MEMORY and REVENGE Part 4

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Joon (Beast )

Goo Hara (KARA)

Ji Young (KARA)

Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre : Romance, Tragedy, Drama

Baca dulu : Part 1, part 2, part 3

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

NB : YANG BENER BUKAN DOO JONG TAPI DOO JOON !!! gue salah >.< *bow*

~Chapter 4

-Ketika dia mengulurkan tangannya kepadaku, ingin sekali untuk menyambutnya. Tetapi terkadang yang diinginkan olehku akan berbeda hasilnya dengan kerja tubuhku- Riska Fasyah

*Jung Yong Ri POV*

~

Setiap rasa, perasaan,sifat apakah akan selalu berubah . Sebuah kehangatan yang dulu sempat kurasakan darinya kini benar-benar tidak bisa kuraba sedikitpun dari dirinya. Terlalu banyak perubahan yang kurasakan termasuk pada dirinya. Aku hampir tidak percaya Doo Joon melakukan hal itu padaku, hal yang dia lakukan padaku benar-benar membuka semua memoriku akan sesuatu yang sangat ingin kulupakan.

Aku terduduk lemah dilantai sekarang, dan perlahan merapatkan kemejaku untuk menutupi tubuhku yang tadi terbuka. Aku merapatkannya dengan kedua tanganku karena aku tahu semua kancingnya telah terlepas dari kainnya.

Aku menatap punggung Kyuhyun lemah, tidak tahu bagaimana ekspresinya sekarang. Kalimat yang baru dia ucapkan tadi membuatku merasa bahwa aku benar-benar seorang korban pemerkosaan.

Kulihat Doo Joon mulai berdiri, dia menepuk-nepuk pundaknya seolah membersihkan debu yang menempel disana. Sekarang pandangan mata Doo Joon mengarah kearah Kyuhyun. Tidak ada senyuman sinis disana, yang ada hanya kemurkaan yang tergambar jelas diwajah Doo Joon yang membuatku seolah tidak mengenalnya sama sekali.Sekali lagi aku menelan ludah tawarku .

“huh..sepertinya aku harus berolah raga sedikit hari ini “ ucap Kyuhyun yang terlihat sangat santai dari nada suaranya.

Kemurkaan di wajah Doo Joon semakin jelas ketika dia mendengar kalimat Kyuhyun yang terlihat jelas sedang menantangnya. Doo Joon mulai berjalan garang kearah Kyuhyun, bisa kulihat Kyuhyun hanya menggerakkan kepalanya seolah sedang meregangkan otot-otot lehernya.

“Kau yang mencari masalah denganku !“ desis Doo Joon tajam .

“Huh..sudah lama aku tidak berkelahi, akhirnya ada juga jalannya… “ balas Kyuhyun yang tak kalah sinis.

Tidak ada yang bisa kulakukan. Aku mencoba berdiri dengan menopang tubuhku terlebih dahulu dengan salah satu lututku, tetapi bisa kurasakan rasa keram menyerang kedua kakiku. Aku terjatuh lagi dan hanya bisa melihat apa yang akan terjadi diatara mereka berdua.

~

BRAKKKK!!! Kulihat dengan mata kepalaku sendiri Doo Joon menabrak meja-meja mahasiswa yang membuatnya tersungkur untuk yang kedua kalinya. Kyuhyun berhasil menyerangnya untuk yang kedua kalinya, setelah tadi Doo Joon berhasil menghajar wajahnya.

Kyuhyun berjalan santai kearah Doo Joon yang sekarang masih terbaring lemah merasakan kesakitan dari serangan Kyuhyun. Dengan cepat Kyuhyun menarik kerah kemeja Doo Joon, dan hanya dengan menampilkan seringaian khas dari seorang Kyuhyun, dia langsung saja membenamkan tinjunya diwajah keras Doo Joon. Aku bergidik beberapa kali melihat Kyuhyun yang dengan tatapan bernafsu menghajar wajah Doo Joon. Bisa kulihat darah segar keluar dari hidung, sudut bibir dan pelipis Doo Joon.

Dalam sepersekian detik bisa kulihat perubahan mata dari Doo Joon.Mata Doo Joon yang berubah lemah membuatku tergetar seketika, aku seolah melihat dia yang dulu. Perasaan tidak tega melihat yang Kyuhyun lakukan pada Doo Joon tiba-tiba saja menghampiriku. Aku berusaha mengumpulkan tenagaku untuk berbicara kali ini

“Hentikan … “ ucapku mencoba menguatkan suaraku . Tetapi tidak ada tanda-tanda penghentian aktivitas dari Kyuhyun. Sekarang aku bisa melihat mata sayu Doo Joon yang menatap lemah Kyuhyun. Doo Joon mencoba menarik kerah Kyuhyun tapi itu terlihat sangat sia-sia . Rasa ibaku kepada Doo Joon muncul tiba-tiba. Aku seolah lupa pada perbuatannya tadi yang hampir memperkosaku.

“Hentikan !! Ku mohon hentikan Kyuhyun~ssi !!! “ teriakku diiringi isak tangisku .

