MEMORY and REVENGE part 5

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

            Cho Kyuhyun (Super Junior)

            Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

            Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

            Goo Hara (KARA)

            Ji Young (KARA)

            Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre : Romance, Tragedy, Drama


Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

 

~Chapter 5

 

-Rasa suka dan cinta yang dirasakan oleh seseorang adalah salah satu perasaan termurni yang dianugrahkan Tuhan kepada mahlukNya- Riska Fasyah

 

*Jung Yong Ri POV *

 

~

Aku dan Seungri saling menatap saat ini, hanya saja kami menggunakan tatapan yang berbeda. Aku menatapnya tidak percaya setelah mendengarkan apa yang dia ucapkan barusan padaku. Sedangkan Seungri balas menatapku seolah mengatakan –semua yang kukatakan adalah kejujuran- .

 

“Aku menyukaimu..” ulangnya pelan namun mantap. Aku telah menelan semua makananku sehingga aku merasa lebih baik dalam menanggapi pernyataannya. Kupikir aku tidak perlu berfikir untuk menjawabnya.

 

Kuletakkan sumpitku dimeja lalu lebih fokus menatap Seungri .

 

“Kau salah orang “ jawabku asal. Alis Seungri saling bertaut ketika mendengarkan ucapanku.

 

“Bagaimana mungkin aku salah orang, memangnya ada orang lain yang ada dihadapanku ? Memangnya diruangan ini ada yang bernama Yong Ri selain dirimu ? Jadi mana mungkin aku salah orang ? “ balas Seungri

 

“Kau salah orang dalam mengungkapkan perasaanmu “ balasku

“Ani ! Aku memang menyukaimu. Memang kutujukan untukmu ! “

 

Aku tertawa sengit kali ini, lalu kembali menatap Seungri lebih tajam kali ini.

“Apa yang membuatmu menyukaiku ?? “ tanyaku skaptis kepadanya

“Apa menyukai seseorang perlu alasan?? “ Seungri balik bertanya padaku

“ Kalau kukatakan aku menyukaimu ya aku sendiri tidak tahu. Tanyakan pada dirimu sendiri, kenapa kau selalu muncul dipikiranku ! Aku juga cukup tersiksa, tapi perasaan sukaku padamu lebih membuatku tersiksa dari pada sikapmu yang selalu saja acuh kepadaku “ jelas Seungri panjang lebar. Kami masih saling menatap sekarang, aku tidak bisa menampik mata Seungri memancarkan kejujuran yang sudah sering kulihat dari matanya.

 

“Lebih baik jangan menyukaiku ! “ ucapku sambil berdiri dari kursiku. Nafsu makanku hilang begitu saja . Seungri ikut berdiri, dia segera menahan tanganku ketika dia tahu aku ingin meninggalkan meja makan ini.

 

“Setidaknya beritahu alasannya kenapa aku tidak boleh menyukaimu?? Ada yang kau sukai ?? Atau kau sudah mempunyai seorang kekasih ?” tanyanya sedikit memaksa. Dengan memasang wajah ketusku, aku menghempaskan tangannya begitu saja

 

“Lebih baik kau pulang ! “ usirku kepada Seungri, aku meninggalkannya dimeja makan dan hendak berjalan menuju kamarku. Dengan cepat Seungri telah mencegah langkahku dengan berdiri dihadapanku, menghalani jalanku.

 

“Jelaskan dulu ! “

 

“Minggir !! “

 

“Apa susahnya sich memberi tahu alasannya ? “ paksa Seungri

 

“Apa perlu alasan jika kita tidak mau menjawab sebuah pertanyaan ..” ucapku sambil menekankan nada menyindir pada kata-kata ‘alasan’ . Seungri terdiam mendengar ucapanku.

 

“Kau sudah tau pintu keluarnya bukan ?” aku menatapnya sekilas, lalu berjalan melewatinya. Ketika aku siap membuka pintu kamarku, langkahku terhenti ketika kudengar Seungri mengatakan sesuatu dengan sedikit mengeraskan suaranya.

 

“Aku tidak akan pulang sampai kau memberi tahuku alasan yang jelas, kenapa aku tidak boleh menyukaimu !! “

 

Aku kembali menghentikan langkahku. Sambil mencengkram kuat engsel pintu kamarku, aku menggigit bibir bawahku, berusaha menahan rasa kesalku pada Seungri. Mencoba mengatur emosiku,aku menghembuskan nafas pelan, lalu kembali berbalik dan menatap Seungri. Dia balas menatapku seolah menantangku untuk berani menjawab pertanyaannya. Huh !! Siapa peduli dengan pertanyaan bodohnya itu. Aku berjalan cepat kearahnya, dan tanpa pikir panjang menarik tangannya. Seungri cukup terkejut tindakanku, tetapi dengan cepat aku menarik tubuhnya dan membawanya kearah pintu depan. Aku membuka kasar pintu depan rumahku, lalu dengan mengumpulkan kekuatanku selama sepersekian detik aku mendorong tubuhnya hingga berhasil membuat tubuh Seungri terdorong keluar dari rumahku.

 

“Hei ! Hei !!” teriak Seungri dia sedikit oleng sepertinya .

 

“Aw..” terdengar suara seorang wanita dibelakang Seungri. Dengan sigap Seungri telah berhasil menjaga keseimbangannya dan kembali berdiri tegak.

