MARRY ME ( Remake Version ) Part 5

Judul : MARRY ME ( REMAKE VERSION)

Cast :   Han Ga Rim (my fiction)

Kim Jong Woon aka Yesung (Super Junior)

Choi Minho (Shinee)

Im Yoon Ah aka Yoona (SNSD)

Member Super Junior

Member SNSD

Kang Soo Hwa : manager Super Junior

Lee Eun Soo : manager SNSD

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : General

Length : Chapter

Genre : Romance , Comedy

Desclaimer : Karakter Han Ga Rim murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK Cerita ini sebelumnya sudah pernah dipost di FB saya, tapi saya post lagi di WP dan saya perbaiki.

 

PERHATIAN : Gue bakal ngerubah jalan cerita dibeberapa tempat . Bagi yang sudah pernah ngebaca Marry Me sebelumnya kalian pasti akan sadar dimana letak perbedaannya . Dan yang belum baca sama sekali, tolong jangan minta diceritain gimana cerita yang dulu , nikmati aja ceritanya yang sekarang karena gue agak rancu kalo inget cerita yang dulu yang agak abal-abal . TT___TT .  Akan ada perbedaan alur dan waktunya . Kalo Marry Me yang dulu kan kejadiannya sekitar bulan Agustus , pokoknya jaman pembuatan 5jib . Tapi sekarang ~~ gue buat dari bulan Oktober , ya ~~ menjelang SS4 gitu deh ~~ Cerita ini akan agak berbeda ama Marry Me yang sebelumnya ~~ jadi mohon tetep kasih dukungannya ya^^ ~~ kalo ceritanya ga sukses nanti ga gue terusin ~~ wkwkwkwk. ANGGAP HEECHUL UDAH WAMIL YA~ dia ga berpartisipasi lagi di FF ini~~ ekekekek  –

*Part 5*

  

AUTHOR POV

Jika kau ingin melindungi orang yang kau suka, meskipun hal itu akan menyakitkanmu apakah akan tetap kau lakukan??

Mungkin memang bodoh sampai harus mengorbankan diri sendiri, tapi terkadang hal itu akan membutakan semuanya, begitulah perasaan itu.Membuatmu lupa jika akal sehat itu ada, membuatmu buta karena yang ada dipikiranmu hanya ingin melindunginya dan menjaganya, tidak ingin dia terluka apa lagi itu karena dirimu.

Dan sekarang, gadis yang bersender lemah dijok depan mobil Yesung itu juga melakukan hal yang sama. Han Ga Rim menghempaskan lemah tangan Yesung yang berusaha menahan tubuhnya yang berdiri

“Kau mau kemana ? Kita kedokter sekarang juga “ ucap Yesung gerah melihat Ga Rim yang mencoba berdiri .

”Aku tidak apa-apa, aku mau istirahat dikamar saja “ ucap Ga Rim lemah .

”Han Ga Rim ! “ tegur Yesung kuat sambil mencengkram tangan Ga Rim yang berusaha berjalan. Secepat kilat Ga Rim menghempaskan tangan Yesung masih berusaha menahannya.

“Aku tidak apa-apa ! Aku tidak mau kedokter “ ucap Ga Rim mulai merasa kesal .

“Kau ini kenapa ? Lihat dirimu seperti mayat hidup ! Kenapa tidak mau kedokter ?” bentaknya .

“Kalau ketahuan bagaimana ?!” balas Ga Rim kuat .

“Mwo..?”.

“Kalau ada yang melihat bagaimana ? Apa kau bisa menjamin jika dokternya nanti atau susternya tidak mengenalmu ? Kau tidak bisa menjamin kan ? “ ucap Ga Rim kesal .

“Kau memikirkan hal itu ?” tanya Yesung tak percaya .

“NE!! Itu yang kupikirkan ! Jadi jangan menyuruhku kedokter ! “ teriak Ga Rim.

Entah kenapa dia sangat kesal saat menjawab semua pertanyaan Yesung.Ga Rim mulai berjalan dengan sedikit terseok-seok masuk kedalam rumah dan meninggalkan Yesung yang masih terdiam ditempatnya.

Sekuat tenaga Ga Rim menahan rasa nyeri ditubuhnya yang seperti jarum-jarum tipis menusuk setiap inchi kulitnya, yeoja itu terus melanjutkan langkahnya .Namun baru sampai didepan pintu dan siap mendorong engsel pintu rumah ini , tiba-tiba Yesung langsung menggendong Ga Rim dan membawanya masuk kedalam rumah .

”Kau tidak mau kedokter kan ? Kalau begitu aku yang akan merawatmu ..”ucap Yesung saat Ga Rim sudah berada didalam gendongannya.

~**~

Han Ga Rim POV

“Minum ini “ ucap Yesung sambil menyerahkan segelas air dan obat penurun demam kepadaku .Aku menyambut obat itu lalu melemparkan kedalam mulutku kemudian menghabiskan air didalam gelas itu.

“ Suhu tubuhmu masih tinggi, aku akan mengompresnya, kau tiduran saja “ perintahnya

” Tidak perlu, kau tidak usah bertindak berlebihan seperti itu” tolakku .

“ Kau masih marah padaku ?” tanyanya .

“Tidak” jawabku dingin dan cepat . Terlihat sekali kalau aku berbohong .

“Kau masih marah kan ?”

“Aku bilang tidak “

” Maaf..” ucap Yesung menatapku. “Aku tidak menyangka kau akan semarah itu, aku bersalah karena tidak memberitahumu , maaf… “ ulangnya.

Aku hanya terdiam mendengar permintaan maafnya.

“Ga Rim~ah, jangan berpikir saat aku mengatakan kau berarti bagiku , itu hanya bualan .Tidak ada niatan dariku untuk membual kepadamu, aku serius . Kau cukup berarti untukku apalagi kau mengandung anakku , jangan pernah berpikir seperti itu lagi.” jelas Yesung membuatku terhenyak mendengarnya.Kumohon jangan buat aku jadi berharap kepadamu .

“Mulai sekarang, aku akan bertindak sebagai suamimu dan kau akan bertindak sebagai istriku.Kita jalani semua ini sampai selesai . Jangan jadi sakit karena diriku Ga Rim~ah.. “

“Aku tidak apa-apa, kau tidak perlu khawatir . Dan jangan memaksa untuk bersikap layaknya suami istri jika kau terpaksa “ ujarku pelan.

“ Aku memang mau melakukannya , mulai besok kau dan aku akan berangkat bersama dan pulang bersama . Jika aku tidak bisa pulang bersamamu, maka aku akan segera menghubungimu “ jelasnya

“Yesung~ah , kau tidak perlu..”

“ Sudahlah, ayo berbaring..akan kuambilkan kompresan dulu untukmu” potong Yesung lalu mulai beranjak dari tepi ranjangku dan berjalan keluar dari kamarku untuk mengambil kompresan .Aku memandang punggungnya yang baru saja hilang dari pandanganku, apa dia serius dengan ucapannya. Bersikap layaknya suami istri ? Apa dia bisa menjaga kata-katanya itu ? Kuharap begitu, aku tidak ingin harus kembali menangis karena dia

~**~

Merasa tubuhku tidak separah tadi, aku mulai bangun dari tempat tidurku.

Kusingkirkan kompresan yang masih berada didahiku, lalu mendudukkan tubuhku dan menyingkirkan selimutku.

