MAKE HER PREGNANT – Part 3

Judul                :  Make Her Pregnant

Main Cast        :  Seo Joo Hyun aka Seohyun (SNSD)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Other Cast       : Shim Changmin ( TVXQ )

Lee Sungmin ( Super Junior )

Other Cast

Author : Riska Fasyah ( @riskafasyah )

Rating               : General

Genre               : Romance and Sad

Note                :  Bahasa yang digunakan di ff ini hanya omong kosong yang saya pikirkan dengan kemampuan pas-pas’an . Jangan terlalu ternggelam dalam ff ini karena sekali lagi ini hanya sebuah delusional yang diwujudkan dalam bentuk tulisan~ hehehe . Menikmati boleh tapi jangan menuntut lebih^^

 

PART 3

Seohyun’s POV

Aku terus memandang keluar jendela melalui kaca mobil Kyuhyun yang saat ini sedang kukendarai bersamanya . Memandangi jalanan yang ditelusuri oleh mobil mewahnya jauh lebih membuatku tenang dari pada menatap lurus yang akan membuatku tetap mempunyai celah menyadari jika namja itu duduk disebelahku terfokus mengemudikan mobilnya .

Ya~ pada akhirnya tetap aku yang kalah, namja ini tetap memaksaku untuk mengikuti intruksinya dan ikut kekantornya untuk menghadiri acara rapat dewan redaksi untuk memperkenalkanku sebagai istri calon penerus perusahan kakek Kyuhyun .

Aku tidak peduli dengan acara itu , aku tidak peduli dengan urusannya dan aku tidak mau peduli dengan perintah-perintahnya yang sudah sangat memuakkan , tapi mau seperti apa aku memprotesnya , namja ini tetap punya kuasa karena aku sudah menandatangani kesepakatan konyol yang berisikan ‘ apapun yang ia ucapkan adalah peraturan ‘ .

Suatu kebodohan besar memang saat tanganku menggoreskan tanda tangan dikertas perjanjian itu dan sekarang aku sendiri yang dibuat terikat dengan peraturan namja menyebalkan ini .

“ Hapus air matamu , wajahmu terlihat membengkak Seohyun, kita akan menemui orang-orang dikantorku , mereka akan bingung jika melihat wajahmu seperti itu “

Aku tidak mau memperdulikannya , air mataku memang masih turun tanpa sengaja kutahan , aku masih bertahan menatap keluar jendela tanpa mau menanggapi ucapan Kyuhyun .

“ Mereka akan berfikiran jika sebelumnya kita habis bertengkar atau lebih buruknya calon direktur Cho Kyuhyun menyiksa istrinya “ lanjut Kyuhyun yang seketika membuatku mendengus .

Dia memang menyiksaku bukan ? Dan lagi pula benar jika kami habis bertengkar !

“ Seohyun~ah ? “

Aku masih bertahan mengunci mulutku dan tidak mau menanggapinya .

“ Kakek begitu bersemangat untuk hari ini , jadi jangan merusaknya “ lanjut Kyuhyun

Dia memanfaatkan nama kakeknya untuk menutupi kedoknya , apa dia pikir aku gadis bodoh yang tidak memahami keadaaannya , dia akan diperkenalkan sebagai calon penerus perusahaan yang otomatis menuntutnya untuk segala macam bentuk image yang baik, image yang akan mendukung posisinya nanti .

“ Seo Joohyun ? “

Teruslah berbicara karena aku tidak akan mau menanggapinya !!

“ Aku seperti membuat kesalahan yang besar saja padamu “ celetuk Kyuhyun yang berhasil membuatku menoleh kearahnya , kutatap dia tidak percaya setelah mengucapkan kalimat itu . Kyuhyun balas sekilas menatapku sambil tersenyum tipis sebelum ia kembali focus untuk menyetir .

Apa dia tidak sadar jika dia memang sudah membuat kesalahan yang besar terhadapku !!

“ Aku kan hanya menundanya saja Seohyun~ah, bukan berarti melarangnya , kita akan mengunjungi ibumu setelah acara dikantor selesai “ ucap Kyuhyun

“ Wajahmu itu benar-benar sangat aneh sekarang, cepat hapus air matamu “ lanjut Kyuhyun .

Aku memusatkan pandanganku kedepan tanpa menuruti ucapannya , biar saja seperti ini,dan  akan kubuat imagenya buruk didepan semua orang !

“ Cairan dihidungmu sudah keluar Seohyun “ lanjut Kyuhyun

Aku sontak menyentuh hidungku dan bisa merasakan cairan hangat walau tidak banyak namun turun tanpa aku sadari membasahi bagian atas bibirku . Aku langsung menoleh kesal kearah Kyuhyun namun tiba-tiba saja sebuah sapu tangan sudah Kyuhyun taruh dihidungku , tangan kanannya ia gunakan untuk menaruh sapu tangan itu dihidungku dan tangan kirinya tetap memegang kemudi .

“ Benar bukan ? “ ujarnya sambil menarik tangannya dan membiarkan sapu tangan itu diwajahku . Merasa dia seperti mengerjaiku dengan cepat kuambil sapu tangan itu dan melemparkan kearahnya .

“ Yaaa !!! “

“ Ada apa ? “

“ Kau meledekku ?! ” tanyaku kesal

“ Apa aku mengatakan yang salah, hanya memberimu sapu tangan bukan ? “ jawab Kyuhyun santai

“ Kau…kau…” aku menggigit bibirku agar menahan getaran bibirku karena aku begitu kesal dengan sikapnya , ya Tuhan, ingin sekali aku mencakar wajahnya dan membuat semua jerawatnya itu pecah karena ketajaman kukuku (?) .

“ Sudah pakai ini “ ujar Kyuhyun lagi sambil menyerahkan sapu tangan yang tadi kulemparkan tanpa perlu menoleh kearahku karena ia masih focus menyetir , aku hanya memandang sisi wajahnya tajam seolah sedang memancarkan seberapa besar kekesalanku kepadanya

“ Cepat pakai Seohyun “ ulang Kyuhyun , dengan kasar aku langsung mengambil sapu tangan itu lagi . Langsung saja tanpa memperdulikan jika ada seorang pria disebelahku , tanpa memperdulikan adap sopan santun aku langsung menaruh sapu tangan itu dihidungku dan mengeluarkan semua cairan kental yang ada dihidungku .

Bunyi nyaring dari suara yang berasal dari hidungku langsung memenuhi mobil Kyuhyun . Bersitan keras yang kulakukan cukup meyakinkanku jika cairan yang kukeluarkan sudah cukup banyak dan tidak membuat hidungku terasa berat lagi seperti sebelumnya .

“ Chhh….”

Aku melirik Kyuhyun dan melihat ia kembali tersenyum walau pandangannya masih lurus kedepan, yaa , aku tahu ! Namja ini sedang menertawaiku .

Tiba-tiba Kyuhyun melambatkan mobilnya lalu memberhentikan mobilnya tepat dipinggir jalan .

“ Kau mau eskrim ? “ tanya Kyuhyun sambil melepas seatbeltnya

“ Kau pikir aku anak kecil ?” tanyaku tersinggung

“ Kenapa kau gampang sekali marah , eskrim akan membantu mendinginkan perasaanmu “

“ Kau pikir aku seperti ini karena siapa ?!! “ sahutku kesal

“ Kalau begitu akan aku belikan, kau terlihat sangat membutuhkannya “ sahut Kyuhyun yang langsung membuatku melotot kearahnya , namja ini benar-benar….

Kyuhyun langsung beranjak keluar dari mobil dan menuju kesebuah minimarket kecil yang ada dipinggir jalan tempat dia memberhentikan mobilnya . Sementara namja itu pergi aku langsung mengeluarkan talcum powderku dan membukanya, kugunakan kaca yang ada didalamnya untuk melihat seperti apa keadaan wajahku sekarang .

Ya Tuhan ! Jadi aku separah ini ? Bedak yang kutaburkan tadi pagi sudah hilang karena terhapus air mata belum lagi bagian hidungku yang berwarna merah . Pantas saja jika aku merasa Kyuhyun seolah menahan senyumnya jika menatapku, dia pasti menertawakan wajahku !

“ Namja itu benar-benar menyiksa hidupku “

Aku mulai memoles wajahku lagi dengan bedak, setidaknya jangan sampai aku mempermalukan kakek didepan rekan-rekan rapatnya . Setelah selesai memperbaiki (?) make up aku langsung cepat-cepat memasukkan talcum powderku kedalam tas karena bisa kulihat sekarang Kyuhyun sudah keluar dari minimarket dan sedikit berlari menuju mobil ini .

Kembali aku memasang ekspresi masam saat namja itu sudah masuk kedalam mobil dan langsung memasang kembali seatbeltnya .Aku meliriknya diam-diam dan bisa melihat tangan kanannya yang sedang memegang dua bungkus eskrim .

“ Ini ambil satu “

Aku bertahan untuk tidak menoleh kearahnya dan berpura-pura tidak menginginkan eskrim yang ia tawarkan kepadaku .

“ Cepat ambil “

“ Aku tidak mau “ jawabku kaku

“ Benar tidak mau ? “ tanya Kyuhyun memastikan

Kenapa dia bertanya seperti itu ? Seharusnya dia harus memaksaku lagi agar mau menerima eskrimnya ! Dasar tidak peka . Lebih baik aku diam dari pada menanggapi ucapannya .

“ Seohyun~ah , cepat ambil sebelum meleleh “

Pelan-pelan aku menoleh kearah Kyuhyun dan dengan masih memajang wajah ketusku kuambil satu ekrim yang ada ditangannya . Aku sadar jika Kyuhyun tersenyum geli namun kuabaikan karena aku sudah sangat malas meladeninya yang justru akan membuat darahku kembali mendidih .

