MEMORY And REVENGE Part 16

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

Goo Hara (KARA)

Ji Young (KARA)

Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre   : Romance, Tragedy, Drama

baca dulu : part 13, part 14, part 15

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

~Chapter 16

– kematian bukan akhir dari suatu kehidupan, melainkan awal dari kehidupan yang sebenarnya – Riska Fasyah

*Author POV*

~

Kyuhyun menaiki sebuah tangga yang mengarah kebagian ruangan yang paling atas yang berada digedung ini. Dia tidak memperdulikan panggilan Seungri yang terus meneriakkan namanya dibelakang. Kali ini dia benar-benar panik, apa yang terjadi dengan Yong Ri saat ini. Kedua gadis itu bilang ada 2 lelaki bertubuh besar, dan dari hal itu saja sudah menunjukkan suatu keseriusan, gadis yang bernama Choi Jin Ri itu pasti benar-benar serius . Ketika Kyuhyun hendak memasuki sebuah aula besar yang sudah tidak terpakai lagi, dia segera mengerem langkahnya karena tiba-tiba Kyuhyun mendengar suara langkah kaki dan suara orang yang sedang berbicara.

“Tidak apa-apa kita pergi ?” tanya sebuah suara yang cukup berat . Kyuhyun sedikit memundurkan langkahnya begitu menyadari bahwa kedua pria itu semakin mendekat keposisinya.

“Ya !! Kyuhyun~ssi , kau meninggalkan……” dengan cepat Kyuhyun menarik tangan Seungri kesebuah koridor yang entah menuju kemana ,

“Hei..ada apa ini!! “

“Sssttttt….” bisik Kyuhyun sambil menaruh telunjuknya didepan bibirnya.

“Sudahlah…Memang lebih baik kita pergi , aku yakin gadis itu tidak waras . Dia sendiri yang bilang ingin menghabisi nyawa temannya dengan tangannya sendiri  “ terdengar suara laki-laki yang berbeda .

Mata Kyuhyun dan Seungri sama-sama melebar . “Apa maksud mereka ?” tanya Seungri sambil berbisik . Kini Kyuhyun bebar-benar dilanda kepanikan , dia harus segera menemukan Yong Ri. Mereka masih bersembunyi dikoridor itu menunggu kedua lelaki itu pergi. Kyuhyun dan Seungri lebih masuk kedalam koridor gelap itu membuat mereka tidak akan terlihat dari luar, mereka merepetkan tubuh mereka kedinding koridor itu ketika mendengar derap langkah kaki dari 2 orang laki-laki itu yang semakin mendekat.

Dan tepat seperti dugaan Kyuhyun dan Seungri, kini kedua lelaki berbadan besar itu melanjutkan langkah mereka ,tanpa mengetahui posisi Kyuhyun dan Seungri yang sedang bersembunyi. Kini Kyuhyun dan Seungri bisa sedikit menarik nafas lega , tapi itu hanya sedetik karena tiba-tiba…………

“Kyuhyun~ah !! Seungri~ya ..!! Kalian dimana ?? “ terdengar panggilan keras dari Taechyeon . Kyuhyun dan Seungri saling pandang, kedua lelaki itu pasti juga telah mendengar teriakan  dari Taechyeon . “ bodoh !!! “ umpat Kyuhyun .

Sedangkan Taechyeon yang masih belum mengetahui apa-apa terus menaiki tangga yang ada didepannya untuk menyusul Kyuhyun dan Seungri. Langkahnya terhenti diujung tangga paling atas  ketika dia bisa melihat ada dua lelaki bertubuh besar berdiri tidak lebih jarak 3 meter didepannya.

“Siapa kalian ??” tanya Taechyeon kaget

“Seharusnya kami yang bertanya ! Siapa kau ?? bentak lelaki yang bertubuh lebih besar dengan banyak hiasan tato di kedua tangannya

“Aku…..apa kalian berdua yang menyekap temanku ?” tanya Taechyeon keras .

“Jadi gadis itu temanmu ?” tanya pria satunya tanpa senyum .

“Ne, dimana dia ??”

“Hahahaha~~ mungkin sudah mati, gadis yang membayar kami terlihat begitu bernafsu ingin membunuhnya “ jawab pria itu .

“mwo ??” tanya Taechyeon sambil menelan ludahnya . Kyuhyun yang mendengarnya segera keluar dari ruang persembunyiannya disusul oleh Seungri . Dengan penuh emosi Kyuhyun berjalan menghampiri lelaki yang berbicara itu, sedangkan lelaki itu masih belum menyadari keberadaan Kyuhyun. Taechyeon melebarkan kedua matanya ketika melihat Kyuhyun yang sudah berdiri dibelakang pria itu, dalam sekali tarikan Kyuhyun membalikkan tubuh pria itu dan dengan gampangnya melayangkan sebuah tinju kewajah lelaki itu yang membuatnya terjengkang.

Lelaki satunya yang melihat temannya terjengkang tampak sangat terkejut, namun dengan cepat dia membalas pukulan Kyuhyun dan berhasil meninju sudut bibir Kyuhyun yang sekarang berganti Kyuhyun yang terjengkang . Menyadari ini Seungri segera berlari untuk menolong Kyuhyun dan membantunya berdiri . Dengan penuh emosi dan menghapus darah yang keluar dari sudut bibirnya Kyuhyun bangkit lagi dan meghempaskan tangan Sengri yang berusaha membantunya berdiri.

“Apa yang kau katakan tadi ??? APA YANG KAU KATAKAN TADI, HAHH !!! “ teriak Kyuhyun menghampiri lelaki yang bertato tadi

“Kyuhyun~ssi !! “ panggil Seungri . Entah sejak kapan, adu jotos terjadi  antara Kyuhyun dan lelaki bertato itu. Sedangkan pria yang tadi terjengkang mulai berdiri dan berniat membantu sahabatnya itu. Menyadari hal itu Taechyeonpun tidak tinggal diam, dengan sigap dia menghalangi pria itu dan kini Taechyeon yang berhadapan dengan pria itu.

BRUKKK!! Kyuhyun terjengkang menghantam kumpulan kursi-kursi kayu yang ditumpuk disudut aula ini, dia bisa merasakan seluruh rasa sakit ditubuhnya.Kini Seungri yang menggantikannya, Seungri mulai meladeni pria bertato itu. Kyuhyun kembali menguatkan tubuhnya, dipaksanya kakinya untuk dapat menopang tubuhnya. Taechyeon yang berbadan lebih besar dari teman pria bertato itu berhasil melumpuhkan lawannya , kini dia membantu Seungri untuk menghajar lelaki bertato itu yang sepertinya sangat lihai dalam berkelahi.

