MEMORY And REVENGE Part 15

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :    Jung Yong Ri (my fiction)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

Goo Hara (KARA)

Ji Young (KARA)

Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre   : Romance, Tragedy, Drama

baca dulu : part 12, part 13, part 14

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

~Chapter 15

-Kau akan lupa orang-orang yang tertawa denganmu, tapi kau tidak akan lupa orang-orang yang menangis bersamamu- Riska Fasyah

*Jung Yong Ri POV*

~ Aku mengerjapkan mataku secara perlahan, mencoba membiasakan dengan cahaya matahari yang mulai masuk menembus celah mataku. Aku kembali mengerjapkan mataku berharap bisa melihat lebih jelas.Kupaksakan diriku untuk duduk, dan melihat keadaan sekitar.Aku berada diruang tengah , sepertinya aku tertidur disofa depan TVku. Merasa teringat sesuatu aku lantas berdiri dan mengedarkan pandanganku mencari seseorang. Aku tidak ingat Kyuhyun pulang jam berapa tadi malam . Seingatku ,aku sedang menyender disampingnya, dan akhirnya tertidur.Mungkin dia langsung pulang ketika aku sudah tertidur.

Merasa sedikit haus aku berjalan kedapurku untuk mengambil sebotol air mineral dari kulkas.Kulangkahkan kakiku menuju dapur dan begitu kaget begitu melihat sosok yang kukenal berdiri didepan komporku, terdengar suara berisik yang berasal darinya.

“Kyuhyun~ah..??”

Kyuhyun menoleh kearahku lalu melemparka senyumnya kepadaku

“Ah, Yong Ri~ya ! Kau sudah bangun , selamat pagi..” sapanya bersemangat

“Kau tidak pulang tadi malam??” tanyaku

“Tidak, mana mungkin aku pulang disaat keadaanmu seperti itu. Bahkan saat kau tertidur kau masih mengeluarkan isakan kecil yang membuatku tidak tenang “ ucapnya tanpa menatapku sibuk berkonsentrasi menatap wajan datarnya.Aku merapat kearahnya dan melihat apa yang sedang dikerjakan oleh namja ini.

“Kau memasak ?” tanyaku sedikit takjub

“Ne, aku cukup jago membuat ini “ ujarnya , dengan lihai Kyuhyun membalik omlete yang dia buat, bahkan matangnya pas , tanpa meninggalkan gosong sedikitpun

“Aku terbiasa membuat ini sendiri dari kecil, kujamin rasanya akan enak “ ucapnya sedikit sombong. Akhirnya masakannya pun matang, dengan hati-hati Kyuhyun menaruhnya di dua piring yang sudah dia siapkan lalu membawanya kemeja makan miniku.

“Makanlah..” ucap Kyuhyun saat kami sudah duduk bersebrangan dimeja makanku

Kupikir ucapan Kyuhyun benar, omletenya tidak buruk dan tidak mengerikan seperti sup rumput lautku.Tanpa menyisakan sedikitpun aku menghabiskan omlete ini.

~

“Aku tidak kekampus “ ucapku tanpa menoleh kearah Kyuhyun yang berdiri disampingku

“Wae ? Kau masih merasa tidak enak badan ? “ tanya Kyuhyun khawatir

“Anii “ jawabku dan menyerahkan piring yang baru saja kucuci kepada Kyuhyun yang bertugas membilas piring.

“Lalu..?”

“Aku akan menemui Lee Ajuhsi, katanya masih ada yang ingin dijelaskan kepadaku “

“Aku antar ya..” pinta Kyuhyun. Aku menghentikan aktifitasku sejenak , lalu menoleh untuk menatapnya .

“Kau tidak kekampus ?”

“Tidak ! Ayolah biarkan aku menemanimu “ pintanya lagi .

Akhirnya aku mengangguk dan dibalas senyuman manis oleh Kyuhyun.

“Kita berangkat kapan ?” tanya Kyuhyun bersemangat, aku tahu dia belum pernah pergi melihat rumah dimana aku sempat tinggal bersama Jung Ajuhsi . Hmm.. tidak bukan Jung Ajuhsi lagi, tapi ayahku .

“Yong Ri~ya ? Mau berangkat jam berapa ?” tanya Kyuhyun lagi

“Ehm..jam 9 pagi ini “ ucapku . Kami mempercepat menyelesaikan pekerjaan kami ini, untuk bisa pergi kerumah ayahku.

~

“Jadi Doo Joon tidak akan mengganggumu lagi ??” tanya Kyuhyun kepadaku saat kami baru saja tiba didepan rumah ayahku.

“Sepertinya begitu “ jawabku

“Dan kau percaya ?”

“Dia mengatakan yang sejujurnya Kyuhyun~ah . Aku bisa merasakannya sendiri” jelasku yang menyadari Kyuhyun masih belum percaya .” Sudahlah ayo kita masuk !” ajakku

“Ini rumah ayahmu ?” tanya Kyuhyun. Aku sedikit bingung sebenarnya mau menjawab apa, tapi pertanyaan Kyuhyun juga tidak salah, Jung Ajuhsi memang ayahku kan? Tapi entah kenapa aku seolah masih sedikit canggung mengatakan bahwa dia adalah ayahku. Akhirnya aku hanya mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan dari Kyuhyun. Aku mengetuk pintu kayu besar ini dan tidak lama kemudian seorang ajuhma yang bekerja dirumah ini membukakan pintu ini dan membiarkanku masuk. Aku memang sudah membuat janji dengan Lee Ajuhsi, dia sudah menungguku diruang pribadi ayahku. Merasa masih sangat familiar dengan rumah ini aku segera menuju ruang pribadi Jung Ajuhsi.Tidak lama aku mengetuk pintu ini, suara yang kukenal dari dalam mempersilahkanku masuk.Segera saja aku dan Kyuhyun masuk kedalam ruang pribadi ayahku ini. Tidak ada yang berubah sama sekali dengan ruangan ini, sekarang aku bisa melihat Lee Ajuhsi sedang mengurus beberapa dokumen dimeja Jung Ajuhsi , entah apa dokumen-dokumen itu.

“Itu ayahmu ?” tanya Kyuhyun sambil menunjuk dengan mulutnya sebuah pigura besar yang berada didinding ruangan ini. Aku menatap pigura itu sejenak, foto ayahku dengan memakai jas kesayangannya dan mengumbar senyum terbaiknya membuatku merasa ingin meneteskan air mataku lagi, sebuah penyesalan kembali menghampiriku. Jika aku waktu itu tidak keberatan untuk memanggilnya ‘appa’, mungkin perasaan menyesalku tidak akan sebesar ini .

