MARRY ME ( Remake Version ) Part 4

Judul : MARRY ME ( REMAKE VERSION)

Cast :   Han Ga Rim (my fiction)

Kim Jong Woon aka Yesung (Super Junior)

Choi Minho (Shinee)

Im Yoon Ah aka Yoona (SNSD)

Member Super Junior

Member SNSD

Kang Soo Hwa : manager Super Junior

Lee Eun Soo : manager SNSD

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : General

Length : Chapter

Genre : Romance , Comedy

Desclaimer : Karakter Han Ga Rim murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK Cerita ini sebelumnya sudah pernah dipost di FB saya, tapi saya post lagi di WP dan saya perbaiki, intinya tetap sama namun ada sedikit penambahan.

*Part 4*

Han Ga Rim’s POV

Astaga !! Ada apa dengan mulutku ? Kenapa aku mengucapkan kalimat seperti itu ?

Aku hanya bisa memaki diriku sendiri didalam hati saat ini. Aku menatap Yesung yang langsung terdiam mendengar kalimatku itu.

“Kau berharap seperti itu ?” Yesung bertanya pelan.

Merasa gengsiku masih tinggi, aku justru lebih mengeraskan suaraku .

” Ne, kau sendiri juga yang mengatakan padaku, tidak usah bersikap seperti sepasang suami istri karena pernikahan ini tidak ada artinya bukan ? Apa salahnya aku mengatakan hal yang sama “ balasku yang mulai menunjukkan sikap tidak mau kalahku.

“Baik, kalau begitu ! Urusan diantara kita hanya janin yang kau kandung itu “ balas Yesung tak kalah keras.Kenapa dia justru menaikkan nada suaranya.

“Baik !! Aku juga cukup melahirkan anak ini saja kan, dan urusan diantara kita selesai “ balasku mulai merasa panas .

” Nde ! Kuharap sembilan bulan cepat berlalu “ nada suara Yesung semakin tinggi

“ Ya !! Sangat tidak enak tinggal satu atap dengan orang aneh sepertimu, lebih banyak bicara dengan kura-kura, kumbang-kumbangmu atau anjingmu itu “ ucapku yang tak rela kalah menangkis kalimatnya .

“ Kenapa kau bicara keras-keras ! “ balas Yesung yang sudah mulai agak berteriak .

”Kau sendiri yang bicara keras duluan padaku ! “ bantahku yang sekarang sudah bernada tinggi sama dengannya

“Kau…” .

“Sudahlah ! Aku mau tidur ! “ ucapku memotong kalimatnya dan langsung berbalik ,tanpa berhati-hati aku terserimpet oleh karpet yang berada didepan kamarku membuatku jatuh terduduk dengan bokongku duluan yang menyentuh lantai.

”Awww !! “ pekikku merasakan rasa nyeri tepat dibokongku.

”Ga Rim~ah !! “panggil Yesung kaget yang langsung berlari kearahku .

”Kau tidak apa-apa ?” tanya Yesung sambil berjongkok disampingku.

Aku masih meringis kesakitan .

“ Ayo aku bantu “ ucapnya .Yesung hendak menyelipkan tangannya dibawah lututku untuk mengendongku, namun dengan cepat aku menepis tangannya .

“Ya!! Aku cuman membantumu saja ! “ sergah Yesung marah . Aku hanya memegangi pinggangku karena sekarang rasa linunya berpindah kepinggangku.

“Aku tidak mengkhawatirkanmu tetapi anak yang kau kandung itu “ lanjutnya “Sudahlah ayo..” paksanya dan langsung mengalungkan tanganku diatas lehernya, lalu mengangkat tubuhku.

Aku sudah tidak bisa menolak lagi, karena pinggangku terasa benar-benar sakit. Dalam posisi seperti ini aku merasa sangat dekat dengannya, wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari wajahku, dengan hembusan nafasnya yang samar kurasakan , Yesung hanya memandang lurus kedepan sambil berjalan masuk kedalam kamarku. Sampai didepan ranjangku , Yesung lalu secara hati-hati menaruhku dipinggir ranjang

” Kita bisa memanggil dokter jika kau merasa ada yang tidak beres “ ucapnya .

” Aniyo..aku tidak apa-apa “ jawabku cepat

“ Tapi…”.

“ Janinku tidak apa-apa jika itu yang kau khawatirkan “ potongku cepat

“Aku capek dan mau tidur “ lanjutku tanpa menatapnya.

“ Ya sudah, oh iya..untuk hari-hari berikutnya jika aku membuatmu kesal atau kau membuatku kesal kita jangan saling mengatakan yang aneh-aneh.Aku tidak mau nanti anak ini akan menerima akibat dari perkataan kita .Jadi kau cukup mengumpatku dengan barang-barang yang paling kau benci saja “ jelasnya .

Aku paham maksud namja ini, dia tidak ingin jika aku lagi kesal padanya ,lalu aku memakinya ‘babi ‘ dia takut anak kami akan menjadi mirip babi.Baiklah aku akan memakinya asbak . Karena aku tidak suka asbak.

“Ne..” jawabku .Merasa tidak ada yang dibicarakan lagi, Yesung mulai berjalan keluar dari kamarku.Sedangkan aku , entah kenapa aku justru teringat saat Yesung mengangkatku,dengan jelas aku bisa melihat sisi wajahnya yang…sempurna .Astaga~~ ada apa denganku ?

~**~

Usia kandunganku sudah memasuki usia 2 minggu. Masih muda sekali sebenarnya.Dengan ditemani oleh Soo Hwa eonni ,aku memeriksakan diriku kedokter, dokter bilang justru diusia seperti ini aku harus berhati-hati. Karena janin memang belum kuat betul karena usianya yang begitu muda.

Soo Hwa eonni bahkan hanya memberiku tugas mengetik saja, atau mengurus surat-surat kontrak Super Junior. Seperti mengetik ulang atau memeriksanya saja*ada ya kerjaan kayak gitu -__-*

”Lusa, Yesung, Kyuhyun dan Ryeowook akan terbang ke Thailand , mereka ada konser KRY disana “ ucap Soo Hwa eonni menghampiriku lalu memberikan kotak minuman yang aku yakin adalah susu untuk ibu hamil.

”Terima kasih “ ucapku sambil menerima kotak minuman itu.

”Mungkin akan pergi dua hari, karena sekalian menunggui Kyuhyun yang menjadi bintang tamu disalah satu acara disana “  jelas Soo Hwa eonni .

”Ehmm…” sahutku singkat .

Jadi aku akan sendiri selama dua hari ini.

“Aku keluar dulu ya, harus menemani Ryeowook menandatangani sebuah drama musikal yang ditawarkan padanya untuk project 2 bulan kedepan, jika kau lelah pulang saja . Bisa dilanjutkan besok saja “ ujar Soo Hwa eonni kepadaku lalu meraih tasnya dan mulai berjalan keluar dari ruangan ini. Aku menatap pintu yang baru ditutup oleh Soo Hwa eonni lalu kembali menatap layar komputerku , “ selesaikan malam ini juga “ bisikku pelan.

~**~

“ Kau belum pulang ?” tanya Yesung, saat dia dan Kyuhyun masuk kedalam kantor Soo Hwa eonni .

”Masih belum selesai” jawabku dan kembali fokus menatap layar komputerku.

“Jangan terlalu serius Ga Rim~ssi. Aku bisa melihat Yesung~hyung terlihat khawatir “ celetuk Kyuhyun, yang langsung membuat Yesung mencubit jerawatnya(?)