Namun tanpa disadari oleh Taechyeon , lelaki yang tadi dihajarnya kembali bangkit, dia mencoba menyerang Taechyeon dari belakang, namun dengan cepat kini Kyuhyun yang berlari menghalanginya dan membuatnya yang akan menghadapi lelaki itu. Sekarang yang perlu dilakukan oleh Kyuhyun adalah segera menyelasaikan duel ini secepatnya

*Author POV END*

*******************

*Jung Yong Ri POV*

~

Kurasakan sesuatu yang basah, dingin dan lengket mengalir dari pipiku.Aku tahu apa itu,darah ini berasal dari pipiku yang baru saja dilukai oleh Jin Ri dengan pisau cutter yang masih dipegangnya. Dia menatapku antara benci dan puas melihat darah yang keluar dari kedua pipiku ini .

“Permainan ini belum apa-apa Yong Ri~ya.. kita harus menunggu Doo Joon untuk sampai kepermainan yang berikutnya “ bisik Jin Ri didepan wajahku.

BRUAKKK!! Terdengar suara yang sangat keras dari luar ruangan yang kami tempati ini. Jin Ri langsung menegang , dia menatapku khawatir lalu sedetik kemudian membalikkan tubuhnya . Kini Jin Ri berjalan menuju pintu kayu yang tadi digembok olehnya.

Memanfaatkan kesempatan itu aku mencoba melepaskan ikatan tanganku yang sepertinya mulai mengendur. Sekuat tenaga kugoyang-goyangkan tanganku, keatas dan kesamping. Kurasakan celah dikedua tanganku, aku yakin tinggal sedikit lagi ikatan ini akan bisa kulepas. Kuabaikan rasa perih dipergelangan tanganku, aku bisa melihat pergelangan tanganku merah dan lecet akibat aku yang terus mencoba melepaskan ikatan ini. Kulirik Jin Ri sekilas yang sedang mengintip keluar melalui lobang kunci kecil pintu itu. Dia membungkuk sebentar dan kurasa dia melihat sesuatu karena sekarang dia membalikkan tubuhnya dan terlihat sangat panik.

“Kenapa mereka bisa ada disini ?” tanya Jin Ri kepada diri sendiri . Kali ini Jin Ri kembali berbalik menghadap pintu itu, dia terlihat memastikan apakah pintu ini sudah terkunci cukup kuat. Aku masih mencoba melepaskan ikatan ini, kuabaikan semua rasa sakit yang menyerangku, sedikit lagi aku yakin bisa melepaskan ikatan ini.

“Yong Ri~ya!!!! “

Aku menghentikan aktivitasku sebentar saat mendengar seseorang memanggil namaku .Sebuah harapan yang besar kembali muncul dibenakku.Aku mengenal suara itu, Kyuhyun datang untuk menolongku .Tanpa pikir panjang aku balas berteriak

“KYUHYUN~AH !! “ teriakku kuat berharap bisa membuat Kyuhyun mengetahui posisiku. Jin Ri yang melihatku berteriak ,langsung berjalan penuh emosi kearahku. Sepertinya dia belum sadar bahwa ikatanku sebentar lagi terlepas. Aku berpura-pura masih dalam keadaan lemah dan seolah terikat kuat .

PLAKKK!!! Gadis ini kembali menamparku. Lalu dia menjambak rambutku kuat yang aku yakin beberapa helai dari rambutku rontok akibat jambakannya.

“Tutup mulutmu ! Jika kau tidak ingin aku membuat wajahmu cacat ! “ bentak Jin Ri .

“Kau juga akan tetap membunuhku kan ?” ucapku

“Tentu saja ! Aku sudah membawamu ketahap ini, tidak akan kubuang kesempatan apapun untuk menyingkirkanmu “ ucap Jin Ri tajam

“Walau kau membunuhku,itu tidak akan membuat Doo Joon mencintaimu “ balasku jauh lebih tajam . Yang harus kulakukan saat ini adalah terus mengajaknya berbicara , mencoba megalihkan perhatiannya . Nampaknya aku berhasil, kini Jin Ri menatapku tajam dan kesal , sepertinya ucapanku membuat kupingnya panas mendengarnya

“Akan kubuat dia mencintaiku “ desis Jin Ri

“YONG RI~YA !!! “ kembali terdengar teriakan Kyuhyun yang memanggil namaku . Jin Ri menatapku sambil tersenyum sinis . “ Sepertinya kekasihmu tidak menyadari kita disini, aku cukup pintar memilih ruangan ini untuk kuburanmu “

Kugerakkan tanganku sedikit. Ayo !! Sedikit lagi akan terlepas, dan Jin Ri masih belum menyadarinya .

“Kau hanya akan membuat Doo Joon semakin membencimu ! “ . Senyum sinis diwajah Jin Ri menghilang, bibirnya bergetar hebat akibat amarahnya mendengar ucapanku barusan.

“Kau tidak tahu apa-apa “ sembur Jin Ri

“Doo Joon hanya mencintaiku, dia hanya akan tetap mencintaiku “ tambahku semakin menjadi dan membuat gadis ini semakin terpancing emosi .

SREETTT , dengan cepat dia menyayat lenganku yang tergantung keatas, membuatku berteriak kesakitan

“ARGHHHH “

“Hahahahaha…..” Jin Ri tertawa mengerikan , dia terlihat seperti setan kali ini.

“YONG RI~ya !! “ aku dan Jin Ri sontak menatap pintu itu. Seseorang menggedor-gedor pintu itu kuat. Aku tahu itu Kyuhyun.

“Kyuhyun~ah !! “ teriakku .

“Yong Ri~ya !! “ kini aku mendengar suara Seungri yang memanggilku. Harapan semakin memuncak saat ini. Kuberanikan diriku untuk kembali berteriak

“Kyuhyun~ah !! “ teriakku lebih kuat . Jin Ri menatapku murka , dia membungkam mulutku dengan kedua tanganku. Kembali aku mendengar pintu itu digedor dari luar yang aku yakin dilakukan oleh Kyuhyun.