“itu ayahmu kan ?” tanya Kyuhyun sekali lagi, sadar akan Kyuhyun yang mengulangi pertanyaanya aku segera menjawab pertanyaannya “ Ne..” jawabku singkat

“Hmmm..Matamu mirip dengannya, bulat ~~ tidak seperti orang Korea kebanyakan “ jelas Kyuhyun yang membuatku tersenyum . Kini Lee Ajuhsi sudah membereskan dokumen-dokumen yang tadi meyibukkannya. Dia berjalan kearahku,tampak sedikit lelah, aku mulai menyadari bahwa dia semakin tua .

“Bagaimana keadaan nona hari ini ?” tanyanya ramah. Dia selalu bersikap baik dan sopan kepadaku

“Baik ajuhsi” jawabku “ Ah iya, kenalkan ini Kyuhyun, dia temanku “ jelasku sambil memperkenalkan Kyuhyun kepada Lee Ajuhsi

“Anneyong” sapa Lee Ajuhsi membungkuk sopan kearah Kyuhyun, yang dibalas oleh Kyuhyun “ Annyeong. Cho Kyuhyun imnida “ tambah Kyuhyun.

Mereka berjabat tangan sebentar lalu Lee Ajuhsi kembali memandangku .

“Ada yang harus saya sampaikan pada nona “

“Kita bicara disini saja kan ?” tanyaku

“Ne, tapi…” Lee Ajuhsi melirik kearah Kyuhyun lalu kembali melirik kearahku

“jika aku mengganggu aku akan menunggu diluar “ ucap Kyuhyun menyadari ekpresi dari Lee Ajuhsi

“Tidak perlu “ aku menahan tangan Kyuhyun lalu kembali menatap Lee Ajuhsi “ Ajuhsi, biarkan Kyuhyun disini. Aku ingin dia tahu juga . Tidak apa-apa . Kyuhyun bukan orang lain bagiku “ jelasku . Aku merasa Kyuhyun memandangku, namun aku tidak mau repot membalas pandangannya. Aku masih focus menatap Lee Ajuhsi, menunggu jawaban darinya

“Baiklah jika itu mau nona “ jawab Lee Ajuhsi. Dia mengajak kami duduk dikursi sofa santai yang memang berada didalam ruangan ini. Aku duduk bersebrangan dengannya dengan Kyuhyun duduk disebelahku  .Lalu Lee Ajuhsi menyodorkan dokumen yang tadi dia bawa kearahku .

“Apa ini ?” tanyaku bingung

“bacalah nona “ pinta Lee Ajuhsi. Kini aku mengambil dokumen yang dipegangnya dan mulai membacanya.Kurasakan Kyuhyun sedikit merepet kearahku dan ikut membaca dokumen yang sedang kupegang. Kucermati semua kalimat yang tertulis didalam dokumen ini agar aku mengerti apa makna yang ditulis didokumen ini.

~

“Minumlah “ ucap Kyuhyun sambil menyerahkan kopi susu panas kepadaku . Aku segera mengambilnya dan mulai menyesapnya.

“Auh…..” pekikku tertahan , merasakan rasa panas menjalar dilidahku

“Makanya pelan-pelan , ini kan masih panas …” ucap Kyuhyun

“Maaf..”

“untuk apa minta maaf…” Kyuhyun mengambil kopi yang ada ditanganku “ kudinginkan dulu ya..” tambahnya dan mulai meniup kopi susuku. Aku memandangnya yang tengah sibuk meniup kopi susuku. Tanpa sadar aku menyunggingkan senyumku ketika melihatnya memajukan bibirnya seperti itu mencoba membuat kopiku agar tidak sepanas tadi.

“Aku tahu kau sangat menyukaiku , tapi jangan memandangku seperti itu..” ucap Kyuhyun tiba-tiba yang membuat mataku melebar seketika. Dengan cepat kualihkan pandanganku lurus kedepan sedikit salah tingkah .

“Kau sudah tertangkap basah “ cibir Kyuhyun “ ini… sudah lebih hangat “ lanjutnya sambil menyerahkan kopi susu itu kepadaku . Aku mengambilnya dari tangan Kyuhyun dan mulai hati-hati menyesap kopi susuku . Dan memang benar, ini jauh lebih baik .

“Jadi, semuanya akan menjadi milikmu ..” ucap Kyuhyun memulai. Kami berdua sekarang berada disebuah taman besar , yang serba guna sebagai tempat orang berjalan-jalan, olah raga atau melakukan aktifitas bersama keluarga. Aku menyadari arah pembicaraan dari Kyuhyun, tanpa menatapnya aku mulai menjawab pertanyaanya

“Ne…” jawabku singkat  “ Aku merasa seperti memiliki beban yang berat “ tambahku

“Kenapa seperti itu ?”

“Tiba-tiba saja Lee Ajuhsi mengatakan bahwa semuanya adalah milikku. Aku adalah pewaris tunggal dari semua peninggalan Jung Ajuhsi, seseorang yang baru kemarin kuketahui sebagai ayahku , aku seperti menerima sesuatu yang bukan hakku “

“Kenapa kau berfikir seperti itu Yong Ri~ya ? Itu memang hakmu ! Kau pantas mendapatkannya, setelah semua yang kau alami selama ini ! Setidaknya dengan ini ibu dan ayahmu akan tenang meninggalkanmu , kau tidak akan kekurangan suatu apapun . Dengan adanya Lee Ajuhsi yang setia disampingmu , dan aku yang akan terus menjagamu ,aku yakin kau akan bisa menjalaninya …” Aku menoleh untuk menatap Kyuhyun, ucapannya membuatku merasa jauh lebih baik . Aku tersenyum tipis kearahnya , yang dibalas oleh Kyuhyun dengan merapihkan anak poniku.

“Mulailah dari awal lagi, jangan jadi pribadi yang tertutup , terbukalah kepada siapa saja “ ujar Kyuhyun, kini tangannya mengelus pipiku . “ Raih semua impianmu, lupakan semua yang buruk dimasa lalumu, cukup ingat saja yang memang pantas kau ingat “ nasehatnya. “ Jangan membenci siapa-siapa lagi , hiduplah dengan tenang “

“Kau seperti kakek-kakek saja kalau sedang memberi petuah seperti itu “ celetukku . Tiba-tiba saja tangan Kyuhyun yang sedang mengelus pipiku, beralih menjadi mencubit pipiku . Aku meringis akibat perbuatannya, namun Kyuhyun tidak menghentikannya dan justru semakin bernafsu mencubit pipiku membuat bibirku tertarik

“shaakit…” ucapku tidak jelas . Kyuhyun justru tersenyum jahil melihatku, setalah puas membuat pipiku merah, akhirnya Kyuhyun melepaskan cubitannya dan tersenyum senang kearahku.  Dengan sedikit kesal aku mengusap-usap pipiku yang masih terasa panas akibat cubitannya itu .

“Sakit ya ?” tanya Kyuhyun seolah mengejekku . Aku tidak menjawabnya sama sekali, dan memalingkan wajahku kearah lain, merasa kesal padanya .

