhyun

 

“ Kau membuang-buang waktuku Kyuhyun~ssi , aku hampir mati kedinginan ! Kita harus segera sampai di apartemen !! “ balas Seohyun

 

“ Bibirmu sudah sangat biru Seohyun “

 

“ Ini karena kau menyuruhku berjalan tanpa alas kaki !”

 

“ Tapi percuma juga kan, sepatumu tidak bisa kau pakai sekarang “

 

“ Kalau begitu berhenti bicara denganku , ayo jalan !! “ ujar Seohyun dan berniat kembali melanjutkan langkahnya sampai Kyuhyun yang sekali lagi menahan lengannya kuat .

 

“ Ayo kugendong “ ujar Kyuhyun

 

Sesaat keduanya terdiam , Seohyun hanya bisa menatap bingung sampai ia mencerna ucapan Kyuhyun barusan .

 

“ Naik ke punggungku , aku akan menggendongmu “

 

Seohyun masih terdiam , sedikit bingung harus menjawab apa atas tawaran Kyuhyun . Sedangkan namja ini telah mengambil tempat dengan berdiri didepan Seohyun lalu menjongkokkan tubuhnya agar membuat Seohyun mudah untuk menaruh tubuhnya di atas punggungnya .

 

“ Cepat naik Seohyun “ perintah Kyuhyun

 

Sedangkan Seohyun mulai beralih menatap punggung Kyuhyun , gadis ini masih tampak bingung apakah ia harus menerima tawaran Kyuhyun atau justru mengabaikannya dan kembali berjalan . Sesaat rasa dingin kembali menusuk telapak kakinya karena Seohyun yang berdiri normal dengan mengijakkan sepenuhnya telapak kakinya ke trotoar jalan .

 

“aihh..aku sudah tidak tahan lagi  “ ringis Seohyun dengan gigilan kecil

 

Akhirnya Seohyun mengikuti saran Kyuhyun, gadis itu langsung mendekati Kyuhyun dan memposisikan dirinya menaiki punggung Kyuhyun . Kedua tangannya langsung ia taruh diatas kedua bahu Kyuhyun dan memeluk bahu namja itu, menempati dagunya di bahu kiri Kyuhyun yang otomatis membuat sisi wajahnya dan wajah Kyuhyun bersentuhan . Mengelilingi kedua tangannya pada leher Kyuhyun .

 

Merasa sudah mantap dengan posisi Seohyun , Kyuhyun segera menggunakan kedua tangannya untuk menopang tubuh Seohyun dan mulai menggendong gadis itu dipunggungnya . Aroma tubuh Kyuhyun sudah mulai menyerang cuping hidung Seohyun , aroma yang tidak begitu asing bagi Seohyun karena jika ia berada dekat dengan pria ini aroma ini begitu sering menyapanya .

 

“ Sudah lebih baik sekarang ? “ Kyuhyun membuka suaranya setelah hampir beberapa menit kedua manusia ini mengunci mulut mereka .

 

Seohyun memilih untuk diam dan sedikit mengeratkan kedua tangannya yang masih melingkar di leher Kyuhyun .

 

“ Yaa~ kau marah padaku ? “ tanya Kyuhyun , nada suara pria ini justru terdengar geli sekarang . Sebenarnya ada apa dengan pria ini ? Apa yang terlihat lucu dimatanya ?

 

“ Seohyun~ah ? “ panggil Kyuhyun , namja itu sedikit menggerakkan bahunya yang otomatis membuat dagu Seohyun sedikit terantuk-antuk

 

“ Diamlah .. “ balas Seohyun tidak bersemangat , entah karena dia yang begitu lelah atau begitu nyamannya bersender dipunggung Kyuhyun sekarang yang membuat kedua matanya tampak terasa berat

 

“ Kakimu masih terasa dingin ? “ tanya Kyuhyun

 

“ Tentu saja , kakiku tidak tertutupi oleh apapun “ sahut Seohyun , suaranya mulai terdengar pelan .

 

“ Tahanlah sebentar lagi , kita akan segera sampai “

 

Kembali keheningan menghampiri dua orang ini , Seohyun lebih memilih untuk menutup kedua matanya yang terasa berat dan merasakan irama langkah kaki Kyuhyun . Membiyarkan pikirannya lelap sesaat dan merasakan kehangatan punggung namja yang menggendongnya ini .

 

“ Seohyun ? “ panggil Kyuhyun

 

Tidak ada jawaban

 

“ Seohyun~ah ? “

 

“ Kau tertidur huh ? “ tanya Kyuhyun memastikan , kembali Kyuhyun mencoba menggerak-gerakkan bahunya yang berhasil membuat dagu Seohyun terantuk pelan , namun hanya erangan yang begitu pelan yang terdengar dari bibir Seohyun.  Tampaknya gadis yang ada dalam gendongannya sekarang sudah benar-benar mengantuk . Kalian bisa bayangkan bagaimana Seohyun menunggu selama 5 jam bukan ? Tidak heran jika dia tampak begitu lelah

 

Akhirnya Kyuhyun memilih untuk membiyarkan Seohyun terlelap dipunggungnya , namja itu memantapkan gendongnnya agar membuat Seohyun lebih nyaman bersender . Sebuah lengkungan kecil pada bibir Kyuhyun menandakan jika namja ini tengah tersenyum .

 

“ Tidurlah kalau begitu “ ucap Kyuhyun pelan .

 

~**~

 

Seohyun’s POV

 

Suara alarm yang berasal dari ponsel yang ditaruh di meja tepat disebelah tempat tidurku membuatku harus membuka mataku , merengek kecil karena masih merasa begitu mengantuk namun harus tetap meraih ponsel itu untuk menghentikan suara alarm menyebalkan yang dihasilkan oleh ponselku sendiri . Berhasil menjangkau ponsel itu segera saja kuhentikan nyanyian alarm itu dan mengecek jam berapa saat ini .

 

Tepat pukul tujuh pagi , kukerjapkan kedua mataku sekedar untuk membuatnya lebih terbuka dan kembali menaruh ponsel itu diatas meja . Masih belum mau bangun dari tempat tidur ini aku kembali ke posisi ku semula , tidur terlentang dengan menatap langit-langit kamarku , kutarik selimutku sampai kebatas leherku sekedar untuk membuatku lebih hangat . Nyaman sekali seperti ini …

 

Sampai sesuatu menyadarkanku , kedua mataku langsung memeriksa selimut yang kupakai , warna hijau yang mencolok berhasil membuatku bingung jika selimut ini bukan seperti selimut yang biasa kugunakan . Apa ada yang menggantinya dengan yang baru ??

