MAKE HER PREGNANT – Part 2

Judul               :  Make Her Pregnant

Main Cast        :  Seo Joo Hyun aka Seohyun (SNSD)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Other Cast       : Shim Changmin ( TVXQ )

Lee Sungmin ( Super Junior )

Other Cast

Author             : Riska Fasyah ( @riskafasyah )

Rating                         : General

Genre              : Romance and Sad

~**~

PART 2

Seohyun’s POV

Rasa kebas yang kurasakan ditelapak tanganku sudah sangat jelas menandakan betapa gugupnya aku kali ini , kugosokkan telapak tanganku kecelana jeans yang kupakai sekedar untuk menghilangkan keringat-keringat ditelapak tanganku ini .

“ Kita sampai “ ujar Kyuhyun sambil memelankan laju mobilnya

Mobil Kyuhyun kini berada tepat didepan sebuah pagar besi hitam yang menjulang tinggi  dan tampak berdiri kokoh diapit tembok batu alam besar yang berada dikedua belah pihaknya . Kyuhyun membunyikan klakson mobil yang kami tumpangi ini dan tidak lama kemudian gerbang itu terbuka secara otomatis , membelah diri dengan membuka kearah dalam dan langsung menampilkan halaman luas yang begitu terawat .

Mobil ini masih terus melaju walau hanya dengan kecepatan yang sangat pelan , bunyi gemerisik dari gesekan ban mobil dengan hamparan kerikil-kerikil kecil yang menjadi salah satu jalan akses menuju sebuah rumah mewah bergaya eropa menjadi satu-satunya bunyi yang terdengar karena begitu sunyinya tempat ini .

Segera saja kuturunkan kaca jendela mobil Kyuhyun untuk bisa melihat lebih jelas hamparan luas dari halaman rumah Kyuhyun . Pohon-pohon palm yang berjajar rapi dipinggir jalan kerikil ini menjadi pemanis yang menyegarkan mataku , hamparan rumput jepang hijau yang masih terlihat basah karena sang surya masih belum mau membagi kehangatannya pada mereka , ada wangi khas dari ini semua . Benar-benar manis ….

“ Kau benar-benar orang kaya “ ujarku pelan tanpa perlu menoleh kearah Kyuhyun , mataku masih setia menatap setiap apa saja yang kulihat , kini pandanganku beralih pada rumah besar yang aku yakin adalah rumah Kyuhyun , tentu saja , bangunan besar ini menjadi satu-satunya bangunan  yang berdiri ditengah halaman luas ini . Rumah besar dan mewah dengan gaya eropa sudah langsung membuatku membayangkan seperti apa orang-orang yang menempati rumah itu . Semuanya berkelas !

Akhirnya mobil Kyuhyun benar-benar berhenti , aku sampai tidak sadar saat mobil yang kami tumpangi ini sudah memasuki sebuah garasi besar yang aku yakin itu lebih besar dari apartemen yang kutempati di Jepang . Orang kaya selalu membuang-buang uang mereka , hanya untuk tempat parkir saja mereka bisa membuatnya seluas ini , tapi tunggu dulu … aku lupa sesuatu , mobil mereka pasti tidak hanya satu -___-

“ Ayo turun “ perintah Kyuhyun .

Namja itu telah keluar duluan dari mobilnya , aku masih menyempatkan diriku untuk berkaca pada kaca spion sekedar memastikan riasan pada wajahku , memang inilah dandanan terbaikku sepertinya .

“ Cepatlah Seohyun …” kudengar panggilan Kyuhyun yang langsung menyadarkanku

“ Ne !! Cerewet sekali “

Cepat-cepat aku segera keluar dari mobil Kyuhyun dan langsung menyusul langkah namja itu , kuseimbangi langkah panjangnya dan langsung berjalan beriringan dengannya . Akhirnya kami sampai didepan sebuah pintu besar yang merupakan akses utama untuk masuk kedalam rumah mewah ini .

Kedua tanganku masih mengepal tegang dan menatap gugup pintu kayu bercat krem pucat ini . Salivaku tertelan tanpa sadar begitu membayangkan orang-orang seperti apa yang nanti akan kutemui .

“ Kau sudah siap Seohyun~ssi ? “ tanya Kyuhyun disebelahku

Aku masih terdiam tidak menjawabnya , aku butuh ketenangan sesaat sekedar untuk membuat diriku lebih rileks , sepertinya Kyuhyun sadar dengan situasiku , dia seperti memberikan jeda waktu untukku menarik nafas dan membuangnya lagi . Ini membuatku sedikit lebih baik .

“ Ne..” jawabku akhirnya

“ Genggam tanganku kalau begitu “

Aku menoleh cepat dan sudah mendapati ia yang sedang menatapku juga .

“ Didepan keluargaku kita adalah suami istri , jadi ini merupakan kesepakatan yang telah kita mulai Seohyun~ssi “ ujarnya , kulihat dia menyodorkan telapak tangannya kearahku

“ …. beraktinglah dengan baik “ lanjutnya

Mau tidak mau kuraih tangannya dan segera menautkan jari-jariku dengan milik Kyuhyun . Tangannya terasa hangat dan kini terasa jika Kyuhyun tengah mempererat genggamannya . Sebelah tangan Kyuhyun yang bebas ia gunakan untuk menekan bel yang ada dipojokan pintu kayu ini .

“ Jangan terlalu tegang  , tanganmu begitu dingin “ gumam Kyuhyun , kuabaikan ucapannya dan justru lebih memilih untuk memikirkan apapun yang membuatku justru semakin kehilangan konsentrasi , ibu Kyuhyun…ibu Kyuhyun..ibu Kyuhyun… Wanita seperti apa dia

~**~

Aku melakukan hormat tradisonal Korea (?) kearah seorang pria tua yang dikenalkan Kyuhyun sebagai kakeknya . Kulakukan itu dua kali sampai suara serak dari pria yang mungkin usianya sudah lebih dari setengah abad itu menyuruhku berhenti .

Senyum tulus dan ramah langsung ia suguhkan kepadaku yang membuatku merasa rileks seketika . Kini aku beralih untuk melakukan hormat lagi kepada ayah Kyuhyun yang duduk tepat disebelah kakek Kyuhyun .

Tidak ada senyum diwajah ayah mertuaku ini , dia hanya menatapku dengan tatapan tenang seolah sedang menilaiku secara sekilas dari segi penampilanku .

“ Senang bertemu dengan Ayah mertua “ ucapku sopan

“ Dan ini ibuku Seohyun~ah “ gumam Kyuhyun memberitahuku setelah aku selesai memberi hormat pada ayahnya .

Ini yang membuatku sangat tegang dari tadi , aku begitu menyadari jika ada sepasang mata yang terus menatapku tajam , ya ~ mata yang sama hitam pekatnya dengan mata Kyuhyun , aku yakin Kyuhyun mewariskan mata yang ia punya sekarang dari ibunya . Ya Tuhan~ betapa miripnya mereka .

Aku beralih memberi hormat pada wanita ini , aku sengaja membungkuk lebih lama agar ia menangkap pesanku jika aku akan menghormatinya .

“ Senang bertemu dengan ibu mertua “ ujarku

“ Dan ini kakakku , Cho Ahra “ kembali Kyuhyun berucap , tepat disamping ibu Kyuhyun duduklah seorang wanita yang mungkin berusia sekitar 28 atau 29 tahun , kakak perempuan Kyuhyun ? Dia lebih mirip ayahnya , atau kakek Kyuhyun ! Karena wanita ini melemparkan senyumnya kearahku , senyum yang berkesan hangat dan membuatku yakin jika kami berdua akan cocok .

Setelah selesai memberi hormat kepada 4 orang yang ada dihadapanku ini , Kyuhyun langsung meraih telapak tanganku dan menyuruhku untuk ikut duduk disampingnya , kami berdua duduk menghadap keempat orang yang berada didepan kami .