“pada anaknya “ lanjut Kyuhyun lemah saat salah satu jerawatnya berhasil pecah karena ulah Yesung .

”Sedang apa kalian disini ?” tanyaku yang berusaha mengabaikan kalimat Kyuhyun yang mengatakan bahwa Yesung khawatir kepadaku.

“ Aku mau mengambil tasku yang kutitipkan disini, ini dia “ ucap Kyuhyun yang telah menggendong tasnya yang tadi berada diatas sofa.

“Ayo hyung, kita pulang “ ajak Kyuhyun . Yesung berjalan menghampiri mejaku .

” Kau tidak pulang ? Ini sudah malam “ ucapnya

“ Ne, sebentar lagi, 20 menit lagi ini selesai, tanggung sekali jika aku menyelesaikannya besok “ balasku tanpa menatapnya, sebenarnya aku menghindar untuk menatapnya.

Kyuhyun sudah berjalan keluar dari ruangan ini sedangkan Yesung masih berdiri disebelah mejaku .

” Lebih baik pulang bersama saja, aku akan menunggumu di parkiran dibawah “ ucap Yesung sambil berlalu .Aku yang tersadar dengan ucapannya segera menahan tangannya

“Kau mau menungguku ?” tanyaku sedikit takjub .

Dia hanya mengangguk sungkan lalu dengan cepat memasang tampang sok cool andalannya “ Karena aku lagi baik saja “ tambahnya .

Aku memajukan mulutku untuk mencibirnya lalu dengan perlahan melepaskan tangannya , saat dia berjalan keluar dari kamar ini, aku tersenyum lebar.Setidaknya dia cukup perhatian, ya walaupun mungkin yang dia pikirkan janinku ini.

~**~

Aku meregangkan otot-ototku agar membuat diriku sedikit rileks.Akhirnya pekerjaan ini selesai juga.Setelah mematikan komputer dan mengambil tasku aku mulai keluar dari kantor dan menuju parkiran dimana Yesung sudah menungguku.

Jam segini gedung SM masih cukup ramai,jadi tidak begitu mengerikan (?). Sekarang aku sudah memasuki bagian parkir gedung ini , aku hanya perlu mencari mobil Yesung saja. Dan kini aku bisa melihat mobilnya yang diparkir dibagian wilayah A, aku sedikit mempercepat langkahku dan sekarang bisa melihat Yesung, namun langkahku terhenti seketika saat menyadari dia tidak sendirian justru bersama seseorang yang tidak asing bagiku.

Tidak ingin ketahuan, aku sontak bersembunyi dibalik mobil yang berada tepat disamping mobil Yesung, dalam keadaan seperti ini, mereka tidak akan melihatku. Aku kembali melirik mereka secara diam-diam, dan mataku membulat seketika saat melihat dengan mata kepalaku sendiri Yesung memeluk Yoona, ya wanita yang bersamanya adalah Yoona, wanita yang sempat menolak cintanya.

Aku bisa melihat tubuh Yoona bergetar didalam pelukan Yesung. Apakah dia sedang menangis ? Entah kenapa timbul perasaan tidak suka saat aku melihat mereka berpelukan seperti itu . Tanpa sadar aku mengepalkan tanganku sangat kuat sampai terasa kebas saat aku melihat Yesung yang mendekap erat Yoona .

“Dia menolakku oppa !! Siwon oppa menolakku “ isak Yoona didalam pelukan Yesung

.”Aku bertanya siapa wanita yang disukainya, tapi dia tidak memberitahuku sama sekali , dia hanya mengatakan sudah ada wanita yang disukainya! Siwon oppa tidak menyukaiku “ tangis Yoona semakin menjadi.

“Sudahlah..” ucap Yesung pelan dan terus membelai rambut Yoona mencoba menenangkan tangisan gadis itu .

”Aku sangat menyukai Siwon oppa ! Sangat-sangat menyukainya “ isak Yoona, aku bisa melihat mata Yesung yang memancarkan kekecawaan mendengar Yoona mengatakan kalimat itu, chhh~~

“Aku tidak tahu harus mengadu pada siapa ? Aku benar-benar sedih oppa !! “ isak Yoona semakin keras .

” Ne, aku tahu ..Lebih baik kau kuantar pulang, jangan menangis disini, aku akan mencoba bicara pada Siwon nanti “ ucap Yesung lembut sambil melepaskan pelukannya dan dengan hati-hati menghapus air mata Yoona yang membasahi pipinya.

tidak bisa mengelak lagi, aku sangat tidak suka melihat ekspresi Yesung saat ini,dia terlalu memperlihatkan perhatiannya pada Yoona, apakah namja bodoh itu lupa jika ia sudah ditolak, dan saat inipun saat Yoona menemuinya, yang dilakukan Yoona adalah menangis dan mengadu jika cintanya ditolak oleh Siwon.

Dengan hati-hati Yesung menuntun Yoona masuk kedalam mobilnya dan menutup pintu mobil, dia lalu menyusul Yoona masuk kedalam mobil. Bahkan tanpa ragu Yesung menghidupkan mesin mobilnya dan langsung tancap gas meninggalkan parkiran ini. Aku terhenyak ditempatku melihat mobilnya yang semakin menjauh.Dia benar-benar tidak mengingatku.

~**~

Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam.Aku berjalan pelan menuju halte bus yang berada diblok dekat Gedung SM, cukup berjalan 100 meter saja sudah sampai dihalte bus itu.Kembali bayangan saat Yesung memeluk Yoona  menari dipelupuk mataku, kenapa namja itu melakukannya ?

Apa dia lupa saat Yoona menolaknya . Apa dia berharap dengan cara seperti itu dia bisa kembali menarik hati Yoona dan akhirnya berpindah hati kepadanya ?

Bodoh sekali namja itu !

Aku menatap ponselku antara ragu dan bingung.Apa aku harus menghubunginya ,bertanya kenapa dia meninggalkanku ? Dia yang mengajakku untuk pulang bersama kan ?

Aku menggelengkan kepalaku kuat-kuat , jika aku menelponnya, akan terlalu terlihat jika aku berharap pulang bersamanya. Tapi..setidaknya bukan seperti ini caranya, kalau dia memang tidak bisa pulang bersamaku, setidaknya dia memberitahuku, bahkan sms darinyapun tidak aku terima .

Aishhh~~ peduli apa aku dengannya ! Dia mau pulang dengan siapa itu terserah !! Aku tidak peduli !! Dasar asbak !!

Tin..tin..

Aku sontak menghentikan langkahku saat sebuah mobil mewah berwarna hitam menepi kearahku.Aku yang tidak bisa melihat siapa didalamnya hanya bisa memandang kaca hitam mobil itu bingung.

Tidak menunggu waktu lama ,turunlah seseorang dari dalam mobil itu.Namja tinggi yang akan membuat siapa saja terlena karena senyumannya .

”Ga Rim~ssi ! “ panggilnya bersemangat dan sedikit berlari menghampiriku .

”Minho~ssi ! “ gumamku terkejut.

”Kau jalan sendiri ?” tanyanya ramah .

“Bukan begitu, sebenarnya aku tadi….”

aku segera menahan kalimatku, bukan hal yang baik menceritakan kesialanku pada namja ini.

“Ne, aku jalan sendiri “ jawabku cepat .

”Kalau begitu aku antar saja ! “ tawar Minho bersemangat .