 

Segera kududukkan tubuhku dan memeriksa juga sprai yang menyelimuti tempat tidurku , ini juga bukan sprai yang biasanya , sprai yang memiliki warna selaras dengan selimut yang kupakai , dan kembali aku tersadar jika sprai dan selimut ini bermotifkan keroro , kartun favoritku sejak kecil . Astaga … siapa yang mengganti ini semua ??

 

Aku memutar kepalaku dan menjelajahi ruangan yang kutempati saat ini dengan kedua mataku , sesaat mulutku terbuka saat aku kembali dibuat terkejut dengan kamar ini . Suasana kamarku berubah hampir 180 derajat , bukan lagi kamar tidur dengan nuansa putih dimana-mana yang biasa kutempati , melainkan kamar dengan nuansa ceria yang hampir segi empat dindingnya di cat berwarna merah muda yang menyegarkan mataku . Segera aku bangkit dari ranjangku dan kembali menatap tidak percaya dengan apa yang kulihat .

 

Aigooo ! Siapa yang merubah kamar ini ?

 

Lemari yang biasa memuat pakaianku tidak berubah sama sekali namun hanya dipindahkan sedikit , tepat disebelah lemari itu sebuah meja dengan seperangkat lengkap Personal Computer pun menghiasi meja itu , mataku berbinar seketika saat sadar jika PC itu tampak baru bukan seperti PC yang kugunakan biasanya . Aku memutar tubuhku untuk mengamati sisi kamarku yang lain dan kembali menahan nafasku karena melihat sebuah rak sepatu kecil yang berisikan sepatu-sepatu yang tidak kupanyai sebelumnya , dengan berjalan cepat aku menghampiri sepatu itu dan langsung menutup mulutku , sedikit tidak percaya dengan apa yang kulihat sekarang .

 

“ Apakah ini kamarku ?? “ tanyaku bingung , aku sudah sekuat tenaga untuk tidak tersenyum selebar mungkin karena aku sedikit takut jika ini hanyalah mimpi yang begitu indah , namun aku segera mencubit kedua pipiku sampai aku meringis sendiri karena merasakan sakitnya . Ini bukan mimpi berarti ?? Lalu ini apa ? Ini kamar siapa ? Kenapa kamar yang kutempati bisa berubah secepat ini ?

 

Kini mataku menatap satu sisi tembok yang ternyata dipasang jejeran gantungan yang terbuat dari logam berkilat yang dicat dengan warna magenta . Rasanya aku ingin berteriak saat melihat ada beberapa tas yang tidak pernah kumiliki tergantung disitu , aku yakin itu semua baru . Tapi….

 

Tapi siapa yang merubah kamar ini dan memberikan barang-barang ini ??

 

Kyuhyun kah ? Aku segera menggeleng kuat-kuat karena tidak percaya dengan pikiranku sendiri . Mana mungkin pria itu mau memberikan barang-barang seperti ini untukku ? Jika ia pasti ada sesuatu yang salah dengan otaknya .

 

Lalu siapa ??

 

Akhirnya aku memilih untuk keluar dari kamarku dan bertanya langsung pada Kyuhyun .

 

Aku sedikit bingung saat tidak mendapati sosok Kyuhyun dikamarnya , biasanya jam segini namja itu masih tertidur jika ia tidak ada agenda penting dikantornya . Sama nihilnya saat aku memeriksa didapur namun namja itu juga tidak ada , aku beralih menuju keruang kerjanya berharap pria itu ada disana namun sekali lagi aku tidak berhasil mendapati sosoknya diruangan itu .

 

Saat aku hendak kembali kekamarku untuk mengambil ponselku agar bisa menghubunginya , ada sebuah memo yang ditempelkan di pintu masuk menuju kamarku . segera kulepas memo kecil itu untuk membacanya . Seketika aku langsung tahu jika memo ini dari Kyuhyun , selain karena mengenali tulisannya mau siapa lagi orang dirumah ini yang akan menulis memo untukku.

 

-Kau suka kamarmu yang sekarang ? Aku bertanya pada Sungmin apa yang paling kau sukai dan dia mengatakan jika kau tergila-gila dengan seekor kodok hijau jelek bernama keroro .. –

 

“ Chhh…orang ini “

 

-Hari ini aku ada rapat dewan deraksi jadi pagi-pagi sekali aku sudah berangkat ..-

 

“ Siapa yang peduli dengan itu“ dengusku

 

-Jadilah istri yang penurut dan tunggu aku pulang , ah iya~ sekali lagi selamat ulang tahun Seohyun , semoga kau suka suasana kamarmu yang baru J-

 

Aku tersenyum geli saat selesai membaca memo dari namja itu . Jadi ini semua pemberian darinya ? Kamar dan seisinya yang serba baru ? Baik sekali orang itu . Saat aku telah kembali berada didalam kamarku segera kuraih ponselku dan mencari nama Kyuhyun di kontak ponselku .

 

“Menelponnya apa tidak ya ?” tanyaku pelan kepada diriku sendiri

 

“ Setidaknya ucapkan terima kasih kan ? “ gumamku ragu . Ku akui jika egoku masih mendominasi , bisa kubayangkan bagaimana Kyuhyun akan tertawa senang saat mendengar ucapan terima kasih dariku . Namja itu akan begitu sombong jika kami bertemu nanti .

 

“ Tapi bagaimana mungkin aku tidak berterima kasih jika dia memberi ini semua ? “

 

Dengan membuang rasa gengsi yang ku rasakan , akhirnya kuputuskan untuk menghubungi pria itu . Aku sempat mengulang menghubungi Kyuhyun lagi karena di panggilan pertama Kyuhyun belum mengangkat telpon dariku . Saat aku hendak mematikan panggilannya karena kupikir Kyuhyun begitu sibuk sampai tidak sempat mengangkat telponnya, tepat saat itu Kyuhyun menjawab panggilanku

 

“ Yoboseyo ? “ sapa Kyuhyun

 

“ Rapatmu sedang dimulai ? “ tanyaku pelan

 

“ Tentu saja , karena telpon darimu aku terpaksa keluar sebentar dari ruangan “

 

“ ya sudah kalau begitu , matikan saja telponnya “ jawabku cepat , aku sedikit kecewa saat mendengarkan jawaban Kyuhyun yang seperti itu

 

“ Ya ya ! Sudah terlanjur menelpon kenapa harus dimatikan ? Hanya bicara seperti itu kau sudah langsung marah padaku “ sahut Kyuhyun cepat disebrang sana

 

“ Aku….” perasaan kecewaku hilang seketika digantikan sebuah senyuman karena aku bisa  membayangkan ekspresi wajah Kyuhyun saat berbicara dengan nada memprotes itu

 

“ Ada apa ? “

 

“ ehmmm..kamarku …”

 

