MAKE HER PREGNANT – Part 5

Judul               :  Make Her Pregnant

Main Cast        :  Seo Joo Hyun aka Seohyun (SNSD)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Other Cast       : Shim Changmin ( TVXQ )

Lee Sungmin ( Super Junior )

Other Cast

Author             : Riska Fasyah ( @riskafasyah )

Rating                         : General

Genre              : Romance

 

 

PART 5

AUTHOR’s POV

FLASHBACK

Kyuhyun membuka matanya dan membiarkan cahaya mulai menyapa pupil matanya , kembali ia mengerjapkan kedua matanya untuk beradaptasi dengan cahaya matahari yang masuk merambat kedalam ruangan yang ia tempati ini . Namja ini mencoba meregangkan tubuhnya dengan melebarkan kedua tangannya sampai dia menyadari sesuatu yang janggal . Kedua matanya memandang lurus keatas langit-langit ruangan ini , sadar jika ruangan ini bukanlah sebuah ruangan yang ia kenal dengan cepat Kyuhyun langsung mendudukkan tubuhnya . Kedua matanya berkelana meneliti ruangan sederhana yang berukuran 2 x 3 meter ini , namja ini juga menyibakkan selimutnya sebagian yang ia gunakan dan menyadari jika ia tidak tidur diatas ranjang empuk yang biasanya ia tempati namun hanya tidur dengan beralaskan alas tidur biasa dan bantal  .

“ Dimana ini ? “ gumamnya bingung dengan suaranya yang masih terdengar parau .

Kyuhyun beralih untuk memijat pelipis kepalanya , rasa pusing kembali menyerangnya membuat Kyuhyun berdengus kesal .

“ Apa aku minum terlalu banyak ? Dan….“

Kembali pandangannya ia edarkan kepenjuru ruangan yang ia tempati sekarang , kebingungan melanda Kyuhyun lewat sebuah pertanyaan yang meluncur pelan dari bibirnya “ Lagi pula dimana ini ? “

Ada sebuah lemari kayu yang berada dipojok kiri ruangan , lalu sebuah meja kecil yang berada ditepat disebelahnya , mungkin jika Kyuhyun ingin mendekat kemeja itu ia bisa mengetahui pemilik kamar ini karena diatas meja kecil itu terdapat beberapa bingkai foto dari seorang gadis . Namun untuk beranjak dari tempatnya terasa begitu berat untuk Kyuhyun dan akhirnya namja ini lebih memilih untuk diam sampai terdengar suara yang berasal dari pintu kayu ruangan ini yang digeser .

Kepala seorang gadis menyembul masuk lewat celah yang tercipta dari digesernya pintu itu . Keduanya terdiam sesaat dan hanya bisa saling menatap sampai gadis itu berubah ekspresi menjadi terkejut .

“ Ah… kau sudah bangun ? “ tanya gadis itu , Seohyun .

Seohyun pun memilih untuk masuk kekamarnya dan menghampiri Kyuhyun yang masih terduduk beralaskan alas tidur yang biasa ia gunakan .

“ Kau siapa ? “ Kyuhyun balik bertanya

“ Seharusnya aku yang bertanya padamu , kau tidak ingat apa yang terjadi semalam ? “ tanya Seohyun lagi

Kyuhyun mencoba berfikir sesaat , memaksa otaknya untuk mengingat peristiwa yang terjadi semalam sesuai pertanyaan gadis yang berdiri didepannya ini , kembali Kyuhyun mendangak untuk menatap Seohyun yang masih setia menunggu jawabannya .

“ Entahlah …” jawab Kyuhyun pelan

Langsung saja Seohyun mendudukkan tubuhnya didepan Kyuhyun membuat namja itu sedikit terkejut dan memundurkan tubuhnya .

“ Kau mabuk semalam , dan setelah itu ….” Seohyun tampak ragu untuk melanjutkan ucapannya , dia memutar kedua matanya untuk memilih beberapa kalimat yang cocok untuk menjelaskan peristiwa tadi malam .

“ Apa kau benar-benar tidak ingat ? Ayolah ..paksa otakmu untuk mengingatnya “

Kyuhyun sedikit mendelik dengan gadis yang duduk didepannya ini , namun entah karena apa Kyuhyun tetap melaksanakan perintah gadis itu , namja ini mulai memejamkan matanya dan memaksa otaknya memutar kejadian semalam , sekuat tenaga Kyuhyun berusaha untuk bisa mengingatnya .

“ Semalam kau ada di Disney Land dan kau mabuk “ ujar Seohyun sekedar membantu Kyuhyun untuk mengingatnya

Kyuhyun sedikit mengernyit saat sepintas peristiwa lewat dibenaknya , dia mulai  mengingat bagaimana ia menghabiskan 4 kaleng bir di salah satu kafe yang mengakibatkannya mabuk berat . Kembali Kyuhyun memaksa otaknya untuk bekerja lebih keras agar menyingkap peristiwa lain yang terjadi semalam .

“ Kau bertemu denganku tadi malam “ ujar Seohyun lagi

Kyuhyun membuka matanya perlahan dan mulai menatap gadis yang masih setia terduduk didepannya , kedua alisnya mengkerut memperhatikan wajah Seohyun yang bundar . “ Kau ingat sesuatu ? “ tanya Seohyun

Seketika peristiwa saat Kyuhyun mencium bibir Seohyun dalam keadaan mabuk , lalu menerima tamparan dari gadis ini dan memuntahkan isi perutnya ketubuh Seohyun berhasil menyeruak masuk keotaknya . Dia ingat !

“ Kau ingat ? “ tanya Seohyun lagi . Kyuhyun tampak bingung harus menjawab apa , jika ia mengaku jika ia sudah mengingatnya apa yang akan dilakukan gadis ini kepadanya , menendangnya langsung dari rumahnya kah ? Atau justru meminta ganti rugi ?

“ Sepertinya aku ingat “ jawab Kyuhyun pelan

“ Bagus ! Untuk permintaan maaf kita urus nanti , sekarang ibuku sudah bangun , dia menunggu dimeja makan , aku mengatakan padanya jika kau adalah temanku , tapi aku tidak tahu namamu dan sekarang aku tanya , siapa namamu ? “ tanya Seohyun

Kyuhyun sempat tercengang selama beberapa saat melihat betapa cepatnya gadis ini berbicara , namun mendapat serangan kernyitan alis dari Seohyun mau tidak mau Kyuhyun kembali membuka mulutnya.

“ Kyuhyun , Cho Kyuhyun “ ujar namja ini

Seohyun mengangguk sekali sebelum akhirnya menyingkap selimut yang masih menutup sebagian tubuh Kyuhyun membuat namja itu terkejut bukan main .

“ Apa yang kau lakukan ?! “ tanya Kyuhyun kaget

“ Sekarang kau harus bangun , temui ibuku sebagai permintaan maaf karena harus merepotkan keluarga kami , aku begitu mengejutkannya karena semalam harus membawa orang mabuk sepertimu “ sahut Seohyun

“ Ppallii ! “ ujar Seohyun lebih keras karena Kyuhyun masih tampak bingung untuk menanggapi ini semua . Merasa kelambanan dari pria yang ada dihadapannya ini akhirnya Seohyun memilih untuk menarik tangan Kyuhyun dan memaksa namja ini berdiri .

“ Katakan saja jika kau memang temanku , kau mengerti ? “

“ Kau berbicara korea ? “ tanya Kyuhyun tersadar , selama ia di Jepang 2 minggu ini baru kali ini ia bertemu dengan orang Korea selain saudaranya sendiri yang memang menetap di Jepang “ Kau orang Korea ? “

Seohyun melepaskan kaitan tangannya pada Kyuhyun dan mulai mengangguk . “ Ne , kami orang Korea , maka dari itu aku mau menolongmu . Kita bicarakan ini nanti , aku akan meminta ganti rugi padamu ….”

Benar bukan gadis ini akan meminta ganti rugi padanya – pikir Kyuhyun

“ Sekarang kita temui sebentar ibuku , setelah itu kau baru bisa angkat kaki dari rumahku “ lanjut Seohyun

“ Nde ? “

“ Cepatlah ! Ah iya , aku Seo Joohyun , orang-orang biasa memanggilku Seohyun , jangan sampai kau tidak tahu namaku didepan ibuku “

“ Siapa ? “

“ Seo Joohyun , cukup memanggilku Seohyun , ingat ? “

Belum sempat Kyuhyun mengganguk atau mencerna nama itu , Seohyun sudah kembali menarik tangannya dan berjalan cepat keluar dari kamarnya , membawa Kyuhyun menuju sebuah ruangan kecil yang ternyata disana sudah menunggu seorang wanita yang terduduk disebuah kursi roda .

FLASHBACK END

~**~

Seohyun sudah membuka kedua matanya sepuluh menit yang lalu , namun yang dilakukannya hanya terus memandang kosong langit-langit kamar Kyuhyun . Dirapatkan selimut yang menutupi tubuh polosnya sampai kebatas leher gadis itu , mencoba menggerakkan tubuhnya , Seohyun terpaksa harus meringis kecil saat merasakan rasa perih yang masih menyapa selangkangannya . Sekarang Seohyun menolehkan kepalanya untuk menatap namja yang masih tertidur disebelahnya , tubuhnya meringkuk dalam selimut yang sama seperti Seohyun menutupi tubuh polos namja itu . Wajah Kyuhyun yang sedang tertidur menunjukkan betapa mempunyai kesan tersendiri hanya dengan menatap wajah malaikat itu , wajah anak kecil yang seolah hinggap saat namja ini tengah tertidur .

Masih asik menikmati wajah Kyuhyun tiba-tiba tubuh namja ini bergerak yang langsung membuat Seohyun berpura-pura menutup kedua matanya , erangan kecil terdengar dari bibir Kyuhyun namun dia tetap belum terbangun justru membalikkan tubuhnya dan kembali tertidur dengan memunggungi Seohyun . Perlahan Seohyun membuka kedua matanya lagi dan kembali menengok , dia langsung mendapati punggung Kyuhyun yang terluka kecil dibeberapa tempatnya , ini salah satu hasil perbuatan Seohyun semalam karena gadis ini terlalu sering mencakar punggung Kyuhyun .

Rasa panas kembali menyerang pipi Seohyun , membuat kedua pipi yang berisi itu bersemu merah karena teringat peristiwa semalam yang ia lewatkan bersama Kyuhyun . Masih sulit dipercaya jika akhirnya mereka bisa melakukannya , melakukan salah satu kesepakatan yang mereka buat , bukan kesepakatan biasa tapi kesepakatan yang mulai memaksa mereka untuk bermain dengan perasaan masing-masing .

Aku pasti sudah gila – Seohyun berucap dalam hati , gadis ini merenggut dan kembali menoleh untuk menatap punggung Kyuhyun . Namja ini berhasil membiusnya semalam, membuatnya tenggelam dalam permainan Kyuhyun seolah lupa jika ia sempat menobatkan Kyuhyun menjadi orang yang terletak didaftar pertama sebagai orang yang dibencinya , mana ada orang yang akan melakukan hubungan intim dengan orang yang dibencinya , jadi posisinya sekarang apa Seohyun ? Masih orang yang dibenci atau justru kau mulai merubahnya .