“ Jadi , ini Seo Joohyun , aku biasa memanggilnya Seohyun , wanita ini istriku “  umum Kyuhyun .

Ekspresi senang bisa kulihat dari kakek dan kakak Kyuhyun , sudah kuduga mereka benar-benar mirip . Sedangkan ayah Kyuhyun tetap terlihat tenang dan hanya mengangguk kecil , ibu Kyuhyun ? Aku bersiap untuk sesuatu yang terburuk .

“ Annyeong Haseo , kakek , ayah , ibu dan eonni . Seohyun imnida , sekali lagi senang bertemu dengan kalian semua “ ucapku gugup , aku yakin senyumku pasti terlihat aneh sekarang .

“ Berapa usiamu ? “ tanya Kakek Kyuhyun

“ Usiaku 22 tahun kakek “ jawabku sopan

“ Kau masih muda sekali ! “ timpal kakak mertuaku , senyum lebarnya segera terlukis diwajah putih bersihnya

“ Ne “ jawabku lagi

“ Orang tuamu dimana ? “ sebuah pertanyaan yang terdengar sedikit sengit , ibu Kyuhyun yang menanyakan itu .

“ Seohyun hanya memiliki ibu eomma, dia ada di Korea juga namun akan menjalani pengobatan “ Kyuhyun yang menjawab pertanyaan ibunya , aku yakin jika ibu Kyuhyun langsung memandang tajam kearah Kyuhyun yang justru mendapatkan senyum manis dari anak laki-lakinya itu

“ Orang tuamu bercerai ? “ tanya Ahra , aku bisa mendengar nada simpati dari suaranya

“Animnida , ayahku meninggal saat aku berusia 10 tahun “ jawabku sopan

“ Begitu ? “ tanya kakek Kyuhyun memastikan

“ Ne , dia kecelakaan “ jawabku lagi

“ Jadi kau hidup berdua dengan ibumu sejak usiamu 10 tahun ? “

“ Ne kakek “

“ Gadis yang kuat “ timpalnya  “ Kyuhyun pintar sekali mencari istri “ lanjut kakek Kyuhyun , ditatapnya sang cucu sambil tersenyum bangga .

“ Bagaimana kalian bisa bertemu ? “ kembali Ahra yang bertanya , sepertinya yang begitu bersemangat dengan kehadiranku hanya kakek dan Ahra .

“ Kami tidak sengaja bertemu di taman hiburan yang kunjungi untuk menjalin kerja sama noona “

“ Jadi kalian bertemu disana ? Itu romantis sekali ! “ balas Ahra bersemangat , matanya tampak berbinar saat menatapku dan Kyuhyun secara bergantian

“ Ini yang namanya berjodoh noona “ jawab Kyuhyun santai , aku meringis dalam hati saat teringat bagaimana kami bertemu pertama kali, sudah kunobatkan dari awal saat aku bertemu Kyuhyun jika dia adalah pria yang paling menyebalkan didunia ini .

“ Apa alasanmu menikah dengan anakku ? “

Seketika ruangan ini menjadi sunyi , kecanggungan langsung kurasakan . Aku bisa melihat jika Ahra eonni langsung menyenggol siku ibunya sekedar untuk menegur wanita itu .

“ Maksud eommanim ? “ tanyaku sopan , ekspresi polos berusaha kuhadirkan diwajahku agar tidak menimbulkan kesan curiga dalam bentuk apapun .

“ Apa pertanyaanku kurang jelas ? Apa tujuanmu ? “ tanyanya lagi

Ya Tuhan , wanita ini .

“ Eomma …” tegur Ahra

“ Yaa Jung Ah , apa maksudmu ? “ kini kakek ikut bersuara

“ Ada apa ? Aku hanya bertanya saja “ balas ibu Kyuhyun

“ Tentu saja karena kami saling mencintai Eomma , Seohyun adalah satu-satunya wanita yang membuatku jatuh cinta “ gumam Kyuhyun .

Tanpa sadar aku langsung terbatuk membuat semua orang melemparkan pandangannya kearahku . Dengan cepat aku langsung menguasai diri dan menggantinya dengan deheman (?) kecil

“ Seohyun terlalu gugup hari ini karena harus bertemu dengan kalian semua “ lanjut Kyuhyun

“ Jadi kau mencintai Kyuhyun ? “

Kembali kami semua terdiam , kalimat ini bukanlah meluncur dari mulut ibu Kyuhyun , melainkan dari sang ayah mertuaku yang sedari tadi hanya terdiam . Mata tenangnya tampak terfokus kearahku , dia seperti sedang merotgen tubuhku .

Kusadari jika kakek dan Ahra eonni sudah menatapku dengan tatapan bersemangat , ibu Kyuhyun masih mengandalkan sikap ketusnya .

“ Tentu saja abeoji , jika aku tidak mencintainya aku tidak akan menikah dengannya “ jawabku , kuberanikan diriku melemparkan senyumku kearah ayah mertuaku . Aku berharap tidak ada satu kejanggalanpun yang ia raba .

Aku tidak begitu yakin , tapi aku merasa ada senyum tipis yang ayah mertuaku lemparkan kearahku , anggukan kecil juga terlihat saat ia menatap Kyuhyun .

“ Jadi kalian tinggal dimana sekarang ? “

“ Diapartemen pribadiku kakek “

“ Kenapa tidak disini saja Kyuhyun~ah “ rajuk Ahra eonni , aku begitu senang melihat reaksinya yang begitu ingin aku dan Kyuhyun tinggal dirumah ini , setidaknya aku tahu dia menyukaiku .

“ Karena aku sudah mempunyai istri , jadi aku harus mempunyai tempat tinggal sendiri “ jawab Kyuhyun , aku tahu ada senyum menggoda yang ia tujukan pada kakak perempuannya itu . “ Makanya kau juga cepatlah menikah noona ~ “ lanjut Kyuhyun .

“ Ishhh kau ….”

“ Lalu , kalian sudah berbulan madu ? “ tanya kakek

“ Kami belum sempat kakek , aku langsung mengajak Seohyun pulang ke Korea karena pekerjaan yang sudah menungguku “ ujar Kyuhyun , terlihat eskpresi sedih dari wajahnya , aku tahu ia sedang berakting .

“ Yaa ! Bagaimana kalian ini ! Kau bisa menunda dulu pekerjaanmu Kyuhyun~ah , aku sangat tahu jika ayahmu begitu ingin mempunyai seorang cucu “ ujar kakek , aku bisa melihat ia menepuk punggung ayah Kyuhyun sambil tersenyum geli . Astaga…..

“ Kami tetap akan berusaha kek “ balas Kyuhyun santai yang langsung mengundang tawa renyah dari kakek dan kakak mertuaku , sedangkan ayah Kyuhyun , untuk kali ini aku yakin jika dia benar-benar tersenyum , deretan gigi rapinya terlihat karena senyumnya yang semakin lebar .

Aku tahu , sebenarnya mereka adalah keluarga yang sangat hangat , dan untuk ibu Kyuhyun aku akan berusaha mendekatinya , dia sedikit mengerikan jika sudah menatap tajam kearahku .

Dan ini tidak begitu buruk bukan ? Mereka tidak penilai seperti yang Kyuhyun katakan, khusus untuk kakek dan Ahra eonni tentunya , ayah dan ibu Kyuhyun (?) akan kuteliti lebih jauh .

~**~

“ Aku bantu eommonim “ ujarku memulai . Aku tengah menghampiri ibu mertuaku yang sedang berjibaku didapur untuk menyiapkan makan siang .

Dia hanya menoleh sekilas kearahku , kulemparkan senyum kearahnya yang hanya dibalas kaku oleh ibu Kyuhyun dan kembali mengaduk soup yang sedang ia masak . Kuanggap kediamnya sebagai ijin untuk membiyarkanku membantunya .

