MEMORY and REVENGE part 12

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

            Cho Kyuhyun (Super Junior)

            Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

            Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

            Goo Hara (KARA)

            Ji Young (KARA)

            Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre : Romance, Tragedy, Drama

baca dulu : part 9, part 10, part 11 

 

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

 

~Chapter 12

 

-Ketika cinta benar-benar menghampiriku, tidak ada alasan lagi bagiku untuk menolaknya- Riska Fasyah

 

*Author POV*

 

~

“ Kyuhyun~ssi, kenapa kau meninggalkanku sendiri ? Dan kau taruh dimana semua pakaianku ?”

 

Kyuhyun sama sekali tidak bisa menahan senyumnya, setelah mendengar perkataan Yong Ri yang dia ucapkan dengan nada yang sangat manja. Diliriknya Taechyeon sekilas yang seperti hampir menangis karena irinya dengan keberuntungan Kyuhyun.

Kyuhyun mulai berjalan mendekati Yong Ri  meninggalkan Taechyeon yang terdengar mulai mengutuk Kyuhyun.

 

“Kau masuklah dulu, nanti aku akan meminta ajuhma untuk memberikan yang baru untukmu “ ujar Kyuhyun sambil tersenyum. Diliriknya sekilas kedalam kamarnya. Yong Ri melilitkan rapat selimut tebal Kyuhyun ketubuhnya, Kyuhyun mencoba menahan senyumnya namun segera disadari oleh Yong Ri .

 

“Kenapa menahan senyummu ?” tanya Yong Ri

 

“Anii.. sudah sana masuk, tunggu saja aku didalam “ kata Kyuhyun sambil mendorong pelan tubuh Yong Ri dan menutup pintu kamarnya. Kyuhyun kembali menatap Taechyeon lalu menghampiri sahabatnya itu yang masih meratapi nasibnya.

 

“Sudahlah ..kau berlebihan sekali “

 

“YAK !! Aku merasa terhina Kyuhyun~ssi ! “ ucap Taechyeon sok resmi dan memasang tampang galak yang justru membuat wajahnya lucu sehingga susah bagi Kyuhyun untuk menahan senyumnya.

 

“Yaa… Taechyeon~ah , aku yakin suatu saat kau juga pasti bisa melakukannya . Jangan pesimis seperti itu “ Kyuhyun mencoba memberikan semangat

 

Taechyeon hanya memandang sadis kearah Kyuhyun yang dengan seenak jidatnya mengatakan kalimat seperti itu.

 

“Oh iya, kenapa kesini ?” tanya Kyuhyun tiba-tiba yang teringat kedatangan Taechyeon kerumahnya. Merasa diingatkan juga , Taechyeon segera menepuk dahinya.

 

“Ah iya aku sampai lupa..”

 

“Apa..”

 

“Saengil Chukkae Kyuhyun~ah ..” ujar Taechyeon bersemangat

 

“mwo..? ulang tahun ?” tanya Kyuhyun bingung

 

“Hei, jangan bilang kau lupa ! Aku sengaja kesini karena biasanya kau akan mentraktirku disetiap hari ulang tahunmu “ decak Taechyeon seolah menagih sesuatu yang sudah menjadi haknya.

 

“Aku benar-benar lupa “ ucap Kyuhyun jujur dan mulai tersenyum geli.

 

“Aishhh ~~ ya sudah ayo kita keluar, traktir aku yang banyak ! “ ajak Taechyeon bersemangat seolah lupa akan perasaannya yang tadi merasa dikhianati oleh Kyuhyun.

Kyuhyun belum menanggapi ucapan Taechyeon, pikirannya bukan tertuju pada ajakan Taechyeon melainkan merencanakan hari ini untuk menghabiskan hari ulang tahunnya bersama Yong Ri.

 

“Sana mandi, aku menunggumu di…”

 

“Aku tidak bisa ! “ ujar Kyuhyun cepat

 

“mwo ??” Taechyeon melebarkan kedua matanya .

 

“ Maaf Taechyeon~ah ! Lebih baik kau pulang saja , aku ingin menghabiskan hari ulang tahunku bersama Yong Ri .” Kyuhyun memberi tau Taechyeon dengan bersemangat.

 

“Hei ! Kau anggap aku sahabatmu atau bukan ! Mentang-mentang kalian sudah…”

 

“Sudahlah.. kita ganti hari saja rencana kita. Aku akan tetap mentraktirmu, tapi bukan hari ini.  Sekarang aku ingin menghabiskan waktuku bersamanya “ bujuk Kyuhyun.

 

“Aishh..tapi…”

 

“Kau bisa meminta 2 kali lipat dari tahun kemarin , bagaimana ?” tawar Kyuhyun.

Taechyeon benar-benar tidak bisa menolak tawaran yang menggiurkan dari Kyuhyun, sedikit jual mahal akhirnya Taechyeon setuju untuk mengalah .

 

“Baiklah, kali ini aku mengalah demi pacarmu itu . “

 

“Sebenarnya cukup aneh, aku yang berulang tahun tapi aku yang memberi kado “ celetuk Kyuhyun .

 

“Tuan muda Kyuhyun, kau begitu kaya, setidaknya bersedekahlah kepada mahluk malang sepertiku “ ucap Taechyeon manis sambil memajukan bibirnya yang membuat Kyuhyun ingin muntah pagi-pagi begini.

 

“Ne, aku tahu ! Siapa lagi orang yang mau peduli padamu kalau bukan aku “ cibir Kyuhyun “ Sudah sana pergi ! “ usir Kyuhyun.

 

“Baik-baik, aku harap gadis itu segera sadar kalau lelaki yang tadi malam menidurinya adalah orang paling tidak waras yang pernah ia temui “

 

“Sudah sana ! “ .

 

 Taechyeon mulai berjalan meninggalkan Kyuhyun , Taechyeon menuruni tangga yang menuju lantai satu rumah Kyuhyun dan berjalan ke pintu depan .

 

Teringat kembali dengan Yong Ri yang sedang menunggunya dikamar , Kyuhyun segera menemui ajuhmanya didapur. Sang ajuhma hampir berteriak melihat Kyuhyun yang menemuinya hanya dengan menggunakan boxer pendek yang bahkan tidak sampai menutupi lututnya. Karena sudah seperti anak sendiri, sang ajuhma hanya bisa mengelus dada melihat tingkah Kyuhyun.

Ajuhma Kyuhyun sempat bingung karena memintanya untuk membelikan pakaian wanita, tetapi itu masih belum apa-apa ketika Kyuhyun juga meminta  dibelikan underware wanita.

 

“tapi untuk siapa ?” tanya sang ajuhma terkejut

 

“Untuk wanita yang kemarin datang menemuiku “ ucap Kyuhyun sambil tercengir lebar. Sang ajuhma membuka mulutnya terkejut mulai mengerti dengan yang dimaksud oleh Kyuhyun.

“Kumohon belikan ya, kau sudah melihatnya kan ? Jadi tebak saja ukurannya “ bujuk Kyuhyun dan sedikit asal bicara .

 

“Kalian …”

 

“Aku sudah dewasa ajuhma , jadi tenang saja “ Kyuhyun mengelus pundak ajuhmanya yang sudah dia anggap sebagai keluarganya sendiri. “ Jadi belikan ya..? “ bujuk Kyuhyun manis yang tentu saja tidak bisa ditolak oleh sang ajuhma.

