MEMORY and REVENGE part 17 [END]

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

Goo Hara (KARA)

Ji Young (KARA)

Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre   : Romance, Tragedy, Drama

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

~Chapter 17

-cinta itu sesuatu yang berbentuk abstrak sulit untuk merabanya, tapi ada cara untuk mengetahui keberadaannya , yaitu dengan perasaan , perasaan yang bersumber dari hati nurani seseorang …jadi jika kau ingin merasakan perasaan itu lihat dulu hati nuranimu – Riska Fasyah

*Jung Yong Ri POV*

~

Dulu aku selalu berfikir jika penyesalan adalah roh dari kehidupanku .Aku menyesal kenapa aku harus terlahir didunia ini, aku menyesal kenapa saat usiaku 7 tahun aku mau ikut ibuku pergi meninggalkan rumah ayahku, aku menyesal kenapa saat usiaku menginjak 11 tahun aku membiyarkan ibuku pergi begitu saja meninggalkanku , aku menyesal kenapa aku tetap bertahan dirumah Doo Joon, yah….aku hanya bisa menyesal,aku yang dulu tidak punya kekuatan apa-apa, apa yang kupunya ? Hanya modal keberanian apa itu cukup buatku ? Yang bisa kulakukan saat itu hanya pasrah terhadap kehidupanku, menutuk orang-orang yang sebenarnya apa itu benar-benar salah mereka.

Tapi sekarang, aku ingin melupakan perasaan itu, ingin membuangnya sejauh mungkin dari diriku .Aku menarik semua kata-kataku bahwa aku menyesal telah menjalani hidupku, membuang kalimat bahwa aku menyesal terlahir sebagai anak ibuku . Sebuah kalimat baru yang ingin kuucapkan adalah , aku bersyukur ketika Tuhan menggariskan jalan hidupku seperti ini, Dia punya rencana yang tidak aku ketahui, sebuah rencana yang disusun olehNYA dengan sangat matang, dan akhirnya membuatku menikmati rencana itu.

Aku bersyukur karena bisa merasakan perasaan seperti ini, sebuah ketulusan dari seseorang yang membuatku jadi sangat mencintainya. Yah ~~ namanya yang sekarang terdengung ditelingaku, senyumnya yang selalu menjadi landasan bantalku saat aku ingin menutup mataku untuk beristirahat , ketulusannya yang menjadi peganganku saat aku ingin menjalani kehidupan beratku. Aku bersyukur bisa bertemu dengannya, menyadari bahwa masih ada yang menyayangiku sepertinya.

Dan saat ini, saat aku membuka mataku dari ketidaksadaranku selama beberapa hari, wajahnya lah yang pertama kali kulihat, walau mataku masih sangat buram, aku tahu itu dia.Suaranya yang tadi membangunkanku , aku berusaha sekuat tenaga untuk bisa melihat dengan lebih jelas, dengan mengerjapkan mataku aku mulai bisa menyesuaikan cahaya yang masuk kepupil mataku .Kini bentuk wajahnya jauh lebih jelas, dan sekali lagi aku mengerjapkan mataku, dan akhirnya aku benar-benar bisa melihatnya .

“Yong Ri~ya..?? “ panggil Kyuhyun pelan .

Sekarang akupun bisa mendengar dengan jelas suaranya.Seperti sudah lama sekali aku tidak mendengar suaranya , mendengarnya kali ini seperti aku berhasil mengobati canduku pada namja ini . Reaksi yang kurasakan sekarang adalah aku merasa seperti otot-ototku tidak bisa digerakkan sama sekali .Mereka seperti mesin yang belum diberi pelumas, benar-benar macet dan susah untuk digerakkan

“Yong Ri~ya ? Kau sudah sadar ??” tanya Kyuhyun pelan .

Kukerahkan tenaga, otot, syaraf atau apalah yang dapat membantuku menganggukkan kepalaku .Akhirnya aku bisa, aku mengangguk pelan sebagai jawaban atas pertanyaan dari Kyuhyun .Sebuah sunggingan senyum kebahagiaan terlukis diwajah Kyuhyun, ingin sekali membalas senyumannya itu namun sepertinya otot yang bekerja untuk menggerakkan bibirku sedang dalam keadaan off sehingga sekuat apapun aku memaksaanya aku belum bisa membalas senyum Kyuhyun itu .

“Syukurlah ….” ucap Kyuhyun, dia menggenggan tanganku kuat dan sebelah tangannya menyentuh keningku dan mengusapnya pelan.

“Aku panggilkan dokter untuk memeriksa keadaanmu ! “ ucap Kyuhyun cepat, lalu melepaskan genggamannya dan berjalan keluar dari ruanganku ini dengan bersemangat untuk memberi tahu dokter bahwa aku sudah sadarkan diri.

~

Aku memandang Kyuhyun yang sedang meniup sesendok bubur yang akan kumakan. Dia menggembungkan mulutnya lalu meniupkan udara kesendok itu agar membuat buburku tidak panas lagi. Wajahnya terlihat sangat lucu saat dia memajukan mulutnya seperti itu.

“Ayo buka mulutmu ..” ucap Kyuhyun sambil mengarahkan sesendok bubur itu kepadaku .

“Biar aku makan sendiri “ tolakku. Aku sudah bisa duduk sekarang, beberapa ototku yang kakupun sudah mulai bisa bekerja lagi.Hanya mungkin rasa pegal dan linu masih menyerangku

“Ya !! Kau itu masih lemah..sudahlah, biar aku saja yang menyuapimu, ayo buka mulutmu..aaa…..” ujar Kyuhyun sambil mencontohkan cara membuka mulut yang benar .

“cepat buka mulutmu ! “ perintah Kyuhyun sekali lagi

Akhirnya aku menyerah, mau tidak mau aku membuka mulutku dan membiarkan Kyuhyun menyuapiku. Namja ini tampak puas melihatku yang menurut padanya.

“Anak pintar..” ucapnya sambil tersenyum seolah sedang tersenyum kepada anak kecil berusia 5 tahun.

Kyuhyun sepertinya bernafsu sekali menyuapiku, dia mengharuskanku untuk menghabiskan satu mangkuk bubur itu.Dan dalam keadaan seperti ini aku kalah olehnya dan mengikutinya, memakan semua bubur itu, membuatku sedikit mual.

“Kata dokter kau sudah tidak apa-apa. Mungkin istirahat beberapa hari lagi kau akan pulih . “

“Tidak bisakah aku beristirahat dirumah saja ..?” tanyaku.

“Kau masih cukup lemah Yong Ri~ya . Dokter juga masih belum memberikan ijinnya. 2 atau 3 hari lagi kau disini “ jelas Kyuhyun

“Tapi aku sudah merasa lebih baik “ belaku

“Dokter yang membuat keputusan, oh iya ,,aku sudah menelpon Lee Ajuhsi bahwa kau sudah sadar, dia sedang dalam perjalan kesini . Beberapa hari ini dia sangat sibuk mengurusi bisnis peninggalan ayahmu .Saat kau belum sadar dia kesulitan untuk menjagamu karena kesibukannya itu.Dia sangat menyesal dan meminta maaf . “

Aku terhenyak mendengar penjelasan Kyuhyun. Lee Ajuhsi pasti begitu khawatir terhadap keadaanku. “Kau bisa memberi tahunya, bahwa aku baik-baik saja. Dia tidak perlu meminta maaf padaku “ pintaku pada Kyuhyun.

“Tentu saja “ jawab Kyuhyun sambil tersenyum. Kini Kyuhyun sedang mengupas buah pir untukku, dengan cekatan tangannya menggunakan pisau buah untuk mengupas kulit pir itu.

