Meeting Part 3

JANGAN JADI SILENT READERS!! KOMEN!!!

-takdir dan jodoh adalah sesuatu yang digariskan oleh Tuhan, tapi aku percaya…jika keduanya tetap aku yang menentukan . Tidak ada kata menyerah sampai aku mendapatkan keduanya – Riska

*Kim Ryeo Mi POV *

~ Perasaan kesalku hilang begitu saja berganti dengan rasa khawatir ketika aku melihat wajah Ryeowook yang penuh dengan luka lebam. Kenapa dengan wajahnya?? Aku sedikit menggerakkan wajahku agar lebih nyaman memeluknya tetapi gerakanku terhenti ketika mataku bertemu dengan mata seorang gadis yang berdiri disebelah Ryeowook. Aku baru menyadarinya bahwa ternyata Ryeowook tidak berjalan sendirian tadi. Siapa wanita ini !! Kenapa mereka berdua bisa bersama .Aku sedikit merasa wanita ini memandangku dengan pandangan yang sama ketika aku memandangnya–siapa dia-. Aku mulai melepaskan pelukan Ryeowook dan masih berusaha mengabaikan wanita yang ada disebelah Ryeowook .

“ Oppa !! Jelaskan padaku !! Kenapa wajahmu penuh luka seperti ini !!” tanyaku merasa sangat khawatir

“ Ah..ini..ehm..sebenarnya~~ panjang ceritanya..” ucap Ryeowook sambil tersenyum dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“ Ceritakan padaku !! Beri tahu aku siapa yang melakukan hal ini padamu !! Mereka harus menghadapiku juga !!” ucapku dengan semangat berapi-api , aku benar-benar emosi sesungguhnya. Bisa-bisanya ada orang yang melakukan hal ini pada Ryeowook.

“ Hahahahha….” Ryeowook tertawa yang membuatku menatapnya bingung

“Yaaaa..kenapa kau tertawa oppa !!!! “ dengusku . Ryeowook justru mengacak-mengacak kuncir rambutku yang membuatnya menjadi berantakn. Aishhhh~~ dia selalu melakukan hal itu kepadaku. “ Aku bertanya padamu ?? Kenapa kau tertawa oppa !!” tuntutku tidak sabar

“ Kau selalu bersikap bahwa kaulah yang selalu melindungiku “ ucap Ryeowook kepadaku

*Kim Ryeo Mi POV End *

*****

*Kim Na Rha POV *

~Pemandangan yang sedang kulihat saat ini seperti menunjukkan pasangan kekasih yang selalu bertengkar tetapi sebenarnya saling memperhatikan.Aku bisa melihat raut wajah Ryeowook yang berubah bahagia ketika pertama kali melihat gadis ini berjalan mendekatinya.Apa dia kekasihnya ?? Apa itu artinya aku harus mengalami patah hati yang kedua kalinya dalam waktu yang bersamaan.Kalau jadinya akan seperti ini, ingin sekali aku berteriak kepada sang pengatur waktu, kenapa aku harus bertemu dengan Ryeowook. Tetapi sayangnya aku tidak punya kekuasaan apa-apa !!!

Jujur ,aku tidak bisa mneyembunyikan perasaan tidak sukaku, apa ini yang namanya cemburu !! aishhhh~~aku tidak suka perasaan seperti ini !!

“ Oh iya aku lupa ~~” ucap Ryeowook dan mulai menoleh kearahku. Dengan cepat kuatur raut wajahku agar terlihat sedatar mungkin.

“ Na Rha~ya !! Kenalkan dia Kim Ryeo Mi “ ucap Ryeowook tanpa basa basi dan segera memperkenalkan gadis ini. “Kami baru bertemu tadi pagi “ tambah Ryeowook kepada Ryeo Mi.

Aku melempar pandangan mataku kearah Ryeo Mi mencoba terlihat sesopan mungkin. Mata kami bertemu, aku merasa ada perasaan tidak suka dari pandangan Ryeo Mi kepadaku.Seketika hasrat untuk melemparkan senyumku padanya hilang begitu saja. Akhirnya aku hanya menganggukkan kepala sambil memperkenalkan diriku

“Annyeong Haseo ~~ Perkenalkan aku Kim Na Rha “ dia balas menganggukkan kepalanya singkat

“ Annyeong~~ aku Kim Ryeo Mi “ ucapnya singkat dan dengan cepat dia mengalihkan pandangannya dariku dan mulai fokus kembali menatap Ryeowook. Hei !!! Itu tidak sopan, gadis ini seperti mengacuhkanku saja!! Aku jadi tidak menyesal pernah memikirkan untuk menjambak rambutnya.Aku tersenyum  kecut melihat tanggapannya terhadapku. Ryeowook kembali menoleh kearahku dan melemparkan senyum manisnya kepadaku.