Dengan inisiatif sendiri aku mengambil pisau dan langsung mengiris beberapa sayuran yang sepertinya akan dimasukkan kedalam panci ukuran sedang yang berisi soup yang sedang dimasaknya .

Selama beberapa menit hanya terdengar suara irisan pisau yang kugunakan untuk memotong sayuran , keheningan ini membuatku merasa sangat canggung .

“ Ada yang kau inginkan ? “

Kegiatanku terhenti seketika , aku menoleh pelan kesebelahku dan memperhatikan sisi wajah ibu Kyuhyun yang masih tampak sibuk mengaduk soupnya .

“ Nde ? “

“ Ada yang kau inginkan dari anakku ? “ ulang ibu Kyuhyun , dia hentikan aktifitasnya sejenak sekedar untuk balas menatapku . Aku tahu jika dia terlihat seperti seorang ibu yang begitu protect terhadap anak laki-lakinya .

“ Maksud eommanim ? “ ujarku , aku tidak boleh terlihat seperti menantu yang menantang mertuanya .

“ Aku selalu mengedepankan latar belakang , entah itu keluarga , lingkungan sosialmu atau tujuanmu sendiri “ ujarnya dingin “ Akan kukesampingkan latar belakang keluarga dan lingkunganmu , tapi untuk tujuanmu , aku ingin tahu ? Apa tujuanmu ? “

Aku berharap dia tidak menyadari aku menelan ludahku karena begitu gugup melihat tatapan tajamnya , ibu Kyuhyun benar-benar…….

“ Apa tujuanmu Seohyun ? “ ulangnya

Tenanglah Seo Joohyun , kau tahu seperti apa kualitas aktingmu bukan ? Tidak sempurna seperti Kyuhyun memang tapi untuk situasi seperti inilah aku harus mengeluarkannya .

“ Aku sendiri tidak tahu tujuanku eommanim, aku mencintai Kyuhyun dan hanya ingin berada didekatnya , terus berada didalam jangkauannya karena itu sudah membuatku tenang “ ujarku . Kalimat ini kukutib dari sebuah novel yang pernah kubaca , untung aku masih mengingatnya .

Ibu mertuaku tampak terdiam menatapku , apa dia sedang mencari kebenaran dalam ucapanku barusan .

“ Kyuhyun mengatakan jika ibunya adalah orang yang sangat penilai dan cukup protect terhadap dirinya , aku sudah membuktikannya sendiri “ ujarku sambil tersenyum kearahnya , tatapan ibu Kyuhyun sedikit mendelik namun aku tahu itu bukan tatapan kebencian .

“ Mwo ? “

“ Emmanim~ aku tidak pernah merasa sebahagia ini sebelum bertemu dengan Kyuhyun , aku tulus mencintainya , percayalah ~~ “ ujarku lembut

Sepertinya sepulang dari rumah mertuaku akan akan langsung mengeruk lidahku dan membersihkan ampas-ampasnya setelah mengucapkan kalimat ini -__-

Kusadari jika ibu Kyuhyun terdiam sesaat , tidak ada tatapan mengerikannya yang sebelum ia suguhkan padaku , aku masih bertahan memajang senyumku kearahnya berharap ia percaya ucapanku .

“ Aku akan menilainya untuk kedepan “ ucap ibu Kyuhyun akhirnya , dia kembali memfokuskan perhatiannya pada soup yang ia buat .

“ Kau sudah selesai memotong sayurannya ? “

“ Oh, ne sebentar lagi eommanim “ jawabku segera

“ Setelah selesai langsung masukkan saja ya “

“ Ne~ “

Kulirik wanita ini secara diam-diam , dia memiliki garis wajah yang sangat persis dengan Kyuhyun , kupikir aku akan berusaha membuat dia menyukaiku , setidaknya untuk 2 tahun kedepan . Aku tidak bisa membayangkan jika dia terus menatapku tajam selama aku menjadi istri Kyuhyun .

~**~

AUTHOR’s POV

“ Kau benar-benar tidak mempunyai niat lain menikahi gadis itu Kyuhyun~ah ? “

Kyuhyun menghentikan aktifitasnya menikmati teh hijau yang disukainya , dia menoleh kearah ayahnya yang duduk disebelahnya , mereka tengah  berada di beranda samping rumahnya yang langsung menampakan pemandangan bukit dibalik tembok yang memagari rumah Kyuhyun , tempat ini adalah tempat favorit Kyuhyun dan ayahnya jika mereka berdua sedang berbicara berdua .

“ Ne appa ?? “

“ Tidak ada maksud lain ? “ ulang ayah Kyuhyun , pria yang hampir berusia setengah baya ini tahu betul jika Kyuhyun pasti paham maksud pertanyaanya .

“ Kau bicara apa Appa ? “ sergah Kyuhyun santai , dia mewarisi sifat santai dan tenangnya dari sang ayah .

“ Kau tidak mungkin tidak paham maksudku Kyuhyun “

“Appa , apa kau pikir aku hanya bermain-main ? Aku serius “

“ Serius untuk apa ? Menikah atau kau begitu serius ingin mendapatkan semuanya , aku tahu jika kau begitu ambisius , seperti ibumu “

“ Hahahaha~ benarkah ? Kenapa aku selalu mirip dengan ibu , aku ingin sepertimu saja Appa “ canda Kyuhyun

“ Aku serius Kyuhyun~ah “

“ Aku juga serius Appa, kau tenang saja “

“ Tenang untuk apa ? Appa hanya merasa jika kau seperti menyimpan sesuatu , bukan baru kemarin appa menjadi ayahmu , kau itu begitu ambisius, dan appa merasa itu sikap yang harus kau hindari “

“ Jika aku tidak ambisius , aku akan kalah ~ Terlalu banyak rival dikeluarga besar kita , dan itu seperti sebuah tradisi yang diwariskan secara turun temurun , membuat generasi penerusnya berfikir jika semuanya harus didapatkan “

“ Kita tidak perlu mengikuti mereka , appa sudah sangat puas dengan kehidupan yang seperti ini “

“ Tapi aku tidak appa , ada beberapa orang yang membuatku begitu muak , dan aku tidak ingin mereka mendapatkan apapun “

“Kyuhyun~ah …” tegur sang ayah

“ Tenanglah appa , dan jika kau mengkhawatirkan gadis yang kunikahi… yaa ~ kau selalu menjadi pria yang baik “ keluh Kyuhyun sambil tertawa geli

“ Aku benar-benar mencintainya , kubuktikan sebentar lagi aku akan memberimu cucu “

“ Nde ? “

“Hahahhaaaaa …”

Kyuhyun kembali menegak teh hijaunya , dalam dirinya dia hanya bisa tersenyum sinis membayangkan orang-orang seperti apa yang akan dihadapinya nanti , kerabat-kerabat yang akan melakukan apapun untuk saling menguasai harta kakek , ayahnya adalah anak pertama kakek, hal itu sudah cukup jelas bagi Kyuhyun jika hak terbesar ada padanya , dan Seohyun akan melancarkan segalanya .

~**~

Seohyun berjalanan beriringan dengan kakek Kyuhyun saat ini . Selesai makan siang dengan sengaja sang kakek mengajak Seohyun untuk mengobrol bersama sambil mereka berdua berjalan mengelilingi halaman luas rumah keluarga Kyuhyun.

“ Jadi , seberapa parah sakit ibumu Seohyun ?  “

“ Oh , sebenarnya aku tidak setuju jika kakek mengatakan seberapa parah penyakit ibuku “

“ Nde ? Kenapa ? “ tanya Kakek Kyuhyun tampak bingung

“ Itu seperti mengatakan secara tidak langsung jika ibuku hanya menunggu waktu saja kakek , itu membuatku sedih “

“ Mwo ? Aniyaa ! Tidak seperti itu maksud kakek Seohyun~ah “ ujar sang kakek cepat-cepat , ekspresi panik tergambar jelas saat melihat Seohyun yang menekuk wajahnya

“ Seohyun~ah , bukan seperti itu maksud kakek , kakek hanya ….”

