MEMORY and REVENGE part 10

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

            Cho Kyuhyun (Super Junior)

            Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

            Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

            Goo Hara (KARA)

            Ji Young (KARA)

            Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre : Romance, Tragedy, Drama

 Baca dulu :Part 9

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

 

~Chapter 10

 

-menurutku kalimat ‘ini salahku, maafkan aku’ jauh lebih baik dari pada kalimat ‘ aku menyesal ‘ paham bukan ?? – Riska Fasyah

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

 

Aku berbaring menatap langit-langit kamarku tanpa berkedip. Warna putih yang ada diatas sana tidak mampu menenangkan hatiku.Aku tidak pernah merasa segalau ini, bayangan wajah Kyuhyun masih belum mau pergi menghantuiku, bagaimana ekspresinya tadi ketika melihatku mencium Seungri didepan matanya ?

 

Dia pasti akan sangat membenciku . Tapi itu mungkin akan lebih baik untuknya. Memang seharusnya dia tidak perlu mengenalku, membuatnya menjadi menyukai gadis sepertiku hanya akan meyusahkannya. Kini aku merubah posisi tidurku dengan miring menghadap dinding kamarku. Aku mengambil handphoneku lalu mencari nama Kyuhyun di phonebookku. Ingin sekali rasanya menekan tombol hijau pada layar handphone ku dan menghubunginya. Bagaimana keadaannya sekarang ?? Tapi aku hanya bisa menahan hasratku untuk melakukannya. Hati-hati kutaruh handphoneku dibawah bantalku, dengan menarik selimut untuk menutupi tubuhku aku mulai menutup mataku, walau tidur bukan alternatif yang baik untukku karena aku yakin mimpi-mimpi itu akan terus menghantuiku, tapi apakah dengan aku membuka mataku akan jauh lebih baik. Yah walau bagaimanapun istirahat sangat diperlukan.

 

~

Aku terbangun tepat pukul 4 pagi dengan nafas yang tersengal-sengal dan tubuh penuh keringat dingin. Seperti biasa mimpi masa lalu akan menjadi jam wekerku dalam membangunkanku. Entah kapan mimpi ini akan hilang. Merasa obat sudah tidak bisa membantuku lagi dan rasa kantukku sudah hilang, aku bangkit dari tempat tidurku dan berjalan keluar dari kamarku menuju arah dapurku. Langkahku terhenti tepat didepan meja makanku ketika aku mulai teringat sesuatu. Kejadian beberapa hari lalu saat Kyuhyun menangis menceritakan kelakuan ibunya.

 

Aku menyentuh tepi meja makan itu dan mencoba kembali mengingat semua yang diucapkan Kyuhyun waktu itu, mengingat bagaimana ekspresinya ketika dia menangis didepanku, tanpa kusadari sebuah senyum tipis tersungging di bibir tipisku .

Aku mencoba mengalihkan pikiranku dan fokus pada tujuanku tadi. Aku kini telah berdiri didepan lemari pendingin milikku dan membukanya. Mengeluarkan sebuah botol mineral lalu menegak isinya.

 

Dengan masih membawa botol mineral itu, aku kembali menuju meja makanku dan duduk dikursi kosong yang tersedia didekatnya. Meletakkan botol mineralku lalu meletakkan daguku dimeja itu. Pikiranku terbagi antara mengingat saat Kyuhyun menangis didepanku, mengingatnya saat dia mengajakku kencan untuk pertama kalinya, mengingat bagaimana dia menolongku, dan semua itu hanya mengingatkanku pada satu orang yaitu CHO KYUHYUN.

 

Tapi aku tidak memilihnya . Ingin sekali mengatakan aku menyesal, tapi itu percuma saja menurutku, aku tidak ingin membawanya terlalu jauh, seperti ini akan jauh lebih baik kupikir. Ya..akan lebih baik, semoga saja aku tidak menyesal..

 

~

 

Aku memandang bangku kosong yang biasa ditempati oleh Kyuhyun. Tidak ada tanda-tanda Kyuhyun memasuki kelas ini. Bahkan aku bisa melihat Taechyeon yang duduk disebelah bangku kosong itu tampak sibuk memainkan ipad yang sedang dipegangnya. Dan tidak jauh dari Taechyeon bisa kulihat Goo Hara dan Ji Young yang mencuri pandang kearah Taechyeon . Entah apa yang mereka bicarakan. Masih sibuk memperhatikan kedua gadis itu , tiba-tiba saja Goo Hara menatapku yang membuat tatapan kami berdua bertemu, dengan cepat sebelum mereka mulai mencari gara-gara denganku aku mengalihkan perhatianku. Terlambat, Hara sudah mulai bangkit dari duduknya dan aku yakin berjalan kearahku diikuti oleh Ji Young yang selalu menguntit dibelakangnya.

 

Sebisa mungkin aku memfokuskan membaca buku kuliahku dan mengabaikan langkah kaki mereka yang semakin mendekat kearahku . Tapi belum sempat aku membaca beberapa baris pada bukuku, seseorang menutup bukuku secara kasar. Aku mendongak untuk menatap orang itu yang tak lain adalah Goo Hara dengan Ji Young yang berdiri dibelakangnya. Rambutnya yang dia gerai bebas menggambarkan kesan angker diwajahnya. Aku mencoba menatapnya sedingin dan sedatar mungkin.

 

“Merasa tenang karena selama ini ada yang melindungimu ?” tanya Hara sambil mendekatkan wajahnya kearahku .

“Tapi sepertinya pahlawanmu tidak berangkat ya..?” Hara memutar kepalanya kebelakang untuk meilirik bangku Kyuhyun yang kosong.

 

“Sebenarnya apa yang kau punya sehingga bisa membuat Kyuhyun seperti itu ?” Hara sudah berbalik menatapku tajam. Sama sekali aku tidak menjawab pertanyaannya justru menyingkirkan tangannya yang menyentuh bukuku dan hendak membuka bukuku kembali. Namun dengan kasar gadis ular ini justru mencengkram kedua pipiku dengan jari-jarinya yang lentik, mengarahkan wajahku untuk balas menatapnya.

 

“Kau sudah mulai berani sepertinya Yong Ri sayang…” bisik Hara didepan wajahku, nadanya yang amat sadis membuatku benar-benar muak menatap wajahnya. Sedangkan Ji Young dia hanya tersenyum kecil melihat apa yang Hara lakukan kepadaku.

 

“Pergilah…” ujarku pelan. Seketika senyum sinis diwajah Hara yang tirus menghiasi wajah lancipnya.

 

“Bahkan kau sudah berani mengusirku..ckckckck~~ seperti ini jadinya jika seseorang diberi jantung…” balas Hara lebih mengencangkan jari-jarinya dipipiku.

 

“Lepaskan tangan kotormu ! “ Suara seseorang yang sangat kukenal mengagetkanku dan Hara yang sontak membuat gadis itu melepaskan tangannya dari kedua pipiku.Kulirik Seungri yang berdiri dibelakang Ji Young. Kini kedua gadis itu ikut menoleh kebelakang kearah dimana suara Seungri berasal. Menyadari kehadiran Seungri , Hara dan Ji Young langsung merubah ekpresi wajah mereka menjadi sok manis dan tampang tak berdosa.

 

“Aigooo~~ Seungri-ya…” Hara merubah nada suaranya 180o. Bisa kulihat senyum buatan Hara yang membuatku ingin muntah melihatnya.

“Ji Young~ah kau menghalangi jalan Seungri “ Hara menegur Ji Young untuk menyingkir membiarkan Seungri mendekat kearahnya.