Kyuhyun tetap melanjutkan aksinya dalam merusak wajah Doo Joon.

“HENTIKAN !!! “ teriakku lagi yang akhirnya bisa membuat Kyuhyun berhenti menghancurkan wajah Doo Joon. Nafasku terasa sangat berat, benar –benar sangat berat. Mataku terasa kabur secara  tiba-tiba, tetapi aku masih tetap memfokuskan pandanganku pada kedua orang itu. Kuperhatikan Kyuhyun mulai mendorong tubuh Doo Joon kebelakang yang membuat Doo Joon terbaring lagi. Tidak ada tanda-tanda perlawanan lagi dari Doo Joon.Apakah dia pingsan?? Aku kembali menopang tubuhku dengan kedua tanganku, sekarang aku menatap lantai yang ada dibawahku. Semua terasa berputar, aku oleng tiba-tiba yang membuatku jatuh . Tapi aku masih sadar, aku masih bisa mendengar derap langkah kaki yang berlari kearahku. Apakah itu Kyuhyun?? Sekuat tenaga aku mencoba merapatkan kembali kemejaku, jangan sampai Kyuhyun melihat tubuhku, walau aku tahu aku harus berusaha keras melawan kunang-kunang yang berputar dikepalaku.

“Yong Ri~ssi !!! “ panggil Kyuhyun yang tak kusangka sudah berada disampingku. Dengan masih terbaring aku mengeratkan peganganku pada kemejaku.

Samar-samar kulihat Kyuhyun melepaskan kedua jaketnya lalu dengan sigap Kyuhyun mendudukanku. Dia mencoba melepaskan tanganku yang sedang memegang kemejaku.

“jangan..” ucapku lemah.

“Aishhh !! Sudah jangan banyak bicara !! “ tukasnya dan berhasil melepaskan kedua tanganku. Tetapi tanpa memperhatikan apapun, Kyuhyun sudah memakaikanku jaketnya dan segera merelsletingnya rapat-rapat agar menutupi tubuhku. Aku hanya bisa menurut dengan semua perlakuannya dan memandangnya samar dibalik pandanganku yang mulai kabur. Walau kepalaku terasa mau pecah sekarang dan hampir susah memfokuskan pikiranku, tetapi aku masih bisa menyadari ekspresi Kyuhyun yang terlihat panik saat melihat kondisiku.

“Kita harus segera pergi !“ ucapnya . Sekarang Kyuhyun mengarahkan tanganku untuk mengalungkan tanganku di lehernya dan bergantung disana. Dan tanpa aba-aba Kyuhyun telah mengangkat tubuhku. Refleks kusandarkan kepalaku didadanya, aku benar-benar merasa lemah saat ini. Dia menggendong tubuhku dan membawaku keluar dari ruangan ini. Aku mulai memejamkan kedua mataku.

*Jung Yong Ri POV END*

***

*Author POV*

“Hei ada apa ini ?! “ tanya Taechyeon kaget , baru saja dia keluar dari toilet dan berniat menyusul Kyuhyun keruang seminar, tetapi yang dia lihat sekarang adalah Kyuhyun yang sedang menggendong seorang wanita dan membuat Taechyeon benar-benar bingung.

“Kau apakan gadis itu Kyuhyun~ah ?? “ tanya Taechyeon asal

“Jangan pernah membuat masalah yang terlalu serius !“ timpalnya yang membuat Kyuhyun melirik tajam kearahnya. Taechyeon menatap Kyuhyun, lalu menatap gadis yang digendong Kyuhyun dan kembali menatap Kyuhyun.

“Dia sudah ma..”

“Tutup mulutmu bodoh !! “ sambar Kyuhyun sebelum Taechyeon asal bicara .

“Aku tidak bisa menjelaskannya sekarang. Jadi lakukan saja apa yang kuperintahkan ! “ perintah Kyuhyun

“Tidak !! Jika kau habis membunuh seseorang aku tidak mau membantumu ! “ balas Taechyeon dengan tatapan ketegangan yang berlebihan. Kyuhyun mendesah kesal, dia mulai merasakan berat dari gadis yang sedang dia gendong ini.

“Sudah kubilang tutup mulutmu ! Jangan berpikir yang macam-macam !! “

“Jelaskan dulu …”

“TAECHYEON~AH !!! Atau kau ingin melihat aku membunuhmu ! Aku harus membawa gadis ini . Dia pingsan. Jadi lakukan yang kuperintahkan !! “ teriak Kyuhyun yang membuat mulut Taechyeon terkunci seketika

“Sebelum bajingan itu sadar !! Cepat bereskan semua barang-barang Yong Ri yang ada dimeja itu !! “ ucap Kyuhyun sambil menunjuk dengan menggerakkan kepalanya .

“bajingan..aku tidak mengerti ? “

“Lakukan saja BODOH !!! Cepat bereskan barang-barangnya lalu ikuti aku ! “ teriak Kyuhyun lagi kepada Taecyeon yang membuat Taecyeon terlonjak dan segera berlari kemeja yang tadi digunakan oleh Yong Ri untuk mengerjakan tugas-tugasnya.

