THE LOVE OF A FAN PART 4

Part 4

AUTHOR’s POV

Kyuhyun mempercepat langkahnya untuk menyusul gadis yang berjalan sangat cepat dengan jarak 10 meter lebih didepannya. “ Ha Neul~ah ! “ panggil Kyuhyun mencoba membuat sang gadis itu berhenti. Sekarang sang gadis telah sampai didepan lift dan menekan tombol open menantikan pintu lift itu terbuka. “ Ha Neul~ah, tunggu !! “ teriak Kyuhyun dan sekarang justru berlari mengejar Ha Neul. Ha Neul menoleh singkat kearah Kyuhyun dan menatap namja itu kecewa lalu kembali menatap pintu lift. “ cepatlah terbuka !! “ desisnya . Namun sampai saat Kyuhyun berhasil menyusulnya dan berdiri disampingnya pintu lift itu masih belum terbuka yang membuat Ha Neul harus menggeram kesal . “ Kau salah paham ! “ ujar Kyuhyun lalu mencengkram pergelangan tangan Ha Neul, dengan mudah dihempaskan tangan Kyuhyun lalu menatap Kyuhyun dengan tatapan yang diusahakan terlihat datar. “ Aku…”. “ Kau tidak perlu menjelaskan apapun ! “ potong Ha Neul cepat . “ He Neul~ah aku…” Kyuhyun kembali meraih tangan gadis itu.

“ Aku tahu jika hubungan kita memang sudah putus, tapi kau terlalu cepat jika mencari penggantiku “ ucap Ha Neul yang tidak bisa menyembunyikan rasa cemburunya.

“ Bukan seperti itu , kau salah paham. Gadis itu , dia….” Kyuhyun mencoba menjelaskan kepada Ha Neul namun ucapannya kembali dipotong oleh sang gadis. “ Apa kau masih marah padaku karena memutuskan hubungan kita begitu saja ? Kyuhyun~ah , kumohon mengertilah ! Saat ini banyak tawaran film yang diberikan kepadaku. Managementku menuntutku untuk tidak memiliki kekasih karena itu akan mempengaruhi daya jualku. Maksudku , ada perasaan seperti mereka akan merasa tidak enak jika aku mendapat adegan yang memaksaku harus beradegan mesra atau apapun itu ! “ jelas Ha Neul . Kyuhyun yang saat ini justru menatap Ha Neul tidak percaya . “ Jadi benar alasan ini yang membuatmu memutuskan hubungan kita ?” tanya Kyuhyun berusaha mengatur nada suaranya agar tidak terdengar tercekat. “ Apa kau masih belum sadar juga! Kau tahu betapa pentingnya ini buat karirku kedepan. Aku hanya ingin kau menungguku saja Kyuhyun~ah..” balas Ha Neul . Seketika cengkraman tangan Kyuhyun pada Ha Neul terlepas yang membuat Ha Neul menatap terkejut kearah Kyuhyun. “ Pulanglah kalau begitu ..” ucap Kyuhyun pelan. “ Apa kau tidak bisa mengerti kondisiku ?! “ tanya Ha Neul kesal yang merasa Kyuhyun seperti melepaskannya begitu saja . “ Tidak !! Aku tidak bisa menerimanya ! Aku selalu mencoba melakukan yang terbaik untukmu dalam keadaanku yang sibuk seperti ini. Tapi kau tidak bisa melakukan yang sama untukku. Justru menuntutku untuk mengiklaskan berakhirnya hubungan kita agar memperlancar karirmu !” balas Kyuhyun kesal. Dia sudah tidak bisa lagi menahan perasaannya ini kepada Ha Neul. “ Kyuhyun~ah !! “ tegur gadis itu.