“Bagaimana denganku ?” tanyaku

“apa ..?” Kyuhyun balik bertanya

“Tentang kasus ini, bagaimana tanggapan dari kepolisian ? “ tanyaku was was

“Tentu saja kau dianggap sebagai korban Yong Ri~ya . Masalah sudah diselesaikan. Aku , Seungri dan Taechyeon sudah menjadi saksimu . Bahkan Hara dan Ji Young mau juga menjadi saksi untukmu “

“mwo ?? Hara dan Ji Young ?” tanyaku kaget

Kyuhyun menghentikan aktifitasnya sebentar untuk menjawab pertanyaanku dan menjelaskannya secara detil .

“Ne, ternyata mereka melihat saat Jin Ri dan dua orang lelaki itu membuatmu pingsan dan membawamu kegedung itu. Mereka berdua mengikutimu dan akhirnya menelponku untuk menolongmu “ jelas Kyuhyun.

Aku sedikit tidak percaya dengan kabar yang kudengar ini. Benarkah Hara dan Ji Young yang melakukannya ? Mengingat bagaimana rasa tidak suka mereka terhadapku.Aku tersenyum tipis,  yah orang yang benar-benar jahat itu mengkin tidak ada. Mereka masih mempunya hati nurani, dan itu adalah satu-satunya hal putih yang dimiliki oleh seseorang.

“Mereka baik juga “ celetukku pelan .Kyuhyun kembali melanjutkan aktifitasnya , dia kini memotong-motong pir itu dalam ukuran kecil agar lebih mudah untuk dimakan

“Sudahah, makan buah ini dulu untuk penambah energimu “ ucapnya sambil menyerahkan sepotong pir kepadaku , tanpa pikir panjang aku menyambutnya dan langsung memasukkannya kemulutku.Sensasi dingin dan segar kurasakan dilidahku, benar-benar segar. Aku terus menyambut semua potongan pir yang Kyuhyun berikan padaku dan berhasil menghabiskan satu pir besar utuh yang aku makan sendiri.

“Setelah tidur cukup lama, kau sepertinya kelaparan yah ?” ujar Kyuhyun menggodaku . Aku hanya cuek dan kini beralih menatap pisang yang berada dimeja sebelah ranjangku

“Kau mau makan itu ?” tanya Kyuhyun kaget . Aku hanya mengangguk pelan dan berusaha memasang wajah seseorang yang sedang membutuhkan sesuatu .Akhirnya Kyuhyun mengambilkan satu buah pisang dan mengupaskannya untukku yang langsung kulahap .Aku merasa seperti mirip sesuatu (?)

Tok !! Tok !! Aku dan Kyuhyun sontak menoleh kearah pintu , dan ketika pintu itu dibuka aku bisa melihat Lee Ajuhsi berdiri disitu .

“Ajuhsi ..? “ sapaku terkejut

“Nona !! “ ucapnya dan langsung menghampiriku dalam 3 langkah besar .

“Nona sudah tidak apa-apa ? Apakah ada yang masih sakit ? Kita bisa keluar negri untuk berobat jika nona merasa masih ada yang sakit, saya akan segera menyiapkannya sekarang juga…saya…”

“Ajuhsi , aku tidak apa-apa ! “ potongku cepat sebelum Lee Ajuhsi berniat membawaku berobat keluar negri .Aku melirik Kyuhyun yang sampai bengong melihat reaksi Lee Ajuhsi yang berlebihan.

“Nona benar tidak apa-apa ?” tanya Lee Ajuhsi sekali lagi memastikan

Aku mengangguk mantap lalu mulai menjawab pertanyaanya “ Ne, Ajuhsi tidak perlu khawatir aku merasa jauh lebih baik saat ini “

“Tapi kalau nona masih merasa…”

“Aku tidak apa-apa Ajuhsi .” ucapku tegas

“Syukurlah kalau begitu ..” ucap Lee Ajuhsi lega, dia menghembuskan nafas panjang lalu mulai tersenyum kearahku.

“Ah iya aku lupa..” ucap Lee Ajuhsi tiba-tiba lalu segera menghadap Kyuhyun, dan langsung membungkuk hormat kearah Kyuhyun. Kyuhyun tampak bingung namun tetap membalas sopan kearah Lee Ajuhsi

“Saya benar-benar berterima kasih pada anda Kyuhyun~ssi. Jika anda tidak ada saya sendiri tidak tahu, siapa yang akan menjaga nona “ ucapnya dan kembali membungkuk .

“Sudahlah paman, ini bukan apa-apa . .” ucap Kyuhyun sedikit merasa salah tingkah

“Ajuhsi, kau tidak perlu seperti itu “ ucapku .Lee Ajuhsi kembali menatapku dan tersenyum lega .

“Saya senang nona tidak apa-apa “ ucapnya pelan . Aku balas memandang Lee Ajuhsi, semua yang dia ucapkan terlihat jujur dan tulus . Sekali lagi aku harus bersyukur , Tuhan mengirimiku orang sebaik Lee Ajuhsi, entah apa yang akan terjadi jika dia tidak ada dibelakangku mensupportku dan menjagaku.

“Mungkin lebih baik aku keluar “ ucap Kyuhyun “ lagi pula ada yang ingin kubeli juga “ tambahnya . Lalu berjalan keluar dari ruangan tempat ku dirawat . Meninggalkanku berdua dengan Lee Ajuhsi. Mungkin memang ada beberapa hal yang ingin dibicarakan oleh Lee Ajuhsi berdua saja denganku.

~

Hari ini adalah hari keduaku di rumah sakit terhitung setelah aku sadar.Aku menatap Taechyeon kesal ketika melihatnya mengambil apel yang ada dimejaku, itu adalah jenis buah ketiga yang dia ambil setelah jeruk dan pir yang ada dimejaku.

“Ini yang terakhir Yong Ri~ya “ ucapnya menyadari tatapanku

“Yaaa!! Taechyeon~ah !!! Kelakuanmu itu memalukan sekali !! Buah ini kubeli untuk dimakan oleh Yong Ri,bukan untuk memanjakan lidahmu !! “ ucap Seungri kesal lalu menjauhkan keranjang buah yang dibawanya dari jangkauan Taechyeon

“Apa kalian tahu, aku sebenarnya hari ini sedang sakit juga .Aku demam, lagi pula luka yang disebabkan lelaki bertato itu belum pulih sepenuhnya “ ujar Taechyeon sambil memasang tampang orang yang sedang sakit keras dan butuh dikasihani

“Apa kau terluka parah ?” tanyaku khawatir, aku ingat Taechyeon juga ikut menolongku.

“Ne…” ucap Taechyeon dengan nada yang terlihat sengsara

“Aku melihat kau hanya terkena satu pukulan, jangan berlebihan Taechyeon~ah !! Seungri jauh lebih banyak menerima luka lebam darimu “ cibir Kyuhyun lalu mengambil buah pisang yang baru saja akan dimakan oleh Taechyeon .

“Ya !!! Kyuhyun~ah ! Kenapa kau ambil pisangnya “ rengek Taechyeon

“Ini …” ucap Kyuhyun sambil menyerahkan pisang itu kepadaku .

“Tidak apa-apa jika Taechyeon mau …” senyum Taechyeon langsung berkembang mendengar ucapanku .

“Sudah , kau saja yang makan Yong Ri~ya . Aku tidak iklas jika lelaki ini yang memakannya “ ucap Seungri sambil melirik malas kearah Taechyeon yang dalam hitungan detik senyum menghilang dari wajahnya

“Kenapa semua orang jahat padaku ..” ucap Taechyeon dengan gaya bicara yang berlebihan lalu membuang mukanya seolah merasa tertindas oleh ucapan Seungri.