Dengan sigap Taechyeon membereskan buku-buka dan laptop pribadi Yong Ri.

“CEPAT !!!! “ teriak Kyuhyun kepada Taechyon

Kyuhyun bisa mendengar erangan dari mulut Yong Ri . Apakah gadis ini belum pingsan sepenuhnya.

“Yong Ri~ssi ???” panggil Kyuhyun pelan, tetapi tidak ada tanggapan sedikitpun dari Yong Ri . Matanya terpejam tidak tenang,melihat Taechyeon yang telah selesai membereskan semua barang-barang Yong Ri , dengan sedikit berlari Kyuhyun keluar dari ruangan itu diikuti oleh Taechyeon yang ikut berlari dibelakangnya.

“Sabarlah~~ kau akan baik-baik saja “ bisik Kyuhyun pelan yang dia sendiri tidak yakin apakah Yong Ri mendengarnya atau tidak.

*Author POV END*

***

*Jung Yong Ri POV*

~Aku yakin aku tidak pingsan, aku berhasil membuka mataku lagi kali ini.

Aku bisa mendengar Kyuhyun mengatakan sesuatu , tetapi aku tidak bisa mendengarnya dengan jelas.

Semburat ungu dilangit memberitahuku bahwa senja telah berganti . Guncangan yang kurasakan membuat kepalaku semakin  pusing. Sepertinya Kyuhyun berlari berlari sambil menggendongku. Bisa kudengar detak jantungnya karena aku menyenderkan kepalaku didadanya. Entah hanya perasaanku atau tidak, aku merasa nyaman mendengar detak jantungnya yang berdetak jauh lebih cepat dari ukuran normal . Apakah dia mengkhawatirkanku ?? Seperti inikah rasanya ketika seseorang mengkhawatirkan keadaan kita.

“Cepat stop sebuah taksi Taechyeon~ah !” kudengar suara Kyuhyun yang memerintah sahabatnya itu. Ada Taechyeon juga sepertinya.

Terdengar decit ban mobil , yang menandakan mereka berhasil mendapatkan sebuah taksi.

“Bukakan pintunya ! “ perintah Kyuhyun . Aku tidak bisa memperhatikan dengan baik, yang aku tahu Taechyeon telah membukakan pintu taksi itu.

“Ah… Kau urus motorku ! Bawa semua barang-barang Yong Ri bersamamu . Kutunggu dirumahku ! “ ucap Kyuhyun cepat

“Hei tunggu dulu! Mana kunci motormu ??” tanya Taechyeon

“Ah..aku lupa, sepertinya disaku celanaku . Coba kau ambil ! “

Aku bisa mengira Taechyeon sedang mencari kunci motor Kyuhyun disakunya.

“HEI !! Bukan disitu bodoh !! “ teriak Kyuhyun

“Disaku belakangku “

“Ah..Maaf “

“Yak, sudah ditanganku “ lanjut Taechyeon yang sepertinya telah mendapatkan kunci motor itu.

Tanpa menjawab apapun, kurasakan Kyuhyun telah meletakkan tubuhku dikursi penumpang pada taksi itu. Dan tak perlu menunggu waktu lama Kyuhyun telah ikut masuk bersamaku kedalam taksi ini. Dengan hati-hati Kyuhyun meletakkan kepalaku dipahanya, kurasakan secara samar dia mengelus rambutku. Dengan setengah kesadaran yang kurasakan taksi ini mulai berjalan setelah Kyuhyun menyebutkan alamat yang akan kami tuju.

~

Kesadaranku mulai terkumpul kembali. Aku mengerjapkan mataku untuk membuat pandanganku lebih fokus dan terarah . Aku merasa sedikit nyaman kali ini . Kupikir Kyuhyun telah meletakkan tubuhku disebuah ranjang yang sangat empuk. Sekali lagi kukerjapkan mataku agar aku lebih fokus untuk dapat melihat Kyuhyun, setidaknya usahaku berhasil walau aku masih bisa merasakan jarum-jarum yang menusuk kepalaku.

Sekali lagi aku bisa melihat kepanikan diwajahnya. Kenapa dia sepanik itu???

Tak kuduga Kyuhyun dengan cepat telah melepaskan sepatuku dan kaos kakiku .

Aku telah benar-benar bisa membuka mataku dan dapat melihat Kyuhyun dengan jelas. Kyuhyun kembali menatap wajahku dan akhirnya dia sadar bahwa aku telah membuka mataku.

“Yong Ri~ssi , kau sudah sadar??” tanya Kyuhyun cepat . Aku tidak menjawab pertanyaannya sama sekali, dan mencoba untuk duduk walau aku tahu hal itu membuat kepalaku berputar lagi. Kyuhyun membantuku duduk dengan memegang kedua lenganku. Aku menghempaskan tangannya begitu saja yang dibalasnya dengan tatapan kesal kepadaku.