”Eh ..?? Aniyo ~~ tidak perlu, kau tidak usah repot-repot Minho~ssi “ tolakku sopan

Bisa-bisa Minho tahu dimana tempat tinggalku kalau dia benar-benar mengantarku

“Kau tidak perlu sungkan Ga Rim~ssi .Aku tulus membantumu, anggap saja sebagai ucapan terima kasih saat kau menemaniku dan Jin Gun ke Museum Tedy Bear .Waktu itu kau sudah menolak untukku antar .Jadi untuk kali ini jangan menolak lagi “ ucapnya sambil tersenyum .

“Tapi…” ucapu ragu .

“Ayolah…” tanpa menunggu jawaban dariku, Minho langsung menarik sebelah tanganku,lalu membuka pintu mobilnya dan mendorong tubuhku secara lembut untuk masuk kedalam mobil.

“ Kau sebutkan alamatmu saja, aku akan mengantarmu “ ucapnya saat dia sudah masuk kedalam mobil duduk dikursi kemudi. Aishhh~~ bagaimana ini?? Yesung akan membunuhku jika ada orang lain yang tahu tempat tinggal kami, kecuali yang sudah mengetahui tentang pernikahan kami.

~**~

”Kau tidak apa-apa berhenti disini ? “tanya Minho saat aku meminta untuk memberhentikan mobilnya didepan minimarket yang berada dipinggir jalan, aku tahu disebelah mini market itu ada beberapa rumah, lalu baru ada jalan kecil yang masuk kedalam gang rumah Yesung.

“Ne, lagipula ada yang ingin kubeli juga, jadi aku turun disini saja “ jawabku mencoba tersenyum .

“Perlu kutemani ?” .

“Andwei !! “ jawabku cepat dan terkesan menimbulkan reaksi yang berlebihan

“ Maaf, bukan itu maksudku..tapi, aku hanya tidak ingin merepotkanmu lagi Minho~ssi . Aku sangat berterima kasih kau sudah mengantarku “ ucapku cepat-cepat agar dia tidak salah paham.

”Ya sudah kalau begitu..” ucapnya pelan

“Kau tidak marah kan ?” tanyaku merasa sangat tidak enak .

“Apa aku terlihat marah ? “ Minho balik bertanya .

Aku sangat bingung menjawab pertanyaannya

“Aku tidak apa-apa ..” lanjutnya sambil tersenyum, membuatku merasa tenang.Akhirnya aku turun dari mobilnya dan sekali lagi mengucapkan terimakasih padanya. Aku melambaikan tanganku saat Minho mulai menjalankan mobilnya.Membayangkan sebentar bagaimana cara dia tersenyum padaku . Huffftt~~sayang aku sudah menikah.

~**~

AUTHOR’s POV

Yesung baru saja sampai dirumahnya.Waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam.Dia sengaja menemani Yoona dulu untuk menenangkan gadis itu, Yoona tidak ingin pulang kedorm,dia meminta Yesung untuk tidak menghentikan mobilnya sampai dia sudah tidak ingin menangis lagi.

Yesung seolah tidak bisa menolak permintaan Yoona itu.Dan saat Yoona sudah merasa lebih tenang dan sudah pulang kedorm, barulah dia ingat dengan istrinya yang menyedihkan itu .Sekarang Yesung bisa melihat Ga Rim yang sedang tertidur diatas Sofa didepan televisi, bahkan remote yang dia pegang sudah hampir terjatuh.

Merasa kasian melihat posisi Ga Rim yang sedikit menekuk, Yesung berjalan mendekati Ga Rim, dia merasa posisi seperti ini akan membuat perut Ga Rim sedikit sesak.Akhirnya dengan hati-hati dan berharap Ga Rim tidak bangun, Yesung mencoba meluruskan kaki Ga Rim, lalu dengan perlahan menyentuh pundak istrinya dengan salah satu tangannya dan sebelahnya lagi memegang belakang kepala Ga Rim.

Dengan hati-hati Yesung mencoba meletakkan kepala Ga Rim disenderan sofa, dia bisa melihat dengan jelas wajah Ga Rim saat ini, karena memang posisi Yesung yang mengharuskannya mendekat dengan wajah Ga Rim.

Tanpa diduga oleh Yesung, tiba-tiba Ga Rim membuka matanya dan langsung menatap mata Yesung . “Apa yang kau lakukan ?” tanya Ga Rim datar .

“Kau sudah bangun ?” tanya Yesung yang masih menahan belakang kepala Ga Rim

“ Lepaskan tanganmu, aku mau duduk “ ujar Ga Rim.Yesungpun menurut dan langsung mendudukan Ga Rim lalu menjauhkan tangannya . Tanpa melirik sekilaspun kearah Yesung, Ga Rim langsung berdiri dan segera beranjak menuju kamarnya sendiri . Melihat wajah namja ini membuat Ga Rim kembali kesal, rasa kecewanya karena Yesung meninggalkannya begitu saja masih sangat berbekas ia rasakan

~**~

Han Ga Rim’s POV

Aku sebenarnya sedikit terkejut saat wajahnya berjarak dari wajahku yang tidak lebih dari 2 jengkal. Namun saat aku melihat wajahnya itu, kembali gambaran saat dia memeluk Yoona langsung menari dibenakku.

Aku sendiri tidak tahu kenapa aku sangat tidak suka melihat Yesung memeluk Yoona. Walau kami tidak saling mencintai, dan pernikahan ini bukan atas dasar cinta . Tapi setidaknya dia harus tetap menghargaiku sebagai istrinya.

Tapi, apa yang bisa kulakukan ? Kami telah sepakat , urusan kami hanya sebatas pada janin yang sudah terlanjur bersarang diperutku ini.Tanpa melirik sedikitpun ke arah Yesung, aku langsung berdiri dan hendak menuju kamarku.

“Kau pulang sendiri ?” tanyanya.Aku menghentikan langkahku sebentar dan perlahan berbalik untuk kembali menatapnya, chhh ! Masih berani dia bertanya tentang hal itu !

”Ne..” jawabku singkat .

“Aku tadi ada urusan penting “ jelas Yesung.

Tentu saja !! Dimatanya Yoona adalah yang terpenting ! Dia tidak akan peduli  melihat kakiku yang akan gempor jika aku benar-benar berniat untuk jalan kaki dari gedung SM kerumahnya ini.

”Maaf tidak bisa menghubungimu, seharusnya aku segera menghubungimu, kau tidak menungguku kan ?” tanya Yesung memastikan .

“Untuk apa aku menunggumu, apa ada gunanya untukku harus capek-capek menunggumu ! Kau kan sibuk mengurusi orang yang kau sukai , jadi untuk apa aku menunggumu ! “ jawabku sewot.Entahlah kenapa aku jadi seperti ini.

“Kau marah padaku ?” tanya Yesung mengerutkan kedua alisnya .Aku benar-benar yakin, jika namja ini benar-benar bodoh. Dia masih bertanya apakah aku marah ? Apa aku perlu menulis dipapan besar jika aku tidak hanya marah pada namja ini, tapi aku benar-benar murka padanya.Pulang jam 12 malam, apa yang dia lakukan bersama Yoona selama itu ?

“Ne ! Aku marah ! “ balasku cepat .

“Saat aku sampai di parkiran kau justru bersama Yoona dan memeluknya ! “ lanjutku yang sudah tidak bisa menahan unek-unekku lagi.