 

*Author POV END*

 

********************

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

Kyuhyun sudah berpakaian lengkap kembali, aku mulai merasa malu untuk menatapnya mengingat kejadian semalam. Kupererat selimut yang menutupi tubuhku berusaha untuk tidak membuat celah sedikitpun yang bisa memamerkan tubuhku, walau Kyuhyun sudah melihat tubuhku tadi malam.Terdengar suara ketukan dari pintu kamar Kyuhyun,

 

“Mungkin itu ajuhma “ ucap Kyuhyun sambil tersenyum. Kyuhyun berjalan menuju pintu kamarnya lalu membukanya sedikit dan bisa kulihat dia menerima sebuah bungkusan yang kupikir adalah baju yang akan aku kenakan.Kini Kyuhyun telah kembali menutup pintu kamarnya dan kembali berjalan kearahku . Dia menyerahkan bungkusan itu kepadaku tapi aku tidak mengambilnya karena tanganku yang masih sibuk menjaga selimut ini agar tetap melilit tubuhku.

 

“Taruh saja disini “ ucapku sambil menunjuk dengan mulutku tempat kosong diranjang Kyuhyun karena aku memang sedang duduk disisi ranjangnya.

 

Kyuhyun menaruh baju itu didekatku. Aku bersiap membuka selimut Kyuhyun ketika aku mulai menyadari sesuatu. Ya, Kyuhyun masih berdiri didepanku. Aku memutar bola mataku untuk menatap Kyuhyun.

 

“Kenapa masih disini ? “

 

“Nde?? Memangnya kenapa ?” tanyanya bingung .

 

“Aku mau ganti baju “ jelasku

 

“Kau ingin aku keluar ? “ tanya Kyuhyun

 

“Tentu saja “ balasku cepat

 

“Tapi..kita kan.. lagi pula aku sudah… “

 

“Keluar ! “ perintahku seolah lupa kamar ini kamar siapa .

“Memangnya kenapa ? Aku sudah melihat semuanya kan.. Apa bedanya ? “

 

“Beda ? Tadi malam lain ceritanya dengan pagi ini, jadi kumohon keluarlah Kyuhyun~ssi “

 

“Tidak mau !! “

 

“Nde ?? “ alisku sontak mengkerut .

 

“Berhenti memanggilku dengan sebutan ‘Kyuhyun~ssi’ aku tidak akan menjawabmu jika kau masih memanggilku seperti itu “

 

“Kyuhyun~ah….” Panggilku sedkit canggung .” Aku ingin berganti pakaian dikamarmu, bisa aku meminjam kamarmu sebentar ?” tanyaku mencoba memutuskan urat maluku.

 

Kyuhyun berjalan mendekatiku sambil memasang wajah yang seolah jual mahal terhadapku. Aku mengecangkan lilitan selimut ditubuhku, berjaga-jaga jika namja ini menyerangku. Dia sedikit membungkuk lalu mendekatkan wajahnya kewajahku dan mensejajarkannya. Jarak antara wajah kami mungkin hanya sejengkal saat ini.

 

“Sebenarnya aku berharap kau mau memanggilku jagiya saja “ ucap Kyuhyun pelan, nafasnya yang segar menampar wajahku. Aku tidak boleh terbuai olehnya, dengan sedikit berat hati aku memundurkan wajahku menjaga jarak dari wajahnya. Menyadari penolakanku Kyuhyun kembali menegakkan tubuhnya dan sedikit memanyunkan bibirnya.

 

“Ya sudah , aku keluar dulu kau gantilah bajumu dengan yang baru ini “

 

Aku mulai merasa rileks kembali, Kyuhyun mulai berjalan menuju pintu kamarnya . Teringat sesuatu aku kembali memanggil namanya

 

“Kyuhyun~ah !”

 

Kyuhyun kembali berbalik untuk menatapku .

 

“Aku ingin mandi juga , jadi aku akan mengunci pintu kamarmu ini “ tambahku

 

“Oh… ya sudah “ balas Kyuhyun, lalu melenggangkan kakinya keluar dari kamarnya sendiri. Sedikit mengalami kesusahan berjalan , aku tetap berjalan sambil berkonsentrasi menjaga agar selimut Kyuhyun yang membalut tubuhku tidak terlepas. Aku mengunci pintu kamar Kyuhyun lalu mulai merasa tenang berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhku.

 

~

 

“Apa yang kau lakukan ??lama sekali……  “ tanya Kyuhyun ketika baru saja aku membukakan pintu kamarnya.

“selama 30 menit apa yang kau lakukan ? “ tanya Kyuhyun penasaran. Aku tidak berniat menjawab pertayaannya. Aku merasa tidak nyaman dengan bajuku. Baju yang diberikan Kyuhyun tidak cocok menurutku, ini terlalu feminim. Sebuah terusan selutut dengan warna pink soft , dan bahan dari kain woll yang menghangatkan. Aku tidak masalah sebenarnya dengan bahan dan panjangnya baju ini. Tapi warna dan modelnya terlalu girly menurutku. Ini bukan gayaku.

 

“Ada apa ?” tanya Kyuhyun menyadari ekspresiku

 

“Aku aneh kan ? “ tanyaku mencoba meminta pendapatnya. Kyuhyun menatapku sambil menaruh tangannya didagu seolah berfikir keras, sebelah alisnya dia naikkan agar lebih mendukung ekspresinya.

 

“emmmm….” Aku menunggu jawaban Kyuhyun. “ Warna yang lembut seperti ini cocok sekali untukmu . Baju terusan dengan lengan panjang dan panjang selutut membuat tubuhmu terlihat jenjang . Aku suka ..” jawab Kyuhyun jujur .Aku hanya bisa memandang Kyuhyun tidak bersemangat , kenapa dia malah memberi jawaban yang bisa membuatku terbang.

 

“Aku merasa tidak cocok ..” ucapku jujur

 

“Anii !! Aku suka, sudah pakai ini saja . Dari pada kau telanjang…” ucap Kyuhyun diakhiri dengan senyum jahil yang menghiasi wajahnya. Aku memutar bola mataku dan menatapnya tajam.

 

“Bercanda…” tambah Kyuhyun . “ Ah iya, kau bisa membuat sup rumput laut ? “ tanya Kyuhyun tiba-tiba .

 

“Anio..” jawabku sigkat  “ kenapa ?” tambahku

 

“Buatkan untukku hari ini saja…”

 

“Aku tidak bisa , memangnya ada apa? “

 

“Apa kau tidak tahu tradisi kita bila seseorang makan sup rumut laut ? “ Aku mencoba mencerna perkataan Kyuhyun dan tampak mengerti

 

“Kau ulang tahun ?” tebakku yang langung melebarkan senyum Kyuhyun .

 

“Ne !! Buatkan ya…” rajuknya

 

“Aku tidak bisa ..”

 

“Ayolah, aku anggap kejadian tadi malam adalah hadiah pertama yang kau berikan untukku, tapi sup rumput laut adalah hadiah kedua untukku…”

 

“…………….”

 

“Ayo !! “ Kyuhyun segera menarikku keluar dari kamarnya dan menuju dapurnya.

 

~

 

Aku memandang semangkuk besar sup yang baru saja matang kubuat. Apa ini pantas disebut sup karena aku merasa terlalu kental. Bahkan aku memotong rumput lautnya besar-besar yang membuatnya terlihat jelas. Kyuhyun membantuku mengangkat mangkuk besar itu kemeja makannya lalu dia menuangkan kemanguk kecil dan bersiap mencobanya.

