MARRY ME ( Remake Version ) Part 7

Diproteksi: MARRY ME ( Remake Version ) Part 7

Judul : MARRY ME ( REMAKE VERSION)

Cast :   Han Ga Rim (my fiction)

Kim Jong Woon aka Yesung (Super Junior)

Choi Minho (Shinee)

Im Yoon Ah aka Yoona (SNSD)

Member Super Junior

Member SNSD

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : General

Length : Chapter

Genre : Romance , Comedy

Desclaimer :FF yang terbengkalai dan masih berharap ada yang menantinya -___-.

*Part 7*

Han Ga Rim POV

Aku sudah berusaha keras bersikap biasa saja dihadapan Yesung, walau setiap kali aku melihatnya, aku akan selalu merasakan rasa sesak didadaku . Aku yakin semua yang kuucapkan malam itu tidak akan pernah terwujud, hanya sebuah delusional yang memalukan dan terucapkan . Bodoh !

Sebuah pertanyaan konyol terlintas dipikiranku , kenapa aku bisa begitu menyukainya orang sepertinya, orang terkadang begitu menjengkelkan karena sikapnya yang begitu tidak peka

“Ayo berangkat ! “ ajak Yesung kepadaku.

“Aku akan berangkat kekantor sendiri “ jawabku pelan.

“Sudahlah ! Kita kan sudah sepakat untuk berangkat dan pulang bersama “ paksanya .

“Aku akan berangkat sendiri “ balasku kekeh dan tetap menolak ajakannya, aku langsung berjalan duluan untuk keluar dari rumah ini.

Aku bisa mendengar langkahnya yang menyusulku . Aku melewati mobilnya begitu saja, namun baru beberapa langkah, kurasakan Yesung mencengkram lenganku,lalu menarikku.

“Apa yang kau lakukan ! “ sergahku gusar.

Kini dia membawaku kemobilnya, lalu membuka kursi penumpang didepan samping bangku kemudi.

“Masuk ! Kita berangkat bersama ! “ ucapnya dan mendorong tubuhku yang membuatku mau tidak mau masuk kedalam mobilnya .

Dengan cepat dia sudah menutup pintu ini lalu bergabung denganku masuk kedalam mobil .Aku memandangnya kesal yang sudah duduk disebelahku, namun tidak ada yang bisa kukatakan . Aku mengumpatnya dalam hati lalu menatap lurus kedepan dan mengunci mulutku rapat-rapat.

~**~

Baiklah aku mulai merasakan perubahan pada tubuhku. Bahkan perutku sudah mulai membesar, walau hanya beberapa sentimeter saja.

Yah, kurasa aku masih bisa menutupinya dengan sweater atau jaket atau baju-baju longgar. Untuk saat ini masih belum ada masalah yang begitu serius. Beberapa teman kerjaku saja belum ada yang sadar, hanya beberapa dari mereka yang mengatakan jika aku terlihat lebih gemuk.

Kini aku sedang menemani Sungmin dan Ryeowook di Sukira, ini tugas dari Soo Hwa eonni sebenarnya, sedikit sulit diartikan sebagai sebuah pekerjaan, hanya menemani -_-.  Alasan dari SooHwa eonni menyuruhku menemani mereka agar aku tetap terlihat bekerja saja dimata pegawai yang lainnya.

Dan otomatis jika aku di Sukira aku tidak akan begitu sibuk, tapi bukan berarti tidak ada resikonya juga, kami harus pulang jam 12 malam karena Sukira baru akan berakhir jika waktu sudah menyentuh tengah malam .

“ Kami antar kau pulang sekalian ya ?” tawar Sungmin kearahku.

“Ne oppa “ jawabku lemas yang sudah sangat mengantuk .

”Kau mengantuk Ga Rim~ah ?” tanya Ryeowook sambil tertawa.

Aku hanya bisa mengangguk-angguk sambil sesekali memejamkan mataku yang sudah terasa sangat berat . Kuikuti langkah Sungmin dan Ryeowook untuk meninggalka gedung KBS .

~**~

AUHTOR’s POV

“Seharusnya dia memang sudah tidak usah bekerja lagi di SM” ucap Yesung pelan sambil menatap Ga Rim yang sudah tertidur pulas dikursi belakang mobil Sungmin

“Kau tidak bisa melarangnya juga Hyung~ Dia pernah cerita bagaimana perjuangannya bisa masuk dan bekerja di SM “ tanggap Sungmin.

”Kenapa dia bisa bercerita padamu ?” tanya Yesung yang diikuti anggukan setuju Ryeowook

”Tentu saja dia cerita padaku, hubungan kami cukup dekat“ jawab Sungmin sambil melemparkan senyum termanisnya

”Aku seperti kakak yang baik baginya, yahh~~ tentu saja, siapa yang bisa menolak pesonaku hyung “lanjut Sungmin

“Ya sudah hyung, angkat dia “ perintah Ryeowook kepada Yesung

“Tanpa kau perintah , aku juga akan tetap mengangkatnya. Mana mungkin kalian mau mengangkatnya “ balas Yesung sewot yang langsung dibalas senyuman polos dari Ryeowook

Dengan hati-hati Yesung menyelipkan sebelah tangannya dibawah lutut Ga Rim, lalu sebelah tangannya menopang punggung wanita itu. Perlahan namun pasti Yesung mengeluarkan tubuh Ga Rim dan berhasil menggendongnya untuk masuk kedalam rumah .

”Hati-hati perutnya hyung “ ujar Sungmin yang mengikuti Yesung masuk kedalam rumah disusul Ryeowook yang berjalan dibelakangnya .

“Kasihan sekali dia “ ujar Ryeowook dengan nada prihatin yang sedikit berlebihan.

Tiba-tiba Yesung menghentikan langkahnya dan berbalik untuk kembali menatap Sungmin dan Ryeowook

“Kenapa masuk ?” tanya Yesung

“Mwo ? “

“ Kalian tidak pulang ?” tanya Yesung yang sebenarnya meninggalkan kesan mengusir dalam nada suaranya.

“ Setidaknya kami mau makan dulu hyung .” ucap Ryeowook

“ Pulanglah ! “ usir Yesung, namja ini sudah mulai merasa berat atas beban dari Ga Rim yang digendongnya.

”Hyungnim , setidaknya biarkan kami mengisi energi kami dirumahmu yang indah ini “ bujuk Sungmin dengan nada menjilat , tampang aegyonya terpampang indah diwajah tampannya

” Pulanglah kalian berdua “ usir Yesung sekali lagi yang membuat kedua namja iu balas memandangnya kesal

“ Hanya…”

“ Pulang Kim Ryeowook “ potong Yesung

” Baiklah kalau begitu kami pulang, jangan merindukanku hyung, aku tahu jika aku…” .

“Selamat malam !“ ucap Yesung cepat memotong kalimat Ryeowook.

Merasa jika Yesung sudah sangat jelas mengusir mereka, akhirnya Sungmin memutuskan untuk menarik Ryeowook yang masih menunjukkan gelagat untuk memprotes atas pengusiran Yesung terhadap mereka .

”Tutup pintunya sekalian “ perintah Yesung keras dan langsung berbalik.

Dia memantapkan gendongannya pada Ga Rim, lalu mulai berjalan menuju kamar Ga Rim. Dengan menggunakan kakinya, Yesung mendorong pintu kamar Ga Rim lalu masuk kedalam.