“ Lakukan apa yang kau mau kalau begitu “ potong Kyuhyun cepat. Pintu lift ini terbuka cepat, merasa jika Kyuhyun masih bertahan akan pendapatnya, Ha Neul hanya bisa menahan rasa panas di matanya. Kedua manusia ini berada dalam sisi egonya masing-masih yang mereka pertahankan. Ha Neul langsung melangkah masuk kedalam lift itu lalu dengan kasar menekan tombol lift agar pintu lift itu menutup. Sebelum pintu itu menutup , Kyuhyun dan Ha Neul masih sempat saling menatap. Hanya tinggal 30 centi lagi pintu itu tertutup sebuah kalimat meluncur begitu saja dari mulut Kyuhyun.

” Gadis itu hanya fansku “ ucapnya lemah , mata Ha Neul mengedip singkat dan membuat air matanya jatuh lalu pintu lift ini tepat tertutup memisahkan posisinya dan Kyuhyun. Tapi sudah terlambat untuknya ,  karena Kyuhyun masih bertahan pada pendapatnya sedangkan Ha Neul juga tidak mau mengalah dari Kyuhyun.

Kim Dong Ae’s POV

Kyuhyun memasuki apartemennya dengan raut wajah yang terlihat kecewa dan marah. Dia membuka pintu secara kasar dan langsung masuk kedalam apartemennya. Langkahnya terhenti saat mendapatiku berdiri diruang tengah apartemennya yang masih menunggunya. “ Sekarang apa lagi maumu ? “ tanyanya dingin. “ Ehm..Kyuhyun~ssi, aku minta maaf soal tadi, maksudku…”.

“ Kumohon pulanglah.. “ ucapnya jauh lebih pelan. “ Kau benar-benar sudah mengacaukan hidupku , Dong Ae~ssi keluarlah dari rumahku “ usir Kyuhyun untuk yang kesekian kalinya. Aku tahu jika kalimat itu akan sering kali keluar dari mulutnya, tapi kalian tahu aku kan ? Aku tidak mau menyerah , tidak akan kubiarkan diriku untuk menyerah hanya karena ucapannya itu. Aku keras kepala ? Memang . Aku egois ? Aku akui itu ! Aku terobsesi olehnya ? Kumohon jangan mengintimidasiku dengan kata-kata seperti itu, orang-orang tidak akan mengerti apa yang kurasakan ? Mereka hanya bisa mengejekku dengan mengatakan ini hanya cinta semu, tapi aku katakan dengan jelas tidak seperti itu. Aku mencintai Kyuhyun, namja pertama yang memang benar-benar mampu membuatku gila. Dan sekarang saat dia mengusirku aku tegaskan aku akan bertahan.  “ Aku tidak mau ! “ ucapku mantap tanpa memandangnya . “ Mwo ?” .

“ Aku sudah mengatakan padamu Kyuhyun~ssi kalau aku tidak akan menyerah kan ?” jawabku dan sekarang membalas tatapannya . “ Aku hanya memintamu untuk memberiku kesempatan saja, biarkan aku tinggal dirumahmu untuk beberapa bulan  “ . Mata Kyuhyun seolah akan lompat keluar mendengar ucapanku barusan. “ Oke, beberapa minggu..” lanjutku cepat sebelum dia menelanku. “ Maksudku , kau hanya tinggal memberiku kesempatan biar aku membuktikan perasaanku padamu “ ucapku .