“hei ! Kau marah ya ??” ejek Kyuhyun “ Jelek sekali bibirmu dimajukan seperti itu “ tambahnya . Aku masih tidak memperdulikan Kyuhyun dengan pura-pura sibuk melihat sekelompok anak lelaki yang sedang bermain lomba balap mobil yang menggunakan remote control. Tiba-tiba kurasakan Kyuhyun meregangkan sebelah tangannya lalu menarik tubuhku hingga merepet kearahnya.Rasa kesalku seolah hilang ketika menyender kepadanya. Tidak ada alasanku untuk menolak ketika dia kini menggenggam sebelah tanganku . Dengan masih menatap lurus kedepan Kyuhyun kembali membuka mulutnya .

“Yong Ri~ya….percaya saja padaku “ ucapnya pelan . Kulirik Kyuhyun sekilas, aku tahu yang diucapkannya adalah kejujuran. Tanpa menanggapi pernyataanya tadi, aku kini menyenderkan kepalaku dipundaknya. Seharusnya aku punya kantong doraemon dan mencari mesin penghenti waktu agar waktu ini berhenti sebentar agar aku bisa menikmati setiap detik yang kulewati bersama Kyuhyun.

~

Aku sudah merasa jauh lebih baik. Tadi saat aku berpapasan dengan Doo Joon, dia hanya mengangguk sebentar lalu berlalu pergi tanpa memandangku dengan tatapan benci yang biasa dia lakukan padaku . Kyuhyun saja sampai memandangnya tidak percaya, namun seperti kemarin yang kujelaskan kami sudah menyelesaikan semuanya. Kuharap tidak ada masalah lagi antara aku dan Doo Joon.

Aku dan Kyuhyun sudah masuk kekelas kami, aku segera menuju kursiku yang memang terletak dibelakang, sedangkan Kyuhyun menghampiri Taechyeon yang sudah menunggunya. Aku bisa melihat Jin Ri yang sudah duduk disebelah kursiku.Dia sedang membaca buku pelajarannya. Apakah Jin Ri masih marah padaku ? Tapi sebenarnya apa alasannya dia marah padaku. Dia tidak mengatakan apa-apa , hanya sikapnya berubah menjadi dingin kepadaku.

“Pagi…” sapaku berusaha mencairkan suasana, biar bagaimanapun Jin Ri adalah satu-satunya gadis di kampus ini yang terang-terangan mengajakku berteman. Jin Ri hanya mendongak sebentar dan tanpa menjawab sapaanku dia kembali tenggelam membaca buku pelajarannya. Aku hanya bisa menghembuskan nafas berat, sebenarnya apa salahku kepada gadis ini??

Tidak lama kemudian dosen kamipun tiba, dan pelajaranpun dimulai

………………………….

“Ada yang ingin kubicarakan berdua denganmu,sepulang ini bisa ?” tanya Jin Ri tiba-tiba ketika dosen kami baru saja keluar .

“Ada apa ?” tanyaku

“Bisa tidak ?” dia sedikit mendesakku, walau sedikit bingung aku akhirnya mengangguk .”Berdua saja? “ tanyaku sekali lagi

“Ne..” jawabnya singkat,aku hendak bertanya lagi namun kutahan, karena kini dosen yang lain sudah masuk kekelas kami. Sebenarnya hari ini ada 4 mata kuliah, jadi bisa dipastikan aku dan Jin Ri sore ini baru bisa berbicara. Sebenarnya apa yang akan dibicarakan olehnya ? Apakah dia akan mengatakan kesalahan yang kulakukan kepadanya tanpa kusadari . Aku melirik Jin Ri sekilas, aku merasa dia sama sepertiku mulai tidak focus dalam pelajaran ini. Apa yang gadis ini pikirkan ??

~

Aku menghampiri Kyuhyun yang sedang asik mengobrol dengan Taechyeon, dan baru kusadari bahwa Seungri bergabung dengan mereka.

“Hmmm~~ kau kesini untuk menghampiri Kyuhyun kah , Yong Ri~ssi ? “ tanya Taechyeon menyadari kedatanganku, dengan sigap Kyuhyun segera berbalik dan menghadapku .

“Kau mencariku ?” tanya Kyuhyun .

“Atau mencariku ? “ serobot Seungri sambil tersenyum kearahku .

“YA!! Mana mungkin dia mencarimu ! “ serang Kyuhyun, yang hanya dibalas senyuman jahil oleh Seungri

“Aku akan pulang sendiri saja, kau pulang duluan saja “ ucapku memberi tahu Kyuhyun

“Kenapa ? “

“Aku ada urusan dengan seseorang “ jelasku

“Siapa ? “ tanya Kyuhyun cepat

“Temanku..” aku menoleh kebelakang untuk melirik Jin Ri sebentar yang diikuti oleh Kyuhyun yang ikut melihat Jin Ri yang terduduk dikursinya. “aku ada urusan dengan Jin Ri “

“nde ?? Jin Ri ? “ celetuk Seungri, aku kini menatap Seungri dan mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan Seungri. Ekspresi Seungri berubah sedikit aneh, namun aku tidak berniat bertanya

“Perlu kutemani ?” tanya Kyuhyun, aku langsung menggeleng kearahnya

“Aniyo, aku tidak apa-apa  “

“Atau perlu aku yang temani ?” tawar Seungri . Kyuhyun langsung melemparkan tatapan mematikan kearah Seungri yang tidak dipedulikan oleh Seungri .

“tidak usah sok baik “ desis Kyuhyun

“Aku tidak apa-apa . Jadi kau pulang saja duluan “ jelasku

“Yong Ri~ya, tapi Jin Ri …” potong Seungri “ dia….”

“Ada apa dengannya ? “ tanyaku . Seungri tampak ragu melanjutkan kalimatnya., namun akhirnya dia memutuskan untuk tidak melanjutkan kalimatnya

“Aniyo..hanya saja aku merasa….”

“merasa apa ?” kini Taechyeon ynag bertanya

“Aniii..tidak apa-apa “ ucap Seungri

“Ckkk~~ sok misterius “ ucap Kyuhyun sewot, kini Kyuhun kembali menatapku dan merubah ekpresinya 180 derajat saat menatapku

“Ya sudah kalau begitu, jika kau ingin pulang hubungi aku ya..”

“Aku akan pulang sendiri, tenang saja . Aku kan bersama Jin Ri “ ucapku

“Baiklah kalau begitu…” . Kini dosen kembali masuk kekelas kami yang menandakan mata kuliah berikutnya sudah harus dimulai.Aku kembali ketempat dudukku dan sempat melihat Seungri yang masih menatapku sedikit khawatir. Sekarang ada apa dengan Seungri, kenapa dia menatapku seperti itu. Mencoba melupakan ekspresi Seungri yang sedikit mengganjal tadi, aku kembali kekursiku.

