MEMORY and REVENGE part 2

Judul : MEMORY and REVENGE

Cast :   Jung Yong Ri (my fiction)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Seung Hyun / Seungri (Big Bang )

Choi Jin Ri aka Sulli (fx)

Yoon Doo Jong (Beast )

Goo Hara (KARA)

Ji Young (KARA)

Taechyeon (2pm)

Author : Riska Fasyah Bayenti

Rating : Restriced (terbatas)

Length : Chapter

Genre   : Romance, Tragedy, Drama

Desclaimer : Karakter Jung Yong Ri murni hanya imajinasi saya dan asli karangan saya. Sah sepenuhnya milik saya bukan untuk diJIPLAK!!! Sedangkan karakter yang lain sah sepenuhnya milik Tuhan saya hanya meminjam . Sudut pandang saya ambil dari Jung Yong Ri dan Author

~Chapter 2

-tidak ada alasan untuk saling tolong menolong dan tidak ada alasan untuk menolak sebuah ketulusan dari orang lain- Riska Fasyah

*Author POV*

~Kyuhyun kembali menuju kekelasnya. Sepertinya dia tadi meninggalkan sesuatu yang menurutnya sangat penting. Taechyeon menunggunya didepan gedung fakultas ini. Kyuhyun melirik jam ditangannya, waktu sudah menunjukkan pukul enam sore. Dia bisa melihat kelasnya sekarang. Kyuhyun sedikit mempercepat langkahnya. Dia berhasil sampai didepan pintu kelasnya. Ketika Kyuhyun memegang engsel pintu dari kelasnya. Langkahnya terhenti seketika ketika dia mendengar suara tawa yang berasal dari anak tangga yang menuju keatap gedung itu. Merasa sedikit mengenal suara tawa itu, Kyuhyun segera masuk kedalam kelas, dia membuka sedikit pintu agar tetap bisa menjaga pendengarannya.

“kita tidak kelawatan kan ?? “ tanya Ji Young kepada Hara, senyuman mulai menghilang dari wajahnya. Kyuhyun sekarang bisa melihat hara dan Ji Young yang sekarang berdiri didepan kelas mereka.

“Hei !! Jangan merasa kasian seperti itu. Bocah itu pantas menerimanya !! “ ucap Hara kepada sahabatnya itu. Kyuhyun semakin memperlebar daun telingannya agar dapat mendengar pembicaraan dari dua wanita itu. Apa lagi yang direncanakan oleh mereka ?? Pikir Kyuhyun dalam hati.

“Tapi bagaimana dia mau pulang Hara~ya ??”

“Ji Young~ah !! Kau khawatir padanya?? Temani saja dia kalau kau mau “ bentak Hara

“Anii..bukan begitu. Apakah ini tidak keterlaluan terhadap Yong Ri ???”

Kyuhyun mengerutkan kedua alisnya. Yong Ri?? Dia tahu nama itu. Gadis yang selalu memandangnya dengan tatapan dingin.Apa lagi yang mereka berdua lakukan terhadap Yong Ri.

“ Sudahlah..kau tidak perlu repot-repot memikirkannya !! Kita pulang sekarang “ ajak Hara

“Tapi bagaimana dia mau pulang, kita telah membuang pakaiannya ..”

“Ji Young~ah !!! “ bentak Hara sekali lagi yang membuat nyali Ji Young menciut seketika .

“Kau memilih ikut denganku atau menemaninya !! “ tanya Hara sadis. Kyuhyun bisa melihat Ji Young yang tidak bisa berkutik mendapatkan pilihan dari Hara .

“ maaf..” ucap Ji Young pelan. Hara menghembuskan nafasnya kesal, dan menatap Ji Young malas

“ Kita pulang !!! “ perintahnya sambil melanjutkan langkahnya yang tadi tertunda diikuti dengan Ji Young yang berjalan dibelakangnya.

Merasa kedua wanita itu telah benar-benar pergi. Kyuhyun berjalan kemejanya sebentar. Dia mengambil sesuatu yang memang tadi tertinggal di mejanya. Kyuhyun segera menyimpannya kedalam saku celananya. Dia tampak berfikir sebentar kali ini. Mencoba mempertimbangkan sesuatu yang sedang ada didalam pikirannya.

