MEMORY and REVENGE part 9

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

            Cho Kyuhyun (Super Junior)

            Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

            Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

            Goo Hara (KARA)

            Ji Young (KARA)

            Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre : Romance, Tragedy, Drama

 

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

 

~Chapter 9

 

-wanita memiliki sisi terliar yang bahkan bisa lebih kuat dari seorang pria – Riska Fasyah

 

*Author POV*

 

~

Jika harus dipilih satu kalimat yang bisa menggambarkan perasaan seorang Cho Kyuhyun kalimat itu adalah ‘cemburu’.

Yah, Kyuhyun tidak bisa menampik perasaan terkejut yang dia rasakan saat pertama kali yang membuka pintu rumah Yong Ri adalah seorang laki-laki yang juga satu kelas dengannya dikampus.

 

Dengan kasar Kyuhyun mengibaskan tangan Seungri yang berusaha menahannya

“Jangan menyentuhku ! “ desis Kyuhyun tajam

 

“Tidak bisakah kau memelankan suaramu “ balas Seungri yang tak kalah tajam.

 

“Urusanku bukan denganmu “ , Kyuhyun berusaha mengabaikan Seungri yang masih menatapnya tidak suka. Lagi pula siapa yang peduli dengannya.

 

“Yong Ri~ya!! “ panggil Kyuhyun lagi lebih mengeraskan suaranya

 

“HEI!! “ tahan Seungri sekali lagi mencengkram tangan Kyuhyun

“Kubilang kecilkan suaramu !! “ tambah Seungri gusar.

 

“Sudah kubilang urusanku bukan denganmu ! “

 

“Dan sudah kubilang juga untuk memelankan suaramu Kyuhyun~ssi ! “ balas Seungri sengit.

 

Kyuhyun tertawa kesal melihat tingkah Seungri yang sok mengaturnya.Kyuhyun berkacak pinggang didepan Seungri dan mulai berbicara dengan gaya sombongnya.

 

“Kutekankan sekali lagi padamu Seungri~ssi, urusanku bukan denganmu ! Kau tidak berhak melarangku. Aku sudah cukup sering kesini sehingga aku tahu Yong Ri sudah biasa menghadapi sikapku yang seperti ini , dan untuk apa kau masih disini jam segini ?” Kyuhyun balik bertanya gusar

 

“Kalau kujawab ini bukan urusanmu bagaimana ?” Seungri membalas sengit . Keduanya terdiam saling menatap, terpancar perasaan saling tidak suka antar keduanya. Sebenarnya Kyuhyun tidak pernah bermasalah dengan Seungri sebelumnya, namun semua sepertinya akan berubah mulai malam ini.

 

“Aku ingin menemuinya “ ucap Kyuhyun tajam

 

“Dia sudah tidur “

 

“Kalau begitu aku akan membangunkannya “

 

“Dia mengalami hari yang berat hari ini Kyuhyun~ssi , biarkan dia istirahat “

 

“Kalau begitu aku hanya ingin melihat keadaannya “ Kyuhyun tetap bersikeras

 

“Tidak bisakah kau menundanya besok “ tahan Seungri tak mau kalah

 

“Hei, kau siapa ? Melarangku menemuinya “ Kyuhyun semakin menaikkan nada suaranya, mulai merasa kehabisan kesabaran menghadapi Seungri

 

“Aku….”

 

“Kalian berdua pulanglah “

 

Merasa familiar dengan suara ketiga yang baru muncul, Kyuhyun dan Seungri sontak menoleh kearah sumber suara. Mata keduanya membulat ketika melihat Yong Ri yang menatap dingin kearah kedua lelaki itu.

Wajah Yong Ri yang pucat semakin mendukung sikap dinginnya yang membuatnya tampak mengerikan. Tetapi berbeda bagi Kyuhyun dan Seungri , walau sekalipun Yong Ri memasang tampang siap membunuh , yang akan tetap mereka berdua lakukan adalah bertanya ‘ bagaimana keadaanya ? apakah dia baik-baik saja ? ‘.

 

Kyuhyun berjalan cepat kearah Yong Ri dan segera memegang lengannya lembut

“Kau sakit ? Kenapa tidak menghubungiku ? Kita kedokter malam ini juga bila kau mau ?” tawar Kyuhyun yang memang cemas melihat wajah Yong Ri yang sudah seputih kapas.

 

“Dia sudah tidak apa-apa , kau berlebihan “ Seungri menjawab pertanyaan Kyuhyun yang membuat Kyuhyun menatap kesal kearah Seungri. Seungri hanya memasang tampang tidak peduli dan ikut berjalan mendekati Yong Ri

 

“Maaf membuatmu terbangun, lelaki ini memaksa masuk “ jelas Seungri kearah Kyuhyun

 

“Aku hanya menghawatirkannya “ ucap Kyuhyun yang merasa dipojokkan oleh ucapan Seungri

 

“kan sudah kukatakan padamu, dia sedang istirahat dan sekarang sudah tidak apa-apa “ balas Seungri yang seolah lupa bahwa tadi diapun sama dengan Kyuhyun sangat mengkhawatirkan keadaan Yong Ri.

 

“Aku hanya ingin memastikan langsung . Hei ! Kenapa kau begitu repot “ ucap Kyuhyun sengit.

 

“Bukan begitu, hanya saja…”

 

“Apa kalian tidak dengar yang kuucapkan tadi “ Yong Ri kembali mengeluarkan suara khasnya

 

“Yong Ri~ya , aku kesini karena sangat khawatir padamu . Bagaimana keadaanmu ?” tanya Kyuhyun

“Aku tidak apa-apa “ balas Yong Ri cepat “Pulanglah …” lanjutnya yang langsung mengukir tatapan kekecewaan pada wajah Kyuhyun . Kyuhyun melirik sekilas kearah Seungri yang memang tidak bisa menyembunyikan senyum kemenangan dari wajahnya.

 

“Aku sudah mencoba memberi tahunya, tapi dia… “ Seungri mencoba menambahkan namun dengan cepat Yong Ri memotong kalimatnya juga

“Kau juga pulanglah ..” ucap Yong Ri .

 

“Kalian berdua pulanglah, aku ingin istirahat “ Yong Ri berjalan kearah pintu meninggalkan Kyuhyun dan Seungri yang sekarang menatap punggungnya. Dengan masih berjalan lemas Yong Ri membuka pintu depan rumahnya dan membukanya lebar-lebar yang menyebabkan angin malam masuk , menerpa wajahnya dan menabrak rambutnya.

 

Dengan keadaan masih memegang engsel pintu Yong Ri berbalik untuk menatap dua lelaki yang sedari tadi menunggunya bicara .

 

“Pulanglah ….” ucap Yong Ri tanpa senyum.

“Yong Ri~ya aku ….” Kyuhyun memulai

“Pulanglah Kyuhyun~ssi “ usir Yong Ri sekali lagi tegas.