Merasa otaknya sudah penuh dengan berbagai pemikiran yang ia sendiri tidak memahaminya , akhirnya Seohyun memilih untuk duduk , masih bertahan menutup tubuhnya dengan selimut yang ia pakai bersama dengan Kyuhyun, Seohyun menarik selimut itu sampai kebatas atas dadanya . Kepala Seohyun memutar dan berhasil menemukan pakaiannya yang tergeletak tak jauh dari pinggir ranjang Kyuhyun , tanpa turun dari ranjang ini Seohyun berhasil memungut pakaiannya , ia lebih dulu memakai pakaian dalamnya dibawah selimut lalu melengkapinya dengan pakaian yang ia gunakan semalam . Setelah kembali berpakaian , gadis itu bangkit dari ranjang Kyuhyun dan segera berjalan keluar dari kamar Kyuhyun meninggalkan namja itu yang masih tertidur nyenyak .

~**~

Seohyun baru saja selesai membersihkan dirinya dan sekarang tengah memandang pantulan dirinya yang terbalut handuk piyama , rambutnya pun dibalut handuk untuk sekedar membantu menyerap air dari rambut hitam panjangnya . Mata Seohyun terfokus pada leher jenjangnya yang tampak jelas meninggalkan bekas-bekas merah akibat perbuatan Kyuhyun , gadis itu mengeluh pelan karena mau seperti apa ia menggosok bagian bercak merah itu dengan sabun satu botolpun bercak-bercak merah itu masih belum bisa dihilangkan ditambah kulitnya yang berwarna putih semakin membuat warna merah itu mencolok .

“ Bagaimana menyembunyikannya ? “ keluh Seohyun dan saat ini mencoba mengoleskan bodylotion pada bagian-bagian yang merah disekitar lehernya . “ Tidak mau hilang sama sekali ! “

“ Ada orang didalam ? “

Seohyun mematung dikamar mandi , tubuhnya berbalik untuk menatap pintu kamar mandi yang masih terkunci , suara ketukan yang berasal dari luar kamar mandi dan sipemilik suara cukup mengejutkan gadis itu. Kyuhyun sudah bangun ?

“ Kau didalam Seohyun ? “ tanya Kyuhyun dari luar

“ N…ne…” sahut Seohyun

“ Kau sudah selesai , kalau sudah aku ingin segera mandi , aku harus segera kekantor “

“ Ne, tunggu sebentar “

Seohyun dengan cepat melepaskan handuk yang membalut rambutnya , dengan menggunakan handuk itu ia langsung melilitkannya keleher jenjangnya dan sukses menutupi bagian merah yang membercaki leher putihnya . Merasa sudah cukup yakin jika tidak ada celah lagi yang bisa menunjukkan lehernya gadis itu mulai menggeleng-gelengkan kepalanya dengan maksud membuat rambutnya yang basah agar tidak terlalu kaku , membiyarkan rambut basahnya itu jatuh lemah kesisi-sisi wajahnya .

Masih ada satu masalah disini , bagaimana ia harus menghadapi Kyuhyun setelah peristiwa yang mereka lewati semalam ? Menyapanya dengan ucapan selamat pagi ? Seohyun bergidik ngeri saat pikiran itu melintas dikepalanya , lalu apa yang harus ia lakukan ? Berpura-pura jika tidak pernah terjadi apapun ? Itu jauh lebih konyol lagi ! Seohyun menatap sekali lagi bayangan dirinya di kaca westafel yang ada dikamar mandi, dihembuskan nafas beratnya yang cukup membantu membuat tubuh Seohyun terasa lebih rileks . Oke Seohyun, yang kalian lakukan tadi malam tidak lebih dari sebuah kesepakatan yang memang telah kalian buat . Tidak ada yang special karena memang sudah direncanakan .

Seohyun mulai berbalik dan berjalan menuju pintu kamar mandi, diputarnya kenop pintu yang otomatis membuat tombol kecil dipintu itu menonjol keluar yang menandakan jika pintu sudah tidak terkunci lagi , Kyuhyun terlah berdiri disisi tembok kamar mandi , tubuhnya langsung tertegak saat mendapati Seohyun berdiri diambang pintu kamar mandi . Dengan gerakan cepat tanpa perlu memandang lelaki yang menunggu diluar kamar mandi itu, Seohyun segera melanjutkan langkahnya . Terus berjalan dengan kepala menunduk yang membuat rambut panjang basahnya terjuntai kebawah dan menutupi sisi wajahnya .

Abaikan dia , abaikan dia , abaikan dia – pikir Seohyun dengan terus berjalan menuju kamarnya .

~**~

Hanya suara denting pelan sumpit besi dan sendok soup yang terdengar diacara sarapan pagi Seohyun dan Kyuhyun. Keduanya tampak lebih memilih mengunci mulut mereka dari pada berdebat kecil seperti yang sering terjadi jika mereka tengah sarapan pagi .

Seohyun memasukkan nasi kedalam mulutnya tanpa lauk dan mengunyah nasi itu dengan lamban , kepalanya terus menunduk menatap mangkuk nasinya seolah itu jauh lebih menarik dari pada ia harus menengadahkan wajahnya yang akan membuatnya menatap pria yang terduduk didepannya . Sedangkan Kyuhyun , sesekali namja ini mencuri pandang kearah Seohyun namun kembali menatap mangkuk nasinya , biasanya akan sangat mudah untuk Kyuhyun jika ia memancing Seohyun untuk berdebat seperti hari-hari biasanya , tapi kali ini otaknya seolah tumpul untuk mencari bahan pembicaraan yang akan memancing pembicaraan dengan Seohyun .

Dalam timing yang begitu tepat kedua orang ini bersama’an mengambil lauk yang membuat kedua pasang sumpit mereka bersentuhan . Kembali kesunyian yang jauh lebih ganjil dan berhasil menyiksa leher mampir kemeja makan . Membuat kedua anak manusia ini terdiam sesaat sebelum akhirnya sama-sama menarik sumpit mereka dan kembali memakan nasi tanpa lauk .

“ Aku benar-benar tidak tahan ! “

Seohyun menengadahkan kepalanya dan menatap Kyuhyun terkejut , akhirnya namja itu membuka mulutnya dan meletakkan sumpitnya begitu saja . Kyuhyun sempat melihat kearah lain sebelum akhirnya dia menatap kedepan dan bertemu pandang dengan Seohyun, cepat-cepat gadis itu kembali menunduk dan memasukkan nasi kemulutnya dengan canggung .

“ Lebih baik kita bicara “

Gerakan tangan Seohyun terhenti seketika , tumbuhnya menegang dan membuat gadis itu benar-benar tidak berani untuk mendongakkan wajahnya .

“ Seohyun~ah ….”

Mati kau Seohyun ! Sekarang kau tidak bisa menghindar selain menengadahkan wajahmu dan balas menatapnya . Seohyun menelan ludahnya tanpa sadar dan pelan-pelan menaruh sumpitnya, dengan berat didongakkan kepalanya dan menatap lurus pria yang duduk tepat didepannya .

“ Kita …”

Kedua tangan Seohyun mengepal kuat dibawah meja, kakinya bergerak tidak tenang menunjukkan betapa gelisahnya wanita ini.

“ Lupakan saja semua yang kita lakukan semalam ! “ Seohyun berucap cepat sebelum Kyuhyun sempat membuka mulutnya kembali dan berhasil membuat Kyuhyun terkejut memandangnya , kedua mata namja itu melebar dengan masih menatap Seohyun bingung .

“ Mwo ? “

“ Kesepakatan kita berhasil kita lakukan bukan ? Tapi kita bisa menganggapnya jika kita tidak melakukan apapun “ lanjut Seohyun lagi

“ Maksudmu ? “ tanya Kyuhyun mengernyitkan kedua alisnya

“ Anggap kita tidak melakukan apapun , anggap tidak ada yang terjadi “ Seohyun berujar

“ Mana bisa begitu “

“ Nde ? “ kali ini Seohyun yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya , ditatapnya Kyuhyun yang kali ini sudah kembali meraih kedua sumpitnya dan kembali melanjutkan sarapannya dengan gaya yang terlihat jauh lebih santai

“ Bagaimana bisa menganggap peristiwa semalam tidak pernah terjadi ? Aku tidak bisa “ ucap Kyuhyun dengan raut wajah yang sedikit dibuas polos dan membuat Seohyun mengernyit ngeri .

“ Maksudku kita lupakan apa yang terjadi semalam Kyuhyun~ssi “ ujar Seohyun sedikit gerah

“ Aku tidak bisa  “ sahut Kyuhyun singkat

“ Mwoya ? “

“ Cara apa yang kau gunakan sampai bisa melupakannya ? Aku tidak menemukan metode untuk melupakan hal seperti itu “

“ K..kau …”

“ Aku sudah terlambat “ Kyuhyun menengok jam tangan yang melingkari pergelangan tangan kirinya lalu menyambar segelas air dan menegaknya “ Aku berangkat dulu “ ujar namja ini seolah tidak peduli dengan tatapan Seohyun yang masih cukup shock dengan ucapannya beberapa saat lalu . Kyuhyun mendorong kursinya kebelakang dan mulai bangkit .

“ Ah iya , kau bisa rapihkan tempat tidurku , sedikit berantakan dan aku baru sadar ada beberapa noda darah disana “ lanjut Kyuhyun . Terasa seperti dihantam sesuatu , Seohyun hanya bisa mematung dan menatap kosong namja yang berdiri dan tersenyum jahil kearahnya ini , Kyuhyun merapihkan dasinya sebentar sebelum ia akhirnya berjalan meninggalkan meja makan dengan bersenandung kecil .

“ Aku bisa gila “ ujar Seohyun dengan nada hambar

~**~

“ Apa tidak bisa jika aku tidak hadir di rapat kali ini Pak Lee ? “ tanya Kyuhyun , namja ini tengah menggunakan ponselnya untuk meneliti wajahnya yang ternyata masih menyisakan beberapa bekas lebam walau tidak terlalu mencolok seperti hari sebelumnya .

“ Presdir sudah berpesan anda harus hadir Pak “ jawab Manager Lee yang berdiri tak jauh dari meja kerja Kyuhyun , ditangannya terdapat ipad yang selalu ia pegang , apapun yang berhubungan dengan pekerjaan Kyuhyun tersimpan didalam benda elektronik itu .

“ Tapi lebam diwajahku masih belum hilang Pak Lee ~ “ adu Kyuhyun sambil memutar bangkunya dan kini bisa menatap Manager Lee . “ Ah iya~ apa Changmin juga hadir di rapat ini ? “  Kyuhyun tampak menaruh ponselnya diatas meja dan fokus memperhatikan Manager Lee .

“ Tuan muda Changmin juga hadir Pak , salah satu agenda rapat hari ini adalah Tuan muda Changmin akan mempresentasikan idenya untuk penambahan wahana di Sanguine World “ ujar Manager Lee

“ Ah itu~ “ balas Kyuhyun tampak malas “ Ehm Pak Lee , apakah terlalu kentara bekas lebam ku ? “ Kyuhyun kembali bertanya

“ Hanya dibagian bawah mata anda yang masih terlihat sedikit ungu Pak , untuk yang lainnya saya pikir tidak akan terlalu kentara “

“ Begitu ? Baiklah~~ Lebih baik kita segera keruang rapat , aku selalu tidak tahan jika kakek sudah memplototiku hanya karena aku terlambat 3 menit saja “

Kyuhyun bangkit dari kursinya dan melenggang santai keluar dari kantorya, dibelakangnya setia Manager Lee yang mengikuti langkahnya , sampai Kyuhyun teringat sesuatu namja ini kembali berhenti dan berbalik cepat .