Hening sesaat karena aku sempat terdiam, kami sama-sama tidak membuka suara kami , tampaknya Kyuhyun lebih memilih diam dan membiyarkanku melanjutkan kata-kataku yang terputus

 

“ terima kasih untuk kamarku “ lanjut ku akhirnya , hembusan nafas pelan meluncur dari bibirku , mengucapkan terima kasih kepada Kyuhyun sedikit terasa sulit dan saat setelah diucapkan aku seperti telah melalukan sesuatu yang terasa berat dan akhirnya bisa juga diselesaikan , melegakan

 

“ Apa ? “

 

“ Terima kasih ..” ulang ku dengan masih bertahan mengandalkan suara pelanku

 

“ Aku tidak dengar Seohyun , kau bilang apa ? “

 

“ Terima kasih untuk kamarku “ jawabku dengan lebih mengeraskan suaraku, aku yakin pipiku memerah ketika harus mengulang ucapan terima kasihku , kedua pipiku terasa sedikit hangat

 

“ Apa ? Kau bisa ulangi sekali lagi ? “ tanya Kyuhyun yang terdengar sekali sedang menggodaku

 

“ Terima kasih ! Kubilang terima kasih ! Bagaimana bisa kau tidak mendengarnya !! “ sahutku kesal . Lihat ! Dia pasti menikmati sekali moment moment ini , merasa banggakah Cho Kyuhyun ?

 

Terdengar gelak tawa dari sebrang ponselku , mungkin seharusnya aku memilih untuk menekan tombol merah yang akan langsung memutuskan hubungan telponku dengan Kyuhyun , tapi yang kulakukan justru ikut tersenyum kecil mendengar tawa renyah Kyuhyun .

 

“ Ucapan terima kasih diterima “ sahut Kyuhyun saat tawanya sudah berhenti , walaupun nada suaranya masih terdengar geli hal itu justru membuatku sekuat tenaga menahan senyumku sendiri , aihhhh apa yang harus membuatnya tersenyum ? Kenapa aku semakin aneh beberapa hari ini ?

 

“ Ya sudah kalau begitu , kembalilah keruanganmu “ ujarku akhirnya

 

“ Matikan dulu telponnya “ sahut Kyuhyun

 

“ A..aku juga akan segera menutupnya tanpa perlu kau suruh “ sergahku cepat

 

“ Begitu ? “

 

“ Ya sudah .. aku tutup , ehm…sampai bertemu nanti “

 

Cepat-cepat aku langsung menekan tombol merah pada layar Samsung galaxy yang kugunakan . Sadar akan ucapanku barusan segera saja kulemparkan ponselku keatas tempat tidurku dan menatapnya panik .

 

“ Apa yang kuucapkan barusan ? “ tanyaku ngeri kepada diriku sendiri . Aku tidak pernah berucap seperti itu selama aku melakukan telpon menelpon dengan Kyuhyun. ‘ sampai bertemu lagi’ ?? Apa kau sudah gila Seo Joohyun ? Kyuhyun pasti akan tertawa melihat sikapku yang jadi aneh seperti ini ?

 

Kugunakan kedua tanganku untuk memukul-mukul bibirku sendiri karena sudah dengan lancangnya mengucapkan kalimat memuakkan itu “ Ahhhhhh…dasar bodoh “ umpatku . Aku kembali melentangkan tubuhku diatas ranjang dan menggunakan selimut bermotif keroro untuk menutupi tubuhku sampai kebatas leherku . Menatap langit-langit kamarku dengan perasaan menyesal .

 

“ Bagaimana aku menghadapinya nanti ? ahhh bodoh kau Seohyun “ ringisku dan akhirnya menenggalamkan kepalaku masuk kedalam selimut . Tubuhku berguling kekiri dan kekanan karena rasa maluku , kenapa mulut ini bisa mengucapkan kata-kata itu , sok perhatian sekali kau Seohyun !

 

~**~

 

“ Selamat ulang tahun Seohyun~ah , maaf kami baru bisa mengucapkannya sekarang , sebenarnya dari kemarin kami ingin menemuimu dan mengucapkannya langsung , tapi Kyuhyun melarang karena dia sudah menyiapkan kejutan untukmu “ jelas Sungmin saat aku , ibu dan dia baru saja menyelesaikan makan malam . Aku memang dari tadi siang mengunjungi apartemen ibuku .

 

“ Kalian jahat sekali , sama sekali tidak memberi tahuku dan malah ikut bersekongkol dengan namja itu “ protesku

 

“ Ini kan kejutan , tentu saja kami harus menutup mulut kami “ jawab Sungmin lalu menoleh untuk menatap ibuku yang duduk tepat disebelahnya , kedua orang disebrang meja ku ini justru kompak melempar senyum satu sama lain . Chhh….

 

“ Jadi sekarang eomma ikut-ikutan berada dipihak Kyuhyun ? “ tanyaku dengan ekspresi wajah pura-pura kesal , ibuku justru tersenyum lebar yang bisa kuartikan jika ia tampak menikmati mengerjai anaknya ini . “ Eomma harus berada dipihakku sekarang , Sungmin oppa sudah sangat jelas berada dipihak Kyuhyun “ aduku pada ibuku

 

“ Aku tidak berada dipihaknya , aku hanya mendukung sesuatu yang sekiranya baik untuk kedepan “ jawabnya , aku mendengus geli mendengarnya . Sok bijaksana sekali ‘kakakku’ ini . “ Chhh …pintar sekali jawaban oppa “ sindirku

 

“ Memangnya kejutan apa yang Kyuhyun berikan padamu ? Aku tidak mendengarkan ocehanmu tentang namja itu hari ini , apakah dia berhasil membuatmu terkesan ? “ goda Sungmin

 

“ Oppa ! “

 

“ Ajuhma , kau juga merasakannya bukan ? Biasanya jika anakmu ini sudah datang kemari , pasti yang ia bicarakan hanyalah tingkah Kyuhyun yang membuatnya kesal , atau mengocehi sikap Kyuhyun “ ujar Sungmin berbicara kepada ibuku , mencoba mencari pendukung sepertinya .

 

Aku hendak membantah ucapannya sampai aku sendiri dibuat kalah saat ibuku menganggukkan kepalanya tampak bersemangat . “ Lihat , ibumu sendiri mengakuinya ! “ lanjut Sungmin bersemangat . Aishhh , kenapa Sungmin jadi menyebalkan seperti ini ?! Apakah begitu parahnya penyakit Kyuhyun sampai-sampai berhasil menulari Sungmin yang biasanya selalu saja berada dipihakku .

 

“ Bukan seperti itu oppa .. “ ujarku mencoba membela diri

 

“ Kejutan apa yang kau terima dari Kyuhyun ? “ tanya Sungmin tampak tidak peduli dengan usahaku untuk memberikan penjelasan

 

“ Anii , dengarkan aku dulu ….”