~

Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, dan itu artinya semua mata kuliah sudah selesai. Kyuhyun sepat menghampiriku untuk bertanya lagi apa harus dia menemaniku, namun dengan tegas aku menolaknya. Beberapa mahasiswa juga sudah mulai pulang, termasuk dikelasku hanya tinggal beberapa siswa, dan salah satunya Hara dan Ji Young .

“Kita bicara sekarang ?” tanyaku pada Jin Ri yang sedang mengotak-atik ponselnya . Jin Ri menatapku sebentar, lalu dia mengedarkan pandangannya kepenjuru kelas dan kembali menatapku

“nanti, tunggu mereka semua pulang “ ucapnya dingin . Aku jadi merasa semakin aneh pada gadis ini. Sebenarnya apa yang ingin dia bicarakan denganku ? Walau merasa sedikit aneh, aku hanya bisa diam dan mengikuti perintahnya.

Tidak lama kemudian beberapa mahasiswa pun mulai pulang, termasuk Hara dan Ji Young, mereka berdua sempat melirikku dengan pandangan yang bisa ditebak, yaitu menyatakan bahwa aku masih mainan mereka. Tapi siapa peduli dengan dua gadis ular itu.Kini Jin Ri menelpon seseorang yang aku tidak tahu dia menghubungi siapa

“Ne, aku tunggu disini .”

“………………”

“Jangan sampai terlihat oleh siapapun “ lanjut Jin Ri berbicara kepada seseorang disebrang telponnya. Tidak lama, akhirnya Jin Ri menutup telponnya, dan memasukkan ponselnya kedalam tasnya.Jin Ri mulai berdiri , dia kini berjalan menuju pintu kelas ini, sebenarnya apa rencana gadis ini, tadi dia bilang ingin bicara, kini kami hanya berdua, dan dia justru meninggalkanku berjalan menuju pintu itu.

Tapi sepertinya tebakanku salah, yang dilakukan Jin Ri saat ini adalah dia menutup pintu kelas ini, tidak menguncinya namun menutupnya dengan rapat

“Kenapa ditutup ?” tanyaku bingung

“Ada apa ? Kau merasa terganggu aku menutup pintu ini ?” ucap Jin Ri, kenapa aku merasa nada bicaranya mulai sedikit aneh, dia seperti ..entahlah aku tidak tahu kata-kata yang tepat untuk menggambarkannya saat ini, sedikit mengerikan mungkin.

“Anii “ jawabku singkat “ Memangnya apa yang akan kita bicarakan ?” tanyaku lagi

“Bailah, aku tidak akan basa basi lagi terhadapmu Yong Ri~ya ! Huh !! Sepertinya selama ini cukup kepura-puraanku padamu “

Aku mengernyitkan alisku sebagai tanda aku tidak mengerti dengan arah pembicaraanya .

“Kukatakan padamu, aku bukan gadis yang baik, aku bukan gadis yang tulus ingin berteman  denganmu “

“aku…”

“Kau ingat saat kita bertemu pertama kali ?” tanyanya cepat memotong perkataanku . Walau masih bingung dengan yang diucapkan oleh Jin Ri aku hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaanya.

“Ketika 2 gadis bodoh itu mengurungku dikamar mandi, dan kau datang sebagai penolongku .Apa kau tahu aku memang mencarimu Yong Ri~ya . Dan ketika aku melihatmu sudah berdiri dihadapanku, bukankah itu berarti ada jodoh diantara kita.”ucapnya pelan, kini dia berjalan kearah dimana meja Seungri berada .

“Kau tidak tahu jika aku dan Doo Joon saling kenal ? “ tanyanya sambil tersenyum sinis kearahku

“Nde ?? “ ucapku kaget

“Mana mungkin Doo Joon cerita tentang keberadaanku disampingnya . Kukatakan padamu , aku adalah orang yang disuruh Doo Joon untuk membantunya membuat kau jatuh ketangannya “ jelas Jin Ri sekali lagi, kini dia memainkan jari-jarinya sambil terkadang melirik sinis kearahku

“mwo ?? “

“Ceritaku belum selesai sampai disini Yong Ri~ya…” ejeknya “ Apa kau ingat saat dimana kita mengerjakan tugas bersama-sama , kita mengerjakannya diruang seminar lalu aku keluar sebentar dan meninggalkanmu sendiri , apa kau ingat Yong Ri~ya ? “

Aku mencoba mengingat-mengingat peristiwa itu, yah aku ingat. Saat itu kami sedang mengerjakan tugas bersama, dan Jin Ri ijin keluar sebentar . Tapi apa ada masalah dari peristiwa itu .

“Aku sengaja keluar dari ruangan itu untuk pergi menemui Doo Joon, Yong Ri~ya . Aku yang memberitahu dia dimana kau berada . Dan sepertinya malam itu Doo Joon sukses bukan merayakan pertemuannya denganmu “ Jin Ri tertawa dengan sangat ganjil membuat bulu tengkukku merinding mendengarnya

“Tapi lelaki bodoh itu justru datang menolongmu . Dia bahkan menghajar Doo Joon , membuatku menjadi tempat pelampiasan kemarahan Doo Joon “ dalam sedetik senyum Jin Ri menghilang menjadi sebuah seringaian mengerikan, bibirnya tipis meruncing menunjukkan kebencian yang sangat besar

“Apa yang kau bicarakan ? “

“Apa kau masih belum paham juga !! “ bentak Jin Ri tiba-tiba, membuatku terlonjak.Dia menatapku tajam seolah aku adalah mahluk yang paling dibenci olehnya

“Kau ingat peristiwa seember cat merah yang menyiram tubuhmu , itu adalah rencanaku juga. Aku sengaja memancing 2 gadis bodoh itu dengan menaruh seember cat ketika mereka datang, semua sudah terencana dengan baik, aku hanya perlu menggiringmu kekoridor dimana mereka sudah menunggumu. Jika cat itu benar-benar menumpahi tubuhmu aku akan berpura-pura baik, membawamu kerumahku yang sebenarnya Doo Joon sudah menunggumu . Tapi….” Jin Ri mengepalkan tangannya kuat, bibirnya bergetar hebat dia kini kembali menatapku tajam

“..kedatangan Seungri diluar perhitunganku , tiba-tiba dia datang dan bertingkah layaknya pahlawan yang selalu ada untuk melindungimu . Cihhh…”

“Jin Ri~ssi , kau….”

“Itu semua adalah rencanaku , kau tidak menyangkanya kan ?” cibir Jin Ri , kini dia mulai berjalan menghampiriku

“Wae ..? “ tanyaku . Alis Jin Ri berkerut mendengar pertanyaanku “Kenapa kau melakukan hal itu padaku ? Apa salahku padamu ! “ tambahku mulai gerah dengan keadaan ini.Aku masih belum bisa mempercayai yang dikatakannya. Jin Ri yang dimataku sangatlah baik dan selalu mengumbar ingin dekat dan menjadi temanku kenapa tiba-tiba beubah menjadi seperti ini.