“Aku hanya hanya ingin membantumu ! “ ucapnya gusar.

“Aku tidak memintanya “balasku datar tanpa memandang wajahnya justru sibuk mengedarkan pandanganku kesemua sudut ruangan yang ada dikamarnya.

“Ini dikamarku “ ucap Kyuhyun sekilas lalu berjalan menjauhiku menuju sudut ruangan yang disana terdapat sebuah meja yang berisi semua keperluan Kyuhyun.

TOK!! TOK!! , aku dan Kyuhyun serempak menoleh ke pintu kamar Kyuhyun. Aku hanya terdiam dan memperhatikan Kyuhyun yang sekarang berjalan kepintu itu. Dia membukanya pelan dan berdiri seorang wanita yang sudah cukup beumur dihadapannya.

“Ada apa ajuhma ???”

“Teman anda Taechyeon ada dibawah tuan muda “ ucap ajuhma itu.

“Ah, baiklah aku akan segera turun . Suruh dia menungguku “

“Ne tuan muda “

Kyuhyun berbalik untuk kembali menatapku.

“Kau ..” dia menunjukku dengan jari telunjuknya yang membuatku mengernyitkan kedua alisku

“Jangan kemana-mana ! Tunggulah disini, aku akan segera kembali. Jika kau lapar dikulkas ku yang ada diujung ruangan itu..” dia menunjuk kulkas kecil yang berada tak jauh dari mejanya

“ada banyak makanan, kau bisa makan apa saja yang kau mau “ ucapnya santai yang kentara sekali menyombongkan isi kulkasnya(?)

Kyuhyun berbalik lagi dan dia keluar dari kamarnya tidak lupa menutup pintu kamarnya sendiri.

HENING~~

Aku mulai menegakkan tubuhku, dan perlahan berjalan kearah jendela yang memang sedikit terbuka. Kupikir aku membutuhkan udara segar untuk bernafas.Kulihat dari jendela ini pemandangan halaman samping rumah Kyuhyun yang cukup luas dan asri. Kolam renang yang berada tepat dibawah pohon ek terkesan sangat tenang dan damai. Lama aku bersandar pada jendela ini. Sesekali menghembuskan nafas pelan, entahlah kenapa aku bisa merasakan perasaan lega dari ruangan ini. Kejadian bersama Doo Joon perlahan menjauhi pikiranku. Aku benar-benar merasa tenang saat ini. Apa ini karenanya ~~

~

Tidak sampai 30 menit Kyuhyun telah kembali kekamarnya, dia melihatku yang masih sibuk memandangi halaman samping rumahnya yang menurutku sangat ampuh sebagai terapi menghilangkan kegalauanku ini.

“Sedang apa ?? “

Aku menoleh tepat ketika dia telah berada sangat dekat disebelahku. Dia membawa segelas susu dan menyerahkan kepadaku. Aku hanya memandang gelas yang berisi susu itu tanpa mengambilnya dari tangan Kyuhyun lalu kembali menatap halaman rumah Kyuhyun ini.

Kurasakan Kyuhyun mengedikkan bahunya dan mulai ikut memandang halaman rumahnya ini.

“Ya sudah kalau tidak mau  “ Dia menegak susu itu dan masih tetap menatap lurus kedepan. Perlahan aku kembali menoleh kearahnya.

DEG!! Aku mengatubkan mulutku rapat dan mulai memalingkan wajahku agar tidak menatapnya lagi. Yang kulihat tadi adalah mata yang sangat teduh yang tidak pernah aku lihat dimiliki oleh siapapun. Aku terhenyak dan mulai tidak fokus memandang halaman ini lagi. Aku mengepalkan tanganku kuat, mungkin bukan detakan yang kuat yang kurasakan dari jantungku ini. Tetapi yang aku tahu jantungku hanya mulai berdetak tidak karuan, sangat susah mengontrolnya.

“Apa kau tahu ,, aku tidak pernah membawa seorang wanita kerumahku “ kepalan tanganku semakin kuat, Kyuhyun masih belum melanjutkan kalimatnya. Yang kulakukan justru membalikkan badanku dan meninggalkan Kyuhyun. Aku berjalan ketempat dimana Kyuhyun menaruh sepatuku

“Hei aku sedang berbicara kepadamu! “

Kuacuhkan kalimatnya yang terlihat sekali kesal akan sikapku. Aku mulai memakai sepatuku dengan duduk diujung ranjang Kyuhyun. Tanpa kusadari Kyuhyun telah berada didepanku, dengan mengejutkanku Kyuhyun berjongkok didepanku. Dan melepaskan sepatuku yang baru saja selesai kupakai

“Apa yang kau lakukan!! “ tanyaku gusar kepadanya. Dia telah merampas sepatuku , dan tanpa mempedulikan protesku dia kembali berjalan kejendelanya. Dia sempat tersenyum sekilas kearahku, dan dengan santai melemparkan kedua sepatuku keluar jendela itu. Aku dibuat ternganga oleh perbuatannya. Dia menepuk-nepuk tangannya seolah telah melakukan sesuatu yang berguna.