 

Merasa Yong Ri tidak bisa dibujuk lagi, Seungri segera menarik tangan Kyuhyun untuk keluar dari rumah Yong Ri, walau awalnya sempat menolak , akhirnya setelah mata Kyuhyun kembali bertemu dengan mata Yong Ri yang masih memancarkan keinginannya untuk mengusir Kyuhyun dan Seungri , membuat Kyuhyun tidak bisa menolak lagi. Akhirnya dengan sedikit tarikan dari Seungri , mereka berdua berjalan keluar dari rumah Yong Ri . Kyuhyun sempat menahan langkahnya dipintu dan kembali menatap Yong Ri yang tepat saat itu memang sedang menatapnya.

 

“Jika ada apa-apa , kumohon hubungi aku ya ?” ucap Kyuhyun pelan. Yong Ri hanya terdiam tidak menanggapi sama sekali ucapan dari Kyuhyun. Dan tepat saat Kyuhyun dan Seungri telah benar-benar keluar dari rumah Yong Ri, dengan cepat dan tanpa memandang lagi kedua lelaki itu, Yong Ri menutup pintu depan rumahnya dan menguncinya.

 

CEKLEK

 

Terdengar sebuah suara yang menandakan bahwa Yong Ri telah mengunci pintu rumahnya. Kyuhyun menatap hampa kearah pintu itu, dia sedikit menyesalkan dengan sikap Yong Ri yang seolah semakin menjauhinya. Dan sekarang ketika Kyuhyun kesini, yang dia dapatkan adalah Yong Ri bersama pria lain dan dengan tegas mengusirnya, ya walaupun Kyuhyun tahu , Seungri juga duusir olehnya. Tetapi perasaan seperti Yong Ri tidak menyukainya mulai membayangi Kyuhyun.

 

“ Pulanglah …” ujar Seungri . Kyuhyun perlahan membalikkan tubuhnya untuk menatap Seungri yang memang berdiri dibelakangnya. Seungri telah berjalan meninggalkan Kyuhyun dan rumah Yong Ri. Ditatapnya punggung Seungri yang semakin menjauh . Rasa tidak suka Kyuhyun kepada Seungri semakin besar ketika melihat Seungri telah masuk kedalam mobilnya lalu menjalankannya dan tanpa sekalipun menoleh kearah Kyuhyun.

Ah ya, sekali lagi siapa yang peduli dengannya ! Sekarang jelas bahwa yang menyukai Yong Ri bukan dia saja, bukan seorang Kyuhyun saja, tetapi ada lelaki lain juga.

 

*Author POV END*

 

********************

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

Aku sampai dikampusku lumayan pagi. Rencanaku masih sama yaitu pergi menemui Doo Joon dan bertanya langsung padanya. Aku merapatkan sweaterku dan menggosokkan-gosokkan telapak tanganku agar membuat tubuhku lebih hangat . Aku berjalan menuju kelas Doo Joon setelah bertanya pada petugas administrasi , dimana mahasiswa yang bernama Yoon Doo Joon mengambil mata kuliah.

 

Kini aku berdiri di depan sebuah kelas yang masih tampak sepi, hanya ada beberapa mahasiswa yang bisa dihitung jari yang berada didalam. Aku mencoba mengamati setiap mahasiswa berharap ada Doo Joon diantara mereka.

 

Setelah mengamati satu persatu, kupikir aku terlalu pagi untuk menemuinya. Tidak ada Doo Joon diatara mereka semua. Perlahan aku berbalik dan memutuskan untuk kembali kekelasku terlebih dahulu.

 

“Yong Ri~ya ? “ sapa suara seorang wanita yang membuatku berhenti sejenak untuk melihat kesumber suara. Kini aku bisa melihat Choi Jin Ri berdiri dihadapanku . Aku cukup terkejut melihatnya yang sekarang sedang  melemparkan senyumnya kearahku . Setahuku kelasnya bukan disini , dia sekelas denganku .

 

“Sedang apa disini ?” tanyanya ramah kearahku

“Ada seseorang yang ingin kutemui “ jawabku sekenanya

 

“Ah iya, waktu itu aku minta maaf tidak bisa mengantarmu . Sekarang bagaimana keadaanmu Yong Ri~ya ? Kau tampak lebih baik “

 

“Tidak apa-apa . Sekarang jauh lebih baik “ aku berusaha menjawabnya sesopan mungkin walau aku masih belum membalas senyumannya sama sekali .

 

“Saat itu kau terlihat sangat ketakutan , ada apa ? tubuhmu bergetar hebat “ tanya Jin Ri memasang wajah tampak khawatir.

 

“Aku sudah tidak apa-apa “ balasku singkat mencoba mengakhiri pembicaraan ini.

 

Kini pandanganku sudah tidak terfokus kearah Jin Ri lagi, tetapi kepada sorang pria yang sekarang berjalan kearahku dan Jin Ri. Ya …sekarang aku bisa melihat Doo Joon yang berjalan kearah kami. Dia masih belum menyadari keberadaanku yang masih tertutupi oleh tubuh Jin Ri. Dengan cepat aku menggeser posisiku dan memperlihat kan posisiku kepada Doo Joon yang sekarang aku yakin telah menyadari keberadaanku yang berdiri didepan kelasnya. Doo Joon menghentikan langkahnya dan berdiri terdiam ditempatnya. Sadar dengan tatapanku yang sudah tidak menatap Jin Ri lagi, gadis itu ikut membalikkan tubuhnya untuk mengetahui siapa yang sedang kulihat.

 

Kini aku mulai berjalan mendekati Doo Joon yang masih terdiam ditempatnya. Dia balas menatapku tajam dan seolah menungguku menghampirinya. Aku melewati Jin Ri begitu saja dan terus melanjutkan langkahku sampai aku benar-benar tiba didepan Doo Joon.

 

“Kita harus bicara ! “ ucapku tanpa basa basi dan balas menatap matanya yang hitam legam itu.

 

Seulas senyum sinis dari Doo Joon terukir diwajah kerasnya sabagai tanda dia menerima ajakanku.

 

~

Doo Joon berjalan didepanku, aku mengikutinya menaiki tangga yang menuju atap gedung ini. Aku bisa melihat kelasku yang baru saja kulewati tadi. Kelasku sudah mulai ramai dengan mahasiswa yang baru saja tiba. Aku kembali menatap punggung Doo Joon yang kini tidak lebih berjarak 1 meter dariku,kami terus mendaki anak tangga ini untuk sampai keatas atap . Aku masih ingat peristiwa beberapa minggu lalu yang terjadi diatas atap ini, peristiwa dimana Goo Hara dan Ji Young sukses melucuti pakaianku dan membuatku malu .

 

Akhirnya aku dan Doo Joon sampai diatas atap gedung ini. Doo Joon berjalan pelan kepinggir atap gedung seolah menatap langsung gedung-gedung lain yang tak jauh dari gedung fakultas ini. Dia masih belum mengeluarkan suaranya sama sekali , aku menghentikan langkahku berusaha menjaga jarak aman darinya.

Kulihat Doo Joon mulai memutar tubuhnya dan kini menatapku. Aku bediri dengan jarak tak lebih dari 3 meter dari dirinya. Dalam sepersekian detik kurasakan aku melihat Doo Joon yang dulu, tetapi dalam kedipan mata bayangan itupun hilang dalam sekejap dan kembali berganti dengan Doo Joon yang sekarang. Doo Joon yang dimatanya hanya ada sebuah dendam yang sangat ingin ia tuntaskan denganku.