 

“Kau hampir saja mencelakaiku !! “ ucap Seungri dengan nada yang berlebihan, yang menjadi perhatianku saat ini bukanlah Seungri yang sedang mengomel padaku melainkan seseorang yang sekarang sedang berdiri dibelakang Seungri.

 

“Jin Ri~ssi?? “

 

Seungri ikut membalikkan badannya setelah sadar dengan tatapan mataku yang bukan tertuju padanya, melainkan pada seseorang yang berdiri dibelakangnya.

 

“Annyeong Yong Ri~ya? “ sapa Jin Ri sambil membungkukkan badannya. Aku membalasnya singkat. Kini tatapan Jin Ri beralih menatap Seungri dan membungkuk kearah Seungri juga yang dibalas dengan sopan oleh Seungri .

 

“Kupikir kau sakit, makanya aku berencana untuk kerumahmu. Sepertinya kau masih ada tamu ya?” Jin Ri bertanya padaku.

 

“Ani !” jawabku cepat , aku melirik Seungri yang sekarang balas menatapku

 

“Pulanglah ! “ tegasku padanya .

 

“Aku akan tetap menunggu jawabanmu ! “ ucap Seungri kekeh kepadaku .Tidak ada tanggapan dariku sama sekali, aku hanya mempertajam tatapanku padanya. Yang membuat Seungri mengangkat kedua bahunya merasa kalah

 

“Baiklah~~ aku pulang ! Tetapi kau masih punya hutang padaku . Hutang adalah suatu kewajiban yang wajib dilunasi ! “ Seungri mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum tipis. Dia mulai membalikkan badannya dan berjalan menjauhi rumahku.

 

Yang harus kulakukan mulai besok adalah menjauh dari Seungri, jangan biarkan Seungri menyukaiku lebih jauh.

 

Aku mengalihkan pandanganku kearah Jin Ri , kulihat dia sedang tidak menatapku justru menatap arah kemana Seungri baru saja pergi. Aku sedikit bingung dengan arti tatapan Jin Ri, dia seolah menatap sesuatu yang terlihat jauh tetapi sangat dirindukannya.

 

“Jin Ri~ssi ? Kau mengenalnya ?”tanyaku membuyarkannya. Dia mulai tersadar dan kembali menatapku. Sebuah senyum manisnya terumbar diwajahnya .

 

“Hanya pernah bertemu disuatu tempat saja . Tetapi sepertinya dia lupa padaku “ ucap Jin Ri pendek.

“Boleh aku masuk ?” lanjutnya menyadarkanku karena membuatnya berdiri diluar rumah seperti ini.

 

“Ne, silahkan masuk “ ucapku mempersilahkannya masuk.

 

~

 

“Aku benar-benar minta maaf Yong Ri~ya! Waktu itu aku meninggalkanmu begitu saja .Aku pergi menemui dosen itu, tapi dia justru menahanku karena beberapa alasan. Dan ketika aku kembali kau sudah tidak ada. Kupikir kau marah padaku waktu itu . Aku benar-benar minta maaf “ jelas Jin Ri kepadaku .

 

Aku meletakkan minuman yang baru kusiapkan untuknya didepannya.

“Minumlah ..”

 

“Kau marah padaku ?”tanyanya takut-takut. Aku ikut duduk dihadapannya dan mulai menatapnya

 

“Tidak..” balasku singkat

 

“Lalu kenapa beberapa hari ini kau tidak kekampus ?”

 

“Aku sakit ~~ “

 

“Smsku tidak ada yang kau balas sama sekali ..”

 

“Maaf..” .

 

Kudengar Jin Ri mendesah berat, aku kembali meliriknya . Kenapa dia mendesah seperti itu.

 

“Aku hanya ingin lebih dekat denganmu. Jujur aku bukan orang yang mudah mempunyai teman. Sejak kau yang menolongku waktu itu, aku merasa kita akan cocok. Aku mencoba untuk  mengerti sifatmu dan memahaminya. Jadi jika selama ini kau tidak menyukai sikapku, katakan saja ..” ucapnya sambil menundukkan kepalanya .

 

Apa lagi ini ?? Sekarang yang kuhadapi adalah seorang gadis polos yang ingin menjadi temanku.

 

“Tidak ada yang salah. Kau tidak perlu berkata seperti itu ! Aku memang seperti ini “ balasku berusaha meyakinkannya walaupun aku tahu usahaku sangat sia-sia karena aku bukanlah seseorang yang pandai berkata-kata.

 

“Kita berteman kan ? “tanya Jin Ri yang sekali lagi memasang tampak tak berdosanya . Aku hanya menatapnya bingung. Pertanyaannya membuatku sulit untuk menjawabnya.

 

Akan sangat aneh jika aku berkata ‘tentu saja,,kita resmi berteman. Mari tautkan kelingking kita ‘ . Merasa akan sangat konyol jika aku mengatakan hal itu, aku justru mendorong minumannya lebih kedekat Jin Ri . Jin Ri menatap minumannya yang sekarang tepat berada didepannya lalu kembali menatapku dengan tatapan bingung.

 

Walau sedikit canggung mengatakannya tetapi aku tetap ingin mengatakannya

“Untuk seorang teman ..” ucapku pelan , bibir Jin Ri mulai melengkungkan sebuah senyuman, senyuman yang aku akui sangat manis terlukis diwajahnya. Aku tidak membalas senyumannya sama sekali hanya mengulum bibirku karena jujur saja aku bukan orang yang gampang mengumbar senyumku. Bahkan aku hampir lupa cara tersenyum itu seperti apa. Tapi jujur saja, aku tulus ingin berteman dengannya juga.

