THE LOVE OF A FAN PART 1

udul : THE LOVE OF A FAN

Cast :   Kim Dong Ae (my fiction)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Hyuk Jae (Super Junior)

Park Ha Neul

Other Cast

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : General

Length : Short Story

Genre   : Romance ( ga janji Happy Ending)

AUTHOR’S POV

Satu pertanyaan yang ingin disampaikan untuk seorang fans adalah , apakah bisa kalian membedakan perasaan cinta kepada seorang idolamu dengan cinta yang benar-benar kau rasakan kepada lawan jenismu. Mungkin untuk beberapa orang tidak akan sulit menjawab pertanyaan ini , tapi itu baru beberapa bukan ? Masih ada beberapa orang lagi yang akan sangat kesulitan menjawab pertanyaan ini . Sama halnya dengan kisah yang satu ini , kisah dari seorang gadis bodoh yang dengan keyakinan tertinggi dari dalam dirinya mengatakan jika cintanya pada idolanya adalah cinta sesungguhnya yang ia rasakan pertama kali pada seorang pria. Begitu banyak harapan ia bumbung didalam cintanya itu, harapan agar sang idola akan membalas cintanya yang tentu saja mengundang kita untuk menertawai mimpi konyolnya itu. Cinta gadis itu mampu membutakan matanya, menutup akal sehatnya dan membuatnya seperti seorang fans yang menderita autis yang seolah dalam dunia khayalnya sang idola itu menyambut cintanya akan dia rasakan juga dikehidupan nyata. Yang ada dipikirannya saat ini adalah bagaimana membuat idolanya tersebut menoleh kearahnya , merasakan perasaan cinta yang ia transferkan , dan akhirnya balas menyukainya dan menjadi miliknya . Ckckk~~ harapan naïf yang anak TK saja mungkin akan bilang ‘ kau melakukan hal yang sia-sia ‘ .

Semua orang akan sadar jika semudah itu membuat sang idola balas melirik kita, siapapun ingin mengalaminya . Bermimpi idola kita membalas perasaan kita yang dulunya hanya sepihak . Tapi ~~ apakah akan semudah itu, apakah akan semudah yang dipikirkan gadis itu . Akan banyak sekali air matanya yang akan tumpah karena dia harus menghadapi mimpinya itu , dan sepertinya dia harus mempersiapkan dirinya untuk menampung mimpi-mimpinya didunia khayalnya yang akan terkubur jika semua yang dilakukannya akan sia-sia .

“Berjuang dulu baru terima hasilnya “ bisik gadis itu pelan sambil memasangkan headset kekedua telinganya lalu menekan tombol play dan langsung menikmati lantunan nada yang mengalir dari kabel headset itu ketelinganya. Ya ~~ perjuangannya dalam mewujudkan cintanya itu yang akan digambarkan dalam kisah ini , kisah bodoh yang mungkin hanya akan membuat kita merasa prihatin pada gadis ini , namun seperti apa kata gadis itu , perjuangkan dulu baru terima hasilnya . Kita lihat perjuangannya dan apakah kita akan masih bisa menertawainya dengan mimpi-mimpi konyolnya itu.

Sebuah kamera kehidupan mulai menyorot gadis yang sedang menyenderkan kepalanya kekaca kereta Api Express jurusan Incheon Seoul , seperti yang diceritakan diatas jika ada sepasang headset terpasang dikedua telinganya mengirim nada-nada lagu yang berjudul 7 Years of Love lewat kabel headset itu, matanya terpejam menikmati suara namja yang menyanyikan lagu itu dengan sangat baik. Imajinasinya kini melayang tinggi membayangkan jika sebentar lagi dia akan melihat sang penyanyi itu. Penyanyi pria yang mampu membuatnya merasakan cinta yang pertama kali, yang membuatnya hanya tahu jika namja yang pantas dicintai hanya sang penyanyi itu, membuatnya sadar jika cinta sepihak itu begitu menyakitkan dan memaksanya harus membuat cinta pasif ini menjadi cinta berbalas . Gadis itu semakin tenggelam dalam angannya sampai sebuah klakson modern yang berasal dari ujung kereta api ini berbunyi menandakan jika kereta telah sampai pada tujuannya.