 

Ji Young sontak minggir dan membiarkan Seungri melanjutkan langkahnya. Seungri sempat melirik sadis kearah Ji Young lalu mulai menatapku.Tanpa memandang Hara sama sekali Seungri langsung menuju kemejaku dan bertanya padaku

“Kau tidak apa-apa ?” tanyanya pelan. Kulihat kedua alis Hara yang mengerut melihat Seungri yang terlihat sekali menaruh perhatian padaku. Dengan memandang benci kearahku Hara melemparkan tatapan pertanyaan seolah mengatakan –apa ini!! –

 

“Ne..” balasku singkat . Kini Seungri menghadapkan tubuhnya kearah Hara, secepat kilat gadis itu merubah ekspesinya dengan wajah manis tetapi sangat menipu.

 

“Pergilah ! “ ujar Seungri tajam yang langsung menghilangkan senyum palsu diwajah Hara

 

“Seungri~ya..tapi aku tidak melakukan apa-apa…” Hara mencoba menjelaskan dengan masih mencoba melemparkan senyumnya.

 

“Pergi..” Seungri menaikkan nada bicaranya “ Kalian berdua pergilah ..”

 

“Tapi kami….”

 

“Apa aku harus membentakmu hah ??” tanya Seungri tidak sabar.

 

Sambil melirik kesal kearahku , akhirnya Hara menyingkir dari hadapanku dan Seungri diikuti dengan Ji Young.Mereka kembali kekursi didepan mereka, kulihat mereka menghampiri Taechyeon dan berbicara secara ketus kepada pria itu.

 

“Kau sedang apa ?” tanya Seungri sambil duduk dikursi sebelahku yang memang kosong. Aku tidak menjawab pertanyaan Seungri karena masih sibuk memperhatikan Hara dan Ji Young yang masih berbicara dengan Taechyeon. Tidak perlu waktu lama kini Taechyeon memutar kepalanya setelah Hara menunjuk kearahku dengan dagu runcingnya.

 

Kulihat Taechyeon menatapku bingung . Dia memandang Seungri yang duduk disebelahku lalu kembali menatapku. Kini Taechyeon kembali menatap Hara dan Ji Young yang bisa kutebak Hara mengucapkan kalimat “lihat sendiri kan ?” .Aku mencoba untuk mengacuhkan mereka bertiga dan kembali menatap bukuku.

 

“Yong Ri~ya ? “ Seungri menegurku pelan.

 

“Hm…?”

 

“Kau melamun ?” tanya Seungri . Aku menggelengkan pelan kepalaku lalu menunjukkan buku yang kupegang kearah Seungri .

 

“Aku sedang membaca “ ucapku sekenanya

 

“Untuk besok kita jadi kan ? “

 

Aku sempat terdiam sebentar, namun menyadari ekspresi Seungri yang menunggu jawabanku. Aku mengangguk singkat “ jadi…” balasku . Kulihat Seungri tersenyum lebar kearahku. Sama sekali tidak ada hasrat untuk membalas senyumannya aku kembali menatap buku dan berusaha fokus menbaca semua tulisan yang ada dibuku ini.

 

*Jung Yong Ri POV END*

 

**********************

 

*Author POV*

 

~

“Kyuhyun~ah ? Kau masih tidur…ASTAGA !! Ada apa ini ! “ ucap Taechyeon kencang ketika mendapati kamar Kyuhyun dalam keadaan seperti kapal pecah.

 

“Apa yang terjadi dengannya ?” tanya Taechyeon pelan sambil menatap Kyuhyun yang sekarang sedang tertidur diatas tempat tidurnya sambil memiringkan tubuhnya menghadap sisi kiri kamarnya.Dengan melangkah hati-hati mencoba menghindari pecahan – pecahan kaca yang merupakan hasil dari perbuatan Kyuhyun menghancurkan kaca lemarinya Taechyeon berjalan menghampiri ranjang Kyuhyun dan segera menggoyang-goyangkan tubuh Kyuhyun.

 

“Hei Cho Kyuhyun! Apa yang terjadi ? Cepat bangun !! “ panggil Taechyeon keras. Hanya terdengar racauan tidak jelas dari Kyuhyun.

 

“Kyuhyun~ah !! Apa yang terjadi denganmu ! Hei bangun pemalas !! “ Taechyeon mengecangkan goncangannya lalu menarik tubuh Kyuhyun yang sekarang membuat lelaki itu terlentang .

 

“Aish…” Taechyeon sontak menutup hidungnya. Bau alkohol tercium kuat dari tubuh Kyuhyun.

 

“Hei, kau minum berapa banyak ! Kau itu tidak kuat minum tapi berlagak sekali. Cho Kyuhyun bangun atau aku akan menyiramkan seember air ke wajahmu ! “ ucap Taechyeon. Kini dengan kasar Tachyeon menarik kerah baju Kyuhyun dan membuat Kyuhyun membuka matanya. Belum sampai disitu Taechyeon mulai mendudukan Kyuhyun dan menyenderkannya diranjangnya.

 

“Sebenarnya ada apa denganmu ?” tanya Taechyeon sedikit khawatir. Kini Kyuhyun sudah membuka matanya. Tidak seperti biasanya, Kyuhyun pasti akan selalu marah jika ada yang mengganggu tidurnya, namun entah kenapa pagi ini hasrat untuk berteriak diwajah Taechyeon saja seolah hilang ketika satu bayangan gadis kembali menyeruak kepikirannya.

 

“Kau minum berapa banyak ?” tanya Taechyeon lagi, Kyuhyun tidak menatap Taechyeon kini pandangannya kosong menatap lurus kedepan.

 

“Kyuhyun~ah??”

 

“Dia tidak menyukaiku …” ujar Kyuhyun pelan

 

“Nde??”

 

“Jung Yong Ri tidak menyukaiku “ jawab Kyuhyun jauh lebih pelan.

 

“Kyuhyun~ah…”

 

“Aku tidak tahu kalau rasanya akan sesakit ini. Kupikir rasa sukaku hanya rasa suka biasa saja. Tapi ketika melihatnya….” Kyuhyun terdiam ,wajahnya yang selalu menampilkan kesombongan pada dirinya berubah menjadi seseorang yang sedang berusaha kuat menahan rasa sakit yang sudah mengiris-iris hatinya.

 

“Kenapa aku bisa menyukainya seperti ini…” gumam Kyuhyun kepada dirinya sendiri. Bingung mau menanggapi apa tentang masalah sahabatnya ini, Taechyeon hanya bisa memandang iba kearah Kyuhyun lalu berjalan mendekatinya. Perlahan Taechyeon meletakkan tangannya di pundak Kyuhyun dan menepuknya seolah memberikan semangat kepada sahabat terbaiknya itu.

 

“Sudahlah…” kini Kyuhyun menunduk sambil mengepalkan tangannya kuat. Ingin sekali mendatangi Yong Ri dan memaki gadis itu kenapa membuatnya gila seperti ini.Tapi Kyuhyun hanya bisa menunduk mencoba memaksa dirinya untuk membenci gadis itu.

 

~

 

“Kau mencarinya ?” tanya gadis yang selalu bersama dengan Doo Joon. Mendapati Doo Joon menghampiri kelasnya membuat gadis itu bisa menebak siapa yang dicari oleh Doo Joon.

 

“Ne..” jawab Doo Joon singkat sambil menengadahkan kepalanya untuk melihat kedalam kelas gadis itu untuk mencari seseorang.