 

“Jadi kenapa ingin berbicara denganku ?” tanyanya pelan tanpa nada sama sekali.

 

“Sungguh menarik bukan, kau yang biasa selalu menghindariku , kini justru mencariku , hahahaha~~ “

 

Sekuat tenaga kutahan bulu tengkukku agar tidak berdiri mendengar tawa mirisnya. Dengan mengumpulkan keberanian, aku memajukan langkahku yang membuat jarak diatara kami semakin dekat.

 

“Aku ingat ..”

 

Tawa Doo Joon hilang dan kini alisnya saling bertaut merasa tertarik dengan arah pembicaraanku.

 

“Kau ..” ucapku yang sedikit bingung mau memulainya dari mana

 

“Saat itu, kau sudah berhasil merebut pisau itu bukan ? “ aku terdiam mencoba meraba ekspresi Doo Joon sekarang yang masih tampak kaku.

 

“Kenapa ?”

 

“Kenapa apa ?” tanya Doo Joon cepat

 

“Kau berhasil merampas pisauku . Aku tahu kau ingin membunuhku saat itu. Tapi kenapa kau…” entah kenapa tenggorokanku terasa tercekat yang membuatnya sedikit sakit dan membuatku kesulitan melanjutkan kata-kataku.

 

“kenapa tidak membunuhmu “ lanjut Doo Joon yang membuat mataku membulat begitu mendengar ucapannya.

 

Kini Doo Joon kembali tersenyum sengit kearahku. Dia memajukan langkahnya dan mendekat kearahku. Kutahan kakiku yang sebenarnya memerintahkanku untuk mundur atau bahkan lari meninggalkan Doo Joon. Aku harus mendengar semuanya darinya. Kukumpulkan keberanianku untuk balas menatap matanya.

 

“Kenapa kau tidak membunuhku ? Kau bisa saja melakukannya bukan. Kuakui dengan jelas kepadamu Yoon Doo Joon . Aku…”  aku menarik nafas pelan dan bersiap menghadapi Doo Joon setelah dia mendengar sesuatu yang ingin kuungkapkan padanya .

 

“Aku ..tidak pernah menyesal telah membunuh ayahmu “ ucapku pelan . Perlahan senyum di wajah Doo Joon menghilang , aku masih berusaha melanjutkan kata-kataku

“dia pantas mati “ lanjutku

 

 “ Jadi , apa alasanmu ?? “

 

*Jung Yong Ri POV END*

 

*************************

 

*Author POV*

 

~

Kini Kyuhyun menatap malas wanita yang berjalan mendekatinya . Kyuhyun tidak tahu nama wanita ini, yang dia tahu,dia sering melihat wanita ini berbicara dengan Yong Ri. Kyuhyun melemparkan pandangannya yang semula sedang menatap handphonenya kini beralih untup menatap wanita itu karena Kyuhyun tahu bahwa wanita ini telah berdiri didepannya .

 

“Ada apa ?” tanya Kyuhyun malas

 

“Kau ingin tahu Yong Ri dimana ?? “ ucap wanita itu pelan yang langsung bisa menghentikan secara total aktifitas dari Kyuhyun. Kyuhyun lebih memfokuskan matanya untuk menatap gadis yang ada dihadapannya. Dia kini berdiri mencoba menyeimbangi gadis itu.

 

“Apa tadi yang kau katakan ?” tanya Kyuhyun memastikan

 

“Kau mencari Yong Ri kan ? “ ucap gadis sambil tersenyum kearah Kyuhyun.

 

~

 

Seungri sudah hampir sampai dikelasnya sampai dia melihat Kyuhyun berjalan keluar dari kelas itu bersama seorang wanita yang dikenali oleh Seungri.

 

“Sudah kuduga lelaki itu hanya main-main saja . Lihat apa yang dia lakukan sekarang “ ucap Seungri kepada dirinya sendiri sambil menatap punggung Kyuhyun dan gadis yang berjalan beriringan bersamanya. Seungri tampak berfikir sebentar dan entah mendapat ide dari mana, Seungri mulai berjalan mengikuti Kyuhyun dan gadis itu .  Yang sekarang dilihatnya berjalan kearah tangga yang menuju atap dari gedung fakultas ini. Seungri mencoba menjaga jarak yang optimal dari Kyuhyun dan gadis itu. Dan masih terus berjalan mengikuti mereka berdua dari belakang.

 

*Author POV END*

 

*********************

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

“Jadi apa alasanmu ?” aku mengulangi pertanyaanku sekali lagi dengan masih menatap Doo Joon .

 

Senyum diwajahnya telah lenyap sedari tadi, yang menghiasi wajahnya sekarang adalah kehampaan setelah mendengar pernyataanku tadi yang mengatakan bahwa aku sama sekali tidak menyesal telah menghabisi hidup ayahnya, bahkan didepan matanya.

 

“Kenapa kau tidak membunuhku ketika kau berhasil merampas pisauku  ?” Doo Joon masih terdiam dan kini ia justru menjauhkan langkahnya dariku . Aku mengernyit melihat Doo Joon yang justru mundur selangkah dari ku.

 

“Yoon Doo Joon ! “

 

“Kau ingin tahu ?” tanya Doo Joon menatap tajam mataku .

 

“Ye, kenapa ?”

 

Doo Joon mendengus sinis kearahku lalu kembali tertawa pelan dan mengerikan . Dia kembali menatapku dan mulai membuka mulutnya .

 

“Apa kau tahu bagaimana perasaan seseorang yang diharuskan memilih pada pilihan yang sulit ? “

 

“Sangat susah melakukannya Yong Ri~ya ! Kau tahu betapa inginnya aku menancapkan pisau itu ketubuhmu dan mengoyak tubuhmu dengan tanganku sendiri “ desis Doo Joon yang mampu membuatku bergidik ngeri.

 

“Melihatmu menghabisi nyawa ayahku didepan mataku membuatku hampir gila. Aku tidak percaya dengan yang kusaksikan . Kau menancapkan pisau itu dengan tatapan bernafsu yang aku sendiri bahkan tidak bisa mengenalmu saat itu. Kau mengerikan …”

 

Aku masih terdiam membiarkan Doo Joon membongkar semua masa kelamku .

 

“Setelah kau puas mengakhiri hidup ayahku , kau justru berjalan kearahku dan berniat melakukan hal yang sama bukan kepadaku?” Doo Joon kembali tertawa ganjil

 

“Serasa tidak percaya kau juga mengincarku setelah yang kita lalui bersama . Dengan nafsu membunuhmu yang masih ada , kau dengan santainya mengarahkan pisau itu kepadaku . Apa kau tahu bagaimana perasaanku saat itu ?”

 

Aku menelan ludahku dengan susah payah mencoba menahan rasa sakit kepala yang kembali menyerangku disaat masa laluku kembali disingkap.