“ Na Rha~ya . Ryeo Mi adalah sahabatku sekaligus sudah kuanggap seperti adikku sendiri. Kami benar-benar sangat dekat . “ ucap Ryeowook menjelaskan hubungan sebenarnya antara dirinya dan Ryeo Mi.Kurasakan ekspresi wajah Ryeo Mi yang berubah kecut kali ini. Aku tidak bisa untuk tidak membalas senyum Ryeowook. Bukan hanya karena dia sudah tersenyum padaku maka aku harus membalasnya, tetapi karena kabar yang kudengar. Hei,mereka hanya bersahabat, bahkan Ryeowook hanya menganggapnya sebagai adik. Aku merasa siap meledak kali ini. Aku tidak bisa mengelak lagi bahwa aku senang mendengar kabar itu.

*Kim Na Rha POV END*

****

*Kim Ryeo Mi POV*

~Selalu seperti itu. Ryeowook selalu memperkenalkanku sebagai sahabatnya sekaligus orang yang sudah dianggapnya sebagai adik. Aku tidak mau seperti itu. Aku tidak mau dianggap seperti itu. Sudah berkali-kali aku menyatakan perasaan sukaku padanya, tetapi tanggapannya hanya tersenyum ringan seolah yang kukatakan bukanlah sesuatu yang penting. Aku menyadari gadis ini tersenyum, dia pasti senang !! Dia belum mengenalku.Aku bukanlah tipe orang yang pengalah.

“ Aku bukan adikmu !!! Sudah kukatakan aku menyukaimu !! “ ucapku ketus , yah aku sudah tidak peduli lagi. Urat maluku sudah putus kurasa, tapi siapa peduli. Aku memang seperti ini. Ryeowook hanya milikku.Ryeowook hanya tertawa kecil tanpa menanggapi ucapanku, dia memang selalu seperti itu.Kulirik wajah Na Rha sekilas,senyum dibibirnya mulai berkurang . Yes!! Akan kutunjukan siapa diriku.

“ Oppa !! Lebih baik kita segera pulang. Kembali ke rumahku dulu, baru ketempat itu.” Ucapku berharap Ryeowook segera sadar tujuannya datang ke Seoul. Ryeowook memandangku dan mulai berfikir. Ayooo~~ cepat pergi dan tinggalkan wanita ini. Ryeowook menggerakkan kepalanya untuk menatap Na Rha, aishh kenapa masih harus melihat kearahnya sich !!!

“ Kau sudah akan pergi, sepertinya keratanya akan tiba “ ucap Ryeowook. Aku menaruh kedua tanganku dipinggangku dan mendecakkan lidahku kesal. Disaat seperti ini masih saja memikirkan orang lain. Kuperhatikan Kim Na Rha menggigit bibir bawahnya tampak bingung, aku sedikit muak melihatnya. Dia benar-benar memasang tampang polosnya, aishhh aku tidak suka melihatnya. Ryeowook masih saja memfokuskan perhatiannya kepada Na Rha. Baiklah aku sudah cukup bersabar,kutunjukkan siapa diriku.

“ Kenapa kau masih berfikir juga! Bila kau memang mau pulang ya pulang saja  “ ucapku asal sambil menatap Na Rha seolah menantangnya. Gadis itu memandangku seakan paham maksud dari ucapanku. Aku balas memandangnya dengan  menaikkan sebelah alisku sebagai maksud mengatakan “iya kan?? “ .

“ Kalau tidak pulang sekarang,kau akan kemalaman dijalan “ ucap Ryeowook, aku bisa mendengar nada kuatir disuaranya. Hey Kim Ryeowook sejak kapan kau jadi perhatian seperti itu kepada orang yang baru saja kau kenal!! .

“ aku….”  Aku benar-benar menunggu jawaban dari gadis ini, aku benar-benar berharap dia akan memutuskan untuk kembali pulang ketempat asalnya.Semoga !!

*Kim Ryeo Mi POV END*

****

*Kim Na Rha POV *

~Sepertinya aku sudah tidak punya alasan lagi untuk terus bersama dengan Ryeowook, aku memang harus pulang ke Incheon. Kedua orang tuaku pasti sangat khawatir dengan keadaanku.Tetapi itu artinya aku tidak akan pernah bertemu dengan Kim Ryeowook lagi.Ditambah dengan Ryeo Mi yang seolah mengusirku .