 

Dia sudah pulang oppa ! “ jawab gadis itu singkat. Doo Joon hendak berbalik untuk menyusul seseorang ketika gadis itu kembali membuka mulutnya.

 

“Dia pulang bersama Seungri “ . Doo Joon kembali berbalik untuk menatap gadis itu .

 

“Dia pulang bersama Seungri, mereka sangat akrab “ ulang gadis itu sambil menekankan kata-kata ‘akrab’ pada kalimatnya.

 

“Bagaimana denganmu ? Kau tidak marah melihatnya bersama pria yang kau sukai ?” Doo Joon melontarkan pertanyaan kepada gadis yang ada didepannya

 

Terjadi perubahan ekspresi tidak suka dari sang gadis terhadap pertanyaan Doo Joon.

“Sudah kukatakan aku melepaskannya. Kau tujuanku sekarang ! “ balas gadis itu.

 

“Kau hanya membantuku, jangan pernah berharap lebih “

 

“Oppa !! Apa yang kita lewati bersama tidak ada artinya bagimu?”

 

“Cukup! “ potong Doo Joon tajam dan langsung meninggalkan gadis itu . Tidak ada yang bisa dilakukan oleh sang gadis selain memandang kecewa punggung Doo Joon yang telah menjauhinya. Tetap melanjutkan langkahnya gadis itu mulai menyusul Doo Joon.

 

*Author POV END*

 

***********************

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

Aku tidak menyangka Seungri mengajakku ke Chunggaecheon Stream Park, tempat dimana aku dan Kyuhyun sempat berkencan. Seungri baru saja membelikanku minuman kopi susu panas yang dijual dari mesin kopi otomatis yang berada diujung jembatan ini *karangan indah gue ini, mana ada mesin kopi nganggur terus diujung jembatan lagi >.< *

 

“Ini..” Seungri menyerahkan kopi susu itu kepadaku. Tanpa pikir panjang aku menerimanya dan segera meyeruputnya. Benar-benar menghangatkan dimalam yang dingin ini.

 

“Terima kasih…” ucap Seungri sambil melirik kearahku. Aku masih menatap lurus kedepan tidak berniat membalas ucapannya.Sedikit bingung mengapa justru dia yang mengucapkan terima kasih kepadaku.

“Terima kasih sudah menemaniku “ lanjutnya

 

Merasa teringat sesuatu aku menoleh dan melihat kesuatu tempat dibagian jembatan ini yang sekali lagi harus mengingatkanku kepada Kyuhyun. Aku masih ingat ditempat itu secara terang-teranganan Kyuhyun memproklamirkan bahwa aku resmi menjadi kekasihnya. Tetapi dengan tegas aku menolaknya saat itu. Aku memajukan bibirku tampak merasa meyesali saat itu, akan berbeda jadinya jika waktu itu aku langsung mengatakan iya.

 

“Apa yang kau lihat ?” tanya Seungri membuyarkanku

 

“Anii “ jawabku pelan dan kembali memandang lurus kedepan menikmati suara aliran sungai yang berada dibawah jembatan ini.

 

“Kau tidak suka ya ?” tanya Seungri dengan nada kecewa. Aku meliriknya sekilas

 

“Tidak..aku suka..” jawabku sekenanya  “Aku pernah kesini sebelumnya…” lanjutku

 

“Benarkah ??”

 

“Ne..”

 

“Kukira aku yang pertama membawamu kesini “

 

“Tidak apa-apa . Terima kasih  “ ucapku tulus. Walau aku sudah mencoba mengucapkan rasa terima kasihku secara tulus kepada Seungri entah kenapa pria ini tetap tidak tersenyum. Dia kini menatap lurus kedepan dengan tatapan yang tidak bisa kutebak. Apa dia kecewa dengan kencan hari ini ?

 

Tidak ada yang berbicara diantara kami. Aku terlalu sibuk dengan pikiranku , sesekali kurasakan Seungri melirikku namun tidak ada hasrat untukku mengeluarkan suaraku.

 

“Mungkin lebih baik kita pulang “ ucapku pelan setelah merasa bosan

 

“Sudah mau pulang ?” tanyanya

 

“Ne, aku lelah ..”

 

“Baiklah…”

 

Aku berjalan lebih dulu menyusuri jembatan ini, dengan masih meletakkan tanganku dibesi besar jembatan ini, aku terus melangkahkan kakiku, menikmati suara derap langkah kakiku sendiri disusul dengan derap langkah Seungri yang kini telah berjalan disampingku .

Kenapa aku tidak bisa merasakan perasaan yang sama ketika aku bersama Seungri. Seungri, dia selalu bersikap seperti melindungiku, tapi kenapa aku tidak pernah bisa memandangnya sama seperti ketika aku memandang Kyuhyun. Seungri memang baik sangat baik, tetapi bukan orang yang kusuka.

 

~

 

“Kau mau makan apa Yong Ri~ya ? “ tanya Seungri disebelahku , sekarang kami berdua telah berada dirumahku dan duduk di sofa yang terletak diruang tengah sambil menyaksikan acara televisi malam ini.

 

“Apa saja..” jawabku pelan tanpa memandangnya tengah sibuk mengganti channel TV yang menurutku hampir tidak ada acara yang menarik. Tidak sampai 3 detik aku telah mengganti channel tv ke chanel lain lalu terus menggantinya sampai kembali keawal lagi.

 

“Baiklah aku saja yang pesankan “

 

Kulihat Seungri mengeluarkan handphonenya lalu menelpon untuk memesan makanan cepat saji.

 

“Katanya agak terlambat, setengah jam tidak masalah kan menunggu ?” tanyanya

 

“Ne..” balasku singkat . Aku mulai merasa bosan terhadap acara-acara televisi itu, dengan kasar aku menekan tombol off di remote controlku yang membuat televisi layar datar itu mati. Kulempar remote itu kelantai tanpa memedulikan pandangan ganjil dari Seungri

 

“Kau kenapa ?” tanyanya lembut

 

“Tidak apa-apa “ ucapku singkat dan hendak bangkit dari dudukku. Belum sempat aku berdiri sepenuhnya Seungri telah menarik tanganku dan membuatku terduduk kembali.

 

*Jung Yong Ri POV END*

 

**********************

 

*Author POV*

 

~

“Tidak apa-apa “ jawab Yong Ri singkat dan perlahan berdiri berniat meninggalkan sofa ini. Namun belum sempat berdiri secara penuh Seungri telah menahan tangan Yong Ri dan menariknya membuat gadis itu kembali terduduk.

 

“Apa yang kau lakukan ?” tanya Yong Ri gusar

 

“Kau membenciku ?” tanya Seungri skaptis sambil menatap tajam Yong Ri

 

“Tidak “ jawab Yong Ri cepat

 

“Kenapa bersikap seperti ini kepadaku ?”

 

“Bersikap seperti apa ?” Yong Ri balas melontarkan pertanyaan kearah Seungri

 

“Kau tidak suka dengan hubungan yang kita jalani sekarang ?” tanya Seungri to the point

 

“kapan aku bilang begitu  ? ?”

 

“Apa kau tidak bisa menjawab saja pertanyaanku tanpa harus melontarkan pertanyaan yang lain “ .

 

“Yong Ri~ya jika kau tidak suka jangan pernah memulainya , kau membuatku tersiksa dengan sikapmu “ tambah Seungri dengan mimik gelisah

 

“Aku tidak bilang aku tidak suka “

 

“Apa kau menyukaiku ?” tanya Seungri yang membuat Yong Ri terdiam tidak bisa menjawap pertanyaannya .