 

“Jujur saja dulu ibuku selalu membuatkanku sup rumput laut setiap hari ulang tahunku, tapi semenjak 2 tahun lalu aku sudah hampir lupa rasa sup ibuku..” ucap Kyuhyun hampa

 

Entah harus menanggapi apa pernyataannya itu, mungkin aku tidak bisa berkata-kata. Mengatakan jangan bersedih, bersemangatlah, aku selalu disampingmu, kau punya aku atau sebagainya. Tapi sumpah demi apapun melihat wajahnya seperti ini seolah mentransferkan perasaan yang sama kepadaku. Ingin sekali saat ini memelukknya dan merengkuhnya, jika aku lebih kuat akan kukatakan aku yang akan menjaganya.

 

“Aku akan mencobanya..” ucap Kyuhyun mengambil sendok lalu menyedok dengan sendoknya. Aku pesimis dengan hasil karyaku ini karena memang aku tidak pandai memasak. Kyuhyun menyeruput sup itu, tapi ekpresinya tidak menunjukkan bahwa sup itu enak, dia sedikit mengernyit lalu mulai menatapku .

 

“Rasanya…..”

 

“Tidak enak ya..?? “

 

“Bukan tidak enak tapi……”Kyuhyun memiringkan kepalanya sebentar lalu memberikan sendoknya kepadaku “ coba saja…” tawarnya.

 

Aku mengambil sendok yang dipegang Kyuhyun lalu menyedok dengan sendok itu sup rumput laut yang kubuat sendiri.

 

Okey~~ cukup ! Aku tahu ini mengerikan. Rasanya seperti air laut yang baru saja kuambil dari pantai. Asin. Aku memandang Kyuhyun siap dicibir olehnya.

 

“Asin…” ucapku . Kyuhyun mengangguk . “Maaf, aku memang tidak bisa masak “ lanjutku

 

“Tidak apa-apa. Apapun yang kau buat akan kumakan “ Kyuhyun tersenyum  tulus lalu kembali menyedok supnya seolah menikmatinya dan benar-benar bahwa sup mengerikan itu memang enak.

 

“Kau tidak perlu…”

 

“Sudah, aku sedang konsentrasi makan..” potong Kyuhyun kini justru meminum sup itu. Aku duduk disebrang mejanya dan melihatnya menghabiskan sup rumput laut ini. Sesekali dia mengedip-ngedipkan matanya mungkin rasa asin dari sup ini sudah menyerang lidahnya. Tapi betapa bodohnya namja ini , Kyuhyun tetap menghabiskan supnya.

 

“ Ada tamu sepertinya…? “ aku dan Kyuhyun sontak menoleh kearah sumber suara. Berdiri seorang wanita yang kutebak adalah ibu Kyuhyun. Wajah wanita ini sama dengan foto tadi malam yang ditunjukkan oleh Kyuhyun kepadaku. Aku segera berdiri dari dudukku dan membungkuk hormat kearah ibu Kyuhyun untuk menyapanya.

 

“Annyeong Haseo…” ucapku merasa sedikit nervous

 

Ibu Kyuhyun balas mengangguk sopan kearahku, dia tersenyum sebentar lalu mulai mengalihkan tatapannya untuk memandang Kyuhyun yang seolah tidak peduli akan kehadiran ibunya.

 

“Selamat ulang tahun..” ucap sang ibu . Bahkan Kyuhyun tidak memandang ibunya sama sekali justru menegak minumannya sampai habis. Ibu Kyuhyun mempersilahkanku duduk lalu dia ikut bergabung bersama kami . Kini Kyuhyun yang berdiri dia meletakkan sendoknya secara kasar dan menatapku.

 

“Kita pergi ! “ ucapnya tegas kearahku. Menghadapi Kyuhyun yang seperti ini aku jadi tidak bisa membantah, dia kini menghampiriku lalu menarikku untuk mengikutinya.

 

“Setidaknya kita makan bertiga dulu ! “ tahan ibu Kyuhyun yang membuat kami berdua berhenti. Aku sungguh merasa tidak enak dengannya. Separah ini kah hubungan mereka berdua.

 

“Bahkan untuk makan bersamaku kau tidak mau..” ucap ibu Kyuhyun. Kyuhyun masih membelakangi ibunya lalu kembali menarik tanganku seolah tidak mendengar ucapan sang ibu yang sedikit memelas menurutku.

 

“Kyuhyun~ah..” aku mencoba menahannya . “ Kita pergi saja ! “ ujar Kyuhyun . Nada bicaranya yang tegas membuatku tidak berani membantahnya.Aku menoleh untuk menatap ibu Kyuhyun dengan tatapan meminta maaf. Dia hanya memandang hampa kami berdua dan akhirnya ketika Kyuhyun benar-benar menarikku keluar dari ruang makan ini, aku masih bisa melihat tatapan kekecewaan yang besar pada dari mata ibu Kyuhyun.

 

~

 

Kyuhyun masih belum membuka mulutnya sama sekali. Bahkan saat dia menyerahkan helm bewarna pink yang dia beli untukku dia tampak sekali memikirkan sesuatu yang mengganggunya.

 

“Kau tidak apa-apa ?” tanyaku . Kyuhyun mulai mencoba tersenyum kearahku, menarik nafas sebentar lalu menghembuskannya lega.

 

“Tentu saja , ini adalah hari ulang tahunku. Jangan ada yang merusak hari ini . Apalagi aku bersamamu ..” ucapnya. “ Ayo kita jalan-jalan saja ! “ ajaknya . Dia mulai menstarter motornya dan menungguku ikut naik keatas motornya.

 

“Kita mau kemana ?” tanyaku lagi . “ Kemana saja ~~ ayo “ .

Akhirnya akupun ikut menaiki motornya , dan siap menghabiskan hari ini bersamanya.

 

~

 

Seharian ini yang menghiasi pikiranku adalah senyum Kyuhyun yang seolah tak pernah pudar dari wajahnya. Dia hampir tidak bosan menggandeng tanganku, mengajakku kemana saja ketempat yang ingin dia kunjungi. Dia mengatakan padaku bahwa aku adalah wanita pertama yang benar-benar diajaknya menghabiskan waktu seharian bersamanya. Aku sedikit tidak percaya bahwa dia tidak pernah berpacaran . Tapi Kyuhyun menantangku untuk bertanya kepada Taechyeon untuk memastikannya sendiri.

 

Merasa sudah malam, aku memutuskan untuk pulang. Kyuhyun sempat membujukku untuk ke Namsan Tower tapi dengan tegas kutolak. Apa dia tidak capek dari tadi jalan-jalan terus. Aku tetap ingin pulang yang membuat Kyuhyun mengalah dan mengantarku kerumahku.

 

Kyuhyun menghentikan motor besarnya didepan rumahku. Dengan cekatan aku turun dan mulai berjalan mendekati pintu depan rumahku disusul oleh Kyuhyun yang berjalan dibelakangku.

 

“Yong Ri~ya…” aku yang hendak membuka pintu rumahku harus berbalik menanggapi panggailan Kyuhyun.

 

“Terima kasih..” ucapnya .

 

“Sama-sama . Oh iya ,, Saenggil Chukkaehaeyo ~~ “ tambahku . Senyum Kyuhyun semakin lebar mendengar ucapan selamat dariku.

 

“Kukira kau lupa mengatakannya..” sindir Kyuhyun kepadaku. Aku hanya mendengus pelan dan siap berbalik lagi

 

“Yong Ri~ya ! “ lagi Kyuhyun memanggilku , kembali aku berbalik untuk menatapnya.Kyuhyun berjalan mendekatiku dan berdiri tepat didepanku.