 

Terkadang sesama wanita akan saling bisa mengerti perasaan masing-masing.

 

~

 

Kupikir sudah waktunya aku kembali kekampusku. Jin Ri mengirimkan sms kepadaku, mengatakan bahawa dia sudah menungguku dikelas. Aku memasuki halaman kampusku. Bisa kulihat sekarang gedung fakultasku yang masih berdiri tegak menunjukkan kekokohannya. Aku menguatkan kepalan tanganku. Jujur saja aku masih sangat was-was untuk berangkat hari ini. Sampai saat ini aku belum mendengar sama sekali kabar dari Doo Joon, dia pasti masih akan tetap mencariku dan menggangguku.

 

Tapi tidak ada yang bisa kulakukan selain menghadapinya. Aku sudah memasuki gedung ini , aku berbelok kesebuah koridor yang memang mengarah kekelasku. Aku  mengabaikan beberapa pandangan mahasiswa lain yang selalu menatapku dengan pandangan seolah aku adalah mahluk aneh yang terdampar dikampus mereka.

 

Aku bisa melihat pintu kelasku sekarang. Dengan sedikit mempercepat langkahku aku melangkahkan kakiku .

 

“Aigooo~~ lama sekali sepertinya tidak melihatmu Yong Ri sayang “

 

Langkahku terhenti seketika, aku mengenal suara ini . Aku sedang tidak ingin terlibat dengan mereka. Kuabaikan suara mereka dan tetap melanjutkan langkahku.

Tetapi sepertinya aku sudah terlambat, kurasakan seseorang telah mencengkram tanganku kuat dan dengan cepat membalikkan tubuhku. Tebakan benar, tentu saja Goo Hara yang melakukanya. Senyum ularnya menghiasi wajah runcingnya, tampak sekali dia bahagia karena bertemu denganku bukan sebuah kebahagian yang menandakan dia menyukaiku, tetapi kebahagian yang menandakan dia masih memiliki kesempatan untuk menyiksa hidupku.

 

“Wah..wah..kau terlihat kurus sekali Yong Ri..” tambah Ji Young yang berdiri disebelah Hara. Sahabat Hara yang satu ini seolah tidak pernah lepas menjadi benalu disisi Hara. .

 

“ckckckck~~ kenikmatan menyiksamu akan sedikit berkurang Yong Ri sayang kalau keadaanmu seperti ini “timpal Hara dengan senyum sadisnya.

 

“Pipimu terlihat cekung “ ucap Hara memasang tampang pura-pura iba kepadaku sambil menepuk-nepuk pipiku keras. Yang membuat wajahku meringis merasakan telapak tangannya yang panas.Refleks aku menghempaskan tangannya dari wajahku yang membuat senyum Hara hilang dari wajahnya.

 

“Yaa ..sepertinya dia mulai memberontak Hara~ya ..” ucap Ji Young mencoba memancing emosi Hara.

“Kau benar Ji Young, mungkin kita harus pemanasan dulu dengannya hari ini. Dia sepertinya sudah lupa dengan jamuan yang biasa kita lakukan padanya ..” ucap Hara sambil melirik Ji Young lalu kembali melirikku tajam.

 

“Jangan menggangguku ! “ desisku pelan kepada Hara . Kuperhatikan Hara mengangkat sebelah alisnya , dia mulai berjalan kedekatku dan sekarang telah berdiri sangat dekat dihadapanku.

 

“Sudah berkali-kali kukatakan padamu, bukan kau yang mengaturnya “ Hara meletakkan telunjuknya yang tajam didadaku sambil menekan-nekankannya kuat.

 

“Semua ada ditanganku, kau hanya perlu mengikutinya saja “ tambah Hara “..wanita jalang “ . Mataku sontak melebar mendengar perkataan Hara. Hara balas menatap mataku tak kalah  tajam, bahkan aura jahat bisa terpancar dari matanya. Dengan cepat Hara mencengkram tanganku

 

“ikuti aku “ .

Kupikir sudah cukup aku selalu menjadi bulan-bulanan dari Hara dan Ji Young, dengan keberanianku yang tersisa dan mencoba mengeluarkan sisi terliarku, aku justru menghempaskan kuat tangan Hara lalu mendorong tubuhnya yang membuat gadis itu tersungkur kelantai .

 

“Aigoo!! Hara ~ya !! “ teriak Ji Young yang langsung berjalan cepat menuju Hara yang sekarang kulihat dia berusaha duduk . Dengan dibantu oleh Ji Young Hara kembali berdiri dan mulai menatapku murka .

 

“KAU !! Berani-beraninya kau..”

 

“Kupikir sudah cukup kalian menyiksaku, aku bukanlah orang yang pemaaf “ timpalku, sepertinya aku mulai menemukan keberanianku kali ini.

 

“Siapa kau sampai berani-beraninya berkata seperti itu kepada kami !! “ ucap Ji Young panas.

 

“Kau tidak pantas mengucapkan hal itu kepada kami Jung Yong Ri! Sampai kapanpun kau adalah mainan kami “ ucap Hara dengan tatapan yang aku yakin adalah mata terjahat yang pernah aku lihat.

 

“Berhenti mengganggu hidupku “ ucapku pelan, dan dengan mengabaikan tatapan murka dari kedua gadis yang ada dihadapanku, aku berbalik membelakangi mereka dan mulai melanjutkan langkahku yang tertunda menuju kelasku.