Yesung sedang keluar mencari makan siang, dia seharusnya tidak perlu seperti itu, karena aku justru berniat membuat bubur saja, kadang aku merasa sangat mual melihat makanan. Mungkin sup dan bubur saja yang membuatku bertahan tidak muntah saat makan.

Setelah keluar dari kamarku, aku langsung berjalan menuju dapur, mungkin memang badanku masih terasa seperti melayang, tapi aku cukup yakin bisa membuat bubur. Kusiapkan bahan-bahan yang kuperlukan dan mulai membuatnya, ya walaupun sedikit lambat.

~**~

”Aku sudah sengaja keluar membeli makanan kenapa kau malah memakan bubur ?” tanya Yesung saat melihatku sedang meniup bubur yang baru saja matang .

” Aku selalu ingin muntah jika tidak makan bubur atau sup, bau makanannya terlalu menyengat menurutku “ elakku .

“Jadi aku yang makan ini sendiri ?” tanyanya .

”Maaf..” balasku singkat dan mulai memasukkan bubur yang sudah tidak begitu panas lagi kedalam mulutku.

“Kuberi sisanya saja pada kkoming mungkin dia mau “ ucap Yesung . “Oh iya, kau benar sudah tidak apa-apa ?” tanyanya .

Aku mengangguk singkat tanpa menatapnya berpura-pura sibuk meniup buburku buburku .

”Benar tidak mau kedokter ?” tanyanya lagi .

”Aniyo..” jawabku .

“Ga Rim~ah ?” panggil Yesung dan membuatku mau tak mau harus menatapnya .

“Sekali lagi maafkan aku “ ucapnya pelan . Aku meletakkan sendokku perlahan dan menghembuskan nafas pelan, tidak mungkin juga aku tidak memaafkannya kan?  .

“ Aku tidak apa-apa , tidak usah merasa tidak enak seperti itu kepadaku, aku tahu karena aku sakit ini, kau mengkhawatirkan janinku, tapi tenang saja, aku juga ibu dari anak ini. Aku akan menjaganya “ ucapku lalu tanpa menatapnya lagi langsung melanjutkan makanku.

Aku yakin, tadi Yesung sempat membuka mulutnya sepertinya akan memberi tanggapan terhadap kalimatku, namun entah kenapa dia mengurungkannya dan memilih mengunci mulutnya dan menatapku dalam diam. Aku semakin tenggelam menghabiskan buburku, dan aku mulai merasakan suasana sedikit canggung diantara kami.

~**~

Setelah 2 hari lewat sejak aku sakit, aku mulai merasakan perubahan dari Yesung. Mungkin belum banyak, tapi yang terlihat jelas adalah secara terang-terangan dia menyuruhku untuk pulang bersamanya. Aku tidak menyangka dia mau menungguiku didalam kantor Soo Hwa eonni , menungguku mengerjakan pekerjaan terakhirku untuk hari ini, padahal aku tahu dia baru pulang sehabis tampil disebuah acara bersama Super Junior.

Aku menatap Yesung yang tertidur disofa santai didalam kantor ini.Dia pasti benar-benar lelah, aku sangat tahu seperti apa jadwal Super Junior yang begitu padat .

Melihat wajahnya yang terlihat sangat polos saat tidur mambuatku tidak bisa menahan senyumku.Tidak akan ada yang menyangka jika umurnya sudah tua seperti itu. Aku perlahan berjalan mendekatinya lalu duduk dipinggir meja yang terletak didepan sofa, posisinya yang berselonjor disofa itu hampir memenuhi sofa itu dengan kaki panjangnya.

Yesung terlihat sangat lelap dalam tidurnya. Tanpa sadar aku mulai menggerakkan sebelah tanganku dan dengan hati-hati menyingkirkan rambutnya yang sedikit menutupi matanya.

Hufft~~ Untung saja dia tidak terbangun , kini aku tidak bisa menahan gerakan tanganku lagi, secara hati-hati dan sangat pelan, aku menyentuh bulu mata Yesung yang tipis itu dan memainkannya sebentar.Matanya sedikit berkedut-kedut tidak tenang, namun tetap tertidur .

Aku menahan tawaku melihatnya yang sepertinya sangat terganggu . Kembali tanganku berbuat iseng padanya, sekarang jari-jariku menyentuh hidungnya lalu menarik lebih kebawah sampai menyentuh bibirnya . Namun tiba-tiba handphone Yesung yang terletak disaku jasnya berbunyi nyaring, aku sontak bangun dari dudukku merasa sangat panik dan berjalan cepat-cepat menuju mejaku .

Aku tahu Yesung bangun karena saat suara ponselnya berdering dia langsung menggeliat. Ya Tuhan jangan sampai ia tahu atas apa yang kulakukan!!

“Untungnya sudah selesai ! “ ucapku keras berusaha meyakinkan jika pekerjaanku memang sudah benar-benar selesai.

”Yoboseyo ?” ucap Yesung mengangkat telponnya .Aku terdiam ditempatku membelakangi Yesung namun tetap mendengarkannya . Yesung terdiam lalu mulai membuka suaranya.

“ Yoona ?” ucapnya .

DEG ! Yoona lagi ? Apa lagi yang akan dimintanya dari Yesung .Yesung terdiam yang sepertinya sedang mendengarkan Yoona yang berbicara diujung telponnya .

“ Maafkan aku Yoona~ya. Aku tidak bisa “ ucap Yesung pelan .

Yesung kembali terdiam.

“Aku benar-benar minta maaf”.

“………”.

“ Ne..” . Kudengar bunyi bip pelan yang menandakan Yesung telah mematikan ponselnya.

“Kau sudah selesai ?” tanya Yesung kepadaku .

“Ne..ne..aku sudah selesai , tunggu , aku akan mematikan komputernya dulu “ ucapku sedikit tergagap tanpa menatapnya . Aishhh~~ kenapa aku jadi gugup seperti ini.Aku mematikan komputerku lalu mulai mengambil jaket dan meraih tasku .

“ Ayo pulang “ ajakku memimpin langkah diantara kami.

~**~

AUTHOR’s POV

Yoona menatap sedikit tidak percaya kearah layar ponselnya. Dia tidak menyangka jika Yesung menolak permintaannya untuk bertemu . Yoona cukup yakin jika Yesung masih ada digedung SM karena sempat melihat para member SUJU tiba digedung SM .

Tapi kenapa tidak bisa bertemu ? Walau merasa sedikit aneh, Yoona akhirnya memasukkan ponselnya kedalam tasnya dan mulai menyusul Taeyeon dan Jessica yang sedang menunggunya .

”Ayo kita pulang eonni “ ucap Yoona memberi tahu dua gadis itu.Mereka bertiga berjalan menuju mobil mereka yang terletak ditempat parkir . Mereka harus segera pulang kedorm karena besok masih ada acara yang harus mereka hadiri.

Saat ketiganya sudah berada didalam mobil, Taeyeon yang siap menjalankan mobilnya langsung mengerem mobilnya secara mendadak .

”Ada apa Taeng~ah ?” tanya Jessica sedikit kaget .

“Lihat itu ! “ ujar Taeyeon sambil menunjuk keluar mobil dengan dagunya.

Yoona dan Jessica langsung mengikuti arah kemana dagu Taeyeon dan sama seperti Taeyeon yang terkejut, kini Yoona dan Jessica pun menunjukkan ekspresi keterkejutan yang sama.