Dan dengan hati-hati Yesung merebahkan tubuh Ga Rim diatas ranjangnya . Sepertinya Ga Rim benar-benar sudah tertidur pulas, sampai-sampai dia tidak terbangun sama sekali .Yesung mengambil selimut Ga Rim yang terletak dibawah kakinya, lalu mulai menyelimuti gadis itu sampai kedadanya.

Yesung berdiri sebentar sekedar untuk menatap wajah Ga Rim yang terlihat sangat polos saat tertidur. Bibirnya sedikit terbuka yang membuatnya justru semakin terlihat lucu. Walau ragu, kini Yesung menggerakkan sebelah tangannya, lalu dengan perlahan menyibakkan poni Ga Rim dan mendekatkan wajahnya kewajah Ga Rim. Dengan hati-hati Yesung mendaratkan bibirnya di dahi yeoja itu dan mengecupnya sebentar . Selang beberapa detik, Yesung kembali menarik bibirnya dan kembali menatap Ga Rim.

“Aku sendiri bingung dengan perasaanku sendiri Han Ga Rim“ bisik Yesung .

Dengan langkah berat Yesung mulai berjalan keluar dari kamar Ga Rim, dan tidak lupa mematikan lampu kamar yeoja itu lalu menutup pintunya.

~**~

Han Ga Rim’s POV

” Hoekkksss ! Hoegrrkkkssss….” Aku kini berjongkok didekat kloset kamar mandi yang terletak disebelah dapur. Pagi-pagi aku terbangun, aku sudah merasakan sensasi aneh yang menyerang perutku. Aku justru merasa semakin usia kandunganku bertambah , aku semakin sering muntah seperti ini. Hampir seluruh wajahku masuk kedalam kloset karena aku terus saja mengeluarkan isi perutku. Makanan yang kumakan semalam pun seolah keluar dari mulutku .

“Hoekkkksssrgggfsshhhhh……” aku kembali muntah dan ini benar-benar menjijikan .

“Hei kau kenapa ?” tanya Yesung dibelakangku . Aku tidak bisa menjawab pertanyaannya  sama sekali, yang kulakukan hanya melambaikan tanganku sebagai jawaban bahwa aku tidak apa-apa . Hal seperti ini biasa menyerang ibu-ibu hamil bukan? .

”Hoeekkkkkkssssrrrr” aku terus mengeluarkan isi perutku , membenanmkan wajahku sepenuhnya kedalam kloset  . Arghhh~~ aku benar-benar tidak tahan .

”Kau tidak apa-apa ?” tanya Yesung yang sepertinya sudah berdiri tepat dibelakangku. Aku sedikit terkejut ketika kurasakan tangannya memijat belakang leherku seperti mengurutnya . Dengan bantuan dari Yesung aku kembali memuntahkan isi perutku .

“Hoooeeekkkkksss…”

“Muntahkan saja semuanya “ ucapnya dengan masih memijat tengkuk leherku.

Merasa sudah tidak ada lagi yang hendak kukeluarkan , kini aku menegakkan tubuhku dan terduduk lemah . Aku menyeka mulutku dengan punggung tanganku, Yesung membantuku berdiri dengan menarik tanganku lalu sebelah tangannya menopang pinggangku .

“Kita bisa kedokter jika kau mau “ ucap Yesung sambil menuntunku duduk dikursi didekat meja makan minimalis kami.

Aku menggeleng lemah tanpa menatapnya. “Anii, ini hal biasa untuk wanita hamil “ ucapku pelan .

”Tidak usah bekerja dulu kalau begitu, aku akan memberi tahu Soo Hwa nuna tentang keadaanmu “ .

“Aku juga berencana seperti itu “ jawabku kaku

“Kau mau makan ? Aku akan buatkan sup kalau kau mau ? Atau kau mau makan sesuatu untuk menghilangkan mualmu ?” tanya Yesung cepat.

Aku mulai menatapnya dengan mendongakkan kepalaku , tatapan kikuk ketujukan padanya ”Kau berangkat saja, aku tahu kau ada acara kan bersama Kyuhyun dan Ryeowook ”

“Aku ..” ucap Yesung mulai merasa bingung .

” Sudah sana pergi , aku tidak apa-apa “ sahutku

Kumohon jangan bersikap perhatian padaku Yesung~ah ! Aku semakin sulit membuang perasaanku terhadapmu

“Jika ada apa-apa , kau bisa langsung menelponku “ ucapnya . Aku hanya bisa terdiam tidak menjawabnya sama sekali. Dia membuatku semakin terikat padanya.

~**~

Pukul 11 siang aku sudah merasa jauh lebih baik. Yah~ memang muntah-muntah adalah hal yang biasa dialami oleh wanita hamil sepertiku .Aku kini menuju ruang tengah untuk menonton TV karena aku mulai merasa  bosan .Tampak Kkoming yang berlari-lari kecil dibelakangku, benar-benar lucu anjing itu .

Aku baru saja selesai memberi makan pada anak-anak angkat Yesung , termasuk anak kesayangannya yang satu ini.Baru saja aku mau mendudukan tubuhku disofa , aku harus menahannya karena aku mendengar suara bel yang berasal dari pintu depan.

Kulangkahkan kakiku menuju pintu depan dan tanpa ragu membukanya .Aku sedikit terkejut melihat ibu mertuaku yang berdiri didepanku saat ini. Dengan gaya khasnya yang penuh kehangatan, ibu Yesung kini berjalan kearahku lalu memelukku lembut yang tanpa ragu kubalas pelukannya .

“Ada apa kesini eommonim ?” tanyaku sambil tersenyum kearahnya saat sudah berada diruang tengah

” Jong Woon tadi memberi tahuku jika kau muntah-muntah . Dia memintaku untuk menjagamu hari ini . tapi aku tidak bisa sampai malam Ga Rim~ah , karena Jong Jin akan segera pulang dari Incheon. “ jelas ibu mertuaku ini.

“Tidak perlu repot-repot seperti itu eommonim , aku sudah tidak apa-apa kok. Ini biasa menimpa ibu hamil , Yesung tidak perlu memintamu untuk menemaniku “

Ibu mertuaku justru menyibakkan rambutku kebelakang telingaku lalu menggenggam tanganku ”Tidak apa-apa , aku senang melakukannya , seperti mempunyai anak perempuan yang memang selalu kuidamkan .Ehmm~ Bagaimana kalau kita memasak bersama saja, mumpung aku ada disini, aku akan mengajarkanmu memasak masakan yang sangat disukai Jong Woon . Bagaimana ?” tawarnya .

Aku sama sekali tidak bisa menolaknya, aku tersenyum tulus dan mengangguk-anggukan kepalaku bersemangat kearahnya. Setidaknya ibunya sangat menyayangiku kan ?

~**~

AUTHOR’s POV

Yoona berjalan santai menuju ruangan Soo Hwa eonni. Dia sengaja pergi keruang kerja wanita itu karena akan mengambil titipan pakaiannya yang sebenarnya dititipkan oleh Eun Soo eonni yang sekarang sedang cuti menikah (?).

Yoona melenggang santai hingga sampai didepan kantor pribadi Soo Hwa eonni.Merasa Soo Hwa eonni sudah tahu akan kedatangannya, Yoona tidak mengetuk pintu lagi, dia langsung menyentuh engsel pintu itu dan bersiap membukannya .

“ Noona , ini foto pernikahan Yesung hyung dan Ga Rim ! “ terdengar suara seorang pria dari dalam ruangan itu. Sontak Yoona menahan tangannya untuk menggerakan engsel pintu itu. Matanya membulat mendengarkan kalimat yang baru saja dia dengar.