“ Ah iya Pak Lee, aku bisa minta tolong satu hal padamu ? “ tanya Kyuhyun

“ Tentu , apa yang bisa saya bantu Pak ? “ Manager Lee menjawab diiringi tubuhnya yang membungkuk

“ Tanggal 28 Juni nanti aku minta Sanguine World ditutup “

“ Nde ? “ tanggap Manager Lee bingung

“ Sewakan sehari tempat itu untukku , ada yang ingin kulakukan disana “ ucap Kyuhyun

“ Tapi pak , ada apa ? “

“ Seohyun berulang tahun pada hari itu , aku yakin dia tidak pernah mendapatkan hadiah yang istimewa selama hidupnya , menyenangkannya sesekali mungkin saja akan merubah sikap ketusnya kepadaku “ jawab Kyuhyun

“ Baiklah kalau begitu Pak , saya akan persiapkan semuanya sesuai permintaan Anda “

Kyuhyun tersenyum senang sambil berbalik dan menarik engsel pintu kantornya , namja ini berjalan ringan menuju ruang rapat dengan Manager Lee yang setia berjalan dibelakangnya .

~**~

Seohyun’s POV

Aku menghentikan dorongan pada kursi roda ibuku setelah sampai disebuah bangku kayu yang ada ditaman tepat didepan apartemen yang ditepati ibuku dan Sungmin . Setelah memposisikan kursi roda tepat disebelah bangku kayu itu barulah aku mendudukkan tubuhku dikursi kayu yang ada ditaman ini .

Suasana siang yang hangat sepertinya mengundang anak-anak usia belasan untuk menghabiskan waktu bermain mereka ditaman ini tentunya selain mereka juga merupakan anak-anak dari orang tuanya yang menempati apartemen yang ditempati juga oleh ibuku .

“ Eomma sering ketaman ini bukan ? Salah satu bibi yang mengurusmu memberitahuku jika eomma suka sekali ketaman ini setiap pagi atau sore hari “ ujarku saat aku sudah terduduk dibangku kayu

Aku menengok dan melihat sisi wajah ibuku yang terlihat tenang , senyum manis ia sunggingkan sambil menatap beberapa anak perempuan yang tengah bermain bersama .

“ Eomma ? “ panggilku pelan , ibuku menoleh kearahku , dia menatapku lembut yang membuatku merasa tenang menatap mata hitamnya.

“ Aku ….”

Aku menggantung ucapanku yang membuat ibuku mengernyit bingung , aku adalah tipe anak yang selalu menceritakan apapun yang terjadi denganku atau apa saja yang kulakukan kepada ibuku , dan seperti kebiasaanku sekarang aku begitu ingin bercerita kepadanya , menceritakan sesuatu yang semakin membuatku bingung selama beberapa hari ini .

Ibuku menyentuh lenganku dan aku tahu dia menyuruhku untuk melanjutkan kalimatku yang belum selesai .

“ Kyuhyun , dia membuatku bingung “ ucapku pelan , aku mulai menatap lurus kedepan , mataku menerawang jauh dan ini membuat bayangan wajah namja itu melintas dipikiranku. Aku tahu jika ibuku masih memandang kearahku , namun aku lebih memilih terus menatap kedepan dan semakin membiyarkan wajah Kyuhyun yang menari dipikiranku .

“ Eomma tahu dengan baik apa alasanku menikah dengan Kyuhyun bukan ? Semuanya kumulai dengan sebuah rencana agar bisa menemukan orang itu dan tentu saja membiayai pengobatan eomma ~ “

Aku terdiam sesaat , pikiranku semakin dipenuhi oleh wajah pria itu , rasanya ingin sekali memukul pelipis kepalaku jika dengan cara itu bayangannya bisa tersingkirkan .

“ Sampai Kyuhyun sendiri merusaknya , sejujurnya aku sendiri tidak tahu apa yang ia rusak eomma, begitu sulit untuk kujelaskan , ada sedikit rasa sesak disini “ aku menyentuh dada kiriku dimana jantungku tertanam disana “ Aku benar-benar membencinya jika ia sudah memerintahku semaunya , jika ia sudah mengambil keputusan tanpa bertanya padaku atau jika ia melarangku untuk berhubungan dekat dengan orang lain, aku benar-benar membencinya di saat-saat seperti itu “

“ Tapi…. “

Aku menelan ludahku pelan dan kembali bersuara “ Hanya saat itu , hanya saat itu kunobatkan dia sebagai orang yang paling kubenci eomma, selebihnya dia seperti menghipnotisku “

Kurasakan remasan pelan pada pergelangan tanganku , aku menoleh dan sudah mendapati senyum manis ibuku , tangannya terjulur untuk merapihkan beberapa anak rambutku yang tertiup angin untuk diselipkan kebelakang telingaku . Ibuku masih setia tersenyum lembut kearahku , tangan lembutnya kini mengelus pipiku . Dia mengangguk kecil dan menatap dalam mataku seolah mengatakan ‘ selalu ikuti kata hatimu ‘ .

Kuraih sebelah tangan ibuku dan menggenggamnya , kami kembali melempar pandangan lurus kedepan menikmati teriakan-teriakan senang anak-anak yang bermain ditaman ini .

“ Aku mulai terhanyut dengan hubungan ini eomma , aku mulai melihatnya sebagai seseorang yang selalu kutunggu saat jam kantor bearkhir , seseorang yang kunantikan untuk mencoba masakan yang kubuat , seseorang yang selalu kupikirkan saat ia harus pergi jauh untuk urusan bisnis , aku mulai menganggap dia benar-benar suamiku “

Aku terdiam , aku tahu jika ada sesuatu yang salah disini , sesuatu yang membuat mulutku bisa berujar kalimat aneh barusan . Suami ? Aku sudah tidak ingat sejak kapan aku mulai melihat Kyuhyun sebagai seseorang yang benar-benar bergelar suamiku , semuanya benar-benar membuatku bingung .

“ Aku tidak boleh menyukainya eomma , tidak boleh sampai jatuh cinta padanya karena rencana yang kubuat tidak sampai pada tahap itu , pernikahan ini hanya akan berjalan untuk dua tahun kedepan dan aku harus berusaha menahan perasaan yang belum terlalu jauh ini “

Ibuku menggenggam telapak tanganku yang kubalas lembut , aku tahu ia adalah pendengar yang baik , walaupun dia tidak bisa membalas apapun yang kuucapkan, bercerita seperti ini padanya membuatku merasa lebih lapang . Masih ada tempatku untuk berbagi cerita .

~**~

Sepertinya suasana canggung yang menyerangku dan Kyuhyun tidak akan pernah bertahan lama , kami kembali terlibat perdebatan sengit saat dia memberitahuku untuk membatalkan memberikan pekerjaan untukku . Namja ini seperti menerbangkanku dengan harapan besar namun belum sempat aku mencicipi rasanya menembus awan itu dia sudah kembali menghempaskanku ketanah dengan pembatalan rencananya .

Kyuhyun sebelumnya berencana untuk memberikan pekerjaan kepadaku sebagai guide khusus (?) di Sanguine World karena dia melihat kemampuan penguasaan 3 bahasaku , tapi entah apa alasannya dia membatalkan begitu saja yang itu berarti tidak ada pekerjaan untukku dan aku masih harus menjadi ibu rumah tangga yang menyedihkan .

Aku sempat mengemukakan ide untuk ikut membantu Sungmin bekerja dikafenya tapi Kyuhyun langsung menolak mentah-mentah ideku . Dia justru menawarkan untuk mengikuti kegiatan ibunya yang terjun dalam kegiatan sosial , sebenarnya itu bukan ide yang buruk , tapi aku masih cukup waras untuk menerima tawaran dari Kyuhyun itu , membayangkan menghabiskan waktu seharian dengan ibu mertuaku sudah menjadi bayang-bayang menakutkan . Kuputuskan untuk menolaknya dan kembali menghadapi kenyataan jika aku masih menjadi ibu rumah tangga tanpa pekerjaan diluaran .

“ Ada baiknya juga kau dirumah Seohyun “ Kyuhyun berucap saat ia baru keluar dari kamar mandi dan melewati ruang tengah dimana aku sedang duduk santai , ya benar-benar seorang pengangguran -_- . Dia menghentikan sebentar aktifitasnya yang tengah mengeringkan rambutnya dengan handuk

“ Apa bagusnya seperti ini ?” sahutku sengit

“ Sebagai sebuah antisipasi jika kau hamil “ sahut Kyuhyun santai

“ Mwo ? “

“ Bukankah ibu hamil akan lebih sering menghabiskan waktu mereka dirumah ? “

“ Yaa !! Siapa yang hamil ?!!! “

“ Aku hanya mengatakan sebagai sebuah antisipasi jika yang kita lakukan waktu itu membuahkan hasil “

Kyuhyun sadar jika aku sudah siap meledak, dia langsung mengambil langkah seribu dan berlari kekamarnya , saat aku hendak melemparkan bantal kursi kearah Kyuhyun , itu semua sudah terlambat karena lemparanku menghantam pintu kamarnya yang sudah tertutup . Lain kali kulemparkan barbel agar bisa sekalian menghancurkan pintu kamarnya .

~**~

AUTHOR’s POV

“ Aku tidak mau tahu Changmin~ah , aku tidak mau tahu !! “

Changmin hanya bisa mematung ditempatnya memandang hampa sang ibu yang terus saja menuntut adanya kepastian dari Changmin , kepastian yang dimaksud adalah tugas Changmin untuk menarik hati sang kakek agar bisa berubah pikiran dalam menyerahkan perusahaan bukan ketangan Kyuhyun melainkan ketangannya .

“ Seharusnya kau dengarkan aku dari awal , kau nikahi Bora dan itu sudah pasti membuatmu lebih unggul dari Kyuhyun ! Tapi yang kau lakukan justru mengabaikan gadis itu !! “

“ Jika aku menikahinya itu menunjukkan jika aku yang benar-benar merebutnya dari Kyuhyun eomma “ Changmin menanggapi pelan

“ Itu sudah tidak penting lagi ! Kau tidak bisa memanfaatkan keadaanmu yang lebih unggul saat itu !! “

“ Walaupun begitu aku juga tidak akan menikahi Bora “ Changmin berujar

“ Mworago ? “ Ibu Changmin tampak terkejut mendengar ucapan anaknya barusan . Membawa tubuhnya mendekati Changmin dan memberi isyarat pada putranya untuk lanjut berbicara

“ Aku tidak mau memakai cara ‘pernikahan’ untuk mengambil posisi Direktur “ ucap Changmin , namja ini sudah mulai menatap mata ibunya yang membalasnya dengan tatapan penuh kebingungan

“ Apa maksudmu ? “

“ Jika aku harus menjadi direktur kubuktikan aku memang pantas untuk itu , tidak dengan pernikahan “

“ Omong kosong !! Lihat apa yang dilakukan Kyuhyun ?! Dia memakai pernikahan untuk ini semua , dan kau kalah telak karena itu , oke~ jika tidak dengan Bora terserah kau mau menikahi siapa saja , bagitu banyak gadis diluar sana yang tidak akan menolak lamaranmu “ ucap Ibu Changmin , wanita ini mulai terbawa emosi jika sudah membicarakan hal-hal seperti ini dengan anak laki-lakinya

“ Untuk wanitaku , aku hanya akan memilihnya sendiri eomma, tidak akan kugunakan ia untuk membuatku menjadi direktur “

“ Kau sedang membicarakan cinta disini huh ? “ tanya ibu Changmin sengit

“ Satu-satunya yang kupikir masih aku miliki adalah perasaan tulus terhadap wanita yang kusukai , selebihnya semua telah rusak eomma , kau yang merusaknya “

Suara tamparan keras yang mendarat dipipi Changmin sudah cukup membuat seorang namja yang lebih memilih diam untuk angkat bicara , namja yang berusia sekitar 48 tahun ini langsung berjalan mendekati ibu Changmin dan menarik pergelangan tangan wanita itu untuk mundur “ Jangan memukulnya “ ujarnya .