 

Tetapi sepertinya tidak akan semudah itu, karena sekarang bisa kurasakan salah satu diantara mereka menjambak rambutku kebelakang yang membuatku terjungkal jatuh. Aishhh~~ beberapa orang yang melihat kelakuan dari Hara dan Ji Young yang sedang menyiksaku justru tampak cuek seolah kejadian ini hanyalah sebuah kejadian yang sudah biasa mereka lihat. Hara kini berdiri dihadapanku, dia kembali menjambak rambutku dan menarik tubuhku untuk berdiri .

 

“Bangun wanita jalang !! “ , telingaku  terasa sangat panas mendengar kata-kata itu keluar dari mulutnya. Tahu apa dia tentang diriku sampai berani mengatakan hal itu kepadaku. Tanpa peduli lagi, aku balas menjambak rambutnya. Kulihat wajah Hara yang meringis didepanku. Sangat senang sekali melihat ekspresinya yang kesakitan seperti itu. Aku berusaha keras menjaga raut wajahku, aku tidak ingin terlihat bahwa jambakan Hara membuat kepalaku sangat pusing saat ini.

 

“Ji Young cepat pegang dia !!! “ teriak Hara memerintahkan sahabatnya itu. Aishhh!! Kalau seperti ini aku pasti kalah. Aku semakin kuat menjambak rambut Hara yang aku sendiri yakin telah membuat beberapa helai rambutnya terlepas.

 

“Aw..!!”pekik Hara kuat. Kurasakan seseorang memeluk pinggangku yang aku yakin adalah Ji Young. Aku mengguncangkan tubuhku dengan harapan bisa melepaskan pelukan Ji Young.

 

“Apa yang kalian lakukan !! “  kurasakan jambakan rambutku mulai mengendur , kuperhatikan wajah Hara yang ada dihadapanku mulai berubah panik. Sekarang bisa kurasakan tangan Hara terlepas dari rambutku dan pelukan Ji Young juga sudah tidak kurasakan lagi. Merasa Hara memperhatikan sesuatu dibelakangku, aku ikut membalikkan tubuhku untuk melihat apa yang sampai membuatnya berhenti menjambakku.

 

Bisa kulihat sekarang Cho Kyuhyun dan sahabatnya Taechyeon berdiri didepan kami. Pandangan Kyuhyun sekarang sedang menatap tajam Hara, perlahan pandangan itu mulai mengarah padaku. Aku hanya balas menatapnya dingin.

 

“Apa yang kalian lakukan ??” Kyuhyun mengulangi pertanyaannya, diikuti dengan Taechyeon yang tampak tertarik menatap kami bertiga

“Oppa !! Gadis ini harus diberi pelajaran dia..” Hara mencoba menjelaskan kepada Kyuhyun. Nada bicaranya dia buat semanja mungkin ,yang aku sendiri ingin muntah ketika mendengarnya.

 

“Jangan memanggilku Oppa ! “ potong Kyuhyun cepat yang langsung membuat mulut Hara terkunci .

 

“Kau..” Kyuhyun menunjuk Hara  “ Dan Kau “ Kyuhyun beralih menunjuk Ji Young

“Jangan mengganggu gadis ini “ Kyuhyun melirikku sekilas kemudian kembali fokus berbicara kepada Hara lagi

 

“Dia milikku “ ucap Kyuhyun tajam . Mataku melebar seketika. Aku tidak salah dengarkan?? Dia mengatakan aku miliknya ?? Rasanya ingin sekali tertawa mendengar lelucon yang diucapkan oleh Kyuhyun kepada kami bertiga. Sepertinya bukan aku saja yang menatap Kyuhyun dengan tatapan terkejut. Kedua  gadis yang berdiri disebelahku sepertinya tak kalah terkejutnya denganku.

 

“Oppa ..” Hara mulai merengek

 

“Kau tidak dengar, jangan memanggilnya oppa ! Itu sangat menjijikan “ Taechyeon membuka mulutnya.

 

“Aku tidak berbicara padamu “ desis Hara

“Kau bisa mendengarkan kami dulu Oppa “ kini Ji Young yang mencoba berbicara

 

“Aku tidak butuh penjelasan dari kalian. Sepertinya aku sudah cukup tahu jika kalian adalah ular-ular yang berada di kampus ini “ balas Kyuhyun .

 

“Oppa…” Hara memulai

“Pergi dari hadapan ku !! “ desis Kyuhyun

“Oppa…”

“KUBILANG PERGI DARI HADAPANKU!! “ teriak Kyuhyun yang sontak membuat Hara dan Ji Young terlonjak kaget. Bisa kulihat mata Hara mulai berkaca-kaca sekarang. Tetapi sepertinya dia tidak sanggup mengatakan apapun, bahkan membantah ucapan Kyuhyunpun sepertinya dia tidak berani. Dengan berat hati Hara meninggalkan tempat ini disusul oleh Ji Young yang berjalan dibelakangnya.

 

“Ya ,,pergilah ! Merusak pemandangan saja “ Taechyeon berbicara sambil mencibirkan bibirnya. Kini Kyuhyun kembali menatapku. Dia mulai berjalan mendekatiku, malas menghadapinya, aku justru membalikkan badanku dan berjalan menjauhinya.

 

“Hei !! Setidaknya ucapkan terima kasih kepadaku ! “ Kyuhyun berbicara dibelakangku . Aku menghentikan langkahku dan kembali berbalik menghadapnya.