“ Aku hanya bercanda kakek “ sahut Seohyun segera , senyum jahil langsung terpeta diwajah bundar miliknya .

“ Yaa ! Jadi kau mengerjai kakek ? “ ujar sang kakek dengan raut wajah pura-pura tersinggung

“ Maafkan aku , akan terlalu kaku jika kita tidak menyelingi dengan gurauan kecil “ balas Seohyun dengan senyum lebarnya yang langsung mengundang kakek Kyuhyun ikut tersenyum .

“ Sudah sejauh mana Kyuhyun menularkan sifat jahilnya kepadamu ? “ tanya kakek Kyuhyun dengan nada bercanda .

“ Jadi sifatnya itu menular ? Hampir setiap hari Kyuhyun selalu mengerjaiku “ adu Seohyun

“ Benarkah ? Apa karena kau begitu cantik saat marah karena itu dia selalu membuatmu kesal ? “

“ Nde ? “

“ Laki-laki memang seperti itu , mereka terkadang suka sekali melihat ekspresi kesal dari wanita yang dicintai karena menimbulkan kesan menggemaskan sebenarnya “ lanjut kakek Kyuhyun .

Seohyun tampak terdiam sesaat , dia resap cepat ucapan kakek Kyuhyun sebelum akhirnya menggeleng cepat karena tidak mungkin hal itu terjadi pada Kyuhyun . Namja itu suka sekali membuatnya kesal karena dia abnormal, ya ! Kyuhyun tidak normal – pikir Seohyun dalam hatinya -_-

Seohyun dan kakek Kyuhyun kembali berjalan bersama, mereka kini menuju kesebuah bangku yang terbuat dari batu alam yang didepannya terdapat kolam ikan yang terlihat sangat alami karena tumpukan batu-batu besar , dan terdapat air terjun kecil buatan yang muncul dari tumpukan tinggi batu alam itu.

“ Duduk ? “ tawar sang kakek

“ Ne “

“ Jadi seperti apa Kyuhyun jika bersamamu ? Apakah dia suami yang baik ? “ tanya kakek Kyuhyun saat dia dan Seohyun telah duduk bersama dan memandang tenang kolam yang ada dihadapan mereka

Seohyun memutar kedua matanya tampak berfikir, sekarang kalimat palsu apa lagi yang harus ia keluarkan untuk menanggapi ucapan kakek Kyuhyun .

“Terkadang Kyuhyun memang sedikit menyebalkan , tapi …”

“ Tapi kau begitu mencintainya sehingga apapun yang dia lakukan tidak ada masalah untukmu ? “ lanjut sang kakek bersemangat

Seohyun kembali terdiam ,senyum senang dari wajah kakek Kyuhyun membuat gadis itu sontak mengangguk , rasanya tidak tega jika ia mengatakan “tidak” setelah melihat betapa bahagianya kakek Kyuhyun sekarang .

“ Kakek sepertinya paham sekali dengan perasaanku “ ujar Seohyun akhirnya . Entah kenapa ada perasaan bersalah saat Seohyun mengucapkan kalimat ini , lelaki tua yang bersamanya sekarang memiliki kehangatan yang jarang Seohyun jumpai jika ia bertemu dengan orang-orang tua (?) lainnya

“ Kakek senang Kyuhyun memiliki istri sepertimu “

Seohyun membungkuk sopan sebelum ia mengucapkan terima kasih , gadis itu tersenyum senang mendapati jika kakek Kyuhyun menyukainya .

“ Aku juga senang kakek menyukaiku “ ujar Seohyun

“ Kata siapa ? Kau itu masih dalam tahap penilaian “

“ Nde ?”

“ Hanya bercanda ~ “ balas sang kakek sambil tertawa lebar , sepertinya dia tampak puas membuat keadaan menjadi satu sama .

“ Jadi kita seri kan ? “ lanjut kakek Kyuhyun

“ Ne, kakek memang hebat “ sahut Seohyun sambil mengacungkan kedua jempolnya . Gadis itu tampak sangat menikmati obrolan santainya dengan kakek Kyuhyun .

“ Kakek ? Sedang apa disini ? “

Seohyun dan Kakek Kyuhyun serempak menoleh kesumber suara . Keduanya langsung mendapati seorang pria tinggi yang berdiri tepat disamping bangku batu alam yang mereka duduki .

Seohyun yang sebelumnya hanya memandang santai wajah pria itu langsung membuka mulutnya tanpa sadar karena ia mengenali pria ini .

“ Ah~ kapan kau datang Changmin~ah ? “

Sepertinya bukan hanya Seohyun yang terkejut karena melihat Changmin , namja itu sama terkejutnya yang membuat dia mengabaikan pertanyaan sang kakek .

“ Kau ….” tanpa sadar Seohyun berdiri , gadis itu masih mencoba meyakinkan dirinya jika lelaki inilah yang ditemuinya saat di Jepang beberapa bulan lalu .

“ Kalian saling kenal ? “ tanya kakek Kyuhyun yang mulai menyadari jika Changmin dan Seohyun masing saling menatap bingung

“ Kami ….”

“ Ah , Annyeong Haseo ! Senang bertemu denganmu lagi “ ujar Seohyun sambil membungkuk dalam . Mungkin karena masih begitu terkejutnya dengan pertemuan tiba-tiba ini , tidak ada satupun dari mereka yang melemparkan senyum satu sama lain.

“ Kalian saling kenal ? “ kembali kakek Kyuhyun bertanya yang langsung menyadarkan keduanya .

“ Oh Ne..sebenarnya …”

“ Kami pernah bertemu sebelumnya  “  lanjut Changmin , namja itu langsung berjalan mendekati sang kakek , disempatkan dirinya untuk membungkuk sopan kearah kakeknya sebelum ia sendiri membungkuk sopan kearah Seohyun.

“ Annyeong Haseo “

“ Aaa… Annyeong haseo “ sahut Seohyun segera

“ Pernah bertemu ? Dimana ? “

“ Saat aku ke Jepang beberapa bulan lalu , aku bertemu dengannya “ sahut Changmin , sebuah senyum hangat ia lemparkan kearah Seohyun yang langsung membuat gadis itu sedikit gelagapan untuk menanggapinya .

“ Begitu~ Hahaha~ dunia ini memang sempit ya , lebih baik kita bicara lebih jauh didalam , ayo Changmin~ah “

Kakek Kyuhyun memilih untuk berjalan duluan meninggalkan tempat dimana ia baru saja berbincang-bincang dengan Seohyun .

“ Ne kek “ sahut Changmin . Namun namja itu masih terdiam ditempatnya , kembali ia pusatkan perhatiannya kepada Seohyun .

“ Jadi kita bertemu lagi ? “ ujar Changmin memulai percakapan

“ Nde ? ..ah…ne…kita bertemu lagi “

“ Kau masih ingat ucapanku saat kita berpisah waktu itu ? “ tanya Changmin

Dengan cepat Seohyun berfikir keras, diputarnya ingatannya kembali ke sekitar 3 bulan lalu saat ia bertemu dengan Changmin .

“ Ingat ? “

“ Aku tidak yakin…tapi…kau mengatakan jika kita bertemu lagi nanti itu artinya …”

Seohyun tampak ragu untuk melanjutkan kalimatnya , akan terdengar sedikit percaya diri nantinya jika ia terus melanjutkan kalimatnya yang terpotong .

“ itu artinya ada garis jodoh diantara kita “ lanjut Changmin , senyum lebarnya yang langsung menunjukkan deretan gigi rapinya tampak terpajang diwajahnya yang tirus .