Changmin hanya bisa mematung ditempatnya , kedua matanya melirik sekilas kearah pria yang tengah mencoba meredamkan kemarahan ibunya dengan penuh kesinisan . Bagi Changmin melihat pria ini yang mencoba menjadi penengah antara ia dan ibunya sudah cukup membuat Changmin muak .

“ Jangan pernah membicarakan cinta dihadapanku kau mengerti ?! Aku tidak mau tahu Shim Changmin , kau harus menjadi direktur seperti apapun usahamu !!! “ ibu Changmin berujar keras , wanita dewasa itu langsung memutar tubuhnya menghadap jendela dan terisak , ada rasa bersalah yang menghampirinya karena harus menampar wajah Changmin , namun egonya yang jauh lebih besar membuat wanita itu lebih memilih untuk menangis dari pada mengucapkan kata maaf atas kelalaian tangannya yang menampar pipi Changmin .

“ Kembalilah kekamarmu , kita bicara nanti “ ujar pria ini sebelum ia berbalik dan mengampiri kembali ibu Changmin lalu menariknya kedalam pelukannya . Changmin memandang jijik apa yang dilakukan pria itu dan akhirnya memilih untuk berjalan keluar dari ruangan ibunya .

~**~

“ Tidak bisakah kau cukup mengatakan ‘iya’ didepan ibumu ? “ tanya pria yang sebelumnya tengah menenangkan ibu Changmin , pria ini telah memasuki sebuah ruang kerja yang memang dipergunakan Changmin untuk menyelesaikan urusan kantornya . Changmin yang sedang bersender lemah pada kursi kerjanya terpaksa membuka kedua matanya dan menatap pria berusia 48 tahun ini .

Park Jong Yun , pria ini bernama Jong Yun , merupakan ayah tiri Changmin sejak 5 tahun lalu , 2 tahun setelah ayah kandung Changmin meninggal orang inilah yang menikahi ibunya , Jong Yunpun sebenarnya bukan orang asing , dia adalah kaki tangan ayahnya saat Changmin berusia 10 tahun , tapi masih sulit untuk Changmin menerima kehadiran Jong Yun sebagai seorang ayah yang menggantikan peran ayah kandungnya .

“ Keluarlah “ Changmin berujar pelan , namja ini sudah begitu malas memulai pembicaraan dengan Jong Yun yang akan berakhir dengan perdebatan .

“ Sampai kapan kau bersikap seperti ini kepadaku ? “

Ucapan Jong Yun berhasil membuat Changmin kembali menatapnya , tatapan dingin yang selalu ia gunakan jika menatap pria yang usianya hampir menyentuh setengah abad ini ia lemparkan kearah Jong Yun .

“ Aku tidak tahu , karena sampai sekarangpun aku belum bisa menerimamu “

“ Changmin~ah ..”

“ Sebagai orang yang membantuku dalam pekerjaanku , aku begitu menghargaimu Pak Park , tapi untuk peranmu sebagai ayahku sampai kapanpun aku tidak bisa menerimamu “  sahut Changmin dingin

“ Ini sudah 5 tahun Changmin~ah , kau masih memanggilku seperti itu “

“ Akan terus seperti ini , dimataku kau tetap asisten ayahku , Pak Park yang selalu menjadi kaki tangan ayahku “ Changmin menyahut cepat dan sukses membungkam mulut Jong Yun . “ Jangan memaksaku Pak Park , disaat seperti ini kau membuatku semakin membencimu , cukup kau rebut ibuku dan membuatnya seperti itu yang dengan suksesnya berakibat padaku “

“ Pesan ayahmu untuk membuatmu menjadi seorang direktur ! “ Jong Yun membalas cepat , emosinya sedikit tersulut sekarang .

“ Aku bisa melakukannya dengan caraku sendiri !! “

Changmin bangkit dari duduknya dan menatap Yong Jun lebih tajam, kedua tangannya mengepal kuat seolah menahan diri untuk tidak menghampiri Yong Jun dan menyapa sisi wajah pria itu dengan kepalan tangannya , melihatnya seperti ini benar-benar membuat Changmin muak .

“ Sampai sekarangpun belum ada hasil yang bisa kau banggakan “ Yong Jun berujar sinis yang membuat mata Changmin berkilat marah .

“ Kalian terlalu banyak ikut campur ! Mengaturku dengan segala rencana kalian tanpa perlu bertanya dulu padaku seolah aku adalah mesin yang kalian gunakan untuk mengambil perusahaan kakek !! “ teriak Changmin . Dadanya tampak naik turun setelah ia menyelesaikan satu kalimat itu . Digebraknya meja kerjanya sendiri untuk mengalihkan emosinya .

“ Keluarlah “ Changmin berujar dingin

“ Changmin~ah ..”

“ Kubilang keluar !!! “

Pengusiran yang disertai bentakan ini cukup menyadarkan Jong Yun untuk mengangkat kakinya meninggalkan ruang kerja Changmin , meninggalkan namja itu yang saat ini tengah menunduk mencoba membuat dirinya lebih tenang dan meredam emosinya . “ Aku punya caraku sendiri “ desis Changmin . Kemuakan akan aturan sang ibu membuat Changmin jengah dan mulai mengikuti rencana yang ia telah ia buat .

~**~

“ Kau sudah selesai belum ? “ Kyuhyun mengetuk pintu kamar Seohyun dengan tidak sabar yang langsung mendapat teriakan dari dalam .

“ Sebentar lagi !! “ jawab Seohyun kuat , gadis ini baru saja selesai memasukkan beberapa pakaiannya kedalam tas ransel ukuran sedang . Setelah menutup tasnya dan meyakinkan jika tidak ada yang tertinggal lagi , segera ia pakai tas itu dipunggungnya kemudian berjalan kemeja riasnya untuk mengecek terakhir kali penampilannya . Dipasangnya topi rajut bewarna putih kekepalanya yang sebelumnya Seohyun telah mengikat beberapa bagian rambutnya dan menyisakan yang lainnya agar tetap terurai .

Merasa sudah merasa puas dengan penampilannya segera gadis ini berjalan kearah pintu kamar dan membukanya .

“ Lama sekali “ dumel Kyuhyun “ Apa yang kau pakai ini ? “

“ Kau bilang kita akan camping ? Aku sudah mempersiapkan yang terbaik “ sahut Seohyun bangga , memang saat ini dia sudah memakai setelan pakaian yang akan digunakannya untuk camping , karena semalam Kyuhyun memberitahukan jika keluarganya mengajak untuk menghabiskan akhir pekan bersama dengan acara camping keluarga (?) . Sepatu boot yang Seohyun gunakan sedikit membuat Kyuhyun mengernyit dan mendesah pelan

“ Ini tidak akan seperti yang kau bayangkan Seohyun~ah “ ujar Kyuhyun

“ Ada apa ? Apa ada yang kurang ? “ tanya Seohyun sambil mengamati penampilannya lagi

“ Sudahlah~ “ Kyuhyun mengibaskan tangannya “ Kau akan tahu nanti “ lanjutnya sambil berjalan lebih dulu , Seohyun sempat bingung melihat penampilan Kyuhyun yang justru terlihat sangat santai . Celana loggar setengah tiang serta kaos merah muda yang dipadu padankan dengan sweater merah yang tidak Kyuhyun pakai melainkan hanya ia selampirkan dipundaknya . Tampan memang , tapi bukankah itu terlalu santai ? Seohyun juga tidak melihat adanya tas punggung yang seperti ia bawa sekarang .

“ Tunggu aku “ ujar Seohyun kuat sambil menyusul langkah Kyuhyun .

~**~

“ Apa ini ? “

Kyuhyun menoleh malas kearah Seohyun yang tampak berdiri kaku . Gadis ini sudah mengira akan melakukan perjalanan naik turun gunung setelah mendengar kabar dari Kyuhyun jika keluarganya mengajak camping bersama . Tapi bayangan itu luntur begitu saja saat Kyuhyun justru membawa Seohyun kerumah keluarganya dan disinilah mereka sekarang . Dihalaman luas belakang rumah keluarga Cho yang ternyata berdiri begitu banyak pohon cemara dan pinus yang cukup menjulang tinggi .

“ Sudah kukatakan bukan jika ini tidak akan seperti yang kau bayangkan “ ujar Kyuhyun sambil mengeluarkan tenda yang memang sudah disiapkan oleh kakak perempuannya .

Seohyun menoleh untuk melihat kakek , ayah dan ibu mertuanya yang tengah bersama-sama mendirikan tenda . Seohyun bisa melihat kakek sedikit berteriak-teriak kepada ayah mertuanya karena kelambanannya mendirikan tenda . Sedangkan dia dan Kyuhyun memilih untuk mendirikan tenda beberapa meter dari mereka .

“ Seharusnya kau katakan padaku jika kita hanya akan camping dihalaman belakang rumahmu ! “ dumel Seohyun

“ Aku lupa~ “ sahut Kyuhyun tak acuh “ Lebih baik kau bantu aku mendirikan tenda ini , kalau hanya aku sendiri ini tidak akan selesai “ lanjut Kyuhyun .

Kini mereka berdua tengah bekerja sama mendirikan tenda yang akan mereka tempati , sebenarnya akan ada 3 tenda yang akan didirikan nantinya , 1 tenda untuk ditempati Ayah dan Kakek Kyuhyun , 1 tenda berikutnya akan ditempati Ibu dan kakak perempuan Kyuhyun dan sisanya Seohyun dan Kyuhyunlah yang akan menempati . Seohyun sempat mengajukan ide untuk bergabung bersama ibu dan kakak mertuanya namun dengan mentah-mentah ditolak Ahra dan beranggapan jika seorang istri harus setia mendampingi suaminya -_-

“ Kau tidur bersama kakek dan ayahmu saja Kyuhyun~ssi “ ujar Seohyun pelan agar tidak terdengar oleh anggota keluarga yang lainnya . Tenda mereka berdua baru saja selesai setelah hampir 2 jam berkutat dengan pekerjaan itu .