 

“ Jika sampai membuatmu tidak mengocehi tentang tingkah lakunya aku yakin jika itu sangat special “ potong Sungmin

 

“ oppa …”

 

“ Beritahu kami Seohyun “ serang Sungmin yang diikuti tatapan bersemangat dari ibuku . Astaga , ada apa dengan dua orang ini ??

 

“ Aishhh kalian ini , dia hanya …”

 

“ Apa ? “

 

“ itu ….”

 

“ Seo Joohyun , aku tidak pernah melihat wajahmu semerah ini ! “ ungkap Sungmin sambil tertawa lebar

 

~**~

 

Aku sedikit terkejut saat menemukan sepatu milik Kyuhyun sudah berada didekat pintu depan saat aku baru saja memasuki apartemen , apakah dia sudah pulang ? Aku membawa langkahku untuk lebih masuk kedalam apartemen hingga saat aku telah sampai diruang tengah aku mendapati sosoknya yang duduk bersandar di sofa , kepalanya menangadah keatas dengan menyenderkan lehernya kesenderan sofa . Kulihat matanya terpejam . Tertidurkah ?

 

Aku melangkah hati-hati mendekati namja itu , kubuat langkahku seringan mungkin agar tidak menimbulkan suara dalam bentuk apapun .

 

“ Seohyun ? “

 

Tubuhku mematung ditempat saat dia telah menengadahkan kepalanya dan menemukan posisiku . Ternyata dia belum tidur , kenapa harus berposisi seperti itu yang bisa membuat orang salah paham ?

 

“ Kupikir kau sudah tidur “ sahutku , kuserongkan sedikit langkahku untuk berjalan menuju kamarku

 

“ Seohyun~ah ..” panggilnya , kuhentikan langkahku dan kembali menatap namja ini

 

“ Aku lapar “ lanjutnya

 

“ Nde ? “

 

“ Kau itu kemana saja ? “ protesnya yang membuat kedua alisku berkerut . Kenapa dia ?

 

“ Aku sudah menolak ajakan kakek untuk makan malam bersama karena kupikir kau sudah memasak , tapi kenapa tidak ada apapun didapur Seohyun~ah …” lanjut Kyuhyun , wajahnya tampak merengek seperti anak kecil yang membuatku benar-benar terkejut dibuatnya . Astaga , ekspresi macam apa itu ?

 

“ Aku hampir mati kelaparan, dan sampai dirumah kau justru tidak ada “ lanjutnya yang masih bertahan menampilkan ekspresi merengek diwajahnya . Kenapa aku bisa bertemu dengan pria ini ? Terkadang bisa serius yang membuat orang takut jika berada didekatnya , terkadang bisa begitu menyebalkan yang akan membuat dadamu sakit karena tingkah lakunya yang semaunya sendiri dan terkadang seperti seorang anak kecil yang langsung membiusmu , merasa jika pria ini terlihat begitu menggemaskan sekarang .

 

Ya Tuhan , sadarlah Seo Joohyun !

 

~**~

 

“ Seharusnya kau makan saja bersama kakek “ ujarku sambil menatap pria didepanku yang tengah menikmati makan malamnya . Merasa bingung harus memasakkan apa untuknya , akhirnya kubuatkan saja ia kimchi bugumbap (kimchi fried rice) .  Kyuhyun tampak lahap memasak makanan buatanku . Namja itu berhenti sesaat untuk menatapku , “ maksudku dari pada kau kelaparan lebih baik mengganjal perutmu lebih dulu “ sahutku segera

 

Kyuhyun meraih segelas air putih yang tidak berada jauh dari piringnya , menegak setengah isinya lalu mengusap mulutnya dengan serbet . “ Seharusnya kau senang aku justru memilih pulang untuk memakan masakan buatanmu “ balas namja ini

 

“ Chhhh … alasan apa itu “ timpalku

 

“ Sebenarnya aku juga menghindari ajakan kakek , dia akan memberikan banyak ceramah tentang rapat yang baru saja dilakukan dikantor “ jelas Kyuhyun , masih sedikit lagi sisa masakan yang kubuat dipiringnya , dan tampaknya namja ini masih berniat untuk menghabiskan masakan yang kubuat .

 

“ Apa ada masalah di kantor ? “ tanyaku

 

“ Bukan masalah besar menurutku , hanya saja kakek merasa jika proposal yang diajukan Changmin kedewan redaksi sangatlah bagus , kakek ingin aku …”

 

Kyuhyun berhenti bicara sesaat tampak ragu untuk melanjutkan kalimatnya .

 

“ Ada apa ? “ tanyaku bingung

 

Lebih memilih untuk melegakan kerongkongannya terlebih dahulu , Kyuhyun kembali meraih sisa air minumnya dan langsung menghabiskannya dalam dua kali teguk . Dia menaruh sendoknya yang menandakan jika namja ini telah menyelesaikan makan malamnya .

 

“ Ada apa ? “ ulangku

 

“ Ani….mungkin kakek takut jika proposalku tidak lebih baik dari Changmin “ sahut Kyuhyun perlahan

 

“ Begitu ? “

 

Kyuhyun menatapku sesaat lalu mengedikkan bahunya singkat “ Entahlah ~ aku menangkap seperti itu “ lanjutnya “ Dia masih meragukanku sepertinya untuk memimpin perusahaan “

 

Ekspresi yang jarang kudapati teraba di wajah Kyuhyun , ekspresi sedikit kecewa yang membuatku tidak suka melihatnya , kenapa dia harus mempunyai pikiran seperti itu ?

 

“ Mungkin kakek hanya ingin kau yang lebih terlihat menonjol dari Changmin “ ujarku mengemukakan pendapatku , Kyuhyun kembali menatapku tampak tertarik dengan kalimatku “ Jika ia begitu ingin memberikan saran untukmu , itu artinya dia begitu ingin kau yang mendapatkan yang terbaik , proposalmu yang diterima sehingga dimata dewan redaksi kau lah yang terlihat lebih unggul “

 

Aku memang tidak paham tentang pekerjaan Kyuhyun dikantornya , tapi aku cukup mengerti dan bisa membaca maksud kakek jika ia melakukan hal itu, ini sudah sangat membuktikan jika Kyuhyun benar-benar cucu kesayangannya , cucu yang ia inginkan untuk menjadi penerusnya .

 

“ Kau mulai membela suamimu sendiri ? “

 

“ Chhh apa maksudmu ? “ tanyaku tidak mengerti

 

“ Kupikir saat aku membawa nama Changmin , kau akan memuji dia karena tahu proposalnya lebih baik dari punyaku “

 

“ Ishh kau ini …. “

 

Kyuhyun justru tersenyum geli sebelum akhirnya ia bangkit dari tempat duduknya , kudongakkan kepalaku agar bisa melihatnya yang sudah berdiri disebrang meja ini .