Kusobek bungkus dari eksrim ini dan langsung saja melahapnya . Mungkin benar ucapan Kyuhyun jika eskrim bisa mendinginkan perasaan seseorang , rasa manis dan dingin yang menyapa lidahku membuat sensasi segar yang membantuku menghilangkan sedikit rasa sesak karena rasa yang menyegarkan ini . Sepertinya ada sedikit rasa mint di eskrim yang Kyuhyun belikan ini .

“ Tidak buruk bukan ? “

“ Kau pikir eksrim yang kau berikan ini sudah mampu menghapus kesalahanmu ? “

“ Nde ? Aku tidak berfikir seperti itu, lagi pula eskrim ini bukan permintaan maaf, aku tidak merasa harus meminta maaf atas suatu kesalahan “ sahut Kyuhyun tenang , namja ini kembali menjalankan mesin mobilnya sambil sebelah tangannya yang memegang eskrim sama sepertiku sedang menikmati eskrim yang tadi dibelinya .

“ Orang sepertimu tidak akan tahu seperti apa mengucapkan kata ’maaf’ “ sahutku sinis

Kyuhyun tidak membalas untuk ucapanku yang satu ini , dia kembali terfokus mengemudikan mobilnya . Dan akupun tidak lagi membuka mulutku dan lebih memilih menikmati eskrim yang ada ditanganku .

~**~

“ Ne ne..kapan-kapan kita akan makan malam bersama “ ucap kakek Kyuhyun senang , dia sedang berbicara dengan salah satu pemegang saham , disebelahnya berdiri ayah Kyuhyun dan Kyuhyun yang mendampinginya .

“ Tentu saja Tuan Cho~ senang sekali juga bisa bertemu dengan calon penerus perusahaan “ ujar pria itu sambil menepuk bahu Kyuhyun yang langsung dibalas bungkukkan sopan Kyuhyun .

“ Masih belum secepat itu, anak ini masih harus dilatih “ ujar kakek Kyuhyun yang membuat Kyuhyun menoleh sambil tersenyum canggung kearah kakeknya .

Chhh~ bahkan kakeknya sendiri masih belum yakin dengan kemampuannya . Aku yang sengaja berdiri agak jauh dari mereka hanya bisa terus melihat jam yang melingkari pergelangan tanganku , ini sudah hampir siang dan acara yang dimulai 2 jam lalu baru selesai sekarang .

Seperti perkataan Kyuhyun jika kami memang menghadari rapat dewan deraksi dimana kakek sebagai pemegang saham terbesar dan pemilik perusahaan Taman Hiburan yang dibangunnya sejak lama tengah mengenalkan Kyuhyun sebagai calon penerus ayahnya yang saat ini menjabat sebagai direktur utama dari perusahaan mereka .

Aku sempat gugup saat harus berdiri mendampingi Kyuhyun dan memberi salam kepada semua orang yang saat itu melihat kami dengan tatapan ingin tahu . Mereka pasti begitu penasaran orang seperti apa yang nantinya akan memimpin mereka , aku tidak akan kaget jika diantara mereka akan banyak yang kecewa setelah melihat Kyuhyun (?)

“ Kenapa disini ? “

Aku menoleh dan langsung mendapati Changmin sudah berdiri disebelahku , reflek aku langsung membungkukkan tubuhku kearahnya . Changmin adalah salah satu orang yang mengikuti rapat tadi, aku sedikit penasaran dengan jabatannya diperusahaan ini , apa dia salah satu pemegang saham juga disini .

“ Tidak apa-apa , aku sedang menunggu Kyuhyun “ jawabku canggung

“ Aku masih sulit percaya jika kau istrinya “

Ucapan Changmin barusan membuatku menoleh terkejut kearahnya yang langsung dibalas senyuman tipisnya . Dahiku berkerut bingung karena ucapannya itu

“ Hanya sebuah ucapan tidak penting “ lanjut Changmin menyadari ekspresi bingungku “Setelah ini kalian mau kemana ? “

“ Kami ? “

“ Ne”

“ Aku akan mengunjungi ibuku sepulang dari sini , Kyuhyun bilang akan mengantarku dan aku ingin lihat apa dia akan menepati janjinya yang satu ini “ sahutku sinis

“ Nde ? “

Aku terdiam seketika, perlahan kugigit bibirku karena merasa aku sudah mengucapkan kalimat yang seharusnya jangan kuucapkan karena akan memperlihatkan hubunganku dan Kyuhyun yang tidak begitu akur .

“ Ahh~ aniya, maksudku Kyuhyun sudah berjanji akan mengantarku mengunjungi ibuku sepulang dari sini , dia memang sangat memperhatikanku “ lanjutku sambil tersenyum aneh kearah Changmin

“ Begitu ..”

“ Ehm Changmin~ssi , kau bekerja juga disini ? “

“ Jika aku hadir dirapat tadi apa bukan berarti aku memiliki andil dalam perusahaan ini ? “ Changmin balas bertanya, sebuah senyuman ramah kembali merekah diwajahnya

“ Aku hanya ingin memastikan saja, lalu apa jabatanmu ? “

“ Tidak begitu penting , kau bisa tanyakan langsung pada Kyuhyun nanti “ jawab Changmin .

“ Kenapa begitu ? Aku malas bertanya pada pria itu “ sahutku .

Sial ! Aku tidak bisa mengerem lidahku lagi , aku melirik Changmin dan ekpresi bingung kembali terpeta diwajah tampannya karena aku mengucapkan kalimat yang menunjukkan jika aku tidak suka dengan Kyuhyun

“ Maksudku bukan seperti itu, hahaha~ aku hanya ingin bertanya langsung padamu, Kyuhyun sedikit…. “

“ Ahh~ Changmin~ah , apa ibumu masih sakit ? Dia belum menghubungiku “

Ucapanku terpotong begitu saja karena kakek yang diikuti ayah mertuaku dan  Kyuhyun sudah berjalan kearah kami . Changmin kembali membungkuk sopan kearah kakek , lalu ayah mertuaku dan berakhir ia memberi anggukan kecil kearah Kyuhyun walau bisa kurasakan jika dia sedikit enggan melakukannya .

“ Sebenarnya ibu sudah jauh lebih baik, aku akan memintanya untuk segera menghubungi kakek “ jawab Changmin sopan

“ Apakah sudah diperiksakan ? “ tanya ayah Kyuhyun

“ Sudah paman, seperti biasa ibu hanya mengalami darah rendah “

“ Ibumu itu memang seharusnya sudah berisitirahat dirumah tanpa perlu memikirkan urusan kantor, kakek sudah sangat yakin kau mampu menggantikan peran ayahmu “ ucap sang kakek yang langsung dibalas bungkukkan tubuh dari Changmin

“ Kau mau ikut kami makan siang bersama ? “ tawar kakek lagi kearah Changmin

“ Aku…”

“ Ikutlah ..” ajak ayah Kyuhyun

“ Ne paman, aku akan menyusul nanti “ sahut Changmin sopan

“ Kalau begitu kami duluan ya~ Dan kau Cho Kyuhyun, cepat antar istrimu menemui ibunya, aku bisa melihat dia begitu resah sekarang “ titah sang kakek yang langsung mengagetkanku

“ Aniyo kakek “ jawabku cepat-cepat

“ Hahaa~ matamu tidak bisa berbohong Seohyun~ah “ ucap kakek sambil tertawa renyah , dia langsung berjalan disusul ayah Kyuhyun yang menyeimbangi langkahnya dan meninggalkan kami bertiga .

“ Kalian sudah selesai berbincang-bincangnya bukan ?”

“ Aku justru ingin berbincang lebih lama dengan Seohyun “ sahut Changmin sambil menoleh kearahku dan tersenyum manis

“ Nde ? “

“ Sayang sekali keinginanmu itu tidak bisa diwujudkan , aku dan istriku harus segera pergi “

“ Apa tidak bisa makan siang bersama ? “ Changmin tampak tidak peduli dengan ucapan Kyuhyun dan justru bertanya kepadaku

“ Tidak bisa ! “ jawab Kyuhyun

“ Aku bertanya pada Seohyun “ balas Changmin , namja ini menatap Kyuhyun kaku sebelum dia kembali menatapku “ Makan siang bersama dulu bagaimana ? “

“ Mwo ? Aku…tapi…”

“ Kita pergi Seohyun ! “ potong Kyuhyun yang langsung meraih telapak tanganku, namja ini menarikku yang membuatku terpaksa mengikuti langkahnya , terkejut dengan tindakannya langsung saja kuhempaskan tangan Kyuhyun membuat namja itu berbalik dan melotot kearahku .

“ Itu tidak sopan , jangan pergi seperti itu “ ujarku menegurnya . Aku kembali berbalik dan langsung membungkuk kearah Changmin

“ Aku minta maaf Changmin~ssi , sekarang aku harus pergi , lain kali kita pasti bisa makan bersama “ ujarku sesopan mungkin kearahnya . Aku kembali membungkuk yang dibalas sopan olehnya

“ Tidak apa-apa “ balas Changmin dan belum sempat aku menanggapi lagi ucapan namja itu, kurasakan pergelangan tanganku telah digenggam seseorang dan aku tahu jika itu Kyuhyun , perlakuannya ini membuatku berbalik cepat dan tanpa aba-aba lagi langsung mengikuti kemana langkahnya membawaku . Selalu bertingkah semaunya .

~**~

Aku menutup pintu mobil Kyuhyun dengan kasar yang membuat bunyi bantingan kuat . Aku langsung berjalan cepat untuk memasuki lobi apartemen yang ditinggali ibuku dan Sungmin .