“Kenapa ?! “ dia mengulangi pertanyaanku dengan tersenyum sinis kearahku “karena aku membencimu “ jawabnya santai

“Apa itu alasan yang logis ! Kita tidak saling kenal kan sebelumnya ? Kenapa tiba-tiba kau bisa membenciku ! “ tuntutku

“Awalnya aku hanya ingin membantu Doo Joon saja, tapi…” dia berhenti sebentar , lalu duduk diatas meja yang tak jauh berada didekatku. “ ..aku mulai merasa Doo Joon terlalu terobsesi padamu, jika rencananya gagal dia selalu menjadikanku pelampiasannya ! Dan itu karena siapa ? itu karena dirimu !! “ ucap Jin Ri mendelikkan kedua matanya yang bulat kearahku

“Yang dia pikirkan hanya ingin memilikimu, dia tidak pernah sadar dengan keberadaanku disisinya. Bagaimana pengorbananku terhadapnya ! Hanya kau yang selalu ada dipikirannya , HANYA KAU !! “ teriak Jin Ri .Aku membeku ditempatku . Ini mulai tidak beres .

“Sampai aku benar-benar yakin bahwa aku telah jatuh cinta padanya , aku rela mengemis cinta padanya, memintanya untuk melepaskanmu , memulai hidup yang baru bersamaku, tapi….”

“Karena kau !! Dia selalu memilihmu !! Hanya ada Jung Yong Ri dimatanya !! Aku benci semua itu !! AKU BENCI !! “ pekik Jin Ri, dia terlihat seperti orang gila sekarang .Matanya yang bulat dan melotot kearahku membuatku benar-benar merasa tidak nyaman dengan keadaan ini.

“Dan kemarin malam , dia justru memelukmu ! Aku…..”

“itu tidak seperti yang kau pikirkan Jin Ri~ssi ! “ potongku cepat, aku mulai mengerti semua yang diucapkan oleh Jin Ri, dia cemburu padaku .Yang perlu kulakukan hanya menjelaskan semuanya kepadanya

“Aku dan Doo Joon , kami hanya….”

“DAN KAU BALAS MEMELUKNYA !! “ teriak Jin Ri mengabaikanku , dia kini kembali mendekatiku , aku seolah membeku ditempatku. Apa yang harus kulakukan saat ini.

“Kau menyukainya juga kan ?? iya khan !! Kau ingin merebutnya dariku kan ??!!! IYA KHAN!!!! “ dengan kasar Jin Ri mendorong tubuhku yang membuatku oleng kebelakang dan menabrak mejaku sendiri.

BUKK!! Aku yakin pinggangku akan memar kali ini.

“Jin Ri~ssi , ini sudah keterlaluan ! “ ujarku kuat dan kembali menegakkan tubuhku . “Kupikir tidak akan ada gunanya menjelaskan semuanya kepadamu “ , aku hendak berjalan melewatinya, namun dengan sigap Jin Ri menahan tanganku

“Dan kau juga masih ingin merebut Seungri !”

Aku menghempaskan tangan Jin Ri kuat “ Sebenarnya ada apa dengan dirimu ! Aku dan Seungri hanya berteman ! “ balasku membentaknya . Gadis ini benar-benar membuatku bingung. Aku tahu dari semua perkataannya menunjukkan dia mencintai Doo Joon, tapi kenapa saat ini dia justru membawa-bawa nama Seungri

“Apa masa lalumu yang suram itu tidak cukup menjadi pelajaran bagimu. Kau bertingkah layaknya wanita suci yang pantas mendapatkan pertolongan ! “ desis Jin Ri .Aku mulai kehabisan kesabaranku kali ini . Apa mau gadis ini sebenarnya.

“tau apa kau tentang masa laluku ? Kau tidak berhak untuk mengatakan hal itu kepadaku ! “

“Hahahaha….kau tidak suka ! “ cibirnya

“Ne !! “ jawabku kuat

“TAPI AKU SUKA !! “ teriak Jin Ri didepan wajahku .Baiklah, aku tahu gadis ini sudah tidak waras, tidak ada alasan lagi untukku tetap berada disini . Aku mendorong tubuhnya pelan dan berlalu dari hadapannya. Yang ingin kulakukan adalah segera keluar dari ruangan ini dan pergi meninggalkan gadis ini.

“Wanita jalang sepertimu, tidak pantas mendapatkan apa-apa ! “ Aku sontak menghentikan langkahku, aku kembali berbalik menatap Jin Ri yang balas menatapku

“Tutup mulutmu ! “ desisku penuh emosi

“Hanya perlu menyingkirkanmu dan semua akan selesai ! “ Jin Ri balas mendesis kearahku , dia tersenyum sinis kearahku. Aku mengerutkan alisku merasa tidak mengerti dengan kalimatnya . ‘menyingkirkan ‘..apa itu maksudnya……

Aku bisa mendengar suara pintu kelas kami terbuka, aku hendak menoleh untuk melihat siapa yang masuk kekelas kami dan tepat saat itu

DUAKKKK!!! Seseorang memukul bagian dibawah leherku bagian belakang.Aku sontak terjatuh tak berdaya, penglihatanku langsung terasa buram seketika, aku hanya bisa melihat dalam keadaan tidak jelas, kaki Jin Ri yang berjalan mendekatiku

“Kalian lama sekali ..” ucap Jin Ri, aku terlalu lemah untuk bangun. Kini rasa sakit yang kurasakan seolah menyerang setiap inchi tubuhku.

“Bawa dia ! “ kembali aku mendengar suara Jin Ri . Ingin sekali bangun dan segera pergi dari tempat ini. Namun semakin aku ingin membuka mataku, menjernihkan penglihatanku yang terjadi adalah sebaliknya. Rasa kabur kembali menyerang mataku. Tidak hanya itu rasa sakit yang kurasakan dibelakang tubuhku kini mengalir kekepalaku membuatku merasa berputar dan akhirnya kegelapan total benar-benar menyerangku. Aku pingsan .

*Jung Yong Ri POV END*

********************

*Author POV*

~

“ Omo !! Apa yang mereka lakukan ?” pekik Ji Young tertahan . Dengan sigap Hara segera menutup mulut Ji Young dan menariknya menjauh dari pintu kelas mereka.Membawa Ji Young keruang kelas yang sudah kosong yang bersebrangan dengan kelas mereka. .

“Kau lihat tadi ? gadis yang selalu bersama Yong Ri itu justru membiarkan 2 lelaki besar itu menghajar temannya “ bisik Ji Young panik.