 

“ hanya bercanda~ “ sahutnya saat melihat tanganku sudah siap memegang piring bersiap untuk melempar benda ini kewajahnya .

 

“ Ah iya~ terima kasih untuk makan malamnya , aku masih ada yang harus kukejakan , kau tidurlah , ini sudah malam “ lanjut Kyuhyun

 

Mataku terbuka lebar saat aku sadar tangan kanan Kyuhyun ia gunakan untuk mengusap kepalaku sesaat . Setelah itu namja itu sudah berlalu dan pergi menuju ruangan dimana ia sering mengerjakan pekerjaan kantornya disana .

 

Sedangkan aku …

 

Aku masih membatu ditempatku , tanganku terjulur untuk menyentuh pucuk kepalaku sendiri . Ada hentakan pelan yang kurasakan di dadaku sebelah kiri , yang segera saja kusentuh sambil meringis . Mulai lagi perasaan seperti  ini , sebenarnya apa yang salah denganku akhir-akhir ini ??

 

~**~

 

Aku mengecek jam tanganku sekedar untuk mengetahui waktu telah menunjukkan pukul berapa . Tepat pukul 10.00 pagi dan itu artinya telah genap setengah jam aku menunggu kedatangan Ahra unnie di cafee tempat kami janji bertemu . Kami berjanji akan bertemu tepat pukul setengah sepuluh , tapi sepertinya kakak iparku sedikit terlambat . Aku hendak meraih ponselku yang ada dimeja cafee ini sampai kulihat seseorang yang familiar dimataku masuk kedalam cafee . Setelah menemukan posisiku , orang ini langsung saja melambaikan tangannya kearahku , aku segera berdiri untuk menyambut kedatangannya .

 

“ Maaf aku terlambat Seohyun~ah “ ujar Ahra unnie saat ia telah sampai dimeja yang kutempati . Aku sempat membungkuk sopan kearahnya sebelum akhirnya ia mengambil tempat di kursi disebrang meja kami . “ Aniyo unnie~ tidak apa-apa “ jawabku sopan

 

Setelah memesan minuman hangat untuk kami masing-masing , Ahra unnie mulai membuka suaranya lagi . “ Kau terkejut aku mengajakmu bertemu ? “ tanyanya

 

“ Bukan terkejut hanya penasaran kenapa unnie ingin bertemu “ sahutku

 

Wanita didepanku ini menyesap minuman hangatnya sesaat lalu menaruh cangkirnya dan kembali menatapku . Senyum lebarnya yang begitu kusukai terpeta diwajah tirusnya saat ini . “ Aku butuh bantuanmu Seohyun~ah “ ujarnya

 

“ Bantuan ? “ aku mengernyit bingung

 

“ Hmm.. “ tanggapnya sambil menganggukkan kepalanya bersemangat

 

“ Kau masih menganggur kan sekarang ? Kau mau membantuku ? Ada pekerjaan yang cocok untuk kemampuan berbahasamu “

 

Mataku seketika berbinar saat ia menawariku sebuah pekerjaan . “ Pekerjaan untukku ? “ tanyaku memastikan

 

“ Bukan benar-benar sebuah pekerjaan sih , tapi kau lebih menjadi juru bicaraku , melihat kemampuan bahasa inggrismu yang baik kau akan bisa membantuku “ jelas Ahra unnie

 

Walaupun bukan benar-benar sebuah pekerjaan seperti yang diucapkan Ahra unnie barusan , aku tetap merasa senang . Setidaknya ada sesuatu yang akan kukerjakan bersamanya dan tidak perlu menjadi ibu rumah tangga yang tidak ada kegiatan dan mendekam dirumah seharian .

 

“ Benarkah ? Aku tidak masalah unnie~ jika dengan itu bisa membantumu akan kulakukan “ ujarku yang langsung membuat senyum wanita ini semakin lebar

 

“ Jadi kau mau membantuku ? “

 

“ Tentu , sebisaku aku akan membantumu “ ujarku . Aku agak kaget saat Ahra unnie langsung saja berdiri dari kursinya . Dia menghampiri kursiku dan langsung menarik tanganku yang membuatku berdiri seketika . Tangan kanannya langsung menggelayutiku . “ Kalau begitu sekarang kita berangkat “

 

“ Sekarang ? “

 

“ Ne ! Aku sudah berjanji untuk bertemu dengan seseorang , rekan bisnisku dan dia orang asing . Maka dari itu aku perlu bantuanmu “

 

“ Ahh , kalau begitu ayo berangkat “ balasku

 

“ Kajja ~~ “ ujar Ahra unnie ceria , kami berdua berjalan berdampingan keluar dari cafee ini . Aku menatapnya senang , hampir terasa seperti berjalan dengan kakak perempuanmu sendiri . Aku begitu bersyukur setidaknya , jika adiknya tidak benar-benar peduli padaku masih ada kakaknya yang memberikan perhatiannya kepadaku .

 

~**~

 

Aku dan Ahra unnie berjalan keluar dari sebuah restoran tempat kami berdua baru saja menemui rekan bisnis Ahra unnie , ternyata ada pengusaha asing yang begitu menyukai design arsitektur dari Ahra unnie dan memintanya untuk mendesign sebuah café yang akan dibangun di wilayah Gangnam . Akibat keterbatasan bahasa inggris yang dikuasai Ahra unnie , maka dari itu dia meminta bantuanku . Aku yang menjadi translator bagi mereka dan akhirnya kesepakatan mereka bisa terbentuk . Untuk kedepannya Ahra unnie mengatakan jika ia masih membutuhkan bantuanku , karena Ahra unnie dan rekan bisnisnya itu masih harus terus berkomunikasi .

 

“Kau tahu Seohyun~ah , saat aku bertanya pada Kyuhyun apakah aku boleh mengajakmu bekerja bersamaku , anak nakal itu mengatakan apa ? “

 

Aku menggeleng singkat . “ Dia tidak memperbolehkanku , mengatakan jika aku disuruh mencari orang lain saja untuk menjadi translatorku , kalau tidak segera kupukul kepalanya itu dia pasti tetap bersikukuh untuk tidak mengijinkanmu , dia pikir dia bicara dengan siapa ? “

 

Aku sontak tertawa geli mendengar pengakuan Ahra unnie , dan merasa sedikit senang karena membayangkan seperti apa Kyuhyun kalah berbicara dengan kakak perempuannya ini . “ Unnie hebat , aku selalu kalah darinya jadi dia pasti memerintah semaunya padaku “ aduku pada kakak iparku ini

 

“ Benarkah ? Pukul saja kepalanya jika ia memerintahmu seenaknya “ sahut Ahra unnie dengan raut wajah yang berpura-pura marah . Aku dan dia sontak tertawa bersama . Membayangkan jika aku akan benar-benar memukul kepala Kyuhyun saja sudah membuatku senang .