“Apa yang kau lakukan?! “ ucapku mengulang pertanyaanku, hanya saja berbeda nada kali ini. Dia kembali mengumbar senyumnya dan kembali berjalan kearahku. Dia berkacak pinggang didepanku dan memiringkan kepalanya sedikit yang membuat rambutnya ikut mengikuti gerakan kepalanya

“Ceritakan padaku, apa hubunganmu dengan pria tadi?? “ tanyanya to the point dan perlahan senyuman diwajahnya menghilang dan berganti dengan tatapan penasaran darinya. Tanpa berkedip aku balas memandangnya langsung kedalam matanya. Entah perasaan yang muncul dari mana, aku justru mengatakan hal ini kepadanya yang aku sendiri tidak percaya telah mengatakannya

“Kau ingin tahu….” jawabku pelan

~

Mata Kyuhyun seolah langsung mentransferkan energi kepadaku untuk berani menjawab pertanyaan yang ia ajukan kepadaku.

Sekarang kami berdua sedang duduk lantai kamar Kyuhyun sambil bersender pada ranjangnya. Aku terduduk sambil memeluk kedua lututku dengan Kyuhyun yang duduk disebelahku . Dia belum mengatakan apa-apa seolah menungguku untuk mengungkapkan semuanya.

Aku menelan ludahku dan mulai membuka mulutku. Entahlah mau memulai dari mana, tapi sepertinya jalan ini akan ada manfaatnya untukku nanti.

“Aku sudah mengenal Doo Joon sejak usiaku 7 tahun “ Aku berhenti sebentar menarik nafas pelan mencoba kembali membuka memoriku dulu ketika aku tumbuh besar bersama Doo Joon, orang yang pernah kuanggap sebagai hadiah yang Tuhan berikan padaku.

“Jika kau bertanya kenapa aku bisa mengenalnya sejak dulu, jujur aku sendiri tidak tahu. Ibuku menitipkanku…” sebenarnya aku mencoba menghindari kata-kata menjual atau apa karena aku tidak ingin menceritakan bagian itu kepada Kyuhyun

“ ibuku menitipkanku kepada ayah Doo Joon saat usiaku menginjak 6 tahun. Aku hidup bersamanya selama lebih dari 10 tahun bersamanya. Dia hampir menemaniku disetiap  hariku. Yang melindungiku saat aku dikerjain semua temanku, saat semua orang menjauhiku hanya dia yang mau bermain denganku . Disaat semua orang mencoba mengganggu hidupku hanya dia yang mengucapkan janji untuk selalu menjagaku. Ketika aku mulai meneteskan air mataku , dengan cepat dia telah menghapusnya dengan kedua tangannya. Dia benar-benar hadiah Tuhan untukku…saat itu….” ucapku panjang lebar diakhiri nafas berat yang kuhembuskan lewat mulutku.

Aku yakin Kyuhyun sedang memandangku, tetapi aku tidak mau repot-repot balas menatapnya. Aku merasa memoriku dulu bersama Doo Joon semakin terbuka jelas.

“Sampai suatu saat….” Aku terdiam lama belum melanjutkan kalimatku sama sekali.

“sampai suatu saat??? “ lanjut Kyuhyun mencoba mengingatkanku kalimat yang terakhir kuucapkan barusan.

“Aku …aku tidak bisa mengingatnya…” desahku pelan lalu menundukkan kepalaku

“Ceritamu masih menggantung !! “ ucap Kyuhyun . Aku mengabaikannya dan masih menundukkan kepalaku lalu mulai menggelengkan kepalaku.

“Aku benar-benar tidak bisa mengingatnya setelah kejadian itu ! “ . Kurasakan Kyuhyun menyentuh pundakku yang membuatku kembali menegakkan kepalaku dan perlahan menoleh untuk balas menatapnya.

“Kejadian apa??” tanya Kyuhyun lagi . Untuk kali ini aku sama sekali tidak ingin menjawab pertanyaanya. Seharusnya memang dari awal aku tidak bercerita apapun kepadanya. Semuanya semakin menjurus pada peristiwa itu. Aku tidak ingin orang-orang tahu masa lalu kelamku dulu.

“Jangan memaksaku untuk bercerita lagi, kepalaku bertambah pusing ..” aku mencari-cari alasan sebisaku, dan mulai mengalihkan pandanganku darinya. Sepertinya aku berhasil, Kyuhyun sama sekali tidak melemparkan kalimat pertanyaan lagi. Kupikir sudah cukup aku berada dirumahnya, aku harus pulang, mengurus kehidupanku sendiri tampak campur tangan dari orang lain walaupun aku tahu mereka hanya berniat membantu saja, tetapi orang sepertiku sangat tidak pantas menerima bantuan dalam bentuk apapun.

“Aku ingin pulang..” ucapku pelan namun mantab . Kurasakan Kyuhyun menatapku, aku tidak ingin balas menatapnya hanya tetap menatap lurus kedepan dan mengulangi perkataanku

“Aku ingin pulang! “ kutegaskan kalimatku kali ini .