 

“Aku tidak ingin memaksamu Yong Ri~ya “

 

“Sudahlah…” potong Yong Ri cepat

 

“Tidak, aku juga tidak ingin menjadi penghalang bagimu kalau seperti ini .”

 

“Aku tidak pernah mengatakan hal itu kan ?” tanya Yong Ri mulai gerah dengan sikap Seungri .

 

“Tapi sikapmu yang menunjukkan hal itu. Terlihat sekali kau tidak menyukaiku dan hari ini pun juga, kau tidak menikmatinya sama sekali kan ?”

 

“Aku tidak bilang begitu “

 

“Aish….Kalau begitu lakukan denganku ?” tantang Seungri .

 

Sontak kedua alis Yong Ri bertemu membuatnya berkerut karena terkejut mendengar ucapan Seungri.

 

“Apa kau berani melakukannya denganku ?” Seungri menatap tajam Yong Ri.

 

“Itu maumu ?” tanya Yong Ri pelan

 

“Ne !! “

 

Mereka saling berpandangan, Seungri menatap Yong Ri antara kesal terhadap sikapnya namun menatapnya juga dengan tatapan menantang seolah ingin Yong Ri membuktikan kata-katanya.

Tidak ada satupun kalimat yang keluar dari mulut Yong Ri.

 

Ketika Yong Ri menyadari wajah Seungri semakin mendekat kearahnya, sempat terbesit untuk berdiri dan menjauhinya. Tetapi jika Yong Ri pergi dia pasti akan semakin mengatakan bahwa Yong Ri tidak menyukainya.

Yong Ri tidak bisa menampik bahwa adanya Seungri disampingnya akan membuat Kyuhyun berhenti menyukainya, yang ada dipikiran Yong Ri hanya cara seperti inilah akan membuat Kyuhyun menjadi membencinya.

 

Melihat Yong Ri tidak menghindar kini tatapan Seungri lebih melembut. Dia menggeser tubuhnya untuk lebih dekat dengan mendekatkan wajahnya juga kewajah Yong Ri. Seungri melirik bibir Yong Ri lalu kembali menatap mata gadis itu . Yong Ri masih terdiam ditempatnya seolah menunggu Seungri mendaratkan bibirnya dibibir Yong Ri .

 

Bisa Yong Ri  rasakan hembusan nafas Seungri menabrak permukaan wajahnya.Hidung mereka bersentuhan saat ini. Dan sedetik kemudian Yong Ri  bisa merasakan bibir Seungri yang sudah dikenalnya mendarat mulus diatas bibir Yong Ri. Yong Ri bisa mencium aroma wajah Seungri yang wangi namun hal itu tidak membuatnya untuk ikut menutup kedua matanya. Sangat lembut Seungri mencium Yong Ri namun gadis itu masih belum membalas ciumannya sama sekali. Seungri menutup kedua matanya seolah menikmati ciuman yang menurut Yong Ri adalah ciuman sepihak yang mereka lakukan. Yong Ri  mulai merasakan sebelah tangan Seungri menyentuh kepala dan mengelus rambutnya.

Dan sebelahnya lagi mulai mencengkram lembut pinggannya dan menuju punggungnya untuk mengelusnya. Bahkan rasa merindingpun sama sekali tidak Yong Ri rasakan .Ketika Seungri memiringkan kepalanya kekiri dan kekanan Yong Ri hanya bisa mengikuti permainan Seungri tanpa menikmatinya.

 

Masih tidak mau menyerah Seungri yang menyadari Yong Ri masih belum membalas ciumannya mulai mengeluarkan lidahnya untuk menyapu permukaan bibir Yong Ri.

Kini kedua tangan Seungri telah berpindah untuk mengelus punggung gadis itu berusaha membangkitkan gairah (?)Yong Ri.

 

Ketika Seungri mulai menggigit kecil bibir bawah Yong Ri, gadis itu sedikit memundurkan wajahnya yang justru membuat Seungri lebih mendekatkan duduknya kearah Yong Ri dan menahan punggung Yong Ri membuat Yong Ri tetap berada dititik terdekatnya. Masih belum mau melepaskan ciumannya Seungri kini kembali menjilat bibir Yong Ri , tapi sampai saat itupun Yong Ri masih belum membalas sama sekali ciumannya . Yong Ri mengepalkan tangannya kuat berusaha membuat dirinya tetap sadar dan tidak terbuai atas perlakuan Seungri kepadanya. Dan ketika Seungri mulai menelusupkan sebelah tangannya masuk kedalam kemeja Yong Ri dan mengelus langsung kulit punggung Yong Ri membuat gadis itu semakin melebarkan matanya dan bergidik kecil .

 

Menyadari reaksi dari Yong Ri kini Seungri melepaskan ciumannya dan kembali menatap Yong Ri dengan tatapan sendunya .

 

“Kau tidak mengatakan kau tidak menyukaiku  kan ? Aku hanya ingin membuktikannya “ bisik Seungri yang kini kembali meraub(?) bibir Yong Ri dengan bibirnya . Yong Ri sedikit bergerak yang membuat Seungri sedikit merasa terganggu. Mulai merasa kesal dengan Yong Ri yang masih tidak membalas ciumannya kini Seungri melepaskan ciumannya dari bibir Yong Ri dan menuju keleher dan pundak Yong Ri . Ketika dirasakan oleh Yong Ri sebelah tangan Seungri mulai melepaskan kancing kemejanya satu persatu Yong Ri mencengram permukaan sofanya yang lembut, jika dia mendorong tubuh Seungri saat ini juga, Seungri akan semakin sadar bahwa dia tidak menyukainya . Mata Yong Ri mulai terasa panas, ingin rasanya berteriak bahkan menampar wajah Seungri yang melakukan hal ini kepadanya, namun ini semua tak lepas dari kesalahannya.Dia yang memulainya jadi dia juga yang harus menyelesaikannya.

 

Yong Ri mulai merasakan rasa basah dilehernya, dan dia berjengit ketika Seungri menggigit kecil lehernya. Tanpa sadar Yong Ri mendorong wajah Seungri yang membuat lelaki itu melepaskan bibirnya dan menatap Yong Ri gusar .

 

“Kau tidak suka ?”

 

Yong Ri hanya terdiam dan menatap Seungri, dia tidak bisa menahan lagi ketika titik-titik air mata mulai membasahi pipinya . Menyadari air mata Yong Ri, Seungri justru memindahkan bibirnya untuk kembali mencium bibir Yong Ri namun dengan lebih lembut dengan maksud bisa menenangkan gadis itu.

 

Sedangkan Yong Ri ,gadis itu masih membiarkan air matanya menetes tanpa membuat suara isakan sama sekali yang membuat dadanya semakin sakit. Masih belum ada hasratnya untuk membalas ciuman dari Seungri, Yong Ri sedikit mengakukan bibirnya yang sukses membuat Seungri berhenti menyusuri setiap lekuk bibir tipis Yong Ri dan mulai menyadari bahwa semua yang dia lakukan sia-sia.

 

Pelan dan lembut Seungri melepaskan bibirnya dan menarik wajahnya menjauhi wajah Yong Ri. Yong Ri menghembuskan nafas pelan lalu kembali menarik nafas panjang dengan menghirup banyak oksigen.

 

Kini Seungri telah menatapnya dan perlahan mengarahkan kedua tangannya untuk menyentuh kedua pipinya untuk menghapus air mata Yong Ri .

 

“Kau menangis ?” tanya Seungri lembut dan tampak merasa bersalah . Kali ini Yong Ri tidak bisa menahan isakannya. Walau pelan isakan Yong Ri mampu membuat Seungri tambah merasa bersalah kepada gadis itu. Dengan hati-hati Seungri mengancingkan kembali kemeja Yong Ri dan kembali menatap Yong Ri .