 

“Aku tidak bodoh Yong Ri~ya ! Dengan mudah aku berhasil merebut pisaumu . “

 

“Lalu kenapa ??” tanyaku kesal, Doo Joon seolah melambatkan ceritanya, menikmati ekpresi kesakitan pada wajahku setiap kali dia menceritakan masa lalu itu.

 

Kini Doo Joon kembali berjalan mendekatiku . Dia berdiri tepat didepanku. Tidak ingin merasa kalah olehnya, aku tetap mendongak agar tetap bisa membalas tatapannya.

 

“Karena kau ! “ ucap Doo Joon pelan . Hatiku mencelos mendengar jawabannya .

 

“Kau tahu bagaimana aku mencintaimu , melihat matamu saat itu juga membuat tanganku lemas dan menjatuhkan pisau itu. Aku tidak bisa melakukannya ! Tidak bisa ! “

 

Kakiku mulai terasa lemas kali ini

 

“Aku bukan pembunuh sepertimu Jung Yong Ri “ desis Doo Joon tajam, dalam hitungan detik dia kembali menjatuhkanku

 

“Tapi aku juga bukan orang suci yang dengan gampangnya memaafkan orang sepertimu , aku akan menjadi pendendam karena dirimu .Kau tahu , yang kupunya didunia ini hanya Ayahku seorang, tetapi dalam sekejap kau justru melenyapkannya ! Apa kau tahu bagaimana perasaanku  !”

 

“APA KAU TAHU !! “ teriak Doo Joon yang membuatku menutup kedua mataku. Teriakannya semakin membuat kepalaku berkedut tak karuan.

 

“Kalau begitu kau bunuh saja aku ! Jangan menyiksaku “ balasku

 

“Apa kau masih tidak paham juga ! Aku mencintaimu tetapi membencimu sekaligus. Kau tidak tahu bukan rasanya merasakan dua perasaan seperti itu sekaligus. Yang bisa kulakukan sekarang , memilikimu tetapi juga akan menyiksamu . Bahkan dengan cara seperti itu masih belum bisa membalas apa yang telah kau lakukan kepada ayahku “

 

“Ayahmu pantas mati ! Kau sendiri tahu apa yang dia lakukan padaku ! “

 

“Ne !! Aku tahu !! Dia yang menghancurkan hidupmu ! Tetapi itu semua karena ulah ibumu , kalau saja kau dan ibumu tidak pernah muncul dihadapan kami . Kalau saja ibumu tidak mengemis….”

 

“Tahu apa kau tentang ibuku ! Ayahmu tidak lebih dari bajingan yang merenggut semua masa depanku !” balasku dengan tatapan murka .

 

“Cukup ! “ potong Doo Joon keras “ Kau , harus menebusnya “

 

“Lebih baik kau bunuh aku “ ucapku pelan dengan suara gemetar yang sudah tidak bisa kutahan. Doo Joon kembali tertawa sinis kearahku . Tatapannya yang sekarang tak lebih dari seseorang yang haus darah mulai memenuhi matanya.

 

“Akan sangat tidak menarik lagi jika kau mati Jung Yong Ri “ ucapnya

 

Doo Joon kini menyentuh pipiku dan mengelusnya lembut berusaha mengusap air mataku yang mulai tidak bisa kutahan agar tidak jatuh dari pelupuk mataku. Tangan dinginnya justru semakin membuat tubuhku gemetar . Aku mengepalkan tanganku kuat. Memikirkan keras untuk mendorong tubuhnya lalu lari meninggalkannya atau menyerah untuk melawannya.

 

“Menyerahlah…” bisiknya ditelingaku .

 

GREBB !! Bisa kurasakan pergelangan tanganku terasa tercengkram oleh sesuatu, dan sedetik kemudian seseorang menarik tubuhku menjauhi Doo Joon. Aku mundur beberapa langkah dari Doo Joon dan segera menoleh kesebelahku dan mendapati Cho Kyuhyun yang mencengkram pergelangan tanganku.

 

“Menjauh darinya “ ucap Kyuhyun tajam kearahku lalu mengalihkan pandangannya untuk menatap Doo Joon .

 

Aku menatap Kyuhyun terkejut, bagaimana dia tahu aku disini ? Aku mencoba melepaskan cengkraman tangannya namun Kyuhyun menggenggamnya dengan kuat .

 

“Lagi-lagi pahlawan kesianganmu datang untuk menolongmu dari cengkraman manusia jahat Yong Ri~ya …” Doo Joon berkata dengan nada mengejek kearahku dan Kyuhyun.

 

“Apa yang kau lakukan disini ?” tanyaku gusar kepada Kyuhyun. “Lepaskan tanganku “ desisku kepadanya. Namun Kyuhyun justru mengabaikanku dan tetap menatap Doo Joon Bisa kulihat tatapan tidak suka dari seorang Kyuhyun yang biasa terlihat darinya jika dia membenci sesuatu.

 

“Kita pergi dari sini ! “ Kyuhyun mengacuhkan Doo Joon lalu kembali menatapku dan mulai menarik tanganku. Aku menghempaskan tangannya kuat yang berhasil membuat Kyuhyun melotot kepadaku .

 

“Masih mau apa lagi disini ! “ bentaknya kearahku. Kutatap Kyuhyun tajam kali ini. Dia kembali menunjukkan kearoganan pada dirinya. Memangnya siapa dia yang selalu saja mengaturku !

 

“Dia tidak mau “ Doo Joon kini kembali mengeluarkan suaranya. Kyuhyun masih berusaha mengacuhkan Doo Joon dan kembali berbicara padaku .

 

“Kita pergi ! “ perintah Kyuhyun

 

“Kau saja yang pergi “ aku tidak menatap Kyuhyun kali ini

 

“Untuk apa kau disini ! “

 

“Dia tidak mau pergi ! Apa kau tuli “

 

“Yong Ri~ya !! “ Kyuhyun kembali mencengkram lenganku kuat, refleks aku meringis dibuatnya , aku melihat Doo Joon mulai berjalan gerah kearah kami. Dengan kasar Doo Joon memegang pundak Kyuhyun dengan maksud menghentikan Kyuhyun meremas lenganku.

 

Bisa kutebak apa yang akan dilakukan oleh orang seperti Kyuhyun. Merasa tidak suka ada yang menyentuhnya, dengan kasar Kyuhyun menghempaskan tangan Doo Joon dan sambil berbalik melayangkan pukulan diwajah Doo Joon.

 

Doo Joon tersungkur kelantai , sontak aku mendorong Kyuhyun dan hendak mendatangi Doo Joon yang sekarang mulai duduk dengan mengelap sudut bibirnya yang sudah mengeluarkan darah segar. Tetapi sekali lagi Kyuhyun menahan tanganku dan membuat langkahku terhenti .

 

“Sebenarnya ada apa denganmu ! Apa kau lupa apa yang dia lakukan padamu waktu itu ! “ Kyuhyun membentakku kuat. Kini aku menatapnya kesal. Mencoba memancarkan rasa kebencian lewat mataku .