 

“ Jangan sembunyikan apa-apa dariku, percayalah padaku….dan terus disampingku “ ucapnya. Sebelah tangannya dimasukkan kesakunya. Kyuhyun seolah menunggu tanggapan dariku, menyadari itu aku mencoba menyunggikan senyum tipis kearahnya, mungkin memang hanya senyum tipis , tapi aku bisa menjaminnya senyumku tulus untuknya.

 

“Ne…” jawabku pelan. “ Ya sudah aku masuk dulu…” lanjutku hendak berbalik lagi

 

“Yong Ri~ya..” lagi-lagi Kyuhyun memanggilku , membuatku untuk kembali menatapnya

 

“Ada apa ?” tanyaku sabar

 

“Aku tidak peduli masa lalumu seperti apa, saat kau bilang aku bukan yang pertama , aku juga tidak peduli. Aku tidak pernah seperti ini kepada seorang wanita . Jadi terbukalah kepadaku, karena aku juga tidak akan menutupi apapun darimu “ jelas Kyuhyun lancar . Matanya yang sendu itu memancarkan kejujuran dari perkataannya.

 

“Ne, terima kasih “ balasku lebih melebarkan senyumku yang tentu saja dibalas oleh Kyuhyun. “ Ya sudah aku masuk dulu…”

 

“Yong Ri~ya …”

 

“Ada apa lagi ? “ tanyaku sedikit gemas sambil berbalik untuk kembali menatap . Kulihat Kyuhyun justru sedikit senang melihatku yang merasa dikerjainya.

 

“Yong Ri~ya..” Kyuhyun kembali menyebut namaku pelan

 

“Nde..??”

 

“ Aku benar-benar menyukaimu…” ucapnya dengan tanpa rasa bosan. Dengan sebelah tangan yang masih didalam sakunya,

 

Kyuhyun kembali mendekatkan wajahnya kewajahku. Aku bisa menebak apa yang akan dilakukannya. Ketika dia menutup matanya dan mulai mengarahkan bibirnya kebibirku , sontak aku ikut menutup kedua mataku dan siap menunggunya mendaratkan bibirnya diatas bibirku. Tidak menunggu waktu lama aku sudah bisa merasakan bibirnya yang manis. Kyuhyun menciumku dengan lembut dan hati-hati. Ketika dia memperdalam ciumannya aku hanya bisa mengikuti gerak bibirnya , berusaha menyeimbanginya dan tetap membalas ciumannya. Kyuhyun mempu membuatku lupa dengan jati diriku, dihadapan namja ini pertahananku seolah runtuh, dia mampu merubahku dengan sentuhan bibirnya. Aku tidak akan menampik lagi bahwa aku benar-benar jatur cinta pada namja ini. Kuberanikan kedua tanganku untuk merengkuh lehernya agar menjadikan ciuman kami menjadi lebih intim, tentu saja Kyuhyun menyambutnya dan kini kedua tangannya telah mengelus punggungku membuatku lebih berani untuk menciumnya. Permainan lidah tidak begitu kami lakukan karena memang ciuman ini hanya ungkapan perasaan kami saja.

 

Kukuatkan lengkuhan tanganku dilehernya, berharap Kyuhyun lebih lama menciumku.

 

*Jung Yong Ri POV END*

 

**********************

 

*Author POV*

 

~

Doo Joon terdiam ditempatnya. Dia sudah berencana untuk menemui Yong Ri, karena beberapa hari ini tidak melihatnya. Bahkan Doo Joon bingung jika ditanya bagaimana perasaannya sesungguhnya kepada Yong Ri. Rasa dendamnya dia rasakan beriringan dengan rasa cinta dia kepada gadis itu. Dia mungkin ingin menyiksa hidup Yong Ri, tapi saat melihat gadis itu merintih merasa sakit. Sisinya yang dulu seolah muncul dan ingin sekali melindungi gadis itu. Doo Joon seolah terperangkam dalam dua kepribadian ganda, dan itu hanya karna Yong Ri.

 

Dan saat ini, Doo Joon tidak bisa menyembunyikan amarahnya. Dia bisa melihat Yong Ri sedang berciuman dengan seorang pria yang diketahui Doo Joon adalah orang yang slalu melindungi Yong Ri.Perasaan seperti seseorang merebut miliknya mulai Doo Joon rasakan, dia tidak bisa menahan getar amarah tubuhnya.Sekuat tenaga Doo Joon mengepalkan telapak tangannya. Yang semakin membuatnya merasa hancur , karena justru terlihat sekali Yong Ri menikmati ciuman yang dilakukannya bersama Kyuhyun. Ingin sekali Doo Joon mengahmpiri mereka berdua dan menghajar Kyuhyun langsung didepan Yong Ri, menunjukkan siapa pemilik Yong Ri sebenarnya.

 

Tapi ketika Doo Joon melihat Yong Ri mengalungkan kedua tangannya dileher Kyuhyun , seperti sebuah tamparan menghampiri wajah Doo Joon. Bahkan orang bodoh saja tahu gadis itu menyukai Kyuhyun. Doo Joon seolah tidak bisa berbuat apa-apa. Rasa amarahnya seolah tidak bisa dia keluarkan. Merasa muak dengan pemandangan yang dia lihat, Doo Joon mulai berbalik dan meninggalkan tempat itu.

 

~

 

Doo Joon membanting pintu apartemennya dengan keras. Dia berjalan memasuki apartemennya dengan emosi yang siap diluapkannya.

 

“Oppa, kau kenapa ?” tanya seorang gadis yang berjalan mendekati Doo Joon. Doo Joon mendelik sadis kearah gadis itu, lalu menghempaskan tangan sang gadis karena berusaha menyentuhnya.

 

“Oppa….” Gadis itu masih berusaha menyentuh Doo Joon

 

“JANGAN MENYENTUHKU !! “ teriak Doo Joon . Sang gadis begitu terkejut dengan reaksi Doo Joon. Merasa tidak melakukan kesalahan apapun, gadis itu mulai membela dirinya.

 

“Sebenarnya ada apa ? Kenapa jika kau kesal atau marah terhadap sesuatu, kenapa harus aku yang menjadi pelampiasanmu ! “ bela gadis itu. Doo Joon semakin merasa kesal mendengar ucapan sang gadis. Dengan cepat Doo Joon berjalan mendekati gadis itu dan tanpa sungkan menampar wajah gadis yang berdiri dihadapannya itu.

 

PLAKKK !!

 

“Ini semua salahmu !! “ balas Doo Joon kasar. Dia masih belum puas berhasil membuat pipi sang gadis menjadi merah. Gadis itu kini tidak bisa menahan rasa panas dimatanya. Beberapa minggu lalu sikap Doo Joon yang mulai melembut dan mengakui keberadaanya membuat gadis itu benar-benar memikirkan bahwa Doo Joon lah yang akan menjadi tujuannya.

 

“Apa salahku ?” tanya gadis itu pelan menahan getaran pada suaranya.

 

“Kau tidak bisa membuatnya menjadi milikku . Kau seolah lupa akan tugasmu !! Sudah kukatakan padamu Jung Yong Ri hanya milikku, tetapi kenapa dia sekarang justru bersama orang lain.!!! “ teriak Doo Joon . Bayangan Yong Ri yang berciuman dengan Kyuhyun kembali melintas dibenak Doo Joon. Dia benar-benar tidak bisa menahan emosinya. Doo Joon mulai membanting , menghancurkan barang-barang yang ada disekitarnya.

 

“Berhenti mengejarnya ! “ balas gadis itu tanpa rasa takut . Doo Joon melirik sadis kearah sang gadis. Dia mendekati gadis itu , lalu dengan kasar mencengkram kedua pipi gadis itu yang membuatnya meringis kesakitan.