“Jika kau tidak mau menutup mulutmu, kupastikan pisau cutter ini merobek perutmu!! “ ancam Jin Ri , aku tidak bisa berkutik kecuali menuruti perintahnya. Keringat dingin tidak pernah berhenti mengalir dari ujung kepalaku. Kini Jin Ri kembali menatap pintu itu, memanfaatkan kesempatan itu aku kembali berusaha melepaskan ikatan tanganku, aku hanya perlu menarik tanganku lebih kuat lagi dan aku yakin tanganku akan terlepas. Kukerahkan tenagaku kepergelangan tanganku dan ketika aku bersiap menariknya , Jin Ri kembali menatapku dan tepat saat aku siap melepaskan ikatan tanganku.

Aku ketahuan olehnya, kini Jin Ri melirik tajam keikatan tali yang sudah mengendur dipergelangan tanganku . “Kau….”

Yang ada dipikiranku saat ini adalah, dengan kekuatanku yang tersisa, aku menarik tanganku dan seperti dugaanku,aku berhasil melepaskan tanganku dari ikatan itu . Jin Ri mendekatiku dengan wajah murka tapi sebelum dia melakukan apapun padaku, aku langsung mendorong tubuhnya kuat membuat Jin Ri terjengkang kebelakang menabrak meja yang terletak didekatnya. Pisau cutter yang dipegangnya pun terlepas dari tangannya dan terlempar cukup jauh dari jangkauan Jin Ri. Tanpa memperdulikan gadis itu aku kini berlari menuju pintu ruangan ini. Kyuhyun masih sibuk menggedornya . Aku mulai balas menggedor pintu ini .

“Kyuhyun~ah !! “ panggilku kuat

“Yong Ri~ya ? Apa itu kau ?” tanya Kyuhyun panik dari balik pintu ini “ Kau tidak apa-apa ? “

“Kyuhyun~ah.. !! “ panggilku frustasi

“Kumohon tenanglah ! Aku pasti akan menolongmu! Kau bisa membuka pintunya ?” tanya Kyuhyun lagi

“Yong Ri~ya, kau bisa membuka pintu ini ?” kini Seungri yang bertanya padaku . Aku kini mengotak-ngatik gembok besar yang tadi dikaitkan dipintu ini, gembok ini terkunci kuat , aku menoleh untuk melihat keadaan Jin Ri, dia kini mulai mendudukan tubuhnya  walau masih dalam keadaan sangat lemah. Aku menatap frustasi gembok yang mengunci pintu ini, sekuat apapun tenagaku aku tidak akan bisa membuat gembok ini terlepas, aku tidak tahu dimana Jin Ri menaruh kunci gembok ini. Ku edarkan pandanganku untuk mencari apapun benda yang dapat membantuku membuka gembok ini. Aku melihat sebuah batu ukuran sedang yang aku yakin merupakan pecahan tembok atau apalah dari gedung ini. Dengan segera kuambil batu ini lalu memukul-mukulkan ke gembok ini.

“Arghhh !! “ pekikku ketika tanganku terkena pukulan batu ini karena aku juga memegang gembok ini.

“Yong Ri~ya ?? Ada apa ? Kau kenapa ? “ tanya Kyuhyun khawatir dibalik pintu ini.  Aku benar-benar tegang dan gugup.

“Aku tidak apa-apa “ jawabku cepat , aku kembali melirik kearah Jin Ri yang sudah mulai berdiri, dia sedang memegang kepala dan pinggangnya seolah sedang mengumpulkan kekuatan dan kesadarannya. Lagi dan lagi  aku memukulgembok ini, namun gembok ini masih tidak bergeming, tidak ada tanda-tanda aku berhasil membuka gembok ini secara paksa

“Aku tidak bisa…” keluhku putus asa

“Kumohon jangan menyerah Yong Ri~ya !! “ teriak Kyuhyun berusaha memberikanku semangat.

“Kau pasti bisa Yong Ri~ya !! “ Seungri memberiku semangat .

Aku kembali memukul-mukul gembok ini dengan batu yang kupegang, darah masih terus mengalir dari jari-jariku yang terluka tadi. Bukan itu yang harus kupikirkan saat ini, tapi bagaimana membuat gembok ini terbuka padahal aku sudah mengeluarkan kekuatanku .

Tiba-tiba seseorang dari belakang menjambak rambutku, dan ternyata Jin Ri yang melakukannya. Aku sontak menjatuhkan batu yang kupegang tadi. Jin Ri menjambak kuat rambutku . Aku bahkan sampai pusing akibat jambakannya

“Lepaskan !! “ pekikku

“Yong Ri~ya !! Kau kenapa ? Ada apa !! “ panggil Kyuhyun . Aku ingin memanggil namanya, tapi aku kalah cepat dengan tangan Jin Ri yang kini sudah membekap mulutku kuat membuatku tidak bisa mengeluarkan suaraku. Dia menjambak rambutku dan menarikku mengikuti langkahnya.

Aku meringis kuat akibat jambakannya. Jin Ri sangat bernafsu menarikku mengikutinya.

“Permainan kita belum selesai Yong Ri~ya …” bisiknya mematikan ditelingaku . Aku tidak bisa menyembunyikan ketakutan dan kepanikanku saat ini. Air mataku perlahan turun dan semakin membuat kedua pipiku perih yang terluka akibat dari pisau cutter itu.

“Kita selesaikan malam ini juga “ desis Jin Ri. Aku hampir merasa putus asa ketika aku melihat sebuah kayu yang tergeletak saat aku melewatinya, dengan cepat aku mengambil kayu itu dan dalam posisi tidak bisa melihat Jin Ri, kupukulkan secara kasar kebelakang, dan sepertinya aku beruntung karena kini Jin Ri melepaskan tangannya dari rambutku dan aku mendengar rintihan kesakitan darinya. Sepertinya pukulanku mengenai kepalanya, aku kembali mencoba berlari tapi ternyata tangan gadis ini benar-benar sangat cepat karena dia menarik bajuku membuatku terjengkang, sepertinya Jin Ri sudah benar-benar kerasukan sesuatu, padahal aku yakin sudah memukulnya dengan kuat , tapi dia masih tetap bisa menahan ku dan kini memanfaatkan aku yang terjengkang tak berdaya , Jin Ri mengambil cutter yang tadi terlempar membawanya bersamanya dan kini dia mendekatiku lalu sedetik kemudian gadis ini telah duduk diatas tubuhku . Tubuhnya seolah mengunci pergerakan tubuhku. Dia menginjak kedua tanganku dengan kedua kakinya. Sebelah tangannya mencengkram pipiku kuat membuatku benar-benar tidak bisa bergerak .