 

“Kumohon maafkan aku Yong Ri~ya..Aku…” Seungri mulai gugup menghadapi Yong Ri yang terisak lebih kuat .

 

“Kumohon jangan menangis, aku tahu ini salahku tidak seharusnya aku meminta hal ini padamu..” Seungri kini kembali mengusap air mata Yong Ri yang masih belum mau berhenti mengalir dari mata indahnya. Seungri mencoba mengusap kepala Yong Ri tetapi gadis itu hanya menunduk sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat .

 

“Yong Ri~ya..aku mohon maafkan aku….” pinta Seungri memelas . Yong Ri masih belum menjawab pertanyaan Seungri , gadis itu masih tertunduk mencoba menyembunyikan wajahnya. Walau sedikit ragu Seungri mulai menarik tubuh Yong Ri kedalam pelukannya. Tidak ada penolakan dari Yong Ri ketika Seungri menempelkan kepala Yong Ri didadanya, dan dengan hati-hati mengelus lembut punggung gadis itu berusaha menenangkannya. Sadar dengan kelakuannya tadi Seungri tidak bisa menutupi rasa bersalahnya. Apa yang ada dipikirannya tadi sehingga tega melakukan hal itu kepada Yong Ri .

 

“Maafkan aku Yong Ri~ya….” bisik Seungri pelan.

 

~

 

Kyuhyun baru saja memeriksa cairan infus ayahnya yang ternyata masih banyak dan sepertinya baru saja diganti. Mungkin ajuhmanya yang menggantinya. Kini Kyuhyun duduk disebelah ranjang sang ayah yang memang selalu tersedia kursi disamping ranjang ayahnya. Sambil membenarkan posisinya dan lebih mendekatkan dirinya kepinggir ranjang ayahnya, Kyuhyun mulai menyentuh tangan dingin ayahnya, dan menggenggamnya dengan penuh rasa kerinduan yang amat sangat . Kini Kyuhyun beralih untuk menatap wajah ayahnya yang pucat dan tak lebih seperti mayat hidup.

 

“Appa~~ Bagaimana kabarmu hari ini ?” tanya Kyuhyun berusaha tersenyum

 

“ Apa kau bisa  memberi tahu aku bagaimana rasanya mengatasi rasa sakit hati?? “ tanya  Kyuhyun pelan diiringi senyum sedihnya. Kyuhyun beralih untuk mengusap pipi sang ayah yang bisa ditebaknya dingin. Selang besar yang tersambung kemulut sang ayah membuat Kyuhyun benar-benar merasa tidak tega menyaksikan keadaan ayahnya. Bisa saja Kyuhyun memutuskan untuk menghentikan semua perawatan atas ayahnya, karena dokter sendiri telah menyerah dan hanya keajaiban saja yang bisa membuat ayahnya terbangun lagi dari komanya.  Tetapi Kyuhyun masih mencoba yakin pada ayahnya, yakin jika suatu saat sang ayah akan membuka matanya dan kembali menjalankan kehidupannya dulu yang sempat hilang.

 

“Gadis yang membuatku sakit hati benar-benar berbeda ~~ aku yakin kau tidak akan pernah bertemu dengan gadis seperti ini appa…” Kyuhyun memulai ceritanya.

 

“Saat pertama kali melihatnya waktu setahun lalu ketika aku mendapatinya berdiri ragu didepan kelasku , aku sempat bertanya kepadanya kenapa dia hanya berdiri, tapi dia justru memandang dingin kearahku~~ tapi aku tidak bisa menampik bahwa dia satu-satunya gadis yang paling manis yang pernah kutemui tanpa tersenyum “ Kyuhyun tersenyum sendiri ketika dia kembali mengingat kejadian tahun lalu.

 

“Aku semakin tertarik kepadanya ketika aku melihatnya dikurung dikamar mandi oleh orang-orang yang jahat terhadapnya, ketika aku membukakan pintu kamar mandi dan berhasil membebaskannya , sekali lagi dia hanya menatapku dingin tanpa mengucapkan terima kasih kepadaku, tetapi aku justru semakin penasaran terhadapnya “

 

“Tapi sepertinya cintaku bertepuk sebelah tangan appa ~~ dia tidak membalas perasaanku “ ucap Kyuhyun hampa

 

Tok!! Tok !!

 

Kyuhyun berhenti berbicara dan menoleh kebelakang untuk menatap pintu kamar ayahnya. Tidak lama muncul pembantu Kyuhyun dari balik pintu itu.

 

“Tuan muda~~ saya sudah menyiapkan makan malamnya ~~ “

 

“Ne, terima kasih ajuhma. Aku akan segera turun “ balas Kyuhyun pelan . Sang ajuhma telah keluar kembali dari kamar ayahnya meninggalkan Kyuhyun berdua dengan sang ayah.

Kini Kyuhyun kembali menatap wajah pucat ayahnya .

 

“Aku turun dulu ya~~ nanti aku akan kesini lagi untuk mengecek appa ~~ “ ujar Kyuhyun  “ Cepatlah bangun….” lanjutnya pelan. Kyuhyun mulai bangkit dari duduknya dan perlahan meninggalkan kamar ayahnya.

 

Tak lama setelah Kyuhyun pergi terdengar bunyi yang berasal dari layar monitor yang menghubungkan ketubuh ayah Kyuhyun dan muncul sebuah garis lurus dari layar tersebut. Ya sebuah garis lurus yang menandakan berhentinya detak jantung seseorang.

 

*Author POV END*

 

****************

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

“ Aku akan menganggapmu sebagai sahabatku saja mulai malam ini ! “

 

Aku menatap Seungri yang berdiri didepanku. Dia mencoba menyunggingkan senyumnya kearahku yang seperti biasa tak kubalas sama sekali

“ Jangan pernah membohongi dirimu sendiri Jung Yong Ri , jangan melakukan hal bodoh lagi . Jangan membuatku menjadi merasa salah paham padamu “ kini Seungri mendekat kearahku, dengan lembut dia menyentuh kedua pundakku dan mensejajarkan wajahnya dengan wajahku

 

“Aku tahu kau sama sekali tidak memiliki perasaan yang sama terhadapku , jujur sangat menyakitkan menerima kenyataan itu. Tapi aku bukanlah orang yang tega memaksakan perasaan seseorang terhadapku . Jika kau tidak memilihku aku akan terima, tapi jika kau mencoba menyiksa dirimu sendiri aku tidak akan memaafkanmu ….”

 

Seungri menurunkan tangannya lalu meremas lembut telapak tanganku

 

“Seungri~ssi kau tidak perlu….”

 

“Tidak apa-apa . Sekarang hubungan kita hanya antar sahabat, aku akan menganggapmu sebagai wanita biasa yang sebelumnya aku tidak punya perasaan apa-apa terhadapmu . “

 

“Aku…..”

 

“Maafkan aku “ ucap Seungri pelan “ Kejadian tadi, aku benar-benar minta maaf . Aku merasa seperti orang yang jahat . Maafkan aku Yong Ri~ya…”

 

Aku memandang lekat-lekat pria yang berdiri dihadapanku ini, ketulusan dan rasa bersalah bersalah terukir jelas diekspresinya. Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutku untuk menanggapi permintaan maafnya.

 

“Baiklah, aku harus pulang . Lagi pula besok kita ada kuliah pagi bukan ~~ “ Seungri mulai membalikkan tubuhnya dan berjalan kearah pintu depan rumahku. Aku mengikuti lagkahnya dari belakang .