 

“Kau tidak tahu apa-apa ! Berhentilah mengaturku .  Tugasmu hanya membuat Yong Ri menjadi milikku “ bisik Doo Joon tajam tepat didepan wajah sang gadis.Doo Joon mulai melepaskan tangannya dari pipi sang gadis.Dia ingin menenangkan dirinya kekamarnya.

 

“Aku tidak akan membantumu lagi ! “ ucap gadis itu pelan. Doo Joon menghentikan langkahnya, dan berbalik perlahan untuk menatap gadis itu.

 

“Aku tidak mau !! “ gadis itu mengulangi ucapannya. Matanya menunjukkan kemuakan atas tingkah Doo Joon yang selalu memintanya untuk membuat Yong Ri menjadi miliknya.

 

“Apa yang kau katakan ?” Doo Joon bertanya

 

“Tahukah kau bagaimana perasaanku padamu ? Sikapmu yang mulai melunak kepadaku beberapa waktu lalu membuatku tidak ingin meneruskan ini lagi. Berhenti mengejarnya oppa ! Lepaskan Yong Ri, kita hidup dari awal. Aku hanya membutuhkanmu ….” ucap gadis itu lemah

 

“Sudah kukatakan jangan pernah mengatakan hal itu, jangan pernah berharap lebih dariku ..”

 

“OPPA !! Sampai kapan aku harus mengemis cintamu. Kau sendiri yang membuatku lupa pada pria itu. Semua belaianmu terhadapku yang membuatku jadi seperti ini ! “

 

“Sudah kukatakan…”

 

“Apa aku tidak ada artinya dimatamu ? “

 

“cukup !! “

 

“Bahkan saat kau memukulku aku segera melupakannya, karena aku tahu rasa cintaku padamu yang membuatku tidak bisa membencimu. Sudah kukatakan aku mencoba melupakan pria itu, harapanku terlalu tinggi bersamanya.”

 

“Karena kau tidak bisa bersamanya makanya kau memiliku….hah…” Doo Joon tertawa mencibir sang gadis .

 

“bukan !! Tapi karena aku lebih mencintaimu ..”

 

“kau bohong !! Aku bisa melihatmu masih menyimpan perasaan terhadapnya .”

 

“Tentu saja aku masih menyimpan perasaan terhadapnya, tapi aku sudah memutuskan untuk memilihmu “

 

“Aku bukan pilihan untukmu ..”

 

“Kenapa kau tidak bisa memandangku sebagai seorang wanita yang sama seperti Yong Ri ?”

 

“Kalian berbeda…” balas Doo Joon cepat “ Sudah cukup percakapan kita. Jangan pernah membicarakan hal ini lagi. Kau harus fokus akan tugasmu . Aku ingin kau merusak hubungan Yong Ri bersama pria yang kau bawa keatap waktu itu..” perintah Doo Joon

 

“Aku tidak mau ! “

 

“Kukatakan…”

 

“AKU TIDAK MAU !! “ teriak sang gadis tiba-tiba. Doo Joon tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya melihat reaksi sang gadis.

 

“Persetan dengan Yong Ri dan Kyuhyun. Aku tidak mau membantumu lagi.” Lanjut gadis itu penuh emosi. Doo Joon seolah tidak mengerti perasaannya , apa harus gadis itu mengemis cinta didepan Doo Joon.

 

“Berhenti bersikap….”

 

“Jangan pernah memintaku lagi untuk membantumu. Sudah cukup aku menuruti semua perintahmu “

 

“Ada apa denganmu ?”

 

“SEHARUSNYA KAU TANYAKAN  KEPADA DIRIMU SENDIRI !!!” teriak gadis itu frustasi. Dia tidak peduli jika harus kembali mendapatkan tamparan diwajahnya.

 

Sang gadis mulai mundur menjauhi Doo Joon.

“Jangan pernah mencariku jika kau hanya ingin mendapatkan Yong Ri dengan bantuanku “ ucap gadis itu .Sebuah keputusan sulit harus dia pilih. Meninggalkan Doo Joon mungkin akan membuat lelaki itu sadar. Sang gadis mulai berjalan menuju pintu depan apartemen Doo Joong.

 

“Berhenti…” tahan Doo Joon dingin . Namun gadis itu seolah tidak menggubris ucapan Doo Joon dan tetap melanjutkan langkahnya.

 

“Kubilang berhenti ..” sang gadis tiba didepan pintu depan apartemen Doo Joon, sebelum menarik engsel pintu  gadis itu menghentikan langkahnya sejenak dan menoleh sebentar untuk kembali menatap Doo Joon

 

“Aku masih belum mau menyerah…” ujar gadis itu pelan . Lalu menarik engsel pintu depan apartemen Doo Joon dan melangkahkan kakinya keluar dari apartemen Doo Joon.

 

“Hei …!! “ teriak Doo Joon .

 

“Choi Jin Ri…!!!!!” .

 

Doo Joon menatap hampa pintu apartemennya. Gadis itu tidak kembali . Choi Jin Ri tidak kembali . Dengan emosi yang masih belum reda Doo Joon kembali menendang dan menghancurkan apapun yang ada didekatnya.

 

~

 

Seungri baru saja pulang dari Seongnam, seharusnya dia pulang lusa, tetapi ibunya sudah tidak apa-apa sehingga Seungri lebih tenang meninggalkan sang ibu dijaga oleh ayahnya di sana. Seungri masuk kekamarnya lalu merebahkan tubuhnya diatas kasurnya yang empuk. Perjalanan dari Seongnam ke Seoul cukup melelahkan, mengabaikan rasa laparnya Seungri ingin segera mengistiratkan mata, pikiran dan tubuhnya. Seungri mulai menutup matanya hingga sebuah suara harus membuat matanya terbuka kembali.

 

Drrrrrttttttt……Drrrrtttttttttt……

 

Sedikit malas Seungri meraih handphonenya dan mengangkat panggilan yang masuk.

 

“yoeboseyo..? “

 

“Seungri~ssi ..?? “ sapa suara disebrang telpon

 

“Ne, siapa ini ?”  tanya Seungri yang tidak mengenal nomor yang menelponnya.

 

“Aku Choi Jin Ri, kau ingat ?”

 

Seungri mencoba mengingat nama yang disebutkan oleh wanita yang disebrang telpon.Dia memang merasa familiar dengan nama tersebut. Akhirnya setelah cukup membongkar memorinya , Seungri mengingat siapa orang ini.

 

“Ah, ne.. Annyeong..” sapanya ramah tapi sedikit bingung karena Jin Ri yang selalu bersama Yong Ri menelponnya.

 

“Ada apa Jin Ri~ssi ? “

 

“Bisa kita bertemu sebentar ? Kumohon ini penting..?” suaranya terdengar seperti memelas

 

“Memangnya ada apa ?”

 

“Kumohon!! Ada yang harus kupastikan ?” jawabnya mantap

 

~

 

Gadis itu memberi tahu Seungri bahwa dia menunggu dibawah gedung apartemen Seungri.Walau merasa sedikit aneh Seungri tetap memenuhi permintaan Jin Ri untuk bertemu.Akhirnya dia bisa melihat Jin Ri yang berdiri sendirian tepat didepan gedung apartemen Seungri. Seungri menghampiri gadis itu. Menyadari kedatangan Seungri , Jin Ri mulai mengatur nafasnya. Dia memang sudah memutuskan untuk memilih Doo Joon. Tapi ketika melihat Seungri, Jin Ri kembali mengingat peristiwa dulu saat Seungri membantunya. Tapi apakah Seungri masih mengingatnya. Apa bagi Seungri dia hanya secarik ingatan yang tidak penting yang tertutup oleh ingatan-ingatan lainnya.