*Jung Yong Ri POV END*

***

*Author POV*

~Doo Joon membanting semua perabotan yang ada dikamar apartemennya. Dia berteriak, memaki, menghujat, mengumpat satu nama yaitu Jung Yong Ri. Sesekali dia merasakan perih disudut bibirnya atau beberpa luka lebam diwajahnya. Tetapi rasa benci yang dia rasakan sekarang kepada Yong Ri sedikit membuatnya lupa akan sakit diwajahnya itu.

PRANG !!! Doo Joon meninju sebuah kaca lemari yang membuat kaca itu hancur berantakan.

“Oppa !! “ panggil seorang gadis yang sedari tadi berdiri ketakutan disudut ruangan.Doo Joon menoleh sadis kepada gadis itu. Tebersit rasa penyesalan pada gadis itu, seharusnya dia jangan memanggil Doo Joon disaat emosinya itu sedang memuncak yang akan membuat dirinya sendiri akan menjadi  pelampiasan dari emosi Doo Joon. Doo Joon berjalan murka kearah gadis itu dan dengan cepat melayangkan sebuah tamparan keras kearah pipi gadis itu.

PLAKK!! Tidak ada perlawanan dari gadis yang ada dihadapan Doo Joon itu, Doo Joon kini telah menarik rambut panjang gadis itu kebelakang yang membuat gadis itu meringis kesakitan.

“KAU BODOH!! “ teriak Doo Joon didepan wajah gadis itu .

“Maafkan aku Oppa ~~ “ rengek gadis itu sengsara. Doo Joon tertawa sinis yang memperlihatkan sisi tergelap dari dirinya.

“Aku tidak ingin ada kegagalan lagi !! Buat dia menjadi milikku. HANYA MILIKKU !! “ Doo Joon mengakhiri kalimatnya yang terakhir dengan berteriak lagi ditelinga gadis itu.

“Ne, oppa..” gadis itu menjawab dengan suara gemetar perintah dari Doo Joon. Doo Joon kembali tersenyum melihat gadis itu yang sudah sangat ketakutan, dia mengendurkan jambakannya dan mulai mengelus pipi gadis itu. Mata Doo Joon kini menatap bibir gadis itu, dan tanpa menunggu lama Doo Joon telah melumat bibir gadis itu, dia menekan kepala gadis itu agar lebih dapat menguasai(?) bibir gadis itu. Dengan sekali dorongan Doo Joon telah merebahkan secara kasar tubuh gadis itu dengan Doo Joon berada diatas tubuhnya. Dia melepaskan ciuman dibibirnya dan mengarahkan bibir tipisnya kearah telinga gadis itu dan berbisik pelan disana .

“Lakukan yang terbaik “ bisiknya pelan namun tajam dan menusuk. Senyum sinis kembali merekah diwajah kerasnya disusul dengan Doo Joon menggigit telinga dari gadis itu.

Hanya terdengar desahan kesakitan dari gadis itu.

*Author POV END* (terusin ndiri ya, apa yang mereka lakuin . BWAKAKAKAK!! )

***

*Jung Yong Ri POV*

~

Hampir 3 hari ini aku sama sekali tidak masuk kerja dan kuliah . Bos tempatku bekerja sampai menelponku berkali-kali ,menanyakan apakah aku masih ingin bekerja dengannya atau tidak. Sudah seminggu aku ijin dari pekerjaanku, kalau seperti ini sepertinya aku harus meminta tambahan hari lagi untukku tidak masuk bekerja. Aku beruntung karena orang itulah yang memasukkanku pada tempat bekerjaku sekarang, yang sebenarnya dia adalah sehabat dekat dari bosku yang membuat bosku sama sekali tidak bisa memecatku. Terlalu banyak kebaikan yang dia tinggalkan untukku yang aku sendiri entah tahu atau tidak bisa membalas semua kebaikannnya padaku. Yang selalu aku tahu, aku sangat merindukannya.

Aku menatap layar handphoneku sekarang karena ada sebuah sms yang baru masuk. Aku membukanya dan lagi-lagi sms ini dari Jin Ri . Entahlah sudah berapa kali gadis itu mengirimkan sms kepadaku, menanyakan keadaanku , kenapa aku tidak berangkat kuliah, atau kenapa tidak menjawab telpon dan smsnya sama sekali . Maafkan aku Jin Ri, aku benar-benar ingin menenangkan diriku. Kulemparkan handphoneku kesudut tempat tidurku dan kembali merebahkan tubuhku sambil menatap langit-langit kamarku. Begitu banyak hal yang melintas dipikiranku saat ini, sampai-sampai aku sendiri sangat bingung dan frustasi dibuatnya.

TING TONG!!

Aku melirik sekilas kearah pintu kamarku, sepertinya pesananku sudah datang . Yah, aku memang memesan makanan cepat saji, karena aku sama sekali tidak masak beberapa hari ini.Kupaksakan tubuhku untuk bangun dan melangkahkan kaki ku keluar dari kamar ini berjalan menuju pintu depan.