Menikah ? Yesung ?

Merasa masih belum yakin dengan apa yang ia dengar, kini Yoona lebih memantapkan pendengarannya, dia menahan dirinya untuk masuk dan membiarkan dua orang yang ada didalam menyelesaikan pembicaraan mereka .

”Aigoo~~ Shindong~ah !! Sempat-sempatnya kau mau mencetaknya untukku ! Terima kasih ya~~ ” ucap Soo Hwa eonni terdengar ceria

” Aku sangat antusias dengan pernikahan mereka noona, aku merasa sebenarnya mereka sangat cocok bukan ?” balas Shindong yang tak kalah bersemangat

”Kau benar, aku ingat saat mereka menikah waktu itu. Saat itu benar-benar romantis~~ Hanya beberapa yang hadir tapi tetap terlihat hikmat “ ujar Soo Hwa eonni .

Sementara ituYoona yang mendengar ini semua dari luar benar-benar tidak bisa menahan getaran tangannya yang masih menyentuh engsel pintu . Kedua matanya membulat sempurna menunjukkan keterkejutannya yang begitu besar .

Sulit dipercaya jika Yesung benar-benar sudah menikah .Ditambah  wanita yang ia nikahi adalah Han Ga Rim , mantan asisten SNSD

“Aku sudah tidak sabar ingin dipanggil Ajuhsi oleh anak mereka “ balas Shindong.

Yoona langsung mendekap mulutnya , kabar ini terasa serangan listrik yang menyetrumya . Apa artinya ini ? Ga Rim sudah hamil ?!

“Ne !! Kau benar ! Oh iya , foto-foto ini aku yang bawa saja , aku mau memberi tahu Ga Rim, aku akan kerumahnya sekarang. Mumpung ada waktu kosong 2 jam “ ujar Soo Hwa eonni

“Ya sudah, ayo kita keluar “ lanjut Soo Hwa eonni lalu berjalan menuju pintu kantornya dan dengan santai membukanya

“Astaga ! “ reflek Soo Hwa eonni memekik kecil karena terkejut melihat Yoona yang sudah berdiri tepat didepannya .

“Ya Tuhan ! Sejak kapan kau disini ?” tanya Soo Hwa eonni terkejut .

“Yoona~ya ? Kau kenapa ? Kenapa pucat sekali ?” tanya Shindong .

” Apa yang kalian katakan didalam benar ?” tanya Yoona , sekuat tenaga dia menahan suaranya yang mulai bergetar.

“Nde ??” tanya Soo Hwa eonni dan Shindong bersamaan.

Mulai sadar dengan maksud pertanyaan Yoona, Shindong dan Soo Hwa saling menatap panik , kembali menatap Yoona dan mencoba mengelak untuk membuat Yoona tidak mempercayai apa yang ia dengar

“Yoona~ya itu…kau salah dengar..” ucap Soo Hwa berusaha menguasai dirinya yang dilanda kegugupan

”Aku mendengar semuanya eonni, jangan bohong lagi padaku ! Oppa , apakah Yesung oppa sudah menikah ?” Yoona beralih ke Shindong

”Yoona~ya…itu…aku..” bahkan Shindong benar-benar merasa terpojok sekarang , gadis ini sudah mendengar semuanya dengan sangat jelas dan tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan untuk menghindar menjawab pertanyaan gadis ini

”Itu tidak benar, kami cuman asal bicara ! “ potong Soo Hwa cepat

Yoona melemparkan tatapan tidak percaya kearah Soo Hwa ,  lalu memindahkan tatapannya kearah tangan wanita itu yang sedang memegang sesuatu . Dengan kasar Yoona langsung merebutnya, dan sekarang tengah memperhatikan foto-foto pernikahan Yesung.

Terasa seperti ditampar oleh papan besar ,gadis itu hanya bisa menatap kosong gambar-gambar pernikahan Yesung yang ada ditangannya , bisa-bisanya dia baru tahu sekarang ? Dan selama ini Yesung telah membohonginya , tidak mengatakan apa-apa padanya, padahal intensitas pertemuan mereka cukup besar

“Yoona~ya, kumohon jangan beri tahu siapa-siapa ! Cukup kau yang tahu ! Kau sendiri tahu apa yang akan terjadi jika berita ini tersebar ! Kumohon Yoona~ya ! “ pinta Soo Hwa memelas.

Dia benar-benar merasa sangat takut saat ini dan merasa sangat bodoh. Seharusnya mereka jangan pernah membicarakan pernikahan Yesung di kantor.

“Yoona~ya ! Kita sudah mengenal sejak kecil saat umur kita masih belasan . Kumohon , kau bisa menjaga rahasia ini ! “ pinta Shindong

“Aku akan menemui Yesung oppa ! Dia harus menjelaskan ini semua kepadaku ! “ jawab Yoona mencoba menahan tangisnya  “Dan dia sudah membohongiku ! “ lanjut Yoona .

Dengan membawa foto-foto pernikahan Yesung dan Ga Rim, Yoona segera meninggalkan tempat ini dengan tergesa-gesa, yang ada dipikirannya saat ini, adalah dia harus menemui Yesung secepatnya , menuntut penjelasan dari namja itu . Bisa-bisanya Yesung tidak memberi tahu apa-apa padanya . Kenapa harus disaat Yoona sudah mulai menyukai Yesung ! Kenapa justru saat Yoona sadar akan perasaannya kepada Yesung justru Yesung sudah menjadi milik orang lain

~**~

”Aku harus segera pulang Yoona~ya, ada apa ?” tanya Yesung tidak sabar

Yesung mulai menyadari jika Yoona menatapnya dengan tatapan yang sangat aneh , sebuah tatapan menuntut sekaligus menyalahkan .

“Ada apa ? Kenapa menatapku seperti itu ? ” tanya Yesung bingung .

” Kenapa kau tidak mengatakan apa-apa kepadaku Oppa !” sentak Yoona .

Mereka berdua tengah ada dikawasan parkiran tepat dimana Yesung memarkirkan mobilnya.

“ Apa ? Memberi tahu apa ?” tanya Yesung semakin bingung.

“Kau bilang gadis itu hanya asistenmu saja ! Tapi pada kenyataannya tidak seperti itu kan ?!! Kenapa kau tega membohongiku Oppa !! “ ucap Yoona keras . Isakan kecil mulai meluncur dari bibir tipisnya . Namun Yesung yang masih belum mengerti hanya bisa menatap Yoona bingung

” Apa yang kau bicarakan ? “

“Pernikahanmu !! “ potong Yoona keras dan cepat .

”Nde..?” tanggap Yesung terkejut

Yesung segera menolehkan kepalanya kekiri dan kekanan sekedar memastikan apakah ada orang disekitar mereka . Namun sepertinya dikawasan parkir ini hanya ada dia dan Yoona.

“Aku..itu …” Yesung mulai mengalami kesulitan untuk menjawab pertanyaan gadis didepannya.

“ Ini ! “ gertak Yoona sambil menunjukkan foto-foto pernikahan Yesung dan Ga Rim.

“ Kau dapat dari mana foto-foto itu ?” tanya Yesung terkejut dan langsung terlihat panik.

“Jadi ini benar? Han Ga Rim istrimu ! Kalian sudah menikah ?” tanya Yoona kuat . Seketika kedua maata Yoona tampak memburam akibat air mata yang menumpuk dipelupuk matanya.