 

“ Ah iya~ hadiah yang aku dan keluargaku titipkan sudah diberikan oleh Kyuhyun ? “ tanya Ahra unnie

 

“ Hadiah ? “ aku menggeleng binggung karena memang Kyuhyun sama sekali tidak menyinggung tentang hadiah itu

 

“ Kau habis berulang tahun bukan ? Kyuhyun bilang sebagai hadiahnya ia akan merenofasi kamar kalian dan memberikan kejutan itu untukmu “

 

“ Ah itu … “

 

“ Ayah menghadiahkanmu seperangkat computer , sudah kau terima ? Aku dan ibu kompak membelikan sepatu untukmu , dan kakek yang memilihkan tas untukmu , dia memilih sendiri Seohyun~ah “ jelas Ahra unnie bersemangat

 

“ Jadi hadiah itu dari kalian ? “ tanyaku kaget

 

“ Tentu saja~ Kyuhyun tidak memberitahumu ? “ tanya Ahra unnie bingung

 

“ Ahh aniyo unnie~ dia sudah memberitahuku “ sambarku cepat “ t..terima kasih untuk hadiahnya “ lanjutku sambil tersenyum .

 

“ Tunggu sebentar , eomma menelponku “

 

Aku tersenyum kearahnya sekedar isyarat ia bisa mengangkat telpon dari ibu mertuaku , saat Ahra unnie tengah sibuk berbicara kumanfaatkan waktuku untuk mengumpat Kyuhyun dalam hati . Jadi tidak semuanya pemberian dari dia ? Bisa-bisanya namja itu tidak memberitahuku , apa yang ada dipikirannya sih ?

 

Selesai berbicara ditelponnya Ahra unnie segera menghampiriku .

 

“ Ahh Seohyun~ah bagaimana ini , eomma menghubungiku untuk segera menjemputnya di Panti Asuhan “ jelas Ahra unnie , ibu mertuaku memang sering melakukan kegiatan sosial di Panti Asuhan atau di tempat panti-panti jompo . “ Aku ingin mengantarmu tapi eomma sudah memaksaku harus menjemputnya sekarang juga , jika aku mengantarmu lebih dulu akan memakan banyak waktu karena tidak searah “ ujarnya tampak menyesal

 

“ Aku tidak apa-apa unnie , jemputlah eommonim~ aku yakin dia sudah menunggumu “ jawabku sambil tersenyum menenangkan kearahnya

 

“Tapi tidak mungkin kau kubiarkan pulang sendiri “

 

“ Aku tidak apa-apa unnie~ya , aku bisa naik bus “ sahutku

 

“ Mana boleh begitu , aduh bagaiman ini ya ..”

 

“ Unnie , aku tidak apa-apa , sungguh ~ “ ujarku mencoba membuatnya percaya . Saat Ahra unnie masih berpendapat aku tidak boleh pulang sendiri , tepat saat itu sebuah mobil sporty berwarna hitam merapat ketempat kami yang berdiri di depan restoran . Aku dan Ahra unnie berhenti berbicara dan sekarang terfokus pada mobil ini . Kaca jendela mobilnya terbuka dan langsung menampilkan sosok pria didalamnya . Senyum ramahnya ia suguhkan kearahku dan Ahra unnie .

 

“ Ahra noona ? Seohyun ? Apa yang kalian lakukan ? “

 

“ Changmin~ah !! Tepat sekali kau datang ! “ seru Ahra unnie bersemangat , seketika aku tahu apa yang akan terjadi selanjutnya . Mati aku jika Kyuhyun tahu .

 

~**~

 

Author’s POV

 

“Kenapa tidak bisa ya ? “ tanya Seohyun saat dia tengah mencoba memasang sabuk pengaman , seperti dugannya jika Ahra akan meminta Changmin untuk mengantarkannya karena kakak ipar Seohyun itu harus segera pergi menjemput ibu mertuanya .

 

“ Tidak mau ditarik “ ucap Seohyun pelan sambil menoleh kearah Changmin , bermaksud memberitahu namja itu jika ada yang salah dengan sabuk pengaman ini . Seohyun kembali menarik sabuk pengaman itu untuk membuktikannya pada Changmin “ Tidak bisa kan ? “ adunya

 

“ Kulihat sebentar “ ujar Changmin , namja itu langsung mendekati Seohyun , memeriksa sisi kiri tempat Seohyun dimana penarik sabuk pengaman terdapat disana . Hal ini sontak membuat tubuh keduanya berada dalam jarak yang sangat dekat , segera Seohyun menundukkan kepalanya saat sisi wajah Changmin berada sangat dekat didepan wajahnya “ Kau harus mendorongnya kebelakang dulu baru setelah itu menariknya Seohyun “ ucap Changmin , sesaat kedua mata mereka bertemu sebelum akhirnya Seohyun dengan cepat-cepat mengalihkan pandangannya , Changmin beralih untuk menarik lagi sabuk pengaman itu lalu memasangkannya .

 

Krekk

 

“ Sudah terpasang “ ujar namja itu dan telah kembali ke posisinya , Changmin tampak melirik kearah Seohyun sebelum akhirnya dia menyalakan mesin mobilnya dan mulai menjalankan mobil ini

 

“ Terima kasih “ ujar Seohyun pelan . Senyum tipis terukir diwajah namja itu , Changmin memacu mobilnya dengan kecepatan sedang , berharap jarak apartemen Seohyun semakin jauh sehingga ada alasan untuk lebih lama bersama gadis ini .

 

…………..

 

Selama beberapa saat hanya keheningan yang ada didalam mobil ini , Seohyun lebih memilih diam dengan memainkan jari-jarinya namun kedua matanya menatap keluar jendela . Sesekali Changmin melirik gadis ini lewat ekor matanya , mencoba mencuri pandang menatap sisi wajah Seohyun . Jari telunjuk Changmin mengetuk-ngetuk setir mobilnya , berfikir keras untuk mencari bahan pembicaraan dengan gadis ini . Biasanya tidak akan secanggung ini jika ia bertemu dengan Seohyun bukan ?

 

“ Ehmm, apa yang kau lakukan tadi bersama Ahra noona ? “ tanya Changmin mencoba mencairkan suasana kaku diantara mereka berdua

 

“ Ahra unnie memintaku untuk membantunya menemui rekan bisnisnya , orang asing ~ jadi aku membantu komunikasi diantara mereka “ jelas Seohyun “ Lalu kau ? Sebelumnya kau dari mana ? “

 

“ Aku juga baru saja menemui seseorang di restoran itu , saat aku keluar dari tempat parkir aku baru sadar kalian juga ada di restoran yang sama “

 

“ Ah begitu ..”