“Tenanglah ! “ ucap Hara yang tak kalah panik. Dengan jelas tadi mereka melihat apa yang terjadi didalam kelas mereka. 2  orang lelaki masuk, dan salah satu dari mereka memukul tengkuk Yong Ri dan membuat gadis itu pingsan.

“kita tidak lihat apa-apa, kita tidak lihat apa-apa ! “ ucap Hara mencoba meyakinkan dirinya sendiri. Keringat dingin mulai meluncur dari ujung kepalanya.Ji Young yang mendengar perkataan Hara menatap Hara kaget .

“Apa yang kau bicarakan ? Kita harus menolongnya ! “

“Apa kau bodoh ?! Lihat gadis itu bersama siapa ?? “

“Tapi…”

“Sejak kapan kau berubah menjadi orang baik seperti ini ! “ bentak Hara

“Aku tahu, kita membenci Yong Ri. Tapi ini sudah kelewatan Hara~ya ! Kau juga tahu, sejahat apapun kita, kita tidak akan pernah bermain-main hingga membahayakan nyawa seseorang ! “ balas Ji Young

“Dengarkan aku, kita hanya perlu berpura-pura tidak melihat apa-apa, gampang kan ??” bisik Hara .Kini terdengar suara pintu yang terbuka. Ji Young mencoba mengintip dari balik pintu kelas tempat mereka bersembunyi. Dan matanya sontak melebar ketika dia melihat dari salah satu pria yang bertubuh besar itu menggendong Yong Ri yang sudah tak berdaya . Dan tidak lama kemudian disusul oleh pria satunya lalu Jin Ri yang berjalan dibelakang , sebuah senyuman puas terpampang diwajahnya.Jin Ri sempat mengedarkan pandangannya termasuk melihat kearah kelas kosong yang menjadi tempat persembunyian Hara dan Ji Young. Dengan cepat Ji Young segera menutup pintu itu lagi dan kembali bersembunyi. Kedua gadis itu bahkan tidak berani bernafas sama sekali , karena takut Jin Ri akan mengetahui keberadaan mereka.

Dalam keadaan yang penuh ketegangan itu, akhirnya mereka bisa mendengar langkah Jin Ri mulai menjauh dan membuat mereka berdua bisa bernafas lega.

“Apa yang harus kita lakukan ?” tanya Ji Young lemah .Hara menelan ludahnya, mencoba menenangkan dirinya sendiri .

“Apa lagi ? Kita pulang, lupakan kejadian ini ! “

“Kita membiarkannya begitu saja ! “ tanya Ji Young tidak percaya

“Lalu apa yang bisa kita lakukan ?! “ bentak Hara frustasi .

“Setidaknya kita ikuti mereka, lihat mereka membawa kemana Yong Ri, dan kita hanya perlu menghubungi Kyuhyun atau Seungri saja  “ balas Ji Young . Hara berjalan mondar mandir didalam kelas itu tampak bingung. Dia kini memandang sahabatnya .

“Sebenarnya untuk apa kita menolongnya ?” tanya Hara

“Apa kau akan membiyarkan seseorang meregang nyawa dihadapanmu ?” Ji Young balas bertanya . “ Ji Young~ah !! “ Hara mulai memelas .

“Ini bukan berarti aku mulai menyukai Yong Ri, tapi kita melihat dengan mata kepala sendiri Yong Ri diserang seperti itu, dan yang menyerangnya adalah sahabatnya sendiri ! “

“Ji Young~ah….aku…”

“Jika kau tidak mau, aku akan tetap mengikutinya ! Yang perlu kulakukan hanya mengetahui kemana gadis itu membawa Yong Ri, setelah itu kita tinggal memberi tahu Kyuhyun “ ucap Ji Young mantap . Kini dia berbalik hendak meninggalkan Hara. Ji Young berjalan keluar dari kelas ini, namun langkahnya terhenti ketika Hara memanggil namanya

“Ji Young~ah ! “ Hara memandang Ji Young tampak ragu, namun akhirnya dia mulai mengalah “ Kita hanya membututi mereka saja “ ucap Hara . Dengan cepat Ji Young mengangguk, dan akhirnya keduanya segera menyusul Jin Ri.

Mereka mempercepat lari mereka agar bisa menyusul Jin Ri. Dan sepertinya Hara dan Ji Young cukup beruntung karena mereka bisa melihat Jin Ri baru saja masuk kedalam mobilnya bersama dua pria itu. Mereka juga baru melihat Yong Ri yang ikut dimasukkan kedalam mobil itu.

“Ayo cepat ! “ ucap Ji Young ketika mobil itu mulai meninggalkan wilayah parkir kampus mereka. Hara dan Ji Young berlari menuju mobil mereka. Tanpa pikir panjang Hara segera menyalakan mobilnya dan mengikuti mobil Jin Ri yang berjarang 200 meter dari mobil mereka “ apa yang kulakukan sebenarnya ?? “ bisik Hara kepada dirinya sendiri. Okey , hari ini Jung Yong Ri yang akan berhutang budi padanya.

~

Hara dan Ji Young menghentikan mobilnya tepat didepan sebuah gedung usang yang sudah tidak terpakai diwilayah Gangnam . Mereka bisa melihat mobil Jin Ri yang sudah kosong yang menandakan bahwa mereka masuk kedalam gedung usang ini.

Ji Young turun duluan dari mobil Hara dan berjalan mendekati mobil Jin Ri yang segera disusul oleh Hara .

“Mereka tidak ada, mereka pasti didalam , ayo…” ucap Ji Young . Dengan kasar Hara menarik tangan Ji Young dan menahan gadis ini .

“Tidak !! Ingat yang kau ucapkan tadi, kita hanya mengikuti mereka, tidak lebih. Sekarang , hubungi Kyuhyun !! “ perintah Hara dan menyerahkan ponselnya kepada Ji Young

“tapi…”

“Ji Young~ah !! Telpon Kyuhyun saja! Wanita seperti kita tidak akan bisa melakukan apa-apa ! “ bentak Hara , membuat Ji Young tak bisa berkutik. Akhirnya Ji Young mengambil ponsel Hara dan mulai menelpon Kyuhyun.

Tidak perlu waktu lama, Ji Young bisa mendengar suara Kyuhyun disebrang telponnya .

“Oppa ! “

“Siapa ini ?” tanya Kyuhyun ketus

“Aku, Ji Young …” ucap Ji Young tidak bisa menyembunyikan kegugupannya

“Aish….” Kyuhyun hendak menutup handphonenya namun dengan cepat Ji Young menahannya

“Tunggu Oppa !! Yong Ri dalam bahaya…” ujar Ji Young cepat dan keras

“Nde.. ??”

“Ne, oppa !! Yong Ri, kami melihatnya..dia..maksudku temannya..memukulnya..bukan tapi…seorang laki-laki yang disuruh temannya..” Ji Young benar-benar tidak bisa menyembunyikan kepanikannya

“Hei !! Bicara yang jelas !! “ bentak Kyuhyun disebrang telpon .

