THE LOVE OF A FAN part 3

Kim Dong Ae’s POV

Sudah kukatakan bukan jika menyerah bukanlah gayaku. Apa karena dibentak olehnya aku akan langsung ciut ? Kukatakan tidak ! Aku sadar jika akan ada banyak sekali penolakan yang akan aku terima, tapi itu hanya jalan untukku mencapai waktu saat Kyuhyun nantinya akan menoleh kearahku dan akhirnya menerima keberadaanku. Dan saat dia membentakku kupikir dia akan berkata yang jauh lebih menyakitkan dari hal itu, tapi ternyata hanya kalimat-kalimat kecil yang hanya dia ulang-ulang saja. Ingin tertawa sebenarnya, tapi itu akan menjatuhkan repotasinya didepanku yang notabenenya adalah fans yang pasti dianggap gila olehnya. Kubiarkan dia lari sebentar lalu mulai menyusulnya. Aku melihat ia tidak membawa botol mineral yang membuatku berinsiatif membeli minum dimesin penjual minuman pinggir jalan . Aku berusaha menyusulnya lagi dan berhasil mendapatinya disebuah gank kecil yang sepertinya mengarah kekomplek perumahan. Kupercepat lariku dan berhasil menyeimbangi langkahnya.

“ Kubelikan minuman untukmu Kyuhyun~ssi ! “ ucapku lancar , sepertinya Kyuhyun menyadari kehadiranku lalu menoleh kearahku. Aku tidak kaget lagi saat dia menatapku terkejut . “ Kau!! “ . Aku justru semakin tersenyum kearahnya lalu menyerahkan minuman itu kedepan wajahnya yang membuatnya harus menarik wajahnya mundur kebelakang. “ Apa yang kau lakukan ! “ ucapnya kesal lalu menghempaskan tanganku begitu saja membuat minuman itu terjatuh dan tumpah. Aku menatap Kyuhyun lalu menatap minuman itu dan kembali menatap Kyuhyun sedikit kesal .

“ Mau sampai kapan kau mengikutiku terus nona, kumohon berhentilah! “ ucapnya sambil berkacak pinggang didepanku. “ Aku tidak mau menyerah Kyuhyun~ssi, aku bukan tipe yang seperti itu. Yang perlu kau lakukan hanyalah memberiku kesempatan “ balasku dengan mudah. Kyuhyun justru tertawa sinis kearahku, mungkin dia pikir ucapanku sangat menggelikannya. “ Kau ini apa tidak punya harga diri ? Mengemis cinta seperti itu kepadaku “ ejeknya . Jujur aku sedikit tersinggung dengan ucapannya itu,kutatap matanya yang tidak terbesit rasa bersalah sedikitpun saat mengeluarkan kalimat itu. “Apa aku salah jika aku hanya ingin memperjuangkan cintaku saja, dan cintaku itu adalah kau Kyuhyun~ssi. “ balasku yang membuatnya harus membelalakan matanya mendengarkan jawaban dariku. “ Nona, kau….”.

“ Kau kan belum memberiku kesempatan, setidaknya berikan kesempatan dulu padaku. Kita bisa mencobanya dengan berpacaran terlebih dahulu “ ujarku mengemukakan saran sederhanaku. Kyuhyun semakin melebarkan matanya, saat ini bola matanya hampir keluar mendengarkan saranku itu. “ Kau gila..” desisnya pelan.” Jangan mengikuti lagi , aku mau pulang ! “ ucapnya tiba-tiba .Dan secepat kilat dia sudah meninggalkanku dengan berlari cepat seperti seorang atlit marathon , aku yang cukup terkejut dengan tindakannya hanya bisa menatap bingung punggungnya yang semakin menjauhiku. Sadarlah Kim Dong Ae!! Kembali kemasaku saat ini, aku langsung menatap panik kearah Kyuhyun . “ Tunggu aku Kyuhyun~ssi ! “ teriakku kuat, langsung saja aku berlari menyusulnya. Aku tidak akan pernah membuang begitu saja semua kesempatan yang sudah terbuka lebar didepanku. “ Kyuhyun~ssi !” teriakku lagi memanggil namanya.