Mereka bisa melihat Yesung yang baru saja membukakan pintu mobil kepada seorang wanita yang sedikit familiar dimata mereka, kemudian Yesung menyusul masuk kedalam mobil.

“Siapa dia ?” celetuk Jessica yang masih menatap mobil Yesung yang sekarang sudah mulai meninggalkan wilayah parkiran ini.

Yoona yang masih terkejut seolah tidak percaya dengan yang dilihatnya . Yesung bersama wanita ? Malam-malam seperti ini? Apa karena hal itu dia menolak untuk bertemu dengannya.

“Aku merasa familiar dengan wanita itu “ ujar Taeyeon sambil mengingat-ingat.

”Ah..aku ingat “ lanjut Taeyeon tersenyum .

“Han Ga Rim ! Mantan asisten kita ! Iya , aku yakin itu dia ! “ ujar Taeyeon kelewat  bersemangat .Jessica langsung menutup mulutnya dengan sebelah tangannya.

“Apa jangan-jangan Yesung dan wanita itu…?” .

“ Tidak mungkin ! “jawab Yoona cepat membuat Taeyeon dan Jessica menoleh kebelakang untuk menatapnya .

”Dari mana kau tahu ?” tanya Taeyeon . Yoona memang belum memberi tahu jika Yesung sempat menyatakan perasaannya kepadanya karena pada saat itu dia masih menyukai Siwon, tetapi beberapa hari ini, Yoona mulai merasakan perhatian Yesung yang terlihat sangat sungguh-sungguh padanya, dan dia mulai bisa merespect sikap Yesung tersebut.

“Tidak mungkin jika Yesung oppa menjalin hubungan dengan gadis itu “ jawab Yoona berusaha meyakinkan Taeyeon dan Jessica, tapi lebih tepat lagi, dia mencoba meyakinkan dirinya sendiri.

Jessica mengedikkan bahunya kecil . “Entahlah~~ kita tidak tahu juga kan ? “ timpal Jessica.

“Apa karena hal ini, makanya Soo Hwa eonni menariknya untuk dijadikan asisten Super Jonior ?” tebak Taeyeon .

”Kubilang itu tidak mungkin eonni .Yesung oppa tidak menyukai gadis itu ! “ ucap Yoona sedikit menaikkan nada suaranya .

”Kenapa bicara keras sekali “ tegur Jessica membuat Yoona tersadar.

Akhirnya tidak ingin menimbulkan rasa curiga dari kedua eonninya itu, Yoona mengunci mulutnya dan berusaha tidak menanggapi saat Taeyeon dan Jessica mulai menyimpulkan hipotesis-hipotesis mereka tentang hubungan Yesung dan Ga Rim.

~**~

Han Ga Rim’s POV

Aku menatap diriku didepan kaca kamarku.Usia kandunganku saat ini telah menginjak 1 bulan lebih. Belum begitu menunjukkan perubahan yang signifikan sepertinya, karena semua pakaian yang aku pakai masih belum membuatku terlihat seperti orang hamil, mungkin karena tubuhku yang kurus jugalah yang membantuku menyembunyikan kehamilanku.

Yesung sudah memberitahu kedua orang tuanya jika aku sudah hamil, tapi dia mengatakan bahwa janinku baru berusia 2 mingggu. Yah~~bisa kalian tebak reaksi mereka seperti apa? Kemarin baru saja ibu mertuaku mengirimiku satu kotak minuman atau lebih tepatnya ramuan untuk ibu hamil. Mungkin obat untuk menjaga kandungan agar lebih kuat, karena justru usia-usia seperti ini sangat rentang akan keguguran *sok tahu*.

Mungkin saat usia kandunganku menginjak 4 atau 5 bulan, aku akan mengganti gaya pakaianku.Sepertinya baju model babydoll akan sangat cocok menutupi perut yang mulai membuncit. Hufftt~~ benar-benar seperti orang hamil saja (?). Kini aku mengambil tasku lalu mulai keluar dari kamarku.Berangkat kekantor bersama suami benar-benar menyenangkan dan membuat semangat ku lebih meningkat \>,,</

~**~

”Kau tidak bisa ikut ke New York Han Ga Rim ” ujar Soo Hwa eonni sekilas kepadaku didalam kantornya.Aku langsung berhenti mengetik dan menatapnya dengan memajukan mulutku.

“Eonni, aku juga kan asisten Super Junior ! Kenapa aku yang tidak ikut.  Bahkan Lee Young Dae (atlet kaleee) saja yang tugasnya hanya membawa aksesoris Leeteuk oppa selalu ikut kemanapun Super Junior konser ! Kenapa aku tidak ?” protesku langsung kepadanya.

“Bukan begitu Ga Rim~ah ! Aku juga sudah berniat mengajakmu untuk ikut menemani kami ke New York dalam SM Town ini, tapi…” ucap Soo Hwa eonni agak ragu untuk melanjutkan kalimatnya .

“Tapi apa..?” tanyaku tak sabar .

“Yesung melarangmu untuk ikut “ jawabnya pelan .

Aku hampir meledak mendengarnya . Yesung sendiri yang menyuruh Soo Hwa eonni untuk membiarkanku tidak ikut??  Apa dia berharap aku mendekam di Korea dengan perut ini. Sebenarnya apa maksud namja itu ?!

Atau jangan-jangan dia tidak ingin aku ikut, sehingga dia bisa kapan saja berdekatan ria bersama Yoona. Dasar, yang namanya buaya mana pernah bisa berubah menjadi anjing yang setia.

“Aku akan bicara dengannya ! “ ucapku kesal dan langsung berdiri dari kursiku .

Aku mengepalkan tanganku kuat agar bisa menahan emosiku . Bisa-bisanya dia sejahat itu, kalau menurut prosedur aku dibolehkan untuk ikut ke Paris, dan karena keputusan konyolnya itu jangan sampai aku tidak bisa melihat seperti apa New York itu !!

Aku tahu sekarang Yesung dan member lainnya sedang ada diruang latihan dance mereka karena mereka akan tampil diacara sebuah penghargaan tapi aku tidak tahu itu apa, lupa ! *plakkk

Kini aku sampai didepan ruang latihan Super Junior, langsung saja aku mendorong engselnya lalu masuk kedalam ruangan ini yang hampir dipenuhi dengan kaca didindingnya. Aku bisa melihat mereka sedang latihan dance Bonamana versi terbaru(?) .

Sepertinya beberapa dari mereka sepertinya sadar dengan kehadiaranku , namun tetap melanjutkan latihan mereka.

Aku menunggu mereka sampai mereka selesai ,sambil memperhatikan setiap gerakan member .Memang tidak salah jika Eunhyuk menjadi lead dance, gerakannya benar-benar luwes, aku saja tidak akan bisa meliuk-liukkan badanku sepertinya. Tapi menurutku yang paling hebat adalah Shindong. Bisa-bisanya dengan tubuh seperti itu dia bisa menari jauh lebih baik dari Yesung .Cckckk~~.

Akhirnya mereka selesai juga. Dengan bersemangat yang sedikit berlebih Eunhyuk mematikan musik lalu berjalan kearahku cepat sambil tersenyum lebar, aku tidak tahan melihat gusinya yang seksi itu *plakkk.