“Sini aku yang bicara “ Hara mengambil ponselnya sendiri

“Oppa, kami melihat 2 lelaki masuk kekelas, dimana didalam kelas itu ada Yong Ri dan Jin Ri. Dan kami melihat salah satu dari lelaku itu mumukul tengkuk leher Yong Ri dan membuatnya pingsan .Dan lelaki itu adalah suruhan dari Jin Ri. Sekarang mereka membawa Yong Ri kesuatu tempat

“Kalian dimana ?? “ tanya Kyuhyun tanpa basa basi .

Dengan segera Hara memberi tahu posisinya kepada Kyuhyun. Sekarang mereka hanya perlu menunggu kedatangan Kyuhyun yang katanya akan tiba bersama Taechyeon dan Seungri.

“Apa yang akan kita lakukan ?” tanya Ji Young

“Kita pulang saja ! “

“ Mwo ?? Pulang ! setidaknya kita menunggu Kyuhyun Hara~ya ! Aku justru berfikir kita harus melihat keadaan Yong Ri “

“Jangan gila ! “ bentak Hara sambil menahan tangan Ji Young .” okey ! Kita tunggu Kyuhyun ! Kau puas ! “

Akhirnya mereka berdua sepakat untuk menunggu kedatangan Kyuhyun.

~

“Kenapa mereka lama sekali ? “ ujar Ji Young panik. Ini sudah 30 menit mereka menunggu kedatangan Kyuhyun. Dan akhirnya mereka bisa melihat sebuah mobil memasuki perkarangan gedung usang ini . Ji Young melambaikan kedua tangannya untuk memberitahukan posisi mereka . Dan sedetik kemudian mobil itu sudah berhenti tepat didepan Ji Young dan Hara dan terdengar sebuah decitan ban yang keras.

Kyuhyun segera keluar dari mobil itu, dan berjalan dengan tergesa-gesa menghampiri 2 gadis itu yang begitu lega melihat kedatangan Kyuhyun.

“Dimana Yong Ri ? “ tanya Kyuhyun panik . Tidak lama kemudian Taechyeon dan Seungri pun keluar dari mobil itu dan bergabung bersama Kyuhyun .

“Gadis itu membawa Yong Ri kedalam, kami tidak bisa berbuat apa-apa.ada dua pria bertubuh besar bersamanya “ jelas Ji Young

“Apa benar Yong Ri pingsan ?? “ kini Seungri yang bertanya

“Ne !! “ jawab Hara cepat

“Aku akan kedalam ! “ ucap Kyuhyun cepat dan berlalu dari hadapan 2 gadis itu , memasuki gedung usang ini.

“Kyuhyun~ssi ! Tunggu aku ! “ teriak Seungri dan mulai menyusul Kyuhyun masuk kedalam gedung itu.

“Kalian tidak apa-apa ?” tanya Taechyeon, yang dibalas anggukan oleh Hara dan Ji Young

“Kalau begitu pulanglah ~~ tempat ini berbahaya untuk kalian “ tambah Taechyeon . Dia menepuk pundak Ji Young yang terlihat sangat ketakutan .

“Sudahlah.., kami akan meolong Yong Ri, terima kasih sudah memberi tahu “ ucap Taechyeon tulus, kini dia beralih menatap kearah dimana Kyuhyun dan Seungri mulai masuk kedalam gedung usang itu

“sudah ya…” ujar Taechyeon dan sama seperti Seungri dan Kyuhyun dengan sedikit berlari Taechyeon menyusul Kyuhyun dan Seungri masuk kedalam gedung usang itu meninggalkan Hara dan Ji Young yang hanya bisa terdiam ditempat mereka.

“Ayo kita pulang…” ajak Hara lemah “ Dia tidak akan apa-apa “ lanjutnya sambil menarik tangan Ji Young meninggalkan gedung ini.

*Author POV END*

*********************

*Jung Yong Ri POV*

~

BYURRRRR !!!

Mataku sontak terbuka , dan rasa perih menyambut mataku ketika air dingin ini membasahiku. Aku mengeleng-gelengkan kepalaku dengan harapan membuat pandanganku lebih jernih. Aku mengerjapkan mataku dan mencoba melebarkannya selebar mungkin.

“Sudah cukup tidurnya Yong Ri~ya “ terdengar suara Jin Ri yang sangat dekat dari posisiku. Aku kembali mengerjapkan mataku dan mulai berhasil melihat dengan jelas. Sekarang aku bisa melihat wajah putih Jin Ri yang berjarak tidak lebih dari 1 meter didepanku. Aku mulai merasakan keanehan , tanganku seperti digantung keatas.

Kini mataku sudah mulai beradaptasi dengan baik . Suasana yang sedikit remang-remang diruangan ini masih bisa membuatku melihat keadaan sekitar. Dimana ini ?? Dan apa ini…..

Aku mendongak keatas, dan ternyata perasaan seperti tanganku digantung keatas itu tidak salah. Kedua tanganku memang diikat dengan digantung keatas . Aku dibuat berjinjit oleh Jin Ri .Kini gadis itu berjalan mendekatiku dan tanpa aba-aba dia menamparku

PLAKKK !! Aku meringis merasakan rasa panas dipipiku

“Cukup untuk membuatmu sadar “ desisnya kepadaku

“Apa maumu sebenarnya ?” Jin Ri tidak menatapku sama sekali, kini dia justru berbalik menghampiri kedua lelaki yang berdiri didekat sebuah pintu kayu besar .

“Kalian pulanglah ! Aku sudah mentransfer semuanya ! Jangan tinggalkan jejak apapun. Gadis ini urusanku ! “ucap Jin Ri dingin . Kedua lelaki itu hanya mengangguk lalu mengikuti perintah Jin Ri dan berjalan keluar dari ruangan ini . Setelah kedua pria itu pergi , aku bisa melihat Jin Ri mengunci pintu kayu itu, lalu mengaitkannya dan tidak lupa memasang gembok kepengait pintu itu. Aku menelan ludahku . Kini apa yang akan dia lakukan padaku ?

Jin Ri sudah berbalik, dia kini menatapku dengan tatapan seperti seseorang yang haus darah.Sebuah sunggingan senyuman kemenangan menghiasi wajah putihnya yang mulus.

“Kita akan bersenang-senang malam ini Yong Ri~ya . Jadi nikmati saja waktu-waktu ini mumpung kau masih bisa menghirup udara segar ini “

Aku bergidik mendengarnya .

“Apa maksudmu ?” tanyaku panik

“Kau takut ?” ejek Jin Ri, dia kini menyentuh kedua pipiku dengan kasar

“Padahal kita belum pemanasan sama sekali , aku akan membuatmu merasakan bagaimana rasa sakit itu sebenarnya “ bisik Jin Ri tepat didepan wajahku .Kini degup jantungku benar-benar tidak teratur. Tidak bisa kupungkiri aku takut, gadis ini menatapku dengan sangat mengerikan, aku bisa melihat dengan jelas nafsu membunuhnya terpancar jelas dari matanya yang bulat itu.