“ …n..ne…” jawab Seohyun canggung

“ Tapi sepertinya kita benar-benar berjodoh , kau memakai bando yang kuberikan tepat saat kita bertemu , kau setuju ? “

“ Nde ? “

“ Jadi , siapa namamu ? “

~**~

Seohyun’s POV

Aku dan Changmin berjalan beriringan untuk masuk kedalam kediaman Keluarga Cho .Ya~ beberapa saat lalu kami saling mengenalkan diri dan akhirnya aku bisa mengetahui namanya .

Changmin , kami pernah bertemu di Jepang dulu , ada suatu kejadian yang membuat kami bisa bertemu saat itu . Tanpa sadar aku menyentuh bandoku dan memperbaiki letaknya dikepalaku , bando ini adalah pemberian darinya , sebuah hadiah yang ia beri padaku karena aku bisa melakukan sesuatu saat kami bertemu dulu .

“ Aku benar-benar tidak menyangka kita bisa bertemu lagi “ ujarku

“ Kau benar , lalu apa hubunganmu dengan kakek ? Kau mengenalnya dimana ? “

“ Ah itu…sebenarnya ….”

Aku sedikit bingung harus menjelaskan seperti apa kepada Changmin , mengatakan jika aku adalah cucu menantu kakek Kyuhyun ? Tapi tunggu dulu ! Apa hubungan Changmin dengan kaluarga ini ?

“ Ehmm.. bagaimana denganmu ? Apa hubunganmu dengan kakek ? “ aku memilih untuk balik bertanya pada Changmin

“ Aku ? “

“ Ne “ ucapku sambil menganggukkan kepalaku

“ Aku cucunya “ jawab Changmin segera

“ Mwo ? “

“ Ada apa ? “

“ Jadi kalian sudah bertemu ? “

Aku dan Changmin serempak berhenti , kami berdua langsung menoleh dan sudah mendapati Kyuhyun yang berdiri diambang pintu saat kami telah sampai tepat didepan teras rumah mewahnya .

Entah kenapa aku merasa ada yang terasa canggung seketika . Changmin menghentikan langkahnya dengan kaku , sedangkan aku bisa melihat Kyuhyun yang menatap sedikit …entahlah , tatapan ini kulihat juga tadi pagi saat dia menelpon seseorang sebelum kami menuju kemari .

Aaaaa…aku ingat sekarang ! Jadi yang dimaksud Kyuhyun sepupunya sekaligus rivalnya adalah pria yang kutemui diJepang ini ? Shim Changmin ?! Mereka bersaudara ?

“ Shim Changmin “ Kyuhyun mulai bersuara lagi , aku bisa merasakan nada yang sangat asing darinya, begitu dingin .

“ Cho Kyuhyun “ balas Changmin , sama seperti Kyuhyun , nada suara Changmin terdengar dingin seolah berubah drastis saat berbicara denganku sebelumnya .

“ Jadi kau sudah mengenal gadis ini Changmin~ah ? “ tanya Kyuhyun , kini kulihat sebuah senyuman yang mungkin lebih tepat disebut sebagai sebuah seringaian melingkar dibibir Kyuhyun .

“ Ne “

“ Bagus kalau begitu , kau sudah memberi salam kepada sepupuku Seohyun~ah ? “ Kyuhyun beralih bertanya padaku , walau masih tampak bingung aku tetap mengangguk sebagai jawabanku untuk pertanyaan Kyuhyun .

“ Wah, aku jadi tidak perlu repot-repot lagi mengenalkan istriku “

“ Nde ? “ tanggap Changmin terkejut

“ Ne~ Seohyun adalah istriku yang rencananya akan kukenalkan kepadamu , aku jadi tidak repot lagi mengenalkannya jika kau sudah kenal dengan istriku “ sahut Kyuhyun , nadanya lebih terdengar sinis dari pada ia senang mengenalkanku sebagai istrinya . Ckckck~ ada apa dengan dua orang ini ?

“ Istrimu ? “ tanya Changmin memastikan , kurasakan jika ia menoleh kearahku yang membuatku mengangguk singkat dan mengiyakan pernyataan Kyuhyun .

“ Baguslah jika sudah saling mengenal , ah~ ayo Seohyun~ah , kakek sudah memanggil kita, makanan siang sudah siap “

Kyuhyun berjalan kearahku dan langsung saja meraih telapak tanganku dan menggenggamnya . Namja itu berhenti sebentar sekedar untuk menatap Changmin yang tepat berdiri disebelahku .

“ Kau juga ikut makan bersama kami bukan ? “

“ Ne “ jawab Changmin kaku

“ Bagus~ ayo masuk kalau begitu “ ajak Kyuhyun .

Namja ini memimpin langkahnya duluan yang membuatku ikut berjalan bersamanya karena dia yang menggandeng tanganku . Aku masih sempat mencuri pandang kearah Changmin yang tampak kaku memandang Kyuhyun , ekspresinya sedikit mengeras karena ia pasti merasa jika ada tatapan mengejek dari Kyuhyun yang ditujukan padanya .

Sebenarnya seperti apa hubungan dua orang ini ?

“ Kau sudah lapar bukan Hyunnie, aku tahu kau itu banyak makan “ celetuk Kyuhyun dengan nada manis kearahku . Aku hanya bisa menatapnya ngeri saat kalimat itu terlontar, astagaaa ‘hyunnie’ ??

~**~

Kyuhyun membuka kasar pintu apartemen yang kami tempati , aku memandang punggungnya kesal dan langsung berjalan cepat untuk menyusulnya . Berhasil menyusulnya kutahan lengannya yang membuat namja ini berhenti .

“ Yaa !! Kau melanggar janjimu ! “ ujarku kesal kearahnya , dan kali ini aku hanya mendapati tatapan dingin yang sedari tadi dipertahankannya semenjak kami meninggalkan rumah keluarga Kyuhyun .

Entah karena tatapannya itu aku jadi melepaskan kaitan tanganku pada lengannya dan tanpa sadar sedikit memundurkan langkahku .

“ K..kau seharusnya mengantarkanku ketempat ibuku ..” lanjutku

“ Kita tunda besok “ potong Kyuhyun

“ Tapi aku…”

“ Besok Seohyun “

Aku langsung terdiam saat mata itu langsung menatapku tajam , kenapa justru dia yang terlihat mengerikan sekarang ? Seharusnya aku yang marah disini , dia tidak menepati janjinya untuk mengantarku menemui ibuku sepulang dari mengunjungi keluarganya .

“ Tapi kau sudah berjanji bukan ? “

“ Kita tunda sampai besok , kau sudah paham maksud ucapanku ? “ tanya Kyuhyun dingin

Kubalas tatapan tajam Kyuhyun dengan tatapan jengah , Ya Tuhan, betapa memuakkannya pria ini ! Jadi dia benar-benar melaksanakan surat perjanjian konyolnya itu , semua ucapannya adalah peraturan yang harus kuturuti ?!

“ Kau benar-benar menjengkelkan “ desisku kearahnya . Kyuhyun masih bertahan menatap dingin kearahku , tidak ada seringaian yang biasa ia tampilkan jika sedang berdebat denganku . Merasa tidak ada gunanya lagi aku berbicara dengan namja ini , aku segera meneruskan langkahku , melewatinya begitu saja dengan menahan semua rasa dongkolku pada namja ini .

“ Bagaimana kau bisa mengenalnya ? “

Langkahku terhenti mendengar Kyuhyun membuka mulutnya , terpaksa aku berbalik lagi untuk menghadap Kyuhyun namun tetap berada ditempatku berdiri .

“ Bagaimana kau bisa mengenal Changmin ? “ ulang Kyuhyun

“ Nde ? “

“ Apa aku harus mengulang pertanyaanku ?”