“Aishhhhh~~~ “ Kyuhyun mendecakkan lidahnya, lalu dia mengeluarkan handphonenya dan mencari nama Taechyeon di phonebooknya. Berhasil menemukannya Kyuhyun segera menekan tombol hijau lalu menaruh hanphonenya ditelinga kanannya. Tidak menunggu waktu lama Kyuhyun bisa mendengar suara Taechyeon yang berada disebrang telpon

“Kau pulanglah duluan !! Aku ada urusan ! Tidak usah menungguku ..” dan tanpa menunggu jawaban dari Taechyeon, Kyuhyun segera menekan tombol merah untuk mengakhiri panggilannya.Kyuhyun kembali memasukkan hadphonenya kedalam saku celananya dan berjalan keluar dari ruangan kelas ini.Kyuhyun tampak ragu memandang tangga yang mengarah keatap gedung ini. Dia mencoba berfikir jernih kali ini. Kyuhyun mencoba mengalihkan pandangannya dari anak tangga itu, tetapi sepertinya dia tidak berhasil . Kyuhyun kembali memandang tangga dan akhirnya mendesah berat

, “ Sepertinya aku masih punya hati nurani..” ucapnya pelan kepada diri sendiri lalu berjalan kearah tangga itu. Dia memutuskan untuk sedikit berlari dan menaiki anak tangga itu satu persatu.

*Author POV END*

***

*Jung Yong Ri POV*

~Bisa kulihat matahari diufuk barat semakin menurun yang menandakan bahwa dia akan menghilang dari peredaran dilangit korea.Aku semakin kuat memeluk lututku sendiri seolah menyembunyikan tubuhku yang setengah telanjang ini. Punggungku yang langsung menyentuh tembok terasa sangat dingin. Bisa kurasakan bibirku sekarang bergetar, aku benar-benar tidak bisa menyembunyikan rasa takutku kali ini. Aku juga tidak mungkin memutuskan pulang dalam keadaan seperti ini. Air mata yang hangat kembali bergulir membasahi pipiku. Aku sesenggukan pelan yang kuharap bisa meredakan rasa sesak didadaku. Angin mulai menunjukkan perannya kali ini. Rambutku yang panjang beterbangan bebas menutupi wajahku. Sedikit membantuku menyembunyikan wajahku sendiri .

Drap..drap..terdengar langkah berat yang mendekatiku. Aku segera mendongakkan kepalaku. Apakah ada yang datang kesini?? Semoga saja itu wanita, kuharap dia bisa membantuku. Langkah itu semakin mendekatiku, tetapi aku masih belum bisa melihat siapa pemilik langkah kaki ini. Aku siap membuka mulutku untuk memberitahukan posisiku sampai kudengar suara yang benar-benar kukenal memanggil namaku

“Yong Ri~ssi ?? ..” Aku menutup mulutku cepat. Tidak !! Jangan dia, kumohon jangan dia. Ya Tuhan, apakah kau benar-benar telah mengutukku ?? Kumohon jangan dia lagi yang menolongku. Cukup satu kali saja aku mempunyai hutang balas budi padanya, jangan untuk yang kedua kalinya dia menolongku. Aku semakin merapat ketembok, walaupun aku tahu ini semua akan sia-sia. Aku bisa mendengar dengan jelas langkah kaki Kyuhyun yang semakin mendekat kearahku.

“Yong Ri~ssi ??? Apakah itu kau ???” aku mendengar jelas suara Kyuhyun sekarang. Aku yakin sekarang dia sudah melihatku.Aku semakin menundukkan kepalaku. Bisa kurasakan langkahnya semakin mendekat.

“Jangan kesini !! Kumohon jangan kesini !! “ ucapku kuat yang akau tahu membuat langkah Kyuhyun terhenti.

“Yong Ri~ssi..kau…”

“Kumohon jangan katakan apapun !! Pergilah !!! “ ucapku dibalik tangisanku. Yah aku menangis sekarang. Aku yakin Kyuhyun bisa melihatku tanpa berpakaian walau aku sudah berusaha menutupi tubuhku. Kudengar nafas berat meluncur dari mulut Kyuhyun. Aku masih belum berani mendongakkan kepalaku. Aku semakin meneggelamkan kepalaku tertunduk sambil memeluk kuat lututku. Jika ada yang bisa kuminta kali ini dan akan segera terkabul, aku hanya ingin Tuhan segera mencabut nyawaku. Mati mungkin lebih baik. Sudah cukup aku tersiksa dikehidupanku ini.

Mataku membulat sekarang, karena Kyuhyun tetap melanjutkan langkahnya.

“Kumohon berhenti !! Jangan kesini !! “ teriakku frustasi. Tetapi aku bisa mendengar jelas langkah Kyuhyun yang semakin mendekat kearahku. Sekarang aku bisa melihat sepasang sepatu berada tidak lebih setengah meter didepanku. Aku tahu itu dia, Kyuhyun pasti sudah melihat keadaanku. Aku benar-benar ingin mati Tuhan, sebegitukah Kau membenciku??? !!