“ a..aku…mungkin aku memang harus segera pulang “ ucapku sambil menatap Ryeowook. Aku tidak tahan untuk tidak melirik Ryeo Mi untuk mengetahui ekspresi wajahnya. Dan benar saja gadis itu tersenyum tipis. Huhhhhh~~Aku tidak suka melihatnya.

“ Kau memang harus pulang “ ucap Ryeowook kepadaku. Aku yakin senyum Ryeo Mi akan semakin mengembang. Ini kah akhirnya ?? Aku harus melepaskan Ryeowook begitu saja . Suara pemberitahuan bahwa kereta akan segera tiba mulai terdengar, beberapa penumpang mulai berjalan kepinggir stasiun untuk menantikan kedatangan kereta api kebanggaan Korea itu.Yah..mungkin aku memang harus pulang, dan harus mengalah pada takdirku. Kembali melepaskan seseorang yang kupikir akan bisa menggantikan cintaku yang baru saja hilang. Pahit!! Justru jauh lebih pahit, rasanya seperti kehilangan sesuatu yang baru saja kau dapatkan tetapi harus diambil lagi karena sesungguhnya itu bukan hakmu. Jauh lebih sakit ternyata !!

“Aku memang harus pulang “ ucapku pelan.

“ Ne..” balas Ryeowook singkat . Kuberanikan untuk menatap matanya

“ ehm..a..aku…aku pasti akn merindukanmu Ryeowook “ ucapku jauh lebih pelan . tetapi aku yakin Ryeowook dan Ryeo Mi bisa mendengarnya. Jujur aku sedikit malu ketika mengatakannya,tetapi setidaknya aku ingin Ryeowook tahu bahwa hari ini ketika aku bersamanya benar-benar menghasilkan banyak kenangan.Ryeowook balas menatapku, aku tidak bisa mengartikan tatapannya.

“ Oppa !! Kita harus segera pulang !!!” ucap Ryeo Mi mengacaukan suasanaku. Dengan cekatan Ryeo Mi menggelayut ditangan Ryeowook dan menggandengnya lalu menariknya pelan yang membuat Ryeowook tertarik kearahnya dan sedikit menjauh dariku.

“ Kau hati-hati ya ..” balas Ryeowook sambil menatapku.

“ ……”

“ Oppa !! Ayo….” Desak Ryeo Mi lagi semakin menarik Ryeowook. Seolah mendapat dorongan yang datang entah dari mana, aku justru menahan tangan Ryeowook yang bebas yang membuat tarikan Ryeo Mi terhenti. Ryeowook dan Ryeo Mi sama-sama memandangku, hanya tatapan mereka berbeda. Ryeowook tampak terlihat bingung dengan yang kulakukan sedangkan Ryeo Mi tampak terlihat gusar melihat aku menahan tangan Ryeowook.Aku tidak peduli dengan Ryeo Mi , urusanku bukan dengannya tetapi dengan Ryeowook.

Ryeo Mi semakin menarik tangan Ryeowook “ Ayo Oppa !!!! “ . aku justru semakin menahan tangan Ryeowook yang satunya. Kami jadi seperti memperebutkan sesuatu.

“ ada apa Na Rha~ya ??” tanya Ryeowook bingung. Aku bingung harus memulainya dari mana. Mana mungkin aku mengatakan padanya bahwa aku menyukainya.

“a..aku…” .

“Oppa !!! “ panggil Ryeo Mi kesal. Ryeowook tampak tidak menanggapi panggilan Ryeo Mi , dia masih terfokus kepadaku.

“ Ada apa…” tanyanya. Aku hanya bisa terdiam menatapnya. Aku tidak sanggup mengatakannya. Aku menatapnya dalam berharap lewat tatapanku saja dia tahu,kalau aku menyukainya.

Aku menyerah, aku tidak bisa mengatakannya. Bodoh !!!

“ Anii..tidak ada apa-apa “ ucapku sambil melepaskan genggamanku pada pergelangan tangannya.Ryeowook melihat tanganku yang terlepas lalu kembali menatapku.

“ kau tidak apa-apa ?? “ tanyanya . aku mengangguk pelan dan berusaha untuk tersenyum

“ Ne,aku baik-baik saja..baiklah,senang bisa bertemu denganmu. Kuharap kita bisa bertemu lagi Ryeowook~ah !! “

“ Senang bisa bertemu denganmu juga Ryeo Mi~ssi “ ucapku sambil melemparkan senyumku pada Ryeo Mi juga. Dia hanya membalas dengan anggukan kecil. Aku mundur selangkah dan membungkukkan badanku.