“ Kau tadi sempat berbicara berdua dengannya bukan ? Kenapa kau tidak tanyakan langsung padanya “ sahutku ketus

“ Aku bertanya padamu sekarang ? Sedekat apa hubungan kalian ?”

“ Kami…apa urusanmu ?”

“ Kau itu istri siapa sekarang ? Aku tidak ingin peran yang kita lakukan untuk 2 tahun kedepan jadi setengah-setengah “

“ Mwo ? “

“ Kau dan Changmin , seperti apa kedekatan kalian ? Saat kita pulang tadi apa yang ia ucapkan padamu ? “

Aku terdiam sesaat sekedar mengingat kejadian sebelum aku dan Kyuhyun pulang dari rumah keluarganya . Changmin memang berjalan bersama kami menuju parkiran mobil  , dan saat Kyuhyun sudah masuk kedalam mobilnya, namja itu menahan tanganku dan memintaku untuk mengeluarkan ponselku . Ternyata dia menggunakan ponselku untuk menghubungi ponselnya dan mengatakan jika dia akan menyimpan nomor ponselku .

“ Dia hanya meminta nomor ponselku “ balasku

“ Untuk apa ?”

“ Mana kutahu ?! “ sahutku kesal

“ Aku sudah mengatakan padamu bukan jika Changmin adalah rivalku saat ini “

“ Lantas …”

“ Jangan terlalu dekat dengannya “

“ Mwo ? “

Apa-apaan namja ini , belum apa-apa dia sudah membatasi pergaulanku .

“ Masalahnya adalah kenapa aku tidak boleh dekat dengannya ,apa salahnya jika kami berteman “

“ Kau itu istriku sekarang , Changmin bisa mencari kesempatan untuk mengorek informasi apapun darimu maka dari itu dia mendekatimu karena kalian sudah pernah bertemu sebelumnya “

“ Kau itu bicara apa ? Dia tidak terlihat seperti itu , kau kan tidak tahu seperti apa kami bertemu awalnya “

“ Karena itu aku bertanya padamu , bagaimana kalian bisa bertemu ? “ sahut Kyuhyun cepat

Aku kembali terdiam , aku langsung teringat pada peristiwa 3 bulan lalu saat aku bertemu pertama kali dengan namja itu .

“ Sama sepertimu, aku bertemu dengannya di Disney Land ( Jepang punya Disney land ya~ itu adalah Disney land pertama yang dibangun diluar Eropa dan Amerika ) “

“ Kalian bertemu disana ?”

“ Changmin salah satu turis yang kupandu waktu itu , dia adalah turis satu-satunya asal Korea yang menggunakan jasaku “

“ Hanya seperti itu ? “

“ Apa maksudmu ?”

“ Baiklah~ dengarkan ucapanku kali ini Seo Joohyun , jangan terlalu dekat dengan Changmin , aku memerintahkan untuk yang satu ini jangan berhubungan dekat dengan Shim Changmin , aku melarangnya “

Dengusan kasar langsung keluar dari mulutku saat Kyuhyun selesai mengucapkan kalimat yang akan selalu jadi titahnya untukku . Benar-benar memuakkan !

“ Kau pikir aku akan mendengarkanmu untuk yang satu ini ?”

“ Nde ? “ Aku bisa melihat jika dahi Kyuhyun berkerut mendapati ucapanku barusan .

“Aku punya hak untuk berteman dengan siapa saja , termasuk rivalmu itu . Aku tidak peduli untuk perintahmu kali ini , aku akan tetap berhubungan dengan Changmin , hanya berteman saja apa salahnya “

“ Seohyun~ssi , apa kau…”

“ Kau tenang saja , apa kau pikir aku gadis bodoh yang tidak mengerti situasiku saat ini ? Aku akan menjalankan semua peranku dengan baik untuk kedepan , sudah kubuktikan bukan hari ini ? Dan untuk urusanku ingin bergaul dengan siapa saja kuharap kau jangan mencampurinya “

“ Nde ? “

“ Kita tetap punya batasan bukan ? Setidaknya ada hak-hak yang harus kau bebaskan padaku untuk bisa kulakukan “

“ Ini sebuah protesan ? “

“ Ne ! Aku sedang protes sekarang ! “ sahutku cepat seolah menantangnya

“ Kau tentu saja boleh berteman dengan siapa saja , tapi tidak Changmin “

“ Justru itu …”

“ Setidaknya kau turuti untuk yang satu ini “ potong Kyuhyun

“ Bahkan aku sudah terlalu sering menuruti perintahmu ! “ jawabku kuat dan cepat

Kesunyian langsung melanda kami berdua , sepertinya Kyuhyun sedikit terkejut dengan reaksiku yang tidak diduga olehnya .

“ Jangan berteriak ..” balas Kyuhyun pelan

Aku membuang nafasku kasar setelah mendengar sahutan Kyuhyun itu , Ya Tuhan namja ini benar-benar !!

“ Apapun yang kau katakan aku tidak peduli ! Aku mau berteman dengan siapa saja itu pilihanku , jika yang kau khawatirkan tentang kualitas peranku didepan rivalmu itu kau tidak perlu khawatir , akan kulakukan yang terbaik untuk melindungi nama suamiku “ ucapku sinis , bahkan saat aku mengucapkan kata ‘suamiku’ kujamin itu nada suara tersengit yang pernah kuucapan kearah Kyuhyun .

“ Dan …”

Kyuhyun masih terdiam menatap lurus kearahku

“.. besok jika kau tidak bisa mengantarku ketempat ibuku , aku yang akan berangkat sendiri , jangan melarangku lagi ! “

Kuakhiri kalimatku dengan sedikit mendelik kearahnya sebelum aku memutar tubuhku lagi dan melanjutkan langkahku menuju kamar yang kutempati .

“ Dia benar-benar manusia paling menyebalkan yang pernah Tuhan ciptakan “ desisku saat aku sudah berada didalam kamarku dan langsung menutup pintu kamar .

Ya Tuhan, tidak bisakah aku menggunakan mesin waktu untuk melewati waktu dua tahun kedepan dan cukup memetik hasilnya saja ?

Bodoh !

~**~

AUTHOR’s POV

“ Jadi kau memanfaatkanku begitu ? “

“ Bukan seperti itu , hanya menggunakan aset yang ada saja “

“ Nde ?! “

“ Bora~ya , sudahlah~ kita tidak perlu membahas tentang ini lagi “

“ Mana bisa begitu !! Aku sudah terlanjur membuat Kyuhyun membenciku dengan imbalan kau yang akan disisiku , tapi lihat ini ! Bahkan kau seperti membuangku “

“Siapa yang melakukan hal itu ? “

“ Changmin~ah !! “

“ Okey tenang , akan kuluruskan satu hal disini . Sebelumnya rencana kita berjalan sangat lancar , kau membatalkan begitu saja pertunanganmu dengan Kyuhyun yang berhasil membuat Kyuhyun sakit hati karena otomatis dia gagal mewarisi perusahan kakek karena tidak ada alasan untuknya menikah , yaa~ aku , kau dan Kyuhyun tahu kita besar bersama dilingkungan seperti ini , menikah dengan orang-orang yang memiliki latar belakang yang sama sudah seperti tradisi untuk kita sehingga kita tidak perlu cinta bukan untuk hal itu , aku merasa hampir bisa mengalahkan namja itu jika ia tidak ….”

“ Kenapa dengannya ? “ sahut wanita dengan rambut lurus panjang yang berdiri tepat didepan Changmin , Yoon Bora , dia sengaja datang mengunjungi kantor tempat Changmin bekerja untuk menyelesaikan masalah mereka .