“Aishhh~~ sudahlah kalian berdua pulang saja ! Lihat Yong Ri tidak bisa istirahat karena kalian “ kini Kyuhyun yang berbicara

“Kyuhyun~ssi , aku datang kesini dengan niat tulus dari dasar hatiku, setidaknya ijinkan aku duduk disini sebentar lagi .Aku begitu khawatir dengan keadaan Yong Ri “ ucap Seungri dengan nada menjilat

Kyuhyun mendengus kearah mereka berdua , lalu dengan cepat menarik kerah Taechyeon dan Seungri membawa mereka keluar dari ruanganku ini.

“PULANG !! “ ucap Kyuhyun tegas tanpa memperdulikan ocehan Taechyeon dan Seungri yang merasa terhina karena diusir dengan tidak hormat oleh Kyuhyun.Berhasil menyingkirkan dua orang itu, Kyuhyun langsung mengunci pintu itu lalu menepuk-nepuk tangannya seolah sehabis membersihkan sesuatu.

“Kuman-kuman berhasil disingkirkan “ ucap Kyuhyun merasa menang lalu kembali menghampiriku “Dan kau …” dia menatapku kali ini.

“Istirahatlah..”

“Ada yang ingin kutanyakan ?” potongku cepat

“Apa ?”

“Apa Doo Joon tidak datang ketika aku belum sadar ?” tanyaku

“Dia sempat datang sekali, kau ingin bertemu dengannya ?” tanya Kyuhyun

“Anii, bukan itu maksudku hanya saja…”

“Aku sudah memberitahunya bahwa kau sudah sadar, mungkin dia akan segera menemuimu , dan soal Jin Ri…”

“Kenapa ? Dia marah padaku?? Dia pasti membenciku kan ?” tanyaku khawatir

“Tenanglah..dia tidak marah, dia mengatakan padaku ‘ akan jauh lebih menyakitkan jika kau yang pergi ‘ “

Aku menatap Kyuhyun tidak percaya , apakah Doo Joon benar-benar mengucapkan kalimat itu padanya.

“Geudae ??”

“Geudae! Sudahlah ..kau harus istirahat, besok kita harus pulang “ ucap Kyuhyun dan membantuku berbaring , lalu menyelimutiku sampai kedadaku . Aku hanya bisa menurut oleh perintah Kyuhyun untuk segera beristirahat.

~

Semua barang-barangku sudah kumasukkan semuanya ketasku. Ini adalah hari kepulanganku kerumah Jung Ajuhsi. Ya, aku sudah tidak pulang kerumahku lagi, melainkan pulang kerumahku yang sebenarnya Rumah ayahku .Lee Ajuhsi memintaku untuk pulang kerumah itu. Dia mau membuat surat-surat yang menyatakan semua yang ditinggalkan oleh ayahku adalah syah milikku .Dia mengatakan akan tetap membantuku mengurusi perusahaan Jung Ajuhsi yang bergerak dalam produksi mainan anak-anak.

Aku sudah mengatakan kepada Lee Ajuhsi agar tetap mengurus perusahaan itu. Karena aku tidak mempunyai kecakapan apapun dalam bidang ini.Aku sangat senang karena Lee Ajuhsi masih bersedia membantuku , sampai aku merasa siap memegang perusahaan itu sendiri.

“Kau sudah siap ?” tanya Kyuhyun mengecek keadaanku

“Ne, sebentar lagi ..” jawabku tanpa menoleh dan memasukkan satu kaosku lagi kedalam tasku.

“Aku tunggu diluar ya..?”

“Ne…” jawabku singkat . Aku sudah selesai memasukkan semua barang-barangku kedalam tas, lalu mengambil sweterku dan memakainya. Terdengar suara pintu kamar yang dibuka, aku segera menoleh sambil menenteng tasku karena kupikir adalah Kyuhyun, namun peganganku pada tasku langsung terlepas membuat tasku jatuh menyentuh lantai ketika bukan Kyuhyun yang kulihat saat ini , melainkan Yoon Doo Joon.

“Bagaimana kabarmu ?” tanyanya . Aku sedikit salah tingkah melihatnya, ini begitu mengejutkan menurutku

“Aku…ehm..ne…aku baik..” balasku sedikit terbata . Aku mencoba melirik kearah pintu yang terdapat kaca untuk melihat Kyuhyun yang menungguku diluar

“Kyuhyun menunggu diluar, dia yang menyuruhku untuk masuk menemuimu “ ucap Doo Joon menyadari sikapku

“Bukan itu maksudku, aku kira….ehm..tidak usah dipikirkan “ ucapku cepat

“Kau benar-benar sudah tidak apa-apa ?” tanya Doo Joon lagi

“Ne…”

“Maaf..” ucapnya pelan

“Nde ??” tanyaku bingung. Aku tidak salah dengarkan? Kenapa dia meminta maaf padaku

“Maaf membuatmu jadi seperti ini “

“Ini bukan salahmu “ ucapku cepat

“Aniyo, ini memang salahku . Sebelum malam itu , Jin Ri mengungkapkan perasaannya kepadaku, namun dengan bodohnya aku menolaknya, dia terlihat sangat kecewa padaku, mengatakan bahwa yang ada dipikiranku hanya ada namamu “ jelas Doo Joon.

Aku terdiam seketika mendengar penjelasannya .

“Aku tidak menyangka jika dia begitu kecewa tehadapku, dan saat aku memelukmu waktu itu, aku tidak tahu jika dia melihat kita. Sepertinya dia salah paham kepadaku , dia benar-benar sakit hati melihat kejadian itu, kalau saja saat itu aku bisa menahannya, mau mengejarnya dan menjelaskan semuanya kepadanya , mungkin kau tidak akan mengalami hal seperti ini..”

“Aku…”

“Maafkan dia..” ucap Doo Joon pelan lalu mulai menatap mataku “ maafkan Jin Ri , Yong Ri~ya…” pintanya sekali lagi . Aku bingung harus mengucapkan apa kepada namja ini.

“Aku tidak apa-apa “ jawabku akhirnya

HENING ~~ tidak ada yang berbicara diantara kami sama sekali, aku merasa sangat canggung dengan keadaan ini.

“Baiklah, mungkin aku harus pergi, kau sudah mau pulang kan ?” Tanya Doo Joon

“Oh, ye..”

“Oh iya satu lagi, ehm…aku mendapatkan beasiswa keluar negri, aku sendiri tidak percaya , ditengah keadaanku selama ini yang mengejarmu, prestasi akademik ku masih bagus .”

“Oh ya? Kau ambil beasiswa itu ?” tanyaku

“Sepertinya begitu..”

Entah kenapa, aku seperti merasa kecewa mendengarkan jawabannya.

“Ini adalah cara terbaik melupakanmu Yong Ri~ya..”

“Nde..??”

“Kalau aku boleh jujur, sangat sulit sekali melihatmu bersama orang lain, aku selalu bertanya kenapa bukan aku yang ada disampingmu?? Kenapa kau lebih memilihnya ?” Doo Joon berhenti sebentar lalu menoleh kebelakang untuk melihat Kyuhyun yang masih setia menungguku berdiri diluar .

“Tapi kau sudah memilihnya, aku tidak bisa menampik aku sangat cemburu melihatnya bisa begitu dekat denganmu, selalu disampingmu, menjagamu . Tapi sekali lagi, kau yang memilihnya .”

“Tidak ada cara lain selain melupakanmu dengan pergi keluar negri, cara yang kekanak-kanakan bukan ??” tanyanya sambil tertawa

“Doo Joon~ah, kau tidak perlu…”

“Aku akan tetap pergi, sebenarnya aku menemuimu sekarang untuk berpamitan juga , aku tidak tahu apa aku bisa bertemu lagi denganmu..” ucapnya sambil menatap mataku

“Jaga dirimu Yong Ri~ya..” lanjut Doo Joon

“Doo Joon~ah….”