 

Seungri membuka pintu rumahku dan mulai melangkahkan kakinya keluar dari rumahku.Dia kembali berbalik untuk menghadapku

 

“Istirahatlah…” perintahnya  “ Sekali lagi , maafkan aku …”

 

Seungri kembali membalikkan tubuhnya dan mulai melanjutkan langkahnya menuju mobilnya yang diparkir tidak jauh dari rumahku.

 

“Seungri~ssi ! “ panggilku tiba-tiba yang spontan membuat Seungri berhenti dan kembali berbalik untuk menatapku

 

“Aku tidak apa – apa “ ucapku sedikit mengeraskan suaraku. Seungri hanya tersenyum lembut kearahku lalu mengacungkan jempolnya dan kembali berbalik dan akhirnya masuk kedalam mobilnya. Tidak lama kemudian, mobilnya telah pergi dan membelah jalan raya . Aku kembali masuk kedalam rumahku mencoba menenangkan diriku sendiri.

 

~

 

Aku sedikit terlambat hari ini berangkat kekampusku. Dengan tergesa-gesa aku memasuki kelasku. Aku melirik bangku Kyuhyun yang masih kosong, tetapi kali ini kursi Taechyeon juga kosong disusul degan kursi Goo Hara dan Ji Young, bahkan aku mulai sadar beberapa kursi dikelas ini memang kosong.

 

Seorang wanita melambaikan tangannya kearahku, dan aku bisa melihat Choi Jin Ri yang melakukannya. Dia sudah menempati kursi kosong yang berada disebelah kursiku.Tidak lama kemudian aku sampai ditempatnya dan segera duduk disampingnya.

 

“Pagi..” sapanya ramah

 

“Ne, pagi…” balasku . Aku kembali mengedarkan pandanganku kepenjuru kelas ini. Keadaan sepi dikelas ini membuatku merasa aneh .

 

“Kenapa sepi ?” tanyaku kepada Jin Ri.

 

“Kau belum mendengarnya ?”

 

“Ada apa ?” tanyaku sambil mengerutkan kedua alisku.

 

“Kyuhyun..dia….”

 

“Yong Ri~ya!! “ panggil seseorang meneriakkan namaku. Aku mengalihkan pandanganku dari Jin Ri dan menoleh kearah sumber suara dan mendapati Seungri yang berjalan tidak sabar kearahku. Wajahnya yang panik membuatku merasa sedikit was-was .ada apa dengannya .

 

“Yong Ri~ya..” ucap Seungri sambil berusaha mengatur nafasnya yang sedikit tersengal .

“Ada apa ?”

 

“Kyuhyun …” hatiku mencelos mendengar nama Kyuhyun disebut olehnya. Ada apa dengan Kyuhyun, kenapa Seungri terlihat begitu panic.

 

“Kenapa ..? “ tanyaku pelan berusaha menyembunyikan rasa penasaranku .

 

“Ayahnya…” Seungri mencoba menarik nafas sebentar lalu kembali berkonsentrasi untuk berbicara kepadaku . “Ayah Kyuhyun meninggal Yong Ri~ya…..”

 

Tanpa sadar mulutku terbuka mendengar kabar dari Seungri . Sekelebat wajah Kyuhyun lewat dibenakku. Ayahnya meninggal ??

 

“Benarkah ?? “ tanyaku pelan berusaha mengatur nada suaraku

 

“Ne, tadi malam “

 

“Tadi malam ?” tanyaku kaget . Aku sontak berdiri dan menatap Seungri .

 

“Sekarang mereka ada dipemakaman, kau mau kesana ?” tawar Seungri. Tanpa ragu aku mengangguk mantap

 

“Ya sudah ayo…” aku menoleh sebentar untuk menatap Jin Ri

 

“Kau mau ikut ?” ajakku

 

“ehm..aku tidak begitu mengenalnya, tapi aku turut berduka cita” ucap Jin Ri.

 

“Ayo Yong Ri~ya!! “ Seungri mengingatkanku

 

“Ne ! “ aku segera mengikuti Seungri yang berjalan didepanku.Agak tidak sabar Seungri segera menarik tanganku dengan maksud mempercepat langkahku. Aku sempat melirik kebelakang untuk kembali melihat Jin Ri, tetapi entah hanya perasaanku atau tidak Jin Ri menatapku dengan tatapan yang aku tidak kenal dari dirinya. Suatu kebencian yang amat sangat terpancar jelas dari matanya. Ada apa dengannya ?

 

Tarikan tangan Seungri kembali menyadarkanku dan membuatku kembali menatap kedepan. Sekarang bukan saatnya memikirkan arti tatapan Jin Ri kepadaku. Kyuhyun bagaimana perasaannya sekarang.

 

~

 

Akhirnya aku dan Seungri sampai dipemakaman yang dimaksud . Aku tahu ini adalah pemakaman untuk orang-orang elit. Tidak semua orang bisa dimakamkan dipemakaman ini, benar-benar untuk orang penting. Aku ingat Jung Ajuhsi sempat akan dimakamkan disini, tetapi didalam wasiatnya dia tidak ingin dimakamkan disini justru memilih sebuah pemakaman kecil di Daegu yang aku ingat disebelah makamnya terdapat sebuah makam seorang wanita yang ternyata Jung Ajuhsi ingin dimakamkan disebelah makam itu. Entahlah siapa makam wanita itu.

 

Kembali kemasaku sekarang, aku dan Seungri sempat dilarang masuk kedalam komplek pemakaman oleh petugas pemakaman yang bertugas, tapi setelah kami mengaku sebagai teman dari Cho Kyuhyun dan menunjukkan kartu identitas kami serta kartu mahasiswa kami , barulah petugas pemakaman itu  mengijinkan kami untuk masuk.

 

Beberapa mobil mewah berwarna hitam sudah mulai keluar dari kompleks pemakaman melalui gerbang utama, apakah pemakamannya sudah selesai ?? Kini aku sedikit melenggangkan leherku untuk melihat kesalah satu bagian komplek pemakaman ini yang tepat berada disamping pohon ginko  besar yang memang satu-satunya pohon Ginko yang ada dipemakaman ini.

 

“Sepertinya disana ..” Seungri berbicara padaku .

 

“Ne..” jawabku singkat masih mencoba mencari sosok yang aku ingin sekali melihatnya.

 

Dengan mengikuti Seungri yang berjalan didepanku, aku dan Seungri berjalan menuju beberapa kumpulan orang-orang yang menggunakan pakaian serba hitam. Aku tidak tahu apa yang menyebabkan jantungku berdetak lebih cepat seolah berkerja 2 kali lipat. Semakin langkah ini mendekat kesekumpulan orang-orang itu aku seolah merasakan suatu perasaan kehilangan yang amat sangat.

 

Rasa itu bertambah kuat ketika aku bisa melihat sosoknya. Sosoknya yang berdiri tegak dengan setelan jas hitam yang melekat pas pada tubuhnya, sebuah kaca mata hitam menutupi kedua matanya yang aku akui adalah mata tersendu yang pernah aku lihat. Sosoknya yang tinggi dan sedikit kurus(?) cukup menjulang akan membuat semua orang fokus melihatnya sebagai anak tunggal yang baru saja kehilangan ayahnya.