AUTHOR’s POV

“ Kyuhyun~ssi ! “ teriak Dong Ae dibelakang Kyuhyun. Kyuhyun sedikit tidak percaya karena gadis yang dibelakangnya itu berhasil mengejarnya . Dalam keadaan yang  masih berlari Kyuhyun mencoba menoleh kebelakang dan langsung melebarkan bola matanya melihat Dong Ae yang masih bernafsu mengejar larinya. Kyuhyun semakin mempercepat larinya. Tinggal beberapa meter lagi dia akan memasuki apartemennya dan meminta petugas keamanan gedung menahan gadis itu agar tidak mengikutinya lagi. “ Kyuhyun~ssi ! “ diabaikan oleh Kyuhyun panggilan dari Dong Ae, dia terus berlari sampai sebuah suara teriakan terpaksa memperlambat larinya. “ Arggghhhh…” teriak Dong Ae dibelakang Kyuhyun. Entah apa yang membuat Kyuhyun akhirnya mengerem kakinya dan berhenti dari larinya lalu mulai berbalik secara perlahan untuk melihat Dong Ae yang sekarang tengah tersungkur dipinggir jalan, kedua lututnya menghantam jalan kasar ini dan kedua tangannya berpijak menahan tubuhnya agar tidak benar-benar jatuh. Mungkin gadis itu akan menyerah , pikir Kyuhyun. Tapi saat Kyuhyun hendak berbalik meninggalkannya, dilihatnya Dong Ae mulai mendongakkan kepalanya yang tadi menunduk, wajahnya terlihat meringis seperti menahan rasa sakit. Dengan perlahan gadis itu mulai bangkit dari jatuhnya walau dia sedikit kesulitan untuk berdiri tegap.Tidak bisa ditampik jika Kyuhyun sangat terkejut melihat perjuangan gadis itu, terlihat sekali jika wajah Dong Ae sangat pucat namun masih menunjukkan keinginan untuk mengejar Kyuhyun. Kyuhyun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya bingung dengan sikap fansnya yang satu ini “ mengerikan sekali “ ujar Kyuhyun pelan. Mata Kyuhyun kembali harus dibuat melebar saat tiba-tiba, Dong Ae semakin oleng, matanya mulai terpejam dan bisa ditebak gadis itu sudah tidak bisa menahan tubuhnya lagi yang membuatnya jatuh tersungkur menghantam tanah dan pingsan. “ Nona ! “ teriak Kyuhyun spontan dan langsung berlari mendekati Dong Ae yang sudah tergeletak ditanah. Kyuhyun langsung saja menepuk wajah gadis itu meyakinkan apakah dia benar-benar pingsan. “ Nona..hei…nona..sadarlah “ ujar Kyuhyun sedikit panik sambil menepuk pipi gadis itu.Namun Dong Ae masih setia menutup kedua matanya dengan wajah yang sudah  seputih tulang belulang. “ Nona kau kenapa ? Chhhh ~~ “ umpat Kyuhyun. Merasa sudah tidak punya pilihan lagi ,Kyuhyun berusaha mendudukkan tubuh Dong Ae lalu menuntun tubuh itu untuk menyender kepunggungnya. Sudah cukup yakin dengan keadaan Dong Ae yang bergelayut dibelakangnya , Kyuhyun langsung saja berdiri dengan Dong Ae yang digendong belakang olehnya. Kyuhyun memutar tujuannya dan berbalik arah untuk menuju sebuah klinik yang memang berada diperempatan jalan besar yang tak jauh dari gedung apartemennya. “ Aishhh~~ apa yang ku lakukan ?! “ umpat Kyuhyun sambil berlari dengan masih menggedong Dong Ae , ini kali pertamanya menggendong seorang gadis, dan dia akui ini benar-benar berat.