 

“Aku tidak meminta bantuanmu khan? “ ucapku pelan. Kyuhyun justru tersenyum kali ini, dia kembali berjalan mendekatiku. Kyuhyun menatapku dengan tatapan yang aku sendiri tidak bisa mengartikan arti tatapannya itu. Aku balas menatapnya mencoba untuk tidak menghindar dari tatapannya.

 

“Kau benar-benar menarik “ ucap Kyuhyun didepan wajahku.

 

Kulirik Taechyeon yang berdiri dibelakangnya. Bahkan bisa kulihat tatapan Taechyeon yang kebingungan . Aku memundurkan langkahku dan kembali membalikkan tubuhku tidak ingin menanggapi Kyuhyun sama sekali.

 

Tetapi langkahku kembali terhenti  karena Kyuhyun telah menahan tubuhku dengan memegang kedua lenganku. Aku terdiam ditempatku, kini tangan Kyuhyun berpindah kerambutku. Tanpa kuduga dengan cekatan Kyuhyun telah merapihkan rambutku, dia melepaskan ikatan rambutku sebentar, lalu kembali mengumpulkan rambutku menjadi satu dan kembali menguncrit rambutku dengan kuncritan ikat kuda.

 

“Apa kau tahu, kau lebih manis jika diurai  “ bisik Kyuhyun pelan yang aku yakin hanya aku yang bisa mendengarnya. Perlahan tangan Kyuhyun melai terlepas, bisa kurasakan dia memunduran langkahnya seolah membiarkanku melanjutkan langkahku. Walau masih sedikit shock dengan perlakuannya barusan, aku tetap melanjutkan langkahku menjauhinya.

 

Aku mencoba meredam gejolak aneh yang kurasakan didadaku saat ini. Aku sendiri tidak tahu apa ?? Hanya saja rasanya benar-benar membuat jantungku berdetak 2 kali lebih cepat.

 

*Jung Yong Ri POV END*

 

***

 

*Author POV*

 

~

“Kyuhyun~ah ! Dari tadi kuperhatikan wajahmu pucat “ Taechyeon menatap Kyuhyun tampak khawatir. Mereka berdua sekarang berada didalam kamar Kyuhyun, setelah kuliah tadi Kyuhyun memutuskan ingin segera pulang.

 

Kyuhyun yang sekarang sedang terbaring terlentang menatap langit-langit kamarnya hanya milirik sekilas kearah Taechyeon lalu kembali menatap flapon kamarnya.

“Kau sakit ?” tanya Taechyeon yang sekarang duduk dipinggir ranjang Kyuhyun. Masih belum ada tanggapan dari Kyuhyun untuk menjawab pertanyaan Taechyeon

 

“Yakk !! Aku bertanya padamu Tuan muda Kyuhyun “

 

“Lebih baik kau pulang saja “ ucap Kyuhyun pelan yang membuat Taechyeon bingung.

“Ada apa ? “ tanya Taechyeon yang merasa aneh dengan sikap Kyuhyun

 

“Ibuku akan pulang, sepertinya malam ini rumahku akan kembali ramai . “ jelas Kyuhyun yang masih belum mengalihkan pandangannya dari langit-langit kamarnya.

 

“Ah..ibumu pulang ?? Cepat sekali dia kembali “ balas Taechyeon yang seolah mengerti dengan maksud Kyuhyun. Taechyon mulai berdiri dari duduknya, dia menggendong tasnya lalu menepuk lengan Kyuhyun pelan

 

“Kalau begitu lebih baik aku pulang . Oh iya, ada yang ingin kutanyakan padamu “ ucap Taechyon yang merasa teringat sesuatu. Kyuhyun kembali melirik Taechyeon seolah menunggu Taechyon untuk melontarkan pertanyaan

 

“Apa kau serius dengan gadis itu ?” tanya Taechyeon tanpa menyebutkan nama Yong Ri, karena dia yakin Kyuhyun paham siapa yang dimaksud olehnya.

Perlahan senyum Kyuhyun mulai muncul diwajahnya. Dia tidak lagi menatap Taechyeon justru kembali menatap keatas .

 

“Dia sangat menarik bukan ..” ucap Kyuhyun menggantung pernyataannya, yang hanya dibalas Taechyeon dengan tatapan tanda tanya khas seorang Taechyeon.

 

~

 

Kyuhyun sudah mencoba mengatasi sakit kepalanya tetapi sepertinya rasa nyeri dikepalanya masih belum mau berhenti.Dia mulai berkeringat dingin kali ini, tetapi badanya terasa panas. Kyuhyun mulai merasakan lidahnya terasa pahit dan menghembuskan nafas hangat .

 

“sepertinya aku sakit ..” desah Kyuhyun pelan, merasa memerlukan obat Kyuhyun berjalan keluar dari kamarnya. Dia bisa meminta ajuhmanya untuk menyiapkan obat untuknya. Sekarang Kyuhyun berjalan menuruni tangga dan hendak berjalan kearah dapur untuk mencari ajuhmanya itu. Langkah Kyuhyun terhenti seketika ,ketika dia melewati ruang tengah dan mendapati seorang wanita yang dia sangat kenal adalah ibunya sedang bercumu bersama seorang pria yang jauh lebih muda dari sang ibu. Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat, sudah cukup dia bersabar kali ini melihat tingkah laku ibunya yang tidak tahu malu sama sekali. Dengan berjalan penuh emosi, Kyuhyun mendekati kedua orang itu yang sedang menikmati aktifitas mereka berdua.