”Yoona~ya..aku …”

“Kenapa kau tidak memberi tahuku dari awal Oppa ! Kenapa kau menyembunyikan semua ini dariku ! Aku…” Yoona seolah tidak bisa melanjutkan kalimatnya yang menggantung begitu saja , bahunya melemas diiringi isakan yang menyesakkan

”Yoona~ya..aku ,sebenarnya….” Yesung tergagap

“Kenapa disaat aku menyukaimu kau justru sudah bersama orang lain ! Kenapa disaat aku sadar akan perasaanku kau justru sudah menjadi miliknya “ isak Yoona

”Yoona~ya …“

“Aku menyukaimu Oppa ! Aku benar-benar menyukaimu ! Kenapa kau justru sudah menikah ?” Yoona terisak semakin menjadi

“Aku….” . Yesung menatap lemah gadis yang terisak dihadapannya, dia dihadapkan pada sebuah perasaan yang sangat membingungkan .Melihat Yoona yang sesenggukan didepannya membuat namja itu tidak tega . Namun tiba-tiba wajah Ga Rim menyeruak kepikirannya . Apa dia tega menyakiti Ga Rim , atau bahkan jauh lebih tega menyakiti Yoona , gadis yang sudah lama ia sukai . Yoona kini menatapnya sendu , pipinya sudah basah karena air mata yang membuat wajahnya semakin sembab

” Aku tidak mau melepasmu ! Aku tidak mau ..” bisik Yoona

Yesung mematung ditempatnya . Dia menyadari dengan jelas jika Yoona semakin mendekat kearahnya. Dan Yesung hanya bisa diam menatap Yoona ketika gadis itu sudah melemparkan tubuhnya secara pelan kepelukan Yesung .Tangan gadis itu melingkar dipinggang Yesung dan memeluknya kuat .Yesung masih terdiam,syarafnya seolah berhenti bekerja merasakan tubuh Yoona yang sudah menempel ditubuhnya.

” Jangan bersamanya Oppa ! Hentikan ini semua “ bisik Yoona sekali lagi, dia masih sering terisak . Entah apa yang ada dipikiran Yesung saat ini, dia justru mengelus punggung Yoona secara lembut dan sebelah tangannya mengusap rambut gadis itu. Wajah Ga Rim yang sebelumnya masih terbayang didalam pikirannya, semakin menjauh dan menjauh .

~**~

Yesung memasuki rumahnya dengan perasaan yang sudah campur aduk. Dia sudah memberitahu semuanya kepada Yoona, apa alasan dia menikah dengan Ga Rim. Penyebabnya dan kesepakatan antara dirinya dan Ga Rim.

Yesung dan Ga Rim memang sepakat menikah sampai Ga Rim melahirkan anak mereka. Dan mereka masih belum memikirkan lagi kelanjutan pernikahan mereka. Sebersit perasaan menyesal mulai menghampir Yesung, kenapa dia tidak mengatakan saja kepada Yoona untuk jangan menunggunya . Jangan berharap padanya . Tapi yang bisa Yesung lakukan saat menghadapi Yoona hanya terdiam, dia seolah tidak bisa berkutik menghadapi gadis itu.

”Kau sudah pulang ? kenapa malam sekali ?” sapa Ga Rim yang sudah berada didekatnya

”Aku…”

“ Kau lelah kan ? Aku tidak akan mengganggumu jika kau ingin istirahat “ potong Ga Rim

”Ada yang harus kita bicarakan !” sela Yesung cepat .

“Ada apa ? “ tanya Ga Rim menfokuskan diri untuk menatap Yesung

“ Yoona sudah tahu ”

“Nde ??” .

“Dia sudah tahu . Tentang pernikahan ini, Yoona sudah tahu “ jelas Yesung lemah

Ga Rim hanya bisa menatap hampa Yesung, dia mulai merasakan rasa panik yang menyerangnya

“Lalu bagaimana ? Dia akan membocorkannya ? Kau bagaimana ? Bagaimana dia bisa tahu ? “ tanya Ga Rim cepat . Sebuah bayangan kehancuran karir Yesung seolah tergambar jelas dipikirannya , salah satu hal yang paling ia takutkan . Dia tidak mau itu . Yesung akan sangat terpuruk jika itu terjadi

”Entahlah, sepertinya ada kesalahan “ jawab Yesung lemas

” Kau sudah bicara padanya ! Katakan saja itu tidak benar ! Bilang jangan percaya “ ujar Ga Rim

“Sudah terlambat. Dia sudah tahu semuanya Ga Rim~ah “

Kaki Ga Rim seolah lemah seketika yang mengakibatkannya sedikit oleng kebelakang , menyadari Ga Rim yang oleng dengan mundur kebelakang beberapa langkah dengan sigap Yesung segera menahan pinggang yeoja itu

“Kau tidak apa-apa ? Kau masih sakit ya ?” tanya Yesung panik melihat wajah Ga Rim yang langsung pucat seketika

”Aku tidak apa-apa !” jawabnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tidak tenang

” Bukan aku yang harus dikhawatirkan ! Tapi kau ! Kau bagaimana ? Apa dia marah padamu ! Apa dia akan membocorkan hal ini ?! “ tanya Ga Rim yang masih terlihat sangat panik.

Yesung memandang sedih Ga Rim, dia tidak tega mengatakan jika Yoona justru memintanya untuk meninggalkannya . Yang dilakukan Yesung saat ini, justru menarik tubuh Ga Rim secara lembut kedalam pelukannya dan mulai memeluknya

”Jangan khawatirkan aku ! Aku tidak apa-apa “ bisik Yesung hangat ditelinga kirinya,  nafasnya menampar leher Ga Rim yang membuat gadis itu meremang . Gadis ini hanya bisa terbelalak namun tidak menolak apa yang Yesung lakukan padanya .

~**~

Han Ga Rim’s POV

Sistem tubuhku seolah berhenti saat kurasakan kulitnya menempel dikulitku, saat kurasakan hembusan nafasnya menabrak leherku , saat aku bisa mendengar detak jantungnya yang berdetak secara beraturan . Aku hampir menahan nafasku saat kurasakan dia kini mengelus punggungku dan memelukku lebih erat . Aku seolah melayang saat kudengar dia berbisik pelan “Jangan khawatirkan aku, aku tidak apa-apa ! “

Aku tidak bisa menahan kedua mataku yang membulat mendengar ucapannya itu .

”Ga Rim~ah ~ Seperti yang kukatakan dulu, kau hanya perlu berdiri disampingku . Jangan cemaskan apapun. Aku sudah mengatakan dengan jelas dari awal, aku tidak akan melepaskanmu sampai kau melahirkan anak kita “ lanjutnya pelan .

Aku semakin terhenyak ditempatku, dia tadi mengatakan apa ? Anak kita ?? Benarkah Yesung mengatakan ‘anak kita’ . Ya Tuhan ! Aku semakin tidak bisa mengontrol perasaanku. Dia membuatku semakin mencintainya , benar-benar jatuh cinta padanya , terperangkap dalam kalimat-kalimatnya yang sukses membuaiku . Dia benar-benar  membuatku semakin tidak ingin melepasnya. Kenapa ucapannya semakin membumbungkan harapanku ?

Kini Yesung melepaskan pelukannya . Aku merasa seperti kehilangan sesuatu . Dia menunduk untuk menatapku  “ Kau tenang saja , Yoona berjanji tidak akan membocorkannya. Dia tidak akan tega melakukan hal itu kepadaku “ jelas Yesung mencoba tersenyum

“Semudah itu ?” tanyaku tidak percaya.