“ Sampai bertemu lagi !! “ ucapku pelan. Aku masih menatap Ryeowook. Aku benar-benar tidak bisa mengartikan pandangan Ryeowook kepadaku, Dia tidak tersenyum ataupun terlihat sedih. Wajahnya benar-benar terlihat sangat polos. Perlahan aku berbalik dan mulai berjalan mengikuti pengunjung lainnya untuk menantikkan kereta yang akan tiba.Aku tidak ingin menoleh lagi, itu akan membuat hatiku lebih sakit, tapi aku tidak tahan ,setidaknya melihat Ryeowook untuk yang terakhir kalinya.Akhirnya aku kalah,aku mencoba menoleh kebelakang berharap Ryeowook masih menatap punggungku.

Yang kulihat sekarang bukanlah Ryeowook yang masih ditempatnya , tetapi Ryeowook yang telah berjalan dengan tidak sabar kearahku. Dia meninggalkan Ryeo Mi yang berdiri ditempat kami bertiga tadi berdiri. Aku bisa melihat Ryeo Mi berkacak pinggang dengan ekspresi kesal. Kualihkan pandanganku untuk menatap Ryeowook yang berjalan semakin mendekatiku. Aku tidak bisa menggambarkan ekspresi wajahnya. Akhirnya Ryeowook sampai ditempatku. Dia masih mantap menatapku.

“ ada apa ??? “ tanyaku pelan . Tidak ada yang dia ucapkan .

“ Ryeowook~ssi ..” panggilku kepadanya menggunakan bahasa formal lagi.

“ kau…a..aku merasa..” ucapnya memulai . Aku terdiam, jangan bilang dia menyadari arti tatapanku tadi.

“a..aku tidak tahu kapan kita akan bertemu lagi. Tapi jujur aku sangat menikmati melewati hari ini bersamamu “ ucapnya pelan. Mulutku seolah terkunci mendengar pernyataannya. Aku hanya bisa diam menatapnya, antara bingung, senang, terharu bahkan bingung membalas ucapannya.

“ Jadi..aku..aku minta maaf jika aku melakukan hal ini padamu ..”. Aku semakin bingung mendengarnya. Tanpa kuduga Ryeowook menyentuh punggungku dan memberikan dorongan sehingga aku lebih mendekat kearahnya. Dan tanpa bisa kutahan dan kuduga Ryeowook menempelkan bibirnya di bibirku. Mataku terbelalak seketika, aku bisa mencium aroma kulit wajahnya. Yang bisa kulakukan saat ini hanya mengedip-ngedipkan mataku masih belum mempercayai apa yang sedang kualami ini. Asin !! itu yang kurasakan dari bibirnya. Apa itu efek dari bibirnya yang berdarah tadi. Aku mengepalkan kedua tanganku dengan kuat . Kurasakan tangan Ryeowook yang lain menyentuh kepalaku dan memiringkan kepalaku kekanan sedangkan Ryeowook memiringkan kepalanya kekiri yang membuat ciumannya kepadaku menjadi lebih dalam. Aku sudah tidak bisa menolak lagi, aku ikut memejamkan kedua mataku. Mencoba menikmati ciuman yang kami lakukan.Aku bisa mendengar suara kereta api yang berdesing dibelakangku menandakan bahwa kereta itu telah tiba. Masih belum ada tanda-tanda Ryeowook menghentikan ciumannya kepadaku. Dan aku seolah terhipnotis olehnya. Membiarkannya menyusuri setiap lekuk bibirku, aku bisa merasakan bibirku mulai basah kali ini,aku mulai melepaskan kepalan tanganku dan menggerakkannya ragu untuk menyentuh pinggang Ryeowook.(bisa gue bayangin dini girang abis). Sampai suara bising kereta api tidak begitu kuat lagi yang menandakan kereta itu berhenti sejenak,siap untuk membawa para penumpang.Kurasakan bibir Ryeowook mulai berhenti menciumku dan akhirnya melepaskannya secara lembut bibirnya dari bibirku. Aku membuka mataku perlahan dan bisa memandang Ryeowook yang juga memandangku tanpa senyumannya. Ryeowook menyentuh kulit pipiku dan mengelusnya lembut

“ Pulanglah~~keretanya sudah tiba “ ucapnya pelan . Aku menoleh untuk melihat kereta itu, beberapa penumpang sudah mulai memasuki kereta. Aku kembali menatap ryeowook, rasanya ingin sekali bertanya apa alasannya menciumku . Ryeowook kembali mendekatkan wajahnya tetapi tujuannya adalah telingaku. Dia berbisik pelan yang membuatku sedikit bergidik

“ Aku menyukaimu Kim Na Rha “ …………..