“Baiklah…sepertinya aku harus segera pulang , ayo aku bantu membawa barangmu “ Doo Joon mengucapkan kalimat itu dengan mimik wajah yang dipaksakan ceria .Dia hendak berjalan mendekatiku untuk meraih tasku . Namun tanpa sadar aku menahan tangannya , dan menatapnya .

“Maafkan aku..”

Doo Joon menatapku lalu menatap tanganku yang sedang memegang pergelangan tangannya.Dia balas menyentuh tanganku dan mulai menggenggamnya

“Sulit sekali untuk melepasmu, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa “ ucapnya pelan

“Kau akan selalu menjadi adikku “ lanjut Doo Joon. Aku tertegun mendengarnya, suatu perasaan yang aku tidak tahu itu apa menyentuh dasar hatiku. Perlahan aku mendekat kearah Doo Joon lalu menghempaskan secara lembut tubuhku kearahnya dan mulai memeluknya. Kurasakan Doo Joon terkejut karena tubuhnya sedikit kaku saat aku memeluk pinggangnya .

“Maaf….” hanya kata itu yang bisa kuucapkan kepadanya.

“Maafkan aku..” ulangku , dan kurasakan Doo Joon mulai mengelus rambutku dan membalas pelukanku .Aku benar-benar merasa seperti aku kembali kemasa laluku, saat aku dan Doo Joon selalu bersama , mengisi waktu kami bersama, dan saling menjaga.

Tanpa bisa kutahan aku mulai menyunggingkan senyum tipisku sambil menatap Kyuhyun dari balik pintu ruanganku ini.

~

Aku membuka pintu kayu besar berwarna putih yang ada dihadapanku ini.Aku menyentuh engselnya dan mulai membukanya, mendorong pintu ini hingga memperlihatkan ruangan yang ada dibaliknya. Entah kenapa dadaku jadi berdetak kencang seperti ini. Ini adalah kali pertama aku memasuki kamar ayahku .

Dulu saat aku masih tinggal disini, dan belum tahu kalau Jung Ajuhsi adalah ayahku, aku selalu penasaran bagaimana bentuk kamar Jung Ajuhsi. Dan sekarang aku bisa melihatnya. Kulangkahkan kakiku memasuki kamarnya, aroma yang sangat khas yang biasa aku cium dari Jung Ajuhsi kini menyeruak dari kamar ini, seolah membuka semua kenangan saat aku bersamanya . Sebuah tempat tidur mewah ukuran besar terletak ditengah kamar dengan seprai berwarna coklat susu yang melapisinya . Baru dua langkah aku memasuki kamar ini, aku langsung tertegun ditempatku saat pandanganku menatap lurus sebuah pigura besar yang berada didinding tepat diatas ranjang Jung Ajuhsi dipepetkan .

Kumajukan langkah kakiku untuk lebih dapat melihat jelas pigura itu. Kembali detak jantungku terasa tidak beraturan, kini aku bisa melihat dengan jelas pigura itu, entah bagaimana prosesnya , secara cepat kurasakan kedua mataku terasa panas seketika , mataku jadi sedikit buram karena air mata yang mulai menumpuk dikedua pelupuk mataku.

Dalam pigura besar itu , aku bisa melihat Jung Ajuhsi yang bersanding dengan 2 orang wanita, satu wanita dewasa dan satu lagi seorang anak kecil berusia sekitar dua tahun. Dan kini aku benar-benar tidak bisa menahan air mataku yang berat ini., aku mengenal wanita itu, sangat mengenalnya . Ibuku bersanding dengan Jung Ajuhsi, dia tersenyum bahagia didalam foto itu, dan anak kecil itu, ya …tentu saja itu aku . Kakiku benar-benar terasa lemas saat ini yang membuatku tidak mampu menopang tubuhku, membuatku terjatuh dan terduduk lemas dilantai.

Kini aku bisa melihat keluargaku dulu,walau hanya dari sebuah foto yang dipajang didalam kamar ayahku, ayahku yang sebenarnya . Kini aku memeluk lututku sendiri dan menenggalamkan wajahku kedalam pelukan lututku, membiarkan air mataku jatuh langsung menghantam lantai dingin ini . Aku tidak menahan isakanku sama sekali , sekali lagi, yang kulakukan hanya ingin menangis sembari aku mengingat masa laluku .

Ayahku… entah kapan aku bisa langsung memanggilnya seperti itu .

~

2 minggu kemudian .

Aku sudah kembali masuk kekampus, aku sangat senang karena luka dipipiku bisa hilang tanpa meninggalkan bekas, sepertinya obat yang disarankan oleh Taechyeon sangat manjur, saat aku tanya dia tahu dari mana tentang obat ini, dia tidak mau memberi tahukannya padaku .

Kini aku mengeluarkan buku pelajaranku untuk kembali mengingat beberapa pelajaran lalu, karena ternyata hari ini ada tes formatif. Tanpa sengaja aku memandang kursi disebelahku yang kosong. Aku terdiam menatap kursi ini, perasaan bersalah kembali menghampiriku . Kembali wajah Jin Ri sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya menghampiriku . Apa gadis itu masih dendam padaku ?? Aku menghembuskan nafas beratku , berusaha menghilangkan perasaan itu jauh-jauh . Aku sudah berhasil menghilangkannya akibat kata-kata Kyuhyun yang mengatakan ‘ perlawanan adalah perjuangan ‘ . Ya itu memang benar, aku melawan Jin Ri saat itu untuk memperjuangkan hidupku.

Aku mungkin bersalah kepada gadis itu, tapi aku juga tidak salah ingin membela diriku kan ? Sekali lagi , maafkan aku Choi Jin Ri .

“Kenapa bengong ?”

Aku sontak mendongakkan kepalaku dan mendapati Seungri telah berdiri didepanku , dia menjulurkan sebuah minuman kaleng kearahku

“Minumlah ..” ucapnya sambil menggoyang-goyangkan minuman itu didepan wajahku. Aku mengambilnya tanpa ragu dan membukanya lalu dengan perlahan menegak isinya. Seungri kini duduk disampingku , duduk dikursi yang biasa ditempati oleh Jin Ri

“Kau tidak berangkat dengan Kyuhyun ?” tanyanya

“Oh, dia bilang ada urusan keluarga , sepertinya dia ada sedikit masalah dengan ibunya..” jelasku , yang dibalas dengan anggukan mengerti oleh Seungri . Kusadari Seungri sedang menatapku, aku menoleh untuk balas menatapnya tapi dia justru mengalihkan pandangannya dan kembali menatap kedepan . Aku sedikit bingung, namun aku kembali menatap lurus kedepan dan kembali menegak minumanku

Kini saat aku kembali menatap lurus kedepan, Seungri kembali menatapku, aku bisa merasakannya, aku kembali menoleh untuk balas menatapnya namun sekali lagi dia justru mengalihkan pandangannya dan kembali menatap kedepan. Ada apa dengannya sih ? Mencoba menghiraukan prilaku aneh namja ini, aku kembali menatap kedepan, dan bisa kalian tebak, sekali lagi Seungri justru menatapku, okey aku bosan, merasa terganggu dengan cepat aku menatapnya

“Kenapa memandangiku ?” tanyaku gusar . Merasa ketahuan olehku, Seungri langsung tersenyum salah tingkah sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya.

“Aku ketahuan …”

“Ada apa ?” tanyaku

“Anii, aku hanya merasa ….” dia menghentikan kalimatnya yang membuatku sedikit penasaran

“merasa apa?” tanyaku

“merasa kau sangat bahagia ..”

“nde..?” tanyaku bingung

“Kau bahagia sekarang ?”

“Seungri~ssi , kenapa bertanya seperti itu ?”