Sesampainya dipintu depan, tanpa pikir panjang kubuka pintu itu untuk menyambut makananku.Tetapi seketika mataku melebar karena sekarang yang berdiri dihadapanku bukanlah seorang pengantar makanan tetapi justru Seungri yang terlihat tersenyum lebar, ketika dia tahu aku telah membukakan pintu ini.

“Annyeong…” tidak ingin mendengarkan kalimat selanjutnya dengan cepat kututup pintu itu didepannya, tetapi kurasakan ada yang menahan pintu itu, yang ternyata Seungri telah menahan dengan tangannya. Aku meliriknya tajam atas kelakuannya.

“Mau apa?! “ ucapku ketus kepadanya. Dia hanya memajukan mulutnya sebentar menyadari sikap dinginku kepadanya. Tetapi kembali merubah ekspresi wajahnya menjadi ceria lagi

“Apa kau sakit?? Sudah 3 hari ini kau tidak kuliah . Aku membawakan makanan untukmu . Kita makan bersama bagaimana ?” tanyanya

Aku melirik sekantung plastik yang aku yakin berisi makanan, lalu kembali meliriknya

“Tidak perlu, aku sudah pesan makanan “ balasku malas. Aku kembali ingin menutup pintuku tetapi lagi-lagi Seungri telah menahannya dengan salah satu tangannya. Aku kembali melirik kesal kearahnya. Apa sih maunya pria ini?!

“Sayang kalau tidak dimakan . Lagi pula aku khusus kesini benar-benar ingin menjengukmu . Setidaknya hargai niat baikku Yong Ri~ya ..” bahkan dia telah berani menggunakan sapaan kedekatan padaku

“Jika pesananmu datang kita kan bisa makan bersama-sama dan lebih menambah banyak makanan. Iya kan ??” tanyanya sambil memasang tampang manis diwajahnya.

“Kau sendiri yang bilang ‘jangan membuat seorang teman menjadi kesal ‘ . Nah aku akan kecewa dan kesal jika kau tidak mau menerima makananku ini “

Dengan menghembuskan nafas berat, akhirnya aku mengulurkan tanganku untuk menerima pemberiannya itu. Senyum diwajahnya semakin melebar ketika melihatku menerima makanannya.

“Aku sudah menerimanya, jadi…” belum sempat aku menyelesaikan kalimatku , Seungri telah melebarkan pintu rumahku dan melenggang masuk kedalam rumahku tanpa aku menawarkannya .

“Rumahmu nyaman juga “ ucapnya sambil menatap keseluruh penjuru rumahku. Aku memadang punggungnya kesal, dan mencoba melatih kesabaranku dalam menghadapi tingkahnya, aku menutup pintu depan rumahku, lalu bebalik untuk menghampiri Seungri yang sekarang seolah merasa berada dirumahnya sendiri.

“Aku tidak punya waktu lama, jadi selesai makan kau harus pulang !” ucapku tegas kepadanya. Seungri menoleh untuk menatapku. Dia mengulum senyumnya tetapi perlahan menganggukan kepalanya

“Tidak masalah~~ Yang penting sudah makan bersama khan ??” ucapnya . Aku tidak menggubris ucapannya sama sekali dan mulai melangkahkan kakiku kearah dapur.

~

Sekarang kami berdua berada dimeja makanku yang sederhana . Jujur kuakui makanan yang dibawa Seungri sangat enak. Aku hampir mati bosan setiap hari makan mi atau makanan cepat saji lainnya. Setidaknya makanan yang dibawa Seungri ini bisa menggantikan giziku yang beberapa hari ini tidak terpenuhi.

“Pelan-pelan saja makannya “ ucap Seungri yang aku yakin sedari tadi memperhatikanku. Tidak meu repot membalas ucapannya, aku tetap melanjutkan makanku tetapi dengan tempo yang lebih pelan. Merasa butuh air aku segera menegak segelas air yang tadi sudah kusiapkan.

“Kau begitu lapar ya??” tanya Seungri kepadaku. Sekali lagi aku tidak menggubris kata-katanya sama sekali. Kudengar desahan nafas pelan dari Seungri,

“Yong Ri~ya ! “ panggilnya pelan. Aku tetap melanjutkan aktivitasku ,tidak ingin repot menjawab panggilannnya .

“Sepertinya,,” Seungri memulai, sekarang aku memasukan beberapa lauk kemulutku

“kurasa aku..” lanjut Seungri . aku sudah kembali memasukkan nasi kedalam mulutku.

“kupikir aku menyukaimu Yong Ri~ya ! “ . Aku terbatuk keras kali ini. Makanan yang ada dimulutku seolah terdorong tiba-tiba kedalam tenggorokanku. Dengan cepat aku mengambil gelas yang berisi air itu dan meneguknya sampai habis. Merasa aku sudah selamat dari kejadian keselek(?) makanan, aku menatap Seungri dengan melebarkan kedua mataku. Deungri telah balas menatapku , tanpa senyum diwajahnya yang seolah memancarkan sebuah keseriusan disana .