“ Kau itu adalah fansku Dong Ae~ssi, jika aku memberi kesempatan padamu berarti aku tidak adil pada fans-fansku yang lainnya Selain itu kau harus bisa memahami batasan-batasan antara kita “ balasku . “ Aku berbeda Kyuhyun~ssi. Kupastikan aku berbeda dengan mereka. Aku mencintaimu, disaat ada namja lain yang berusaha mengalihkanku aku tetap yakin padamu, aku tetap bertahan pada cintaku yang kutujukan padamu, aku tetap berharap padamu sampai-sampai orang disekitarku mengatakan aku gila “ timpalku .  “Kau memang gila , ini sudah berlebihan …” balas Kyuhyun. “ Kau tidak akan mungkin menjangkauku Dong Ae~ssi. Pulanglah sekarang! “ pintanya lagi namun dengan nada yang tegas. “ Jika aku tidak bisa menjangkaumu, aku tidak akan ada disini, aku masih bertahan berdiri disampingmu sampai saat ini, aku masih bertahan bukan. “ sergahku . “ Dong Ae~ssi kau…” .  “ Apa susahnya memberiku kesempatan Kyuhyun~ssi ! Jika kau yakin kau tidak akan pernah menoleh kearahku kau tidak perlu takut kan ? Tapi masalahnya aku yang masih ingin berjuang, aku masih ingin membuktikan , aku masih ingin bertahan . Barikan aku kesempatan Kyuhyun~ssi “ ujarku mencoba menahan gejolak emosiku . “ Jika….” Aku berhenti sebentar untuk menarik nafas, sejujurnya aku tidak suka mengatakan kalimat ini, namun kupikir aku harus tetap mengatakannya kepada Kyuhyun. “ Jika akhirnya aku memang harus menyerah, aku akan mundur . Tapi aku tidak mau menyerah sebelum aku mencobanya. Aku ingin mencoba membuatmu menoleh kearahku sampai akhirnya kau benar-benar menatapku. Dan saat ini aku telah sampai tahap kau melirikku. Aku tidak mau mundur sekarang, aku tidak mau mengulang langkahku yang sudah lumayan jauh. Kyuhyun~ssi, kumohon berikan kesempatan padaku …” ucapku akhirnya. Kalimat itu lah yang sebenarnya ingin sekali kuucapkan padanya. Kyuhyun tampak terdiam menatapku . Aku tidak tahu apa yang dipikirkannya saat ini . “ Kau tahu wanita tadi siapa ?” tanyanya pelan . Aku cukup terkejut saat dia menanyakan hal itu. Aku hampir melupakannya. Jujur aku takut mendengar jawabannya, takut jika dia mengatakan wanita itu adalah kekasihnya. “ Dia adalah wanita yang mengisi hatiku sampai saat ini ,dan hubungan kami kandas begitu saja . Tapi kupastikan aku masih sangat mencintainya . Apa kau masih ingin berjuang membuatku menoleh padamu ?” tanyanya . Wajahnya saat ini bukan menampilkan tatapan mengejek atau apapun, tapi seolah mencari sebuah keyakinan pada diriku. “ Apa kau tahu jika seorang pria adalah mahluk yang sangat mudah menumbuhkan cinta yang baru dalam dirinya. Aku mungkin akan banyak terjatuh, tapi aku akan terus bangkit sampai kerikil-kerikil yang menggangguku hilang berganti dengan jalan raya bebas hambatan “ ucapku . Kyuhyun semakin terdiam, namun terlihat ekspresinya sedikit berubah , dan urat wajahnya tampak menonjol keluar walau tidak terlalu jelas. “ Kau terlalu banyak menggunakan kata khiasan ! “ ejeknya pelan .  “ Begitulah wanita ..” jawabku santai . Sekarang Kyuhyun justru berjalan melaluiku begitu saja, dia menuju kesebuah ruangan yang kupikir adalah kamarnya. “ Jadi ..?” tanyaku kuat membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya dan perlahan berbalik untuk kembali menatapku. “ Jadi apa keputusanmu Kyuhyun~ssi ?” ulangku . “ Jika aku mengusirmu kau juga akan tetap bertahan kan?? Kau bermain-main kata seperti tadi yang intinya kau tidak mau pergi . “ jawabnya. Aku masih terdiam karena yakin dia belum menyelesaikan kalimatnya. “ Lakukan apa yang kau suka kalau begitu “ lanjutnya .