 

Seungri membungkukkan badannya sopan kearah Jin Ri yang segera dibalas oleh gadis itu.

 

“Annyeong…” sapa Seungri ramah .

 

“Annyeong…” jawab Jin Ri mencoba mengatur rasa gugupnya.

 

“Ehmm.. ada apa Jin Ri~ssi ? Sebelumnya kita tidak punya masalah kan ?” tanya Seungri

 

“Ada yang ingin kutanyakan….” Jin Ri memulai

 

“Apa..? “

 

Jin Ri sedikit ragu, namun dia harus memastikannya. Yah hanya sebuah kepastian saja. Jin Ri kembali menatap Seungri dan mulai membuka mulutnya.

 

“Apakah kau mengingatku?” tanyanya

 

“Nde??” ulang Seungri bingung merasa  tidak mengerti

 

“Kau masih mengingatku ?”

 

“Tentu saja ! Mana mungkin aku lupa . Kau selalu bersama Yong Ri bukan? Kalau aku tidak mengingatmu aku tidak akan menemuimu disini “ jawab Seungri sambil tertawa kecil mendengar pertanyaan Jin Ri

 

“ Bukan itu maksudku ! “ potong Jin Ri

 

“Apa maksudmu ?? “ tanya Seungri mulai bingung

 

“Kenapa kau tidak mengingatku ? Apa tidak ada satu ingatanpun tentangku dipikiranmu ?”

 

“Nona Jin Ri, sebenarnya ada apa ? “ tanya Seungri semakin bingung “Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan ?”

 

“Apa kau benar-benar lupa padaku ? Apa yang ada dipikiranmu hanya Yong Ri saja ! “ entah kenapa Jin Ri seolah tidak bisa menahan emosinya.

“Kau bahkan tidak tahu kan, kalau Yong Ri sudah menghianatimu . Dia tidak menyukaimu ! Tapi kenapa kau masih berharap padanya ! “

 

“Maaf. Tapi kau tidak berhak bicara seperti itu kepadaku ! Kau datang ingin bertanya sesuatu, kenapa justru terlihat kau marah-marah padaku .”

 

“Sebenarnya apa yang dimiliki gadis itu, semua pria seolah merebutkannya. Dia tidak lebih dari seorang wanita murahan “ tambah Jin Ri semakin menjadi

 

“Jin Ri~ssi !! Apa kau tidak sadar mengatakan hal itu ! Yong Ri temanmu sendiri “

 

“Aku tidak peduli ! Kau, dan…” Jin Ri berhenti

 

“Sepertinya cukup pertemuan kita ! Lebih baik aku pergi “ balas Seungri yang merasa tidak tahan dengan Jin Ri . Baru beberapa langkah berjalan Jin Ri kembali berbicara

 

“ ‘Semua akan baik-baik saja, katakan padaku jika ada yang mengganggumu . Aku akan siap membantumu ‘ “ ucap Jin Ri . “ Kau pernah mengatakan hal itu kepadaku bukan ??” ucap Jin Ri menahan getaran disuaranya.

 

Seungri sudah kembali menatapnya .

 

“Daegu Science High School , kau bersekolah disana bukan ??”

 

“Kau masih belum bisa mengingatku ?” tanya Jin Ri sekali lagi . Mereka berdua saling bertatapan. Seungri masih menatap Jin Ri lekat-lekat.Seungri mulai merasa tidak asing dengan wajah Jin Ri.

 Sekelebat kenangan saat dia di SMA tiba-tiba menghampiri pikirannya.

 

…………………..Seorang gadis yang diganggu oleh beberapa siswa brengsek disekolahnya , beberapa dari mereka bahkan hampir melucuti pakaiannya. Karena kebetulan berada disekitar tempat itu , langsung saja seorang pria menghajar siswa-siswa itu untuk menolong sang gadis . Berhasil lepas dari beberapa orang itu, sang pria segera menarik tangan gadis yang ditolongnya dan segera melarikan diri. Beberapa dari siswa-siswa itu mulai mengejar pria dan gadis itu. Mereka terus berlari sejauh mungkin menghindari kejaran siswa-siswa itu. Sampai mereka benar-benar terlepas dari kejaran siswa-siswa itu………………………

 

“Seungri~ssi….” Panggil Jin Ri “ Kau ingat aku bukan ?”

 

“Aku..kau gadis itu ??” tanya Seungri .

 

“Ne…”

 

“Hah…aku …maksudnya…saat itu …kau …”

 

“Kenapa kau keluar ?” tanya Jin Ri cepat

 

“mwo?? Ah..aku….aku memang harus pindah dari Daegu…”

 

“Kau berjanji akan melindungiku kan? Kenapa kau justru meninggalkanku . Apa kau tidak tahu bagaimana perasaanku. Kau datang menolongku, melindungiku membuatku merasa ada yang menaruh perhatian padaku. Kenapa kau justru pergi !! “ Jin Ri seolah tidak bisa menahan semuanya lagi. Berbagai pertanyaan yang ingin sekali dia utarakan kepada Seungri seolah meledak siap menghujat pria ini.

 

“Jin Ri~ssi..tapi aku hanya..”

 

“Ne !! Mungkin kau hanya menganggapku sebagai gadis lemah yang kebetulan lewat dikehidupanmu dan butuh bantuan. Dan setelah itu , tidak ada lagi yang pantas dikenang dari diriku, iya kan !! “

 

“Jin Ri~ssi …aku…”

 

“Apa sekalipun kau tidak pernah memikirkanku? Bukan sebagai Choi Jin Ri yang sekarang, tetapi sebagai gadis yang dulu pernah kau tolong ?” tanya Jin Ri

 

Seungri terdiam, dia merasa bingung harus menjawab apa. Tiba-tiba ada seseorang dari masa lalunya,datang menemuinya seolah menuntut sesuatu yang menjadi miliknya yang bahkan Seungri sendiri masih belum mengerti sepenuhnya.

 

“Aku….maaf, tapi aku tidak pernah mengingatmu ….”

 

Jin Ri tidak bisa untuk tidak menatap nanar kearah Seungri. Dan tebakannya tepat. Seungri tidak mengingatnya, tidak sama sekali . Sebuah gejolak perasaan yang ingin diledakkan oleh Jin Ri sekuat tenaga dia tahan . Kepastian yang dia nantikan sudah jelas. Semua yang Jin Ri anggap sebagai kenangan indah saat tangan Seungri menariknya, membantunya lolos dari orang-orang brengsek yang mencoba merenggut keperawanannya hanya sebuah kenangan berharga yang dirasakan sepihak oleh Jin Ri. Terlihat jelas Seungri hanya menganggapnya sebagai angin lalu, suatu kenangan yang mungkin sudah terhapus dan tidak pantas diingat sama sekali.

 

“Aku tahu…..” Jin Ri membuka mulutnya

 

“Jin Ri~ssi….aku….”

 

“Maaf telah menganggumu…..” tanpa ingin memandang Seungri lagi, Jin Ri mulai berbalik, dia abaikan suara Seungri yang memanggil namanya. Semuanya sudah sangat jelas.Tidak ada harapannya lagi dengan Seungri, kenangan itu hanya harus dia buang sejauh mungkin, dan kembali ketujuannya sekarang. Doo Joon bukan Seungri. Ya Doo Joon .