“ Hei ! “

Bisa kudengar panggilan Kyuhyun yang terdengar kesal karena sikapku barusan , derap langkah cepat kudengar dibelakangku dan tidak lama seseorang telah memutar tubuhku .

“ Kau itu kenapa ? Sudah diantar masih saja marah-marah ? “

Kuhempaskan tangan Kyuhyun kasar dan balas menatapnya kesal .

“ Kau yang kenapa ? Kenapa suka sekali bersikap tidak sopan seperti tadi , Changmin meminta kita dengan sopan kenapa justru berkata seperti itu padanya “ balasku bertanya

“ Dia menyebalkan “ sahut Kyuhyun polos

“ Tidak lebih menyebalkan dari dirimu “ balasku cepat

“ Aku masih terlihat manis Seohyun~ah “ sahutnya yang membuat dengusan kuat keluar dari hidung dan mulutku secara bersamaan .

Mungkin aku harus memberinya kaca untuk namja ini mengamati dirinya , apa yang membuatnya bisa berkata seperti itu, dia perlu disadarkan .

“ Ya terserah kau saja “ akhirnya hanya jawaban dengan nada malas yang kukeluarkan , aku kembali berbalik dan memimpin langkah kami memasuki gedung apartemen yang ditempati ibuku dan Sungmin.

~**~

“ Kau tenang saja , aku akan menjaga ibumu Seohyun~ah “ ujar Sungmin

“ Seharusnya aku yang menjaganya bukan oppa “ aku berujar sedih kearah namja imut yang ada didepanku ini . Sungmin, orang yang begitu berharga setelah ibuku , seorang ‘kakak’ yang benar-benar membuatku sudah merasa sangat tergantung padanya , pria dengan wajah terimut yang pernah kujumpai ini akan menipu semua orang dengan wajah anak kecilnya namun memiliki sikap yang begitu dewasa , melindungi dan menjaga aku dan ibuku . Dialah kakakku yang terbaik.

“ Kau menganggap aku bukan saudaramu ? “ tanya Sungmin , dia seperti memasang wajah pura-pura marah kearahku

“ Aniyo ! Tentu saja oppa adalah saudaraku “ sahutku cepat

“ Karena aku saudaramu maka dari itu aku anak ibumu juga, menjaganya juga merupakan kewajibanku, kau tidak bisa menjaganya bukan karena kau sengaja tapi karena situasimu yang tidak bisa tinggal bersamanya , aku tidak apa-apa Seohyun~ah “

Aku memandang sendu kearah lelaki ini , kudekati dia dan akhirnya memeluk tubuhnya yang hangat .

“ Terima kasih oppa , kau benar-benar orang yang berharga untukku “ ucapku pelan dengan masih memeluknya

‘Aku tahu itu “ balasnya pelan . Kulepaskan pelukanku dan Sungmin langsung mengusap kepalaku .

“ Sudah sana pulang~ Kyuhyun sudah menunggumu “

“ Tidak bisakah malam ini aku menginap disini saja “ usulku coba-coba, kupasang wajah memelas kearahnya namun yang kudapati hanya gelengan tegas dari Sungmin

“ Mana bisa begitu , seorang istri harus menemani suaminya “

“ Aku bisa mati muda jika terus bersama Kyuhyun “ keluhku

“ Jangan dulu , Kyuhyun sangat membantu kita “ sahut Sungmin , aku langsung mendelik kearahnya yang hanya dibalas dengan cengiran jahil

“ Aku merasa jika kau mulai membela Kyuhyun “ protesku , aku langsung bersedekap dan menatapnya penuh selidik

“ Benarkah ? Hahaha~ kurasa dia tidak begitu buruk seperti yang kau bicarakan “

“ Apa yang dia lakukan untuk menyuapmu ? “ tanyaku

“ Hahaha~~ sudahlah, sana pulang~~ seminggu lagi kita mengantar ibumu lagi kerumah sakit untuk pemeriksaan rutin “

“ Katakan oppa , apa yang Kyuhyun tawarkan sampai kau berada dipihaknya ? “ tanyaku masih berusaha mengorek informasi

“ Aku berada dipihaknya ?? Terlihat sekali kah ? “

“ Oppa !! “

“ Hahahha~~ sudah sana “ Sungmin tidak memperdulikan tatapan menuntutku dan justru membalikkan tubuhku, dia mendorongku keluar dari pintu utama apartemen yang ada dilobi bawah , aku bisa melihat mobil Kyuhyun yang sudah terparkir dan sedang menungguku

“ Pulanglah~ “ usir Sungmin , aku masih bisa meraba wajahnya yang tersenyum geli kearahku . Kyuhyun benar-benar licik , dia bahkan bisa membuat Sungmin berada dipihaknya .

………………

Kejadian itu terjadi sekitar 2 jam lalu saat aku hendak pulang dari apartemen ibuku dan Sungmin setelah mengantarkan ibuku untuk melakukan pemeriksaan dirumah sakit . Merasa sangat penasaran dengan apa yang diperbuat Kyuhyun hingga bisa membuat Sungmin berada dipihaknya aku berniat untuk menanyakan pada namja itu .

Kubuka pintu ruangan yang digunakan Kyuhyun sebagai ruang kerjanya , sejujurnya saja aku tidak begitu yakin apa kualitas kerjanya itu bagus, dia terkadang seperti orang yang sedang bermain-main , pernah suatu malam aku terbangun dan melewati ruang kerjanya , saat itu jam 2 pagi dan aku masih melihatnya berada didalam ruangan kerjanya sedang terduduk dengan serius menatap laptopnya , pintu ruangan kerjanya yang terbuka itu membuatku bisa meraba jika wajahnya begitu serius saat itu .

Mungkin semua orang akan mengira jika ia sedang terjebak untuk menyelesaikan urusan kantor atau apalah itu yang berhubungan dengan perusahaan , tapi saat aku sudah kembali dari toilet dan kembali melewati ruangannya , sebuah kalimat pendek yang melucur dari bibir namja itu mematahkan semua yang kupikirkan tentang kinerjanya .

“ Sial ! Padahal sedikit lagi levelku tuntas !! Dasar mafia sialan !!! “

Aku tahu jika ia sedang memainkan sebuah game , menyiksa diri hingga jam dua malam hanya untuk menuntaskan setiap level dalam sebuah permainan apakah bisa dikatakan sebagai hal yang berguna , ayolah~~ dia calon direktur dan masih memainkan permainan untuk anak-anak itu ?

Jadi jangan salahkan aku jika aku sama sekali tidak mempercayai kualitasnya, kakek harus berfikir ulang jika ingin menyerahkan perusahannya pada namja ini , dia begitu maniak .

“ Ada apa kemari ? “ Kyuhyun mengengkat kepalanya sekilas , dia pasti mendengar derit pintu pelan yang tadi kusebabkan karena membuka pintu ruangannya

Aku berjalan mendekatinya dan langsung berdiri didepan meja kerja Kyuhyun

“ Apa yang kau lakukan sampai Sungmin berada dipihakmu ? “ tanyaku to the point

“ Apa maksudmu ? “ sahutnya acuh, matanya masih terfokus menatap layar datar laptopnya , jari-jari panjangnya tampak terampil mengetik satu demi satu huruf yang ada dikeyboard laptopnya

“ Kau tidak mungkin tidak mengerti maksudku “ujarku sengit

Terjadi kesunyian sesaat ,suara yang mendominasi hanyalah suara keyboard Kyuhyun karena namja itu masih asik mengetik , aku masih berusaha bersabar untuk menunggunya membuka mulut , 30 detik terlewat begitu saja dan namja ini masih mengacuhkanku , aku membuang nafas berusaha bersabar karena aku sudah sangat malas jika harus beradu mulut dengannya .

“ Percuma aku bertanya pada orang sepertimu “ ujarku dan langsung berbalik , memang seharusnya dari awal aku tidak perlu bertanya padanya .

Aku sudah berada diambang pintu sampai terdengar Kyuhyun membuka suaranya lagi

“ Dia mempunyai sebuah café sekarang  “

Langkahku terhenti dan perlahan kembali berbalik untuk menatap namja itu

“ Nde ? “

“ Sungmin akan memimpin sebuah café yang ada di taman hiburan yang dikelola perusahaan kami “

“ Aahhh~ jadi kau menyuapnya dengan cara seperti itu ? “ tanyaku sengit

“ Siapa yang menyuapnya ? Kau mengajak Sungmin ke Korea membuatnya kehilangan pekerjaan tetapnya, kau tega membiyarkannya menjadi pengangguran dan hanya mengurus ibumu ? “

“ Mwo ? “

Aku sedikit tidak terima dengan ucapan namja ini , dia seolah mengatakan jika aku membuat Sungmin terkungkung dalam suatu lingkungan yang seolah menyedihkan karena hanya terus memperhatikan ibuku .

“ Aku sudah menyiapkan cukup orang diapartemen yang ditempati eommanim dan Sungmin, jadi apa salahnya jika aku menyuruh Sungmin untuk mengelola salah satu café yang ada di Taman Hiburan kakekku , dia dulunya juga seorang manager bukan di sebuah restoran di Jepang ? “

“ Kau tidak bisa selalu mengandalkannya untuk terus menjaga eommanim bukan ? Dia pasti punya kehidupan sendiri , aku hanya membantu memudahkan segalanya , setidaknya ada sesuatu yang bisa ia kerjakan…..ya sembari dia tetap memperhatikan kesehatan eommanim , ahhhh~ atau kau mau eommanim dirawat rutin dirumah sakit ? “ Kyuhyun mengakhiri ucapannya dengan sebuah sikap yang sedikit memuakkan , telapak tangan kirinya ia gunakan untuk menopang dagunya dan menatapku sambil tersenyum .