BRAKKK !! Aku dan Jin Ri terdiam, kini kami sama-sama menatap pintu ruangan ini, seseorang dari balik pintu itu menendang pintu itu dengan kuat. Pasti Kyuhyun dan Seungri yang melakukannya .  Pintu itu semakin terlihat rapuh mendapatkan serangan dari Kyuhyun dan Seungri

“YONG RI~ya !!!! “ Kyuhyun kembali memanggil namaku . Air mataku kembali jatuh mendengar panggilannya . Apakah aku akan selamat dari gadis ini . Jin Ri yang menatap panik pintu itu, kini kembali menatapku .

“Aku tidak akan melewatkan kesempatan ini, jika karena ini aku akan mendekam dipenjara, aku tetap puas karena sudah membunuhmu ! “ ucap Jin Ri mengerikan dan dipenuhi dengan kemenangan . Aku tidak suka mendengar kalimatnya, apa hanya dia saja yang mempunyai sisi liar dari dirinya. Apa gadis ini belum tahu aku pernah menghabisi nyawa seseorang dengan tanganku sendiri.

“Ucapkan selamat tinggal pada dunia Jung Yong Ri ! “ bisik Jin Ri . Dia kini mengangkat kedua tangannya dan siap menancapkan pisau cutter itu didadaku. Entah kekuatan dari mana, aku berhasil menarik tanganku dari injakan kakinya, dan dengan cepat aku berhasil menahan tangan Jin Ri, jarak pisau cutter itu dengan dadaku tidak lebih dari 5 centimeter saat ini. Kami saling mendorong, aku mendorong berusaha menjauhkan pisau ini dari dadaku sedangkan Jin Ri semakin mendorongnya agar bisa menancapkan pisau ini didadaku.

Sekelebat wajah ibuku dan Jung Ajuhsi menghampiriku, jika aku mati aku pasti akan bertemu dengan mereka bukan ??

Tapi….sedetik kemudian bayangan seorang namja yang kini memenuhi pikiranku. Satu-satunya namja yang kuyakini sebagai namja yang hanya kucintai, kugantungkan harapanku bersamanya. Senyumnya kini menari-nari dipelupuk mataku . Kyuhyun seolah tersenyum kepadaku , yah aku tahu , hanya dia saat ini harapanku untuk bertahan, masih banyak rencanaku yang ingin kulakukan bersamanya, aku tidak akan menyerah, tidak akan !!

BRUAKKK !! Kembali suara yang berasal dari pintu itu , sepertinya Kyuhyun dan Seungri masih berusaha mendobrak atau bahkan menghancurkan pintu itu.

2 centi lagi pisau cutter ini akan mengoyak kulitku, kukerahkan tenaga terakhirku untuk menahan tangan Jin Ri. Tatapannya kini hanya dipenuhi nafsu untuk menghabisi nyawaku .

“YONG RI~ya !!!! “ teriak Kyuhyun dari luar

“ARGHHH…..” aku seolah mendapatkan kekuatan yang baru, aku berhasil mendorong tangan Jin Ri menjauh , dan dalam kesempatan itu aku juga berhasil mendorong tubuhnya. Dan dia sekarang tidak lagi menindihku. Aku segera mendudukan tubuhku, mundur beberapa langkah dengan menggeser dudukku menjauhi Jin Ri .Terlihat sekali Jin ri tidak menyerah , dia kembali menghampiriku , namun aku segera berdiri dan  mencoba mengambil kayu yang kugunakan tadi untuk memukulnya, namun dengan cekatan Jin Ri menendang jauh kayu itu membuat kayu itu berada diluar jangkauanku.

Aku menatap Jin Ri frustasi, dia justru tersenyum sinis kearahku seolah kemenangannya tadi hanyalah sebuah ketertundaan sementara, dan sebentar lagi dia akan benar-benar meraih kemenangannya.

“Menyerahlah Yong Ri~ya…” desisnya . Aku menelan ludahku dan mulai berjalan mundur tanpa arah, sedangkan Jin Ri dia terus maju , berusaha membuatku terdesak . Aku memasuki sebuah ruangan kecil seperti tempat penyimpanan sapu atau sejenisnya. Ada beberapa besi yang tertancap ditembok dengan jarak yang jarang-jarang.Aku menabrak beberapa barang yang ada disekitarku, aku benar-benar panik saat ini . Pikiranku seolah kosong tidak tahu harus melakukan apa lagi untuk menyelamatkan diriku sendiri.

DUAKKKK!!! Aku mencoba melirik sekilas, mereka berhasil membuat gembok itu terlepas dari engselnya, namun masih tetap mengait dipintu itu membuat pintu itu masih tertutup. Kumohon jangan menyerah Cho Kyuhyun, aku yakin sebentar lagi pintu itu akan terbuka.

Aku hanya perlu bertahan sebentar lagi , tanpa persiapan apapun kini Jin Ri berlari kearahku. Dia mengarahkan pisaunya tepat kearahku, sekali lagi aku berhasil menahan tangan dan tubuhnya, namun gadis ini juga berhasil memojokkanku kedinding ,terjadi adu kekuatan lagi antara aku dan Jin Ri. Ayolah Jung Yong Ri, kau hanya perlu bertahan sebentar lagi .

“Kau pantas mati ! “ bisik Jin Ri tanpa mengendurkan dorongan tangannya .

“Kau tidak akan mendapatkan apa-apa termasuk Doo Joon “ balasku tanpa rasa takut menatap matanya.Kusadari perubahan dari matanya yang terlihat murka mendengar ucapanku. Kini tangannya semakin kuat mendorong pisau itu kedadaku dan dia berhasil menekankan pisau itu kedadaku , kurasakan rasa sakit menyerang dadaku, sepertinya pisau ini berhasil merobek kulit dadaku. Aku sadar darah mulai merembes melalui kaosku . Aku tidak mau mati !! Tidak setelah aku mau mulai semuanya dari awal bersama orang yang kucintai . Aku tidak mau mati !!!

“ARGHHHH !!! “ kukeluarkan semua sisa kekuatanku dan mendorong Jin Ri sekuat-kuatnya, aku berhasil ! Aku mendorong Jin Ri kedepan, dan mengeluarkan kekuatanku terakhir aku menendang tubuhnya membuatnya terjengkang dan……

JLEBBB !!