Sadar akan guncangan kecil dari berhentinya kereta api ini, gadis itu membuka matanya, dan dengan sedikit enggan melepas headsetnya lalu memasukkannya beserta ipodnya kedalam tas kecil yang ia selimpangkan ketubuhnya. Gadis itu mulai berdiri dan sama seperti penumpang lainnya berjalan keluar dari kereta ini sambil membawa koper ukuran sedangnya . Setelah turun dari kereta itu dan merapat ketempat tunggu dimana biasa penumpang menunggu kereta, sang gadis mulai teringat sesuatu. Dengan hati-hati ia mengeluarkan kertas tebal ukuran 10 kali 5 cm yang tak lain adalah sebuah tiket konser penyanyi solo idolanya sekaligus cinta pasifnya itu. Sebuah sunggingan senyum manis terukir jelas diwajahnya ketika ia menatap tulisan merah yang mengukir nama penyanyi itu. “ Cho Kyuhyun aku datang …” ucap gadis itu pelan, kini dia kembali memasukkan tiket konser itu kedalam tasnya dan mulai meluruskan pandangannya. Kakinya sudah benar-benar ia pijakkan dikota metropolitan seperti Seoul, kota elit dengan nuansa modern yang sangat kuat. Bayangan dia akan menapaki pinggir-pinggir jalan kota Seoul sambil menikmati tamaram dari lampu-lampu pinggir jalan itu membuat gadis ini semakin merasa exited . Dia kini mulai berjalan sambil menarik kopernya. Seharusnya sudah ada seseorang yang menjemputnya kan ??  “ Dong Ae~ya !!! “ suara nyaring yang memanggil nama gadis itu membuatnya harus berhenti dan melenggangkan kepalanya mencari sipemilik suara . Seorang laki-laki dengan warna rambut putih akibat pewarnaan kimia berjalan mendekati gadis yang dipanggil Dong Ae itu. Jaketnya sedikit berkibar akibat dia mempercepat larinya. “ Bagaimana perjalananmu ?” tanya sang pria sambil tersenyum lalu meraih pegangan koper Dong Ae . “ Cukup menyenangkan oppa “ jawab Dong Ae . “ Jadi masih berniat mewujudkan cinta semumu itu ?” tanya sang pria lagi , kini tatapannya antara mencibir dan sedikit iba karena merasa yang dilakukan Dong Ae hanyalah hal yang sia-sia. “ Itu bukan cinta semu oppa, akan kubuktikan Cho Kyuhyun benar-benar akan menoleh kearahku . Demi semua koleksi albumnya yang aku punya , seorang Cho Kyuhyun akan memandangku “ ucap Dong Ae yakin . Pria itu hanya mengedikkan bahunya singkat lalu mulai memimpin jalan mereka untuk keluar dari stasiun ini, “ Terserahlah , yang penting kita kerumahku dulu . Kalau bukan ibumu yang mengasuhku sejak kecil aku tidak mau berbagi tempat tinggal denganmu, pengeluaranku akan semakin banyak saja “ keluhnya . “ Terima kasih Eunhyuk oppa “ jawab Dong Ae sambil tersenyum mendengar keluhan kakak angkatnya itu , walau dia terlihat pelit sebenarnya laki-laki inilah yang selalu menjadi tempat sandaran bagi Dong Ae saat mereka masih bersama. Dong Ae menyeimbangi langkah Eunhyuk menuju motornya yang diparkir dipelataran parkiran kawasan stasiun ini.

~” Karena aku hanya menyewa rumah kecil seperti ini , jadi aku hanya mempunyai satu kamar. Kau saja yang memakai kamar ini . Aku akan tidur diruang tengah “ ucap Eunhyuk sambil membukakan pintu kamarnya . “ Istirahatlah , maaf sedikit acak-acakkan “ ucapnya santai lalu meninggalkan Dong Ae dan kopernya dikamar itu. Dong Ae hendak mengatakan sesuatu lagi namun dia harus menahannya karena saat ini Eunhyuk sudah meninggalkan kamarnya dan menutup pintu lalu menghilang dibaliknya. “ Sedikit acak-acakan dia bilang ?? Ini seperti kapal pecah .. tidak ini seperti rumah yang baru saja terkena gempa bumi “ decak Dong Ae mengedarkan pandangannya keseluruh sudut kamar Eunhyuk. Pintu lemari Eunhyuk terbuka begitu saja menampilkan pemandangan susunan bajunya yang sangat acak-acakkan , tidak hanya itu seprai tempat tidurnya pun terlihat sangat dekil yang Dong Ae yakin sudah lebih dari 2 tahun seprai ini tidak dicuci oleh kakaknya itu. Bungkus makanan ringan, kotak makan, dan sebagainya menghiasi lantai kamar ini bercampur dengan kaos kaki yang membahayakan kesehatan paru-paru siapa saja jika berdiri dalam jarak 2 meter kurang dari kaos kaki beracun itu.Dong Ae hanya bisa menghembuskan nafas beratnya, dia sudah sangat mengenal watak Eunhyuk yang memang terkenal jorok, jadi tidak heran jika yang akan dihadapinya nanti adalah setumpuk sampah-sampah ini yang sudah sangat ingin dibuang ketempat asalnya. “ Baiklah , bersihkan rumah ini dulu . Setelah itu persiapkan dirimu untuk lusa Kim Dong Ae “ ucap Dong Ae memberikan semangat kepada dirinya sendiri saat ini.