“Aku tidak marah jika kau memang ingin menghiburnya atau apa ! Itu terserah !! tapi kau sama sekali tidak menghubungiku kan ?? Bahkan mengirim sms padaku saja tidak  ! “ ucapku keras. Yesung masih terdiam mendengarkanku .

“Saat itu Yoona sangat membutuhkanku “ balas Yesung .

“YA !! Dia sangat membutuhkanmu ! Kenapa kau tidak menikah saja dengannya ! Jangan menikah denganku jika kau begitu ingin menjaganya “ desisku tajam , dan segera berbalik , aku tidak akan tahan melihat wajah Yesung lagi. Ingin sekali berteriak sekuat-kuatnya didepan mukanya.Aku berjalan cepat kekamarku, namun kurasakan Yesung menahan tanganku dan membalikkan tubuhku .

“ Jangan bicara seperti itu, kita sepakat menikah untuk anak ini. Jangan membahas lagi tentang hubunganku dengannya “ ucap Yesung tajam .

”hahaha..” aku tertawa miris menatapnya.

Siapa yang bisa menjamin perkataanya itu.Aku bahkan sangat yakin, dia mungkin senang Siwon menolak Yoona dan sekarang menyesal setengah mati karena menikahiku .

” Kau bisa menceraikanku, jika ingin mendampingi Yoona “ balasku sengit .

“Han Ga Rim ! “ tegur Yesung kuat .

“ Aku tidak memintamu menganggapku sebagai istrimu Kim Jong Woon “ ucapku memanggil nama aslinya untuk yang pertama kalinya

“tapi, setidaknya hargai aku ! Aku begitu menghargaimu, kau tahu bagaimana aku menolak setengah mati tawaran Minho saat dia ingin mengantarku pulang, karena aku memikirkanmu ! “ lanjutku sedikit dengan nada membentak .

”Bagaimana jika dia tahu, aku tinggal serumah dengan seniornya ? Kau bisa bayangkan aku berjalan kaki dari jalan raya depan menuju rumahmu ini? Itu karena siapa ? Karena aku memikirkan karir siapa ? “ dadaku naik turun saat menyelesaikan kalimat itu.

Dan namja yang berdiri dihadapanku ini, hanya terdiam mendengarkan semua kalimat yang kuucapkan padanya.Dengan kasar kuhempaskan tangannya yang mencengkram lenganku, lalu langsung masuk kedalam kamarku dan dengan membanting pintu ini, aku menguncinya dari dalam.Kini aku bersender lemah dibalik pintu kamarku.Entah kenapa aku merasa kedua mataku terasa sangat panas .

Sebenarnya ada apa denganku ? Kenapa aku bisa begitu marah saat melihat Yesung dan Yoona bersama? Aku menyerah, aku benar-benar tidak bisa menahan air mataku lagi, kubiarkan bulir-bulir air hangat membasahi pipiku.Rasa sesak mulai menyerang dadaku ! Kenapa bisa sesesak ini !! Aku kenapa ? Aku kini berjongkok lemah dan menutup mulutku dengan telapak tanganku, aku tidak ingin Yesung mendengarkan isakanku. Tidak ingin dia tahu jika aku menangis karena hal sangat konyol seperti ini

~**~

Tok!!Tok !!

Aku menggeliat pelan diatas tempat tidurku,dan dengan ogah-ogahan berjalan menuju pintu kamarku yang diketuk oleh seseorang. Masih dalam keadaan setengah memejamkan mataku, kubuka pintu kamarku .

”Ne..?” jawabku lemah , lalu bersender pada rangka pintu ini. Samar-samar aku bisa melihat bentuk wajah yang kukenal, kukerjapkan mataku untuk bisa melihat dengan lebih jelas. Dan aku lengsung membuka mataku seketika saat sadar jika yang berdiri didepanku adalah Yesung .

“Kau sudah bangun ?” tanyanya .Aku yang teringat jika aku masih marah padanya tidak mejawab pertanyaannya sama sekali dan justru membuang mukaku .

”Aku akan pergi ke Thailand selama dua hari , aku hanya mau pamit padamu “ jelas Yesung .

“Ga Rim~ah “ panggilnya yang mau tak mau aku harus menatapnya .

“ Aku minta maaf, jangan marah lagi seperti ini ! Aku tidak penah mengatakan kau tidak berarti apa-apa untukku “ ucapnya tanpa tersenyum.Aku terdiam ditempatku menatap namja ini. Apa yang dia katakan tadi ? Aku tidak salah dengarkan ? Atau aku masih bermimpi ?

~**~

Mataku serasa tidak mengantuk lagi saat aku melihat namja ini berdiri didepanku,ditambah ucapannya yang mengatakan

“Aku minta maaf, jangan marah lagi seperti ini ! Aku tidak pernah mengatakan kau tidak berarti apa-apa untukku “ .

Aku lantas mematung ditempatku, apakah aku masih bermimpi saat ini? Tapi ini terlalu nyata ! Aku tidak tahu seperti apa menjelaskan perasaanku saat ini, tapi aku…aku senang mendengar kalimatnya itu.

“ Jangan pernah bicara untuk menceraikanmu lagi, karena tidak akan pernah kulakukan sampai kau melahirkan “ tambah Yesung .

”Ya sudah ..aku harus segera pergi “ ucapnya lalu segera berbalik dan mulai berjalan menuju pintu depan. Sedangkan aku yang masih mematung ditempatku, masih mencerna kalimat terakhirnya, seakan tersadar akan sesuatu dan segera berlari mengejar Yesung . Yesung  sudah keluar dari rumah karena aku bisa mendengar suara pintu yang ditutup, dengan mempercepat lariku, aku segera menyusulnya keluar rumah .

“Yesung~ah…” panggilku kuat.Yesung yang mendengar panggilanku menahan dirinya sebentar untuk masuk kedalam mobil.

“ Hati-hati..” ucapku canggung . Yesung tidak tersenyum atau apa, dia justru menautkan kedua alisnya. Apa yang aku ucapkan salah ?? Dia hendak masuk lagi kedalam mobil, namun kembali menahan langkahnya dan menatapku

“Ah iya, jaga kandunganmu..dan…” .

Aku sedikit was-was mendengarkan kalimat yang akan diucapkannya sekarang

“ Jangan lupa memberi makan seranggaku, kura-kuraku dan kkoming, aku tidak mau mereka kurus saat aku pulang nanti “ ucapnya sambil memasang tampang memerintah .Detik ini juga ingin sekali aku melemparkannya dengan pot-pot bunga yang ada dihalaman ini, bisa-bisanya memerintahku untuk mengurus semua anak-anak angkatnya itu, setelah dia berkata dengan gaya sok perhatian untuk menjaga janinku. Akhirnya mobil Yesung mulai meninggalkan halaman rumah ini, dan pergi menuju Gedung SM dimana Soo Hwa eonni, Kyuhyun dan Ryeowook sudah menunggunya.Hmmm~~ akan sangat sepi dua hari ini.

~**~

Sebenarnya aku harus tetap bekerja, karena beberapa member Suju yang lain juga ada yang berada diKorea, tapi karena statusku sekarang yang sebagai istri Yesung dan dalam keadaan hamil juga, Soo Hwa eonni memberikan keringanan untukku, dia tidak mengijinkanku untuk bekerja jika dia tidak ada di Korea.

Sebenarnya tidak enak juga, tapi aku mulai merasa senang juga, tetap menerima gaji, tapi bekerja sealakadarnya. Hihihi~~.