Aku mematung ditempatku, kini yang kulihat adalah sebuah besi panjang dan tajam menancap dada Jin Ri. Gadis itu dalam keadaan terduduk dengan besi yang sudah menembus tubuhnya. Kakiku gemetar hebat melihat pemandangan yang ada didepanku, sedangkan Jin Ri , keluar banyak darah dari mulutnya, bahkan pisau yang dia pegang sudah terlepas dari tangannya.

Jantungku berdetak dengan cepat, badanku panas dingin melihat darah yang merembes dan membasahi tubuh Jin Ri. Jin Ri kini menatapku dengan tatapan sekarat. Sebulir air mata menuruni pipinya. Aku sadar dengan yang kulakukan, sebersit perasaan menyesal menghampiriku. Aku berjongkok mendekati Jin Ri yang sudah tidak bisa bicara, bahkan darah tak henti-hentinya mengalir keluar dari mulutnya

“Jin Ri~ssi !! Jin Ri~ssi ! “ panggilku ketakutan .

BRAKKK!!! Terdengar suara itu .

“YONG RI~ya !! “ Kyuhyun memanggilku ! Apa dia sudah berhasil mendobrak pintu itu. Aku masih terdiam ditempatku memandang Jin Ri

“Jin Ri~ssi !! Maafkan aku…” ucapku ketakutan melihat tubuhnya penuh oleh darahnya sendiri.

“Akk…..kk…ku…..” Jin Ri mencoba berbicara, namun dia tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Matanya mulai terlihat pasrah, “Jin Ri~ssi…….. “ panggilku dengan terisak kuat

“YONG RI~ya !! Kau dimana ??” . Bahkan aku tidak mampu menyahut panggilan Kyuhyun.

“Jin Ri~ssi…aku….”

Jin Ri terbatuk kuat semakin menyemburkan darah dari mulutnya. Dia kini menatapku lemah mencoba menggerakkan tangannya untuk menyentuhku, namun baru setengah jalan tangannya terjatuh begitu saja dengan Jin Ri yang sekarang sudah menutup matanya.

“Jin Ri~ssi !!! “ panggilku kuat

“YONG RI~ya !!!! “

“JIN RI~ssi !!! “ isakku kuat memanggil namanya . Sungguh aku tidak berniat untuk melakukan ini padanya. Aku hanya berniat mendorong tubuhnya, aku tidak menyangka akan jadi seperti ini.

“ JIN RI~ssi !! “ teriakku frustasi memanggil namanya. Kini aku menyentuh wajahnya , menepuk wajahnya kuat-kuat berharap dia bisa membuka matanya kembali. Aku tidak peduli darahnya yang kini merembes kearahku , aku memandang besi hitam yang sukses menembus dadanya . Air mataku semakin tidak bisa kubendung , perasaan bersalah saat aku membunuh orang , kembali menghampiriku ! Kenapa aku harus kembali merasakan perasaan tersiksa seperti ini.

“JIN RI ~ssi “ isakku kuat .

“Yong Ri~ya…..” aku menoleh lemah , dan melihat Kyuhyun menatapku. Dia sangat terkejut melihatku yang sudah penuh darah dan melihat Jin Ri yang sudah tergeletak tanpa nyawa.

“Aku membunuhnya…..” isakku kuat “ Saat dia menyerangku aku mendorongnya dan dia….” ……..” aku membunuhnya Kyuhyun~ah !! Aku yang membunuhnya “ isakku tak tertahankan. Dalam dua langkah besar Kyuhyun telah berada disebelahku, dia segera menarik tanganku untuk bangun, namun aku menolaknya !! Aku tetap bertahan !!

“Ayo bangung !! “

“ANDWEI !!! Kau lihat !! Dia mati, ini salahku ! Kalau aku tidak mendorongnya, dia tidak akan seperti itu “ pekikku .

“Yong Ri~ya !! “ aku kembali menoleh dan melihat Seungri yang menatapku .

“Hubungi polisi Seungri~ya !! “ perintah Kyuhyun  kepada Seungri, Seungri yang masih bingung mau melakukan apa, hanya bisa terdiam “ Kubilang hubungi polisi !! “ bentak Kyuhyun yang segera menyadarkan Seungri . Kini Kyuhyun kembali menatapku. Dia memaksaku untuk berdiri yang tidak bisa kutolak sama sekali . Apakah Kyuhyun menyalahkanku ! Apa dia akan menyerahkanku pada polisi !! Aku memang pantas menerimanya.

“Ini semua salahku ! Aku yang membunuhnya !! Aku tahu… aku yang mendorongnya !! “ isakku mulai merasa sangat frustasi dan ketakutan .

“Yong Ri~ya..”

“Aku yang seharusnya mati tadi, seharusnya kubiarkan saja dia menancapkan pisau itu…”

“JUNG YONG RI !!! “bentak Kyuhyun yang membuatku langsung terdiam menatapnya. Nafasku tersengal-sengal dan dadaku naik turun tak karuan. Melihatku yang mulai terdiam , tanpa bisa kutebak tiba-tiba Kyuhyun memelukku, memelukku dengan sangat erat .Pelukannya seolah melindungiku dari rasa dingin, takut, panik, rasa bersalah dan semacamnya.

“Tenanglah…kumohon tenang ! “ ucap Kyuhyun pelan . Dia kini mengusap kepalaku lalu mencium pelipisku . “ Aku tahu kau tidak sengaja, kau hanya ingin melindungi dirimu. Tenanglah Yong Ri~ya, tidak akan ada yang menyalahkanmu ! Tidak ada…”

“Aku yang….”

“Bukan !! Kau tidak melakukan apa-apa !! Jangan salahkan dirimu ! Kumohon , jelaskan semuanya sesuai yang terjadi! Aku selalu disampingmu ! Ada aku , Seungri dan Taechyeon yang akan menjadi saksimu .”

Aku masih belum bisa mengatur nafasku dengan baik, Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya, membuatkan semakin tenggelam didalam pelukan hangatnya. Aku bersalah pada Jin Ri, tapi aku akui aku lega aku masih bisa melihat wajah Kyuhyun.