“ Kau selalu melakukan apapun seenaknya “ ucapku sinis

“ Bukan seenaknya Seohyun , aku hanya ingin membuatnya menjadi lebih mudah “

“ Kau tahu apa itu ‘pendapat’ ? “ tanyaku pelan

Kyuhyun terdiam, sebelah alisnya ia naikkan sebagai isyarat aku sendiri yang harus menjawab pertanyaan itu

“ Aku tidak tahu apa penjelasanku tentang pengertian pendapat akan membuatmu sadar betapa pentingnya jika kau bertanya lebih dulu kepadaku “ lanjutku dingin , senyum yang ia suguhkan perlahan menghilang karena kulawan dengan tatapan dinginku , aku kembali berbalik dan langsung berjalan meninggalkan ruangannya.

Entahlah apa dua tahun aku sanggup mengikuti semua peraturan rumah tangga yang ia buat , peraturan yang begitu jelas menunjukkan sikap diktatornya membuatku ingin berteriak kuat dan memaki wajahnya , cukup ingat tujuanmu Seo Joohyun , ingat jika hanya dia satu-satunya yang bisa membantumu saat ini .

~**~

“Ehmm….. eommanim, sepertinya ini sudah cukup “ ujarku sesopan mungkin kearah ibu mertuaku , dia masih nampak asik memilih bahan belanjaan yang diambilnya dari rak-rak yang ada disupermarket yang kami kunjungi dan setelah mendapatkan pilihannya langsung saja melemparkannya ke troli yang kudorong yang juga sudah terisi bebeberapa belanjaan yang sebelumnya telah kami pilih .

“ Masih belum , aku sangat paham apa saja keperluan Kyuhyun “ ujar ibu mertuaku tanpa susah-susah menoleh kearahku

“ Tapi sepertinya kita sudah membeli sangat banyak eommanim, jika nanti ada yang kurang kami bisa membelinya lagi “ ucapku berusaha mempengaruhinya

Ibu mertuaku ini menghubungiku tepat saat aku hendak mengunjungi Sungmin karena dia memintaku mengunjungi café yang Kyuhyun berikan kepadanya untuk dikelola , aku begitu penasaran dengan pekerjaan baru Sungmin dan sudah sangat bersemangat untuk mengunjungi “ Sanguine World “ dimana café yang Kyuhyun berikan padanya ada di Taman Hiburan milik keluarganya itu .

Tapi rencanaku gagal saat ibu Kyuhyun memintaku menemaninya berbelanja untuk membeli keperluan rumah tanggaku dan Kyuhyun . Yang benar saja ? Aku bisa memastikan jika sebelum aku dan Kyuhyun menginjakkan kaki di Korea pasti segala kebutuhan yang ada diapartemen yang kami tempati sekarang tidak akan mengalami kekurangan dalam bentuk apapun . Tapi aku tetap tidak bisa menolak ajakannya itu dan akhirnya seperti inilah keadaanku , mendorong sebuah troli yang sudah sangat penuh dengan berbagai macam belanjaan, entah itu bahan makanan , keperluan sehari-sehari seperti sabun dan semacamnya , bahkan ibu Kyuhyun membelikan Kyuhyun satu kotak celana dalam dan dengan santainya dia menanyakan ukuran yang tepat untuk Kyuhyun .

Aku sempat dibuat gelagapan dengan pertanyaan itu yang berakhir dengan aku yang mengambil underware berukuran sedang , tentu saja aku tidak tahu pasti ini akan cukup dengannya atau tidak .

“ Kau seperti tidak suka menemaniku Seohyun “ celetuk ibu Kyuhyun saat aku hanya terdiam tak bersemangat dan terus memaksa kakiku untuk mengikuti kemana langkahnya terus mengitari rak-rak yang berisikan berbagai barang yang diperdagangkan

“ Nde ? Ahhh ~ tentu saja tidak eommanim , justru aku sangat senang bisa menemanimu , ini akan membuat hubungan kita semakin dekat “ sahutku cepat-cepat . Aku langsung mengumbar senyumku selebar yang aku bisa, membuang ekspresi penat yang kugantikan dengan ekspresi antusias, Ya Tuhan ! Melakukannya begitu susah

“ Kalau bagitu ayo kita kesebelah sana, masih ada yang ingin kubelikan untuk Kyuhyun “ sahutnya datar dan kembali memimpin langkah untuk menuju kesebuah rak yang sepertinya berisikan bermacam-macam jenis camilan .

Aku menggeram tertahan sambil memandang punggung ibu Kyuhyun, selain anaknya ternyata ibunya bisa juga membuatku merasa ingin meremas rambutnya dengan gemas .

“ Sabarlah Seohyun “ gumamku pelan dan kembali mendorong troliku untuk mengikutinya .

~**~

“ Kau dimanaaaaaa ? “

“ A..ada apa denganmu ? “ suara terkejut Kyuhyun yang kudengar dari ujung telponku membuatku semakin ingin menumpahkan air mataku sekarang . Aku memang sudah mulai terisak saat ibu Kyuhyun dengan begitu teganya menyuruhku turun dari mobil dengan membawa tiga kantong asoi besar yang berisikan belanjaan yang dibelinya tadi . Dia mengatakan jika kakek menelponnya secara tiba-tiba yang mengharuskannya segera sampai drumah secepat mungkin, akibatnya adalah nasibku yang tidak jelas karena ibu Kyuhyun menurunkanku disebuah halte bus yang masih cukup jauh dari apartemen yang ketempati bersama Kyuhyun .

Dia menyuruhku untuk pulang naik bus atau jika aku mau aku bisa naik taksi , sebenarnya aku tidak perlu menelpon Kyuhyun dan akhirnya menangis ditelpon seperti ini yang berhasil menunjukkan kelemahanku kepada namja itu . Selain saat dia membentakku tempo hari aku sama sekali tidak pernah menangis terisak sampai seperti ini , perlakuan ibu Kyuhyun terhadapku membuatku merasa sakit hati , dia mengerjaiku secara telak dan ini benar-benar membuatku merasa terpukul , apa dia begitu membenciku sampai bertindak seperti ini ??

“ Kau menangis Seohyun ? “ tanya Kyuhyun memastikan disebrang telponku

“ Apa suaraku terdengar jika aku sedang berbahagia ??? “ sahutku kesal dengan selingan isakan yang cukup kuat

“ Tapi…ada apa ? Lagi pula…..”

“ Ibumu meninggalkanku dihalte bus dan pergi begitu saja …” aduku

“ Mwo ? “

Dengan suara yang tercekat akibat aku menangis , mulai kuceritakan detilnya dari awal dan sampai aku berakhir mengenaskan seperti ini , aku sempat mendengar dengusan geli diseberang telponku yang membuatku langsung berteriak kesal kearah Kyuhyun .

“ Kenapa tidak pulang saja menggunakan bus atau taksi ? “ tanya Kyuhyun lagi

“ Aku begitu terburu-buru saat keluar dari apartemen karena ibumu langsung menjemputku , jika ia menyusul sampai kedalam apartement tamat riwayat kita , karena itu aku lupa membawa dompetku “ ucapku kesal , kesal karena ibu Kyuhyun , kesal karena kebodohanku dan kesal karena kelambanan namja ini

 

“ Lalu ? “

“ Lalu ? Jemput aku Kyuhyun~ssi !! “

“ Kau menelpon untuk memintaku menjemputmu ? “ tanyanya lagi , aku bahkan bisa merasakan jika nada suaranya seperti menggodaku , dia pasti senang melihatku menunjukkan betapa aku sangat membutuhkan bantuannya sekarang

“ Jika aku tidak dalam keadaan menyedihkan seperti ini aku tidak akan berniat untuk mengganggumu “ sahutku sangsi

“ Kau dimana ? “

“ Aku di halte bus Seongdong “

“ Astaga Seohyun~ah , haltu bus itu tidak jauh dari apartement kita , hanya berjarak 3  kilometer jika kau mau mencoba berjalan “

“ Aku akan berjalan dari tadi jika aku tidak membawa 3 kantong kresek besar yang berisi harta-hartamu !! “ makiku kearah Kyuhyun , darahku benar-benar sudah naik kekepalaku dan membuatnya terasa sangat berdesing .

“ Nde ? “

“ Ibumu membelikan semua keperluan rumah tangga 1 kantong kresek besar, dua kantong sisanya hanya berisikan khusus untuk keperluanmu kau tahu !! “

“ Ibu tidak pernah berbelanja sebanyak itu “ sahut Kyuhyun

“ Mana kutahu Cho Kyuhyun !!! “ umpatku dan kembali ingin menangis sekuat-kuatnya , namja ini benar-benar menyiksaku . Apa salahku dikehidupan sebelumnya hingga bisa bertemu dengan orang seperti ini Tuhan ???

“ Cepat kemari ! “

“ Aku tidak bisa Seohyun , aku mengangkat telponmu ini setelah aku meminta ijin kepada ayah untuk meninggalkan rapat dewan direksi sebentar , dan sekarang aku harus kembali “

“ Mwo ? “

“ Berjalanlah sedikit lagi , tempatmu itu sudah tidak begitu jauh dari apartemen kita “ saran Kyuhyun yang terdengar ditelingaku seperti sebuah suruhan

“ Kau ingin membuat kakiku patah huh ? “ tanyaku tidak terima

“ Aku benar-benar tidak bisa menjemputmu sekarang , rapat sedang membahas tentang pembuatan arena baru untuk “ Sanguine World “ ini cukup penting untuk menunjukkan kemampuanku mengemukakan ide “

“ Kau pikir aku peduli ?! Kyuhyun~ssi jangan menyiksaku seperti ini ! “ ucapku dengan nada yang kembali bergetar , aku sudah tidak peduli nantinya dia akan mengungkit-ngungkit jika aku pernah memelas kepadanya seperti ini

“Tapi Seohyun~ah , aku…..”