“Ah..Ga Rim~ah ! Apakah kau kesini untuk mencari suamimu ?” tanya eunhyuk tersenyum lebar yang aku yakin jika giginya terkena lampu kamera akan balas memantulkan cahaya.

“Ne oppa” ucapku pelan dan langsung melenggangkan kepalaku mencari posisi Yesung berada .

“Aigooo~~ Ga Rim~ah ! Kau benar-benar istri yang sangat perhatian, melihat Yesung~hyung selesai latihan dance dan memberikan semangat padanya untuk bersemangat berlatih “ kini Ryeowook yang berbicara kepadaku.

“Bukan seperti itu, tapi ada yang ingin kutanyakan padanya oppa “ ucapku .

“Ada apa mencariku ?” tanya Yesung yang tiba-tiba datang menghampiri kami.

“Urusan rumah tangga selesaikan dirumah ya ! “ teriak Shindong kuat membuat semua member yang ada diruangan ini tertawa. Aishh~~ucapan Shindong itu membuatku sangat malu, kalau dia tidak memilik wajah layaknya seseorang tanpa dosa, sudah kubuat kurus tubuhnya itu.

“Abaikan mereka, kita bicara diluar saja “ ucap Yesung hendak berjalan keluar dari ruangan ini .

”Aniiya !! Kita bicara disini saja ! “ tanggapku ketus.

Aku yakin semua orang disini memandangku yang berbicara dengan nada yang sedikit tinggi tadi.

“Sepertinya bakal seru ..” aku  mendengar Kyuhyun yang berbicara , kuabaikan ucapan magnae kurang ajar itu dan terus menatap kesal kearah Yesung dibalas tatapan bingung olehnya.

~**~

”Kenapa kau melarangku ikut ke New York ? ”tanyaku gusar .

“Kau bertanya karena hal itu ?” tanya Yesung sedikit tak percaya dan tertawa meremehkan .

“NE ! Memangnya kenapa jika aku ikut ? Kenapa kau melarangku seenaknya ?” .

” Apa perlu kujawab, bahkan mereka semua ..” Yesung menatap teman-temannya lalu kembali menatapku “ tahu jawaban atas pertanyaanmu “.

Aku kini berbalik menghadap kearah 8 member yang balas menatapku .

“Apa alasan yang tepat aku tidak boleh ikut ? “ tanyaku kesal . Mereka semua terdiam dan terlihat bingung.

Aku bisa melihat Eunhyuk, Ryeowook,Shindong dan Donghae yang kompak menutup mulut mereka, Sungmin dan Siwon menatapku seolah prihatin terhadapku, lalu Kyuhyun menatapku sambil tersenyum sinis, seolah mengatakan –dasar lambat- .

Sedangkan yang tampak berniat menjawab pertanyaanku hanya Leeteuk .

”Ehm..Ga Rim~ah ! Kupikir itu demi menjaga kandunganmu .Wanita hamil akan sangat berbahaya jika naik pesawat terbang karena akan menyebabkan gangguan berat pada kandungannya . Aku yakin Yesung tidak ingin ada apa-apa dengan janinmu yang masih muda itu” jelas Leeteuk.

Aku menatap sang leader ini gusar “ Tapi aku yakin tidak akan apa-apa Oppa ! Aku benar-benar ingin ikut “ melasku sengsara .

“Tidak bisa ! “potong Yesung cepat  membuatku kembali menatapnya kesal.

“ Tapi..” .

“ Kau tidak ikut ! “ ucapnya datar namun tetap tegas .

“Ehm..Ga Rim~ah, mungkin Yesung~hyung….” kini Eunhyuk yang mulai berbicara, namun dengan cepat aku meliriknya sadis seolah mengancamnya jika ia lebih membela Yesung .

“Mungkin..Yesung~hyung, dia…..YA !! Hyung ! Kenapa kau tidak mengajak istrimu ini ! “ ucap Eunhyuk berubah haluan karena menyadari tatapanku yang siap untuk kapan saja memangsanya.

“Kau diam saja Lee Hyuk Jae ..” tukas Yesung

“ Kenapa kau ingin sekali ikut Ga Rim~ssi ?” tanya Siwon akhirnya.

Aku sangat bersyukur dia menanyakannya, setidaknya mereka harus tahu keinginanku

“ Oppa..” ucapku memulai dengan nada yang melunak, aku sempat melihat Eunhyuk yang mencibirku karena ekspresiku yang berubah 180 derajat saat berbicara dengan Siwon.

“Aku sama sekali belum pernah keluar negri, aku sangat bersemangat untuk perjalanan ini ,apa lagi New York “ jawabku polos.

Dan reaksi yang kuterima adalah.

“WAHAHAHAHAHHA …! “ tanpa terkecuali semua member yang ada diruangan ini tertawa, bahkan Siwon pun mentertawakanku .

Dan yang paling membuatku merasa terhina adalah tawa Eunhyuk dan Kyuhyun yang sambil menunjuk-nunjuk kearahku layaknya anak kecil yang tertawa melihat acara topeng monyet pinggir jalan.

Hanya Yesung yang menggaruk-garuk belakang kepalanya seolah malu atas ucapanku .

”Alasan macam apa itu ? “ tawa Kyuhyun lagi lalu menyibakkan rambutnya (?) .Mukaku pasti sudah merah saat ini, semuanya menertawakanku seolah aku lelucon yang sangat lucu bagi mereka. Aku hampir meledak marah kesemua member Super Junior ini ,ingin sekali berteriak kearah mereka , tapi semua itu tertahan saat aku bisa mendengar derit pintu yang terbuka dari ruangan latihan dance ini.

Kami semua serempak menatap kearah pintu, dan bisa melihat Yoona dan Seohyun yang berdiri disana .

“Annyeong ! “ sapa Yoona ceria.

Aku tidak bisa menahan mataku yang membulat saat Yoona yang tersenyum manis yang khusus ditujukannya pada Yesung.

“Aku mencarimu Oppa “ ucap Yoona sambil mendekat kearah Yesung .

HENING !!!. Hanya itu yang kurasakan dari ruangan ini.

~**~

Aku hanya bisa menatap kecewa saat Yoona dengan lancarnya menarik tangan Yesung lalu berjalan keluar dari ruangan latihan dance ini, disusul oleh Seohyun yang berjalan kalem dibelakang mereka berdua.

Dan yang semakin membuatku merasa tidak suka adalah Yesung tidak menolak sama sekali dan seolah pasrah mengikuti kemana Yoona membawanya. Yesung sempat menoleh kebalakang untuk menatapku, namun percuma saja dia menatapku dengan tatapan seperti itu, toh dia tidak menghempaskan tangan Yoona untuk menolak ajakan Yoona untuk berbicara, beda denganku jika mengajaknya untuk sarapan, dengan gampangnya dia menolak,seolah khawatir jika aku sudah membubuhkan racun untuk sarapannya.

Aku hanya bisa mematung ditempatku menatap kepergian mereka, kusadari Eunhyuk dan Ryeowook berusaha berbicara namun kembali mengurungkan niatnya karena menyadari ekspresiku yang mendingin karena ini.

“ Ga Rim~ah..Yesung dia…aku tahu, dia memang begitu dekat dengan Yoona, mereka seperti kakak dan adik. Jadi kau jangan salah paham ya..“ ucap Leeteuk yang berjalan mendekatiku .