~Kyuhyun mengeluarkan ponsel Dong Ae dari tasnya, dia menunggu diluar ruangan karena didalam Dong Ae sedang diperiksa oleh dokter yang bertugas diklinik itu. Kyuhyun sudah mencoba menghidupkan ponsel Dong Ae namun tidak berhasil, yang menandakan jika ponsel itu lowbat . Merasa kesal karena itu artinya Kyuhyun akan semakin terikat pada Dong Ae, dimasukkannya secara asal ponsel itu kedalam tas Dong Ae dan kembali menatap pintu putih yang dibalik itu terdapat ruangan dimana Dong Ae sedang diperiksa. Tidak perlu menunggu lama lagi tiba-tiba pintu itu terbuka , lalu keluarlah Dong Ae dengan berjalan mundur meninggalkan ruangan itu, dia terlihat menunduk , sepertinya ditujukan pada dokter yang ada didalam ruangan itu, lalu mulai menutup pintunya. Kyuhyun kini menatap tajam Dong Ae yang sepertinya sudah terlihat lebih baik. Dong Ae yang menyadari aura mistis mengancamnya hanya bisa menoleh takut-takut kearah Kyuhyun lalu melemparkan senyum malaikat yang dibuat-buat. “ Ehm…kau masih menungguku Kyuhyun~ssi “ ucap Dong Ae basa basi . Kyuhyun langsung berdiri lalu dengan kasar menyerahkan tas Dong Ae yang langsung diterima oleh Dong Ae. “ Bagaimana keadaanmu ?” tanyanya kasar. Dong Ae sedikit terkejut sebenarnya, walau Kyuhyun terlihat marah, tapi dia tetap menunjukkan kekhawatirannya padanya. “ Aku..aku tidak apa-apa Kyuhyun~ssi. Hanya tadi aku kehabisan energi sepertinya “ ucap Dong Ae pelan. “ bagus kalau begitu, jadi aku sudah tidak punya urusan lagi padamu . Pulanglah sekarang ! “ ucapnya yang langsung berjalan meninggalkan Dong Ae begitu saja. Dong Ae langsung mengejar Kyuhyun lalu mencengkram lengan namja itu. “ Ada apa lagi ?” tanya Kyuhyun gusar sambil menghempaskan tangan Dong Ae. “ Aku pingsan tadi karena aku belum makan Kyuhyun~ssi. Sekarang aku benar-benar lapar, uang didompetku tidak cukup untuk membeli makanan “ ujar Dong Ae dengan raut wajah memohon. “ Nde..?! “ . “ Aku lapar …” ulang Dong Ae , sekarang Kyuhyun hanya bisa mendengus , lalu menatap hampa kearah Dong Ae, apa dipikir gadis itu dia adalah bank yang bisa kapan saja diambil uangnya untuk membeli makanan ? “ Aku benar-benar lapar Kyuhyun~ssi…” melas Dong Ae sekali lagi. “ Aishhh~~ “ keluh Kyuhyun lalu melanjutkan langkahnya disusul Dong Ae yang mengikuti dibelakangnya dan tanpa menerima protesan dari Kyuhyun.

Kim Dong Ae’s POV

Aku hampir tidak percaya jika Kyuhyun mengijinkanku masuk kedalam apartemennya, aku langsung mengikutinya yang sepertinya menuju dapurnya. “ Duduk disini “ ucapnya dingin kepadaku sambil menunjuk sebuah kursi dimeja makan ukuran sedang yang terletak bersebrangan dengan dapur mewahnya. Akupun langsung menurut, namun aku tak melepas sedikitpun pandanganku dari Kyuhyun, dia berjalan kearah kulkas 2 pintunya lalu membuka kulkas itu dan mengambil sebuah mi instant didalamnya lalu berjalan kekompor gasnya dan mulai memasak mie instant itu. “ Ehm..Kyuhyun~ssi, aku tidak bisa memakan mie instant. Bisakah kau memasakkan yang lain untukku ?” tanyaku . “ Kyuhyun meletakkan mi istannya lalu mulai berbalik untuk menatapku. “ Aku sudah cukup bersabar memasakkan makanan untukmu , dan masih ingin protes juga ?” tanyanya terlihat kesal. “ Aku memang tidak biasa memakan makanan istan seperti itu Kyuhyun~ssi, tidak baik buat kesehatanku. Apa tidak ada bahan makanan yang lain dikulkasmu ?” tanyaku lagi tanpa merasa tidak enak . Aku langsung bangkit menghampirinya lalu menuju kulkasnya itu, kubuka pintu kulkas itu yang langsung mengeluarkan udara dingin dari dalamnya. Aku sedikit mengerucutkan bibirku karena isi dari kulkas ini hanya makanan cepat saji semua, mie instant , pop mie (?) , sossis (?) , pasta, snack , minuman ringan, tidak ada buah atau sayuran didalamnya. “ Pantas saja kau kurus Kyuhyun~ssi “ celetukku pelan . Merasa tidak punya pilihan lain, aku mengambil beberapa bumbu yang ada dikulkas itu lalu membawanya ke meja kompor untuk menyiapkan sesuatu yang akan ku buat. Kuabaikan tatapan Kyuhyun yang seolah ingin mengatakan ‘ini rumah siapa’ . “ Aku akan buat nasi goreng saja ya? Bagaimana ?” tanyaku bersemangat . Kyuhyun sama seperti sebelum-sebelumnya hanya menatapku kesal lalu berlalu sambil bergumam “ terserah kau saja “ . Aku hanya mengedikkan bahuku singkat dan kembali melanjutkan aktifitasku.