~Kyuhyun membanting begitu saja ponselnya kekasur tempat tidurnya yang langsung memantul lalu bergulir dan akhirnya jatuh kelantai dengan bunyi sedikit berisik. Siapa peduli dengan ponsel itu . Ini sudah kedua puluh kalinya dia menghubungi Haneul namun satupun panggilannya tidak dijawab sama sekali oleh gadis itu. Apakah dia sesibuk itu sampai tidak bisa mengangkat telpon dari Kyuhyun barang mengatakan apa kabar saja. Kyuhyun menuju sofa tunggal yang memang berada dipojok kamarnya dan menghadap jendela kaca yang lansung bisa memandang pemandangan malam dari sini, dia bersender lemah pada sandaran sofa itu sambil menegak wine yang sekarang berada didalam gelas kristal yang dipegangnya. Kembali rasa bosan menghampirinya , rasa bosan akan kehidupan yang berjalan flat menurutnya . Berkutat pada kegiatan itu-itu saja agar bisa terus mempertahankan karir yang sudah dibangun selama ini. Lusa adalah konser tunggal pertamanya selama karirnya, lebih tepat konser pembuktian dirinya sebagai eksistensinya pada dunia hiburan ini khususnya dunia musik. Kyuhyun kembali menegak winenya sampai menyisakan seperempat wine didalam gelasnya . Kini pikirannya melayang untuk memikirkan seorang gadis yang dicintainya yang mungkin saat ini jauh lebih sibuk darinya. “ Setidaknya dia ada untukku disaat seperti ini “ ucap Kyuhyun pelan . Merasa tenggorokkannya kembali kering Kyuhyun kembali menegak sisa winenya sampai habis , dia cengkram kuat gelas kristal itu sampai tangannya kebas sendiri lalu menghembuskan nafas panjang . Tidak ada gunanya menyesali ini semua, bukankah ini mimpinya dulu ? Dikenal semua orang karena suaranya dan penghayatannya dalam setiap lagu yang ia bawakan. Sebuah kenyataan sudah tergambar jelas saat ini, jika para penggemarnya dan orang-orang diluar sana yang akan menyaksikan konsernya tidak akan mau tahu dengan apa yang dirasakannya, mereka hanya ingin penampilan yang terbaik dan bisa menghibur mereka. Karena memang seperti itulah dunianya saat ini.

~”Kau yang membereskan ini semua Dong Ae~ya ?” tanya Eunhyuk tidak percaya sambil mengedarkan pandangannya kesemua sudut ruangan rumahnya. “ Ne oppa “ jawab Dong Ae santai, gadis itu terlihat puas dengan hasil kerjanya. Tidak sia-sia usahanya seharian merombak rumah kecil Eunhyuk agar lebih pantas dikatakan sebagai rumah yang pantas dihuni. Dia merapihkan rumah Eunhyuk sampai rumah itu benar-benar bersih dan berbeda image saat ini. “ Kalau seperti ini aku akan senang kau tinggal disini , kau boleh meminum susu strawberry ku kalau kau mau “tawar Eunhyuk sambil tersenyum lebar, “ Aku tidak mau itu , aku mau kau mengantarku besok ke Financial Art Hall, Seoul Olympic Park “ pinta Dong Ae mantap “ Kau benar-benar akan menonton konsernya ?” tanya Eunhyuk lagi sambil duduk diatas pelapis lantai yang ada diruang tengah ini lalu mengambil remote TV . Dong Ae menghampiri Eunhyuk lalu ikut duduk disebelahnya . “ Ne oppa , kau hanya perlu mengantarku saja . Aku akan menelponmu jika aku sudah mau pulang “ jawab Dong Ae . “ Baiklah , tidak masalah bagiku . Jam berapa ?” tanyanya . “ Aku akan berangkat pagi sekali, acara dimulai pukul 6 sore, tapi aku ingin menunggu kedatangan Kyuhyun, ada yang ingin kuserahkan langsung padanya”. “ Bagaimana kau memberikannya ? Memangnya kau akan diijinkan menemuinya sebelum konser ?” tanya Eunhyuk lagi. Kini Dong Ae tampak terdiam, benar juga yang diucapkan oleh Eunhyuk. Bagaimana cara ia memberikan hadiahnya pada Kyuhyun. Baiklah ~~ pikirkan hal itu nanti yang penting dating dulu besok. “ Biar kupikirkan nanti “ akhirnya Dong Ae menjawab . Eunhyuk hanya menyipitkan matanya dan akhirnya memilih untuk menatap TV menyaksikan sebuah acara komedi yang cukup mengocok perutnya.