” Dan aku akan mengatakan jika kau yang mengusirku “ sahut Kyuhyun dengan suara pelan

“ Chhhh … mana mungkin kita tidur satu tenda ? “ Seohyun mendesis sambil memajukan bibir tipisnya

“ Mau bagaimana lagi , yang mereka tahu kita adalah pasangan suami istri yang dipenuhi oleh cinta , lagi pula Seohyun~ah ,sudah pernah kukatakan bukan , jika dihadapan orang tuaku kita akan benar-benar menjadi suami istri, jadi beraktinglah dengan baik^^ “

“ Kau…”

“ Kalian sedang apa ? Ayo kita makan dulu~~ “ terdengar suara teriakan dari Ahra yang memanggil Kyuhyun dan Seohyun . Matahari memang sudah tenggelam beberapa saat lalu , acara makan malam menjadi agenda berikutnya diacara camping keluarga ini .

~**~

Seohyun’s POV

Setelah acara makan malam selesai kami semua mulai berkumpul bersama mengelilingi api unggun kecil yang tadi dibuat oleh Kyuhyun dan ayah mertuaku . Tidak perlu menggunakan batang pohon atau sejenisnya untuk duduk mengelilingi api unggun ini seperti yang biasa dilakukan dikebanyakan acara camping . Kami menduduki kursi berukuran sedang yang biasanya sering kulihat jika orang-orang kaya pergi memancing . Kursi lipat yang serba guna .

Kali ini aku tengah mendengarkan kakek yang sedang menceritakan masa mudanya , dia terlihat sekali antusias menceritakan pengalaman-pengalamannya itu , aku cukup tertarik mendengar ceritanya namun tidak dengan Kyuhyun . Aku mendengar ia sempat mengeluh pelan jika kakek sudah menceritakan ini untuk yang kesekian kalinya .

“ Ayahku merintis usaha ini benar-benar dari bawah Seohyun~ah , kami awalnya hanya berupa taman hiburan kecil yang berpindah-pindah , namun saat modal kami cukup setelah mengumpulkannya sekian lama akhirnya ayahku bisa membeli tanah dan membangun taman hiburan yang lebih baik “ cerita kakek kearahku . Aku mengangguk bersemangat mendengarkan ceritanya .

“ Aku begitu kagum dengan ayah kakek , dia orang yang begitu luar biasa “ sahutku sungguh-sungguh

“ Tentu saja , semuanya tidak bisa kami dapatkan dengan mudah, ada suatu usaha untuk mendapatkannya , aku begitu menghargai setiap usahanya “ sahut kakek

“ Lalu bagaimana denganmu ? “ tanya Ahra kearahku , aku menoleh kearahnya dan menatap bingung “ Aku ? “ tanyaku

“ Ne~ bagaimana pengalaman hidupmu ? “ tanyanya lagi dengan nada bersemangat

“ Kehidupanku tidak begitu baik sebenarnya , tapi eonni benar-benar mau mendengarkan ceritaku ? “

“ Tentu saja ! “ sahut Ahra meyakinkan

“ Kakek juga ingin dengar “ timpal kakek Kyuhyun

“ Aku juga~ “

Aku menoleh terkejut kearah ayah Kyuhyun , dia tersenyum tipis kearahku yang langsung membuatku tersanjung . Dia memang orang yang jarang mengajakku berbicara, tapi aku begitu yakin jika ia adalah orang yang sangat hangat .

“ Aku tinggal di Jepang sejak usiaku 8 tahun , menghabiskan masa remajaku dinegri itu . Untuk terus bertahan hidup dengan ibuku , kami berusaha bersama mencari uang dinegara yang persaingannya cukup keras “ aku memulai ceritaku , yang lainnya tampak mendengarkan ceritaku dengan serius .

“ Saat aku masuk SMP , aku bekerja sambilan disebuah kedai yang tidak jauh dari apartemen murah yang kutempati bersama ibuku , kami ..”

“ Kau bekerja sejak SMP ? “ tanya Ahra menyela kalimatku

“ Ne eonni “ jawabku sambil tersenyum , kulihat mulutnya sedikit terbuka setelah kujawab pertanyaannya itu.

“ Sebenarnya bibi pemilik kedai tidak mau menerimaku karena menurutnya aku masih belum cukup umur , tapi aku memohon agar ia bisa menerimaku karena aku benar-benar membutuhkan uang “ lanjutku sambil tertawa kecil mengingat kejadian itu

“ Aku sempat datang setiap pagi ke kedainya untuk membantu apa saja tanpa dibayar , aku mengatakan padanya jika aku akan membantunya dulu dan tidak apa-apa jika aku tidak menerima bayaran , setidaknya dia harus melihat kinerjaku , dan setelah 3 hari aku membantunya akhirnya bibi pemilik kedai itu luluh padaku , dia menerimaku sebagai pegawainya “ Aku tersenyum lembut mengingat kejadian itu , mengingat bagaimana kebaikan sang bibi yang karena ia lah aku mulai bisa membeli obat untuk ibuku

“ Apa yang membuatmu ingin bekerja disaat usiamu masih begitu muda ? “ tanya Ahra lagi

“ Ibuku jatuh sakit saat hari pertama aku masuk SMP , aku tidak tahu seperti apa kejadiannya tapi saat aku sampai dirumah ia telah tergeletak tak sadarkan diri diruang tengah , sejak saat itu dia hanya terus terduduk dikursi roda dan suaranya juga hilang “ jawabku . Semua orang disini masih terlihat serius mendengarkan ceritaku , bisa kulihat dari tatapan mereka yang menatap lurus kearahku .

“ Apakah tidak apa-apa aku menceritakan ini ? “ tanyaku memecah keheningan .

“ Tidak apa-apa , kau bisa teruskan “ tanggap kakek cepat

“ Saat lulus SMP , aku berhasil diterima disalah satu SMA favorit di Tokyo , aku lulus tes ujian masuk dengan nilai tertinggi . Awalnya aku sempat khawatir jika aku tidak akan bisa bersekolah disana , tapi karena hasil tes ku menempati posisi pertama dengan nilai terbaik mereka memberikan pengecualian padaku , aku harus bisa mempertahankan nilaiku dan dengan itu beasiswa akan terus mengalir untukku “

“ Kau bisa melakukannya ? “ Ahra bertanya

Aku mengangguk kecil sambil tersenyum malu kearahnya “ Untungnya begitu , selama aku bersekolah disana aku hanya membayar sebagian seperti buku-buku “

“ Kau hebat “ puji Ahra

“ Gomawo eonni “

“ Apakah kau sambil bekerja juga ? “ kali ini ayah mertuaku yang bertanya

“ Ne abboji , hanya saja aku tidak bekerja lagi di kedai bibi itu , aku mengajar disebuah tempat kursus untuk anak SMP saat pulang sekolah , 3 tahun kuhabis kan ditempat itu “

“ Kehidupanmu cukup berat Seohyun~ah “ ujar kakek Kyuhyun , aku bisa melihat rasa iba yang terpancar diwajahnya .

“ Mungkin jika aku hidup sendiri semua akan terasa berat kakek , tapi aku punya beberapa tujuan yang harus kucapai , salah satunya menyembuhkan ibuku , semua akan kulakukan untuk bisa mendengarnya menyebut namaku lagi “ sahutku lirih . Kediaman menghampiri kami , aku memilih untuk menatap api unggun yang bergemerecik kecil .

“ Apa Kyuhyun menjadi salah satu tujuanmu ? Tujuan hidupmu ? “

Aku menoleh terkejut kearah Ahra , dia tersenyum usil kearahku . Saat aku menatap yang lainnya kakek sama seperti Ahra yang tampak tertarik mendengarkan jawaban seperti apa yang akan kuberikan , ayah mertuaku masih terlihat tenang, sedangkan ibu mertuaku hanya memandangku tajam dengan mata elangnya . Tanpa berani menatap Kyuhyun yang duduk tepat disebelahku aku mulai membuka mulutku , senyum canggung terukir dibibirku

“ Dia bukan tujuan eonni , tapi dia suamiku “ sahutku mengambil jalan aman

“ Hahahhaa~ kau benar “ Ahra tertawa geli

Kalimat tadi mampu menyelamatkanku sepertinya .

“ Kakek ingin bertemu dengan ibumu Seohyun , ingin melihat wanita seperti apa yang telah melahirkan seorang gadis kuat sepertimu “ ujar kakek

“ Aku akan mencarikan waktu yang tepat kek “ sahutku sambil menganggukkan kepalaku sopan kearahnya .

Kami mulai terlibat dalam perbincangan yang jauh lebih santai , aku sempat tertawa geli saat kakek mengejek Ahra yang sampai sekarang masih belum mau menikah . Namun aku tersadar sesuatu , aku menoleh kearah Kyuhyun karena aku merasa ia terus menatapku

“ Ada apa ? “ tanyaku pelan kearahku , kusadari jika ia sedikit terkesiap namun bisa langsung mengusai dirinya

“ Aniyo~ “ sahutnya singkat sambil mengalihkan pandangannya . Dasar aneh

~**~

Aku memilih untuk tidur dipaling pinggir alas kasur yang kami gunakan sekarang . Ya~ saat ini aku dan Kyuhyun tengah berbaring bersama di alas tempat tidur didalam tenda yang kami bangun bersama tadi . Kami berbaring dengan saling memunggungi satu sama lain , aku sempat mencuri untuk menoleh kearahnya untuk mengecek apakah ia sudah benar-benar tidur .

Dengan hati-hati aku mulai berganti posisi , tidur dengan gaya seperti itu membuat sisi kiri bahuku sedikit sakit , aku memilih untuk melentangkan tubuhku dan menatap langit-langit tenda yang kami tempati . Kutarik selimut yang kubawa sebelumnya sampai kebatas dadaku agar membuatku lebih hangat . Helaan nafas keluar untuk yang kesekian kalinya dari bibirku . Aku masih belum bisa tidur padahal baru saja aku mengecek jam diponselku yang sudah menunjukkan pukul 11 malam . Bagaimana bisa tidur jika Kyuhyun ada disebelahku seperti ini , aku dibuat sibuk dengan usahaku sendiri yang tengah menenangkan detak jantungku , kenapa harus berdetak dengan ritme yang tidak seperti biasanya sih ?

“ Tidak bisa tidur ? “

Aku terlonjak kaget saat tiba-tiba Kyuhyun tidak lagi memunggungiku dan sudah tertidur dengan posisi yang sama denganku . Kami berdua sama-sama menatap langit-langit tenda ini .

“ Kupikir kau sudah tidur  “ ujarku kaku

Kyuhyun tampak menggunakan kedua tangannya untuk menyangga kepalanya dengan menjadikannya bantal . Aku lebih memilih untuk merapatkan selimutku lebih naik lagi sampai kebatas leherku . Kedua ujung kakiku tampak bergerak-gerak gelisah dibalik selimut ini . Oh ayolah~ apa yang harus membuatku resah ?!

“ Seohyun “

“ Ne ? “

“ Jika orang yang kau minta padaku untuk dicarikan itu berhasil kutemukan , apa yang akan kau lakukan padanya ? “

Aku menoleh bingung kearah Kyuhyun , dia tidak membalas tatapanku dan tetap tenang menatap langit-langit tenda ini . Kenapa tiba-tiba bertanya tentang hal itu ?