Yesung sempat ragu menjawab pertanyaanku, tapi Yesung mulai mengangguk pelan walau tidak yakin .

“Iya..” jawabnya pelan

“Ini sudah malam, kau beristirahatlah. Jangan pikirkan apapun” lanjut Yesung lalu mulai menjauh meninggalkanku . Aku masih bisa memandang punggungnya. Dia mulai menaiki tangga dan menuju kamarnya. Jadi Yoona tidak akan membocorkannya ? Kuharap itu benar . Aku akan memastikannya langsung pada Yoona.

~**~

”Maafkan aku Yesung~ah !! Ini memang salahku ! Aku pantas mati karena ini !” isak Soo Hwa eonni. Dia baru saja sampai dirumah kami, dan langsung menangis-nangis seperti ini.

Aku baru sadar jika yang datang bukan hanya Soo Hwa eonni tetapi Shindong juga datang.

“Eonni , kau kenapa ?” tanyaku bingung sambil memaksanya berdiri yang sekarang sedang berdiri dengan lututnya. Soo Hwa eonni menatap Yesung merana yang berdiri dihadapannya

“Jadi Yoona bisa tahu karena noona ?” tanya Yesung dingin

”Ne ! Ini salahku ! Aku memang tidak pantas menjadi manager kalian ! Rahasia seperti ini saja kami tidak bisa menjaganya ?” isaknya kuat.

Aku memandang terkejut kearah Soo Hwa eonni . Jadi karena dia , Yoona bisa tahu tentang pernikahan ini.

“Hyung~~ ini bukan hanya salah Soo Hwa noona, ini salahku juga karena aku juga tidak hati-hati. Kalau aku tidak menyerahkan foto-foto itu maka ini semua tidak akan terjadi. Maafkan aku hyung … “ melas Shindong

Wajahnya saat ini benar-benar menunjukkan ekspresi bersalah yang amat sangat . Melihat mereka yang seperti ini hasrat amarahku untuk ikut memarahi mereka seolah lenyap. Aku tidak akan bisa marah pada Soo Hwa eonni karena dia begitu baik padaku .Aku memperhatikan Yesung yang terkadang memandang Soo Hwa eonni, lalu Shindong lalu kearahku . Dia menghembuskan nafas berat lalu ekspresi wajahnya berubah lebih rileks.

“Sudahlah…” gumamnya pelan.

“Nde ??”

Soo hwa eonni dan Shindong kompak menatap Yesung dengan pandangan cengo bercampur rasa tak percaya . ‘Sudahlah’ .

Apakah ini benar Yesung ? Kemana dia yang akan memperhitungkan setiap kesalahan orang lain. Dan saat ini dia mengatakan ‘sudahlah’.

Hmm~~sepertinya Yesung mulai mengalami perubahan menjadi lebih dewasa.

”Kau memaafkan kami ?” tanya Soo Hwa eonni yang masih belum mempercayainya

“Hyung, kau benar-benar memaafkan kami ?” kini giliran Shindong yang bertanya

.”Siapa bilang~ ” balas Yesung cepat

”Mwo ? Tadi kau bilang sendiri ?” ujar Soo hwa eonni dengan memajukan bibir tipisnya

“Aku kan hanya bilang ‘sudahlah’ noona . Kalimatku masih belum selesai  , s udahlah jangan bersikap seperti itu , kalian harus membayar semua ini “ ucap Yesung , aku yakin tadi aku melihat senyum samar diwajahnya , bisa-bisanya dia masih mau mengerjai orang-orang ini.

”Yesung~ah ! Sudahlah, mereka juga kan sudah meminta maaf ! “ ucapku menengahi. Melihat dukungan dariku. Soo Hwa eonni dan Shindong ikut menganggu-ngangguk kuat yang aku yakin jika tubuh kami bukan ciptaan Tuhan  maka kepala mereka sudah lepas dari engselnya. Yesung memandang Shindong dan Soo Hwa eonni sambil menyipitkan matanya, membuat matanya semakin menghilang

”Baiklah kita lupakan masalah ini, karena aku berhasil mengatasi Yoona. Tapi…”

Yesung berhenti sebentar seolah menikmati ekspresi wajah Soo Hwa eonni dan Shindong yang tampak was was menatapnya

“Aku ingin membelikan Kkoming dan kura-kuraku rumah baru untuk mereka . Kalian yang membelikannya ya ?” ujarYesung santai .

Saat ini, aku, Soo Hwa eonni dan Shindong sekuat tenaga menahan tubuh kami agar tidak terjengkang kebelakang. Sulit dipercaya jika namja ini justru meminta hal itu ditengah situasi yang sedang tidak mendukung seperti ini.

“Kau ini aneh-aneh saja ! “ ucapku kuat kepadanya . Benar-benar memalukan pria ini , bisa-bisanya aku jatuh cinta pada namja yang super duper aneh ini.

“Aku kan hanya minta itu saja, itu enak sekali.” elak Yesung

” Baiklah..tidak masalah membelikan anak-anak angkatmu rumah baru “ jawab Soo Hwa eonni lemah. Dia saja masih belum melunasi apartemennya kini justru membelikan rumah-rumahan mini buat seekor anjing dan perkumpulan kura-kura. Tentu saja Yesung tidak mau yang murahan, seleranya tingkat tinggi .

Aku hanya bisa memandang iba kearah dua manusia ini. Sepertinya mereka berencana untuk bekerja sama membelikan rumah-rumahan buat anak-anak angkat Yesung .Aku tengah sibuk memperhatikan Soo Hwa eonni dan Shindong yang sedang berdiskusi mengenai biayanya, namun perhatianku segera teralihkan ketika aku sadar kini ekspresi wajah Yesung kembali berubah sedih. Dia seperti menyembunyikan sesuatu . Kini dia kembali menaiki tangga menuju kamarnya . Karena hari ini Super Junior sedang lenggang makanya dia bisa berada dirumah .

“Eonni , apa kalian tahu apa yang Yoona katakan pada Yesung ?” tanyaku .

”Aniya, mereka bertemu berdua. Jadi aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan “ jawab Soo Hwa eonni lalu kembali berjibaku dengan Shindong yang ngotot hanya mau menyumbang 15 persen saja, karena dia sedang menabung untuk biaya pernikahannya .

~**~

”Kau tidak mau keluar ?” tanyaku sambil memasukkan lauk kedalam mulutku. Kami berdua sekarang duduk berhadapan dimeja makan minimalis kami untuk makan siang.

“Anii. Aku sedang ingin dirumah mumpung libur “ jawabnya tanpa menatapku dan fokus memakan makanannya

”Oh..” tanggapku singkat.

“Kenapa ? Kau ingin keluar ? Ingin jalan-jalan ?” tanyanya

Aku yang merasa ada lampu hijau dari Yesung segera mengangguk dan langsung memasang tampang polos seperti kelinci kelaparan

”Ne, aku ingin ke Namsan Tower lalu memakan eskrim coklat dengan sentuhan rasa nanas bertabur biji wijen(?) disana “ jawabku sekenanya. Yesung memandangku dengan mengerutkan kedua alisnya . Mungkin dia sedang berfikir apakah ada eskrim seperti itu. Namun aku tidak peduli, setidaknya aku ingin sekali saja jalan-jalan dengannya seperti suami istri sungguhan.