Kalian dengar ??!! Aku berhasil maju ketahap lebih tinggi lagi. Kalimatnya menunjukkan dia menerima kehadiranku. Aku sudah tidak bisa menahan senyumanku lagi, kubiarkan otot bibirku bekerja membentuk sebuah senyuman yang lebar kearahnya. Kyuhyun hanya terdiam dan menatapku datar, aku juga tidak berharap dia membalas senyumanku , dia kembali berbalik untuk masuk kedalam kamarnya. Kupandang punggungnya dan tanpa memikirkan apapun aku langsung berlari mengejarnya hendak memeluknya.

Tapi sepertinya Kyuhyun sadar dengan mendengar derap langkahku yang cepat kearahnya. Baru jarak satu meter lagi aku akan mendekapnya dari belakang, Kyuhyun sudah berbalik dan langsung mengedepankan tangan kanannya kearahku sebagai tanda aku menghentikan langkahku. Kurem langkahku dengan sekuat tenaga sebelum telapak tangannya itu menyentuh dadaku. “ Jaga sikapmu selama kau tinggal disini, Kuberi waktu 2 minggu …”. “ 4 minggu Kyuhyun~ssi. Kumohon 4 minggu , biarkan aku tinggal disini selama 4 minggu “ potongku cepat . Kyuhyun kembali meringis kearahku namun akhirnya dia setuju. “ Geudae ! 4 minggu kau tinggal disini. Setelah itu, kumohon kau harus pergi “ lanjutnya . Aku langsung mengangguk kuat sebagai aku paham akan ucapannya, padahal didalam hatiku, aku tidak mau keluar sampai benar-benar bisa membuatnya menatapku dengan hatinya. “ Lalu, disini memang ada dua kamar, kamarku dan kamar tamu. Tapi tentu saja aku tidak mau membiarkan kau tidur dikamar tamu, karena kau bukan tamu ! “. Senyumku langsung hilang mendengarnya mengucapkan kalimat itu. “ Terserah kau mau tidur dimana, disamping dapur ada ruangan kecil dimana aku sering menyimpan hadiah-hadiah pemberian fans, jika kau mau tidur disana aku tidak masalah “ ucapnya. Baiklah bukan masalah untukku . “ Dan yang paling penting adalah, aku sangat tidak suka orang asing masuk kedalam kamarku, menyentuh barang-barangku atau bahkan dengan lancangnya tidur-tiduran diranjangku . Kau mengerti ! Jadi jaga sikapmu selama kau disini Dong Ae~ssi ! “ . Aku langsung membungkuk dalam kearahnya lalu kembali menarik punggungku untuk menatapnya. “ Terima kasih Kyuhyun~ssi “ ucapku senang. “ Sekarang kau bisa pergi dari hadapanku , aku mau istirahat. Jangan menggangguku kecuali aku memang keluar dari kamarku “ ujarnya. Aku kembali mengangguk mengerti. Kyuhyun hanya balas mengangguk singkat tanpa senyum lalu mulai berbalik lagi. “Kyuhyun~ssi “ panggilku pelan seolah lupa akan ucapannya tadi . Kyuhyun terpaksa berbalik dengan wajah kesal dan menaikkan sebelah alisnya seolah bertanya ‘ada apa lagi ?’ . “ Aku tidak punya pakaian untuk kukenakan Kyuhyun~ssi. Perlengkapan mandi atau apapun itu. Aku ingin membelinya tapi aku tidak punya uang. Kau tahu aku sendirian di sini “ ujarku dengan nada sok merana dihadapannya. Aku yakin jika Kyuhyun bukan menatapku iba tapi menatapku seolah aku mahluk paling tidak tahu malu dimuka bumi ini, ya dia memang benar. Urat maluku mungkin sudah putus sejak lama saat mengungkapkan langsung perasaanku padanya. Kulihat kini Kyuhyun merogoh saku belakang celananya lalu mengeluarkan dompet kulit hitam bermerek Harley Davidson , dibukanya dompetnya itu lalu mengambil beberapa lembar uang yang selembarnya senilai 10ribu won.  “ Ambil ini ! Dan kau bisa tutup mulutmu setelah ini. Aku mau istirahat “ ujar Kyuhyun sambil menyerahkan uang itu. “ Aku akan menggantinya nanti Kyuhyun~ssi. Akan kuminta kakakku untuk mengirimkan uangnya kepadaku “ ujarku sambil meraih uang itu dengan gaya sok tidak enakan. “ Tidak perlu ! “ jawabnya cepat dan langsung berbalik . “ Kyuhyun~ssi ..” panggilku lagi dan kembali Kyuhyun harus terpaksa berbalik namun dengan ekspresi wajah yang siap murka kepadaku . “ Aku hanya ingin bilang ,selamat beristirahat saja “ ucapku pelan dan melemparkan senyum terbaikku kearahnya. Dia tidak menjawabku sama sekali dan langsung berbalik lalu membuka pintu kamarnya, aku bisa melihat sekilas isi kamarnya , namun secepat kilat dia langsung melenggang masuk kedalam kamarnya dan membanting pintunya yang menimbulkan bunyi ‘brak’ kencang . “ Galak sekali ..” gumamku pelan. Namun perhatianku bukan lagi pintu kayu bercat putih yang ada didepanku ini, namun beralih kelembaran-lembaran yang sangat menggoda yang ada ditanganku ini. Aku tidak tahu jumlahnya berapa, tapi aku sepertinya tidak perlu khawatir akan kekurangan buat belanja keperluanku . “ Aku akan kesupermarket sebentar Kyuhyun~ssi. “ ucapku kencang bermaksud memberi tahu Kyuhyun . Tapi tidak ada tanggapan apapun dari dalam kamarnya. Aku hanya mengedikkan bahuku singkat “ Tidak perlu khawatir, karena aku akan segera kembali “ lanjutku yakin *capek deh =____= * . Aku langsung beranjak keluar dari apartemen Kyuhyun, aku benar-benar butuh baju ganti dan perlengkapan mandi.