 

Dengan sekali tarikan Kyuhyun  menarik kerah baju laki-laki itu yang membuat ciumannya pada ibu Kyuhyun terlepas begitu saja. Tanpa aba-aba Kyuhyun telah membenamkan tinjunya pada wajah lelaki itu.

 

“Kyuhyun~ah !! Apa yang kau lakukan !! “ teriak ibu Kyuhyun yang terlihat sangat shock atas perbuatan anaknya itu. Seolah tidak mempedulikan teriakan ibunya, Kyuhyun semakin liar menghajar lelaki yang ada dihadapannya. Kyuhyun mengabaikan rasa pusing yang tadi dia rasakan dan sekarang berganti menjadi rasa benci luar biasa yang muncul begitu saja dalam dirinya. Yang ada dipikirannya saat ini, hanya menghancurkan wajah laki-laki muda yang mungkin usianya tidak jauh dengannya.

 

Ibu Kyuhyun mencoba menghentikan apa yang dilakukan oleh Kyuhyun

 

“Hentikan CHO KYUHYUN!! “ teriaknya sambil menarik lengan Kyuhyun.

 

“KUBILANG HENTIKAN ATAU AKU AKAN MEMBUNUHMU !! “ teriak Nyonya Cho histeris. Perlahan Kyuhyun menghentikan aksinya, lalu melirik ibunya. Dia meninggalkan tubuh lelaki itu yang sudah pingsan sepertinya.

 

Kyuhyun berjalan mendekati ibunya dan menatap ibunya nanar.

“Tidak tahu malu !” sembur Kyuhyun

 

PLAKK!! Sebuah tamparan mendarat mulus dipipi Kyuhyun. Kyuhyun menatap ibunya tidak percaya, mereka memang selalu bertengkar. Tetapi tidak pernah sekalipun Ibu Kyuhyun menamparnya hanya karena Kyuhyun menghajar lelaki yang dia anggap adalah pengganggu rumah tangga keluarganya.

 

“Kau menamparku karena aku menghajarnya??”

“Ya!! Apa kau tidak bisa menghargaiku sebagai ibumu, hah??!!!”

 

“Memangnya kau bisa menghargai suamimu lagi !! “ balas Kyuhyun sambil berteriak didepan wajah ibunya.

“Kau tidak tahu apa-apa !! “

“Aku tahu semuanya !! Kau berselingkuh !! Bahkan kau telah berani membawa laki-laki bajingan itu kerumah ini. Disaat keadaan ayah seperti itu, justru kau asik bercumbu dengan laki-laki yang lebih pantas jadi anakmu !!! “ urat Kyuhyun terasa hampir putus ketika dia mengucapkan kalimat itu sambil berteriak.

 

“Memangnya apa lagi yang bisa dilakukan oleh ayahmu hah?? Aku kesepian ! Hampir 2 tahun ini dia hanya terbaring seperti itu, seperti mayat hidup !! Kau tahu semuanya aku yang mencukupi semua keperluan dirumah ini, mengurus semua biaya pengobatannya, perusahaan aku yang mengurusnya. Semua saham-saham aku juga yang mengurusnya. Dan saat aku butuh sebuah kehangatan, aku tidak mendapatkannya dari ayahmu !! Kau sendiri tahu keadaannya !! “ balas Nyonya Cho.

 

Kyuhyun hampir tidak percaya dengan apa yang didengarnya yang didengarnya.

 

“Kau berfikir seperti itu??!!”

 

“NE !! Itu yang kupikirkan !! Jadi tidak bisakah kau bersikap tidak tahu apa-apa jika masih ingin melihat ayahmu menghembuskan nafasnya !! “ ucap Nyonya Cho sadis. Kyuhyun benar-benar terasa dipukul oleh benda berat. Ibunya yang dulu begitu hangat, bisa berubah seperti ini, sejak semua bertumpu padanya. Dengan menghiraukau Kyuhyun Nyonya Cho justru berjalan kearah lelaki itu dan membantunya berdiri.

 

Merasa tidak tahan melihat sikap ibunya. Kyuhyun  berlari kekamarnya, lalu meraih jaket dan kunci motornya. Dia ingin pergi dari rumah ini.

 

~

“Apa kau masih memikirnya ???” tanya Doo Joon kepada seorang wanita yang ada dihadapannya . Tidak ada jawaban yang Doo Joon dapatkan dari wanita itu yang membuat Doo Joon kesal.

 

“aku bertanya padamu !! “ bentak Doo Joon. Gadis itu hanya menoleh singkat kearah Doo Joon lalu berdiri dan berniat meninggalkan ruangan ini. Dia berjalan mengabaikan panggilan Doo Joon yang kentara sekali kesal kepadanya.

 

Belum jauh langkahnya meninggalkan ruangan ini, Doo Joon telah berhasil mencengkram tangannya dan dengan kasar membalikkan tubuhnya untuk menatap Doo Joon.

 

“Ada apa denganmu ??!! “

Gadis itu hanya memandang letih kearah Doo Joon dan berniat melanjutkan langkahnya.

 

“Jawab pertanyaanku ?? “ paksa Doo Joon.

“Aku letih oppa ..”balas gadis itu.

“Kau masih menyukainya ??” serang Doo Joon yang seolah tidak peduli dengan ucapan gadis yang berdiri didepannya itu.

 

“Aku tidak ingin menjawabnya ..” balasnya lemah

 

PLAKK!! Entah sudah keberapa kalinya Doo Joon menampar pipi gadis itu. Gadis itu hanya bisa menunduk menahan rasa sakit yang dia rasakan.