“Aku sepertinya sedang ngidam itu Yesung~ah “lanjutku pelan lalu berpura-pura menunduk dan mengelus perutku yang sudah mulai menyundul keluar. Yesung terdiam mengamatiku yang sepertinya sukses mempengaruhinya. Ayolah, jalan-jalan hari ini mumpung kau libur . Aku berharap dalam hati, kusilangkan tanganku dibawah meja berharap Yesung akan mengatakan iya .

“Tapi jika kau sibuk aku tidak apa-apa. Biarkan anak ini mengeluarkan air liurnya sepanjang dia hidup “ ujarku pelan mencoba menakut-nakutinya . Yesung sempat mendelik mendengar ucapanku itu

”Kita pergi sehabis makan, bersiap-siaplah “ ucap Yesung lalu dia langsung menegak minumannya dan berjalan meninggalkanku dari meja makan menuju kamarnya. Aku tersenyum girang saat ini. Dengan cepat aku menyelesaikan makanku , baju apa yang akan kupakai hari ini ya ? Kuanggap ini kencan pertamaku bersamanya setelah kami menikah.

~**~

”Hua…!! Indah sekali” ucapku takjub melihat pemandangan yang sedang kulihat sekarang , membuatku mataku serasa tidak ingin berkedip karena takut melewatkan satu keindahanpun

”Lebih indah lagi jika malam, seharusnya kita memang malam saja kesini. Ini masih sore “ ujar Yesung saat kami berdua sudah berada dipuncak Namsan Tower . Dia membenarkan letak kacamata tebalnya dan topinya untuk menyamarkan dirinya.

”Kau seperti yang belum pernah kesini saja “ lanjut Yesung sambil memperhatikanku yang sangat antusias saat ini.

“Aku memang belum pernah kesini. Ini kali pertamaku “ jawabku santai

”Hahaha~ mana ada orang Korea yang belum pernah kesini ? Norak sekali hidupmu “ dengus Yesung sambil tertawa mengejek .

Aku balas mencibirnya “Aku terlalu sibuk bekerja mengurusi hidupku , yang kulakukan hanya bekerja dan bekerja. Mana mungkin sempat untuk jalan-jalan. Menghabiskan uang saja “

Yesung tampak terdiam mendengar ucapanku itu

”Merasa bersalah ?” tanyaku

”Tidak ! Untuk apa “ jawabnya cepat

”Aku sudah biasa mengalami hidup yang berat . Jadi aku sudah tidak butuh belas kasihan dari orang lain “ jawabku .

Kami berdua saling terdiam saat ini . Sibuk dengan pikiran kami masing-masing . Aku masih menikmati indahnya pemandangan yang terpampang jelas dihadapanku

”Tidak adakah eskrim rasa coklat dengan sentuhan rasa nanas bertabur biji wijen disini ?” tanyaku memecah keheningan.

Yesung memandangku malas seolah aku adalah mahluk bodoh yang terdampar tepat dihadapannya .

“Ganti saja jangan eskrim itu ! “ ucapnya

Aku berpura-pura berfikir untuk mengganti rasa eskrim . Merasa sudah menemukannya aku tersenyum menatap Yesung “ Bagaimana jika eskrim rasa blueberry biru tapi ada sentuhan rasa tropis. Durian mungkin ?” ucapku seenaknya

”Tidak bisakah memilih satu rasa tanpa sentuhan rasa yang lain Han Ga Rim ! “ ujar Yesung sambil melotot

Merasa dia akan murka dengan permintaan sederhanaku dalam sedetik kuganti pesananku “Ya sudah kalau begitu ekrim rasa pisang saja “ jawabku singkat

”Kenapa tidak dari tadi! “ ucapnya kesal dan berjalan meninggalkanku untuk membeli eksrim rasa pisang itu. Mau cari dimana dia? Lebih baik aku menunggunya saja.

Menggodanya seperti itu benar-benar membuat suasana hati menjadi lebih baik, aku seolah lupa jika Yoona sudah tahu pernikahan konyol ini.

~**~

AUTHOR’s POV

”Seharusnya aku tidak mengikuti permintaanmu untuk minum. “ cibir Yesung kepada Ga Rim yang berjalan terseok-seok masuk kedalam rumah. Melihat Ga Rim hampir terjengkang kedepan Yesung segera menahan pinggang yeoja itu.

“Hei ! Hati-hati “ ucap Yesung lalu mulai mengalungkan sebelah tangan Ga Rim kelehernya.

“hhaku sahhngatt gembhhira hharii iniii…Yesung~ah “ racau Ga Rim dalam mabuknya

”Kau itu hanya minum satu botol, kenapa bisa mabuk seperti ini.” ujar Yesung kesal sambil menenteng tubuh Ga Rim menuju kamarnya

”Kkapan..kkapanh…kitthah kesanna lagiiih ya…” racau Ga Rim kembali

“Kau payah sekali “

Kini Yesung mendorong pintu kamar Ga Rim dan dengan hati-hati mencoba merebahkan tubuh Ga Rim diatas tempat tidur, ketika berhasil merebahkannya , Yesung hendak bangkit , namun sesuatu mencengkram kemejanya. Yesung menunduk dan melihat tangan Ga Rim mencengkramnya kuat, dan dalam sekali tarikan Ga Rim menarik kemeja Yesung membuat Yesung jatuh diatas tubuhnya dan menindihnya

Belum sempat menindih tubuh Ga Rim sepenuhnya, Yesung menahan tubuhnya dengan kedua tangannya. Jangan sampai dia menindih perut Ga Rim .Yang membuat mata Yesung semakin terbelalak adalah saat Ga Rim memindahkan tangannya dari kemejanya lalu menyentuh kedua pipinya. Kini matanya terbuka sedikit namun Yesung masih yakin jika Ga Rim masih mabuk .

“Hhaku..benar-benar menyuhkaimu..” bisiknya dalam mabuknya dan dalam sekali tarikan Ga Rim langsung menyambar bibir Yesung . Yesung yang terkejut dengan tindakan anarkis dari Ga Rim hanya bisa membulatkan matanya . Kini dia bisa merasakan Ga Rim meraub hampir keseluruhan bibirnya dan membasahinya dengan lidahnya .

Mulai merasa sadar, Yesung menarik kepala Ga Rim yang akhirnya membuat ciuman mereka terlepas.

“Apa yang kau lakukan ??” tanya Yesung yang terkejut dan sedikit terengah.

Ga Rim justru tersenyum seduktif kearahnya lalu menggigit bibir bawahnya

“Hkkau..benarh-benarhh tampanh..” bisik Ga Rim dalam mabuknya .

Dan dengan lincah gadis itu menaruh tangannya dileher Yesung lalu kembali menarik wajah Yesung dan menyambar bibirnya .Yesung terkesiap untuk yang kedua kalinya, kini Ga Rim semakin menjadi dengan tangannya yang meremas-remas rambut Yesung . Sedangkan Yesung yang sudah kehabisan nafas dan masih belum bisa percaya jika wanita yang ada dibawahnya kini sedang mencumbu bibirnya sampai habis .Ini tidak boleh dibiarkan, bisa-bisa Yesung akan terpancing juga nafsunya. Dengan mengandalkan kekuatan terakhirnya akibat mati lemas karena ciuman dari Ga Rim, Yesung segera menarik tangan Ga Rim dari lehernya lalu melepaskan ciuman bibir mereka secara kasar. Yesung sudah takut jika Ga Rim akan kembali menciumnya, namun tiba-tiba tangan Ga Rim jatuh lemas dan terdengar deru nafas teratur darinya yang menandakan gadis itu jatuh tertidur .