 

“Kau tidak tahu apa-apa ! “

 

“Aku tahu ! Lelaki ini adalah bajingan, tetapi wanita bodoh yang ada dihadapanku justru memberikan ruang gerak yang bebas untuk lelaki ini ! “

 

“Kita pergi !! “ Kyuhyun kini menarik tanganku, aku benar-benar tidak bisa melepaskan cengkraman tangannya. Tenaganya yang sangat kuat membuat langkahku terus berjalan mengikutinya, aku mencoba menoleh untuk melihat keadaan Doo Joon yang kini menatapku dan Kyuhyun . Bisa kulihat tatapan Doo Joon tidak terfokus kearahku melainkan kearah Kyuhyun yang berjalan didepanku sambil menarik tanganku dan tak melepaskannya sama sekali.

 

~

 

Kyuhyun membuka dengan kasar pintu besi yang memang menjadi jalan masuk keatas atap gedung ini. Dia masih saja mencengkram tanganku kuat yang bisa kutebak akan meninggalkan warna merah hati dipergelangan tanganku nanti. Kami mulai menuruni anak tangga untuk turun kebawah.

 

“Lepaskan aku ! “ bentakku sambil mencoba sekali lagi menghempaskan tangan Kyuhyun.

“Kyuhyun~ssi !! “ aku benar-benar sudah tidak tahan dengan tingkah Kyuhyun ,dengan mengumpulkan tenagaku dalam waktu singkat aku berhasil menghempaskan tangan Kyuhyun. Merasa sadar cengkramannya terlepas Kyuhyun berbalik untuk menghadapku .

 

“Sebenarnya ada apa denganmu ! “ Kyuhyun balas membentakku . Tatapannya yang tajam tidak membuatku menciut sedikitpun. Aku balas memandangnya tidak mampu menahan rasa kesalku.

 

“Apa urusanmu ! Kau selalu ikut campur dengan yang kulakukan ! Sudah kukatakan padamu berhenti bersikap seolah kau memiliku! “ semburku kearahnya

 

“Yong Ri~ya ! Apa kau lupa dengan kejadian waktu itu ! Kenapa masih menemuinya bahkan berbicara dengannya ! “

 

“Kau tidak tahu apa-apa ! “

 

“MAKANYA BERITAHU AKU !! “ teriak Kyuhyun didepan wajahku yang membuatku terdiam sesaat .

 

“Kenapa kau selalu tertutup padaku ! Apa perlu kutulis didahiku bahwa aku menyukaimu. Apa aku harus selalu berlutut padamu mengungkapkan rasa sukaku agar kau percaya. Kenapa kau tidak membuka hatimu ! Cerita padaku ! “

 

Kini Kyuhyun menyentuh kedua lenganku dan sedikit menunduk mensejajarkan wajahnya dengan wajahku sehingga aku bisa merasakan nafasnya.

 

“Aku begitu khawatir ketika melihatnya menyentuhmu , apa kau tahu itu ..” Kyuhyun mengucapkan kalimat itu dengan lembut yang membuatku tidak tahan untuk menatapnya. Mata kami bertemu kali ini, Kyuhyun kembali membuka mulutnya dan melanjutkan kalimatnya yang belum dia selesaikan

 

“Aku…benar-benar menyukaimu …” ucap Kyuhyun pelan , matanya tak lepas memandang mataku. Kurasakan kakiku mulai lemas mendengar ucapannya. Hati-hati aku menyingkirkan tangannya yang masih memegang kedua lenganku. Kini aku tidak menatapnya justru memandang kearah lain . Kuabaikan tatapan bingung Kyuhyun yang melihat reaksiku. Aku mungkin jahat, tidak..tapi tidak berperasaan. Kurasakan rasa dingin didalam dadaku, yang itu artinya semua ucapan Kyuhyun tidak akan kuanggap sama sekali.

 

“Maafkan aku “ ucapku pelan tanpa memandangnya . Perlahan aku membalikkan tubuhku untuk melanjutkan langkahku. Aku tidak melihat ekspresi Kyuhyun tadi saat aku mengucapkan permintaan maaf. Baru 2 langkah aku berjalan, aku harus kembali menghentikan langkahku .

 

“Apa hubungan kalian sebenarnya ? Lelaki itu terkadang menatapmu dengan penuh perasaan tetapi sedetik kemudian bisa menatapmu dengan tatapan sinis ?”

 

“Aku sudah pernah cerita bukan “ jawabku pelan tanpa berbalik

 

“Bagaimana perasaanmu terhadapnya? “ tanya Kyuhyun tidak sabar .

 

Aku terdiam tidak menjawab pertanyaannya.

 

“Yong Ri~ya ? Jadi ini alasannya kau tidak membalasku ? Kau menyukainya ?” tanya Kyuhyun sambil membalikkan tubuhku untuk menghadapnya.

 

“Bukan ! “ balasku cepat

 

“Lalu apa ! Terlihat sekali kau tidak suka aku menghajarnya ! Waktu itu kau juga yang menyuruhku berhenti memukulnya ! “

 

“Kyuhyun~ssi ! “

 

“Kau seolah melindunginya , ingat dia hampir memperkosamu, tetapi kau masih ingin membantunya ketika aku memukulnya “

 

“Kyuhyun~ssi !! “ aku menaikkan nada suaraku mulai gerah dengan semua ucapan Kyuhyun kepadaku.

 

“Bohong kalau kau tidak menyukainya ! Aku bisa terima alasanmu jika kau tidak bisa membalasku karena beberapa hal ! Tapi jika karena lelaki itu kau benar-benar sudah tidak waras “ Kyuhyun kembali memojokkanku dengan kata-katanya

 

“Cukup Kyuhyun~ssi “ kupingku mulai panas mendengar semua ucapannya .

 

“Kau seperti wanita murahan saja “ ujar Kyuhyun kasar

 

“NE !! Aku memang seperti itu !! Kau benar aku murahan, aku wanita jalang !! Kau benar ! “ teriakku didepan wajah Kyuhyun. Kesabaranku telah habis sampai aku merasa tidak peduli jika semua orang yang ada dikampus ini mendengar teriakanku.

 

“Sudah puas ??!! “ ucapku dengan nada suara yang masih sama tingginya dengan tadi. Kini Kyuhyun yang terdiam menatapku. Aku masih belum bisa melihat tanda-tanda penyesalan dari wajahnya. Yang dia tampilkan hanya keterkejutan karena reaksiku.

 

“Tahu apa kau tentang diriku !! Kau bukan siapa-siapa !! Aku murahan ?? Jika iya kau mau bagaimana ?! “ tanyaku keras kearahnya

 

“Yong Ri~ya ! Kau yang menimbulkan kesan seperti itu “ Kyuhyun masih mencoba mematahkan kata-kataku dengan permainan kata-katanya.

 

“Kalau begitu menjauh dariku !! Kau tidak perlu repot-repot menyukai wanita murahan sepertiku! Kuberi tahu sesuatu padamu Cho Kyuhyun ! “

 

Kini Kyuhyun kembali mengunci mulutnya, dia menatapku seolah menungguku menyampaikan sesuatu kepadanya.