“ Dia telah menikah “ jawab Changmin

“ Mwo ? “

“ Jadi yang kita lakukan adalah hal yang sia-sia , namja itu tetap menikah yang otomatis membuatnya lebih unggul dariku “

“ Tapi ..itu…lagi pula dengan siapa dia…”

“ Kau bahkan tidak akan percaya dia menikah dengan siapa , aku tidak tahu jika kakek tidak akan memperdulikan yang namanya status sosial “ jelas Changmin , namja itu memutar tubuhnya dan berjalan kearah jendela kaca yang langsung bisa membuatnya memandang keluar dan menikmati gedung-gedung pencakar langit yang ada di Seoul .

“ Tapi apa hubungannya dengan kita ? Kau tiba-tiba saja menghindariku dan mengabaikan semua panggilanku “

“ Apakah masih belum jelas ? “ sahut Changmin dingin dengan masih bertahan membelakangi gadis itu

“ Apa maksudmu ? “

Terjadi jeda hening sesaat diantara mereka , Bora sedikit menatap was was punggung Changmin sebelum namja itu kembali berbalik untuk menatapnya .

“ Semua yang kita lakukan tidak ada hasilnya , kupikir aku tidak perlu lagi melakukan timbal balik terhadapmu “

“ Nde ? “

“ Kalimatku sudah cukup jelas bukan ? “

“ Shim Changmin !! “

“ Bora~ya , kau tetap temanku , aku , kau dan Kyuhyun telah kenal sejak kecil , tidak ada yang bisa merubah itu semua, jadi tenang saja , kita…. “

“ Aku tidak peduli dengan Kyuhyun ! Kau tahu jelas seperti apa perasaanku padamu sampai aku bisa membuat malu Kyuhyun seperti itu , kau tahu bukan yang kulakukan untuk siapa ?! “ potong Bora keras  “ Ada apa dengamu Changmin~ah “

“ Mungkin aku terlalu berambisi sekarang “ sahut Changmin pelan , tatapannya tampak jauh lebih dingin yang membuat Bora merasa asing dengan pria yang sudah dikenalnya sejak kecil ini .

“ Situasi sekarang memaksaku untuk menjadi orang yang berambisi dan jangan terlalu memikirkan perasaan , jadi tidak ada yang bisa kau harapkan dariku “

“ Changmin~ah , jangan seperti ini , kau …”

“ Kita tetap akan berteman , tidak ada yang perlu kau takutkan “

“ Bukan seperti itu situasinya saat ini !!! “ potong Bora kesal , ditatapnya Changmin dengan mata yang sudah berkaca karena gadis itu sudah merasa sangat asing dengan pria yang ada dihadapannya saat ini .

“ Bahkan aku benar-benar tulus menyukaimu sampai aku tega melakukan hal itu kepada Kyuhyun , kenapa kau jadi seperti ini ? Kenapa kau jadi berubah seperti ini Changmin~ahhh “

“ Yoon Bora …”

“ Aku tidak peduli ! Aku akan mengikuti jalanmu tapi jangan tinggalkan aku , Changmin~ah, kau tahu benar seperti apa perasaanku …”

“ Justru akan menjadi bebanku jika kau bersamaku , tidak akan ada perasaan yang kugunakan disini , semua berjalan sesuai rencana dan taktik yang kugunakan , jangan menyiksa dirimu sendiri “

“ Nde ?”

“ Pulanglah~ masih ada yang harus kukerjakan , kita bicara lagi nanti “ potong Changmin , namja ini langsung berjalan melalui Bora begitu saja dan meninggalkan ruangannya , meninggalkan Bora yang masih berdiri mematung dengan sebuah tetesan air mata yang baru saja turun menjebol pertahanannya .

“ A..ada apa dengannya …” isak gadis itu tertahan

~**~

“ Mau kemana kau ? “ tanya Kyuhyun saat Seohyun menegak secangkir susu putih tanpa perlu duduk di kursi yang bersebrangan dengan Kyuhyun

“ Menemui ibuku “ sahut Seohyun setelah selesai menegak setengah dari segelas susu yang ia seduh sebelumnya

“ Aku antar , tapi tidak sekarang “

“ Siapa yang mau diantar olehmu , aku akan pergi sendiri “ balas Seohyun ketus , gadis itu langsung saja berjalan meninggalkan meja makan yang membuat Kyuhyun menghentikan aktifitasnya menikmati roti bakar yang sebelumnya memang sudah dipersiapkan Seohyun sebagai sarapan mereka .

“ Hei ! “

Panggilan itu tidak dipedulikan oleh Seohyun karena gadis itu justru berjalan santai menuju kamarnya , diambil tasnya yang berada diatas tempat tidurnya lalu berjalan lagi keluar kamar .

“ Astaga !! Kau mengagetkanku ! “ ujar Seohyun terkejut saat dia keluar kamar sudah mendapati Kyuhyun yang menghadang jalannya .

“ Menyingkirlah ~ “

“ Aku akan mengantarmu , tapi tidak sekarang “

“ Kalau begitu kau tidak perlu mengantarku , aku mau pergi sekarang juga !” balas Seohyun sengit , ditatapnya garang Kyuhyun yang masih memasang muka datar kearahnya .

“ Kau mau berangkat sendiri ?”

“ Aku sudah menelpon Sungmin oppa untuk menjemputku , kau pikir aku bodoh tidak bisa memberikan alamat apartemen ini kepadanya “ sahut Seohyun “ Menyingkirlah ! “ lanjut Seohyun kesal karena Kyuhyun masih saja menghadang jalannya

“ Aku tidak mengijinkanmu pergi “ ujar Kyuhyun

“ Mwo ?!! “ tanggap Seohyun cepat , mulut gadis itu sontak terbuka mendengar ucapan Kyuhyun yang kembali melarangnya

“ Kau itu kenapa ?! Dari kemarin kau begitu memuakkan , aku hanya ingin menemui ibuku saja, apa ada yang salah dengan itu , hanya menemui ibuku !! “ sambar Seohyun cepat , wajahnya memanas seketika karena merasa jengah dengan sikap menyebalkan Kyuhyun yang justru terlihat santai menyikapi kemarahan Seohyun .

“ Kita akan menemuinya , tapi tidak sekarang Seohyun~ah , kau harus ikut denganku dulu “

“ Aku tidak peduli ! Kau tahu dari kemarin aku selalu mengikutimu , kau bahkan melanggar janjimu untuk mengantarkanku ketempat ibuku , aku tidak mau menurutimu lagi !!! “ ucap Seohyun kesal , darahnya hampir mendidih saat melihat Kyuhyun justru tidak tampak merasa bersalah sedikitpun .

“ Untuk kemarin kau merusak moodku Seohyun “ balas Kyuhyun , entah kenapa namja ini justru menampilkan wajah polosnya yang justru semakin membuat Seohyun menggeram menahan amarahnya .

“ Kau itu …kau …” Seohyun sampai harus menggigit bibir bawahnya karena getaran hebat akibat kekesalannya pada namja yang berdiri didepannya ini

“ Ikut aku kekantorku , kakek akan mengenalkanku kedewan redaksi sebagai calon pewarisnya, dia memintaku untuk membawa kau juga untuk diperkenalkan sebagai cucu menantunya “ jelas Kyuhyun

“ Nde ? “

“ Aku akan mengantarmu setelah acara dikantor selesai “

Seohyun tampak terdiam, dadanya masih secara samar bergerak naik turun karena pertahannya untuk tidak berteriak kepada Kyuhyun sedari tadi .

“ Untuk kali ini aku janji akan mengantarmu “

“ Kau pergi sendiri “ ujar Seohyun pelan

“ Nde ? “

Gadis itu kembali melirik tajam kearah Kyuhyun yang tampak terkejut dengan jawaban Seohyun , wajah Kyuhyun yang awalnya terlihat santai kini berubah serius karena Seohyun yang mulai menatap seperti siap menerkam Kyuhyun kapan saja .