BIP

Isakanku terhenti seketika dan aku langsung menatap layar datar dari ponselku . Sial ! Kenapa telpon ini harus habis baterai disaat seperti ini , memang benar jika aku sudah dua hari ini tidak mencasnya, tapi bukankah ini ponsel berkualitas bagus , setidaknya harus tahan untuk beberapa hari TT___TT

Kupandang tiga kantong asoi yang berisikan belanjaan yang dibeli ibu Kyuhyun dengan tatapan penuh dendam , aku bangkit dari posisiku yang terjongkok dan dengan kasar menghapus sisa-sisa air mataku . Kugunakan kakiku untuk menendang kantong kresek itu yang membuatku merasa sedikit terlampiaskan .

“ Aku tidak peduli dengan barang-barang ini ! “ umpatku

Aku bisa berjalan tanpa beban jika aku tidak perlu membawa barang-barang tidak berguna ini , jika hanya berjalan sejauh tiga kilometer untuk sampai diapartemen Kyuhyun hal itu tidak akan menyulitkanku . Ya ! Akan kutinggalkan semua barang-barang ini , siapa peduli dengan apa yang ibu mertuaku belikan untuk anaknya , lihat saja sikapnya yang juga tidak peduli denganku .

Langsung saja aku memutar tubuhku dan langsung meninggalkan halte bus ini , aku terus berjalan dengan sedikit kesulitan , selain sepatu high heels yang kugunakan kupikir rasa kesalku yang sudah memuncak membuatku sedikit kesulitan untuk berjalan .

“ Kau harus memberikan yang kubelikan ini kepada Kyuhyun , Seohyun~ah “

Aku berhenti hampa ditempatku , sebelum ibu Kyuhyun benar-benar meninggalkanku , pesan singkat itu ia berikan kepadaku yang dengan bodohnya aku langsung menganggukkan kepalaku . Kuputar tubuhku lagi dan melempar pandanganku kearah halte bus yang tadi menjadi saksi bisu ibu Kyuhyun mengerjaiku , entah apa yang membuatku kembali berjalan lemah kearah halte bus itu .

Kuraih tiga kantong asoi ini setelah aku sampai di halte bus , kugunakan metode apa saja agar bisa membawa 3 kantong besar ini hanya dengan bermodalkan kedua tanganku . Ya Tuhan aku bisa gila karena ini semua .

~**~

AUTHOR’s POV

Kyuhyun menurunkan kaca mobilnya dan memandang halte bus yang sudah kosong . Udara malam yang cukup dingin langsung menyesak masuk kedalam mobilnya dan menyapa kulit putihnya , hembusan nafas yang telah menjadi uap dingin menguap keudara sudah cukup menandakan jika udara cukup menusuk malam ini . Dipandangnya halte bus yang tampak sepi sekarang, tidak ada tanda  satupun orang yang berdiri dihalte bus untuk menunggu bus yang akan lewat .

“ Dia sudah pulang ? “ sebuah pertanyaan singkat yang meluncur dari mulut Kyuhyun tanpa ada satu orangpun yang menjawabnya

Kyuhyun sebelumnya sudah mencoba menghubungi Seohyun lagi namun yang didapatinya justru suara sang operator yang menyuruh untuk menghubungi beberapa saat lagi .

“ Mungkin dia benar-benar berjalan keapartemen “ gumam Kyuhyun , kembali ia tutup kaca mobilnya dan langsung menancap gas untuk pulang keapartemennya .

Setelah memasukkan kode berupa kombinasi angka dari tanggal pernikahannya dan Seohyun, Kyuhyun langsung membuka pintu apartemen dan memasukinya . Suasana yang tampak tenang sedikit membuat namja itu bingung dan terus menuntun langkahnya sampai keruang tengah .

Matanya langsung tertuju pada seorang gadis yang terkulai disofa ruang tengah , kedua kaki gadis itu terjulur lemah dilantai dengan masih menggunakan sepatu hak tingginya , kepalanya terkulai kesenderan sofa dan….tertidur .

Kyuhyun berjalan mendekati Seohyun dan mengamati sebentar gadis yang tertidur disofa ini . Setelah itu dia beralih dan bisa melihat 3 kantong besar belanjaan yang tergeletak diatas meja yang sepertinya belum sempat dibereskan oleh Seohyun .

Kyuhyun mengambil 3 kantong kresek itu dan membawanya kedapur lalu meletakkannya dimeja dapur agar besok lebih mudah untuk dibereskan . Setelah melepas jas hitamnya  dan membuka satu kancing atas kemeja yang ia kenakan , Kyuhyun kembali berjalan menghampiri Seohyun yang sudah benar-benar terbang kealam mimpi , Kyuhyun mulai berjongkok didepan Seohyun dan dengan hati-hati melepaskan sepatu hak tinggi yang dikenakan Seohyun .

Entah karena Seohyun sudah begitu lelah dan mengantuk , tidak ada gerakan yang merasa terganggu dari gadis itu , kepalanya tetap terkulai lemah disenderan sofa dan rambut panjang lurusnya yang sebagian tampak menutupi wajahnya .

Kini Kyuhyun menyelipkan sebelah tangannya di lipatan belakang lutut Seohyun dan sebelahnya lagi ia gunakan untuk menyangga pinggang gadis itu, dalam hitungan ketiga , Kyuhyun sudah berhasil mengangkat tubuh Seohyun , membopongnya dan mengulaikan kepala Seohyun agar bersender didadanya .

“ Dia lumayang berat “ celetuk Kyuhyun sambil berjalan membawa Seohyun yang ada didalam gendongannya menuju kamar gadis ini .

Dengan menggunakan kakinya, Kyuhyun mendorong pintu kamar Seohyun dan tujuannya adalah tempat tidur yang biasa digunakan Seohyun , dengan hati-hati namja ini mulai menurunkan Seohyun , menaruh sebuah bantal dibawah kepala Seohyun dan perlahan menarik kedua tangannya yang sebelumnya terselip dibawah tubuh gadis ini . Merasa sudah cukup yakin dengan posisi Seohyun , Kyuhyun siap menegakkan tubuhnya namun saat dia mulai berdiri tiba-tiba saja terdengar teriakan kecil dari mulut Seohyun dan seketika gadis itu membuka matanya .

Keduanya sontak terdiam saat melihat keadaan mereka yang masih cukup dekat, Seohyun yang sebelumnya tertidur kini sedikit duduk karena saat Kyuhyun ingin berdiri beberapa (?) rambut panjang Seohyun tampak kusut dan menyangkut dikancing kemeja Kyuhyun .

Sadar jika karena Kyuhyunlah yang membuat rambutnya tersangkut serta mengganggu tidurnya, gadis itu langsung merubah tatapannya menjadi sebuah delikan kearah Kyuhyun yang tampak bingung karena tiba-tiba Seohyun terbangun .

“Kau terbangun ? “ celetuk Kyuhyun

“ Rambutku tersangkut ! “ omel Seohyun , kantuknya hilang seketika dan justru berganti rasa nyeri karena rambut yang tersangkut ini terasa seperti sebuah jambakan kecil .

Keduanya sama-sama terduduk dipinggir tempat tidur, Seohyun terpaksa sedikit membungkuk karena rambutnya yang menyangkut dikancing baju Kyuhyun tepat sejajar dengan dada pria itu .

“ Bagaimana bisa ? “

“ Mana kutahu ! Cepat lepaskan ! “

Kyuhyun mulai melepaskan rambut gadis itu , namun keadaan rambut Seohyun yang berantakan saat dia digendong Kyuhyun dan belum lagi kepalanya yang bersender didada Kyuhyun tampaknya membuat rambutnya itu mengait kuat dikancing salah satu kancing kemeja Kyuhyun .

“ Ini kusut sekali Seohyun~ah “ ujar Kyuhyun masih berusaha melepaskan rambut Seohyun yang kusut dikancing kemejanya

“ Kulit kepalaku sakit , lagi pula untuk apa kau menggendongku !! “ Sebuah pertanyaan yang diucapkan dengan nada menuntut

“ Dan membiyarkanmu tertidur diruang tengah ? “

“ Siapa peduli dengan itu ! Bahkan kau tidak menjemputku !! “ sahut Seohyun

“ Aku mencoba menghubungimu tapi ponselmu mati, kupikir masalah sudah selesai , jadi …kau benar-benar berjalan dari halte bus itu ? “

“ Kau pikir saja sendiri !! “

“ Tidak mau dilepas Seohyun “ ujar Kyuhyun setelah cukup berkutat dengan rambut Seohyun namun tetap tidak bisa melepaskan kaitan rambutnya dengan kancing kemejanya .

“ Mwo ? Terus dicoba ! “ perintah Seohyun  “ Awwww….apa yang kau lakukan ?!! “

Seohyun berusaha menatap Kyuhyun dan langsung melotot kearah namja itu, cengiran jahil terlukis diwajah Kyuhyun . “ Apakah sakit ? Aku mencoba menariknya “

“ Kau bisa membuat kulit kepalaku lepas “ desis Seohyun

“ Rambutmu sudah benar-benar kusut, lebih baik dipotong saja dibagian ini “

“ Nde ? “ Seohyun mencoba menengadahkan wajahnya namun ia kembali meringis karena itu memuat rambutnya tertarik dan berakibat pada kulit kepalanya yang terasa sakit  “ Aghhhhh….”