 

Kembali hening , Seohyun lebih memilih untuk menatap keluar jendela lagi , mencoba menikmati pemandangan yang ia lihat , pemandangan ? Hanya jalan raya sebenarnya , tapi hanya itu cara yang bisa dilakukannya untuk mengatasi rasa kaku diantara mereka . Seohyun menggigit kecil bibir bawahnya , berharap penuh jika Changmin akan memulai lagi pembicaraan namun tetap saja namja itu mengunci mulutnya . Membuat kedua orang ini semakin canggung .

 

“ Ah iya ..” Seohyun memutar kepalanya untuk menatap Changmin , melempar senyum kearah namja itu setelah berhasil menemukan bahan pembicaraan .

 

“ Aku sempat bertemu dengan ibumu , Changmin~ssi “ ujar Seohyun

 

Changmin menoleh cepat kearah gadis itu namun kembali menatap kedepan mencoba berkonsentrasi mengendarai mobilnya . “ Ibuku ? “ tanyanya memastikan

 

“ Ne , beliau sangat cantik “ ujar Seohyun , Seohyun jujur saat mengatakan ibu Changmin memang cantik, saat ibu mertuanya mengajaknya untuk bertemu dengan wanita itu , pertama kali melihatnya Seohyun sudah mengakui kecantikannya , terlihat sekali sangat berkelas , tapi dia tidak bisa menampik jika sisi sombong dari ibu Changmin begitu terlihat .

 

“ Dimana kalian bertemu ? “ tanya Changmin ,namja itu sedikit tidak bersemangat untuk menanggapi pembicaraan ini

 

“ Ibu Kyuhyun yang mengajakku bertemu dengannya , setidaknya menyapanya sebagai adik dari ayah Kyuhyun “ jelas Seohyun

 

“ Aku menyesal kau harus bertemu dengannya “ ujar Changmin pelan , hal ini cukup membuat Seohyun terkejut , gadis ini menoleh untuk menatap Changmin . Bingung karena mendengar perkataan Changmin terhadap ibunya sendiri .

 

“ Nde ? Ada ada yang salah ? “ tanyanya

 

“ Lebih baik kita tidak usah membicarakannya “ balas Changmin , Seohyun cukup tahu jika ia telah salah memilih topik pembicaraan . Tapi apa salahnya membicarakan tentang ibu sendiri ?

 

~**~

 

“ Terima kasih sudah mengantarku Changmin~ssi “ ujar Seohyun sambil melepaskan sabuk pengamannya

 

“ Tunggu , kau jangan keluar dulu Seohyun . Diam sebentar ditempatmu “ ujar Changmin

 

“ Nde ? Tapi ..kenapa ? “ tanya Seohyun bingung , Changmin sama sekali tidak menjawab pertanyaannya dan justru dengan kecepatan kilat telah keluar dari mobilnya sendiri , berjalan cepat memutari mobilnya untuk menuju pintu mobil sebelah sisi yang lainnya , membukakan pintu itu untuk memudahkan Seohyun keluar dari mobilnya .

 

“ Chh…kau menyuruhku diam karena ingin melakukan ini ? “ tanya Seohyun geli , Changmin justru melemparkan senyum ramahnya , suasana yang sebelumnya tampak kaku jauh lebih mencair sekarang . “ Sudah sampai “ ujar namja itu

 

“ Ne~ aku benar-benar berterima kasih kau mau mengantarku “

 

“ Jika aku tidak mengantarmu aku jamin Ahra noona akan memukulku , sejak kecil dia suka sekali memukul , aku dan Kyuhyun sudah sangat sering merasakan tangannya “

 

“Benarkah ? “ tanggap Seohyun sambil tertawa kecil

 

Changmin membalasnya dengan anggukan kecil , mereka berdua tertawa bersama seolah bisa membayangkan jika Ahra unnie akan benar-benar memukulnya . Sampai sesuatu menyadarkan Seohyun jika tatapan Changmin tidak lagi ditujukan padanya , justru menatap sesuatu dibelakang kepalanya , hal ini mengundang Seohyun untuk memutar tubuhnya .

 

Mulutnya terbuka kecil saat ia tahu siapa yang ditatap Changmin , tubuhnya mematung saat ia bisa melihat Kyuhyun telah berjalan kearah mereka berdua . Tatapan mata Kyuhyun yang dingin cukup membuat Seohyun takut , jangan lagi karena kejadian seperti ini namja itu salah paham dan terjadi lagi keributan antara ia dan Changmin .

 

“ Kyuhyun~ssi .. ini ..Changmin  dia…” Seohyun mencoba menjelaskan hal yang terjadi sebenarnya saat Kyuhyun telah sampai ditempatnya , namun lidahnya justru terasa kaku , tatapan Kyuhyun yang terasa menembusnya memberi efek sehingga sulit untuk berbicara . Tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut Kyuhyun yang semakin membuat Seohyun panik .

 

“ Kyuhyun~ssi …aku …”

 

Kyuhyun melemparkan tatapan tajamnya kearah Changmin , seolah menegur namja itu . Entah sudah berapa kali Changmin mencoba mendekati Seohyun , sekarang apa lagi yang direncakan namja itu ? Kembali ingin merebut sesuatu yang dimilikinya ?

 

“ Ayo masuk “ ucap Kyuhyun dingin, cukup menusuk , matanya sudah kembali menatap tajam Seohyun . Tidak ada niatan untuk membantah namja ini , Seohyun hanya menurut saat Kyuhyun menarik kasar pergelangan tangannya .

 

“ Cho Kyuhyun ! “ tegur Changmin , namun segera Seohyun menghentikan langkahnya , memutar tubuhnya untuk menatap kearah Changmin .

 

“ Tidak apa-apa Changmin~ssi , kau pulanglah ~ sekali lagi terima kasih sudah mengantarku “ ujar Seohyun sambil membungkuk kearah Changmin yang menatap cemas kearahnya . Seohyun kembali memutar tubuhnya , dan saat itu Kyuhyun dengan sigap sudah menarik kembali tangannya , mencengkram pergelangannya dengan sangat kuat , mengabaikan ringisan Seohyun , Kyuhyun terus menarik gadis itu , dan Seohyun siap dengan apapun itu nantinya jika Kyuhyun akan memakinya saat mereka berdua sudah menginjakkan kaki mereka di apartemen mereka .