“Aku justru berfikir dia menyukai Yesung~hyung .” celetuk Kyuhyun santai .Aku terasa semakin mata rasa saat ini.Kukepalkan tanganku kuat-kuat berharap bisa menahan emosiku yang terasa akan meledak . Meledak ? Untuk apa ?!

“Tutup mulutmu Kyuhyunnie~~ “ desis Sungmin yang kini juga mendekat kearahku .

Aku melirik sekilas kearah Siwon yang ternyata terlihat santai memainkan handphonenya seolah tidak terpengaruh, padahal aku tahu jika Yoona menyukainya. Apakah Yoona sudah menyerah dan sekarang justru berbalik menyukai Yesung ?

“Ga Rim~ah, Yoona itu gadis baik. Dia memang selalu bersikap baik kepada kami semua.Dan Yesung juga memang selalu seperti itu, mereka dekat sudah sejak lama. Tapi tidak pernah ada hubungan yang spesial diantara mereka “ ujar Sungmin mencoba mendinginkanku.

Namun seperti apapun penjelasan mereka, aku tetap tidak suka melihat saat Yoona dengan santainya menggandeng tangan Yesung dan menariknya keluar, padahal aku yakin dia menyadari posisiku yang sedang berbicara dengan Yesung. Aku berani bersumpah dia melirikku sedikit terkejut melihat posisiku yang sangat dekat dengan Yesung.Dan semua member disini apa tahu jika Yesung sudah menyatakan perasaannya kepada Yoona namun ditolaknya.  Sekarang, aku mulai berfikir, jika Yoona memang mulai menyukai Yesung .Kenapa jadi seperti ini sih !!

~**~

AUTHOR’s POV

“Kita bicara disini saja oppa .” ucap Yoona ceria, sekarang ia dan Yesung sedang berada disudut gedung dilantai lima, yang tepat bersebelahan dengan ruangan dance Super Junior .

“Seohyun kemana ? “ tanya Yesung menggerakkan kepalanya berusaha mencari Seohyun.

“Entahlah, aku tadi hanya minta ditemani saja. Mungkin dia sudah kembali keruang dance lagi “ jawab Yoona.

Yesung sedikit salah tingkah saat Yoona menatapnya sambil tersenyum .

“Ada apa mencariku ?” tanyanya berusaha bersikap biasa saja .

” Sebenarnya aku malu juga menanyakan ini “ ucap Yoona mencoba tertawa , dia terlihat sangat manis saat ini dimata Yesung, tawanya yang memancarkan ketulusan seseorang jika melihatnya

“Ada apa ?” tanya Yesung lagi.

“ Ehm..waktu itu, waktu aku mengajakmu bertemu ,dan kau bilang tidak bisa, sebenarnya apa alasanmu ?” tanya Yoona sedikit penasatan namun tetap tidak menghilangkan senyumnya .

“Oh itu..aku..sebenarnya waktu itu..” Yesung sedikit merasa kesulitan menjawab pertanyaan Yoona, tidak mungkin dia mengaku pada gadis itu dia harus menemani istrinya dan pulang bersamanya

“Aku melihatmu bersama Han Ga Rim, dia masuk kedalam mobilmu juga, kalian kemana ? Apa hubunganmu dengannya oppa ?” tanya Yoona lagi yang sukses membuat Yesung semakin bingung menjawabnya

“Oh dia..sebenarnya kami..”

Yesung sedikit gugup menjelaskan hal ini kepada Yoona, dia sedikit merasa jika Yoona penasaran dengan hubungannya dengan Ga Rim, tampak jelas dari ekspresi gadis itu

“Apa aku terlalu ingin banyak tahu Oppa? Jika kau tidak mau menjawabnya aku tidak apa-apa  “ lanjut gadis itu sambil tersenyum pasrah, melihat senyum Yoona yang seperti itu, Yesung benar-benar tidak tega untuk tidak menjawab pertanyaannya .

“Yoona~ya . Han Ga Rim adalah asisten khususku. Kau tahu kan, jika setiap member Super Junior punya asisten khusus, dan dia adalah asistenku “ jelas Yesung .

Yoona yang tadi sempat terdiam, sontak merubah ekspresi wajahnya,  senyumnya mulai sedikit melebar menampilkan gigi-giginya yang berderet rapi .

Yesung sedikit merasa kalau Yoona tadi tidak memandangnya, namun saat ini, sudah kembali memandangnya dan memajang senyum yang sangat manis diwajah polosnya itu.

“Oh, jadi hanya asistenmu saja ya? Aku hanya merasa kau perhatian sekali padanya waktu itu. Mungkin hanya perasaanku saja “ ucap Yoona.

Yesung hanya bisa membalas tersenyum canggung ucapan Yoona itu.

“Oh iya oppa ?” .

“Ne.. ?”.

“Kau…ehm..kau masih menyukaiku kan ?” tanya Yoona membuat Yesung benar-benar terhenyak saat ini .

”Aku..itu…” .

“ Aku hanya merasa aku mulai menyukaimu “ ucap Yoona pelan

“ Ya sudah, aku harus latihan lagi, aku duluan ya oppa “ lanjut Yoona lalu berlalu dengan santai melewati Yesung yang masih mencoba mencerna ucapan Yoona baik-baik.

~**~

Han Ga Rim’s POV

Aku benar-benar tidak percaya dengan yang kudengar barusan.Aku tidak sengaja melihat mereka saat keluar dari ruangan latihan dance, mereka berada tepat disudut gedung yang memang disana ada jendela kaca yang bisa melihat pemandangan kota Seoul dari atas.

Aku kira mereka tidak menyadari kehadiranku, namun saat aku menoleh, tepat saat itu tatapanku bertemu dengan Yoona yang memang posisinya menghadapku, atau lebih tepatnya menghadap Yesung namun kearahku (?).

Sedangkan Yesung posisinya adalah membelakangiku. Sungguh aku tidak ada maksud mendengarkan pembicaraan mereka, namun saat aku mendengar Yoona menyebutkan namaku, sontak aku menghentikan langkahku dan menoleh kearahnya.

Aku sangat yakin Yoona menyadari jika aku mendengar dan melihat mereka, namun dengan jelas dia melirikku sambil berkata

“Oh jadi hanya asistenmu saja ~~ “ dan langsung tersenyum kearah Yesung, aku tidak tahu apa maksud gadis itu , tapi yang jelas bagiku adalah dia tersenyum puas.

Dan yang lebih membuatku merasa sakit hati adalah ucapan Yesung jika aku tidak lebih dari asisten pribadinya. Sekali lagi, namja itu menjatuhkanku, menghempaskanku begitu saja setelah ia mencoba meyakinkanku untuk terus berdiri dibelakangnya .Rasa sesak seketika langsung menyerang dadaku, aku benci rasa sesak ini .

Aku sudah sangat muak kenapa mataku harus terasa sangat panas. Sekuat tenaga kutahan air mataku agar tidak jatuh untuk lelaki bodoh seperti dia, aku tidak akan menangis untuknya, tidak boleh !!

Tapi…apa kau bisa Han Ga Rim??

~**~

Yesung memandangku aneh , saat semalaman dan sampai besok pagi juga aku tidak bicara sedikitpun padanya. Bahkan saat ini, saat kami sedang sarapan bersama dimeja makan menjelang keberangkatannya ke New York untuk SM Town, aku masih bertahan mengunci mulutku.Selesai menghabiskan supku, aku langsung beranjak dan menaruh piring kotorku ketempat bak cuci piring dan tidak menanggapi ucapannya saat dia bertanya “Kau sudah selesai ?”.