“ Setidaknya coba dulu ! “

“ Ini benar-benar kusut Seohyun , memotong dibagian ini cara satu-satunya, jika aku menariknya hasilnya akan sama saja beberapa rambutmu justru akan tercabut, jika kita memotongnya masih bisa dirapihkan setidaknya “

“ Jangan memotong seenaknya , bahkan semenjak aku lulus SMA aku tidak pernah memotong rambutku “ dumel Seohyun

“ Lalu mau bagaimana, dipotong tidak boleh , lalu kau akan berteriak jika aku menarik rambutmu , mau seperti ini terus ? Aku butuh istirahat Seohyun , kau mau posisi kita terus seperti ini sampai rambutmu terlepas sendiri yang entah kapan itu akan terjadi “ balas Kyuhyun

“ Mwo ? “

“ Aku tidak akan bermasalah jika aku harus tidur disini “ ujar Kyuhyun santai

“ Yaaaa !!! “ sontak Seohyun sambil mendorong dada Kyuhyun, namun tindakannya ini justru membuat Kyuhyun oleng dan akhirnya terpeleset dari pinggir tempat tidur , bukan hanya Kyuhyun saja yang terjatuh, karena rambut Seohyun yang masih menyangkut dikancing kemeja namja itu, hal ini membuat Seohyun ikut jatuh dan langsung saja menimpa tubuh Kyuhyun yang sudah terkapar (?) dilantai .

Bughh

“ Awwwww….”

Kepala Seohyun sukses mendarat keras didada Kyuhyun membuat namja itu sedikit terbatuk , karena rasa sakit yang lebih mendominasi tidak ada yang sadar jika posisi Seohyun saat ini tengah menindih Kyuhyun .

“ kepalaku …” ringis Seohyun , gadis itu berusaha bangkit namun lagi-lagi dia harus mengumpat kecil karena tidak semudah itu untuk Seohyun bisa duduk , rambutnya yang tersangkut membuat kulit kepalanya tertarik dan itu bukanlah rasa yang cukup enak untuk dinikmati .

“ Kita bangun bersama “ usul Kyuhyun , setuju dengan ide itu, mereka berdua secara perlahan mulai bangkit , karena rambut Seohyun yang masih begitu merepotkan, gadis itu begitu hati-hati untuk berdiri, rambutnya yang menyangkut membuat dia tidak bisa berdiri jauh-jauh dari Kyuhyun jika ia tidak ingin kulit kepalanya tertarik , akhirnya seperti inilah mereka , berdiri dengan sangat dekat dengan kepala Seohyun yang sedikit menempel didada Kyuhyun .

Kesunyian yang sedikit aneh kini tercipta , sadar jika posisi mereka yang memang sangat dekat membuat kedua anak manusia ini sama-sama mengunci mulutnya . Seohyun yang biasanya dengan berani memulai percakapan kini tampak lebih memilih untuk menunduk, dan Kyuhyun ? Namja itu tampak berfikir cepat harus seperti apa dia menghadapi suasana canggung seperti ini .

“ Ehm…mau terus seperti ini ? “ tanya namja itu memulai

“ Cepat potong rambutnya “ ujar Seohyun pelan

“ Nde ? Benar tidak apa-apa ? “ tanya Kyuhyun memastikan

“ Dari pada terus seperti ini , lebih baik kau potong rambutku “

“ Kau seperti orang yang anti denganku “ celetuk Kyuhyun

“ Itu benar “ balas Seohyun , kesunyian kembali melanda mereka , Kyuhyun tampak terdiam dengan menatap pucuk kepala Seohyun , gadis itu masih terus menunduk menatap lantai yang tampaknya jauh lebih menarik , leher gadis itu sebenarnya terasa seperti dicekik sesuatu karena dirinya yang tidak begitu tahan dengan kesunyian yang melanda mereka, inilah suasana yang sangat dibencinya, suasana diam yang entah kenapa justru membuat sedikit…debaran . Benar-benar membenci keadaan seperti ini .

“ Dimana guntingnya ?”

“ Ehm… ada dilaci dimeja itu “ tunjuk Seohyun kaku kearah meja rias yang ada dikamarnya

“ Aku ambil “

“ Yayayayayaa!! “ teriak Seohyun , Kyuhyun yang berjalan secara tiba-tiba tanpa memberitahunya membuat rambut gadis itu tertarik begitu saja , rasa sakit kembali melanda kulit kepalanya .

“ Kau harus memberitahuku jika mau berjalan ! “ omel Seohyun

“ Aku lupa “ balas Kyuhyun

Akhirnya secara bersama-sama kedua orang itu berjalan menuju meja rias Seohyun , karena keadaan seperti ini membuat keduanya harus tetap berhadapan dan berjalan secara hati-hati , pandangan Seohyun saat ini hanya lurus menatap dada bidang Kyuhyun yang terpampang didepan matanya, dia berusaha menengok kanan kiri untuk mengalihkan pandangannya namun itu berakibat pada rasa nyeri yang melanda kulit kepalanya .

“ Ini dia “ ujar Kyuhyun saat mendapatkan gunting yang tadi dicarinya dilaci meja rias Seohyun

“ Ya sudah cepat potong “

“ Benar tidak apa-apa aku memotongnya ? “

“ Tentu saja aku tidak rela tapi mau bagaimana lagi “ sahut Seohyun jutek

“ Baiklah~ kalau begitu aku potong “

Seohyun sontak memejamkan kedua matanya, rambutnya yang selama ini dia jaga tidak pernah dipotongnya semenjak SMA harus bernasib ditangan Kyuhyun , bukan berarti tidak pernah dipotong sama sekali, tentu saja rambutnya pernah dipotong walau itu hanya sekedar dirapihkan, tapi situasi ini sedikit membuat Seohyun merasa jika rambutnya diperlakukan secara tidak sopan .

Krek krek krek ……

Seohyun membuka matanya perlahan dan tepat saat itu dia melihat beberapa helai rambutnya jatuh didepan matanya dan mendarat secara mengenaskan dilantai . Nafasnya meluncur secara berat diiringi langkahnya yang mundur secara lancar karena tidak ada lagi yang tersangkut di kancing kemeja Kyuhyun .

“ Baiklah~ maaf untuk rambutmu , dan sekarang aku harus beristirahat “ ucap Kyuhyun , dia langsung berbalik dan pergi begitu saja dari kamar Seohyun, meninggalkan gadis itu yang masih memandang sendu kelantai dimana rambutnya yang tadi tersangkut sudah tidak bernyawa (?) lagi

“ Tidak apa-apa , akan tumbuh lagi “ gumam gadis itu pelan

~**~

Seohyun tengah menikmati lemon tea yang tadi dipesan olehnya , matanya menatap keluar melalui etalase kaca café Sungmin yang baru bisa dikunjunginya hari ini . Setelah Kyuhyun berangkat kekantor langsung saja Seohyun bersiap diri untuk mengunjungi Sungmin, kunjungan ini sempat tertunda karena ulah ibu Kyuhyun kemarin .

Mata gadis itu tampak mengikuti kearah sepasang muda mudi yang sepertinya tengah berkencan menikmati akhir pekan mereka di “ Sanguine World “ , Taman Hiburan yang dikelola oleh keluarga Kyuhyun .

Sang gadis terlihat sekali jika ia tampak malu saat sang pria menggenggam tangannya dan membawanya kembali berkeliling menikmati wahana yang ada . Seohyun mendengus pelan dan kembali menyedot lemon tea untuk membasahi kerongkongannya .

“ Usia gadis itu pasti tidak beda jauh denganku “ gumam Seohyun pelan “ Tapi dia begitu beruntung bisa menjalani masa-masa pacaran, tidak sepertiku yang langsung menikah tanpa perlu sebuah cinta “ helaan nafas berat meluncur dari mulutnya , membayangkan sesaat jika jalan hidupnya tidak perlu serumit ini dia mungkin bisa mengalami masa-masa indah seperti gadis-gadis seusianya .

“ Kyuhyun menghubungiku “

Seohyun menoleh dan sudah langsung mendapati Sungmin yang duduk disebrang kursinya

“ Untuk apa dia menghubungi oppa ? “

“ Dia menelponmu tapi kau tidak mengangkatnya ? “ Sungmin balik bertanya

“ Aku sedang tidak ingin bicara dengannya “

“ Wae ? “

“ Oppa tahu , aku meminta dia membantu mencarikan sebuah pekerjaan untukku , tapi tanggapannya apa ? katanya aku tidak perlu bekerja karena dia sudah pasti bisa mencukupi semua kebutuhanku , apa dia pikir aku tipe seorang istri yang selalu mengulurkan tangan untuk meminta apa yang kuinginkan sampai sekecil apapun ? Lebih baik aku berpuasa menahan semua yang kuinginkan dari pada seperti itu “

“ Dia adalah orang yang cukup berpengaruh di perusahaannya bukan ? Seharusnya dia bisa meletakkanku disalah satu tempat , bahkan saat aku mengemukakan ide itu dia tertawa didepanku oppa “ ujar Seohyun kesal dan kembali teringat perdebatannya tadi pagi dengan Kyuhyun saat dimeja makan .