 

Aku dan Seungri akhirnya sampai tepat dimana Ayah Kyuhyun sudah dimasukkan keliang kuburnya. Mataku tidak terfokus untuk melihat gundukkan tanah yang masih basah itu, melainkan menatap lelaki tegap yang berdiri disebrangku yang masih belum menyadari kedatanganku. Walau ditutupi oleh kaca mata hitamnya, aku bisa merasakan bahwa Kyuhyun hanya memandang gundukan tanah pemakaman ayahnya.

 

Tidak terlihat air mata yang membasahi Kyuhyun dipipinya yang putih. Dia hanya mengunci mulutnya dan sesekali menghembuskan nafas berat. Beberapa orang sudah mulai meninggalkan pemakaman ini, ada yang menepuk punggung atau pundak Kyuhyun seolah memberikan semangat kepadanya. Bagaimana perasaannya sekarang ? Kenapa aku justru merasa sesak melihatnya seperti itu. Seharusnya dia menangis atau berteriak yang akan membuat dadanya tidak sesak. Kini aku bisa melihat Taechyeon yang berdiri tak jauh dari Kyuhyun seolah tetap setia menunggui sahabatnya itu.

 

“Berani juga kau kesini membawa pacar barumu …” bisik seseorang disebelahku. Sontak aku menolehkan kepalaku kesebelah kiri karena suara itu memang berasal dari sisi kiriku.

Goo Hara berdiri disebelahku dan tentu saja disebelahnya ada Ji Young yang seolah seperti kembarannya yang akan mengikuti Hara kemana saja.

 

Aku mencoba mengabaikannya dan kembali menatap lurus kedepan

 

“Aku tidak menyangka kau sudah diberi hati oleh Kyuhyun tapi justru menusukknya..ckckck~~ seperti itulah wanita jalang bertingkah …” desisnya tajam.

 

Tanpa bisa kutahan telingaku menjadi sangat panas mendengarkan ucapannya. Dengan kesal aku menoleh untuk menatapnya , mencoba memancarkan kebencian yang kupunya yang sudah sangat kutahan terhadapnya.

 

“Kupikir penjilat sepertimu tidak lebih baik dariku …” bisikku kasar yang berhasil membuat wajah Hara semakin keras karena mendengar perkataanku.

 

“Ternyata kau telah banyak berubah ya..” kini Ji Young yang berbicara sambil mencibirkan bibirnya kearahku.

 

“Kau bermuka dua kan..berusaha mendapatkan Kyuhyun dan Seungri sekaligus “ Goo Hara mendelikkan matanya yang lebar kearahku.

 

“Apa kalian tidak mencoba mengaca untuk melihat diri kalian sendiri seperti apa..” balasku

 

“K..kau…”

 

“Ayo..!! “ tiba-tiba Seungri menggandeng tanganku dan menarikku menjauh dari 2 gadis ular itu. Aku sempat melihat ekspresi frustasi dari Hara yang lagi-lagi melihat Seungri menolongku untuk menghindar dari cengkraman dua wanita itu.

 

Seungri mengajakku untuk berdiri dibelakang Kyuhyun dan Taechyeon .Akhirnya pemakaman ini benar-benar sepi, hanya tinggal Kyuhyun dan ajuhmanya yang berdiri tak jauh darinya dengan membawa beberapa ikat bunga . Lalu Taechyeon yang masih setia menunggu dibelakang Kyuhyun, Goo Hara dan Ji Young baru saja meninggalkan pemakaman ini, bahkan dia masih sempat melemparkan pandangan kearahku yang aku artikan dia seolah mengatakan – urusan kita belum selesai- . Lalu aku dan Seungri yang masih berdiri dibelakang Kyuhyun dan Taechyeon. Sepertinya Kyuhyun masih belum menyadari kehadiranku dan Seungri .

 

“Tuan muda lebih baik kita pulang “ kudengar suara ajuhma dari Kyuhyun yang mencoba berbicara dengannya . Kyuhyun masih belum menanggapi ucapan ajuhmanya itu. Berusaha membantu kini Taechyeon maju selangkah kedepan mendekati Kyuhyun lalu menepuk dengan lembut pundak Kyuhyun

 

“Kyuhyun~ah ..lebih baik kita pulang “ ucapnya .Kyuhyun mulai menunjukkan reaksinya , dia menoleh tipis kearah Taechyeon dan mulai mengangguk kecil, yang membuat Taechyeon tersenyum tenang.

 

Bisa kulihat dari belakang Kyuhyun membuka kacamata hitamnya lalu menyerahkan kepada ajuhmanya yang langsung disambut oleh wanita setengah baya tersebut. Aku sedikit mengepalkan talapak tanganku ketika aku mulai menyadari Kyuhyun dan Taechyeon akan berbalik .

 

Dan seperti dugaanku, Kyuhyun dan Taechyeon cukup terkejut melihat keberadaanku dan Seungri yang sudah berdiri dibelakang mereka. Mencoba mengatasi kecanggungan yang ada Seungri berusaha mencairkan suasana. Dia membungkuk sedikit kearah Kyuhyun, Taechyeon lalu ajuhma itu.

 

“Aku turut berduka cita Kyuhyun~ssi “ ucap Seungri sopan.

 

“Ne, terima kasih “ jawab Kyuhyun pelan. Tidak ada ketegangan dari nada suaranya . Aku masih terdiam ditempatku tidak berani menatap Kyuhyun sama sekali.Aku memberanikan diri untuk meluruskan tatapanku dan tepat sekali mataku dan Kyuhyun bertemu. Kakiku lemas melihat matanya yang sedikit merah. Apa dia menahan air matanya ? Aku mencoba membuka mulutku untuk berbicara dengannya namun dengan cepat Kyuhyun telah mengalihkan tatapannya kearah Seungri lagi .

 

“Maaf, aku harus pulang “ ujar Kyuhyun

 

“Oh..Ne, hati-hati “ jawab Seungri tulus, Kyuhyun menganggukkan kepalanya sopan kearah Seungri, lalu tanpa memandangku lagi, dia berjalan melewatiku tanpa mengatakan apa-apa. Bahkan aku sempat melihat Taechyeon yang menatap kearah Kyuhyun lalu menatapku bingung. Kyuhyun benar-benar menganggapku tidak ada. Bahkan melirikku ketika dia melewatiku saja tidak. Aku tidak bisa menggambarkan perasaan yang kurasakan saat ini. Seperti ada sebuah batu besar yang mendindih paru-paruku sehingga susah untuk bernafas yang membuatku merasa sangat sesak.

 

Apakah dia sudah benar-benar membenciku sampai melirikku pun dia tidak sudi. Tapi bukankah ini yang kumau, dia membenciku dan bisa berhenti menyukaiku. Seharusnya aku senang bukan ? Caraku berhasil .

 

Tetapi kenapa bukan perasaan itu yang kurasakan! Kenapa justru rasa sakit yang amat menyesakkan yang membuatku tidak bisa menahan rasa panas dimataku. Aku mulai menundukkan kepalaku mencoba menahan getaran dibibirku dengan menggigitnya kuat. Aku mencengkram sisi bajuku kuat mencoba menahan air mataku agar tidak jatuh.

 

Tapi aku menyerah, , aku tidak bisa menahannya ketika air mataku dengan cepat jatuh langsung menghantam tanah yang kupijak . Aku benar-benar tidak bisa menahannya, sebuah isakan mulai keluar dari mulutku.Ingin sekali menyumpal mulutku sendiri yang tidak bisa menahan suara isakanku.Getaran kurasakan tidak dibibirku saja, kini mulai menjalar kepundakku yang semakin ingin membuatku terisak kuat.

 

“Yong Ri~ya….”

 

“Seharusnya aku senang kan ? Seharusnya aku senang . Aku berhasil membuatnya jadi membenciku …” isakku pelan .