~

Air mataku tak henti-hentinya jatuh membasahi pipiku. Aku kini melihat Doo Joon yang memandang tubuh Jin Ri yang sudah tak bernyawa dengan hampa. Dia baru saja tiba beberapa menit lalu . Aku mulai menyadari sesuatu , Doo Joon menangis ! Apa dia akan kembali membenciku karena hal ini. Ingin sekali aku menghampirinya dan bersujud untuk meminta maaf kepadanya. Bibirku tak henti-hentinya bergetar .

“Nona, ayo kita kerumah sakit “ panggil seorang polisi . Yah gedung ini sudah dipenuhi dengan polisi. Seungri dan Taechyeon sepertinya sedang mengurus masalah ini, mereka terlihat sibuk menjelaskan sesuatu kepada salah seorang  polisi . Kyuhyun yang masih setia menemaniku kembali mengulangi pertanyaan polisi itu.

“Yong Ri~ya …kita kerumah sakit  Kau terluka parah “ ucap Kyuhyun . Aku masih sibuk memperhatikan Doo Joon . Bagaimana perasaannya sekarang .

“Yong Ri~ya…” panggil Kyuhyun sekali lagi. Aku menoleh lemah kearahnya. “ Kita kerumah sakit “ ulangnya . Aku hanya bisa terdiam, tanpa menunggu jawaban dariku , Kyuhyun langsung membopong tubuhku . Aku menyerah, aku benar-benar lemah saat ini . Rasa sakit kurasakan disekujur tubuhku.Rasa lengket seolah menjadi satu dengan semua lukaku . Aku bisa mendengar degup jantung Kyuhyun yang membuatku lebih merasa tenang . Aku bersalah padamu Choi Jin Ri , kumohon maafkan aku…..

Aku merasa kalah dan aku sudah tidak bisa membuka mataku. Aku pingsan.

*Jung Yong Ri POV END*

******************

*Author POV*

~

Doo Joon memandang hampa gundukan tanah yang masih basah yang terhampar dihadapannya. Sebuah buket bunga lily menghiasi tanah itu, sebagai satu-satunya bunga yang ada diatas gundukan tanah itu. Kini Doo Joon berjongkok untuk menyentuh gundukan tanah ini.

Perasaannya saat ini sangat susah digambarkan. Suatu perasaan kehilangan yang amat besar mulai menghampirinya. Doo Joon memang tidak mencintai secara utuh Jin Ri, tapi itu bukan berarti seorang Choi Jin Ri tidak mempunyai tempat dihatinya, bukan berarti Jin Ri tidak mempunyai arti apa-apa .

Doo Joon tidak bisa mengelak semua kebaikan Jin Ri yang dilakukan untuknya. Selalu setia berada disisinya, rela menjadi pelampiasannya ketika dia mulai merasa frustasi menghadapi Yong Ri.Doo Joon kembali mengingat bagaimana proses ketika dia dan Jin Ri bertemu . Doo Joon ingat sekali bagaimana dia menemukan Jin Ri dalam keadaan sangat menyedihkan .Dia korban perampokan, berasal dari Daegu dan pergi sendiri ke Seoul hanya untuk alasan yang benar-benar tidak masuk akal.Saat itu Jin Ri mengatakan bahwa dia ingin menemui seorang pria yang dulu sempat menolongnya . Jin Ri tidak mempunya kerabat atau apa di Seoul , dia sudah terlanjur ke Seoul dan tidak mau menyerah begitu saja dan pulang ke Daegu. Dengan keadaan yang sudah tidak punya apa-apa akibat perampokan itu , entah apa yang membuat Doo Joon akhirnya membiarkan Jin Ri tinggal bersamanya . Wajah polosnya saat itu benar-benar mengingatkannya pada seorang gadis yang sangat dicintainya. Hingga mereka melakukan kesepakatan , Doo Joon akan terus membantunya, membiyarkannya tinggal bersamanya dan menghidupi keperluannya , dan sebagai balasannya Jin Ri akan menuruti semua perintah Doo Joon, melakukan apa saja sesuai permintaan Doo Joon.

Hidup bersama selama 3 tahun lebih bukan tidak berarti apa-apa bagi Doo Joon . Mungkin dia memang tidak mencintai Jin Ri seperti cinta yang ia rasakan pada Yong Ri, tapi Jin Ri cukup berarti buatnya. Selalu ada saat Doo Joon down dan mulai kembali teringat akan kematian ayahnya .Jin Ri yang selalu setia disampingnya selama ini , dan saat ini Doo Joon kembali merasakan perasaan kehilangan yang sangat besar . Kalau saja dia bisa membuat hatinya memberikan cinta yang lebih kepada Jin Ri, mungkin hal ini tidak perlu terjadi , Doo Joon hanya perlu memupuk rasa cintanya kepada gadis itu  dan mungkin saat ini Jin Ri masih berada disampingnya menyunggingkan senyumnya kepada Doo Joon.

“Maafkan aku…..” ujar Doo Joon pelan “ Seharusnya aku membalas cintamu dan semua ini tidak akan terjadi…maafkan aku “

“Doo Joon~ssi “ panggil sebuah suara dibelakang Doo Joon. Doo Joon menoleh lemah dan mendapati Kyuhyun berdiri dibelakangnya . Doo Joon menghembuskan nafasnya berat lalu mulai berdiri dan menunggu Kyuhyun berjalan menghampirinya .

Kyuhyun menaruh sebuah buket bunga diatas gundukan tanah yang masih basah itu. Lalu membungkuk sopan kearah pusara Jin Ri.

“Aku turut berduka cita “ ucap Kyuhyun pelan masih menatap makam Jin Ri . Doo Joon hanya terdiam tidak menjawab sama sekali

“ Kumohon jangan menyalahkan Yong Ri, dia hanya ingin melindungi dirinya sendiri ! Yang dia lakukan adalah ketidak sengajaan “ lanjut Kyuhyun “ Yong Ri sendiri terlihat begitu menyesal , dia benar-benar tidak menyangka , saat itu dia hanya ingin mendorong tubuh Jin Ri yang mau menancapkan pisau itu kedadanya , jadi…”

“Aku tahu ! “ potong Doo Joon cepat , Kyuhyun menoleh untuk menatap Doo Joon kali ini. “ Aku megerti ,aku juga pasti akan melakukan hal yang sama jika berada pada posisi Yong Ri “

“Doo Joon~ssi….”