 

“Bahkan aku sudah lupa bagaimana rasanya menjadi gadis perawan “ ucapku dingin yang langsung membuat mata Kyuhyun membulat. Mulutnya terbuka lalu tertutp lagi. Dia menatapku tidak percaya. Yang kulakukan hanya tersenyum sinis kearahnya. Entah apa yang mendorongku untuk membongkar aibku didepannya.

 

“Tidak ada alasan lagi kau menyukaiku bukan ?” tanyaku miris menatapnya. Sekuat tenaga kutahan air mataku. Aku merasakan rasa sakit yang amat sangat didadaku, mengungkapkan hal itu kepada Kyuhyun tiba-tiba saja membuatku merasa sangat sesak. Rasa sakit yang aku sendiri masih bingung menerka akibatnya membuat air mataku terasa ingin tumpah tak terbendung.

 

Aku hendak berbalik untuk meninggalkannya , dan sekali lagi lelaki bodoh ini masih menahan tanganku. Sebenarnya apa yang ada dipikirannya !!

 

“Yong Ri~ya …” panggilnya pelan “akan tetap kukatakan …” dia menarik nafasnya dan kembali mantap menatapku “ aku tetap menyukaimu ….”

 

Kini aku yang menatapnya tidak percaya, dengan mudah kuhempaskan tangannya dan tetap berjalan meninggalkannya. Kyuhyun tidak menahanku sama sekali. Aku sudah membelakanginya , kini air mata yang kutahan tadi menunjukkan kuasanya. Bulir-bulir air yang hangat mulai membasahi pipiku dan dalam sekejap memburamkan mataku. Satu-satu kuturuni anak tangga ini , setiap anak tangga yang kupijak seolah memberi dorongan lebih yang membuat air mataku semakin deras mengalir. Sebenarnya kenapa aku menangis ?!

 

“Yong Ri~ya …” panggil seseorang . Aku menghentikan langkahku kembali. Arah suara yang kudengar ini bukan dari belakang, melainkan dari depan. Kuluruskan pandanganku, dan mendapati Seungri berdiri menatapku. Bahkan matanya yang lembut ketika menatapku masih tidak mampu menghentikan aktifitas mataku yang masih saja memompa air mata ini untuk terus mengalir.

 

“Maaf ..aku mendengar semuanya “ ucapnya pelan . Dia mulai menaiki anak tangga dan semakin mendekatiku.

 

“Kenapa aku merasa kalau kau menangis, itu artinya kau menyukainya…” Seungri menatapku dengan tatapan antara dia kasihan melihatku, tetapi juga dia kecewa terhadapku . Aku masih terdiam berusaha mencerna ucapannya .

 

“Kenapa aku merasa kau justru menyukainya juga …” Seungri kini tepat berada didepanku, hanya saja dia berdiri satu tingkat dibawah anak tangga yang kupijak sekarang.

 

“Kau menyukai Cho Kyuhyun juga kan ? “ tanyanya pelan . Hatiku mencelos mendengarnya. Seungri mengucapkan kalimat itu dengan sangat pelan namun mampu membuat bulu tengukku berdiri ketika mendengarnya.

 

“Kenapa kau begitu munafik Yong Ri~ya ? Jika kau menyukainya juga kau tinggal mengatakan iya kan …Kau menyiksa dirimu sendiri “

 

“Tidak semudah itu…” aku mulai menanggapi ucapan Seungri tanpa menatapnya

 

“Kau menyulitkan dirimu sendiri “ ucap Seungri pelan.

 

Tiba-tiba saja kudengar derap langkah yang mulai mendekati posisiku dan Seungri. Itu pasti Kyuhyun . Jika aku memang boleh jujur, aku tidak ingin membawa Kyuhyun kemasa laluku. Kuakui dengan jelas aku menyukainya. Yah aku menyukainya. Aku benar-benar tidak bisa menampik perasaan ini. Mengetahui saat pertama kali dia yang menolongku saat dua wanita jahat itu menggangku sudah membuatku merasa terlindungi dengan kehadirannya.

 

Tapi masa kelamku yang seolah menahan semua perasaanku terhadapnya.Membuat diriku sendiri untuk tidak boleh menyukainya. Tapi…..ketika perasaan lebih menunjukkan perannya, bahkan egoku untuk menahannya masih tidak mampu meredam rasa sukaku terhadapnya.

 

Tetapi tidak untuk kali ini, aku tidak ingin membuat Kyuhyun jadi lebih jauh menyukaiku . Mungkin aku benar-benar orang terjahat sedunia, yang ada dipikiranku saat ini adalah membuat Kyuhyun melihatku sedang melakukan sesuatu yang akan membuatnya jadi membenciku.Bisa kudengar langkah Kyuhyun semakin mendekat kearahku. Pikiranku terasa hanya terisi oleh ide gila ini.

 

“Maafkan aku “ bisikku pelan ketika bisa kudengar jarak Kyuhyun yang sudah sangat dekat.Aku menatap Seungri mantap , perlahan aku meletakkan kedua tanganku dipundak Seungri menariknya kedekatku dan dengan cepat mendekatkan wajahku kewajahnya, tidak sulit menemukan bibirnya dalam keadaan menutup mata, karena sekarang aku telah mendaratkan dengan tepat bibirku diatas bibir Seungri. Kurasakan pundak Seungri bergidik, namun aku meremasnya mencoba menahannya.

 

Bisa kudengar derap langkah itu berhenti, yang aku yakin Kyuhyun telah berada dibelakangku dan sudah menyaksikan ku mencium Seungri didepan matanya. Kini kupindahkan sebelah tanganku untuk mengelus pipi Seungri, masih mencoba menutup mataku walau aku tahu aku sama sekali tidak menikmati ciuman ini.Aku tidak tahu bagaimana ekspresi Seungri saat ini, karena aku masih menutup kedua mataku. Aku mencoba menggerakkan kepalaku berharap dengan cara ini bisa lebih meyakinkan bahwa aku dan Seungri sedang berciuman. Kuabaikan rasa sakit didadaku ketika wajah Kyuhyun menari dibenakku.

 

Kini aku mencoba membuka mataku, dan mendapati Seungri telah menutup matanya. Karena posisiku yang berada lebih tinggi dari posisi Seungri membuatnya sedikit berdongak untuk membalas ciumanku. Sekali lagi air mataku menetes dan melewati celah bibirku. Aku terisak pelan yang membuat Seungri melepaskan lembut bibirnya dari bibirku. Dia tidak menatapku tetapi menatap seseorang yang berdiri dibelakangku. Tanpa senyum Seungri menggenggam tanganku dan menarikku untuk mengikutinya. Aku mencoba melirik dengan menggerakkan kepalaku kebelakang, aku bisa melihat bayangan Kyuhyun. Tidak terdengar teriakan kesal, amarah atau apapun darinya yang justru membuatku merasa lebih bersalah kepadanya. Jika dia memakiku itu akan lebih baik, tapi kenapa dia hanya diam?!!

 

Genggaman tangan Sengri yang semakin kuat kembali menyadarkanku, Seungri menariku untuk mengikutinya. Kami berdua menuruni anak tangga ini sampai benar-benar berada didepan kelasku.