Seohyun masih terus saja mengoceh dan mengomeli tingkah Kyuhyun , sedangkan Sungmin tampak menikmati semua kalimat yang meluncur dari mulut ‘adiknya’ itu . Disesapnya cappuccino yang ia bawa tadi dan kembali mendengarkan satu baris terakhir dari dumelan Seohyun tentang suaminya

“ Apa Kyuhyun begitu mempengaruhimu Hyun~ah ? “

“ Nde ? “

“ Aku tidak pernah melihatmu seperti ini , mengomeli seseorang karena tingkahnya yang membuatmu kesal , sejauh aku mengenalmu kau akan lebih memilih untuk tidak menanggapi orang itu atau kalau dia sudah begitu membuatmu muak kau tidak akan mau berhubungan lagi dengannya , itu jalan yang akan kau pilih “ lanjut Sungmin sambil tersenyum, sebuah senyum penuh arti yang ia lemparkan cukup membuat Seohyun mendelik kearahnya

“ Maksud oppa ? “

“Apa aku harus lebih menjabarkannya lagi Seohyunnie ? “ tawa Sungmin renyah

“ Jangan berpikir yang aneh-aneh oppa , namja itu memang begitu memuakkan yang membuatku tidak tahan, dan jika aku memang punya kuasa lebih , aku sudah akan menendangnya jauh-jauh dari hidupku “ jelas Seohyun

“ Tapi kau tetap bertahan bersamanya “ sahut Sungmin

“ Oppa !! “

“ Hahaha~ kau jadi sangat sensitive akhir-akhir ini Seohyun~ah “

“ Jangan berfikir yang macam-macam oppa , jika kau tahu seperti apa kami setiap hari aku yakin kau akan bertanya kenapa aku bisa bertahan sampai saat ini “

“ Kau harus terus bertahan sampai dua tahun kedepan “ lanjut Sungmin dan kembali menyesap cappucinonya

“ Setelah itu semua akan berakhir kan ? Setelah Kyuhyun membantuku menemui orang itu dan sebaliknya timbal balikku pada Kyuhyun “ ujar Seohyun pelan . Dia masih belum tahu sudah sejauh mana Kyuhyun menyelidiki tentang orang itu, Seohyun belum sempat bertanya padanya karena dia pernah mengatakan padanya dia sendiri yang akan mengabari Seohyun jika Kyuhyun mendapatkan suatu informasi tentang orang itu . Untuk  yang satu ini Seohyun percayakan pada Kyuhyun .

Seohyun kembali menoleh untuk menatap keluar melalui etalase kaca ini , pandangannya langsung saja mengikuti sesosok pria tinggi yang sedikit familiar dimatanya, dia berjalan dengan diikuti beberapa orang yang sama sepertinya menggunakan jas resmi . Entah ini suatu kebetulan atau tidak , pria itu tiba-tiba menoleh kearah Seohyun dan saat ini juga mata mereka bertemu .

Dugaan Seohyun benar jika dia memang mengenal pria ini , pria itu sempat terkejut saat melihat Seohyun namun dengan cepat sebuah senyum hangat tersungging diwajahnya . Seohyun sontak menganggukkan kepalanya kearah lelaki itu yang dibalas bungkukkan kecil disebrang sana .

Changmin tampak berbicara sebentar kesalah satu orang yang berdiri didekatnya , setelah itu  namja ini berjalan meninggalkan orang-orang yang tadi berjalan bersamanya, dan tebak apa sekarang ? Namja itu melangkah memasuki café Sungmin dan sekarang Seohyun sudah melihatnya ada diambang pintu café ini , dia kembali tersenyum sambil berjalan kearah meja yang Seohyun tempati bersama Sungmin .

~**~

“ Kau sepertinya sudah benar-benar berani Seohyun~ssi “ ujar Changmin . Keduanya baru saja menikmati menaiki biang lala raksasa yang ada di taman hiburan ini . Kembali Seohyun dan Changmin berjalan beriringan , suasana yang sudah tampak gelap membuat lampu-lampu berwarna warni yang dipasang di pohon-pohon buatan ditaman hiburan ini tampak indah dan menenangkan .

“ Begitukah ? Ini juga berkat dirimu “ ujar Seohyun senang , gadis itu memang sangat takut akan ketinggian , Sungmin pasti akan sangat terkejut jika tahu Seohyun sudah bisa menaiki sebuah biang lala , bagi Seohyun, ketinggian adalah sebuah momok menakutkan yang selalu dihindari olehnya , tapi karena Changminlah, karena pria ini Seohyun sudah bisa menghilangkan ketakutan itu, saat pertama kali bertemu dengan Changmin dulu, namja ini yang memaksanya untuk ikut naik menemani Changmin menaiki biang lala raksasa yang ada di Disney Land di Jepang . Seohyun sempat menolak saat itu , tapi karena posisinya yang sebagai pemandu wisata yang disewa Changmin dan Changmin juga memaksanya , mau tidak mau Seohyun mau melakukan itu dan akhirnya sebuah hal positif berhasil dipetiknya .

Menaiki biang lala bukanlah sesuatu yang buruk , Seohyun masih bisa bernegosiasi untuk wahana yang satu ini , tapi untuk yang lainnya masih perlu keberanian lebih untuk gadis itu mencobanya .

“ Kau mau minum ? “ tanya Changmin saat mereka melewati sebuah mesin minuman yang ada dikawasan ini

“ Boleh “

“ Tunggu sebentar, akan kubelikan “

“ Ne “

Setelah mendapatkan dua kopi susu hangat , Changmin dan Seohyun akhirnya setuju untuk duduk didua buah kursi yang ada didepan sebuah resto kecil yang memang ada dan tersedia hampir dipenjuru taman hiburan ini .

“ Pekerjaanmu sangat menarik sampai kau bisa jalan-jalan seperti ini “ celetuk Seohyun

“ Hahaha~ aku hanya melakukan riset saja , perusahaan ingin menambah sebuah wahana baru , dan kami harus menyerahkan proposal tentang ide kami dalam seminggu ini “

“ Ah..begitu “ sahut Seohyun sambil mengangguk kecil , dia jadi teringat tentang ucapan Kyuhyun tempo hari saat mengatakan jika ia tengah mencari ide untuk menambah wahana baru di Taman Hiburan yang dibangun kakeknya ini . Apakah mereka berdua kembali bersaing ?

“ Kau tidak apa-apa pergi bersamaku seperti ini ? “ tanya Changmin kembali membuka obrolan

Seohyun langsung menggeleng cepat sambil kedua tangannya melambai cepat . “ tentu saja tidak “

“ Suamimu kan sangat pencemburu , dia seperti takut aku akan melukai istrinya “ gumam Changmin dengan nada santai

“ Dia bukan pencemburu sebenarnya , dia itu hanya ingin aku ada disampingnya terus jadi ada yang bisa di kerjakan untuk menyusahkanku “ sahut Seohyun dengan wajah keki seketika

“ Begitukah ? Jadi Kyuhyun suka sekali menganggumu ? “

“ Nde ? Ahh~ aniya~bukan seperti itu maksudku , hanya saja suamiku itu memang suka sekali menggodaku , dan terkadang itu menyebalkan “ ujar Seohyun cepat-cepat , lidahnya yang sebelumnya begitu tidak bisa ditahan membuat gadis itu menatap cemas Changmin berharap tidak ada yang dicurigai olehnya karena hubungannya yang tidak pernah harmonis dengan Kyuhyun

“ Dia sedikit berubah sepertinya , kecuali dengan Bora aku tidak pernah tahu jika dia akan suka mengerjai wanita lain “

“ Bora ? “

“ Hmm~ “

“ Siapa Bora ? “ tanya Seohyun menghentikan aktifitasnya menikmati kopi susunya

“ Kyuhyun tidak memberitahumu ? “

Seohyun menggeleng pelan karena pada kenyataanya Kyuhyun memang tidak pernah menceritakan kepadanya tentang seseorang yang bernama Bora itu .

“ Dia mantan tunangan Kyuhyun , mereka gagal menikah “

Seohyun terdiam seketika , dia tidak tahu apa yang dirasakannya sekarang, tapi rasanya seperti ada sebuah hentakan kecil yang menyerang dada Seohyun, bukan sesuatu yang begitu mengganggu, hanya saja sedikit aneh karena tidak pernah dia rasakan sensasi seperti ini sebelumnya , sedikit aneh

“ Hanya mantan tunangannya saja Seohyun “

“ Nde ? Ah~ tidak masalah untukku “ sahut Seohyun cepat saat ia tahu kemana arah ucapan Changmin tadi

Terjadi kesunyian diantara mereka , Seohyun lebih memilih untuk menatap cup kertasnya yang masih berisikan setengah kopi susu yang dibelikan Changmin tadi , pikirannya yang terus saja memikirkan nama Bora dan membayangkan gadis seperti apa dia , jika Kyuhyun sempat bertunangan dengan gadis itu bukan tidak salah jika Kyuhyun pernah menjalin hubungan dengan Bora . Seohyun sedikit merenggut saat sadar jika ia sedikit tidak suka dengan pemikirannya ini , lalu kenapa dia justru meminta Seohyun untuk menikah dengannya jika ia punya tunangan , apa yang menyebabkan kedua orang ini akhirnya mengakhiri hubungan pertunangan mereka .

Ahh ayolah Seo Joohyun , kau menyusahkan otakmu sendiri untuk memikirkan hal tidak penting ini .

“ Sudah puas berjalan-jalannya ? “

Seohyun dan Changmin serempak menoleh kesebelah kiri mereka dimana arah suara yang bernada dingin itu berasal dari sana . Seohyun sontak berdiri terkejut saat melihat orang yang tadi sempat hinggap dipikirannya telah berdiri disana, menatap tajam kearahnya dan sesekali melirik Changmin yang ada disebrang Seohyun .

“ K..kau….”

Kyuhyun telah berjalan menghampiri meja mereka, tidak ada jas yang menyelimuti tubuhnya yang mengenakan kemeja putih . Tatapan tajamnya ia tujukan kearah Seohyun yang tampak membeku saat ini .