 

“Kubilang jawab pertanyaanku !! Kau tahu aku tidak suka pertanyaanku tidak ditanggapi

 

“Tidak bisakah kau berhenti menamparku ?? Tidak bisakah kau berhenti bersikap kasar kepadaku. Aku tulus melakukan semua ini untukmu , tetapi kenapa kau seolah memperlakukanku sebagai bonekamu, sebagai budak seksmu !! Aku letih !! “ ucap gadis itu yang dia sendiri tidak percaya dia mendapatkan keberanian dari mana hingga bisa mengeluarkan kata-kata itu kepada Doo Joon.

 

Doo Joon terdiam , dia menatap gadis yang ada dihadapannya dengan tatapan yang sangat sulit ditebak yang membuat gadis itu merasa jauh lebih takut saat ini.

 

“Aku minta maaf ..” ucap gadis itu cepat, dengan memberanikan diri dia membalikkan tubuhnya dan mulai melanjutkan langkahnya meninggalkan ruangan ini. Yang sedikit membuat gadis itu terkejut adaah tidak ada yang memncengkram tangannya untuk mengehentikan langkahnya. Doo Joon tidak mencegahnya .

 

*Author POV END*

 

***

 

*Jung Yong Ri POV*

 

~

Dengan susah payah aku berhasil menghidar dari Go Hara dan Ji Young saat pulang tadi. Yah, sampai kapanpun dua ular itu tidak akan melepaskanku sampai mereka benar-benar telah berhasil menggigitku.

Lepas dari Hara dan Ji Young justru Seungri telah menantiku dan kembali menuntutku menjawab pertanyaannya.Bermodalkan tampang sadisku, aku berhasil mengacuhkannya yang sepertinya membuatnya menyerah , tapi sepertinya hanya untuk hari ini dia melepaskanku.  Yang harus kulakukan besok adalah memasang tampang lebih sadis pada Seungri yang aku sendiri tidak yakin apakah akan berhasil dengan cara aneh seperti itu.

 

Yang membuatku sangat beruntung adalah hari ini aku tidak melihat Doo Joon sama sekali . Apakah luka yang dibuat oleh Kyuhyun begitu parah. Aku mencoba menghilangkan rasa khawatirku pada Doo Joon, dia memang pantas menerima hal itu.

 

Aku telah menemui bossku ditempat kubekerja. Mengatakan padanya, kalau dia ingin memecatku aku tidak akan marah, tetapi Bossku masih mencoba mempertahankanku, dia kembali memberikanku kesempatan. Jujur saja aku memang masih butuh bekerja ditokonya karena itu adalah tambahan pendapatanku, mana mungkin aku terus berharap pada orang itu.

 

Aku baru saja sampai dirumahku. Masih memakai kaos kakiku, aku menaruh tasku dan melepas sweeterku. Aku mengambil segelas air dikulkas lalu menegaknya sampai habis.Aku telah memesan makanan yang biasa kupesan untuk makan malamku hari ini.

 

TING TONG !! Aku menoleh kearah pintu depan , sepertinya pesananku sudah datang.Tanpa ragu kubuka pintu depan rumahku, tetapi yang kulihat bukan seseorang yang mengantarkan makanan pesananku, justru seorang Cho Kyuhyun yang telah berdiri didepanku.

 

Ada yang aneh pada dirinya. Aku bisa melihat wajahnya sangat pucat. Dia tidak menatapku justru sedang menunduk. Beberapa keringat dingin melucur dari ujung kepala dan rambutnya.

 

“Kyuhyun~ssi “ panggilku pelan. Belum ada tanggan dari Kyuhyun, tanpa sadar aku menyentuh lengannya dan mengguncangkannya pelan.

 

“Kyuhyun~ssi “ ulangku. Perlahan Kyuhyun menengadahkan wajahnya dan mulai menatapku. Ya Tuhan !! Pucat sekali wajahnya .

 

“Ada apa denganmu ??”refleks aku bertanya padanya. Kyuhyun masih membungkam mulutnya. Yang kutangkap dari ekspresinya dia seolah menahan rasa sakit yang amat sangat.

 

Tanpa kuduga tubuh Kyuhyun oleng kedepanku. Mata Kyuhyun terpejam dengan tubuhnya yang roboh menabrak tubuhku. Sontak aku menangkap tubuh Kyuhyun yang telah ambruk kearahku. Aku sedikit oleng dibuatnya namun dengan segala kekuatanku yang ada, aku mencoba tetap berdiri dan memeluk tubuh Kyuhyun.

 

“Kyuhyun ~ssi !! Kyuhyun ~ssi !! “ aku memanggil namanya panik.Tidak ada jawaban dari Kyuhyun , dia masih lemah bersender pada tubuhku. Apakah dia pingsan ??

 

“Kyuhyun~ssi ? Kau kenapa ?” tanyaku sekali lagi. Masih tidak ada suara dari Kyuhyun yang membuatku semakin panik.

 

“Aku sakit……” bisik Kyuhyun pelan sangat pelan.Mataku melebar, dan perlahan aku melingkarkan kedua tanganku dipinggangnya. Hangat ! Apakah dia memang sakit??

 

“Aku sakit Yong Ri~ya “ dia kembali berbisik lemah ditelingaku, yang membuatku justru semakin mengencangkan pelukanku . Ada apa dengan diriku??!!