“Aku hanya merasa cemburu saja “ ucapnya sambil menundukkan kepalanya .

“Seungri~ssi…”

“Entah kenapa aku merasakan perasaan seperti ini, aku sudah berusaha sekuat yang aku bisa membuat hatiku tidak selalu terpaut denganmu, tidak terus memikirkanmu, tapi kenapa sangat sulit melakukannya.”

“Seungri~ssi, aku….”

“Dengarkan aku saja, aku hanya ingin terus bicara..” potongnya cepat yang langsung membungkam mulutku

“Melihatmu seperti ini, aku sangat yakin Kyuhyun berhasil membuatmu bahagia kan ? Terlihat sekali dari cara kau menatapnya .Hanya saat memandangnya aku seperti melihat dirimu yang sebenarnya, melihat seorang Jung Yong Ri yang sebenarnya gadis lemah tapi merasa sok kuat .” dia mengucapkan kalimat itu sambil tertawa namun menampilkan mimik wajah yang sedih

“Aku tidak bisa membuatmu seperti itu, itu yang membuatku sangat cemburu . Saat aku mengatakan aku akan menjadi sahabatmu, aku bohong ! Jika aku boleh jujur, aku tidak mau menjadi sahabatmu, aku lebih memilih untuk menjadi lelaki jahat yang akan merebutmu dari Kyuhyun…”

“Tapi…aku tidak bisa Yong Ri~ya.. aku tidak bisa melakukannya . “

“Seungri~ssi…”

“ Aku hanya ingin mengungkapkan perasaan ku saja, aku tidak punya maksud apa-apa . Sungguh ! Jangan marah padaku, aku tidak bisa mengatakan kalimat ini pada Kyuhyun, karena dia pasti akan langsung membunuhku , mengatakan perasaan yang kurasakan saat ini langsung kepadamu, membuatku merasa sedikit …ringan…”

“Kau tidak akan membenciku karena hal ini bukan ?” tanya Seungri takut-takut .

Aku menatapnya tanpa senyum seolah sedang memikirkan sesuatu .

“Jangan marah padaku ?” ulangnya lagi

“Siapa yang marah padamu ..” balasku

“Benarkah ?”

“Aku minta maaf tidak bisa membalas perasaanmu, tapi itu bukan berarti kau tidak ada arti apa-apa buatku. Kau sangat baik padaku, aku sangat berterima kasih padamu “ ucapku tulus

Seungri mulai tersenyum mendengar kalimatku barusan “ Aku bisa menjauh darimu jika kau merasa terganggu “ ucapku

“Anii, aku akan lebih tersiksa jika tidak melihatmu “ ucapnya sambil memajukan mulutnya “ Yang perlu kulakukan hanya mencari penggantimu saja “ lanjut Seungri

“Tapi akan sangat sulit mencari yang sepertimu, karena aku sangat menyukai gadis dengan karakter sepertimu “ ucapnya sambil tersenyum malu

“Kau pasti akan mendapatkan yang lebih baik dariku “ sahutku dan membalas senyumannya.

“Kuharap begitu “ balas Seungri, tidak lama kemudian dosen kami masuk, Seungri langsung beranjak menuju kursinya yang ada didepan, kupandangi punggung namja itu lama, aku sangat beruntung ada lelaki yang menyukaiku sepertinya. Mungkin jika aku lebih dulu bertemu dengannya aku akan bisa menyukainya juga. Tapi, entahlah..

~

Kyuhyun masih belum berangkat, dia juga tidak menelponku sama sekali, apa ada masalah yang cukup serius antara dia dan ibunya. Kuharap dia segera menghubungiku. Aku sudah keluar dari gedung kampusku ini untuk pulang, aku baru ingat aku akan mengunjungi bosku, Kang Hyo Sun menghubungiku jika mereka sudah kembali dari Incheon dan mengatakan aku bisa kembali bekerja, tapi kupikir aku akan mengundurkan diriku saja dari pekerjaanku. Bukan karena aku merasa sudah mapan, namun ini adalah saran dari Lee Ajuhsi , dia ingin aku segera memfokuskan diri untuk terjun keperusahaan . Mungkin aku memang akan terjun keperusahaanku, tapi aku tidak mau membuang cita-citaku untuk menjadi seorang psikolog anak . Setelah semua yang kulewati dalam hidupku ini, aku semakin yakin dengan cita-citaku. Banyak sekali yang ingin kubagi dari kehidupanku, mulai merubah diriku untuk menjadi lebih terbuka .

Ketika tengah asik dengan pikiranku, tiba-tiba ada sebuah pemandangan yang membuyarkan pikiranku. Aku bisa melihat seseorang yang kukenal, yaitu Taechyeon yang sedang berbicara akrab dengan seorang wanita ditempat parkir kawasan kampusku.

Yang membuatku sedikit takjub adalah wanita yang sedang berbicara dengannya, aku juga mengenalnya , mataku melebar seketika ketika aku melihat Taechyeon mengacak-ngacak rambut gadis itu dengan lembut yang membuat sang gadis tersenyum malu . Aku tidak bisa menahan senyumku kali ini, sepertinya yang sering dikatakan oleh orang-orang kalau benci bisa jadi cinta itu benar . Aku bisa melihatnya sendiri dari Taechyeon dan Ji Young. Ya gadis yang sedang berbicara dengan Taechyeon itu adalah Ji Young. Apa terjadi sesuatu diantara mereka yang membuat mereka jadi saling menyukai seperti itu. Seingatku , aku masih melihat mereka saling menghina beberapa waktu lalu . Hmm~~ perubahan memang sasuatu yang indah .

Aku masih sibuk menatap pasangan itu, kini Taechyeon mulai menggandeng tangan Ji Young, dan tiba-tiba

“Ji Young~ah !! “ terdengar suara seorang wanita dibelakang Ji Young dan Taechyeon. Aku bisa melihat ekspresi wajah Taechyeon yang langsung berubah kesal, sedangkan Ji Young yang sedikit ketakutan. Aku tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan, yang kulihat saat ini adalah Hara menjitak kepala Ji Young yang membuat gadis itu meringis, dan kini Taechyeon marah dan mengomel kearah Hara yang membuat gadis berwajah tirus itu balas membentak Taechyeon . Sepertinya mereka bertengkar . Sedangkan Ji Young aku bisa melihat dia mencoba menengahi kedua orang itu. Aku benar-benar tidak bisa menahan senyumku saat yang kulihat saat ini adalah Taechyeon dan Hara sama-sama menarik tangan Ji Young untuk mengikuti salah satu diantara mereka .

Aku sedikit terkejut ketika aku melihat Ji Young menghempaskan tangan Hara, lalu memasang tampang meminta maaf pada Hara, dan pergi bersama Taechyeon . Sepertinya kali ini Ji Young lebih memilih Hara .

Drrrrtttt…drrrtttt… Aku segera mengambil handphoneku dan langsung menekan tombol hijau untuk mengangkat telpon ini begitu aku melihat nama Kyuhyun yang memanggilku dilayar ponselku.

“Yoboseyo ?”

“…………………”

“Oh, ne.. Aku tidak apa-apa “

“…………..”

“Ne, aku akan pulang sendiri, kau tenang saja “

“……………..”

“ne..”

Aku menutup telponku dan kembali memasukkan ponselku kedalam tasku dan kembali melanjutkan langkahku. Kyuhyun memberitahuku bahwa dia masih ada urusan bersama ibunya. Apa mereka bertengkar lagi ? Kuharap tidak.

~

Aku menempati kamarku dulu yang kutempati saat Jung Ajuhsi masih ada . Aku menaruh tasku lalu berganti baju , tadi ajuhma sudah menyuruhku untuk makan siang . Entah kenapa sejak tadi aku merasa sedikit aneh dengan tubuhku . Saat dibus tadi aku benar-benar merasa pusing dan mual . Aku ingat tadi pagi aku tidak sarapan, mungkin karena hal itu aku jadi merasa sedikit aneh saat ini.