Kim Dong Ae’s POV

Jangan mengintimidasiku dengan mengatakan aku terlalu berlebihan hari ini. Aku memang terlihat sangat bahagia hari ini karena aku akan benar-benar melihat cintaku , melihat namjaku menyanyikan langsung semua lagunya dihadapanku . Sebenarnya harus kukoreksi sedikit kalimatku, dia menyanyikan semua lagunya tepat dihadapan fans-fansnya yang akan menghadiri konser tunggal pertamanya. Aku merapatkan jaket woolku dan topi kuplukku untuk membuatku lebih hangat karena saat ini tengah memasuki musim dingin. “ Oppa cepatlah !! “ teriakku dari luar memanggil Eunhyuk yang dari tadi masih belum keluar dari rumah. Kini Eunhyuk sedikit berjalan dengan terburu-buru melewati pintu depan rumahnya . “ Kau cerewet sekali , pakai ini “ ujarnya sambil menyerahkan helm wanita kepadaku, langsung saja kusambut dan segera memakainya. Eunhyuk mulai menaiki motornya lalu menoleh kearahku . “ Ayo naik “ ajaknya. Aku langsung naik kemotornya dan memeluk pinggangnya. “ Kau bisa mengebutkan oppa “ bisikku . “ Jangan remehkan motorku ya, kau siap berangkat Hero ? Antarkan adikku sekarang “ ujar Eunhyuk semangat kepada motornya, dia mulai menstarter motornya lalu mengegas stang motor ini dan membuat motor ini melaju. Jadi nama motornya Hero ?

~Padahal ini akhir pekan, tapi kami masih saja terjebak macet tadi. Akhirnya aku sampai di Olympic Park ini pukul 10 lewat. Kutatap pelataran olyimpic park yang sudah sangat ramai , sepertinya ide untuk mengantri lebih pagi bukan hanya aku saja yang punya, ratusan orang-orang yang ada dihadapanku ini sepertinya mencentuskan ide yang sama. Dasar otak bajakan!! Aku sudah memberitahu Eunhyuk oppa untuk meninggalkanku saja dan aku akan menelponnya jika aku akan pulang. Kini aku menatap ratusan orang ini, tidak sepertinya ribuan yang ikut mengantri untuk menukar tiket konser mereka. Kutarik nafas panjang untuk membuat rileks tubuhku lalu menghembuskannya secara perlahan , baiklah Kim Dong Ae , sekarang kau bisa melihat semua sainganmu , apakah kau akan menciut ? Tidak !! Aku akan melakukan apapun untuk membuat Kyuhyun tahu jika ada aku yang benar-benar tulus menyimpan rasa cintaku untuknya. Aku mulai melangkah menuju kerumunan orang itu untuk ikut mengantri , sebuah kotak ukuran sedang yang ada ditasku ini harus kuberikan langsung pada Kyuhyun, dia harus menerimanya langsung bagaimanapun caranya.

~Aku tidak menyangka jika perjuangan itu benar-benar menyakitkan. Aku sudah mengumpulkan uang untuk menonton konser ini selama setahun . Aku mencoba membeli tiket dengan harga yang cukup menguras buku tabunganku, tapi pada akhirnya aku hanya bisa menatap kesal panggung yang jaraknya cukup jauh denganku. Aku berdiri sekitar 20 meter dari panggung karena aku sedikit terlambat mengantri tadi, aku memilih stand by dengan harapan bisa berdiri dan bebas berkeliling. Tapi sepertinya aku harus salah menduga lagi, tempat ini benar-benar sangat penuh. Gedung teater ini hanya menampung 1200 penonton dan sepertinya hari ini mengalami kelebihan kapasitasnya. Aku terdesak diantara ratusan fans-fans yang sama sepertiku dan meneriakkan satu nama yang membuatku merasa sangat cemburu. Konser akan dimulai 20 menit lagi, dan dari tadi usahaku untuk bisa lebih maju kedepan masih belum membuahkan hasil. Ayolah Kim Dong Ae, demi Kyuhyun , demi dia menoleh untuk melihatmu, singkirkan orang-orang ini dan terus maju !!!