Kini aku berjalan kebelakang rumahku menuju kolam ikan yang aku yakin bisa sedikit menenangkan perasaanku yang kacau balau karena namja bodoh itu. Kecelupkan kakiku kedalam kolam itu dan membiarkan beberapa ikan mengelilingi kakiku .

Benar-benar terasa nyaman saat air dingin dari kolam ini menyentuh kulitku.Yah ~~ aku memang sedang dalam rangka “mengambek pada Yesung” .

Selain karena dia masih tetap tidak mengijinkanku ikut ke New York , tapi karena ucapannya tentangku yang aku hanyalah sebagai asisten pribadi saja baginya. Yah,mana mungkin dia mau mengakui statusku didepan yeoja yang disukainya itu.Bahkan kalau perlu , jika aku sudah melahirkan nanti, dia pasti akan langsung membuatkanku surat cerai, dan dengan gembira ria melamar pujaan hatinya yang ia cintai bertahun-tahun itu.

“Sedang apa kau disini ?” tanya Yesung tiba-tiba. Malas melirik dan menjawab pertanyaannya, aku justru mengeluarkan ipodku lalu memasang headset yang selalu kubawa, dan mulai memasangkannya ditelingaku mencoba menikmati musik yang kudengar dari ipod kesayanganku ini.

Aku berlagak sok asik mendengarkan musik ini, padahal perasaanku sendiri sangat galau menjelang kepergiannya yang berhari-hari itu.

“Ga Rim~ah ! Aku mau pergi “ ujar Yesung, namun aku tetap bertahan berpura-pura tidak mendengar ucapannya .

“Aishh~~ perempuan ini ! “ desis Yesung

“Hei ! Kau ini kenapa ? dari kemarin masih saja bersikap cuek seperti ini !” ocehnya .

Aku tetap memasang kuping besi dihadapannya dan dengan beraninya menggerakkan kakiku membuat sedikit cipratan air yang berasal dari kolam air ini.

“Hei !! Aku sudah mau pergi !” lanjut Yesung keras . Lalu dengan mudahnya dia mencabut headsetku dan merampasnya bersama ipodku.

“Apa yang kau lakukan ?” ucapku kesal dan mulai berdiri menghadapnya.

Yesung terlihat puas melihatku yang sudah mulai menanggapinya .

” Hargai lawan bicaramu jika sedang berbicara “ ucapnya santai .

”Chh~~ siapa yang bicara dengan siapa ? Aku tidak mau bicara denganmu sampai kapanpun! “ ucapku ketus dan langsung meninggalkannya.

Akan kubuat dia menyesal tidak mengajakku ke New York. Kudengar derap langkah kaki Yesung yang masih mengikutiku dari belakang.

“Kau marah karena aku tidak mengijinkanmu pergi ? Kau marah karena hal kecil itu ? Ckckk~~ benar-benar seperti anak kecil saja” ucapnya mencoba memancing emosiku.

Namun aku tetap berjalan menuju ruang TV dan langsung duduk disofa .

“ Ayolah~~aku akan membawakanmu miniature patung liberty sebagai pengganti keinginan jalan-jalanmu itu, lagi pula ini juga demi kebaikanmu dan kesahatan janinmu Ga Rim~ah “ ucapnya .

Aku mencoba memfokuskan diriku menonton acara di TV, aku yakin acara ini adalah acara komedi yang dijamin siapapun yang menontonnya pasti akan ketawa sampai sakit perut, namun yang kurasakan justru perasaan semakin kesal saat dengan santainya Yesung mengatakan “kau itu masih terlalu amatiran jika pergi ke New York, jangan menyusahkan dirimu sendiri, aku kan tidak mungkin bisa mengurusimu disana. Jadi kau tetap disini adalah yang terbaik “ ucapnya tersenyum tanpa rasa berdosa sama sekali

Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi dengan namja ini, aku meliriknya dengan tatapan tersinggung dan mulai berdiri lalu menatapnya jauh lebih tajam .

“ Aku benar-benar membencimu ! “ desisku sambil berusaha menahan tangisku .

”Hei ! Aku hanya bercanda ! Kau menangis ?” tanya Yesung yang sedikit terkejut melihat reaksiku yang tidak diduga olehnya .

Aku langsung mengalihkan wajahku darinya dan dengan cepat menghapus air mata yang secara tiba-tiba turun membasahi pipiku.

”Ga Rim~ah ! Semua yang kukatakan tidak sungguh-sungguh ! Kau menangis karena aku mengatakan itu semua. Jujur, aku hanya bercanda “ jelas Yesung mulai panik melihat air mataku yang semakin tidak mau berhenti.

Aku tidak tahu kenapa aku bisa merasa sangat sakit didadaku saat ini.Aku tidak tahan melihatnya akan pergi dan disana ada wanita yang ia sukai. Tentu saja, sedetikpun dia tidak akan mengingatku ketika sudah ada disana.Itu juga yang membuatku merasa sangat kecewa.

“Aku mau pergi , jangan menangis seperti ini. “ ucapnya pelan .Aku bisa merasakan nada bersalah dari ucapannya .

“ Pergi saja kalau begitu !” balasku ketus dan langsung beranjak menuju kamarku. Aku tidak berniat sama sekali untuk mengantarkan kepergiannya layaknya seorang istri yang mengantarkan suaminya yang pergi jauh mencari uang. Pergi saja sana dan jangan kembali lagi.

“Hei ! Han Ga Rim ! “ panggil Yesung kuat, namun tidak ada hasratku sedikitpun untuk menoleh kebelakang untuk melihatnya.

~**~

Akhirnya aku hanya bisa menyesal saat ini.Mungkin Yesung dan yang lainnya mungkin masih dalam perjalanan mereka menuju New York bersama artis-artis SM lainnya . Dari tadi aku sama sekali tidak mengaktifkan ponselku, biar dia puas sekalian dan tidak perlu repot-repot lagi menelponku.Setelah menghabiskan semangkuk nasi yang kucampur dengan sup kimchi sederhana, akhirnya aku memutuskan untuk mencari kabar tentang SM Town di New York lewat internet.

Aku duduk didepan komputerku lalu mulai membuka fanpage-fanpage atau blog-blog penggemar mereka. Aku melihat beberapa foto-foto mereka dibandara, dan benar saja. Aku merasa ekpresi wajah Yesung terlihat bahagia sekali bisa pergi ke New York tanpa ada beban meninggalkan istrinya yang sedang hamil.

Merasa sangat muak melihat foto-foto itu, tidak memikirkan computer ini akan rusak, langsung kumatikan secara asal dan langsung pergi kekamarku . Ya~~ bersenang-senanglah dia disana,biarkan aku mati mendekam disini.

~**~

Aku tidak tahu jika rasa rindu itu begitu menyiksa. Aku mengatakan hal ini bukan karena aku tidak pernah merasakan rasa rindu. Aku pernah merasakannya bahkan sering saat aku mengingat kedua orang tuaku. Namun ini berbeda, aku tahu kenyataannya jika kedua orang tuaku memang sudah pergi untuk slama-lamanya dan tidak akan mungkin kembali lagi.