Aku berjalan kemeja makan sedikit malas, aku bisa melihat meja makan penuh dengan makanan , padahal dirumah saat ini hanya ada aku dan beberapa orang yang bekerja, tapi kenapa ajuhma membuat makanan sebanyak ini . Ckkk~~

Semua makanan yang ada diatas meja makan ini jujur saja sangat enak terpampang dihadapanku, tapi entah kenapa nafsuku seolah hilang, perutku semakin mual melihat semua makanan ini .  Ditambah dengan kepalaku yang sekarang semakin pusing . Kini aku menyandarkan tubuhku disisi meja makan ini sambil memegang kepala dan perutku yang masing-masih mengeluh .

“ Nona tidak makan ?” tanya ajuhma, kini dia menaruh semangkuk sup kimchi kemeja makan itu. Entah kenapa aku merasa bau dari sup itu sangat menyengat , benar-benar menusuk hidungku, membuat perutku semakin mual .

“Aku tidak makan ajuhma “ jawabku cepat ketika merasakan gejolak yang aneh didalam perutku . Aku tidak bisa menahannya lagi, aku mengambil langkah seribu menuju kamar mandi terdekat , aku menuju kamar mandi yang terletak disamping dapurku, langsung membuka tutup closetnya dan mengelurkan semua isi perutku .

“Hoekkks….hoekks….”  aku terus memuntahi isi perutku, seolah isi perutku akan keluar semua. “ hoeksrggsshhhh……” mataku mulai merasa melihat kunang-kunang saat ini

“Hoekkrrkkkssss….”

“Nona kau tidak apa-apa?” tanya ajuhmaku. Aku hanya bisa melambaikan-lambaikan tanganku agar membuatnya tidak khawatir

“Hoeekkkkssrggggssshh……” arghhh~~ ini menyakitkan dan menjijikan

“Nona..?”

“hhhhh..hhh…hhhh….” aku mulai berhenti muntah, sedikit merasa lebih baik, aku mulai mengatur nafasku , dan berjalan lemah kewestafel untuk membasuh muka , khususnya mulutku.

“Nona, tidak apa-apa ? muka nona pucat sekali ?”

“Aku tidak apa-apa ajuhma , sepertinya kau mau istirahat saja, bisa kau bawakan obat kekamarku , aku menunggu dikamarku “ ucapku lemah sambil mengusap peluh didahiku

“Ne..”

Aku kini berjalan lemah menuju kamarku, sepertinya aku butuh istirahat, ternyata tidak sarapan berdampak sangat besar terhadap kesehatan.

~

3 hari kemudian

“Kau sakit ?” tanya Kyuhyun membuka selimut yang menutupi tubuhku . Ini adalah hari ketiga aku terbaring ditempat tidurku karena sakit. Aku yang masih lemah, hanya bisa menatapnya kesal dan hendak mengambil selimutku lagi

“aku mau tidur..” ucapku

“Kita periksa kedokter “ ucap Kyuhyun “ Lee Ajuhsi bilang padaku, kau tidak mau berobat . Kau bisa menolak perintahnya, tapi tidak perintahku “ ucap Kyuhyun garang

“Tapi aku tidak apa-apa Kyuhyun~ah ..” rengekku

“Wajahmu pucat sekali Yong Ri~ya. Kau seperti mayat hidup “ balas Kyuhyun

“Aku..”

“Cepat ganti bajumu, aku tunggu diluar dan kita langsung berangkat kedokter “ perintahnya dengan memasang wajah yang tidak menerima intrupsi dalam bentuk apapun. Aku hanya bisa mengeluh karena tidak bisa membantah perintah namja itu.

~

Pernahkah kalian terpikirkan akan menikah diusia yang masih sangat muda ?? Mengakhiri masa lajang kalian karena sebuah insiden kecil . Kecil ? Itu bukan kecil , tapi insiden besar Jung Yong Ri. Aku menelan ludahku , aku masih tidak percaya dengan yang diucapkan dokter padaku, dia mengatakan aku……aku kembali menelan ludahku , yah…..aku….kalian bisa tebak , apa hasil pemeriksaan dokter atas diriku .

TEPAT !! Aku hamil……………………

Entah kenapa aku tidak merasa sedih, hanya saja ada sesuatu hal yang aneh yang kurasakan saat ini, aku seperti membawa sebuah beban besar dipunggungku, tidak tapi diperutku . Dan aku masih ingat bagaimana dokter itu mengatakan kepada Kyuhyun “ Selamat, istri anda hamil “ , aku sempat melirik kearah Kyuhyun yang sempat terkejut, namun yang membuatku tidak percaya saat namja bodoh itu justru membalas kalimat dokter itu dengan sebuah kalimat yang sangat konyol menurutku

“Benarkan ? Saya sudah sangat lama menantikan hal ini…”

Sebenarnya apa yang ada dipikiran namja itu .

“Pakai ini..” ucap Kyuhyun pelan sambil menaruh jaketnya ditubuhku . Aku sedikit terkejut namun tetap menerima jaketnya.Kyuhyun kini berdiri disebelahku lalu membuka minuman kaleng yang dibeli olehnya tadi dimesin penjual minuman. Kami sekarang sedang berada Chunggaecheon Stream Park , tempat favorit Kyuhyun jika dia mengajakku jalan-jalan.

“Kau sudah merasa lebih baik ?” tanya Kyuhyun lagi .Aku tidak menjawab pertanyaannya dan menoleh untuk menatapnya . Kyuhyun masih menatap lurus kedepan tidak membalas tatapanku . Setidaknya katakan sesuatu kepadaku Cho Kyuhyun.Merasa dia mengacuhkanku , aku membuang mukaku tidak menatapnya lagi dan ikut menatap lurus kedepan, memandang sungai yang mengalir dibawah jembatan ini, yang menimbulkan bunyi gemericik air yang mengalir pelan. Kami saling terdiam , tidak ada yang membuka mulut sama sekali . Aku masih terlalu sibuk memikirkan semua ini, hamil ? Apa itu benar ? Dan Kyuhyun , apa yang sedang dipikirkan olehnya .

Aku mulai bosan dan jengah dengan keadaan ini , aku menghembuskan nafas berat dan mulai membuka mulutku .” aku mau pulang “ ucapku pelan dan hendak berjalan meninggalkan tempatku

“Kita menikah saja …” ucap Kyuhyun tiba-tiba yang membuat langkah kakiku terhenti.

“Yong Ri~ya..” panggil Kyuhyun yang membuatku berbalik kembali untuk menatapnya.

“Kita menikah saja…” ulangnya . Aku terhenyak ditempatku , menatap namja ini tanpa berkedip . Kali ini aku pasti sudah salah dengar , aku tahu aku mulai mengalami gangguan telinga .

“Lebih baik kita menikah saja “ sekali lagi Kyuhyun mengulangi kalimatnya . Baiklah, ini bukan salah telingaku.

“mwo ?” tanyaku pelan, berusaha meyakinkan diriku sendiri bahwa yang kudengar tidak salah.