~Aku tidak percaya dengan yang kualami selama 2 jam tadi. Setelah berhasil menelusup kedepan, walau tidak benar-benar sampai didepan panggung, namun aku masih bisa melihatnya dengan cukup jelas. Wajahnya yang sangat sempurna dimataku membuatku terbuai dan tidak bisa mengatakan apapun. Aku bahkan lupa bagaimana caranya tersenyum karena aku menangis selama dua jam melihatnya. Aku hampir tidak mempercayai hal ini, dia ternyata memang benar-benar ada, seorang Cho Kyuhyun yang telah sukses membuatku hanya menatapnya sebagai satu-satunya namja yang kucintai ternyata bukanlah sesuatu yang berbentuk abstrak, dia benar-benar real dan selama dua jam tadi aku bisa melihatnya langsung menyanyikan lagu-lagu dari albumnya . Aku masih terdiam ditempatku sementara orang-orang yang lainnya sudah mulai meninggalkan gedung teater ini. Aku langsung tersadar saat kurasakan seseorang menabrakku. “ Maaf…” ucapnya namun tidak berhenti dan tetap melanjutkan langkahnya. Tiba-tiba aku teringat sesuatu. Hadiahku belum kuberikan padanya, aku langsung menoleh kiri dan kekanan tampak panik. Apa yang harus kulakukan saat ini. Tadi Kyuhyun langsung berjalan kebalik panggung , kini mataku menangkap salah seorang kru yang kini tampak memasuki sebuah pintu dipojok gedung teater ini. Langsung saja aku mengejarnya , dia berjalan kesebuah pintu besi yang sepertinya kebelakang panggung atau mungkin ruang persiapan dari gedung teater ini. “ Tunggu pak ! “ pekikku kuat saat dia hendak menutup pintu itu lagi. Aku berhasil membuatnya berhenti dan langsung berdiri tepat dihadapannya. “ Ada apa nona ?” tanyanya . “ Apakah Kyuhyun didalam sana ?” tanyaku. “ Tentu saja, disini dia melakukan semua persiapannya sebelum tampil “ jawabnya. Aku langsung tersenyum senang, dan dengan santainya hendak berjalan memasuki ruangan dibalik pintu itu. Namun tidak semudah yang kukira karena laki-laki ini langsung menahanku dan menatapku dengan menaikkan sebelah alisnya. “ Kau tidak boleh masuk nona !” ucapnya dengan nada suara yang berubah galak . “ Tapi aku ingin menemui Kyuhyun pak , aku harus mengungkapkan perasaanku langsung padanya “ jawabku jujur. Orang ini langsung saja tertawa dan menatapku dengan tatapan mencemooh . “Lebih baik kau pulang nona “ ucapnya hendak menutup pintu, namun aku langsung menahannya dengan tanganku dan kembali memelas kepada pria ini. “ Kumohon Pak , biarkan aku masuk. 10 menit saja ijinkan aku menemui Kyuhyun. Tidak 5 menit cukup “ bujukku. “ Tidak bisa ! Sudah sana pulang ! Konser ini sudah berakhir “ tegasnya. Aku tidak akan menyerah hanya karena seorang Kru melarangku. Kuputar otakku untuk mengatur strategi dalam beberapa detik . Aku berpura-pura kaget melihat kebelakang kepala pria ini. “ Ah Cho Kyuhyun ! “ pekikku dan sukses membuat pria ini ikut menoleh kebelakang, dalam kesempatan itu kudorong tubuhnya pelan dan langsung saja melangkahkan kakiku masuk kedalam ruangan dibalik pintu ini, ada sebuah koridor panjang yang disisi-sisinya terdapat banyak pintu yang menyimpan ruangan dibalik pintu-pintu itu. “ HEI agashi !! “ teriak pria dibelakangku. Aku sempatkan kepalaku untuk menoleh kebelakang. Gawat !! Lelaki itu mengejarku. Aku terus berlari saat ini. Otakku terasa buntu sekarang ! Bagaimana aku menemukan Kyuhyun saat ini. Derap langkah larinya yang berasal dari sepatu pantofel menandakan dia masih setia mengejarku. “ Berhenti agashi ! Kau tidak boleh kesini !!” teriaknya kuat. Aku tidak boleh tertangkap !! Ini kesempatanku , kesempatanku menyatakan perasaanku langsung kepada Kyuhyun. Nafasku mulai terasa sangat tersengal karena lariku yang terus saja tidak mau berhenti, dalam keadaan terdesak seperti ini aku tidak bisa berfikir jernih ! Dan kenapa pula semua pintu disini sama ! Apakah tidak ada papan yang menunjukkan dimana Kyuhyun sekarang ! Aku mengerang frustasi dengan masih terus berlari. “ Agashi berhenti !! “ teriak pria itu. Ya Tuhan ? Kenapa dia tidak menyerah saja sih !! Aku berbelok kesebuah koridor saat ini, dan tepat saat itu aku melihat disisi tembok koridor terdapat pintu bercat biru yang terbuka. Tanpa pikir panjang lagi, aku langsung melenggang masuk kedalam ruangan dibalik pintu itu dan langsung membanting pintu terus menguncinya. Selang beberapa detik aku bisa mendengar derap langkah berlari dari namja yang mengejarku itu. Aku berhasil lolos darinya. Seketika kakiku yang tegang langsung terasa lemas karena mulai merasa tenang. “ Siapa kau ?” tanya sebuah suara dibelakangku. Mataku melebar karena ada orang yang tahu posisiku. Pelan-pelan aku berbalik untuk melihat orang itu, dan tepat saat aku sudah menatapnya. Aku seperti terhipnotis ditempatku, sengatan listrik seperti menyerangku saat ini juga, kedua bola mataku menatap seorang yang berdiri didepanku ini, dia hanya menggunakan singlet putih dan celana dasar yang sangat pas dikakinya. Nafasku terasa berhenti saat dia langsung menatap mataku dengan menaikkan sebelah alisnya. KYUHYUN berdiri didepanku saat ini!!