Yang kurasakan adalah aku seperti mengambang, semuanya terasa kosong dan hampa. Dia mengatakan apa??? Dia menyukaiku !! Apa aku sedang berada didunia fantasi kali ini. Kenapa semua terasa beterbangan, aku kembali mengedipkan mataku dan mulai tersadar. Ryeowook menyentuh pundakku dan membalikkan badanku lalu mendorong pelan tubuhku sampai menuju pintu kereta api express ini.

“ pulanglah~~” ucapnya pelan ketika berhasil mendorongku masuk kedalam kereta. Aku bisa merasakan tangannya yang menyentuh pundakku terlepas, aku berbalik perlahan, dia sudah melangkah mundur dan tepat saat itu pintu kereta api itu otomatis tertutup dengan Ryeowook yang berada diluar dan aku berada didalam. Aku akhirnya benar-benar sadar kali ini. Kereta mulai berjalan, aku mendekat kearah pintu kereta yang dilapisi kaca itu. Kereta berjalan pelan, Ryeowook sedikit berlari mengikuti kereta ini masih menatapku sambil tersenyum. Aku menempelkan kedua telapak tanganku sambil menatapnya . Kenapa jadinya seperti ini !! M ataku mulai terasa panas tanpa bisa kutahan. Bukan ini yang kuinginkan. Aku mulai menatap Ryeowook frustasi yang masih tetap sedikit berlari mengikuti kereta ini.

“Ryeowook~ssi !! “panggilku sedikit menggedor pintu kereta itu.

Ryeowook masih melemparkan senyumannya kepadaku. Kenapa begini !! Kurasakan sesuatu yang hangat mengalir pelan dari sudut mataku.

“ Kita pasti akan bertemu lagi !! “ ucap Ryeowook keras kepadaku, dia mulai memelankan larinya. Kumohon tetaplah berlari Kim Ryeowook!!Jangan berhenti mengejarku !! Kereta ini mulai menambah kecepatannya, aku semakin panik. Membuat jarakku dengan Ryeowook semakin menjauh.Ryeowook akhirnya benar-benar berhenti ,dia menatapku dengan masih mempertahankan senyumannya

“ AKU BENAR-BENAR MENYUKAIMU KIM NA RHA !!! “ teriaknya . Aku masih bisa melihat ekspresi wajahnya ketika meneriakkan kalimat itu. Benar-benar jujur.Air mataku benar-benar tumpah kali ini. Bayangan Ryeowook semakin kecil dan akhirnya menghilang bersamaan dengan kereta ini yang berbelok.Aku merosot kebawah, aku kembali menunjukkan ketidakpedulianku. Beberapa orang menoleh kearahku karena melihatku menangis. Aku sudah tidak peduli lagi, mereka tidak tahu apa-apa. Tidak akan mengerti apa yang kurasakan sekarang. Argghhhhh !!! Aku benci akhir yang seperti ini !!!!

…………………………………………..

6 thoughts on “Meeting Part 3

  1. huaaa… kasian kyupa… yongri knp gt… -_-
    jujur dr awal bgus kn.,,,😀 tp kl jd yong ri kyanya aku jg bkal ambil kptsn yg sama…
    tp kok mlah bkin kyu mundur dg pura2 ma seungri…
    tapi nice job.. aq suka part ini..
    kyu ksian.. miris baca nie part

  2. Kenapa di pisahin eehhhh? Nyebelin kenapa ga bilang aja sih dari awal kalo ryeowook tuh suka. Haeddehhh gemes ngeliatnya. Oh yah part2nya ga bisa di komen, udah ditutup kan? Jadi ga bisa komen deh disana. Maaf yah! Ceritanya bagus kok😄
    Salam kenal aku reders baru😄

  3. Di part 2nya gak ada kotak review nya masa?? Hmmm sekalian review di part 2 n 3 ja ne?😀
    part 2: pleaseee jgn lepaskan pelukan wookie dri nha ra…. Ck! Aaa nih ff buat q senyum2 gaje /,\

    part 3: omona? O.o wookie kiss nha ra??? /,\ ahh sudah bsa ditebak trnyata wookie jga menyukai nha ra😀
    di chap ni lebih sweet banget! >< pa lagi kalo ngebayangin gmna cara wookie kiss nha ra aigoo! /,\ *muka merah*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s