Setelah selesai membersihkan rumah, aku mulai menuju kehalaman belakang untuk menjalankan petuah namja itu, memberi makan kumbang-kumbang eksentriknya . Aku tidak tahu nama makanan ini apa, yang jelas semua sudah tersedia cukup memberi makan saja.

Selesai melakukan kegiatan itu, aku kini menuju ruangan didekat dapur yang memang disediakan Yesung untuk menaruh kura-kuranya. Karena sekarang Ddangkoma sebagai sesepuh kura-kura sudah tidak ada lagi, jadi aku hanya perlu memberi makan para keturunan(?) ddangkoma yang masih tersisa.

Sedangkan kkoming, dia dibiarkan berkeliaran bebas, aku cukup menaruh makanannya saja dirumah kecilnya dan jika dia lapar dia akan makan sendiri, anjing itu adalah satu-satunya peliharaan yang paling aku sukai diantara semua peliharaan Yesung. Kkoming benar-benar lucu, aku merasa dia sama anehnya dengan tuannya. Tapi keanehan itulah yang membuatnya dirindukan . Ckckck~~apa sih yang kubicarakan .

Ting Tong !! Aku segera berlari kearah pintu begitu menyadari ada yang datang. Apa member Suju ada yang kesini ? Karena hanya member Suju, Soo Hwa eonni saja yang tahu rumah ini .Aku membuka pintu dan begitu terkejut saat mendapati ibu mertuaku yang sudah berdiri dengan senyum sumringah menatapku.

”Eommonim..” ucapku terkejut .Ah iya, keluarga Yesung juga tahu rumah ini. Kini wanita ceria ini mendekat kearahku dan mulai memelukku.Ya Tuhan, aku seperti memeluk ibuku sendiri.

~**~

Aku sekarang berada dipusat perbelanjaan bersama ibu mertuaku. Dia memaksaku untuk ikut keluar bersamanya membeli pakaian, makanan, atau apa saja. Saat ini saja sudah 5 setel pakaian yang dia belikan untukku.

“Eommonim, tidak usah membeli sebanyak ini, pakaianku masih ada “ ucapku .

”Jangan seperti itu, kau adalah menantu pertamaku, aku sama sekali tidak punya anak perempuan, dengan seperti ini aku merasa sedang memanjakan anak perempuanku “ ucapnya tersenyum

“Kita kesana ..” ajaknya yang sekarang mengajakku ketempat penjualan baju-baju untuk bayi.Tunggu ! Kenapa kesini ? Dia tidak tahukan jika aku sudah hamil .

”Kalau kau sudah hamil nanti, kita kesini lagi ya , untuk mencari pakaian-pakaian bayi “ ucapnya tanpa menatapku tetapi masih sibuk memperhatikan pakaian bayi itu.

“Ne..” jawabku pelan .Sekarang aku benar-benar merasa bersalah padanya. Bagaimana jika ia tahu aku sudah hamil duluan dan pernikahan ini saja masih belum tahu mau diarahkan kemana.

“ Oh..iya , apa kau tidak merasakan yang aneh, misalnya mual-mual , nafsu makan berkurang atau apa ?”tanya mertuaku antusias .

Aku mengerti maksudnya, tidak ingin mengecewakannya aku mulai menjawab pertanyaannya

“ Ne eommonim, aku mulai merasa mual-mual dan sedikit nafsu makanku hilang, jika aku mencium bau makanan aku benar-benar ingin muntah lalu…” .

“ Benarkah ???” tanyanya kaget tapi tersenyum bahagia .

“Ne..” jawabku sambil mengangguk-ngangguk polos.

“Astaga~~ aku tidak menyangka Yesung berhasil melakukannya, cepat sekali !! Kita bisa periksakan keadaanmu jika kau mau ! Mungkin saja itu..” .

“Nanti saja eommonim, aku akan minta ditemani Yesung saja untuk memeriksanya, apakah aku benar hamil atau tidak “ ucapku memotong ucapannya, bisa gawat ini, mertuaku akan tahu usia kandunganku yang sebenarnya.

“ya sudah kalau begitu, nanti ibu buatkan makanan yang bisa membantu perkembangan janinmu“ ucapnya bersemangat .

“Ne..Terima kasih eommoni “ jawabku sopan. Dia langsung menggandeng tanganku bahagia dan kembali melanjutkan acara belanja kami.

~**~

Aku sedang menatap Kkoming yang bermain diatas meja didepan sofa yang terletak diruang tengah .Aku duduk dilantai sambil meletakkan daguku dimeja dan memperhatikan Kkoming yang sedang memainkan bola-bola kecil yang memang adalah mainnya .

Aku menatap malas ponselku yang ada diatas meja ini yang dari tadi tidak berdering sama sekali .

”Setidaknya dia harus menghubungiku kan ? Menanyakan kabarku seharian ini ?” gumamku pelan .

Namun sampai saat inipun ponsel itu tak beda layaknya dengan benda mati(?) yang tak berguna sama sekali.Secara lembut aku menangkap Kkoming,bulunya yang lembut membuat telapak tanganku sangat nyaman saat menyentuhnya. Aku menghadapkan wajah kkoming kewajahku dan mulai memainkannya layaknya dia seorang bayi.

“ Kenapa ayah angkatmu tidak menghubungiku ? Apa dia tidak khwatir terhadapku ?” tanyaku pada anjing ini. Aku tahu aku memang agak tidak waras karena bertanya pada anjing ini yang hanya dibalas olehnya dengan gongggongan kecil .

“Aku mulai menyadari kalian berdua mirip “ gumamku lagi

“Sepertinya…..” kini aku mengusap-ngusap belakang telinga Kkoming

“..seperinya aku merindukanya anjing kecil…” bisikku .

Sebenarnya ada apa denganku sih ? Jangan katakan jika kau mulai menyukai namja aneh itu Han Ga Rim.

~**~

Aku hampir mati bosan berada dirumah, ini adalah hari kedua Yesung berada di Thailand, aku mendengar kabar jika sore nanti mereka akan sampai di Seoul.Kini aku berada diruangan kerja Soo Hwa eonni untuk menyalin beberapa surat kontrak yang baru saja masuk, sebenarnya ini sudah mendapatkan tanda tangan Lee Soo Man, hanya butuh disalin lagi sebagai arsip kusus manager.

Lagi sibuk menatap layar komputerku, tiba-tiba  Leeteuk masuk kedalam ruangan ini .

“Oh, Kau disini Ga Rim~ah ..” sapa Leeteuk .

“Ne, oppa . Annyeong ?” sapaku .

“ Annyeong “ balasnya ramah .

“ Oppa tidak ada jadwal hari ini ?” tanyaku .

“ Sebenarnya ada, tapi nanti siang aku ada acara untuk sebuah iklan, aku lupa lirik lagu untuk Theme song iklan itu, seingatku Soo Hwa nuna menyimpannya diatas meja ini “ jelasnya .

“Aku bantu mencarinya..” ucapku ramah sambil beranjak dari kursiku.

“Terima kasih Ga Rim~ah..” .

Aku membantu Leeteuk mencari catatan itu, dan tidak perlu waktu lama kami berhasil menemukannya .

”Akhirnya ketemu juga, terima kasih ya..” .

“Ne oppa .” sahutku.