Yesung segera mengambil oksigen sebanyak-banyaknya agar bisa bernafas lebih baik, secara hati-hati dia bangkit. Lalu berdiri disebelah ranjang Ga Rim dan masih menatap yeoja itu tidak percaya.

“Jadi seperti ini cara dia memperkosaku ? Benar bukan dia yang memperkosaku bukan aku “ ujar Yesung pelan . Yesung segera meraih selimut Ga Rim yang tertindih dibawah kaki jenjangnya. Lalu menyelimuti gadis itu sampai kelehernya.

“Kau mengerikan sekali “ bisik Yesung .

~**~

Han Ga Rim’s POV

Aku berjalan kearah kulkas dengan terseok-seok , setelah membuka pintu kulkas ini aku langsung mengambil sebuah botol kecil air dingin dan langsung menegaknya sampai setengah botolnya

Aishh~~ kepalaku benar-benar pusing , sepertinya aku terlalu banyak minum .

”Kau sudah bangun ?” sapa seseorang yang sudah berpakaian rapi disebrang dapur.

“Oh ne, apakah aku mabuk tadi malam ?” tanyaku sambil meregangakan otot-ototku .

”Kau tidak ingat kejadian semalam ?” tanya Yesung , sekarang dia sedang membuat kopi susu dimeja dapur. Aku menggeleng singkat sambil membawa botol mineral itu kemeja makan dan duduk disana .

” Aku tidak ingat sama sekali ! Apakah aku melakukan hal yang aneh ?” tanyaku

”Kenapa ?” Yesung balik bertanya.

“ Entahlah, aku merasa jika aku mabuk aku pasti akan melakukan hal yang aneh-aneh “ jawabku sambil mencoba mengingat-ingat kejadian tadi malam. Namun sekuat apapun aku mencoba mengingatnya, aku tetap tidak bisa mengingatnya sama sekali dengan kemampuan IQku yang standar.

“Kau benar-benar tidak ingat ?” tanya Yesung tidak percaya, dia kini sudah duduk disebrangku sambil mengaduk-aduk kopi susunya . Aku menggeleng lagi , lalu kembali menegak air minum yang kubawa tadi.

“Kau menciumku “ ucap Yesung singkat dan terdengar jelas

PROOOOTTT!!

 

Seketika air yang sedang kuminum kusemprotkan kewajahnya karena begitu kaget mendengar ucapan Yesung.

“APA YANG KAU LAKUKAN ! “ teriaknya sambil membersihkan wajah dan bajunya.

Astaga ! Apa benar aku melakukan hal itu.

“Kau bohong ! “pekikku tidak percaya .

Yesung telah berhasil membersihkan wajahnya dengan serbet makan, dan memandangku kesal .

” Aku tidak bohong ! Kau menciumku dibibirku sampai dua kali, aku sudah mendorongmu tapi kau tetap bernafsu menciumku “ ucapnya membuat urat maluku semakin menonjol keluar.

“ITU TIDAK MUNGKIN ! “ teriakku panik sambil bangkit berdiri. Yesung ikut berdiri dan masih menatapku

“ Kau mengerikan sekali, untung saja kau mabuk ! Aku tidak tahu jadinya jika kau melakukannya dalam keadaan sadar “ ejek Yesung lalu menyeruput kopi susunya santai . Aku memandangnya lemas tak berdaya. Jadi itu benar ! Aku menciumnya. Aishh~~ apa yang kulakukan sih !! Aku akan malu tujuh turunan berhadapan dengan namja ini. Dengan mengambil langkah seribu aku segera berlari kekamarku meninggalkannya.

“Jangan pernah pergi minum tanpaku ! Bisa-bisa kau mencium orang lain juga ! “ teriak Yesung kuat . Kurang ajar sekali namja itu menggodaku !! Huaa!! Han Ga Rim apa yang kau lakukan ?! Aku serasa ingin membelah lantai ini dan menceburkan diriku berharap mahluk tanah bersedia berbagi tempat denganku dibawah sana.

~**~

Sepertinya Yesung sudah berangkat bekerja, aku tidak menemukannya sama sekali didalam rumah ini . Akhirnya aku memutuskan untuk mandi dan bersiap-siap berangkat bekerja. Tapi jika aku bekerja aku akan menemuinya. Aishh~~ siapa peduli lah, aku akan berusaha melupaka ini dan tidak mengingatnya , tentu saja ! Bahkan rasanya saja aku tidak ingat . Jadi pasang muka tembok , telinga cantelan panci, dan kacamata kuda saat bertemu dengannya nanti . Setelah selesai , aku mulai berjalan menuju pintu depan.

Dengan santai kuraih engsel pintu dan menariknya. Namun langkahku langsung terhenti ketika aku melihat gadis tinggi berdiri tepat didepanku tanpa tersenyum. Dia menatapku dengan tatapan yang tidak bisa aku tebak sama sekali . Yoona berjalan mendekatiku dan sebuah sunggingan senyum tipis mulai menghiasi wajah cantiknya itu.

“Bisa kita bicara sebentar Ga Rim~ssi ?” tanyanya . Yang ada dipikiranku saat ini, bagaimana ia tahu rumah ini.

~**~

Kami duduk saling berhadapan diruang tamu .Aku baru saja menaruh secangkir teh dimeja tamu ini . Setelah mengucapkan terima kasih kepadaku , Yoona kembali menatapku

“Maaf jika kedatanganku kesini mengganggumu Ga Rim~ssi” ucapnya sopan . Aku hanya bisa mengangguk singkat .

”Kau pasti bingung bagaimana aku tahu rumah ini, aku tadi bertanya kepada Yesung oppa “ jelasnya . Aku tertawa miris didalam hati, dengan gampangnya Yesung memberi tahu Yoona alamat rumah ini.

“Ohh..” jawabku singkat.

Yoona kini menghilangkan senyumnya dan wajahnya berubah serius menatapku.

“Aku tidak mau berbasa-basi lagi Ga Rim~ssi , waktuku sudah cukup terbuang sia-sia untuk datang kemari “

Untuk apa dia kemari kalau begitu -__-

“ Yesung Oppa pasti sudah memberi tahumu tentang aku yang sudah mengetahui pernikahan pura-pura kalian ini” ujar Yoona yang menekan kata ‘pura-pura’ dengan sangat baik

”Aku tidak mau berbohong jika aku sangat keberatan dengan hal ini” lanjutnya. Aku memandangnya semakin bingung. Sebenarnya apa maksud gadis ini. Memangnya dia siapa yang sok mengatakan sangat keberatan .

”Kau tahu jika Yesung oppa sangat menyukaiku bukan ? Yahh, mungkin aku memang salah karena sempat menolaknya. Namun kini aku sadar , sadar karena penolakan yang kulakukan kepadanya justru adalah kesalahan besar “ terang Yoona.

“Maaf , tapi…” ucapku memulai

“Dengarkan aku dulu “ potong Yoona cepat ”Kini aku sudah sadar akan perasaanku terhadapnya. Dia menyukaiku dan aku balas menyukainya. Sangat tidak realistis jika aku menjalin hubungan dengannya dalam keadaan dia masih mempunyai seorang istri. Yesung Oppa sudah menjelaskan semuanya alasan pernikahan kalian, mulai dari malam tidak sengaja itu, dan kau yang sudah terlanjur berbadan dua serta kesepakatan kalian tentang pernikahan ini” jelas Yoona.

Telingaku terasa sangat panas mendengarkan ucapan gadis ini. Apa yang dilakukan Yesung sebenarnya ? Kenapa semua diceritakan kepada Yoona !