~Sepertinya Kyuhyun memberiku uang sekitar 100ribu won yang sangat cukup untuk membeli keperluanku. Aku sengaja hanya membelanjakan seperempatnya karena kupikir aku akan membeli pakaian lainnya dilain hari. Untung saja di kota besar seperti ini, Super market malam yang buka sampai jam 9 lewat masih cukup banyak membuatku tidak merasa kesulitan . Aku hanya memilih beberapa pakaian sederhana, kaos dan piyama. Lalu membeli handuk, sikat gigi dan perlengkapan mandi lainnya yang kubutuhkan. Saat aku sudah menenteng semua belanjaanku keluar dari Super Market ini aku langsung teringat sesuatu . “ Aishhh~~ aku belum melihat ruangan untuk tempat tidurku . Ckckk~~ harus cepat pulang dan membereskannya kalau begitu “ gumamku dan mulai melanjutkan langkahku menuju apartemen Kyuhyun.

~Awalnya aku berjalan santai menyusuri pinggir jalan raya ini. Beberapa mobil-mobilpun masih sering lalu lalang membelah jalan raya. Namun aku merasa sangat aneh saat aku merasa ada yang mengikutiku. Aku mencoba berhenti sebentar untuk memastikannya lalu menoleh kebelakang. Ya~~seorang lelaki memakai topi dan jaket berbahan parasut itu berdiri tidak jauh sekitar 7 sampai 9 meter dibelakangku. Jika aku berhenti dia ikut berhenti dan bersikap seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu padahal aku yakin jika dia mengikutiku. Kukuatkan cengkramanku pada kantong kresek yang kupegang berisi belanjaanku ini. Baiklah ~~ ini sudah tidak beres sepertinya, karena saat aku menyebrang , lelaki itu masih mengikutiku dan saat aku mempercepat langkahkupun dia masih setia mengikutiku dari belakang. Apa dia akan menyerangku saat aku melewati jalan sepi ? Keringat dingin mulai mengalir lancar dari ujung kepalaku. Gedung apartemen Kyuhyun masih cukup jauh dan harus berjalan 10 menit lagi, belum lagi memasuki sebuah gank ya walaupun tidak kecil tapi tetap saja jika sudah pukul segini siapa yang akan jalan-jalan disekitar jalan itu. Tidak ada pilihan lain selain aku berlari menjauhinya . Baiklah Kim Dong Ae !! Jangan takut, kau pernah ikut lomba marathon kan sewaktu SMP dulu, walau tidak mendapatkan juara. Ambil pengalamannya saja kelau begitu. Aku menelan ludahku saat ini, menghembuskan nafasku perlahan dan kuhitung dalam hati detik-detik sebelum aku mengambil langkah seribu. Hana….dul….SET !! Langsung saja kupacu lariku sekuat tenaga . Dan benar saja saat aku menoleh, lelaki mengerikan itu mengejarku !! Apa yang harus kulakukan saat ini, dari langkah larinya saja aku yakin jika ia berlari sangat cepat dan akan berhasil mengejarku. Sekarang aku sudah memasuki gang yang mengarah kegedung apartemen Kyuhyun. Dan seolah semakin memojokkanku , gang ini benar-benar sepi . Nafasku semakin tak teratur karena kesulitanku dalam mengirup oksigen. Aku tidak mau tertangkap olehnya, tidak mau !! TAPI…..