“ Yesung mungkin pulang nanti sore, pasti kau sangat kesepian dirumah sebesar itu kan ?” tebak Leeteuk

.” Sebenarnya sih iya, rumah itu hanya menang gaya saja oppa, tapi sepinya tak kalah seperti kuburan “ keluhku .

” Seperti itulah hobi suamimu, tenang, mengurung diri, berbicara dengan semua hewan peliharannya,mungkin kalau adopsi hewan itu ada ,dia akan terang-terangan membuat surat keluarga untuk hewan-hewan itu” jelas Leeteuk yang tidak bisa membuatkan menahan senyumku .

”Tapi dia tidak menghubungiku sama sekali “ desahku berat

“Kau merindukannya ya ?” tanya Leeteuk , jujur aku terkejut mendengarkan ucapannya. Tapi itu memang benar kan? Aku hanya tersenyum canggung tanpa membalas ucapannya

“Oppa !. Kau disini ?” tiba-tiba seorang wanita tinggi masuk kedalam kantor ini .

“Yoona~ya ? Kenapa kesini ?” tanya Leeteuk terkejut

“Kau ini bagaimana sih? Kita kan harus pemotretan untuk SPAO “ jelas Yoona .

“Omo ! Aku lupa ..” pekik Leeteuk . Yoona yang menyadari keberadaanku langsung menyapaku dan tersenyum padaku .

” Apa kabar Ga Rim~ssi ?” sapanya ramah .

“Baik..” sahutku sopan.

Kalau aku boleh jujur, aku sangat menyukai Yoona, dia adalah member SNSD yang menurutku sangat ramah dan baik, tapi saat aku ingat bagaimana Yesung memeluknya, jujur aku merasa tidak suka. Tapi saat ini, saat dia menyapaku seolah aku adalah temannya, perasaan itu kembali hilang, aku tidak bisa tidak menyukai wanita ini.

” Ya sudah ayo.. “ ajak Leeteuk .

“Eh tunggu ! Ada yang menelponku “ tahan Yoona lalu mengangkat telpon yang masuk. .

“Yoboseyo ?”. Yoona terdiam sebentar lalu kembali tersenyum lebar.

“Yesung oppa ! “ panggil Yoona kepada seseorang disebrang telponnya.

Aku mematung ditempatku .Yesung ? Apakah Yesung menelponnya ? Bahkan bukan aku saja yang terkejut.Leeteuk sama sepertiku, dia memandang Yoona lalu memandangku yang hanya bisa terdiam ketika tahu Yesung menelponnya.

Leeteuk pasti paham perasaanku saat ini, aku menunggu telpon Yesung, dan dia justru tidak menelponku sama sekali, tetapi justru menelpon Yoona, gadis yang telah menolaknya.

“Yoona~ya..ayo kita pergi “ ucap Leeteuk sambil menarik tangan Yoona.

“Ne Oppa aku baik” jawab Yoona kearah ponselnya, namun dia tetap mengikuti saat Leeteuk menariknya.Leeteuk yang menyadari ekspresiku langsung membawa Yoona keluar dari kantor ini.Dan aku masih terhenyak ditempatku .

Kupikir dia benar-benar sibuk karena tidak sempat menelponku. Tapi, dia bisa menghubungi Yoona, justru menanyai kabar gadis itu. Jadi apa maksud kata-katanya yang mengatakan ‘aku bukan tidak berarti apa-apa untuknya’ . Jika dia hanya ingin supaya aku tidak marah, dia tidak perlu mengatakan hal itu.Aku tidak butuh mendengarnya . Aku mematikan komputerku dengan kasar, meraih tasku dan segera keluar dari ruangan ini.Aku sudah tidak ada lagi mood untuk bekerja. Aku mau pulang !!!

~**~

Aku berdiri gelisah bolak balik diruang tengah menunggu kepulangan Yesung.Soo Hwa eonni sudah menelponku jika mereka sudah berada berada di bandara Incheon dan siap pulang ke Seoul.Entah kenapa aku begitu gelisah menunggu kepulanganya . Aku hanya ingin bertanya, kenapa dia bersikap seperti itu. Tidak menghubungiku sama sekali.Setiap detik setiap menit aku selalu menatap jam ditanganku, untuk memastikan jika Yesung pulang tepat waktu. Tapi sampai waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malampun, namja itu masih belum pulang.Aku sudah menelpon Soo Hwa eonni untuk menanyakan posisi mereka, tetapi dia bilang, mereka sudah sampai di Seoul sejak puluk 7 malam tadi.

Jadi apa yang dilakukan Yesung sekarang ? Apa dia bersama……

Aishhh~~ kenapa aku jadi panik seperti ini sih? Jika dia memang pergi menemui Yoona memangnya kenapa ? itu bukan urusanku ? Tapi…tidak bisa seperti itu juga ! Setidaknya dia memberitahuku jika pulang terlambat atau apa! ! Dan kenapa aku masih menunggunya !! Aishhhh , aku kenapa ??!!

~**~

CEKLEK !

Aku berdiri tegang ditempatku, itu pasti dia!! Dengan sedikit berlari aku menghampirinya , dan saat dia sampai diruang tengah aku bisa melihat namja itu.

”Kau belum tidur ?” tanyanya terkejut atas kedatanganku yang tiba-tiba .

”Kau dari mana saja?” tanyaku cepat .

” Aku…” Yesung tampak bingung menjawab pertanyaanku .

“ Kau menemui siapa ? Soo Hwa eonni memberitahuku jika sebenarnya kalian sudah pulang sejak jam 7 tadi, tapi kenapa tidak langsung pulang ? Jika kau ingin pergi lagi setidaknya hubungi aku, beritahu aku jika kau akan pulang terlambat “ ucapku mengeluarkan uneg-unegku.

”Aku minta maaf “ ucap Yesung pelan .

Sekarang yang dia lakukan hanya minta maaf tanpa menjelaskan apapun . Aku sudah sangat muak dengan sikapnya itu !

“Kau menemui Yoona kan ?” tebakku .

” Apa yang kau bicarakan sih ?” Yesung bertanya balik .

“ Kau tahu arah pembicaraanku Yesung~ah !” potongku cepat .

“Ga Rim~ah ! Aku lelah, aku mau istirahat ! “ elak Yesung .

“Kau bodoh ! “ umpatku pelan, membuat Yesung kembali menatapku dengan mengernyitkan kedua alisnya

.”Nde..?”

” Kau bodoh ! “ ulangku tajam .

“Kau ini kenapa ?” tanya Yesung .

Bisa-bisanya dia masih bertanya aku kenapa ? Apa dia tidak sadar dengan yang dilakukannya !!

“Aku kenapa ? Seharusnya kau yang bertanya pada dirimu sendiri ? Apakah aku salah mengatakan kau bodoh ! Lihat dirimu, mengemis cinta pada Yoona, berpura-pura baik dengannya, mencoba berbicara dengan Siwon untuk membuat Siwon balik menyukai Yoona, padahal kau senang mendengar kabar gadis itu ditolak “ ucapku seenaknya.

Aku tidak peduli lagi, aku ingin mengatakan semuanya, membuat namja bodoh ini sadar akan ketololannya.

“Ga Rim~ah !!”.

“ Selama dua hari ini kau bahkan tidak menghubungiku, kau justru sibuk menelpon Yoona menanyakan kabar gadis itu ? Kau takut dia nanti menangis lagi, kau takut dia bersedih karena cintanya ditolak, sedangkan gadis itu tidak memikirkanmu sama sekali “ ucapku kuat .