“Kau yang memulainya ..” ucap Seungri pelan . Aku hanya menunduk dan terisak pelan. Aku tidak boleh menyesal, tidak boleh !! Ini akan jauh lebih baik . Kyuhyun terlalu sempurna untukku. Maafkan aku.

 

*Jung Yong Ri POV END*

 

*************

 

*Author POV*

 

~

BRAKKKK !!!!

 

Kini Kyuhyun membanting helm kesayangannya kelantai yang membuat benda itu rusak berat. Dia berjalan mejanya dan menyinggkirka dengan kasar semua barang yang berada diatasnya lalu tanpa ragu sedikitpun medorong meja itu sehingga terbalik. Rasa puas masih belum menghampiri Kyuhyun, Kyuhyun berjalan kekaca lemarinya dan meninjunya yang membuat kaca itu hancur berkeping-keping.

 

Rasa sakit yang dia rasakan dibuku-buku jarinya seolah tidak terasa, masih terasa jauh lebih sakit yang dia rasakan didadanya. Terasa dihimpit oleh 4 sisi tembok yang memojokannya dan membuatnya hancur.

 

Rasa basah dan dingin dari darahnya yang keluar sama sekali masih belum mampu membuat Kyuhyun ingin berhenti menghancurkan apa saja yang ada didekatnya.

 

Bayangan peristiwa tadi ketika dia melihat dengan mata kepalanya sendiri Yong Ri mencium Seungri membuat Kyuhyun semakin tidak bisa mengontrol dirinya. Tidak pernah dia rasakan rasa sakit seperti ini. Bahkan seorang Jung Yong Ri, gadis yang terang-terangan mengatakan bahwa dirinya sudah tidak perawan mampu membuat Kyuhyun gila!!

 

“ARGGGGGGHHHHHHHHHH!!!!!!  “ teriak Kyuhyun sambil menjambak rambutnya sendiri.Dia terduduk dilantai dan menelungkupkan wajahnya sambil memeluk kedua lututnya. Rasa egonya yang besar menahannya kuat untuk meneteskan air matanya, apa dia sudah gila harus meneteskan air matanya demi wanita itu. Kyuhyun semakin menenggelamkan wajahnya, mencoba mengumpulkan rasa benci untuk Yong Ri agar dia tidak tersiksa lagi harus menyukai gadis itu.

 

~

 

“Kenapa kau membawanya ?” tanya Doo Joon tajam menatap gadis yang duduk disebelahnya. Seolah mengabaikan ucapan Doo Joon kini gadis itu menempelkan sebuah plester kecil kesudut bibir Doo Joon yang membuat Doo Joon meringis menahan rasa perih.

 

“Jawab aku “ Doo Joon kembali menatap gadis yang ada disampingnya ini dengan tatapan gusar .

“Kau yang membawa pria itu bukan ? “

 

“Ne..” jawab gadis itu jujur tanpa menatap Doo Joon

 

“Untuk apa ?! “ tanya Doo Joon tidak sabar

 

“Aku…..” gadis itu kembali terdiam, dia masih tidak berani menatap Doo Joon masih mengepalkan kedua tangannya tidak tenang.

 

“Untuk apa!!! “ desak Doo Joon

 

“Aku hampir menyerah mendapatkan lelaki itu oppa ! Apa kau tahu apa tujuanku sekarang !! “ balas gadis itu yang mulai memberanikan membalas tatapan mata Doo Joon. Doo Joon masih terdiam menunggu gadis yang berbicara didepannya ini untuk melanjutkan kata-katanya.

 

“Kau….”

 

Mata Doo Joon membulat dan menampakkan ekspresi terkejut dari wajah kerasnya.

 

“Entah kenapa aku tidak suka melihat gadis itu ingin menemuimu! Jangan membuatku merasakan perasaan seperti ini. Aku sudah terlanjur ingin melupakannya. Tujuanku kau saat ini oppa! Berhentilah mengejar gadis itu, kita hidup dengan tenang. Tinggalkan Korea dan hidup saja bersamaku. Kita mulai dari awal..benar-benar dari awal “

 

“Seharusnya aku membencimu.. tapi aku tidak bisa menampik kalau aku jatuh cinta padamu “ bisik gadis itu.

“Oppa….ber…”

 

“Aku tidak bisa ! “ ucap Doo Joon dingin dan mantap tanpa menatap gadis yang ada di sebelahnya “aku tidak bisa…..”

 

Sang gadis hanya bisa menatap kecewa kearah Doo Joon tanpa bisa berkata apa-apa lagi.

 

~

 

Seungri menghentikan mobilnya tepat didepan rumah Yong Ri.Keduanya masih terdiam belum mengatakan apa-apa. Seungri mematikan mesin mobilnya namun belum membuka kunci pintu mobilnya. Kini Seungri menoleh untuk menatap Yong Ri yang sedang menatap kosong lurus kedepan.

 

“Kau tidak apa-apa ?” tanya Seungri pelan .

 

“Ne..” jawab Yong Ri pelan masih belum menatap Seungri.

 

“Seharusnya kau jangan melakukannya , kau merasa sakit bukan ?”

 

Pertanyaan Seungri seperti membangkitkan mesin pompa yang berada didalam mata Yong Ri untuk kembali mengucurkan mata air dari pelupuk matanya

 

“Akan jauh lebih menyakitkan jika aku melakukan yang kumau “ jawab Yong Ri

“Semuanya sudah terjadi aku sudah tidak punya pilihan “

 

“Aku merasa seperti penghalang diantara kalian “ ujar Seungri tanpa menatap Yong Ri, kini Yong Ri yang menoleh kearahnya dan meatap Seungri

 

“Maaf …”

 

Seungri tertawa canggung dan perlahan kembali mencoba menatap Yong Ri yang masih menatapnya.

“Karena sudah terlanjur kita jalani saja “ ucapnya sambil tersenyum

“Akan aku anggap kau benar-benar menyukaiku ~~ dan tadi ciuman pertama kita “

 

Yong Ri hanya terdiam tidak menanggapi ucapan Seungri, yang ada dipikirannya hanya sebuah nama yaitu Cho Kyuhyun. Bagaimana keadaannya sekarang ? Apakah dia merasakan perasaan sakit seperti yang Yong Ri rasakan sekarang atau bahkan jauh lebih sakit yang bisa dibayangkan oleh Yong Ri.

 

“Masuklah…” ujar Seungri pelan . Yong Ri mulai melepaskan seatbeltnya dan hendak membuka pintu mobil Seungri.

 

“Oh iya, kuharap tawaranku untuk mengajakmu berkencan tidak kau tolak ! Sekali lagi aku mengajakmu “ Seungri melembutkan tatapannya kearah Yong Ri

 

“Bagaimana kalau lusa kita berkencan ?” tanyanya .Yong Ri hanya memandang lemah kearah Seungri, dia sendiri yang memulainya, sekarang dia harus menjalani proses dari sesuatu yang dia mulai. Walau enggan Yong Ri tetap mengangguk pelan dan berusaha mengeluarkan suaranya

 

“Ne..” ucapnya pelan “ Kita berkencan lusa ….”