~” Jadi, nona….” Kyuhyun menatapku sambil menaikkan sebelah alisnya “ Kim Dong Ae “ jawabku cepat dalam keadaan mengunyah nasi gorengku. “ Baik, Nona Kim…” ucapnya, aku sontak tertawa mendengarnya memanggilku dengan nama Nona Kim yang langsung saja membuat nasi yang kunyah berhamburan keluar dari mulutku dan beberapa diantaranya terbang kewajah Kyuhyun . “ Aigoo..maafkan aku Kyuhyun~ssi “ ucapku sambil bangkit dari kursiku dan langsung mencoba mengusap wajahnya dari nasi yang menclok (?) diwajahnya. Dengan emosi yang ditahan Kyuhyun langsung menepis tanganku dan kembali menatapku tajam. “ Maaf, aku hanya merasa sangat lucu kau memanggilku nona Kim , Kyuhyun~ssi. Kau bisa memanggil namaku saja biar lebih akrab “ ujarku malu-malu. Kyuhyun tampak mengatur nafasnya, apa dia sangat marah terhadapku ? . “ Baiklah, Dong Ae~ssi. Jika kau sudah kenyang , bisakah kau pergi . Aku sudah harus kembali bekerja pukul 10 nanti, masih ada satu jam untukmu. “ ujar Kyuhyun, aku tahu dia bermaksud mengusirku. Aku tidak menjawab pertanyaannya , namun sedang sibuk memperhatikan bentuk wajahnya . Tanpa melihat piringku lagi, aku langsung menyedoknya dan memasukkan kedalam mulutku. Kukunyah sebentar lalu menelannya . Mataku melebar saat ini juga, rasa panas dan sangat menyengat menyerang tenggorokanku, hidung dan mataku. “ Erghhhh….” pekikku sambil menutup mulutku dan langsung berdiri. Kyuhyun yang melihat reaksiku langsung ikut berdiri dan menatapku bingung. Aku menatap piringku dan merasa sangat terkejut karena yang kumakan tadi bukanlah nasi goreng namun saos super pedas yang memang kutaruh diujung piring untuk penambah selera saja. Aku tidak tahu jika semangkuk penuh aku menyedoknya dan langsung memasukkannya kedalam mulutku. “ Arghhh…” pekikku kuat dengan masih membungkam mulutku. “ Dong Ae~ssi , kau kenapa ?” tanya Kyuhyun terkejut. Aku langsung berlari-lari kecil ditempatku dan menatapnya dengan air mata yang sudah membanjiri pipiku akibat rasa pedas yang kurasakan. “ Ada apa ?” tanyanya lagi. “ Aku tidak bisa menjawabnya karena mulutku yang terasa sangat panas, bahkan lidahku seperti terbakar. Saos macam apa itu yang bisa sepedas itu !! “ Erghhhhh….” Rintihku lagi kesakitan, Kyuhyun langsung berjalan mendekatiku lalu mencoba meraih tanganku yang sedang memegangi mulutku. “ Kau kenapa ? Kenapa dengan mulutmu “ . Aku langsung mengelak lalu memberi arahan pada Kyuhyun dengan menunjuk sebotol saos yang ada dimeja makan disebelah piringku. Kyuhyun mengikuti pandanganku kearah meja makan , dia tampak sedikit shock lalu kembali menatapku. “ Berapa banyak yang kau makan ?” tanyanya lagi. Aku hanya bisa menggeleng-geleng kuat dengan masih banjir air mata. “ Aishhhh~~ sini ! “ ujar Kyuhyun sambil menarik tanganku. Dia menarikku menuju kulkasnya lalu membukanya dan mengeluarkan sebuah minuman dari dalam kulkas itu. Dibukakan minuman itu untukku lalu menyerahkannya padaku yang langsung kusambut dan menegak habis isinya. Hampir satu menit sepertinya aku berjibaku menghabisi satu botol air itu, perutku terasa terisi penuh dengan air saat ini. Namun rasa pedas masih bisa kurasakan walau tak separah tadi, aku langsung menyerahkan botol itu begitu saja kepada Kyuhyun lalu menuju bak cuci piring menghidupkan kerannya dan membasuh mulutku dengan air yang mengalir itu. Saat ini bibirku seperti mengalami penebalan 4 kali lipat, benar-benar panas!! “ Kau sudah tidak apa-apa ?” tanya Kyuhyun yang sepertinya berdiri dibelakangku. Aku hanya bisa melambai-lambaikan tanganku kearahnya tanpa menoleh sebagai jawaban, aku oke .