“Kau sudah gila ! “ semburku pelan kearahnya

“NE !! AKU MEMANG GILA !! “ teriak Jin Ri didepan wajahku . Badanku bergidik merasakan nafasnya menampar wajahku .

“Dan itu karena lelaki yang sangat mencintaimu itu ! “ tambahnya

“Bagaimana reaksinya jika tahu , aku sedang menyiksamu ?” ucap Jin Ri pelan sambil tersenyum sadis kearahku, dia mengeluarkan ponselnya , mencari sebuah nama dalam daftar phonebooknya, dan setelah berhasil menemukannya, Jin Ri menaruh ponselnya disamping telinganya.

“Oppa…” ucap Jin Ri santai, dia melirik kearahku sambil tersenyum

“Aku sekarang bersama gadis yang sangat kau cintai itu, dia terlihat ketakutan bersamaku , padahal aku belum memulai apa-apa padanya, dia sudah gemetaran seperti itu. Hahahaha “

“…………….”

“Kau mau mendengar suaranya ? Yong Ri terlihat sangat ketakutan sekali oppa “ ucap Jin Ri santai . Dengan masih tersenyum sadis kearahku, kini Jin Ri menarik ponselnya dan meletakkannya ditelingaku

“Panggil dia ! “ perintah Jin Ri

“Yong Ri~ya ?”  aku bisa mendengar suara Doo Joon disebrang telpon , ingin sekali berteriak meminta tolong padanya, namun tenggorokanku seolah tercekat ketika tiba-tiba saja Jin Ri mengeluarkan sebuah pisau cutter lalu mengarahkannya kepipiku.Dengan santainya Jin Ri menempelkan ujung pisau cutter itu kepipiku dan bisa kutebak dia menggoreskan pisau itu kepipiku

“Arghhhhh….” pekikku tertahan

“Yong Ri~ya ??!!! “ teriak Doo Joon panic disebrang telpon, dalam sekejap Jin Ri menarik ponselnya dan kembali berbicara dengan Doo Joon

“Kau ingat gedung yang sempat kita kunjungi beberapa waktu lalu oppa ?? Temui aku disini, kuhadiahkan bangkai mayatnya khusus untukmu “

Hatiku mencelos mendengarnya, bangkai mayat ….apa itu artinya ??!!! Jin Ri melemparkan begitu saja ponselnya kelantai yang aku yakin bahwa ponsel itu tidak akan bisa digunakan lagi.

Sekarang tatapannya hanya terfokus padaku, merasa belum puas dengan luka yang dibuatnya, kini dia kembali menggoreskan pisau cutter itu kepipiku yang sebelahnya.

SRETTT !

“Arghhhhfhhhh…..” teriakku .Aku benar-benar takut kali ini. Yang dilakukan Jin Ri sudah terlalu jauh, dan aku tahu gadis ini serius. Dia sudah gila .

“Kita bermain-main dulu ya, tunggu Doo Joon tiba, aku ingin dia melihat langsung kematianmu…” bisik Jin Ri ditelingaku . Apa yang harus kulakukan saat ini !!

TBC

Gue siap kalau kalian mau maki FF gue yang gak berbobot ini, yang sinetron banget, yang super nista atau apalah !! Gue pasrah kok =(

Kemampuan gue buat FF cuman sebatas ini, jadi yang ga puas ma ceritanya , maaf yah ~~~ Huftt~~

Sebentar lagi tamat kok ceritannya, jadi bertahanlah sebentar lagi yah~~ muntahnya ditahan dulu~~ wkwkwkwkwk

Mian gue ga ngejawab komen-komen kalian, kadang gue bingung mau jawab apa. Hehehehe~~ tapi gue baca semua kok komen kalian.

Terima kasih banget yang masih bertahan ampe sakarang* BOW*

JANGAN LUPA KOMEN yang panjang dan berbobot *MAKSA*

Part 16 semoga masih ditunggu yah^^

Bye…bye…

Jangan lupa follow yah @Riska_Fasyah

69 thoughts on “MEMORY And REVENGE Part 15

  1. Agak kaget disini kyu bisa masak.. Kekeke…
    Waahh jangan bilang jin ri mao bunuh yong ri?? Aaaa jangan dong #frustasi
    next partnyaa dong minta pwnya saeng.. Tanggung nih, mumpung hari ini lagi free #curhat

  2. Ping-balik: Memory and Revenge [part 16] « FFindo

  3. waduh..gawat nih,, jin ri gx main2..eoni kok mlah jin ri sih yg jhat..q kira dy bkal bisa jd ma doo joon tpi kok mlah kyk gni..ini sih emang bner tragedi..mudah2an yong ri gx pa2..klo jin ri ah,terserah biz dy jhat bnget sih.. ;( q benci karakter jin ri…emang agak mirip sinetron,,he.. peace eoni sya tdk bermksud apa2 kok..😉..pkonya endingnya harus happy ya eoni…

  4. akhirnya akur juga . jin ri geblek sih kenapa gak dengerin dulu sih si joon ngomong ! dasar ! moment kyuri emang romantis banget deh . disini yang jahat punya hati nurani juga yah . tapi keliatan banget hara pengecut . gak nyangka juga jin ri bakal se dendam itu muka emang bisa menipu

  5. Ahahaa
    kal Kyu,seungri dan Taecheyon trlbat scene yg sm entah knpa mrka mlah trlht koNyol&kesan dngn mlah cpRti lenyap dr dri mrka..
    Waws gk nyangka trnyta Hara&ji yeon baik hti n b’sdia mnlong yongri
    jin ri geela sadis bngettz. .

  6. Bagus ko ff nya,siapa blang jlek
    Ko kyuhyun n kwan2 ga muncul2 sih?
    Nsibnya yong ri gmna ya…..
    Itu hara sma ji-young udah insaf???akhirnya sdar jg mrka

  7. Hemmm…jadi penasaran sama endingnya..
    Eeeh tp piku kyu disituu tampaaaaaan bnget🙂 sulli juga cantik…#ga snggup ngebayangin sulli jg jahat#

  8. Sejahat2 orang mereka pasti punya sisi baiknya juga.. dan hal itu bisa ku lihat pada diri jiyoung sama hara.. sebenci apapun mereka pada yong ri tapi mereka tetap peduli terhadap yonh ri.
    Dan ya ampun..aku rasa jinri memang sudah gila, atau lebih tepatnya seperti psikopat
    Masa dia tega ngenyakitin temannya sendiri, aku sedikit ngeri pas baca adegan jin ri ngenyiksa yong ri X(
    Mudah2an aja yong ri selamat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s