GREBBBB

Seseorang berhasil mencengkram tanganku . Tamat riwayatmu Kim Dong Ae!! Dalam sedetik kemudian lelaki yang berhasil mengejarku ini menarik tanganku dan membalikkan tubuhku dengan kasar. “ Kau mencoba berlari nona ?! “ ejeknya dengan suara sinis kearahku. Aku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas karena intensitas cahaya diwilayah ini tidak begitu baik . “ Lepaskan aku ! “ ucapku panik. Aku berusaha berontak dengan menghempaskan tangannya yang mencengkram kuat pergelangan tangan kananku. Tapi usahaku belum membuahkan hasil , dia kini justru merampas kantong kresek yang sedang kupegang ditangan kiriku. “ Berikan padaku ! “ ucapnya kasar. Karena tadi aku berusaha menahannya membuat kantong kresek itu robek dan menghamburkan isi belanjaan yang ada didalamnya *kresek murahan ~ plakkk*  . Aku memandang frustasi kearah belanjaanku yang kubeli dan sudah berhamburan dijalanan ini. “ Apa yang kau lakukan !! “ ujarku kuat dan tampak terancam . “ Aku hanya butuh uang saat ini nona, setidaknya beri aku sedikit saja ! Aku akan melepaskanmu ! “ ucapnya dengan nada mengancam . “ Jangan minta padaku ! Aku tidak punya uang ! “ balasku . “ Kau bohong !! “ sergahnya . Pria ini langsung merogoh saku celanaku yang memang sebagian uang dari Kyuhyun kusimpan disana “ Hei !! “ ucapku spontan . Aku berusaha mendorong tubuhnya, tapi itu merupakan hal yang sia-sis. Kurasakan kulit telapak tangannya menyentuh kain saku celanaku. Dan jari-jarinya dengan lincah menyelip pada saku celanaku dan akhirnya berhasil mengambil hampir semua uang pecahan 10ribu won itu dari sakuku. “ Ini apa kalau bukan uang ?! “ bentaknya kuat kearahku. “ Terima kasih ya ~~ “ ucapnya santai mengabaikan tatapan marahku Dia sudah melepaskan cengkraman tangannya padaku sejak tadi, dan sekarang pria brengsek ini justru berbalik hendak meninggalkanku. Tidak akan kubiarkan begitu saja dia pergi membawa uang-uang itu. Aku berjalan cepat kearahnya dan langsung memukul belakang kepalanya dengan kuat yang membuatnya berteriak kesakitan. Bahkan pangkal telapak tanganku merasakan rasa sakit akibat aku memukul kepalanya. Dia langsung berbalik dan mendelik kearahku. Gawat !! Aku sontak mundur melihatnya yang sepertinya ingin menelanku hidup-hidup. “ Kau berani sekali ya !! “ desisnya mengerikan. “ Kembalikan uangku …” ucapku sok berani padahal nada suaraku sudah bergetar kuat . “ Kemari kau ..” ujar pria itu, aku terus mundur sampai aku terpojok kedinding-dinding pagar beton rumah-rumah kawasan Gangnam ini. Dan tanpa persiapan apapun lelaki ini sudah berdiri didepanku lalu melayangkan tangannya untuk menampar wajahku . PLAKKK !!