“ Cukup ! “ potong Yesung tajam.

” Apa kau mengatakan jika aku bukan tidak berarti apa-apa untukmu itu hanya bualanmu saja, ingin membuatku senang dan merasa suamiku memikirkanku , kau pikir aku bodoh !! Jika itu maksudmu aku tidak akan tertipu ! “ucapku kuat didepan mukanya .

“Kau sudah selesai bicara ?” Yesung membalas ucapanku .

“Kenapa jika aku menemui Yoona? Apa salah jika aku menelponnya ?” tanyanya .Aku tidak percaya Yesung justru bertanya seperti itu.Dia seperti menetesku !

“ KAU TIDAK SALAH ! KAU TIDAK SALAH !! “ pekikku kuat dan langsung berbalik meninggalkannya masuk kedalam kamarku.

Aku membanting pintu kamarku kuat tanpa menguncinya. Ada apa denganku ? Kenapa justru dadaku merasa sangat sakit saat ini . Aku tidak suka saat dia mengucapkan nama Yoona, aku tidak suka saat mengetahui kenyataan bahwa dia memang benar-benar menemui Yoona. Dia tidak mencoba mengelak sama sekali atau berusaha meyakinkank jika semua yang kuucapkan itu tidak benar. Melihatnya seperti itu sungguh membuat dadaku jauh lebih sakit menghadapi kenyataan ini.

Aku menyentuh dadaku yang terasa sangat sakit sekarang, kurasakan rasa hangat menyetuh pipiku yang menandakan air mataku yang jatuh. Sebenarnya untuk apa aku menangis? Apa alasanku menangis !! Kau bodoh Han Ga Rim, kau masih belum sadar ?? Kau menyukainya Han Ga Rim !!!

~**~

Aku masih terduduk lemah bersender dibalik pintu kamarku ini. Perutku berbunyi dari tadi, memang seharian aku sama sekali tidak makan. Kurasakan rasa pahit mulai menyerang lidahku, benar-benar tidak nyaman,

Bahkan aku bisa merasakan nafasku sedikit panas. Apa aku sakit ??

Aku melihat jam didinding kamarku yang sudah menunjukkan pukul 2 pagi, dan aku sama sekali tidak tidur selama itu.Pikiranku hanya sibuk membayangkan apa yang dilakukan Yesung jika bersama Yoona, apakah dia begitu menyukai gadis itu, sampai saat Yoona menolaknya dan memintanya menemaninya karena gadis itu ditolak oleh Siwon, dengan cepat Yesung langsung mengiyakan seolah lupa apa yang dilakukan gadis itu terhadapnya.

Seharusnya aku tidak menyiksa diriku seperti ini, bersedih karena namja bodoh itu. Aku mulai merasakan kedinginan namun didalam diriku terasa panas. Aku menyentuh dahiku , dan ternyata benar. Aku demam ! Dengan memaksa diriku untuk berdiri aku mulai beranjak menuju ranjangku lalu merebahkan diriku diatasnya.Tidak lupa aku menarik selimut tebalku untuk melindungiku dari rasa dingin yang mulai menyerangku .Aku mengabaikan rasa lapar yang melanda perutku dan perlahan menutup mata. Aku butuh istirahat.

~**~

AUTHOR’s POV

Yesung berjalan mondar-mandir didepan pintu kamar Ga Rim.Sekarang sudah pukul 10 pagi dan Ga Rim masih belum keluar sama sekali dari kamarnya. Dia sangat ragu apakah harus mengetuk pintu ini, “Apa dia masih marah?” gumam Yesung .

Jika dia mengetuknya bisa-bisa yeoja itu akan mendampratnya.Tapi ini tidak seperti biasanya, jika Ga Rim marah, dia tidak akan seperti ini, mengurung dirinya sampai berjam-jam seperti ini.Bahkan Ga Rim belum makan sama sekali.

“ Apa dia tidak memikirkan janinnya sama sekali ? “ ucap Yesung yang mulai gelisah didepan pintu kamar Ga Rim

“ Aku hanya ingin tahu keadaan janinnya saja ! Ya, aku punya tanggung jawab terhadap janinnya . Jika dia mau marah , itu urusan nanti “ ucap Yesung mantap , lalu kembali menatap pintu kamar Ga Rim, dan mulai mengarahkan kepalan tangannya kepintu kayu itu.

Tok..Tok ! Ketuk Yesung hati-hati, pintu itu masih bergeming. Yesung mulai berdeham untuk memanggil Ga Rim .

“Ga Rim~ah “ panggil Yesung.

Sekali lagi Yesung mengetuk pintu kayu itu, namun belum ada tanda-tanda Ga Rim keluar dari kamarnya . Sedikit menguatkan ketukannya dan sambil memanggil nama Ga Rim sekarang .Tapi hasilnya tetap sama, Ga Rim masih belum membuka pintu kamarnya

”Semarah itukah dia padaku ?” tanya Yesung kepada dirinya sendiri.Yesung meletakkan tangannya diengsel pintu, iseng dia menggerakkan engsel pintu itu, dan ternyata pintunya justru terdorong dan terbuka.

“Tidak dikunci ?” gumam Yesung sedikit bingung.

”Apa dia masih tidur ?” . Yesung perlahan memasuki kamar Ga Rim, dan mendapati Ga Rim yang sedang tertidur menghadap dinding dengan selimut yang masih menutupi rapat tubuhnya. Tubuhnya sedikit meringkuk menghadap dinding.

“Mau jadi apa dia, jam segini masih tidur ! “ cibir Yesung dan mulai mendekati Ga Rim.

“Hei!! Bangun “ panggil Yesung . Namun Ga Rim masih tertidur dan tidak bergerak sama sekali.

“Ga Rim~ah !! Apa kau masih marah padaku ? Ayo bangun ! Setidaknya sarapan dulu..” ulang Yesung mengeraskan suaranya. Namun sama seperti tadi,Ga Rim masih belum menanggapi ucapan Yesung , justru terdengar suara erangan darinya .

“Ga Rim~ah !” panggil Yesung lagi dan mulai merasa sedikit aneh dengan kondisi Ga Rim . Kini Yesung duduk dipinggir ranjang Ga Rim, membuka selimutnya dan mendapati Ga Rim yang masih menutup matanya,namun terlihat tidak tenang. Wajahnya pucat pasi dan bibirnya bergetar .

“Hei ! Kau kenapa ? Ga Rim~ah !! “ panggil Yesung sambil mengguncang-guncangkan tubuh yeoja itu. Yesung menyentuh dahi Ga Rim dan begitu terkejut merasakan hawa panas dari dahi Ga Rim .

“Yaa!! Kau sakit ? Han Ga Rim ??” panggil Yesung kuat . Sekali lagi hanya sebuah suara parau yang terdengar dari Ga Rim .

“Kau pasti tidak makan kan ? Kenapa kau bodoh sekali sih ! “ ucap Yesung mulai panik melihat keadaan Ga Rim yang terus mengigau namun tidak membuka matanya. Suhu tubuhnya benar-benar sangat panas. Yesung segera berlari kearah lemari Ga Rim, mencari kaos kaki didalamnya dan langsung memakaikannya kepada yeoja itu.

“ Kau kedinginan kan ? kenapa tidak membangunkanku jika kau merasa sakit ?” omel Yesung . Dia kembali melirik Ga Rim yang mulai membuka matanya.