“ Kenapa kau ada disini ? “

“ Aku menelpon Sungmin dan dia memberitahuku kau ada disini “ sahut Kyuhyun dingin , namja itu memutar kepalanya untuk menatap sepupunya . Seperti biasa suasana dingin langsung terasa , tidak tersembunyinya tatapan dingin Kyuhyun yang ia lemparkan ke Changmin sudah cukup menandakan jika tidak akan ada acara ramah tamah dari namja itu untuk Changmin .

“ Apa aku harus memberi peringatan yang lebih jelas disini ? “ tanya Kyuhyun dingin

“ Apa maksudmu ? “ sahut Changmin kaku

“ Aku tahu kau paham maksudku Changmin~ah , apa kau begitu suka merebut sesuatu yang tidak menjadi milikmu ? “

“ Jaga ucapanmu ! “ desis Changmin

“ Kalau begitu kau pasti bisa tahu dimana batasanmu terhadap istri sepupumu sendiri “ sahut Kyuhyun cepat , kedua matanya tampak berkilat saat mengatakan hal itu

“ Chhh~ apa kau sedang cemburu sekarang Cho Kyuhyun ? “

“ Tentu saja~ dia istriku , dan kau mengajaknya berjalan-jalan seperti ini, kalian terlihat seperti sedang berkencan , apa aku harus tertawa untuk menanggapi hal ini ? “ tanya Kyuhyun sengit

“ Hahaha~ kau berfikir sampai sejauh itu ? “

“ Ya aku berfikir seperti itu “

“ K..”

“ Hentikan ! “ potong Seohyun dan berhasil mengalihkan kedua pria yang saling adu mulut ini menoleh serempak kearahnya .

“ Aku tidak sengaja bertemu dengannya “ ujar Seohyun kearah Kyuhyun , namja itu masih setia merotgen Seohyun dengan mata tajamnya yang hitam pekat . Membuat Seohyun sedikit merasa jika ia benar-benar salah sekarang .

“ Kita pulang ! “

Kyuhyun tidak perlu lagi persetujuan dari Seohyun karena namja ini sudah menarik pergelangan gadis itu dan membawanya bersamanya , tidak ada pemberontakan dari Seohyun sekarang, gadis itu tampak patuh mengikuti Kyuhyun yang semakin kuat mencengkram pergelangan tangannya .

~**~

“ Apa kau sama sekali tidak mengerti dengan yang kuucapkan sebelumnya Seo Joohyun ? “ tanya Kyuhyun geram

Sesampainya diapartemen mereka, kediaman yang sebelumnya menyelimuti mereka akhirnya pecah menjadi pertengkaran karena saat ini Seohyun dan Kyuhyun tengah terlibat dalam adu mulut yang cukup menguras emosi mereka .

“ Jangan berhubungan dengan Changmin , jangan pernah ! “ Kyuhyun berujar kesal karena namja ini masih mendapati sikap keras kepala Seohyun yang tetap pada pendiriannya jika Kyuhyun sekalipun tidak akan bisa memperngaruhi pertemanannya dengan Changmin

“ Aku tidak peduli dengan perintahmu untuk yang satu ini, kau begitu konyol sampai melarangku untuk bergaul dengannya , yang kau takutkan apakah jika mulutku mengatakan sesuatu yang akan mempengaruhi persainganmu dengannya ? Begitu ? “ tanya Seohyun sengit

“ Lebih dari itu ! “

“ Oh ayolah~ lalu jelaskan apa alasan yang lebih dari semua yang kukatakan tadi ? “ tanya Seohyun lagi , dadanya tampak naik turun menyeimbangi nada suara Kyuhyun yang mulai naik disetiap oktafnya

Kyuhyun tampak terdiam , terlihat sekali jika ia sedang mencoba meredam amarahnya , kembali membentak Seohyun adalah sesuatu yang ingin dihindarinya karena itu artinya dia akan kembali membuat gadis ini menangis .

“ Cukup kukatakan jangan pernah berhubungan dengan Changmin , setidaknya untuk yang satu ini kau harus melakukannya Seohyun “

“ Kyuhyun~ssi , Changmin begitu ramah terhadapku , dan kau mengharapkan aku mengabaikannya sementara bisa dikatakan dia adalah sepupu iparku, apa yang membuatmu sampai membencinya seperti itu ? “

“ Lakukan saja ! “

“ Alasanmu sangat konyol dikepalaku !! Aku t…“ balas Seohyun kesal

“ Dia merebut tunanganku “

Lidah Seohyun terasa kelu seketika, sebuah kalimat yang sebelumnya sudah siap meluncur terasa menghilang begitu saja seolah tertelan bersamaan dengan ludah yang ada dipangkal lidahnya . Gadis itu menatap Kyuhyun yang balas menatapnya kaku .

“ Dia begitu suka merebut apa yang ada ditanganku Seo Joohyun, kau masih belum mengerti maksudku ? “ tanya Kyuhyun pelan , Seohyun menegang ditempatnya, mata Kyuhyun yang terlihat begitu kelam menatapnya sudah cukup menandakan jika ada sesuatu yang menyakitkan yang pernah dirasakannya , sebuah ketakutan yang sama yang dia tidak ingin hal itu terjadi lagi untuk yang kedua kalinya .

“ Haruskah aku katakan aku tidak ingin dia mendekatimu dan akhirnya dia merebutmu seperti ia merebut tunanganku dulu ? “

Seohyun masih terdiam , bahunya terasa lemas mendengar pengakuan dari Kyuhyun , ada sebuah rasa sakit yang terasa samar dirasakan olehnya sekarang, aneh untuk Seohyun karena dia sendiri tidak mengerti kenapa harus ada rasa mengganjal seperti yang dirasakannya sekarang .

“ Jauhi Changmin , Seohyun~ah “ ucap Kyuhyun , sebuah kalimat pendek namun jelas terdengar sebagai sebuah permohonan dari pada sebuah titah yang biasanya sering diucapkan oleh Kyuhyun kepada Seohyun . Terjadi kontak mata sesaat diantara keduanya sebelum akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk berbalik menuju kamarnya .

“ Siapa Bora ? “ ujar Seohyun menguatkan suaranya , hal ini berhasil memancing Kyuhyun untuk kembali menoleh dan berbalik lagi kearahnya . Ada gurat keterkejutan diraut wajah Kyuhyun , namja itu sedikit bingung bagaimana Seohyun tahu mengenai Bora .

“ Tunanganmu yang direbut oleh Changmin adalah Bora ? “ tanya Seohyun memberanikan dirinya berucap lebih jauh , ada sesuatu yang membuatnya begitu penasaran tentang hal ini, Seohyun tidak bisa memungkiri betapa ia ingin mengetahui seperti apa perasaan Kyuhyun terhadap gadis itu , masih mencintainya kah ?

Kyuhyun tampak membuang nafas pelan dan akhirnya berjalan pelan menuju sofa yang ada diruangan ini, namja ini memijat batang hidungnya sesaat sebelum ia kembali mengangkat wajahnya dan kini lurus menatap Seohyun .

“ Duduklah~ kupikir aku harus berbagi cerita denganmu “ ujar namja itu sambil menepuk tempat kosong yang ada disebelahnya, tidak ada keraguan dari Seohyun untuk menghampiri Kyuhyun dan mendudukkan tubuhnya tepat disamping namja itu, bersiap akan segala kemungkinan jika Kyuhyun mungkin saja masih menyimpan perasaan kepada gadis yang bernama Bora itu .

 

-TBC-

291 thoughts on “MAKE HER PREGNANT – Part 3

  1. wah, mereka bertengkar terus,, # suka❤ hehe😀
    jahatnya, kok seo eonnie tega ditinggalin eommanya kyu-oppa sih… ?
    nice ff. lanjut……
    maaf eonnie part 2 nya lupa comment, keseruan pengen baca lagi. hehe,,,

  2. ya elah abang upil ini.. kenapa bukan vic aja sih sekalian.. aku bayangin yoon boranya susah dan ga dapet feel. jadi aku fantasiin sndiri. kkk~
    skip lagi ye.. thankyou.

  3. Knapa masa lalu harus di ungkit sih… Udah lah seokyu jlani ajj sekrng seperti air mengalir, Makin seruu seperti nya seo mulai menaruh hati nih sma kyu(?)

  4. Sebenarnya marah karena takut direbut lagi atau marah karena cemburu cy kyuppa???beda tipis lokh
    hmmm
    seo,jg kaya’a g sadar klo dia ngerasa g enak hatinya pas ngedenger nama bora…

  5. Yakkkk…. sumpah ngakak pas kejadian rambut nyangkut… hehhehehe
    Ini changmin deketin seo antara mau cari tau ttg pernikahan mereka atau emg beneran demen ni sama seo

    Kyu ud mulai2 cemburu yaaaa

    Seo juga udah mule ada perasaannn ^^

    Next dl ya thor

  6. jinjja? SKM nya daebak! ada lucunya…manis juga sedihnya……aku suka ketika mrk adu mulut…..aduh yg bagian akhir akhir nyesek…kasihan kyuhyun oppa….tp y sudahlah oppa skarang kn sudah punya seohyun eonni yg sdah jd istrinya jd sudah spatutnya mlupakan msa lalu dan mncintai istrinya…..changmin sbenernya apa yg dia rencakan? apakah dia akan mrebut seohyun eonni hnya utk bersaing dg kyuhyun oppa.. tp aku mrsa klau changmin bner bner suka sm seohyun eonni dech……aishhhh tp aku seneng seohyun eonni sptnya sudah mlai mnyukai kyuhyun oppa hihihi senangnya lnjut yah…aku suka🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s