“ Kau sudah menemukannya ? “ tanyaku was was

“ Belum , tapi sebentar lagi sepertinya . Pak Lee masih terus menyelidiki keberadaannya “ sahut Kyuhyun “ Jawab pertanyaanku , apa yang akan kau lakukan padanya ? “

“ Menyuruhnya berlutut didepan ibuku dan meminta maaf kepadanya , meminta dia mengganti rugi semuanya , uang asuransi ayahku , rumah di Korea yang ia jual dan tentu saja kehidupan kami “ ujarku . Aku masih mengingat dengan jelas wajah pria itu , wajah pria yang sok berhati malaikat tapi menyimpan sejuta racun disetiap ucapannya , berhasil membujukku dan ibuku untuk hijrah ke Jepang dan pergi begitu saja meninggalkan kami diJepang dengan membawa uang asuransi ayahku yang telah meninggal .

“ Setelah itu kau bisa lupakan dendammu itu ? “

“ Nde ? “

“ Kau tenang saja , aku akan segera menemukan orang itu , tapi setelah kau berhasil menemukannya lupakan apa yang ia lakukan terhadap kau dan ibumu “

“ Kau bilang apa ? “ ujarku tidak percaya . Meminta melupakannya ? Bahkan jika hukum dinegara ini tidak ada , aku akan langsung menghabisinya dengan tanganku sendiri .

“ Mendengar nada suaramu yang penuh dengan kesinisan karena orang itu membuatmu terasa asing bagiku , pancaran rasa dendam dimatamu bukan menunjukkan dirimu yang sebenarnya , bukan Seohyun yang kukenal , aku tidak suka melihatnya “ Kyuhyun berujar lancar , namja ini masih bertahan menatap lurus langit-langit tenda padahal aku yakin jika ia tahu jika aku tengah menatapnya .

“ Tetap jadi Seohyun yang biasanya , bodoh , lamban , tidak penurut dan keras kepala “

“ Mwo ? “

“ Pribadi seperti itu yang membuatmu begitu menarik , jadi jangan berubah “

Setelah kalimat itu meluncur dari bibirnya, namja ini kembali tidur dengan posisi dia yang sebelumnya , memunggungiku dan membuatku hanya bisa menatap bingung punggungnya . Kembali ia menempatkan pada suatu perasaan aneh , perasaan mengambang karena mendengar ucapannya . Aku benci karena begitu sulit untuk kudeskripsikan , ada rasa yang seperti meletup-meletup disini , didada sebelah kiriku , dimana ditempat itu jantungku kembali bekerja dengan system yang lebih cepat dari biasanya .

Sepertinya aku akan semakin sulit untuk tidur dan mengistirahatkan kedua mataku .

~**~

Aku berjalan keluar dari perpustakaan umum yang tiga hari ini selalu ku kunjungi . Bingung dengan kegiatanku yang selalu mengarah ke sebuah kata ‘pengangguran’ mengunjungi perpustakaan menjadi alternatif kegiatan yang bisa kulakukan . Setidaknya masih ada ilmu yang bisa kugali dengan mengunjungi tempat ini .

3 hari yang lalu Kyuhyun kembali melakukan perjalanan bisnis dan kali ini dia terbang ke Shanghai , ada salah satu perusahaan brand ternama disana yang siap menjadi sponsor untuk pengembangan “ Sanguine World “  kedepannya . Ah~ aku tidak mengerti untuk masalah-masalah seperti itu sebenarnya , jadi tidak bertanya macam-macam kepada Kyuhyun justru menjadi cara terbaik akan tidak semakin pusing dengan urusan-urusannya .

Kuraih ponselku yang bergetar . Kulihat nama Kyuhyun sebagai pemanggilnya . Dia bilang akan pulang 2 hari lagi bukan ? Kenapa menelpon ?

“ Yoboseyo ? “

“ Kau dimana ? “ tanyanya cepat

“ Ada apa ? “ sahutku dengan nada yang kubuat terdengar malas

“ Sudah sebutkan saja dimana posisimu sekarang “ perintahnya

“ Aku di perpustakaan umum yang ada di Yongsan , disini hanya ada satu perpustakaan jadi tidak mungkin jika tidak menemukanku . Ada apa , kau sudah pulang ? Katamu akan pulang 2 hari lagi ? “

“ Jangan kemana-mana ! Tetap ditempatmu , akan ada yang menjemputmu , jadi jangan beranjak kemanapun ! “

“ Mworago ?! “

“ Sudah lakukan saja apa yang kuucapkan , ingat jangan kemana-mana ! Aku tutup dulu ya “

“ Yayayaya !! “

Bunyi bip pelan dari ponselku sudah menandakan jika Kyuhyun baru saja mengakhiri panggilannya . Lihat apa yang dilakukannya , kembali memerintahku tanpa ada alasan yang jelas . Tidak pergi kemana-mana lantas apa yang harus kulakukan ? Tidak mungkin kan dia akan menyusulku , aku yakin jika ia menelponku tadi ditengah-tengah kegiatan bisnisnya. Berarti itu menandakan jika ia masih di Shanghai . Lalu siapa yang akan menjemputku ? Aihhh~ apa lagi rencana dari namja itu ?

15 menit menunggu didepan perpustakaan umum ini , tiba-tiba sebuah mobil jenis audi berwarna hitam merapat kearahku . Seseorang membuka satu pintu penumpang yang ada didepan dan munculah pria yang menggunakan pakaian serba hitam keluar dari mobil mewah itu . Pria ini berjalan cepat kearahku dan langsung membungkuk sopan . Sebuah earphone berwarna kulit terpasang ditelinga kirinya .

“ Annyeong Haseo nyonya muda , Kim Jongin imnida “ ujarnya kearahku

“ Siapa ? Kim Jongin ? “

“ Silahkan masuk kemobil Nyonya muda “ ujarnya lagi tanpa menjawab pertanyaanku

“ Mwo ? “ sahutku bingung

“ Tuan muda Cho Kyuhyun sudah memerintahkan kami untuk membawa anda kesuatu tempat , dia akan menemui anda disana “ jawabnya

“ Kyuhyun ? Tapi ..” aku mulai mengenali pria ini sebagai pria yang waktu itu sempat kuhajar karena aku berhasil mengetahui jika ia tengah mengikutiku atas perintah Kyuhyun .

“ Silahkan nyonya muda ~ “ ujarnya sopan sambil membukakan pintu penumpang yang berada tepat dibelakang kursi kemudi .

“ Tapi mau kemana ? “ tanyaku bingung

“ Anda akan tahu nanti “ sahutnya . Mau tidak mau aku membawa tubuhku untuk masuk kedalam mobil ini . Tak lama pria yang mengaku bernama Jongin ini ikut menyusul masuk kedalam mobil, dia menempati kursi penumpang yang ada didepan dan memberikan perintah kepada supir untuk menjalankan mobil .

~**~

“ Bukankah kita di Sanguine World ? “ aku bertanya saat Jongin sudah membukakan pintu untukku dan membungkuk sopan kearahku .

“ Benar nyonya muda~ “

“ Lalu , apa yang harus kulakukan ? Dimana Kyuhyun ? “ aku bertanya lagi sambil menatap gerbang besar yang merupakan pintu masuk dari taman hiburan ini. Matahari yang baru saja tenggelam dan lampu-lampu berwarna warni mulai dihidupkan .

“ Tuan muda Kyuhyun sedang dalam perjalanan kemari , saya hanya diperintahkan untuk mengantar nyonya muda sampai disini , selebihnya anda bisa masuk kedalam sendiri dan menunggu tuan muda Kyuhyun didalam “ jelas Jongin yang membuatku semakin menatap bingung kearahnya

“ Aku harus menunggunya dimana tapi ? “

“ Anda bebas memilih tempatnya nyonya muda, hari ini tidak ada pengunjung sama sekali , tempat ini sengaja dikosongkan untuk anda “

“ Mworago ? “

“ Saya akan menunggu diluar karena tugas saya hanya mengantar anda , didalam ada karyawan yang akan membantu anda jika ada yang anda butuhkan “ Jongin berujar lagi

“ Tunggu dulu, tapi kenapa tidak ada pengunjung ? Apa maksudnya tempat ini dikosongkan demi aku ? “

Jongin tampak terdiam , dia terlihat sedikit bingung sekarang . “ Apa anda tidak ingat ini hari apa ? “ tanyanya sopan

“ Tentu saja aku ingat , hari ini hari kamis “ sahutku

“ Maksud saya bukan seperti itu, tapi hari ini adalah hari ulang tahun anda nyonya muda “

“ Nde ? “

Aku langsung terdiam dengan otakku yang bekerja mengingat tanggal berapa sekarang . Ya Tuhan ! Betapa bodohnya aku sampai hari lahirku sendiri aku lupa ? Jongin benar~ hari ini tanggal 28 Juni hari dimana aku berulang tahu yang ke 22 tahun , kenapa aku bisa melupakan hal itu ?

“ Ahh~  aku ingat , tapi …” aku menoleh cepat kearah Jongin “ maksudmu Kyuhyun yang merencanakan hal ini ? “

“ Saya melaksanakan perintahnya nyonya muda “

Kalimat namja ini sudah menjelaskan segalanya , aku menggigit bibirku kuat dengan maksud menahan senyumku yang begitu ingin kusunggingkan . “ Kalau begitu aku akan mengunggunya didalam , terima kasih Jongin~ssi “ ujarku malu-malu dan langsung berjalan ringan meninggalkannya . Jadi dia berencana merayakan ulang tahunku disini ? Merayakan berdua saja ? Sambil berjalan lebih dalam kekawasan taman hiburan ini aku mengipas-ngipas wajahku dengan tanganku untuk meredam rasa hangat yang terasa menjalar ke kedua pipiku .

~**~

AUTHOR’s POV

Seohyun akhirnya memilih untuk menunggu didalam cafee Sungmin , namun saat gadis itu membuka pintu masuk café dia tidak mendapati Sungmin melainkan hanya seorang karyawan wanita yang berdiri dibalik meja kasir . Karyawan itu langsung membungkuk sopan kearah Seohyun yang berjalan mendekatinya

“ Ehm maaf~ dimana Sungmin oppa ? “ tanya Seohyun ragu

“ Apa yang ada maksud adalah Tuan Lee Sungmin ? Dia tidak masuk Nyonya muda , untuk hari ini hanya ada satu karyawan yang ditugaskan disetiap wahana, toko , atau pun café . Jadi saya yang akan melayani anda di café ini , ada yang bisa saya bantu ? “

Seohyun meringis kecil , kenapa semua orang harus memanggilnya dengan sebutan nyonya muda ? Membuatnya merasa lebih tua dari usianya yang sebenarnya .

“ Begitu ? Kalau begitu aku akan menunggu disini saja “ ujar Seohyun

“ Ada yang ingin anda pesan Nyonya muda ? “ tanya karyawan wanita ini

“ Aniyo , tapi nanti jika ada yang ingin kupesan aku akan memberitahu mu “ sahut Seohyun

“ Baik nyonya muda “

Seohyun memilih sebuah bangku yang sering ia duduki jika ia mengunjungi café Sungmin . Bangku ini terletak tepat dipinggir etalase kaca dan tidak berada jauh dari pintu keluar masuk .

“ Apa aku harus menelponnya ? “ Seohyun bertanya pada dirinya sendiri , ia keluarkan ponselnya yang ada ditasnya yang sebelumnya sudah ia taruh diatas meja . Namun begitu menemukan nama Kyuhyun di phonebooknya , jari Seohyun justru tertahan untuk menekan tombol hijau yang akan menghubungi Kyuhyun .