Sedangkan rasa rinduku terhadap mereka tak lebih dari rasa sayang yang harus tetap ada meskipun mereka sudah tidak ada didunia ini. Namun untuk kali ini kasusnya berbeda, aku merindukan seorang namja untuk pertama kalinya dalam hidupku. Aku tidak pernah menyangka jika rasa rindu seperti ini benar-benar mampu membuat dadaku sakit.Yang kita ingat hanya dirinya, apa yang dia kerjakan sekarang? Apa dia sudah makan ? Apa dia mengingatku ? Bagaimana keadaanya sekarang ?

Aku hampir dibuat mati penasaran karena ini. Aku seolah sedang kecanduan sesuatu namun tidak bisa kupenuhi untuk memuaskan sakauku. Sampai saat ini, aku ingin sekali menghubunginya dan menanyakan kabarnya. Namun gengsiku masih terlalu tinggi, bahkan setelah aku mengaktifkan kembali ponselku dia masih belum menghubungiku.

Justru Soo Hwa eonni, Leeteuk dan Sungmin yang menghubungiku untuk menanyakan keadaanku. Sedangkan suamiku sendiri ? Apa yang dilakukannya ? Mereka memang bilang jika Yesung sangat ingin menelponku, namun dia mengatakan ragu jika aku akan mengangkat telponnya.

Apakah dia justru berharap aku yang menelponnya.Bahkan aku dibuat kaget saat menerima telpon dari Minho yang secara terang-terangan ingin segera bertemu denganku jika dia pulang dari Paris nanti. Tapi itu percuma saja ! Bukan seorang Minho yang saat ini ingin kedengar suaranya. Tapi laki-laki bodoh yang sudah membuatku jadi lebih bodoh seperti ini. Membuatku lupa jika kami menikah bukan atas dasar cinta, tapi karena kecelakaan. Dan sekarang,aku justru berharap pernikahan ini real. Yang benar saja ! Setan saja mungkin akan menertawaiku karena angan-anganku ini.

Apa aku salah ??

~**~

Drrrrrtttt…Drrrtttt…

Kuraba ranjangku dan mencoba mencari ponselku yang kuletakkan dibawah bantalku dengan masih memejamkan kedua mataku.Berhasil menemukannya , tanpa melihat siapa yang menelponku aku langsung mengangkatnya .

”Yoboseyo ?” jawabku lemah karena aku yang masih mengantuk .

”Ga Rim~ah ! Buka pintunya ! Sampai kapan kau mau tidur seperti orang mati seperti itu ! “

Mataku sontak melebar begitu mengenali suara yang menelponku.Kutatap layar ponselku dan melihat nama ’YESUNG’ sebagai sipenelponku.

“Hei !! Han Ga Rim !! Kau sudah bangun kan ?” ucap Yesung keras disebrang telponku.

Aku baru ingat jika hari ini mereka pulang setelah 4 hari disana. Kulirik jam didindingku dan langsung terduduk begitu melihat waktu yang sudah menunjukkan pukul 12 siang lewat .Astaga ! Aku tidur berapa lama ??

“Han Ga Rim ! Cepat buka pintunya ! “ teriak Yesung.

“Nde..?” tanyaku bingung .

”Aku sudah setengah jam menunggumu diluar sini ,dan menelponmu berkali-kali namun baru sekarang kau mengangkatnya. Aku ingin masuk! “ pekik Yesung kesal karena keterlambatanku .

Ya Tuhan ! Jadi dia benar-benar sudah pulang ? Aku melemparkan begitu saja ponselku diatas ranjang dan langsung melompat dari tempat tidurku lalu berlari keluar dari kamar ini.Benarkah dia sudah pulang ? Dan sebentar lagi aku akan melihat wajahnya ?

~**~

Kubuka secara hati-hati dan dengan jantung yang sedikit berdebar,pintu depan rumah Yesung ini.Ya Tuhan ! Apa aku begitu menyukai namja ini , sampai membuka pintu untuknya saja membuat detak jantungku bekerja tidak karuan.

CEKLEK~~ .

Aku terdiam ditempatku ketika aku bisa melihat sisi belakang tubuhnya . Dia kini berdiri tepat didepan pintu dan dalam keadaan membalikkan badannya atau membelakangiku. Sebuah rasa yang siap membuncah dari dasar hatiku kurasakan menyodok-nyodok ingin segera dikeluarkan. Aku menelan ludahku, ingin sekali memanggil namanya, namun mulutku seolah terkunci ketika  dia mulai membalikkan tubuhnya dan menatapku tanpa senyum dengan tatapan khasnya yang terkesan sok lugu.

”Lama sekali ? Apa yang kau lakukan sebenarnya ?” tanyanya dengan mengerutkan kedua alisanya, siapa yang akan menyangka jika usia namja ini sudah menginjak 28 tahun .

Aku masih terhenyak ditempatku melihat kedatangannya, dia yang selama 4 hari ini tidak pernah terdengar kabarnya sama sekali, tiba-tiba berdiri dihadapanku.

“Kenapa diam begitu ? “ tanya Yesung, sebelum aku menjawab pertanyaannya, Yesung menoleh kearah kiri dan aku tidak tahu apa maksudnya menoleh kearah tersebut .

”Ayo masuk ! “ ucap Yesung lalu kembali menatapku dan mulai berjalan memasuki rumah ini.

Dia bilang ayo masuk ? Memangnya ada siapa lagi selain dia ? Yesung berlalu melaluiku, aku yakin dia sempat melirikku namun begitu sadar aku juga melirik kearahnya dia langsung melemparkan pandangannya dan melanjutkan langkahnya .

“Annyeong !! “ .

Aku kembali menoleh kearah pintu dan mulutku langsung terbuka saat aku melihat 2 orang dengan tampang bodoh yang berdiri dipintuku

“Annyeong Ga Rim~ah? Kami masuk ya ??” sapa Leeteuk ceria

“ Kami mau berkunjung kerumahmu Ga Rim~ah ! Kau masak apa ?” tanya Shindong, dan dengan cekatan tanpa rasa ragu masuk kedalam rumah lalu berdiri tepat didepanku.

“Wah, kau belum mandi ya ? Ckkkckck~~ “ tanya Shindong sambil melirikku seolah kasian dengan nasib Yesung yang mendapatkan istri macam aku. Aku hanya menatapnya bingung karena tidak tahu harus menanggapi apa tentang ucapannya itu.

“Hyung~nim tunggu ! “ panggil Shindong yang langsung masuk menyusul Yesung dan Leeteuk .

“Annyeong ..”

Aku harus kembali menoleh kearah pintu dan kali ini, aku melihat Sungmin yang masuk dan tersenyum dengan wajah aegyo andalannya.

“Oppa .?” ucapku bingung .

“Annyeong hasimnika !” dan kini Siwon yang masuk, Sungmin  telah berlalu mengikuti Leeteuk dan Shindong

“ Wah lama tidak melihatmu Ga Rim~ah ! Aku masuk dulu ya ??” ucap Siwon ramah dan berjalan menyusul Sungmin.

Sebenarnya aku masih bermimpi atau tidak sih ? Kenapa tiba-tiba pria-pria ini serempak  datang kerumah ini ? .

“Annyeong ! Apakah aku mengganggumu Ga Rim~ssi ?” tanya Donghae sopan

Setelah Siwon, kini Donghae yang menyusul masuk kedalam rumah

“Oppa ?” ucapku dengan nada keterkejutan yang sama

Aku benar-benar merasa bingung .Belum saja hilang keterkejutanku melihat Yesung, dan kini teman-temannya di Super Junior yang tak kalah anehnya dengan dia, secara satu persatu masuk kedalam rumah .