“Ne, Kita menikah saja . Aku tidak mau bermain-main denganmu, aku serius. Jadi lebih baik kita menikah saja “ ulang Kyuhyun mantap

“Kyuhyun~ah…”

“Kau harus mau ! “ ucap Kyuhyun cepat memotong kalimatku lalu berjalan mendekatiku

“Aku tidak mengenal penolakan, jadi kita akan menikah “ ucap Kyuhyun mulai menyunggingkan senyumannya

“Kau serius ?” tanyaku tidak percaya

“Tentu saja, apa aku terlihat sedang bercanda “ balasnya

“Aku. .mphhhh….” kalimatku langsung terhenti seketika, ketika Kyuhyun langsung mencium bibirku lembut, aku hanya bisa mengerjap-ngerjapkan kedua mataku karena sedikit terkejut dengan tindakannya yang begitu tiba-tiba.Kini Kyuhyun menyentuh kedua pipiku dan menarikku lebih dalam kedalam ciumannya . Dan seperti yang kujelaskan sebelumnya, ketika namja ini mulai menyentuhku , aku seolah kehilangan akal sehat, dan sama seperti ini, aku jusrtu menutup kedua mataku dan mulai membalas ciumannya .

Sepertinya aku tahu aku harus menjawab apa atas pertanyaan Kyuhyun.

~

“Bagaimana dengan ibumu ?” tanyaku pada Kyuhyun saat aku datang kerumahnya untuk mengunjunginya .

“Apa ?”

“Tentang rencana gilamu untuk menikahiku “ jawabku sekenanya

“Oh, pendapatnya tidak penting, aku yang menentukan semuanya “ jawab Kyuhyun

“tapi dia ibumu, kau harus meminta ijinnya ..” sergahku

“Ne, aku mengerti, kau tenang saja, aku sudah mengatakannya, dia hanya menatapku tidak percaya saat aku bilang aku akan menikah “ balas Kyuhyun asal . “ Sudahlah aku menyuruhmu kesini untuk menemaniku , aku masih sakit Yong Ri~ya ..” ucapnya dan dengan cepat memasang tampang seperti anak-anak yang berusia 5 tahun.

“Bahkan aku sudah tidak merasakan rasa hangat lagi didahimu “ balasku yang tidak termakan tipuannya .

“Ya !!! Demam itu bukan patokan sebagai tanda mengetahui orang itu sakit atau tidak Yong Ri~ya..“ ucap Kyuhyun membela diri, dan sekali lagi namja ini mulai menunjukkan kebodohannya, apa lagi hipotesis yang dia buat saat ini. Aku hanya bisa diam dan menatapnya malas.

“Saat kita menikah nanti, aku akan mengajakmu tinggal dirumah yang sudah aku siapkan, kubeli dengan uangku sendiri , kita akan meninggalkan rumah kita masing-masing dan hidup bersama “ ucap Kyuhyun mulai serius

“Kau benar-benar yakin ?” tanyaku memastikan .

“Kau sendiri ?” Kyuhyun balik bertanya

“Aku….entahlah, jawabanmu akan menentukan jawabanku “ jawabku diplomatis

“Licik sekali “ cibir Kyuhyun kearahku, sekuat tenaga aku menahan senyumku melihat wajah namja ini .

“Kalau aku….” Kyuhyun berhenti sebentar dan mulai berfikit mencari jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaanku . Entah kenapa aku jadi sedikit was was mendengar jawabannya “ Yang penting aku bersamamu, aku akan mati jika aku tidak bersamamu. Jadi aku yakin menikah denganmu “ ucap Kyuhyun tulus .

Aku berusaha menjaga warna wajahku tidak memerah mendengar kalimatnya, kini aku menggigit bibir bawahku untuk menutupi senyum samarku .

“Sekarang kau yang harus menjawab pertanyaanku, kau serius denganku ?” tanya Kyuhyun penasaran . Aku mulai menarik nafas panjang, lalu kembali mengehembuskannya .Aku mulai berjalan mendekati Kyuhyun yang duduk dipinggir ranjangnya , saat aku sampai didepannya , aku menggerakkan tanganku untuk merapihkan rambutnya yang sedikit acak-acakkan. Lalu merapihkan juga dibagian yang berada didekat telinganya .

“Jawab pertanyaanku Yong Ri~ya…” pinta Kyuhyun kepadaku .Aku kembali menatapnya, aku yang berdiri harus menunduk untuk menatapnya sedangkan Kyuhyun harus mendongak untuk membalas tatapanku .

“Aku….” kuarahkan tanganku untuk menyentuh pipinya

“aku tidak sabar menanti hari itu “ ucapku sambil tersenyum penuh misteri . Lalu dengan cepat menarik tanganku dari pipi Kyuhyun dan mulai berjalan menjauhi Kyuhyun dengan masih tersenyum , lalu aku  mulai berbalik. Namun tiba-tiba Kyuhyun menahan tanganku lalu memutar tubuhku untuk kembali menghadap kearahnya.Dengan sigap Kyuhyun langsung memegang pinggangku dengan salah satu tangannya , membuat jarak diantara kami begitu dekat, bahkan nafasnya langsung menabrak wajahku saat dia menghembuskan nafasnya.

“Jadi …?” bisik Kyuhyun pelan semakin menarik tubuhku kearahnya

“jadi…” ulangku

“Jangan menggodaku Jung Yong Ri ! “ ucap Kyuhyun gemas . Sontak aku tidak bisa menahan tawaku, namun kembali menguasai diriku lagi dan kembali menatap namja ini .

“Sudah jelaskan “ balasku

“masih menggantung… “ ucap Kyuhyun sambil memajukan mulutnya

“aku serius “ jawabku singkat

“mwo ?”

“Aku serius ..” ucapku lebih keras

“mwo ? ulangi sekali lagi “ ucap Kyuhyun sambil tersenyum

“Aku serius denganmu Cho Kyuhyun !! “ ucapku

“Terima kasih “ ucap Kyuhyun pelan tanpa melepas tatapannya dari mataku. Tatapannya seolah langsung menembus tubuhku, membuatku merasa lemas seketika. Kini dia menarik tubuhku kedalam pelukannya lalu menempelkan dagunya dipundakku manja .

“Terima kasih..” ulangnya. Tanpa ragu aku mulai membalas pelukannya dengan melingkarkan kedua tanganku dipinggangnya .

“Aku mencintai, sangat mencintaimu…” bisiknya lalu mencium pundakku lembut, membuatku semakin erat memeluk pinggangnya. Aku  memejamkan mataku kali ini, semua rentetan peristiwa dari pertemuan awalku dengan Kyuhyun seolah menari-nari dipelupuk mataku. Aku tahu Cho Kyuhyun adalah rencana Tuhan untukku, aku tidak akan pernah mengatakan lagi aku menyesal atas hidupku . Tapi aku akan berkata aku berterima kasih karena aku masih bisa menjalani hidupku sampai sekarang.

Masa lalu bukanlah sesuatu yang harus dilupakan, tetapi sesuatu yang patut dikenang, begitu banyak pelajaran yang bisa kuambli dari masa laluku . Dan semua masa laluku akan kusimpan dengan baik dalam buku kehidupanku yang akan kubawa terus sebagai pengingat untuk kehidupanku sekarang.

Yang kulakuakan saat ini adalah , menulis buku kehidupan baru bersama orang-orang yang menyayangiku. Mengisi buku itu dengan semua hal yang menyenangkan. Eomma…Appa…kehidupan baruku ini akan kuhadiahkan kepada kalian.Aku menyanyangi kalian. ……..

……………………………….

Saat Kyuhyun mengulurkan tangannya padaku, jujur kukatakan tidak pernah terpikirkan olehku untuk tidak menyambutnya…………………

-THE END-

*OKEY INI ENDING YANG SANGAT GAJE KAN ???