“ Kau urus sendiri urusanmu dengan kakekmu , aku tidak peduli ! “

“ Aku…” Seohyun menarik nafas pelan lalu menghembuskannya perlahan , kembali menahan kesabarannya hanya dengan bermodalkan tarikan nafas

“ …mau….” gadis itu memberikan penekanan disetiap kata yang ia keluarkan dari bibirnya  “ menemui ibuku ! Dan tidak perlu kau antar ! “ dengan sengaja gadis itu berjalan dan langsung menabrakkan lengannya dengan lengan Kyuhyun yang membuat namja itu tidak lagi menghalangi jalannya

Seohyun terus melangkah menyebrangi ruangan tengah , langkah cepat terdengar menyusul dibelakangnya dan dengan cepat Kyuhyun berhasil menyusulnya  kembali menghadang jalan gadis itu .

“ Kau itu kenapa ?!!! “ teriak Seohyun seketika . Keduanya hanya bisa saling menatap sekarang , ekspresi terkejut yang sebelumnya mampir diwajah Kyuhyun karena bentakkan Seohyun perlahan memudar , dengan cepat namja itu membuat ekspresi wajah tenang sambil menatap Seohyun yang tampak berusaha keras menahan emosinya

“ Aku melarangmu pergi sekarang , apa kalimatku masih belum cukup jelas “

“ Kau …”

“ Kau harus ingat peraturanku Seohyun~ah , semua yang kuucapkan adalah peraturan , jangan pernah menandatanganinya jika kau tidak mampu menjalankannya , seharusnya kau paham benar akan hal itu “ ucap Kyuhyun , nada suaranya yang terdengar dingin sudah menunjukkan jika namja ini mulai serius .

“ Ne aku tahu ! Tapi ini juga salahmu , seharusnya kau mengantarkanku kemarin , dan aku sudah bersabar untuk menemui ibuku hari ini , tapi kenapa kau masih melarangku “

“ Tidak melarang , hanya ikutlah dulu denganku , kita temui dewan redaksi terlebih dahulu “

“ Aku tidak mau !! “

“ Kau harus mau , itu perintah “

“ Mwo ? “

“ Telpon Sungmin dan katakan dia tidak perlu menjemputmu kemari “ titah Kyuhyun , namja  itu mengeluarkan ponselnya dan langsung menyerahkan kearah Seohyun yang langsung ditepis kasar oleh Seohyun .

“ Aku tetap mau pergi “

“ Ada apa denganmu ? “

“ Berhenti melarangku !!! “ teriak Seohyun kesal , didorongnya tubuh Kyuhyun dan kembali berjalan untuk meninggalkan apartemen ini , namun tidak semudah itu untuk Seohyun ternyata , dengan cepat Kyuhyun menahan tangan gadis itu dan memutar tubuh Seohyun untuk kembali menghadapnya .

“ Aku melarangmu ! Kau paham Seo Joohyun ? “ ujar Kyuhyun tajam , Seohyun masih berusaha melepaskan kaitan telapak tangan Kyuhyun pada pergelangan tangannya .

“ Bahkan aku tidak mau mendengarnya “ balas Seohyun sengit “ Lepaskan ! “ desis gadis itu , sekuat tenaga Seohyun menjaga agar kedua matanya tidak berkaca, dia tidak ingin terlihat kalah oleh Kyuhyun sekarang

“ Apa kau tidak bisa bersabar  “

“ Tidak !! Aku tidak bisa !! Lepaskan tanganku Cho Kyuhyun !!! “ teriak Seohyun lagi

“ SUAMIMU MELARANGMU PERGI !! “ balas Kyuhyun berteriak , Seohyun sampai memejamkan kedua matanya karena begitu terkejutnya mendengar bentakkan Kyuhyun didepan wajahnya . Perlahan gadis itu kembali menatap Kyuhyun dan tepat saat itu air mata yang sedari ditahannya terjatuh , efek dari menutup kedua matanya mengakibatkan cairan hangat dari kristal air matanya menjebol semua pertahanannya .

Ini kali pertamanya Kyuhyun membentaknya sampai seperti ini , gadis itu selalu mendapati eskrpesi wajah mengejek dari Kyuhyun jika mereka sedang bertengkar, tapi kali ini….Kyuhyun benar-benar terlihat marah akibat pemberontakan Seohyun .

“ Dengarkan aku Seo Joohyun “ Kyuhyun mulai membuka mulutnya lagi , sebelah tangannya yang menganggur ia gerakkan untuk meraih pergelangan tangan Seohyun yang satunya dan menghadapkan Seohyun tepat dihadapannya . Membuat gadis itu benar-benar berada dalam jangkauannya .

“ Tidak bisakah kau mendengarkan semua yang kukatakan ? Aku tidak suka bersikap kasar kepadamu , jangan membuatku berteriak lagi kepadamu , jadi lakukan apa yang kukatakan Seohyun~ah “

Sekuat tenaga Seohyun menahan suara isakannya , hanya linangan air mata yang menuruni pipinya dan itu sudah menunjukkan betapa ia merasa sangat marah terhadap Kyuhyun .

“ Kau benar-benar menyiksaku ….” sahut Seohyun dengan suara bergetar

“ Maaf~ tapi kau harus tetap ikut denganku hari ini , Seohyun~ah , aku akan benar-benar mengantarmu nanti , turuti dulu ucapanku “

Perlahan cengkraman Kyuhyun melemah , namja itu sedikit memundurkan langkahnya sekedar memberikan ruang untuk Seohyun yang langsung menunduk dan menyembunyikan wajahnya dengan rambut panjang lurusnya yang menjuntai kebawah .

“ Aku yang akan menghubungi Sungmin untuk tidak menjemputmu “ ujar Kyuhyun , namja itu kembali mengeluarkan ponselnya dan langsung mencari nama Sungmin di phonebooknya .

“ Aku tidak ada maksud untuk membentakmu Seohyun “ ujar Kyuhyun pelan , Seohyun perlahan menoleh kearah namja itu namun Kyuhyun telah berjalan menjauhinya dan tengah menelpon Sungmin untuk memberitahukan agar tidak menjemput Seohyun .

Ditatapnya punggung Kyuhyun yang menampilkan sosoknya yang sedang berbicara dengan Sungmin disebrang telponnya . Entahlah~~ ada yang berbeda saat Kyuhyun mencengkram kedua tangannya beberapa saat lalu , sebuah penyesalan yang membuat Seohyun justru merasa berdebar karena sesuatu hal yang tidak dapat dijelaskan .

“ Aku membencinya …” akhirnya hanya kalimat itu yang terdengar dari bibir mungil Seohyun .

-TBC-

SUMPAH YAAA~ ini gue ngetiknya udah 27 pages ! Masih kurang panjang ? Bunuh aja gueeee -______- .

Bagaimana part ini ? Ada yang bergejolak (?) ? hahaha~~ Bora sebenernya mau gue buat ga terlalu penting kedepannya, tapi lihat nanti lagi deh, gue lebih seneng konflik antara SeoKyu aja sebenernya, tapi kalo ga ada konflik yang lainnya bakal sedikit datar ff ini jadinya~ beberapa konflik lainnya akan dimunculkan untuk part kedepan ~~ hohoho

Menerima kritikan dan pujian (?) dalam bentuk apapun, kritik yang positif dan membangun serta pujian dalam bentuk hadiah akan ditampung *plakkk

Masalah membuat generasi Kyuhyun (?) pasti akan sampai pada waktunya , jadi bersabarlah pemirsahhhhh~~

Tolong tinggalkan komentar kalian ya^^ , gue sedang menargetkan komentarnya bisa mencapai seratus atau engga ? Kalo ga , mau gue protect aja jadi ff ini hanya bisa dibaca oleh orang-orang yang memang memiliki niat baik dalam berkomentar ;))

Kita lihat tanggapan untuk part 2 ini dulu^^

See you next part~~~~

305 thoughts on “MAKE HER PREGNANT – Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s