~Kini aku duduk disofa ruang tengah Kyuhyun sambil menutupi mulutku dengan handuk kecil yang diberikan Kyuhyun padaku. Aku masih merasa sangat yakin jika bibirku bengkak akibat saos mematikan itu. “ Jika kau sudah tidak apa-apa pulanglah, sekarang aku harus pergi “ ucapnya . Aku langsung bangun dari dudukku , dan tanpa melepaskan handuk itu dari mulutku , aku langsung membungkuk kearahnya . “ Hati-hati dijalan Kyuhyun~ssi !” ucapku bersemangat dari balik handuk kecil itu. “ Ingat kau harus pergi ! “ perintahnya. Namun aku hanya tersenyum dibalik handuk itu dan terus menatapnya. Kyuhyun mulai berbalik lalu berjalan menuju pintu depannya.Aku mengikutinya dari belakang dan ikut mengantarnya sampai kedepan pintu. “ Hati-hati…” ucapku lagi saat dia sudah meninggalkan apartemennya. Kututup pintu apartemen itu , lalu mulai tersenyum girang. “ Siapa yang mau pulang ? “bisikku pelan dengan nada gembira. Aku meraih tasku yang kutaruh disofa ruang tengah ini, lalu mengeluarkan ponselku. Kubongkar ponselku ini, lalu mngeluarkan kartu SIMku dan kembali memasangkan perangkat ponsel itu. “ Baiklah ~~ aku bersalah padamu “ ucapku menatap ponselku sendiri. “ Setidaknya aku harus memutuskan hubungan dulu selama beberapa hari ini “ lanjutku pelan, kusimpan kartu SIM itu kembali didalam tasku. Saat ini kufokuskan diriku menatap ponsel kesayanganku itu. Aku menarik nafas sebentar lalu menghembuskannya pelan, baiklah ~~ 1 2 3 . PRAKKKKKK !! Yak ~~ aku sukses menghancurkan ponselku itu, kalian bisa tebak apa yang kulakukan ? Tepat !! Aku membantingnya . Dan sekarang aku sedang menatap keeping-keping ponselku yang hancur karena kubanting dengan sekuat tenaga tadi. Aku justru tersenyum menatap pecahan-pecahan itu, lalu mulai membereskannya. “ Aku mau tinggal disini lebih lama Kyuhyun~ssi “ ucapku pelan .

AUTHOR’s POV

Setelah memutuskan untuk pulang tadi malam, akhirnya Eunhyuk kembali mendatangi gedung apartemen Kyuhyun. Kalau bukan karena pesan Dong Ae yang memintanya untuk tidak menyusulnya kedalam mungkin dari tadi Eunhyuk sudah masuk kedalam gedung itu, bertanya pada resepsionist dimana tepatnya apartemen Kyuhyun. “ Tapi gadis itu belum memberiku kabar sampai saat ini !! “ ucap Eunhyuk sedikit panik. Drrrttttt…..Drrrttttt. Eunhyuk langsung meraih ponselnya yang berada didalam kantung jaketnya. Walau tidak mengenal nomor yang menelponnya Eunhyuk masih tetap menekan tombol hijau untuk menerima panggilan itu. “ Yoboseyo ?” sapanya. “ Oppa ! “ sapa sebuah suara disebrang sana. Mata Eunhyuk tampak membulat karena mengenali suara orang yang menelponnya. “ Dong Ae~ya !! “ balasnya. “ Oppa !! “ . “ Dong Ae~ya !!! “ . Hampir satu menit 2 orang bodoh itu hanya memanggil satu sama lain -_____-‘ .