“Aku menyukaimu ..” ucapnya mengulang pernyataannya tadi.

……………….

Perasaan suka memang bisa muncul kapan saja, tetapi apa kau tahu ? Perasaan suka itu sebenarnya telah menjadi dasar penyusun dihati kita. Hanya perlu sebuah rangsangan untuk membangkitkan rasa itu. Aku hanya berfikir apa yang membuat Seugri menyukaiku???

TBC

* aw..aw..aw..aw..aw…

TBC dulu yah~~ aku buat agak panjang looo ini, walau kejadiannya dikit.

Ada yang rindu ma Goo Hara atau Ji Young?? Wkwkwkkwk

Oh iya untuk part ini, maaf banget rahasia Yong Ri belum aku bisa kasih tau secara mendetil, ntar bakal pada tahu jalan ceritanya dengan cepat. Pokoknya yang Yong Ri ceritakan tentang masa lalunya itu, hanya dari sudut pandangnya aja, jadi dia sendiri belum tahu secara jelas bagaimana masa lalu dia.

Ada beberapa tokoh yang belum aku munculin, tetapi nama mereka ga aku tulis di cast. Nah itu yang seharunya jadi pertanyaan kalian. Siapa ibu dan ayah dari Yong Ri?? Lalu diepisode pertama, siapa yang jadi korban pembunuhan, dan disana ada saksi juga kan seorang pria (cek part 1) , nah dia siapa juga, dan apa yang terjadi ma pria itu. Hahahaha~~ masih rahasia ya! Silahkan menebak-nebak ya readers.

Maaf kalo part ini ga memuaskan(?) kalian . Aku lagi mau ujian akhir ditempatku kuliah. Jadi aku mau lebih focus kekuliahku. Part 5 ga tau ngepost kapan dan pake PW apa ga? Nanti aku kabarin lebat fb aku ma twitter aku @Riska_Fasyahà jangan lupa follow ya ~~

Okey, makasih yang udah baca. WAJIB KOMEN !! Hargai karya gue, dan buat Siders2 yang berkeliaran udah baca dang a komen , MALU WOY!! Wkwkwkwkkw

Mungkin gue sendiri author terkejam di dunia perFF’an..hheeheheh

Part 5 tungguin yah~~ buat pembaca setiaku dan yang rajin koment, aku pastiin ga bakal kesulitan dapat PW jika aku beneran ngasih PW di part2 selanjutnya^^

Keep RCL~~love youuuu

134 thoughts on “MEMORY and REVENGE Part 4

  1. Ahh ini aku Msh penasaran dg latar belakang yong ri dan masa lalunya,terutama hub. Dg doo joon…peredaran kyuhyun krang bnyak, dan kebradaan seungri timbul tenggelam seenaknya,,msh jg penasaran..lanjuttttt lg !

  2. ya..pnasaran lg dech,jd hrus nunggu next partnya..wah seungri mulai jujur nich sm perasaannya. gmana sm perasaan yongri dan kyuppa?

  3. Makin kesini makin seru aja ceritanya chingu”
    menurut q si lk2 yg di bunuh ma young ri ada hubungannya sma doojoon mkanya sekarang si doojoonnya pengen bls dedam…
    Duh seungri udah nembak duluan aduh.. Kapan abang kyu nembak jga hihihi
    lanjut thor semangat!!

  4. Penasaran semakin membabi buta, sempet kesel jg komen di part2 sebelumnya gagal mulu, semoga disini ga..

    Ah iya, Kyu disini ga berhubungan dgn masalalu Yongri kan?? Semoga Kyu bener2 tulus bantu Yongri..
    Dan kayaknya Yongri udah mulai nyaman deket Kyu, walau Yongri dingin bgt sifatnya..
    Ah! Doojoon, baru kali ini baca karakter Doojoon yg sepertinya sedikit menakutkan..
    Keren dan saya amat sangat penasaran

    Annyong reader baru imnida..
    Izin baca part selanjutnya, fighting!!

  5. Penasaran semakin membabi buta, sempet kesel jg komen di part2 sebelumnya gagal mulu, semoga disini ga..

    Ah iya, Kyu disini ga berhubungan dgn masalalu Yongri kan?? Semoga Kyu bener2 tulus bantu Yongri..
    Dan kayaknya Yongri udah mulai nyaman deket Kyu, walau Yongri dingin bgt sifatnya..
    Ah! Doojoon, baru kali ini baca karakter Doojoon yg sepertinya sedikit menakutkan..
    Keren dan saya amat sangat penasaran

    Annyong reader baru imnida..
    Izin baca part selanjutnya, fighting!! ^^

  6. Masih penuh dengan misteri FF ini. Kasihan ya, Seungri dicuekin terus sama Yong Ri, tapi masih berani ngungkapin perasaan sukanya hehehe
    Aku koq agak curiga ya kalo Jin Ri ada hubungan dengan Doo Joon..
    Well, we will see ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s