TBC

25 thoughts on “THE LOVE OF A FAN PART 1

  1. wah dong ae bnr2 b’mimpi..tp mimpi’y isa t’wujud g ya….ktmu udah…tggal nggu p’juangan dong ae…
    ditggu chap slanjut’y thor…

  2. Hyaww! Mimpi jadi nyata! O m g!!
    G’ sia2 tolak2-an ama smw org! Tp ada hasilnya!!

    Ntu rumah eunhyuk kena badai titanic. Hohohoho. Mengerikan.

  3. Harapann semua fans ==” aahhh’ berharap suatu saat’ nanti’ impian q brtemu yesung ato eteuk t’wujudd ^^ q mnyukai mreka ..

    Ahhh evilkyuu :*

  4. Huaaahhh.. Ini aku banget chingu.. Mencintai seorang namja yg memasng mustahil di dapat cho kyuhyun. Hhha. Tp gw gga senekat Dong Ae.. Ekekke.. Debak dah ff nya! Lanjutt

  5. ya ampun..qo gw ikut deg2an bacany c..
    ini kan impian smua fans
    akirnya dong ae bs ktmu langsg ma kyu
    tp tbc…penasaran..
    n sy blm dpt pw ny..heuheu

  6. crazyyyyyy………………… seneng banget fans kayak gtu….. ktmu kyuhyun awalnya sengaja jd gk sengaja….

    ikut deg2.an bacanya…..

    penasaran ama lanjutanya…………. pengen cepet baca……. gmana ya nasib dong ae ?????
    hehhehe

  7. Setuju sama dong Ah, hyukpa emng jorok bnget *digampareunhyuk
    Eon, itu nama motornya hyukpa ‘hero’ jd inget mukanya jae oppa unyunyu..
    Ceritanya aku bnget eon, bedanya dong Ah ketemu sma kyuhyun oppa nah aku nggak Mungkin!!!!! Lanjutlah eon chu~

  8. Waw…
    Crta fans ajaib yg bnar2 ajaib!
    Apa cmua fans slalu sprti it rla mlakukan apa aja bwt idolanya!
    Apakah it tdk trksn trlalu agresif! Ah nthlah yg jls ff ne brhsl membwt aq trz mengoreksi dri! Daebak chingu!

  9. annyeong…mian bru nemu ff mu ni. Aq bgt ma haeppa ky gtu… Y tp aq c wajib brfikir realistis but harapan itu selalu ada. ok aq izin lanjut part 2…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s