“Akan jauh lebih menyakitkan jika Yong Ri yang pergi “ ucap Doo Joon meneruskan kalimatnya “ tapi….Jin Ri juga memiliki arti yang cukup besar untukku , aku tidak mau munafik kalau aku sangat kehilangannya ,  ini semua salahku “

“Ini bukan salahmu “ sahut Kyuhyun pelan

Doo Joon menggelengkan kepalanya pelan lalu tersenyum sedih menatap makam Jin Ri

“ ini memang salahku , seharusnya aku bisa melihat dirinya dari awal, menghargai keberadaannya , sekarang aku hanya bisa menyesali kepergiannya “

“Doo Joon~ssi…”

“Bagaimana keadaan Yong Ri ?” tanya Doo Joon .

“Ini sudah hari ketiga dia belum sadarkan diri.. “

“Apakah lukanya separah itu ?”

“Kedua pipinya terluka akibat pisau cutter, tapi tidak dalam . Dadanya juga hanya kulitnya saja yang terluka tidak sampai menyentuh organ pentingnya . Dokter mengatakan dia mengalami syok berat , dan itu yang membuatnya masih belum sadarkan diri. “

“Aku…”

“Tidak perlu khawatir, dokter mengatakan bahwa dalam beberapa hari ini pasti Yong Ri akan segera sadar “ tambah Kyuhyun

“Syukurlah….” ucap Doo Joon pelan

“Baiklah kalau begitu , sepertinya aku harus pulang Doo Joon~ssi . Sepertinya kau masih ingin berada disini “ ujar Kyuhyun menghadap Doo Joon “ sekali lagi aku turut berduka cita atas kepergiannya “ tambah Kyuhyun tulus

“Terima kasih “

“Ne…” walau sedikit berat dan gugup akhirnya Kyuhyun mengulurkan tangannya kearah Doo Joon dengan maksud untuk menjabat tangan Doo Joon. Doo Joon sempat terkejut melihat Kyuhyun yang mengulurkan tangannya , tetapi walau sedikit canggung akhirnya Doo Joon tetap menyambut tangan itu dan menjabatnya . Mereka saling menjabat tangan masing-masing berusaha melupakan kejadian dulu.

Kini Kyuhyun kembali berjalan meninggalkan Doo Joon , baru beberapa langkah dia meninggalkan Doo Joon, lelaki itu kembali memanggilnya

“Kyuhyun~ssi ! “ Kyuhyun menghentikan langkahnya sejenak, dia mulai berbalik untuk menatap Doo Joon

“Kuharap kau tidak keberatan jika aku menengok Yong Ri ketika ia sudah sadar ?” ucap Doo Joon

Perlahan sebuah senyuman terukir diwajah Kyuhyun, dia terlihat tidak berfikir lama dan langsung menggangggukan kepalanya membalas tatapan Doo Joon

“tentu saja …” jawabnya singat , dan merasa Doo Joon tidak ada yang akan dibicarakan lagi Kyuhyun kembali berbalik untuk meninggalkan makam ini. Yah ~~ kematian memang tidak bisa dihindari , dan untuk Yong Ri memang belum waktunya untuk dia pergi,Kyuhyun sangat bersyukur karena Tuhan masih mempercayainya untuk membuatnya bisa menjaga Yong Ri.

~

Kini Kyuhyun menyentuh luka di pipi Yong Ri yang sudah mulai mengering, untung saja lukanya tidak dalam dan panjang , hanya menyisakan luka kering yang jika diberi obat mampu menghilangkan bekasnya. Dia baru saja sampai dirumah sakit sehabis mengunjungi makam Jin Ri. Kyuhyun memeriksa infuse Yong Ri yang ternyata masih penuh. Dan kini dia beralih untuk menggeggam tangan Yong Ri

“Cepatlah sadar….” ucap Kyuhyun memulai  “ Kau sudah tidur lebih dari 3 hari , kenapa masih belum sadar juga …” . Kyuhyun menghembuskan nafas beratnya, dia mengeratkan sedikit genggaman tangannya pada tangan Yong Ri .

“Sampai kapan kau mau tidur seperti itu ?” tanya Kyuhyun pelan “ Apa kau tidak rindu padaku Yong Ri~ya ?? Bukalah matamu ….”

“Dia masih belum sadar ?” tanya seseorang dibelakang Kyuhyun. Kyuhyun segera menoleh kebelakang dan sekarang bisa melihat Seungri berdiri dibelakangnya .

“Belum ..” jawab Kyuhyun dan kembali menatap Yong Ri yang masih memejamkan kedua matanya

“Sebentar lagi dia pasti akan membuka matanya “ ucap Seungri memberikan semangat kepada Kyuhyun, lalu berjalan mendekati Kyuhyun dan menepuk pundak Kyuhyun pelan

“Ne, tentu saja . Dia pasti akan segera membuka matanya “ balas Kyuhyun . Dia harus yakin, Yong Ri pasti akan membuka matanya , dia pasti akan segera sadar .

*Author POV END*

************************

*Jung Yong Ri POV*

~

………………” Eomma hanya pergi sebentar , kau tunggu eomma ya?” ucap ibuku kepadaku .Senyum meyakinkan terukir tulus diwajahnya yang pucat . Usiaku yang 11 tahun membuatku merengek memintanya mengajakku pergi

“Eomma, ijinkan aku ikut bersamamu ! Eomma mau pergi kemana ?” tanyaku masih merengek kepada ibuku ini.

“Eomma hanya pergi sebentar, lagi pula ada Paman Byung dan Doo Joon yang akan menjagamu kan ? Kau tidak boleh nakal Yong Ri sayang …”

“Tapi aku ingin ikut eomma “ pintaku

“Ne, Eomma akan menjemputmu, tapi nanti ya? Sekarang eomma harus pergi dulu menemui seseorang , kau mau menunggu eomma kan ??” tanya ibuku .

Akhirnya aku menyerah, ibuku menyuruhku menunggunya untuk menjemputku dan sepertinya hanya itu yang bisa kulakukan.Kulepaskan genggaman tangannya dan membiarkannya pergi meninggalkanku . Dia sempat berbalik untuk kembali menatapku dan kembali melempar senyumnya.

“Jangan nakal ya..” ucapnya keras dan kembali melanjutkan langkahnya .Yang bisa kulakukan adalah menunggunya sampai ia benar-benar menepati janjinya untuk menjemputku………………………………………………………

Dan saat ini apakah ibuku akan menepati janjinya ,apakah dia akan menjemputku untuk mengajakku ikut bersamanya .Aku benar-benar merindukannya .Mungkin sekarang dia sudah bersama Jung Ajuhsi yang tak lain adalah ayahku .Apa mereka bahagia dikehidupan sana ?