 

Jin Ri mempercepat langkahnya, dia bisa menerima tentang Seungri yang tidak mengingatnya. Tapi Jin Ri tidak bisa menerima dengan kenyataan bahwa Seungri dan Doo Joon mempunyai perasaan yang sama kepada gadis itu. Jika Doo Joon memutuskan untuk melepaskan Yong Ri dan lebih memilihnya, itu akan membuat Jin Ri melepaskan gadis itu. Tapi , sampai saat ini Doo Joon masih bersikeras ingin memiliki Yong Ri seutuhnya. Cukup Seungri yang dia lepaskan, tidak untuk Doo Joon. Dan cukup kepura-puraannya terhadap gadis itu. Semua harus dia selesaikan dengan caranya sendiri.

 

*Author POV END*

 

***********************

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

Kyuhyun bersikap seolah aku harus selalu disampingnya. Tapi jujur saja aku tidak merasa terganggu dengan keberadaannya. Aku merasa dilindungi olehnya, dan kali ini sebenarnya aku, dia dan Taechyeon akan jalan-jalan kesuatu tempat yang ingin di tunjukkan Taechyeon kepada kami, namun rencana itu harus gagal karena tiba-tiba Taechyeon yang dipanggil oleh dosen kami akibat tugas mandirinya yang tidak berjalan baik. Dan ketika Kyuhyun ingin bertanya dimana tempat itu, Taechyeon tidak ingin memberi tahunya, sepertinya dia tidak ingin membuat aku dan Kyuhyun jalan-jalan berdua. Apa dia merasa aku merebut Kyuhyun darinya ?

 

Kyuhyun sedang sibuk menghabiskan jajangmyeon yang kami pesan tadi.Aku duduk disampingnya sambil mengerjakan tugas mandiriku yang baru saja diberikan oleh dosen tadi pagi.

 

“Kau tidak makan ?” tanya Kyuhyun kepadaku lalu mendekatiku dan ikut menatap laptop yang kupangku

 

“Anii, aku tidak lapar “ jawabku tanpa menatapnya

 

“Coba dulu, ini enak…” kata Kyuhyun sambil menyodorkanku mie hitam itu dengan sumpitnya

 

“Aku tidak lapar..” ucapku menolak sambil  menjauhkan kepalaku

 

“Ckk~~ ya sudah , aku habiskan saja…” Kyuhyun kembali melahap mie hitam itu , saus kecap yang kental dari mie itu membuat sudut-sudut bibir Kyuhyun sedikit berwarna hitam. Tanpa sadar aku menggerakkan tanganku lalu menyentuh sudut bibirnya untuk membersihkan bekas kecapnya itu. Kyuhyun cukup terkejut dengan tindakanku, namun aku tetap melanjutkannya sampai noda hitam itu bersih dari bibirnya.

 

“Kau begitu menyukaiku kan ?” tanya Kyuhyun tiba-tiba

 

Aku sontak mengernyitkan alisku lalu menjauhkan tanganku darinya. “Tidak…”

 

“Yaaaa….kenapa kau tidak pernah berkata jujur kepadaku Yong Ri~ya.. kau ini munafik sekali..”cibir Kyuhyun sambil tersenyum jahil. Tidak ingin menanggapinya aku kini kembali menatap laptopku dan mulai mengerjakan tugasku.

 

Kini Kyuhyun telah menyelesaikan makannya. Dia kembali duduk disebelahku. Kyuhyun menyenderkan kepalanya dipundakku, tidak merasa terganggu oleh tingkah manjanya aku hanya terdiam dan tetap melanjutkan pekerjaanku.

 

“Yong Ri~ya..” panggil Kyuhyun

 

“Hmm…”

 

“Jika nanti kita lulus, kau akan bekerja dimana ?” tanya Kyuhyun masih menyender dipundakku

 

“Entahlah…”

 

“Beritahu aku, aku tidak ingin jauh-jauh darimu “ Kyuhyun merajuk manja padaku. Ingin sekali tertawa mendengarnya jika mulai berbicara dengan nada yang manja.

 

“Ehmm…kupikir menjadi psikolog anak tidak buruk” ucapku pelan

 

“Hahahahahha….” Kyuhyun sudah menarik kepalanya dari pundakku . Aku kembali menatapnya bingung

 

“Kenapa tertawa??” tanyaku bingung

 

“Mana ada psikolog yang jarang bicara sepertimu, aku yakin jika kau mengurus suatu kasus dengan anak-anak, mereka akan ketakutan karena tatapan dinginmu itu “ ujar Kyuhyun masih tertawa. Aku memandangnya tajam, berani sekali namja bodoh ini mengatakan hal itu kepadaku.

 

“Tapi psikolog yang sangat manis..” tambah Kyuhyun begitu menyadari tatapanku yang siap menelannya. “ Psikolog yang akan selalu dicintai oleh Pengusaha muda Cho Kyuhyun “

 

“Mwo..? “

 

“ne, aku ingin menjadi pengusaha, tabunganku akan cukup membuka suatu usaha “ jelas Kyuhyun

 

“Usaha apa?? “

 

“entahlah, lihat nanti ! Lagi pula ada impianku yang belum terpenuhi, dan harus kupenuhi dulu impianku yang itu baru mewujudkan impian menjadi pengusaha “

 

“Apa kau benar-benar ingin pergi dari ibumu jika kau sudah lulus ?” tanyaku

 

Kyuhyun tidak menatapku, dia menyenderkan tubuhnya kesofa lalu memejamkan matanya. “Ibumu akan kecewa terhadapmu “ tambahku

 

“Aku …..”

 

Drtttttt….Ddrrrrrtttttttttttt….handphoneku yang kutaruh dimeja bergetar. Aku segera meraihnya dan segera mengangkatnya

 

“Yoeboseyo ?? “

 

“Jung Yong Ri…” terdengar suara dingin yang kukenal disebrang telpon ini . Aku menelan ludahku , lalu melirik Kyuhyun, kupikir dia masih menutup matanya, tetapi dia kini sudah menatapku

 

“Siapa ?” tanyanya menyadari ekspresiku yang berubah gelisah

 

“Yong Ri~ya?? “ ulang suara disebrang telpon itu

 

Kyuhyun menaikkan alisnya seolah bertanya kepadaku

 

“Yoon Doo Joon ….” ucapku pelan . Kyuhyun langsung menegakkan tubuhnya.

 

“Bisa kita bertemu ..” tanya Doo Joon,entah kenapa suaranya terdengar lemah. Kutatap Kyuhyun yang seolah mengatakan –tutup telponnya!- . Tapi suara Doo Joon kali ini kembali mengingatkanku pada dirinya yang dulu. Ingin sekali mengatakan iya, tapi mata Kyuhyun yang menatapku tajam seolah menghilangkan kemauanku untuk menjawab pertanyaan Doo Joon. Apa yang  harus kulakukan !

 

TBC

 

*OKEY gue ga konsen ngetik part ini. Sorry kalo gaje dan ga memuaskan !! Pusing karena semua modul yang gue bca buat ujian ga ada yang masuk diotak gue *curcol tak beralasan*

 

Kemaren ada yang bilang FF gue kayak sinetron, makasih deh atas komentarnya. Tapi kalo ga suka ga usah dibaca ajah ^^v . Semoga masih ada yang mau baca FF sinetron ini.

 

JANGAN lupa KOMEN !!

Di part 13 bakal ada flashback, karena selama ini gue ga pernah pake flashback, ntar di part 13 ada, saat usia Yong Ri 15 tahun dan Doo Joon 17 tahun.