“ Ani~ biarkan dia duluan yang menelponku “ ujar Seohyun sambil keluar dari aplikasi phonebooknya . Gadis ini akhirnya memilih untuk menjelajahi aplikasi lain di iphone yang ia pegang sembari menunggu kedatangan Kyuhyun .

30 menit terlewat begitu saja namun Kyuhyun masih belum menunjukkan batang hidungnya , Seohyun akhirnya memilih untuk bangkit dan itu mengundang karyawan yang masih setia berada dibalik meja kasir ikut berdiri .

“ Anda membutuhkan sesuatu Nyonya muda ? “ tanyanya sopan

“ Kau bisa siapkan kopi susu hangat untukku , aku ingin menunggu Kyuhyun sambil berjalan-jalan disekitar sini “ ucap Seohyun saat ia telah menghampiri karyawan wanita ini .

“ Tentu saja Nyonya muda , mohon tunggu sebentar “ sahutnya dan kembali membungkuk sebelum memutar tubuhnya dan berjalan kearah dapur .

“ Lebih baik aku berkeliling sambil menunggunya “ Seohyun berujar kecil

~**~

“ Pesawatnya mengalami keterlambatan Pak “ Manager Lee menghampiri Kyuhyun yang tengah berdiri dipintu keberangkatan bandara menuju Seoul

“ Mworago ? “

“ Sekitar 30 menit lagi baru bisa lepas landas “ sahut Manager Lee

“Tapi …Pak Lee aku harus segera sampai di Korea secepatnya “ Kyuhyun berujar resah

“ Saya mohon maaf Pak “ Manager Lee membungkuk kearah Kyuhyun

“ Pak Lee aku tidak mau tahu , sewa pesawat pribadi untukku sekarang juga , aku harus sampai di Korea setidaknya dua jam kedepan ! “ Kyuhyun memerintah

“ Baik Pak, mohon tunggu sebentar lagi , saya akan menyewakannya untuk anda “ ucap Manager Lee

Kyuhyun merogoh saku coatnya untuk mengambil ponselnya sampai ia menyadari sesuatu .

“ Mana ponselku ? “ tanyanya bingung . Kyuhyun kembali merogoh seluruh saku yang ada di coat yang ia pakai namun masih belum bisa menemukan ponselnya . Merasa teringat sesuatu akhirnya Kyuhyun memukul dahinya dengan kepalan tangannya pelan . Dia ingat jika ia menaruh ponselnya diatas tempat tidur hotel yang mereka tempati . Sepertinya namja itu lupa mengambil lagi ponselnya setelah selesai membereskan pakaiannnya .

“ Ponselku tertinggal di hotel Pak Lee “ lapor Kyuhyun  “ Ah sudahlah~ berikan ponselmu , aku harus menghubungi Seohyun lagi, setidaknya dia harus tetap menungguku “

Manager Lee langsung menyerahkan ponselnya kearah Kyuhyun yang langsung diraih cepat oleh namja itu . Tujuan Kyuhyun adalah phonebook diponsel manager Lee untuk mencari nama Seohyun. Namun seolah kesialan yang terjadi dua kali namja itu tidak berhasil menemukan nama Seohyun .

“ Kau simpan dengan nama siapa nomor Seohyun disini ? “ tanya Kyuhyun dengan masih menatap serius layar sentuh ponsel Manager Lee

“ Saya mohon maaf Pak , saya tidak menyimpan nomor Nyonya muda “ jawab Manager Lee

“ Nde ? “

“ Maaf  Pak “

“ Aihhhh !! Seharusnya kau menyimpan nomor istriku juga Pak Lee !! Bagaimana mungkin kau tidak menyimpannya ! “ omel Kyuhyun

“ Saya benar-benar minta maaf atas kelalaian ini “ Manager Lee membungkuk dalam

“ Gadis bodoh itu pasti menungguku sambil mengomel “ keluh Kyuhyun sambil berkacak pinggang , membayangkan seperti apa Seohyun yang sudah menunggunya dan Kyuhyun sama sekali tidak bisa memberikan kabar agar Seohyun mau bersabar untuk menunggunya lebih lama lagi

“ Ya sudah , cepat sewakan pesawat untukku , aku tidak mau lebih dari 2 jam perjalanan ! Seperti apa pesawatnya aku harus sampai di Korea secepatnya !! “ titah Kyuhyun . Perintah sudah turun dan dengan sigap Manager Lee segera bertindak untuk menyewakan pesawat untuk Tuan Muda yang penuh aturan ini .

~**~

Seohyun sedang menikmati wahana Animal Circle yang berputar dengan sangat lamban , sebenarnya ia yang meminta kepada karyawan yang menjaga wahana ini untuk tidak memberikan kecepatan yang seperti biasanya . Seohyun memilih untuk menaiki tiruan animal kuda yang tampak terlihat nyaman untuk diduduki .

Gadis ini kembali mengeluarkan ponselnya dan menghembuskan nafas berat . Dia menyerah , dicarinya nama Kyuhyun diphonebooknya untuk menghubungi namja itu . Harus berapa lama lagi dia menunggu disini ?

Tersambung

Seohyun menunggu resah kapan Kyuhyun akan mengangkat telponnya , namun sampai terdengar suara sang operator wanita yang memerintahkan untuk menghubungi beberapa saat lagi Kyuhyun masih belum mengangkat telpon darinya

“ Dia itu mengerjaiku ya ? “ Seohyun berdengus marah sambil menatap layar datar ponselnya . Sampai yang ketiga kalinya akhirnya gadis ini berteriak kecil karena Kyuhyun masih belum mengangkat telpon darinya .

“ Mau sampai kapan aku menunggunya ? “ keluh gadis itu sambil memeluk tiang yang ada ditengah-tengah tiruan kuda yang dia naiki

~**~

Seohyun berjongkok didepan pintu café Sungmin sambil memandang ponselnya hampa , ini sudah hampir 4 jam ia berkeliling bahkan mencoba seluruh wahana yang ada disini seorang diri dan akhirnya kembali ke café Sungmin untuk menunggu Kyuhyun . Namun naas bagi Seohyun karena sampai sekarang pun Kyuhyun masih belum menunjukkan batang hidungnya .

Kepulan asap yang keluar dari mulut dan hidungnya menunjukkan betapa dinginnya udara malam mulai menusuk kulitnya . Memang sekarang masih musim panas , namun jika malam , udara dingin tetap saja akan menyerang . Karyawan wanita yang ditugaskan di café Sungmin sudah berkali-kali mengajak Seohyun untuk masuk dan menunggu Kyuhyun didalam , namun Seohyun menolak dan akhirnya tetap berjongkok menyedihkan didepan pintu café itu .

“ Lebih baik aku pulang “ ujar Seohyun pelan “ Seharusnya aku tahu jika ia hanya mengerjaiku “ lanjut Seohyun sinis

Perlahan gadis itu bangkit dari posisinya yang berjongkok dan berjalan cepat menjauhi café Sungmin . Namun belum jauh langkah Seohyun membawa tubuhnya , gadis itu kembali berhenti seolah sesuatu menahan langkahnya . Bola matanya tampak bergerak cepat yang menandakan ia tengah dilanda kebingungan .

“ Tapi bagaimana jika ia datang saat aku pergi ? “ pertanyaan yang meluncur dengan sendiri lewat bibir tipisnya

“ Tapi bagaimana juga jika ia tidak datang sama sekali ?! “

“ Ahhhh apa yang harus kulakukan ?! “ keluhnya

Seohyun begitu ingin mengutuk dirinya sendiri saat kakinya membawanya kembali berjalan menuju café Sungmin dan akhirnya berjongkok lagi didepan café itu . Sambil berjongkok dipeluknya kedua lututnya dan menaruh dagunya disana . “ Kenapa aku menjadi semakin bodoh ? “ ujar gadis itu dengan suara bergetar akibat usahanya yang menahan tangis karena begitu kesal dengan Kyuhyun .

~**~

“ Dimana dia ? “ Kyuhyun bertanya terburu-terburu saat ia baru saja sampai didepan pintu masuk utama Sanguine World .

“ Ada didalam Pak “ sahut Jongin cepat saat menyadari Kyuhyun telah sampai

“ Dia belum pulang bukan ? “

“ Saya terus berjaga disini , Nyonya muda masih didalam Pak “ jawab Jongin sopan

“ Bagus ~ Ehm Pak Lee , berikan kunci mobil padaku , kau pulang bersama Jongin , aku yang akan membawa mobil ini “ perintah Kyuhyun .

“ Baik Pak “ Manager Lee dengan sigap menyerahkan kunci mobil kepada Kyuhyun yang langsung disambut cepat oleh namja itu . Setelah itu , Kyuhyun langsung melesat cepat , masuk  kedalam taman hiburan milik kakeknya ini .

“ Dia menunggu dimana ? “ Kyuhyun bertanya pada dirinya sendiri sambil terus melemparkan pandangannya kesegala arah untuk mencari sosok Seohyun . Kyuhyun mencoba mengecek di beberapa tempat wahana yang masih setia dijaga oleh karyawan-karyawan sesuai perintahnya namun namja ini masih belum menemukan sosok Seohyun .

“Ah~ mungkin dia menungguku di café Sungmin “

Dipercepat langkahnya untuk menghampiri café yang ia berikan kepada Sungmin itu. Kyuhyun melepas kancing jasnya agar membuatnya lebih bebas dalam bergerak cepat . Langkah namja itu terhenti seketika saat ia sudah bisa melihat sesosok gadis yang masih bertahan untuk berjongkok didepan café Sungmin .

Kyuhyun menghembuskan nafas lega karena melihat Seohyun masih setia menunggunya . Kedua tangannya berkacak pinggang sambil menatap geli Seohyun yang masih belum menyadari jika pria yang ia tunggu sudah datang . Kyuhyun melangkah santai mendekati posisi gadis itu dengan masih menyunggingkan senyum gelinya .

Sedangkan Seohyun , gadis itu masih terfokus menatap tanah yang ia pijak , mulutnya bersenandung kecil yang sulit untuk dijelaskan lagu apa yang sedang ia nyanyikan .

“ Kau benar-benar penurut Seo Joohyun “ ucap Kyuhyun saat ia sudah sampai tepat didepan Seohyun yang masih berjongkok . Ujung sepatu Kyuhyun tertangkap oleh mata Seohyun dan ia tahu jika namja yang ia tunggu telah datang . Seohyun perlahan mendongakkan kepalanya dan langsung mendapati sebuah senyuman manis dari Kyuhyun . Senyuman yang justru membuat gadis ini ingin menangis karena merasa senyum Kyuhyun tidak menunjukkan ada rasa bersalah disana .

“ Kau lama menungguku ? “ tanya Kyuhyun . Seohyun menatap Kyuhyun dengan tatapan tajam yang ia punya , bibirnya sedikit bergetar karena usaha kerasnya untuk menjaga pertahanannya agar tidak ada air mata yang tumpah . Lucu sekali jika ia harus menangis untuk hal konyol seperti ini , menghabiskan waktu hampir 5 jam untuk menunggu seorang pria menyebalkan seperti Kyuhyun .