”Ga Rim~ah ? Apa yang kau rasakan ? Kita kedokter sekarang ? Kau bisa berjalan ?” tanya Yesung . Tidak ada jawaban dari Ga Rim, tanpa pikir panjang Yesung segera mendudukkan Ga Rim lalu menuntun yeoja itu untuk bersender dipunggungnya dan langsung menggendong Ga Rim keluar dari kamarnya.

Dengan berlari tergesa-gesa, Yesung keluar dari rumah masih dengan Ga Rim yang digendong dipunggungnya, dia membuka pintu mobilnya lalu dengan hati-hati menaruh Ga Rim dikursi yang depan yang bersebelahan dengan kursi kemudi . Yesung hendak beranjak namun dengan cepat Ga Rim menahan tangannya dan mulai membuka matanya.

Terlihat sekali yeoja itu sedikit susah mengatur nafasnya .

“Aku tidak mau kedokter..” ucapnya parau dengan mata yang kadang masih sering tertutup.

“ Nde ?” .

“ Aku tidak mau kedokter, aku tidak mau.. “ ulang Ga Rim sambil menggeleng-gelengkan kepalanya lemah .

”Ga Rim~ah ! Kau harus kedokter “ ucap Yesung .

” Aku tidak mau, nanti akan ketahuan…” bisik Ga Rim dan perlahan sebulir air mata turun dari pelupuk matanya sebagai tanda ketidaknyamanan akan rasa sakit ditubuhnya

TBC.

MAAF BANGET YA ~~ updatenya lama >< . Aku males banget ngeditnya sih kemarin-kemarin >< . Bagaimana part ini buat yang belum baca ? Cukup menyayat hati atau memuakkan ? kekekekk

Part 5nya aku lagi mau edit ya ~~ lagi ga ada semangat sama Yesung, dia tampak menghilang diperedaran twitter, aku kan jadi merasa sunyi, sepi sendiri (??) .

Sekali lagi harap komentarnya, password part selanjutnya cuman aku kasih bagi yang koment^^

Makasih yooooooo

28 thoughts on “MARRY ME ( Remake Version ) Part 4

  1. akhirnya di post juga nih FF nya ,, hihi

    wlopun udh pernah baca tpi msih aja gereget sama YeRim ,, ga sabar pas mereka udh sama” suka ,, hahah

    tpi aku sih ngarep ada MM Versi Yesung nya , jdi tau kjadian dri sisi Yesung nya , dulu sempet mau bikin kan ??

    ada niat bikin yg Yesung POV ga nih ???
    kalo iya , aku orng pertama yg mau baca ,, hehe

  2. jadi pengen bc yg lanjutannya~
    konflik rumah tangga pun dimulai
    ga rim mulai cemburu dgn yoona ne abis yoona jg gtu deket2 icung terusss~ #ditimpukyoona
    yesung kpn kau sadar dgn perasan istrimu itu?? #bahasanyasaja
    onn ntr ada part nc kah?? #yadong hahaha🙂
    ok deh di tunggu lanjutannya
    tetep semangat onn, ^_____^

  3. Alhamdulillah ya akhirnya bisa baca juga😀
    sumpah baca ini, sungguh sungguh menguras emosi lihat si bang yeppa (tapi tetep bang yeppa is only one namja di my imajinasi ku. *hahaha…apaan tuh bahasanya*)

    kebetulan sekali baca FF ini sampil muter lagu bang yeppa yg waiting for you, resignation waaaaahhh pas panget fell nya
    makin menguras sampai akhir deeeh ngenanya.

    authornya daebakkk
    ayooo semangat untuk ngeditnya eonni, semangat….semangat…semangat🙂

  4. Ak bru bca d’sini sih jd ga tau deh bedanya apa,tp ttp keren ko

    Kyanya si ga rim mulai suka ya sma yesung????tp yesung ga sadar2 mlah ngarepin yoona trus nih

    yoona mulai dket2 yesung trus nih,kan ksian ga rim ny #jd ksel sndiri sma yesung n yoona

    Ini cma author POV sma ga rim POV doang,klo bisa ada yesung POV nya juga biar Qta tau apa yg yesung rasain gtu

    Udah ah komennya k’panjangn n lebay

    Part selanjutnya d’tunggu ya riska jngn lma2,SEMANGAT ya buat edit mengeditnya😀

  5. eonni nyesek bgt bacanya T.T *lebeh mode on* ga rim masih mikirin ketahuan saat dia sakit. aduh,aduh nelangsa bgt? eon buatin marry me versi yesung dong eon? bener2 pengen tau isi hati bang yesung ke ga rim>.<
    semangat terus eon buat nglanjutinnya!!!

  6. akhirnya bisa baca juga hehe. ah aku bete pas bagian yesung yoona bikin gregetan banget !!! aku suka sifatnya garim disini frontal haha . ngenes banget waktu garim nolak ke dokter lagi sakit masih aja mikirin karirnya yesung . ayo oen semangat ngeditnya !!!

  7. Hiks,,,hiks..bc part in sumpah aku mau nangis..kok si garimnya di buat mnderita gtu sih…smpe2 wktu sakitpun masih mkirin yesung…aaish..yesung kok kmu jht kali sih..dan aku jadinya ikut2an ga’ suka yah ama yoona..:(

  8. Hiks,,,hiks..bc part in sumpah aku mau nangis..kok si garimnya di buat mnderita gtu sih…smpe2 wktu sakitpun masih mkirin yesung…aaish….dan aku jadinya ikut2an ga’ suka yah ama yoona..:(

  9. kasihan garim ..😦
    yesung tega banget sih malah tlp’ yoona ..
    pendapat garim tentang yoona positif semua tpi gimana kalo yoona tau yg sebenar’a yahh .. wahh berubah gk yah .. btw’ yoona juga mulai suka sama yesung y ?? wahh makin seruu nih .. minho – garim – yesung – yoona !!

  10. huwaaaaaa … *ikutan nangis
    Knpa yesung oppa bsa jhat kya gtu sih sma Ga Rim ,?
    Sumpah aq jdi ikutan sedih n mlah nyaranin sama Ga Rim buat ngacuhin yesung oppa aja klo gni crta nya ,? …. *siap2 d amukin para clouds

  11. waaaahhh,crt bgs abiiiiiissss,pe tgng aku bcnya,kyk nntn drama korea bnrn,encuung,knp encung jht ma istri sndriiii..,hiks..hiks sdh critnya.

  12. sebenarnya yeppa tu gmn sich tdk bs ambil sikap.menikah hnya demi anak .trus sikpnya aneh kdg perhatian tp kdg judes ma ga rim kan kasian.apa lg ga rim dh mulai mencintai yeppa cm blm nyadr aja.bgs thor

  13. FF-nya daebak. Awalnya ragu buat baca ff ini coz ada OC-nya. Tp stlh coba-mencoba (?) baca eh tnyata seru juga.
    Mian ga sempet review di part2 sbelumnya.
    Entah knp skrg jd sk lg ma Yeppa. Imut & misterius #abaikan ini.
    Lanjuuut ke part 5.

  14. yoona mulai suka ya sama Yesung,
    Dan sebenernya yesung itu msih suka sama yoona apa enggak ? *ngga ngeh*
    ikut nyesek deh liat garim

  15. “Aku tidak pernah mengatakan kau tidak berarti apa-apa untukku.” ah yesung ngasih harapan palsu ke ga rim. kasihan kan ga rim jadi bimbang gt.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s