“Kau mau ikut kami Yong Ri~ya ??” aku mendengar sebuah suara , aku mengedarkan pandanganku kemana saja, namun tidak bisa melihat siapa yang berbicara padaku

“Eomma ?” panggilku pelan

“Apa kau benar-benar ingin ikut kami Yong Ri sayang ?” kini suara lelaki yang sangat kukenal .

“Jung Ajuhsi ?? “ panggilku sekali lagi  “kalian dimana ??” teriakku kuat .Kenapa aku hanya mendengar suara mereka tanpa bisa melihat wujud mereka

“Eomma !!Appa !! “ panggilku kuat

“Yong Ri~ya ?? Jika kau benar-benar ingin pergi kami akan menjemputmu dan membawamu ?” kini suara ibuku yang kudengar

“NE !! Aku mau ikut bersama kalian , bawa aku ! “ ucapku mulai terisak

“Benarkah itu ? Tanya hati nuranimu ? Apa kau tidak akan menyesal jika ikut bersama kami ?” kini suara ayahku yang kudengar

Aku terdiam ditempatku, perasaan bingung melandaku kali ini. Tapi ini kesempatanku untuk ikut dengan kedua orang tuaku kan ? Tapi kenapa aku masih merasakan ada sesuatu yang mengganjal.

“Bangunlah Yong Ri~ya ….” aku mendongakkan kepalaku .Suara siapa tadi ? Kenapa terdengar begitu dekat

“Kau ingin ikut kami Yong Ri~ya ?” tanya ibuku lagi

“Kumohon bukalah matamu Yong Ri~ya …” kembali suara seorang pria terdengar .

Aku benar-benar bingung saat ini, kenapa suara ini terdengar begitu kuat !

“Yong Ri~ya….” Panggil suara ibuku

“Sadarlah Yong Ri~ya …” entah perasaan apa ini . Aku merasa suara lelaki ini jauh lebih dekat, membuat suara ibuku dan ayahku menghilang dan sekarang aku hanya bisa mendengar suara laki-laki ini

“Yong Ri~ya…” panggilnya sekali lagi. Aku mulai tersenyum, sepertinya aku memilih untuk tidak ikut bersama kedua orang tuaku.Suara lelaki ini memintaku untuk segera bangun , yah aku harus bangun . Bangun untuk melihatnya……………………

TBC

Yup !!! bersambung yah ~~~

Gimana part ini ? Yah , gue sadar diri, part ini ga mutu dan ancur banget ! Jadi yang mau ngehina, gue pasrah dah ~~~

Part 17 adalah part terakhir dari kisah GAJE ini. Gue ga tau mau ngepost kapan ~~ soalnya udah mulai sibuk kembali .Yah semoga kalian sabar untuk menunggunya.

Gue berharap FF gue ini punya kesan buat kalian, tapi kalo yang ga suka , maaf yah karena ga memuaskan (?)

Masih ada yang belum jelas ama masa lalu dari Yong Ri, karena udah gue jelasin semuanya .Dan kemarin ada yang nanya gimana proses pertemuan Doo Joon dan Jin Ri, maaf ya ga gue jelasin secara rinci, takutnya bakal panjang lagi ceritanya, jadi cuman gue jelasin secara singkat ajah, semoga tetap nyampe dah ceritanya .

Okey, part 17 adalah pamungkas dan tentu aja penyempurna, istilahnya …….hiasan terakhir dalam sajian FF gue, jadi tanpa part 17 cerita ini cuman kayak makanan yang enak, tapi tanpa presentasi yang baik dari kokinya *korban Master Chef~~ oh CHEF JUNA !!! *

Kalo masih ada yang belum ngerti ma cerita ini, atau ada pertanyaan namun ga gue jawab, bisa langsung tanya kegue lewat fb *readers : buat apa juga !!!*

Cukup cuap-cuapnya, btw ini part memang lebih sedikit dari part-part sebelumnya~~ heheehe

Jadi kalo kependekan maaf yua ~~

Ketemu dipart terakhir ya~~

Bye..bye…

Jangan lupa follow yah ~~ @Riska_Fasyah

64 thoughts on “MEMORY And REVENGE Part 16

  1. ternyata cast yg bakal mati itu jin ri,ckckckc
    padahal berharap doo joon yg mati,biar jin ri bisa ma seung ri*diinjek2 beauty*
    deg2an bgt baca tiap adegannya,bener2 bisa mainin emosi reader waktu baca,daebak bgt deh🙂
    lanjut k part akhir dlu deh,penasaran,,,,

  2. hiks….hiks….menyedihkan banget sih yg namanya jin ri,,q yg asalnya kesel plus marah ma dy gra2 nyakitin yong ri…jd kasian..eoni ternya klo cinta berlebihan itu emang bner2 menakutkan banget…q bru nydar wktu liat karakter jin ri..adegannya bkin tegang banget ikh..ampe aku harus nahan napas gra2 deg2an takut yong ri tw kyuhyun knpa2…
    akhirnya gmna yah..pkonya q pngen akhir yg bahagia.. (permintaan yg aneh)..

  3. sumpah aku suka ama fotonya kyuhyun !!! aish menggoda iman . hehe
    kirain jin ri gak bakalan mati . tragis matinya . kasian oen. hiks . si joon juga ah pake nolak2 gitu sih ! aku kebawa sama sama alurnya thor pinter deh bawa readernya aku suka cerita yang bawa bukan yang gampang ketebak. hehe .

  4. Wah
    bCa part ne bkn tegang jg ngeri. .
    Tnpa sngaja mlah jinri yg mati bkn yong ri
    it pzt jd pkulan brat bwt yong ri krn dy hrz mNglmi hal yg sm dg kzh msa lalu’a. .
    Pnysaln sll dtng d akhr&rza khlangn ssrang dan mrza dy brrti tk qt sat dy ta lg di sisi qt mkn it gmbrn pRzan Do joon tp untng’a dy ga dndam sm yongri

  5. huhu sediiih banget thooor
    ya ampun kyu kenapa keren banget siiih
    kena banget romantis nya thor, yong ri lebih mendengar suara kyuhyun yg ia cintai *melting melting*
    aaaaaaa kyuhyun :* :* :*
    potonya ganahan thor
    keren keren banget thor, bikin penasaran🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s