 

~**~

 

“ Harus berapa kali ku ingatkan kau untuk menjaga jarak dengan Changmin , Seo Joohyun ? “ tanya Kyuhyun , sekuat tenaga namja ini tampak menahan amarahnya . Saat melihat Seohyun dan Changmin yang tertawa bersama ketika ia sampai didepan gedung apartemennya sendiri sontak membuat Kyuhyun merasa kesal , mungkin lebih dari kesal . Melihat keakraban antara Seohyun dan Changmin membuat Kyuhyun merasa dihianati , hampir setiap waktu ia mengingatkan Seohyun untuk menjaga jarak dari pria itu namun Seohyun tetap keras kepala dan sekarang justru semakin terlihat akrab .

 

“ Bukan seperti itu , bisa kujelaskan Kyuhyun~ssi “ ucap Seohyun mencoba membuka suaranya

 

“ Apakah ucapanku hanya kau anggap angin lalu ? Kita sudah sepakat bukan ? Apa harus kubacakan lagi aturan utama pernikahan kita ? “ serang Kyuhyun

 

“ Dengarkan dulu Kyuhyun~ssi , Changmin hanya mengantarku karena Ahra unnie tidak bisa mengantarku , aku dan Ahra unnie janji bertemu dan saat kami berpisah dia harus segera menjemput eommonim, dan tepat saat itu kami bertemu Changmin , Ahra unnie langsung meminta Changmin untuk mengantarku dibanding aku harus naik angkutan umum “ jelas Seohyun

 

“ Tapi kau tahu jika aku tidak suka jika kau bersamanya Seohyun ! “

 

“ Lalu aku harus bagaimana ?? Memilih untuk naik angkutan umum sementara Ahra unnie memaksaku untuk pulang bersama Changmin ? “

 

“ Itu lebih baik ! “ tanggap Kyuhyun cepat , namja ini sudah mulai menaikkan nada suaranya yang cukup membuat Seohyun terkejut .

 

“ Bisa kubayangkan kalian tertawa bersama karena menertawakanku ! “

 

“ Ya Tuhan ?! Apa yang kau bicarakan ?! Tidak seperti itu Kyuhyun~ssi “ sergah Seohyun cepat

 

“ Tidak bisakah kau menunjukkan jika kau lebih memilihku dari pada namja itu , lebih membelaku dari pada dia ? Lebih memikirkan perasaanku dari pada memikirkan ucapan Ahra noona yang memintamu untuk pulang bersamanya ? “

 

Seohyun membatu ditempatnya , tidak ada satu kalimatpun yang ia keluarkan untuk membela dirinya .

 

“ Aku sangat membencinya Seohyun~ah “ lanjut Kyuhyun , nada suaranya terdengar begitu menyakitkan sekarang membuat sejuta rasa bersalah menyerang Seohyun . Kyuhyun tampak membuang pandangannya , tidak lagi ditatapnya Seohyun . Memutar tubuhnya dan hendak meninggalkan Seohyun .

 

“ Mianhae … mianhae Kyuhyun~ssi “ ucap Seohyun lirih

 

Kyuhyun mengerem langkahnya sesaat “ Changmin hanya berniat baik untuk mengantarku , Kyuhyun~ssi dia….”

 

“ Berhenti memanggilku ‘Kyuhyun~ssi’ !!! “ Kyuhyun berteriak mengejutkan sambil memutar tubuhnya , kemarahannya seolah menguap saat tahu Seohyun masih saja membela namja itu , Seohyun terlonjak kaget mendengar bentakan dari Kyuhyun . Menatap hampa kearah Kyuhyun yang bertahan melemparkan tatapan tajam kearahnya .

 

“ Bahkan kau masih bisa membela namja itu “ lanjut Kyuhyun dingin , tanpa memperdulikan Seohyun lagi , Kyuhyun kembali memutar tubuhnya , berjalan cepat meninggalkan ruangan tempat mereka berdebat untuk menuju kamarnya .

 

Meninggalkan Seohyun yang masih berdiri hampa ditempatnya , saat pintu kamar Kyuhyun sudah tertutup dengan bunyi hentakan yang begitu keras tepat saat itu pertahanannya untuk tidak menangis gagal , setetes air hangat mengalir dari salah satu sudut matanya bersamaan dengan bibirnya yang berucap kata maaf

 

“ Aku minta maaf ..” ucap gadis itu tersedu “ Bukan seperti itu Kyuhyun~ssi , mianhae …”

 

TBC

 

Hhhhhh~ apa banget part ini ya -______-

Maaf kalau garing , baru mulai nulis lagi jadi agak kaku .

Dan ceritanya yang agak flat karena ga ada konflik yang berarti , tapi semoga masih ada yang suka ya :’’))))

 

Tolong tinggalkan komentar kalian biar gue semangat ngetik part selanjutnya , salah satu alasan kenapa gue bisa ngelanjut ff ini karena pembaca juga yang ngasih semangat , tapi kalau komentar sedikitkan gue kecewa dan berefek males ngelanjutnya , jadi mohon komentar ya~ kritikan dan pujian diterima dengan lapang dada J

 

Part 7 sudah ada bayangan seperti apa jalan ceritanya , benih yang ditanam Kyuhyun akan membuahkan hasil loo ;))) kkkkk~

Bye bye byeeee

 

 

 

 

 

273 thoughts on “MAKE HER PREGNANT – Part 6

  1. wkwkwk.. Seo diajak kyu pulang jalan kaki .. Kasihan .. Kyaaa .. Keren kamar seo .. Sepatu-sepatunya juga keren .. Kyu.. Kau benar-benar sosweet… Tapi ternyata hadiah-hadiah itu pemberian keluarga kyu .. Kyu cman ngerenofasi doank.. Kasihan seo didinginnin lagi sama kyu.. Gara-gara ahra sih .. -,- ..

  2. Kyu salah paham kan jadinya….
    Tp menurut q changmin g jahat kok sampek part ini…
    Cm ibunya aja yg terlalu berambisi sm seperti kyu.
    Semoga slh paham ini cpt slesei cz kasian seo..

  3. sepertinya kyupil bner2 cemburu..
    kasian seomma dibentak2 mulu..
    aku kira changmin gitu cuma gara2 obsesi eomma dan appanya.. ternyata dia juga terobsesi buat jadi penerus tah?? ckckkckc

  4. aku suka klau kyuhyun oppa cemburu…tp aku juga sedih…krn seohyun eonni yg jd plmpiasan dg d bntak sm kyuhyun oppa….mrk berdua sudah sling mnyukai ternyata yuhuuuuu bkalan seru. …tnggal nunngu khadiran baby cho. …..keren author🙂

  5. Kyu cemburu berat sma changmin , kasian si seo jdi pelampiasan , sudah tanda” sangat mencitai nih ekwkwk
    Suka banget sma ff satu ni 👍👍

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s