 

Jika ditanya siapa manusia yang paling kejam didunia ini, Yong Ri akan  meneriakkan namanya sendiri. Menipu diri sendiri, membuat perasaannya tersiksa, mengakui jika dirinya adalah orang paling munafik sedunia, bahkan mengakui bahwa dia sebenarnya menyukai Kyuhyun tidak mampu dilakukannya. Dalam hati Yong Ri mengutuk dirinya sendiri, tidak ada yang dia benci selain dirinya sendiri.

 

TBC

 

Miris ga part ini?? Poor Kyuhyun *di bakar SPARKYU*

Kalian benci ma Yong Ri?? Tolong jangan marah ya pada gadis malang itu, dia hanya mengikuti peran yang dibuatkan author gaje* nunjuk diri sendiri* untuk dirinya. Kalau mau menyalahkan salahkan saja gue yang lagi kesambet setan mana sehingga berani membuat raja evil ( read : Kyuhyun ) nelangsa sekali pada peran dia di FF gue *hug Ecung*

 

 

Gue kok ngerasa readersnya berkurang yah? Apa ceritanya semakin membosankan ?? Maaf deh kalo ceritanya tambah gaje .

 

Jangan lupa komen yah!! Jangan sampai julukan silent readers melekat pada pembaca FF gue. Yang udah setia sama gue selama ini makasih banget ya *BIG HUG*, yang udah ngasih saran, kritik atau bahkan hujatan(?) juga makasih~~ wkwkwkkwk

 

Seneng rasanya ngedenger beberapa orang terinspirasi untuk membuat FF dengan gaya gue*tapi sebaiknya jangan ditiru, karena menyesatkan(?)*

 

Untuk password part 10 gue kasih cluenya ya => nama fansnya Kang in *bukan raccoon yah!! *

Jadi yang udah tau, ga perlu nanya password lagi kegue ya, waktu part 10 gue post kalian bisa langsung masukin tebakan kalian^^.

Tapi kalo yang gatau tetep bisa nanya ke gue^^v

 

Okey cukup cuap-cuap gajenya, ga sabar nulis part NC~~ wkwkwk

 

JANGAN LUPA KOMEN yang berbobot^^

 

By @Riska_Fasyah (jangan lupa follow yah~~)

126 thoughts on “MEMORY and REVENGE part 9

  1. Doo joon ya…aaah author kenapa aku jadinya pengen akhir2nya itu di yong ri bisa balikan yaa ma doo joon…doo joon nya kasihan jg😦
    Udahlaa is jin rin sm seungri aja deeh🙂
    Huaaa uri evil yg sabar yaa..yg dilihat tidak selalu sesuai kenyataan koq #nepok pundak kyu# #plaaak#
    Hehhee aku lanjut baca part 10 dulu thor🙂

  2. bbrp malam baca,, dan sampailah pada part ini..
    bagus,, bikin penasaran.. Cuman ak sdikit teringat sama drama taiwan yg aku tonton dulu.. Tapi ini lebih complicated.. Dan bikin penasaran.. Selalu bisa ngepasin karakter dan kira2 pembaca bayanginnya gmna..🙂

  3. Yong ri..ayolah akui saja kalau kamu mencintai kyuhyun..
    Dan demi apa yong ri diam aja ketika seung ri menciumnya., ah aku nyesek pas baca bagian itu..
    Kyu kayaknya frustasi berat tuh -___-‘
    Yong ri ya~ ayo nyatakan perasaan mu yang sesungguhnya pada kyuhyun biar tu anak gak frustasi lagi..

  4. di part ini bener2 nguras esmosiii bgt!!
    youngri loe jngn kaya gitu, kasian kyuhyun sama seungrinya😦
    oohh cewe yg sama doojoon tuh jinri.
    nexttt ->

  5. Aq sedikit kehilangan ke’evilan kyuhyun…justru sifat tempramenny yg trlihat,mkin dbkin bgtu x ya krakter kyuhyun??

    .ah ya part ini bnr2 bkin nyesek,ap lg pas yong rin sengaja mencium seungri…na’as nasib kyuhyun!tp plng tdak yong rin menydari perasaanny trhdp kyuhyun

  6. huaaaa*nangis meraung2*
    kasian Kyu oppa…yong ri,,, kau jahat bgt bikin Kyu oppa sakit hati,,,hiks
    Oppa,,,sini sama aku aja (?)…..
    Oppa sabarlah…..
    Penasaran,,,lanjut lagi….hehehehe

  7. entah kenapa aku suka banget sama part ini..
    feelx dapett banget >.<
    kyuppa fighting,
    yeoja bukan hanya yongri seorang, masih ada akuu..😀

  8. wah..kyuppa kshan bgt nich ottoke??akh g rela dech kalo hrus sm seungri..tp doojoon kshan jg ya..sbnrnya apa sich yg d lakukan oleh ayahnya doo joon?apa bnr yongri udh g perawan?

  9. Yang paling kasian Seungri sebenrnya. Pasti sakit banget kalo tau cuma dijadiin pelampiasan doang. Huaa, author kenapa kejem banget sama baby panda? Kenapa, thor? Kenapa? *nangis unyu* *guncang2 pundak author* /lebay –”

    Eh, jadi cewe yg selama ini barengan Doo Joon itu si Jin Ri ya. Yaampun, ksian juga si Jin Ri.😥 Tapi kalo dibaca2(?) semua tokoh disini emang menderitanya ya, -kecuali si Taec, yg kayanya hepi2 aja idupnya -_-

    Part 10 ada nc ya, thor? Uwaa, pen baca doms. :* /ketauan otak gue yadong -_-

    Ehiya thor, sebelumnya aku minta maap ya baru sempet komen dipart ini -pdhl uda baca dari awal- / readers bandel. *dijewer author*😦

  10. waaa……kshn bngt drimu kyu#peluk kyu
    yong ri jg kshn,tp dsni jd serba slh,mw bhgia ja susah,posisi seung ri jg g enk,haahh….galau bkin smua

  11. Gregetan banget sih sama si yong ri. Jujur kek kalo suka kyuhyun gausah bikin kyuhyun sakit hati gitu/maaf ya thor gada maksud nyalahin yongri juga/tendang
    yg aku msh bingung,apa sih yg udh dilakuin bokap,a doojoon ke yongri,blm ketebak nih ;(
    oke next chap

  12. Bingung mau komen apa di part ini, yg jls mereka semua sama2 tersakiti..
    “Bahkan aku sudah lupa bagaimana rasanya menjadi gadis perawan “
    Speechless baca kalimat itu, padahal sudah bisa ketebak tp sekali lagi bikin penasaran..
    Kyuhyun tdk mungkin nyerah gitu aja itu bkn tipenya, dan sandiwara Yongri-Seungri sudah dimulai..

    *maaf kalo komenku double, aku ga tau kenapa.. ^^>

  13. Diusir dua-duanya hahahaha
    itu doo joon galau, emang susah sih disatu sisi benci banget sampe ke ubun-ubun, disisi lainnya suka juga..
    tuuuh seungri aja bisa ngerasain yongri suka sama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s