“ Bagaimana keadaanmu ? Kau dimana ??” tanya Eunhyuk akhirnya. “ Aku masih…”. “ Tunggu ! Aku melihat Kyuhyun keluar dari gedung apartemennya ? Apa dia mengusirmu tadi malam ?Sekarang kau dimana Dong Ae~ya ?” tanya Eunhyuk lagi. “ Oppa ! Berhenti dulu ! Biarkan aku bicara ~~ “ jawab Dong Ae tegas. Sekarang Eunhyuk menatap Kyuhyun yang dari kejauhan memasuki tempat parkir yang ada tepat disebelah gedung apartemen mewah itu. “ Apa ?” balas Eunhyuk. “ Aku menelponmu dari telpon rumah Kyuhyun “ jelas Dong Ae. “ Nde..?” . “ Ne, sekarang aku ada didalam apartemennya asal kau tahu saja ! “ lanjut gadis itu bangga. Tidak lama kemudian, sebuah mobil mewah berwarna putih keluar dari gadung parkir itu, kaca kemudinya yang turun setengah jendela memunculkan pemilik mobil itu yang tengah focus menyetir. Eunhyuk bisa melihat Kyuhyun yang menggunakan kaca mata hitam tengah menyetir mobilnya dan membelah jalan raya semakin menjauhi apartemennya. “ Jadi…” ujar Eunhyuk menanggapi ucapan adiknya itu. “ Jadi aku berhasil membuktikan padamu kan jika aku berhasil sampai ketahap ini. Mungkin nomorku tidak akan aktif oppa selama beberapa hari, aku saja yang akan menelponmu . Jangan khawatir padaku karena aku akan baik-baik saja. Sekali lagi jangan menyusulku sampai aku memintamu untuk menjemputku ! “ perintah Dong Ae. “ Tapi Dong Ae~ya…” . “ Oppa !! Mengertilah…” pintanya. Akhirnya Eunhyuk harus kembali kalah dengan gadis yang berbicara disebrang telponnya, hanya hembusan nafas beratnya lah yang menandakan jika ia setuju mengikuti ucapan Dong Ae. “ Baik..kita lihat kau akan bertahan sampai kapan . Dan segera hubungi aku jika kau sudah merasa menyerah “ balas Eunhyuk pelan. “ Aku mengerti..” balas Dong Ae. “ Berhati-hati lah ~~ Oh iya. Hwating ! “ ujar Eunhyuk, bagaimanapun Eunhyuk tetap ingin menunjukkan perhatiannya kepada adiknya itu dengan memberikan semangat. “ Ne, terima kasih oppa . Aku menyayangimu ..” balas Dong Ae, dan tidak lama kemudian terdengar bunyi klik pelan yang itu artinya panggilan dari Dong Ae telah berakhir. “ Aku benar-benar tidak yakin jika kau yang akan menang Dong Ae~ya , kau akan banyak menangis karena namja itu “ ujar Eunhyuk pelan dengan pandangan yang menerawang gedung yang ada disebrangnya seolah bisa melihat sang adik.

Kim Dong Ae’s POV

“ Kenapa kau masih disini Dong Ae~ssi ?!! “ tanya Kyuhyun kepadaku, terlihat sekali jika ia kesal . Aku tengah mencuci beberapa panci dan penggorengan bekas aku memasak makan malam yang sengaja ku buatkan untuknya. Kuhentikan aktifitasku sebentar lalu mulai menghadapinya. “ Aku tadi sengaja membeli bahan makanan untuk mengisi kulkasmu Kyuhyun~ssi. Aku tahu jika kau tidak suka sayuran, tapi aku tetap membelikannya. Kau harus mulai mencoba memakan sayuran Kyuhyun~ssi “ ucapku mengabaikan ekspresi kesalnya itu. “ Katanya kau tidak punya uang “ ujarnya ketus. “ Oh, aku tadi memakai uang yang ada kotak kecil itu “ ucapku menunjuk sebuah kotak kecil gelap yang ada diatas kulkas. “ Ada beberapa uang kecil namun cukup banyak “ tambahku . Saat ini Kyuhyun justru semakin terlihat kesal dan marah. Apa ucapanku salah ? Kenapa Kyuhyun justru melotot kearahku saat ini. Dalam dua langkah dia sudah berdiri tepat didepanku, dan tanpa aba-aba lagi, langsung mencengkram pergelangan tanganku lalu menarikku . “ Lepaskan aku Kyuhyun~ssi “ pintaku memelas, aku tahu jika dia akan kembali mengusirku dari apartemennya. Aku tidak mau pergi ! Aku sudah terlalu jauh melangkah, aku tidak mau mundur lagi dan akhirnya memulai langkah yang baru. “ Kau harus pergi ! “ ucapnya tegas. Berkali-kali aku mencoba menghempaskan cengkraman tangannya namun tidak bisa, sekarang kami melewati ruang tengah. Tapi, tiba-tiba saja kakiku terserimpet (?) karpet yang melapisi lantai ruang tengah ini. Sontak aku oleng kedepan, dan tepat saat itu Kyuhyun menoleh kearahku, aku benar-benar tidak bisa menahan tubuhku, aku rubuh kedepan dengan menabrak Kyuhyun yang ada didepanku. Dan….