Seketika rasa panas kurasakan dipipiku sebelah kiri. Air mata yang sudah ingin keluar sejak tadipun langsung tumpah membasahi pipiku. Aku kembali ingin mendorong tubuhnya, tapi lelaki ini justru mencengkram kedua lenganku dan kembali mendorong tubuhku kedinding dengan kuat . DUAKK ! Itulah bunyi yang kudengar dari terbenturnya kepalaku akibat perbuatan laki-laki ini. Yang kurasakan saat ini adalah seperti aku melihat banyak kunang-kunang mengitari kepalaku.

AUTHOR’s POV

Seorang gadis berjalan terseok-seok dengan menyeret langkahnya yang terasa sangat berat . Bunyi gesekan sepatu ketsnya dengan kasarnya jalan raya membuat bunyi berisik disepanjang ia melangkahkan kakinya. Sebelah tangannya masih setia memegangi belakang kepalanya yang terasa lengket dan masih mengucurkan darah walau tidak banyak, karena proses pembekuan darah sedang berlangsung saat ini sebagai kerja tubuh yang mempunyai fungsi sebagai penyembuhan diri sendiri(?) . Tujuan gadis itu hanya dia fokuskan pada sebuah gedung apartemen dimana dia tinggal sekarang. Sang gadis berhasil sampai didepan gedung itu, dia berjalan menghampiri seorang petugas keamanan gedung yang tampak sedang berjaga malam. “ Bisa kau bantu aku pak ?” pinta gadis itu lemah . Petugas itu langsung menghampiri Dong Ae yang sudah hampir pingsan namun tetap bertahan membuat dirinya sadar. “ Nona ? Kau.. ada apa ? Apa yang terjadi ?” Tanya petugas itu tampak terkejut . “ Aku tinggal …..” kalimatnya terputus karena Dong Ae meringis saat ini akibat rasa sakit dikepalanya . “ aku tinggal disini bersama seseorang Pak, Cho Kyuhyun ! Anda mengenalnya kan ? Bisa antar aku kedalam …” ucap Dong Ae semakin melemah . “ Cho Kyuhyun ??” ulang petugas itu memastikan . “ Ne, aku tinggal bersamanya . Dia kekasihku pak….” balas Dong Ae pelan dan sangat lemah. *seenak jidatnya ni bocah !! *

~Kyuhyun baru saja keluar dari kamar mandi yang ada dibagian belakang apartemennya . Kyuhyun melenggangkan kepalanya untuk mencari keberadaan Dong Ae, namun belum berhasil menemukan gadis itu. “ Apa dia masih di Super Market ?” gumam Kyuhyun pelan. Merasa tidak mau repot berfikir lagi , Kyuhyun hendak berjalan kembali kekamarnya. Namun saat langkahnya baru saja sampai diruang tengah, terdengar bunyi bel dari arah pintunya . “ Apa itu dia ? Kenapa tidak masuk saja sih ? “ dumel Kyuhyun namun tetap berjalan menuju pintu depan apartemennya . Dibukanya pintu apartemennya dengan tidak bersemangat , namun ekspresi Kyuhyun langsung berubah terkejut saat melihat yang berdiri didepan apartemennya adalah seorang petugas keamanan gedung dengan membopong Kim Dong Ae yang sudah tersender lemas disamping petugas itu. “ Tuan Cho Kyuhyun ?” tanya petugas itu . “  n..ne…” balas Kyuhyun. “ Gadis ini tiba didepan gedung apartemen dalam keadaan sudah seperti ini. Dia meminta saya membantunya mengantar keapartemen anda. Dia bilang jika anda adalah kekasihnya “ ujar sang petugas. “ Mwo ?! “ .