 

Btw gue berencana untuk ada  yang mati dari salah satu karakter yang gue buat, tapi belum tahu sapa?? Hehehehe….

 

NB : Sedikit curhatan, gue ngerasa pembacanya berkurang, jadi ga semangat nerusin ini FF, apa harus berhenti sampai sini aja yah~~~ cofused

 

 

 

 

98 thoughts on “MEMORY and REVENGE part 12

  1. entah kenapa. aku ngerasa ada yang kurang gimana gitu. *readers lebe*
    kak Seungri nasibnya gimana? ntar endnya dia sama siapa?

    Ah, aku suka banget karakter KYU di part ini. manja-manja. Tapi cute~

    [maaf aja komennya gaje, abis gak tau mau komen apa ><]

  2. Jd kasian ma ibux kyu…pasti kcewa brat liat pen0lakan dr anakx sndri..
    Tp salah dia juga sich~

    bkal ada yg mati??siapa??
    Jgn kyuri ya?pliss..

  3. Kaka~ .. Aku suka suka suka suka suka bangeeet ama part ini …🙂

    lucuuu, kocak .. Manis🙂

    baca dialog nya Taec ama Kyu bikin ngakak~~

    tuh pan bner ..
    Gdis yg slama ini ama doo joon . Ntu sulli ..

    Yeay~ akhir ny sulli bsa brontak …

    seneng bgt liat Kyu yg manja2 gtuuu ama Yong ri ..

    Nahlooo~ smoga ampe part 17 yg mati bkn kyuri .. Amin🙂

  4. Manis bgt sich kyuri coupleeeeeeeee……………..
    Itu sulli suka doo joon or suka ke seung ri sich???
    Itu doo joon pergi aja deh, gak usah ganggu2 yong ri……
    Riska jjang !!!!!

  5. Apakah doo joon akan kembali kepada dirinya yg sesungguhnya .. ??? Yong ri dan kyuhyun .. Aaaa … Kyuri couple is the best.. So switt bgt ngelap kecap yg ada di bibir.a kyuppa …
    Penasaran sma tindakan.a di jin ri .. Apa kah dya akan bergabung dengan dua nenek sihir itu untuk mencelakakan yong ri … Jwaban.a ada pada author ..
    *apadeh komen aku gaje bgt*
    goto next part😉

  6. akhirnya bisa juga comment setelah sekian lama gak mampir #bow
    ffnya daebak thor,qm emang berbakat buat ff,jujur ya ffmu termasuk yang paling sering aq baca lhoooo
    cieeeeeeee #author pasti GR🙂

    walau udah lama ffnya tapi aq tetep suka bacanya kok,oya bisa nyoba buat ff yg genrenya beda dari yang qm biasa buat??misalnya misteri,tapi ya misteri aja alurnya,gak ditambah yang lain,biar readers makin penasaran,buat yang NC juga boleh #readers yadong🙂

  7. taecyeon lucu><
    ternyata bener cwe yang sama doo joon itu jin ri.., omo.! Balas dendam nih jin ri.
    Mati? Jadi pgen cepet" baca part lanjutnya…
    Aku suka nih ff, daebak eon dah bikin aku jatuh cintrong sama nih ff *lebe

  8. Mendekati ending partny tmbh seru..
    Ak ska perubahan sikap yong ri k kyu..
    Ak brharap bgt klo happy ending yah unnie bukan sad ending..
    Ak brharap yg mati doo joon hahahaha #dbunuhbeauty
    x_x

  9. diawal baca senyum senyum gara2 yong ri sama kyu..

    abis itu jadi tegang, gara2 doo joon..

    eh jadi agak sedih gara2 jinri..

    nah TBC.a jadi tegang lagi..

    keren!!

  10. kasian taechyon hahahaha
    dy kalah ma kyu ahai .,.,.
    pas bgt nglakuin itu pas bsok.a ultah.a kyu
    seneng tuh kyu dpt hadiah itu hahahaha

  11. kaya sinetron????
    g ah,menurut aq lbih berasa kaya baca novel🙂
    lucu baca partny taecyon ma kyu🙂
    omo,,,,sekarang musuh yongri jadi bertambah,coz si jinri ikut2an benci yongri,,,ottokeh??
    arggghhh,,,,makin penasaran nih ama lanjutannya,aq langsung k part 13 dlu y😉

  12. Ping-balik: Memory and Revenge [Part 13] « FFindo

  13. Ping-balik: Memory and Revenge [part 14] « FFindo

  14. Aiish udah coba yong ri jngan sama dong joon mulu sama kyu aja turuti smauan kyuhyun yong ri jngan ngikutin dong joon aiishh makan ati bca ff ini
    wkwkwkwk😀

  15. kykx yong ri dh mulai terbuka ma kyu y walaupun cuma sedikit,..
    trnyta gadis itu udah prnh d tolong ma seung ri
    jd pnsrn
    sms riska mnta pswd part 13

  16. Ping-balik: Memory and Revenge [Part 15] « FFindo

  17. kyuri couple the best dah !!!

    kasian mamahnya kyuhyun pasti kecewa berat deh dicuekin gitu sama anknya yang emang evil . lucu ngebayangin Taechyeon iri gitu haha . nyesek tapi waktu bagian jin ri gak sama doo joon sama seungri .

  18. Ska bnget sat KyuHyun m’goda yong ri
    jg adgan KyuHyun sm taecheyon jd pngen ktwa bca’a..
    Jin ri kzhn bnget jd drinya hruz mNjd budak Do joon trlbh pRzan’a pd k2 pRia it yg d’tlantarkan. . .
    Wah kya’a bkal dha kjdian yg ta menyenangkn dr Do joon yg brniat menemui Yong ri

  19. Huaaaaa…kyu Ri so sweeet aah..
    Tp aku jd kasihan sm jin ri (udh ketebak sih dr awal dy yg bantu doo joon) knpa deeh doojin ga bersatu aja…
    Hhuuu siapa yg matiii?? Jangan taechyeon plisss #loh
    Aku lanjut baca dulu yaa :d

  20. Omo!! Aku puas baca yang part ini.. banyak adegan romantisnya
    Kyu juga sering ngejahilin yong ri😄
    Jangan bilang kalau jin ri berusaha untuk menghancurkan yong ri, andwae >.<
    Dan lagi, kenapa doo joon tiba-tiba mengajak yong ri untuk bertemu ??
    Semoga tidak terjadi apa-apa sama yong ri .

  21. Qiqi kyu evil lg. . .sdkt lega skrng ,yong ri g sndri lg ! Aku bngung ma jln pkrn doo joon,,brt jin ri cman dmanfaatin slama ini,,

  22. krn blm dpt pw part 11 jd bca part slnjtny dl aja,hehe
    intiny yong ri ma kyuhyun uda brsatu…yeaayy^.^
    ni knp gntian jin ri yg ksian??mnyukai 2 org yg sm skali tdk mnyukainya T.T

  23. Wah Jinri udah melepas Seungri..
    Doojoon bener2 terobsesi sekali ama Yongri..
    Kyaaaa, Kyu jaga Yongri baik2..

    Eonni, aku belum baca part 11, boleh minta passwordnya? Aku udah kirim sms sama katalk, tp belum dijawab..
    *maaf aku cerewet, tp aku penasaran di part 11, abis liat keadaan Kyu di part 10 sedih bgt..

  24. koq yongri ma kyu udah baikan, padahal di part sebelumnya mereka berdua lg berantem..

    Eonni, aku penasaran sama part 11 yg buat mereka jadi baikan,, minta password part 11 boleh ngga?? soalnya aku penasran bgt,,,🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s