BRUKKKK!!! “ Arghhhhh..” umpat Kyuhyun dibawahku. Ya dia tepat dibawahku sedangkan aku jatuh tepat diatas tubuhnya dan naas bagi Kyuhyun karena dia yang menghantam lantai. Sedangkan aku, aku hanya bisa menatap wajahnya yang begitu dekat denganku saat ini. Nafasku seakan berhenti merasakan dada bidangnya menempel pada dadaku. Ya Tuhan ! Wajahnya bahkan tidak lebih dari satu jengkal dari wajahku. Hembusan nafasnya saat dia mengumpat tadi membuatku merasa melayang . Kyuhyun tampaknya mulai sadar dengan keadaan kami, tapi dia justru balas menatap mataku yang membuatku semakin akan kehilangan akal sehatku. Kami masih terdiam sampai sebuah suara mengagetkanku dan dia.  “ Apa yang kalian lakukan ?” tanya sebuah suara . Aku dan Kyuhyun serempak menoleh kearah pintu . Dan disana telah berdiri seorang wanita muda dengan tinggi semampai menatap terkejut kearahku dan Kyuhyun. Aku tidak mengenalnya , tapi tidak untuk Kyuhyun. Dia terlihat salah tingkah lalu langsung mendorong tubuhku untuk berdiri, terpaksa aku bangkit berdiri dari menindihnya . Kyuhyun menyusulku berdiri namun tatapannya hanya ditujukan pada gadis ini.

“Ha Neul~ah, ini….” ucap Kyuhyun sedikit gugup. “ Maaf jika aku menggangu kegiatan kalian “ balas gadis itu dingin lalu langsung berbalik dan berjalan keluar dari apartemen Kyuhyun. “ Aishhh ~~ Park Ha Neul !! “ panggil Kyuhyun dan langsung saja berjalan keluar dari apartemennya mengikuti gadis yang bernama Ha Neul itu. Aku hanya bisa tertegun ditempatku menyaksikan kejadian tadi, terlihat sekali jika Kyuhyun terlihat panik saat aku dan dia sedang dalam posisi yang memang siapapun yang melihatnya akan berpikir yang macam-macam. Aku tidak tahu, tapi aku merasa takut saat ini. Takut jika aku akan menghadapi kenyataan jika Kyuhyun telah memiliki gadis yang dicintainya. Aku tahu jika aku fans yang egois, tapi aku sendiri tidak bisa mengontrol perasaanku, aku benar-benar mencintainya. Mengetahui ekpsresi Kyuhyun tadi membuat dadaku sangat sakit saat ini. Apa benar gadis itu yang kau cintai Kyuhyun~ssi ? Apa yang harus kulakukan saat ini !!!

TBC

9 thoughts on “THE LOVE OF A FAN part 3

  1. wah bener2 ga nyangka, dong ae senekat dan seberani itu…ckckck, jdi salut aku walau agak kesel…kasian khan kyunnie…hehe pengen liat deh sampe sejauh mana ‘mereka’ sanggup bertahan…:-D

  2. Jiahahahahaha makin hancur aja kelakuan dong-ae!
    Ngakak di part dy tlpn unyuk. Kekeke dah mcm mr bean!!!
    Qw aja ampe heran! Apalagi
    Kyuhyun! Bgaimana ada org aneh mcm i2. Kekekeke

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s