“ Kyuhyun~ssi…ada yang menyerangku tadi…” kini Dong Ae mulai bersuara, tatapannya terlihat lemah namun dia tetap dalam keadaan sadar. Secara tiba-tiba Dong Ae menarik tangannya yang tadi dia taruh diatas leher petugas keamanan itu, lalu berusaha berdiri walau terlihat sedikit oleng. “ Ada yang merampokku Kyuhyun~ssi dan pria itu melukaiku…” ucap Dong Ae dengan nada bergetar . Lalu tanpa bisa ditahan lagi, Dong Ae menutup matanya dan langsung oleng kedepan kearah Kyuhyun. Refleks Kyuhyun menangkap tubuh Dong Ae yang sudah jatuh lemas kedepannya dan langsung memeluknya . “ Hei !! Dong Ae~ssi ! “ panggil Kyuhyun kuat. Namun kepala Dong Ae hanya terkulai-kulai lemas menandakan jika ia sudah tak sadarkan diri. “ Panggilkan ambulans pak ! “ ujar Kyuhyun cepat menatap petugas gedung itu yang tampak syok dengan kejadian ini.

Kim Dong Ae’s POV

Aku menatap Kyuhyun yang sedang duduk disebuah sofa kecil dipojok ruangan rumah sakit ini. Dia bersedekap lalu kepalanya menyender disandaran sofa dengan memejamkan kedua matanya. Sepertinya dia tertidur saat menungguiku. Aku sadar dari pingsanku satu jam lalu , dan mendapati diriku sudah berada disebuah ruangan rawat inap disebuah rumah sakit. Serta belakang kepalaku yang sudah ditutupi perban untuk menutupi luka sedang dibelakang kepalaku. Kini aku mulai menuruni ranjang rumah sakit dan hendak berjalan menghampiri Kyuhyun yang terlihat sangat lelah. Kurasakan lantai dingin rumah sakit ini karena aku tidak memakai sandal dalam ruangan. Aku semakin mendekatinya dan akhirnya berhasil sampai didepannya. Kupaksa punggungku untuk membungkuk dan langsung mensejajarkan wajahku dengan wajahnya. Ya Tuhan !! Dia benar-benar tampan ! Aku hendak menyentuh poninya yang menutupi matanya namun saat itu, tiba-tiba Kyuhyun sudah membuka matanya dan balas menatapku . DEG !! Ya Tuhan ! Dia bangun !!

TBC

12 thoughts on “THE LOVE OF A FAN PART 4

  1. si dong ae kasian… tp msih tetep bilang klo dy pacar kyu paz wkt kyk gto… bner” dah…
    cpetan lanjuuutttt!!!!!
    kyu-nya bangun truzz bakal blg aph nich ma dong ae???

  2. min!
    dong ae nya nyebelin bgt!!
    sumpah nyebeeeellliiiinnnnnn T,T
    dong ae nya jangan dibuat terlalu nyebelin dong ….
    nanti akyu jadi males baca FF nya hehehe =.=”

  3. haneul sama kyu gak usah balikan aja…biar kyu sama dong ae pacaran (ngarep!)…ih kirain eunhyuk yg ngejer, rupanya rampok! kasian bngt dong ae, tpi yg anehnya keadaan lgi parah mash aja ngaku2 pacarnya kyu, ckckck….

  4. yaaaa onnie! aku nunggu kelanjutan FF mu ini di ffindo, tapi mengapa kau PHP-in aku berbulan bulan? *plak* onnie ceritamu ini bener bener memotivasi supaya gak patah semangat!!! onnie…dilanjutin yah please🙂 gomawoo~~ tweet @nesyasn FB: nesyasarahnafisah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s