 

“Yong Ri~ya “. Aku tidak ingin mengatakan aku menyesal, tapi aku tidak bisa menampiknya. Aku menyesal !! Cho Kyuhyun aku menyesal !!

 

TBC

*

Huahhhh~~~ Gimana part ini ? Semakin gaje dan nista kah??

 

Gue mau ingetin yah, ini bukan PART NC ya BUKAN!! Part NCnya masih belum dipost, sabar ya readers yang budiman, baik hati, rendah hati ,rajin menabung di warung(?) dan jujur.

 

Kasian sekali nasib Yong Ri, tetapi kasian juga nasib Kyuhyun *plakkk .

Masih pada setiakah ma FF gue yang GAJEnya ga ketulungan ini .

Semoga ajah ya…

 

Ada saran atau krikik bahkan hujatan yang mau disampaikan kegue.? Sampaikan aja yah ~~ ga usah malu atau takut, gue ga makan orang kok *cuman minum darah manusia ajah*

 

JANGAN LUPA KOMEN kalo ga mau BISULAN di PANTAT yaw…

Jangan komen yang biasa tapi yang LUAR BIASA, 1 halaman Micsrosoft wordpun pasti gue tampung komennya *PLAKK

 

Oh iya, gue tegesin buat cerita ini memang ada sisi Darknya, tapi itu bukan tujuan gue. Dari awal gue udah negessin Genre FF ini Romance, Tragedy ma Drama . Jadi walau bagaimanapun sisi Romantisme yang menjadi pokok utama dicerita ini. Konflik yang gue buat itu cuman hiasan aja di FF gue biar bisa diinget ma pembaca. Hehe^^

 

Okey udah cuap-cuapnya, ketemu dipart 11, karena masih ada masa lalu Yong Ri yang belum terungkap dan nasib balas dendam dari Doo Joon *suami ke 144 gue~~

Bye..bye.. KEEP RCL !!

 

By : @Riska_Fasyah (jangan lupa follow yah^^)

139 thoughts on “MEMORY and REVENGE part 10

  1. nasib nya kyu kok naas gini siiii… penasarn crita slanjutnya.. ak mnta pw ya chingu..
    bharap di part slanjutnya nasib kyu makin baik,, amin.

  2. Tuh..kan kyu nya ngambek, yong ri sih gak mau jujur sama perasaan sendiri.
    Penyesalan itu emang selalu muncul di akhir..
    Chingu..aku mau baca yang part 11 nya dong, penasaran gimana tindakan yong ri slanjutnya supaya kyuhyun gak bersikap dingiin lagi sama yong ri.

  3. kyu pura2 ga kenal ma youngri😦
    kasian bpk’a kyu mnggal uda gitu nasib cinta’a galau.
    chingu aku mau baca part 11 tp di protect. minta pw’a lwt apa chingu😀

  4. Wah sumoah nie ff dapet bangey feel nya

    Keren dech eonnie
    Mau baca ampe abis hehehe

    Mau minta password nya dong eonnieee

  5. hhaaahh,,,,aku turut berduka cita y Oppa…
    Aduh,,,,yong ri gmana sih????? bilang maaf kek sama Kyu oppa,,,apa kek biar kyu oppa gk salah paham…
    ah,,,bukankah mmg itu yg yong ri mau??? aduuhhh,,, aku bingung…. Yong Ri bilang suka aja sama Kyu oppa knp sih??? knp dia gk mau bawa KYu oppa ke hidupnya??? padhl Kyu oppa sdh nrima dia apa adanya…..*sok tau*
    aduuuhh oppa kau baik sekali,,,saranghae ….(?)

  6. aigoo,
    kyuppa.. yang tabah yaaa, tuhan tidak akan memberi cobaan yg melebihi kemampuan umatnya,
    yang sabar ya oppaaaaaaaa.. #nangis2 gaje T.T
    YONG RI, I HATE YOU !! xP

    bagi pw part 11 dongg unnieee.. ^^

  7. Aku suka ff ini, pertama karena kyu bias aku, kedua karena seungri yg aku suka d big bang trus yg ke tiga doojoon yg aku suka d b2st. Tapi selain ketiga alasan ini, yg paling aku suka di ff ini adalah ceritanya yang unik,. aku jarang nemu ff yg benar2 bikin aku penasaran.

  8. Kyanya jung ajussi itu appanya youngri deh bener g ya tebakan q…”
    oh ya thor minta PW yg part 11 dong q dah sms sma krim pesan di fb tapi blom dibls” thor… Plisss bls ya q dah 19 taun kok kekeke

  9. Masih ngerasa kasian sama Seungri, uwaa Baby Panda malang nian nasibmu. Yuk pacaran ama aku aja, mumpung lagi jomblo nih akunya. :*

    Si epil juga kesian banget. Ditingaal pergi ayahnya pas lagi patah hati, padahal dia sayang banget sama ayahnya. Ampe 2tahun nunggu ayahnya bangun dari koma, tp malah meninggal.:/

    Jin Ri jadi benci sama si Yong Ri ya ini ceritanya? Yaampun kenapa jadi benci sama Yongri semua. -_-

    Kirain ini part bakalan ada ekhemnya, ternyata engga ya.😀.

    Makin pensaran ih, Doo Joon tumben ga muncul ngomong2. Tancap part 11. Fufufu!!! ^^

  10. dasar yong ri bodoh
    baru nyesel kan skrg
    kasian bgt kyu disini sedih bgt miris nasibny
    dan yong ri sukurin baru sadar kan kebodohanny

  11. Kereen..,
    konflikny kerasa bgt.., yong ri ky ny hatiny udah kebas bgt ya..,
    seung ri ., bnr2 bnyk b’korban.,
    kasian kyu, tk kira appa ny nnti bangun.,
    bahasany, alurny, konflikny kren unn ~🙂

  12. ga di kasih masuk ke pemakaman ??
    Bajunya kurang sopan kali !
    #dibakar author…
    Huwa,,, yang sabar ya oppa,,,
    Turut berduka cita
    #pasang spanduk besar

  13. daebakkkk,
    kasian liat kyu, udah patah hati ditinggal ayahnya juga.. *sabar ya kyu
    sungguh menyentuh hati membacanya T_T
    mau baca part 11 donk,
    blh mita pwrdnya ga?
    kamsahamnida🙂

  14. akhirnya bisa ngelanjutin lagi baca nie FF… sembari nunggu waktu sahurrr… ga bisa tidur takut kesiangan.. hehehe

    OkeLah
    Next!!

  15. rahasia apa lagikah yang masih belum terungkap kenapa nasib yong ri semiris inu ahhh kapan dia bahagianya aku kasian banget asli dan lagi tadi aku pikir yongri akan melakukan itu dengan seungri untung aja tidak jadi soalnya aku rada tidak rela hehe

  16. Kyuhyun bilang suka yongri,dia galau,,, kyuhyun udh benci masih aja galau,, duh serba salah ya.
    masa lalu yong ri belum keungkap smw nih,masih penasaran knp dia jd sedingin itu..dan buat kyu,trut berduka cita jg ya*gandeng donghae*
    oke next chap

  17. Sukses buat nangis di part ini..
    Apalagi ngeliat keadaan Kyu..
    Ah! Masalalu Jinri jg bikin penasaran, astaga, sumpah demi apa baru part 10 udah bikin aku campur aduk emosinya..
    Yongri-ssi, jk ada kesempatan lagi jgn sia-siakan kesempatan itu jgn seperti saya*curhat

    Izin baca next part..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s