Sekali lagi part ini hanya penghias aja, gue udah siap jika kalian pada ga puas ma endingnya yang super duper gaje ini >.<

Akhirnya kisah KYURI berakhir dengan bahagia dan kehamilan(?) *PLAKKK

Gue ga tau apa FF gue ini punya pesen yang bisa disampaikan apa enggak, karena memang ini cuman FF yang gue buat berdasarkan hobi ajah. Jadi jangan disamakan dengan novel yang mempunyai nilai instrinsik atau ekstrinsik didalamnya *bahasa tingkat aliens gue gunain*

Ada yang bersedih dengan akhir kisah KYURI * readers : KAGAK !! UNTUNG UDAH TAMAT !! “

Okey dah ~~ MAKASIH banget yang sudah bertahan selama ini membaca karya nista ini. Gue harap kalian ga muntah ya, menghadapi author labil kayak gue *BANGGA*

Semoga kita bisa bertemu lagi di FF lainnya yah~~ gue lagi ngumpulin feel untuk Siwon agar bisa cepet ngebuat FF TIMELESS, tapi gue masih belum dapet feelnya *diperkosa Siwon*

Cukup dah cuap-cuapnya, sekali lagi GOMAWO yah,,

JANGAN LUPA KOMEN YANG PANJANG, ini kan part terakhir ~~ hohohoho

KEEP RCL

Bye..bye…

By @Riska_Fasyah

78 thoughts on “MEMORY and REVENGE part 17 [END]

  1. Ajjiieeee … Kyuppa jadi appa nih cerita.a … Ihihiyy … Unn bikin sekuel.a donk … Nyerita.in tentang kehidupan rumah tangga kyuri couple .. +readers byak mau.a+ ..
    Akakakak …
    Happy ending .. Ahh seneng.a …
    Aku ngakak dibagian taecyoen.a .. Abang seung ri .. Datanglah kepada ku .. Aku siap menerima mu .. Hahahahah *lebay* ..
    Ohh iia gamwo unn udah ngasih ijin aku baca + ngasih pw buat ff ini .. Maff kalo kmen2 aku gaje dan gg berbobot .. *bow 90drajat*

  2. woooaaa dah the end.
    Tapi seneng deh akhirnya happy ending😀
    haha ngakak bayangin waktu kyu bilang ke dokternya. Dengan yong ri hamil mereka pasti bahagia dunia akherat(?).
    Taechyeon sama ji young.
    Seungri jadi sama siapa tuh? Sama aku aja deh oppa *plakkk

    bikin sequel yg yong ri n kyu nikah dong eonn… *dasar reader byk maunya #plakkk

    gomawo ya eonn dah ngijinin baca n ngasih pw.
    Aku akan tunggu karya.karyamu yg lain^^

  3. Yeee happy ending tpi kok gak d crita’n nikahny?
    Ahh ak masih brharap lbh dri crita ini tpi ak te”p aj sneng endingny gni.. Andai tuh trjadi k kisah nyata ak bakal’an rela.. Hahahaha
    Kaburrrr d gampar sparkyu

  4. aq suka bgt karakter kyu ya.. manja2 gmn gitu bikin senyum2 sendiri… ceritanya bagus ris gak ketebak pas awal tapi bikin penasaran dan candu.. usul ya jgn ada typo.. tetep berkarya ya ris… *kecup eunhyuk wkwk

  5. DAEBAK,,,,,
    cuma kata itu yg pas buat ngomentarin ff nih….
    endingnya memuaskan tapi akan lbh memuaskan klo ada sekuelnya*plak*
    bnr2 happy end buat smuanya,kirain msih ada nc nya lagi*reader yadong*kekeke
    aq mau baca karya2 riska yg lain lagi,dtggu karyamu yg selanjutnya y🙂

  6. wakakkkaaak… kyu emang aneh…tpi ,slut deh buat kyu…n slamat yah mw punya de2…he….
    eoni cerita’y lumayan seru…apalagi pas d dokter…
    tpi eoni q gx bca smua part’y bis part 11 d protek jd q bisa baca smua’y…
    mian eoni telat bca ff punya eoni yg ini…
    n gomawo dah d bolehin bca ff’y…😉

  7. sebenernya aq ud baca ff chingu yg ini di ff indo tp blm sempet coment disana, maklum aq reader baru.
    jd mumpung aq nemu penulisnya sama blog aslinya jd aq comen di sini aja..

    ff chingu keren, aq suka bdg ma karakter kyupa di sini,
    tp aq jg suka bgd ma seungri..
    huhuhu .. jd bingung sendiri….

    key knp jd aq curhay ya??

    ud dulu deh chingu..
    pokoknya ff chingu keren, aq jg suka bahasanya^^

  8. yeyeye happy ending ! padahal aku pecinta sad ending looh . wah kyuhyun keren ya sekalinya langsung bikin hamil hehe . pasti berat deh jadi seungri . ji young udah dapet Taechyeon kasian hara … tetep single gak dapet kyuhyun , aku suak tiap quota yang oenni buat, ngena banget mana bikin tambah penasaran bacanya . bahasanya juga gak ringan juga gak berbelit – belit . cuman aku gaka gemes aja ma sifat young ri gatau deh kenapa.

  9. Wah akhr’a smpe jg d part fnal. .
    Untng bnget yong ri tdk kna jratan hukum. .
    Dan it cBnr’a KyuHyun mNgrusi mslh pa ya ?
    Smpe tdk dha kbr gtU. . . ?
    Mwo
    Taechyeon sm ji yeon bner2 ta d sangka&tngkah mrka keknakn skali sat Hara brgbung
    ckckck
    huhuu
    akhr’a cmua’a brakhr indah
    kyuri mNkah&mmpunyai anak wah kLuarga yg bhga. . .

  10. Akhirnya selesai juga,tp msh gantung nih endingnya

    Bkin sequelnya dongggggg

    Kan lom jlas tuh kyuhyun sma yong ri jd nikah/ga?
    Trus nasib seungri gmna?
    Taecheyon sma ji-yong gmna?

    Bkin lnjutannya dong riska
    Ya ya ya ya ya ya🙂

  11. Huuuu udah the end😦
    Overall semuanya keren koq thor🙂
    Hehhee…kalo ini cerita nyata, aku ga bakal sanggup kalo musti nerima bnyak kenyataan pahit kayak yong ri😦
    Tapi di FF ini memang kekuasaab Tuhan di tunjukan dgn datangnya 3 pemuda baik hati yg setulus hati mencintai yong ri..
    Huaaaa..Tuhan memang punya rencana lain yg lebih indah🙂

    Last word..
    DAEBAK !!

  12. hihihihi taecyeon sama ji young lucu bangeeet thor
    sip sip, tapi seungri gimana? kasian jugaa
    waaaa yong ri hamil? kyuhyun dengan santai menjawab “benarkah?” lucu banget siiiiiih *cubit kyuhyun*

    aaaa seru banget thoor, tapi masih gantung thor
    tapi over all keren thor
    gak gaje kok
    hehe😀

  13. ending????
    buat skuel nya dong eonnie^^
    ps: aq readers baru diblog ini, setelah nemu ni blog aq jadi seneng banget. Baca MaR yang ngebut dari part 1- 12 hanya dalam 1 malam, jujur critanya menarik banget penuh intrik dan konflik, tapi mian ya eonnie cuma bisa comen di last part ajja:( soalnya sebagian partaq bacanya lewat hp’#mian

  14. ada sequelnya kah thor?
    ini ff keren bnget thor.. suka bnget sama karakter yong ri.
    sayangnya yong ri hamil diluar nikah.. tapi thor kelanjutan hubungan kyuhyun sma mamanya agak menggantung
    but endingnya aku suka kok.

  15. happy ending cinggu..joha..kyuppa emg hebat bgt d ff ini suka dech..g tau hrus komen apa slnya terpukau bgt sm krakter kyuppa yg sbr sm yg kuat, daebak..d tnggu ff brunya

  16. setelah baca memory and revenge (except part 11) *wkwkwkw*, jalan ceritanya overall seru, cuma sayang agak susah di khayalin.. #dijitak author *hehehehe*
    jadi penasaran dpt ide ceritanya dari mana ya? lanjutkan y chingu!!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s