“Kami tidak mengganggumu kan ?” tanya Donghae lagi .

”Oh..aniya oppa . Tidak apa-apa “ ucapku .Mana mungkin kukatakan jika kalian semua menggangguku.

“Kenapa kalian semua meninggalkanku ?” pekik suara tenor tepat dipintu rumah ini .

”Mianhae Wookie, kau tadi ketiduran kan? Kami tidak tega membangunkanmu. Dan kata Shindong~hyung wajahmu saat tidur, benar-benar polos. Mana ada yang tega membangunkanmu “ jelas Siwon yang langsung membuat Ryeowook tersipu .

” Ayo kita masuk ! “ ajak Siwon yang langsung disetujui oleh Donghae .

Mereka berdua kini berlalu melaluiku, dan aku menatap Ryeowook yang menghampiriku.

“Apa kabar Ga Rim~ah ?” sapanya.

“ Baik oppa “ .

“ Syukurlah, aku sampai kesal menghadapi Yesung hyung setiap malam ! “ keluhnya.

“Wae?” .

“ Dia selalu mengadu padaku, bertanya apa seharusnya dia menelponmu, menanyakan keadaanmu, aku hampir mati bosan mendengarkan ocehannya yang selalu berfikir kau akan sangat kesepian saat dia tidak ada! Kalau mau telpon kan tinggal telpon saja “ ujar Ryeowook mengeluarkan uneg-unegnya.

“Sudahlah, aku masuk duluan ya Ga Rim~ ah “ ucap Ryeowook lalu berjalan melaluiku.

Aku menatap punggung Ryeowook yang telah menjauh. Aku mencerna semua ucapan Ryeowook dalam hitungan detik. Saat ini juga aku tahu, kalau dia juga merindukanku.

TBC.

MAAF BANGET UPDATENYA LAMA YAAAAAAA ~~ Gue bener-bener ga mood kemaren buat ngedit part ini. Buka MS. Word males banget ~~ kekekekkek .

Ga tau apa masih ada yang menanti kelanjutannya >,< , kalo ada y ague bakal ngedit yang part selanjutnya, tapi kalo ga ada y ague cukupkan sampai disini aja ~~

Semua tergantung readers~nim, tapi ya itu harus S-A-B-A-R …wkwkwkwkwk

Bagaimana part ini ? Biasa saja atau justru sangat membosankan ?? Yang kuat ya bacanya,,kekeek

Part 6 ?? Lihat entar aja ya~~ lihat komen juga ini, peminatnya sebanyak apa, soalnya kayaknya yang suka dikit ~~

Koment yaaaaaaa^^

30 thoughts on “MARRY ME ( Remake Version ) Part 5

  1. akhirnya publish juga~
    yah yesung oon banget deh disini orang ngambek malah gak nyadar kurang ajar pula ngatain ga rim itu asistennya kalo aku jadi garim udah tak cium deh tuh orang hehe . paling nyebelin waktu ada yoona nya kasian ga rim . oenni lanjut yaaaa aku setia nunggu kok hehe

  2. Bagus! Bagus banget malah , seru banget ceritanya fellnya jg dapet gak ngebosenin koookk sku suka banget sama garim disini malu” tapi mau gitu😄 . Hahaha
    kalo nunggu mood pasti lama publisnya. Hahaha tp tetep aku tunggu ko part6nya😄

  3. yay keluar juga ! nunguin dari jaman dinosaurus (?) ahhh makin seru cintanya si yeye hohoho ..
    lanjuntyahh .. ya ya min ..
    min ceritanya agak panjang yah biar seru kekeke ..

  4. “Mulai sekarang, aku akan bertindak sebagai suamimu dan kau akan bertindak sebagai istriku.Kita jalani semua ini sampai selesai . Jangan jadi sakit karena diriku Ga Rim~ah.

    saya merasa itu kalimat, manis sekali yah……

  5. aku sangat menantinya eonn
    sampe bolak balik ngecek apa sudah ada kelanjutannya
    daaan aaakhirnya publis juga😀

    part ini belom nggreget aq bacanya, soalnye konfliknye belom memuncak yak eonn *secara kan masih part5😀

    aq selalu menunggunya lo eonn, dan ku harap sangat eonni author mau melanjutkan lagi
    ^^

  6. uwaaaaaaaaaa…eonni akhirnya keluar juga part 5nya. nunggu lama bgt….
    ayo,, yesung harus suka ma ga rim, wajib *maksa* .
    sebel bgt waktu yesung ma yoona. huhkah? gk tau ya yesung udah nikah ma ga rim??
    ayo eon, part 6 nya ditunggu . . .
    fighting \^o^/

  7. daebak🙂 suka part ini feel’a dapet banget .. gk tw kenapa aku jadi gk suka sama yoona ikhh nyebelin banget tuh .. kayak’a dia sengaja deh buat manas”in garim .. yesung’a lgi lemot banget masa gk nyadar kalo garim marah .. author itukan suju ke nweyork tpi kok minho ke paris .. emang’a beda” yaa ??

    aku sangat menantikan part 6 author penasaran banget .. lanjutin y author ..

  8. Cieee..suka ma nih part..kyknya si yesung dah mulai suka tuh…tp kenapa juga yoona berpindah haluan ke yesung jadinya..ckck..

  9. Akhrnya stlah d’tnggu berabad2 #lebay keluar juga nih part 5

    Bagus ko riska ga ngebosenin😀

    Yesung itu oon apa bego sih?istrinya ngambek ko ga ngerti ya pdahal kan udah jelas

    Kesel deh liat yoona,d’tolak siwon eh mlah skrng mau ngejar2 yesung pdahal kan udah pernah nolak yesung,kasian kan ga rim😦

    Yesung juga kyanya udah mulai suka n respek k’garim deh😀

    Part selanjutnya d’tnggu ya riska😉
    D’tnggu dngan sbarrrrrrrrr ko

  10. si yeppa knp g jujur ma yoona klo ga rim tu istrinya mlh dblg asisten pribadi .yoona dh mulai ska ma yeppa tp sebliknya yeppa dh mulai ska ma ga rim dgn tingkh lakunya saat d new york.mo nelpon aja g mau tkut klo ga rim marh dsr yeppa tnpa sdr tu dh nunjukin rsa cinta ma ga rim .lnjut thor

  11. Makin penasaran,,menunggu moment ga rim- minho (nah loh??) Maksudnya biar bs ngliat yeppa cemburu muahahaha😀
    Boleh minta password utk part 8? Tx.

  12. aku ko jdi sebel sama yoona ya ? O__O
    Ciye yesung yg lagi kangen sama Garim sampe2 curhat akbar trus ke si wookie (?),
    Lanjut yukk..

  13. Benarkah yesung uda merasakan getar” asmara pada ga rim. makin penasarn aja sm yerim couple ini. Ga rim uda rindu setengah mati sama yesung, tapi kenapa yesung nggak mau ngalah aja sih buat telfon ga rim duluan? Nggak usah mikirin gengsi.

  14. Wuiihhhhhh critanya kren bgt! Kren kren
    Dah da rasa2 gmn gt antara mereka
    Jadi mkin pnsaran ma kelanjutan hubungan yerim couple ini
    Lanjut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s