 

TBC

 

*Huahahahahhahaha~~~~  asli yah, capek banget ngetik part ini. Karena gue pusing ngatur alurnya.

Gimana part ini?? Mulai berasa ga konfliknya ?? *ENGGAK !! BIASA AJAH * -____-‘

 

Sadar kok kalo FFnya mulai gaje, tapi gue harap kalian tetep setia mau bacanya.

Oh iya, aku punya ide nih, aku pengen pembaca aku juga ikut berkreatifitas. Nah, aku mau ngasih kalian kesempatan, kalian kasih usul, saran atau apa kek, tentang adegan romantis, boleh Yong Ri ama Seungri atau Yong Ri ma Kyuhyun. Nah ntar kalo ada yang bagus, aku masukin kecerita FF aku ini, gimana ?? Tinggal koment aja di FF ini tentang ide kalian!! Serius deh ide yang paling OK pasti aku selipin ke FFnya~~~

 

Oh iya, ada yang pinter ngedit foto ga sich?? Yang bener-bener ahli gitu loohhh~~ butuh buat posternya nih >.< ~~ Kao ada hubungin aku yah ~~~

 

Kemaren udah pada nebak-nebak yah ?! hehehehe, diantara tebakan kalian ada yang bener loooo, tapi ada juga yang ngawur…wkwkwkwkkwk

 

Jujur aku sendiri belum nentuin endingnya gimana. Sad ending ato happy ending. Sama Kyuhyun ato sama Seungri. Semua lihat alur ntar, karena aku cuman nentuin secara umumnya alurnya seperti ini, lainnya cerita ngalir gitu aja waktu pas aku ngetiknya.

 

Part 6 ga tau kapan, dan aku ga janji bisa ngabarin seperti kemarin2 karena aku mulai sibuk. Ini aja aku ngetiknya kilat waktu tanggal merah, demi kalian READERS..wkwkwkw

 

Oh iya, masih ada yang inget ma FFku yang I Love your dad ga?? Aku mau buat sequelnya dengan judul TIMELESS , cuman bukan Hyun Ae ma Leeteuk lagi yang jadi peran utamanya, tapi Jein yang usianya udah 21 tahun. FF ini diadaptasi dari MV Timeless by Xiah Junsu ft Jang Ri In. Check MVnya >> http://www.youtube.com/watch?v=XSctt4Gdhcw

Kalo banyak yang nanggepin pasti aku buatin squelnya.

 

Oke cukup dech cuap2nya. Inget KOMEN ya!! 

 

Keep RCL ya~~JANGAN LUPA kasih ide kalian ya buat adegan romantis atau apa kek yang mau dimunculin di FF inih…wkwkwkwk

 

Nb : yang baca tapi ga komen didoain bisulan di pantat seumur hidup *PLAKKKK

 

 

140 thoughts on “MEMORY and REVENGE part 5

  1. Wah
    Kyu dngin tp jg hangat kal sm gadiz yg d sukai’a. .
    Ska bnget pas dy blang ‘dia miikku’
    huhu
    so sweet aBiz
    ibu’a Kyu sadiz msa hnya gara” kyu m’hajar slngkuhn’a smpe ngncem mo bnuh ank’a cndri
    ckckckck
    ne ff mNrik ko bnyk bmbu2 knflik yg mkn mNmbah sdap crta. . .
    Kreatif. . .

  2. part ini udh mulai bnyk tw mslh2nya nich hehehe ok udh mulai ngerti jalan critanya,,lanjut part 6 dh cz it kyknya ad adgan mesra kyu ma yong ri haha

  3. Puas sudah dg adegan jambak jambakan yong ri Vs Hara cs…kyu ma yong ri udah klhtan sdkt cemistry..dan seungri ma si sulli (haduwh lupa aq spa namany itu) apa ada hub.masa lalu dantra merka,,,ampun nyonya cho inget umur…

  4. Hwa…..Yong Ri mulai suka ma Kyu oppa….
    Akhh,,,pokoknya Doo Joon jahat bgt,,,dia tuh cinta apa benci sih sama Yong Ri????eh,,,kyk nya dua2nya deuh….mengerikan Doo Joon ah…..

    Weleh,,,,knpa Kyu oppa sakit tuh????

    aduh,,,banyak bgt pertanyaan ku… pokoke,,,aku suka ni FF deh…

  5. Sungrie kagak kapok ya wlw dh tolak ,.,
    Gkpa2 sungrie smngt ..!!
    Kyu ank korbn broken home ….

    Huhuhu .. gk bda jauh y nsib mrka …..

    Oke next part ..

  6. wah kyuppa skit apa bkal parah g ya sktnya. jgn sad ending dong cinggu,happy aja trus aq mw nya yongri sm kyuppa d perbnyk adgan romance nya. d tnggu ya next chaptnya

  7. Ya ampun chingu a setiap bca ff km ini sambil mikir kemungkinan2 tentang msa lalunya youngri, sumpah penasaran banget chingu.. And ff chingu baguss…

  8. disini kesel sama sikap introvertnya si yong ri
    ntah kenapa ngeselin bgt dia
    hara sama jiyoung juga ngeselin bgt
    dan kyu km kasian bgt disini

  9. Kyaaaaa…
    Happy bgt rasanya seolah Kyu jd belahan jiwa Yongri dan sebaliknya..
    Kayaknya cewek yg ama Doojoon itu Jinri, terus apa hubungannya ama Seungri??
    Aigoo..
    Let’s go part selanjutnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s