“Aku bukanlah orang yang pengalah Ga Rim~ssi . Jadi aku tidak akan melepaskannya “ ucapnya pelan namun jelas.

“Nde? “

“Aku sudah mengatakan kepada Yesung oppa akan tetap menunggunya, karena dia bilang kalian sepakat menikah sampai anak itu lahir “ ucap Yoona menatap perutku .

”Kau tidak mungkin tega kan jika membuat Yesung oppa harus terus tersiksa menahan perasaannya kepadaku ?” tanya Yoona skaptis.

Apa yang harus kujawab sekarang ini. Semua kalimat yang dia ucapkan saja masih mengangetkanku. Terlihat jelas gadis ini menyombongkan nilai plusnya yaitu “Yesung menyukainya! “.

“Aku…..” ucapku hendak menjawab pertanyaannya

”Lepaskan dia setelah kau melahirkan anakmu. Aku hanya menunggu sampai saat itu. Kupastikan akan kurebut jika kau tidak mau melepasnya “ ucap Yoona, entah kenapa aku merasakan nada tajam dari bicaranya .Jadi dia serius, aku benar-benar tidak menyangka dengan ini ! Yoona yang seperti malaikat di SNSD berubah mengerikan seperti ini. Meminta suami orang untuk direlakan menjalin hubungan bersamanya .

”Yesung Oppa sudah menahan perasaannya begitu lama kepadaku. Apa kau tega membuatnya semakin tersiksa karena pernikahan konyol ini ??” tanyanya lagi.

Sungguh, demi apapun aku merasa seperti ditusuk oleh gadis ini saat dia mengucapkan kalimat yang baru saja dia katakan . Pernikahan konyol ? Menahan Yesung ?!! Bahkan membayangkan harus melepasnya saja aku tidak sanggup !

TBC

Hhhhhhh………. Semakin nista saja -__-

Kenapa kalian memaksa gue harus terus ngelanjut ff ga jelas ini T___T

Di cut ga boleh tapi gue serasa mati rasa ama ini ff -________-

Komen aja yaaaa

30 thoughts on “MARRY ME ( Remake Version ) Part 7

  1. Huaaaaaaaa jahat sih yoona, gak sadar apa dia gimana sama yesung waktu dia bilang suka siwon –”
    issshhh, kasian aku sama garim :'((
    pokonya feelnya dapet banget, pengen cium yesung jadinya. Wkwkwk
    yah riska jgn di cut yah? Jangan doooongggg masih seru, aku suka banget looh. Rada gak rela sebenernya tp inikan ff kamu yasudah lah, terima nasib aja aku mah –”
    BANZAI lah pokonya :))

  2. aduh Yoona kq gtu bgt sch……
    Blm tw ja klo yesung oppa da mulai ska ma Ga Rim.
    Thor klo da gk mw ngelanjutin sbaik.a d persingkat trus d END_in. kn gk enk klo brhnti d tengah jln

  3. jangan di cut ya…. peliiis… ;____; gak diedit juga gak papa… mentah mentah aja dari versi dulu… ;__;

    reader-nim juga pasti ngerti, pan yanga minta pw- juga khusus yang minat doang…
    😄😄

    btw,,,, aku lagi keranjingan make her pregnant.. haha (napa komen disini #plak

    di wp ini aku pke id fb ini sama id twitterku @iullicious.. hehe inget yah…😀

    yesung belum sadar yah ama perasaanya?? ada gak sih yesung POV nanti.. penasaran isi kepala makhluk aneh itu apa?

  4. pliiiiiiiiissss jebal jangan dicut yak author, sumpaaah ini FF salah satu FF fav saia
    masih penasaraan sama akhir dari FF ini
    bagaimana dengan yesung dan garim, apakah mereka bersatu bersama dedek kecilnya.
    ayooo author jangan di cut yak ^^
    gomawoyo

  5. yeppa knp plin plan sih ayo donk tentuin sikpmu plh ga rim pa yoona.pernkhan koq pura2.kalian kan dh berjnji dhdpn Tuhan jd jgn smpai kalian mengingkari sumph yg tlh terucap.yoona knp kmu jht sekali.ayo ga rim perthnkan yeppa jgn smpai yoona merbutnya.ga rim hwaiting!!!jgn dcut chingu lnjutin aja .klo dcut kn jd pensran ma kelnjutannya.HWAITING CHINGU

  6. wkwkwkwkwk….wadooouuuhhh…yeppa mang aneh,gak tau situasi dan kondisi kl ya,bs2nya so h wa oenni ma sndng dlm k’tkt an kok mlh mnt di blkn kndng ddangko brother wkwkwk… bnr aku ktw pe prtku kram,tp bgs bnr ni ris km bs bkn ff ini jd hdp,yg awlny tgng jd lc he..he..mksh ya krn msh mau nglnjt in ff yg nst ini,tp bkn aku nnggu ibrt e nnggu pcr lg merantau di negri sebrang ho..ho..ho ayo pkk e jngn di cut aku msh nnggu part 8 lho….

  7. arghhhh ,, knpa yesung mlah blg k yoona sih ,, huh aq emosi tgkat tggi smpe’an ..

    Aq hrap nnti hbis nglahirin yesung biarin aja sma yoona .. Trus Ga-rim sma Min-ho aja ,, nnti klo yesung nyesal ,, biarin aja dy .. #blasdendam😉

  8. Masih ada yg nunggu ff ini ko,jd jngn d’cut ya😀

    Yoona knpa sifatnya jd jahat bgtu sih,ga mau ngalah apa sama ga rim??????

    Yesung juga plin-plan bngt sih,sbnrnya mau sama siapa???yoona atau ga rim????plih salah satunya dong

    Ga rim yg sabar ngadepin orang aneh kaya yesung😉

    Yeppa sbnrnya perasaan dirimu k’ga rim itu gmna sih??????

    Riska d’lnjutnya psti selalu d’tnggu ko😀

  9. Aaakkk…. Lanjutannya mana T_T
    Aku terus terang terdistraksi MHP jadi baru lanjut baca ini lagi setelah sekian lama. Penasaran sama lanjutannya nih… Ga usah diedit ga apa2, yang penting ada lanjutannya.

  10. terus berkarya untuk melanjutkan ff inie autor .. ayo semangatlah.
    aq mohon jangan di cut ea!!!!
    ini kn ff faforit q, aq mohon dngn sangat, dangat mohon .. ..

    maav untuk part yg sebelum nx lom di komen, karna hp q sering eror klo mau ngomen, .

    ini jg mudah”an masuk.

  11. Kenapa Yoona bisa sejahat ini disini!!!!!
    tidak!!!!!
    Aku kan jadi pengen bejek2 dia!
    Tapi, intensitas munculnya Minho sedikit. mungkin setelah ada masalah ini, jadi lebih banyak kali ya? jd tempat bersandarnya Garim

  12. Annyeong~
    Author aku udh lama banget nungguin lanjutan ff MARRY ME yg remake ver. tp kok sampe skrg belum nongol jg? Please dong lanjutin ceritanya, sumpah aku geregetan nungguinnya hehe thanks bfr :))

  13. gue ngamuk sendiri lihat ini ff. yoona mengapa kau lakukan itu. mnolak yesung dan mnmbak siwon.. ypi kmu dblas siwon hngg d tlak mnangis ke yesung. heh. apa yng kau lakukan? skrng kau malau mulai mencintainya??!!
    #nangis2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s