“ Kenapa tidak menunggu didalam ? Ayo bangun “ ujar Kyuhyun yang masih belum menyadari jika gadis yang menunggunya ini sedang berusaha keras untuk tidak memakinya .

“ Kenapa ? “ Kyuhyun bertanya bingung saat Seohyun sudah berdiri dan masih bertahan menatap tajam kearah namja itu . Kyuhyun semakin dibuat bingung saat ia menatap kearah Seohyun yang sekarang kedua matanya telah berkaca . Kedua tangan Seohyun mengepal keras , gadis ini tengah menguasai emosinya agar bisa menahan diri tidak berteriak kearah Kyuhyun . Seohyun segera mengalihkan pandangannya saat pelupuk matanya tidak lagi kuat menahan rembesan air matanya yang keluar . Dengan cepat ia segera mengapus air mata itu dengan punggung tangannya .

“ S..Seohyun ? “

Seohyun memilih untuk mengunci mulutnya , mendengarkan Kyuhyun memanggil namanya entah kenapa semakin membuat dorongan air matanya yang keluar tidak bisa ia tahan . Membuat kedua tangannya sibuk untuk menghapus air mata yang jatuh itu

“ Ya ! Kau kenapa ? “ Kyuhyun bertanya dengan nada panik

Seohyun menoleh cepat kearah Kyuhyun dan kembali melemparkan tatapan tajam yang ia punya , apakah pria ini tidak sadar dengan kesalahannya ? Membuat seorang wanita menunggunya selama hampir 5 jam .

“ Apa aku harus menjelaskan kesalahanmu ? “ tanya Seohyun dingin , nada suaranya yang bergetar cukup menggambarkan ia tengah berusaha untuk tidak terisak .

“ Nde ? Oh ..itu ..aku bisa menjelaskannya kenapa aku terlambat , tadi …“ Kyuhyun menanggapi cepat

“ Sudah tidak perlu ! Aku mau pulang ! “ potong Seohyun .

“ Nde ? Tapi …”

Seohyun mengabaikan begitu saja ucapan Kyuhyun dan langsung melangkah untuk meninggalkan namja ini , namun baru beberapa langkah ia berjalan tangan Kyuhyun telah mencengkram pergelangan tangannya dan membalikkan tubuhnya membuat Seohyun kembali berhadapan dengan namja itu .

“ Kau tidak bisa pulang , kita sudah terlanjur disini “ tahan Kyuhyun

“ Aku tidak peduli ! Kau mau menghabiskan malammu disini huh ? Itu urusanmu !! “

Seohyun kembali berbalik namun lagi-lagi Kyuhyun mencengkram kuat lengan gadis itu dan berhasil membalikkan tubuh Seohyun . Seohyun menggeram tertahan dan langsung saja menghempaskan tangan Kyuhyun

“ Aku mau pulang ! Kau itu mengerti bahasaku tidak ?!! “

“ Kau pasti sudah tahu kenapa aku mengajakmu kemari ? Kenapa justru mau pulang ? “ Kyuhyun balik bertanya

“ Merayakan ulang tahunku ? Hahhaa~ kau rayakan saja sendiri ! Aku tidak terbiasa merayakan ulang tahun seperti orang-orang kaya lainnya !! “

“ Seohyun~ah aku sudah berusaha untuk sampai secepatnya di Korea untuk merakan hari ulang tahunmu “ Kyuhyun membela diri “ Ayolah ~ akan kubayar kesalahanku malam ini “

Seohyun menggeleng tidak percaya , sebegitu mudahnya kah Kyuhyun mengatakan itu ? Apa ia tidak membayangkan seperti apa Seohyun menunggunya selama 5 jam ? Membiyarkan angin malam yang dingin terus menusuk kulitnya dan tetap menanti kedatangannya .

“ Ayo kita masuk , bibirmu sudah sangat biru “ Kyuhyun hendak kembali meraih pergelangan tangan Seohyun namun Seohyun segera memundurkan langkahnya .

“ Setidaknya kau harus menelponku ,  memberitahuku untuk tetap menunggumu sehingga aku punya kepastian “ ucap Seohyun dengan nada suaranya yang sudah bergetar hebat

“ Mwo ? “

“ Aku seperti orang gila memikirkan apakah kau akan benar-benar datang , memilih untuk tetap menunggumu karena aku takut jika aku pulang kau justru tiba , aku benar-benar seperti orang bodoh asal kau tahu “ lanjut Seohyun , satu tetes air matanya turun membasahi pipinya yang memerah karena udara malam yang dingin .

“ Seohyun~ah aku ….”

“ berjongkok seperti gadis tolol hanya untuk menunggu pria yang selalu memerintah dengan seenaknya , dan kau justru datang dengan senyum tanpa rasa bersalah “

Seohyun kembali menugaskan tangannya untuk menghapus air matanya yang terus jatuh , sedangkan Kyuhyun menatap hampa gadis didepannya ini , ia tidak menyangka jika tanggapan Seohyun karena keterlambatannya akan jadi seperti ini , menangis dengan suara tertahan yang ikut menusuk perasaan namja itu . Dia akan lebih memilih Seohyun berteriak atau membentaknya dari pada mendengar isakan tertahan dari Seohyun .

“ Aku …”

“ Aku mau pulang ! Lagi pula ..” Seohyun menatap jam tangan berwarna pink yang melingkar di pergelangan tangan kirinya yang sudah menunjukkan pukul 11 lewat 35 menit “ tanggal 28 juga akan segera lewat , tidak ada yang bisa dirayakan “

“ Seohyun ….”

“ Kau harus belajar mengucapkan kata maaf jika kau sadar kau telah melakukan kesalahan Kyuhyun~ssi , itu adalah salah satu sikap menghargai orang lain “ ujar Seohyun dingin , Kyuhyun terdiam menatapnya .  Seohyun memperbaiki letak tas yang ia selampirkan ke tubuhnya dan tanpa memperdulikan namja ini lagi dia memutar tubuhnya . Pergi dari hadapan Kyuhyun menjadi alternatif yang dipilih Seohyun , dia akan punya alasan untuk menangis tanpa perlu dilihat oleh Kyuhyun .

Seohyun kembali menghapus air matanya yang masih tampak berjatuhan dengan punggung tangannya , isakannya pun mulai keluar dari bibirnya seiring dengan langkahnya yang semakin menjauhi Kyuhyun . Gadis itu tidak sadar dengan suara derap langkah yang mengikutinya dari belakangnya karena tertutupi oleh isakan pelan dari mulutnya . Langkah Seohyun kembali harus tertahan karena seseorang menahan lengannya dan dengan cepat memutar tubuhnya . Menarik tubuh lemas gadis ini kedalam sebuah dekapan hangat . Kyuhyun memeluknya .

Mata Seohyun melebar seketika saat dihadapankan oleh sebuah dada bidang yang menempel dicuping hidungnya , aroma khas Kyuhyun menyerang hidungnya yang menandakan jika jarak telah tersapu diantara mereka . Tubuh Seohyun mengaku saat ia bisa merasakan kedua tangan Kyuhyun yang mengelilingi punggungnya , mengurungnya dalam sebuah dekapan hangat dan membuat bulu kuduk gadis itu meremang .

Jantungnya berdetak cepat seiring dengan tangan Kyuhyun yang mengelus rambut panjangnya yang terurai .

“ Maaf “

Kedua matanya semakin membulat saat kata itu meluncur dari bibir Kyuhyun , terucap dengan sangat pelan namun cukup jelas karena Kyuhyun mengucapkan tepat ditelinga Seohyun.

“ Aku minta maaf Seohyun “ bisik Kyuhyun lagi . Kaki gadis ini melemas , Kyuhyun sukses memborbardir pertahannya , rasa marahnya seolah menguap karena bisikan namja ini yang berisikan permintaan maaf.

“ Aku tidak pernah meminta maaf secara langsung seperti ini , tapi aku akan meminta maaf jika dengan itu kau tidak akan pergi “

Bahu Seohyun melemas seketika , membiyarkan tubuhnya benar-benar pasrah dalam dekapan Kyuhyun , mendengarkan detak jantung namja ini yang sama bekerja lebih cepat seperti jantungnya sendiri .

“ Maaf membuatmu menunggu , aku minta maaf “

Seohyun sudah tidak bisa mengusai dirinya lagi saat kedua tangannya telah bergerak untuk balas memeluk Kyuhyun , memeluk erat pinggang namja itu yang langsung memunculkan senyum dibibir Kyuhyun .

“ Boleh aku menyebut kau sebagai Seohyunku ? Hahaha~ selamat ulang tahun Seo Joohyun “ ucap Kyuhyun lembut . Isakan keras langsung terdengar dari mulut Seohyun , lingkaran tangannya semakin kuat memeluk pinggang Kyuhyun yang segera dibalas oleh Kyuhyun . Cekikikan kecil terdengar dari bibir namja itu menyadari batapa lucunya gadis yang tengah berada didalam dekapannya sekarang . Menambahkan satu perasaan lagi kepada Seohyun .

TBC

 

300 thoughts on “MAKE HER PREGNANT – Part 5

  1. ya ampuuuunnn…. speechless udah aku ama part ini duhh ><
    authorrr daebak bener benerrrr udah gabisa berkata-kata lg. cho kyuhyun…i like u appa~ wkwk
    so sweet.. ayo semua pd mengaku kalo udah jatuh cinta bahkan cinta mati ^^

  2. Sprti biasa,puncak dari crita ff kmu slalu d’akhir part..
    Tp,jujur dech ff kmu bner” kren,aplgi d bgian akhr ny,ksdihan yg brujung dgn hal yg mnis,n’ kyu oppa trlhat smkin pduli sma seo unnie…

  3. aw…sosweet bgt,mrka udh mulai brni mengekspresikan prsaan mrka.wlw sma” blm da yg mw ngakuin prasaan yg mrka miliki…huuhhh jdi gk bsa nahan bwt bca lnjutan’y skrng jga,gk bsa d’pending wlw ini udh tngah mlam…
    gomawo author😉 jinja jinja daebak😀

  4. Woahhhh… speechless ^^
    seokyu moment nya sngat sweet bnget, seo bikin envy ^_^
    Kaya nya benih2 cnta k2 nya mulai tumbuh nih.. Cie cie!”
    Daebakkkk buat respon epep ini !!

  5. kasian seohyun nunggu kyuhyun 5 jam dan sendirian malem2 lgi, kyuhyun nggak peka tapi untungnya akhirnya dia udah minta maaf

  6. kyaaaa .. Seokyu udah ngelakuinnya .. Semoga cepetan menjadi hasil yaa … Dan seo .. Kau itu mengagumkan .. Bisa bertahan hidup di Jepang .. Ah.. Kyu.. Kau gengsi yaa .. Kasihan seo nunggu kyu sampai 5 jam gitu .. Ah.. Ultah seo yang di rencanain kyu itu romantis abis .. Pingin rasanya kayak seo digituin sama kyu #mimpi ..

  7. aaaaaaaaaa manisnya….:'( sempat ksihan seohyun eonni yg terlalu lama mnunggu kyuhyun oppa….tp terbalas sudah dg pelukan yg d berikan kyuhyun oppa utk istrinya….sungguh manis….semoga mrk tetap bersatu……sbenarnya siapa sih org yg d cr seohyun eonni?…penasaran….next y thor….🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s