“Pakai ini !!! “ , aku memberanikan untuk mendongakkan kepalaku, tanpa mengendorkan pelukan dilututku aku menatap Kyuhyun yang telah melepaskan kaos yang tadi dia pakai. Aku bisa melihat dengan jelas ekspresi wajah Kyuhyun yang seolah mengatakan  dia iba terhadapku.

“Pakai ini..” Kyuhyun mengulangi ucapannya . Aku mengalihkan pandanganku kekaos yang sedang dipegangnya. Dia kembali menyodorkan kearahku. Aku belum berani untuk mengambilnya karena itu artinya aku harus melepaskan pelukan dilututku. Entah Kyuhyun menyadarinya atau tidak,dia melemparkan kaos oblongnya kelantai, kemudian dia membalikkan badannya untuk tidak melihat kearahku.

“Pakailah itu !! Aku tidak akan membalikkan badanku ..” ucapnya pelan. Aku menatap punggung Kyuhyun yang sekarang hanya tertutup oleh singlet ketat yang menempel langsung pada tubuhnya. Sedikit ragu aku mengambil kaos Kyuhyun, setelah merasa yakin. Dengan cepat aku segera memakai baju itu. Aku sudah tidak punya pilihan lain, kali ini memang dia lagi yang harus menolongku.

“Kau sudah selesai ???” tanya Kyuhyun , dia masih membelakangiku .

“ne..” balasku pelan. Ragu-ragu Kyuhyun mulai membalikkan badannya, dia mulai menatapku kali ini. Aku hanya bisa menunduk tidak berani membalas pandangannya.

“Sedikit kebesaran, tapi setidaknya masih bisa dipakai “ ucap Kyuhyun pelan. Kyuhyun kembali membalikkan badannya, dia mulai berjalan meninggalkanku. Aku masih terdiam ditempatku mulai menatap punggung Kyuhyun yang mulai menjauhiku. Kusadari langkah Kyuhyun terhenti dia berbalik sebentar untuk melihatku

“Kau tidak mau pulang ??? “ tanyanya . Aku tidak menjawab pertanyaannya sama sekali, aku hanya menyusul langkahnya dan berjalan mendekatinya. Aku memang harus pulang bukan???!!

~

Aku sedikit menjaga jarakku dari Kyuhyun. Dia berjalan lebih dulu sedangkan aku dibelakangnya dengan jarak tidak lebih dari 1 meter. Kami telah keluar dari gedung fakultas ini. Kyuhyun meneruskan langkahnya ketempat parkir dimana dia memarkirkan motornya disana. Aku tampak ragu untuk mengikutinya. Tapi sebelum aku memutuskan untuk tidak mengikutinya lagi , Kyuhyun telah membalikkan badannya untuk berbicara padaku.

“Tunggu disini !! Jangan kemana-mana !! “ ucapnya tanpa mengumbar senyum.

Aku hanya bisa memandangnya datar, tidak berniat untuk membantah ucapannya. Kulihat Kyuhyun mulai berjalan dimana motornya dia parkirkan. Sekarang aku bisa melihat Kyuhyun telah mengendarai motornya dan mengendarainya kearahku . Dia menghentikan motornya tepat didepanku. Kyuhyun turun dari motornya, dia melepaskan helmnya dan menyodorkannya padaku

“Pakai ini !!! “

“Aku akan pulang sendiri..” balasku tanpa menyentuh helm yang dia sodorkan sama sekali

“Kau akan pulang denganku!! Jangan membantah dan cepat pakai ini !! “ ucap Kyuhyun lagi.

“Aku bilang aku akan pulang sendiri . Terima kasih telah menolongku. Kaosmu aku pinjam dulu..” ucapku datar dan mulai berjalan meninggalkannya tanpa memperdulikan ekspresi tidak sukanya kepadaku.

Baru beberapa langkah aku berjalan, aku merasa tanganku ditahan oleh sesuatu. Sontak aku menoleh kepada Kyuhyun karena aku tahu dia yang melakukannya padaku.

“Aku sudah terlanjur menolongmu !! Aku tidak suka melakukan sesuatu setengah-setengah. Jadi kau tidak usah membantah “ dia menarikku kedekat motornya

“Dan pakai ini !!! “ tanpa mendapatkan persetujuan resmi dariku Kyuhyun memasangkan dengan kasar helmnya yang besar itu dikepalaku. Aku hanya bisa mengerutkan kedua alisku sebagai tanda ketidaksukaan atas perlakuannya. Tapi Kyuhyun justru melemparkan senyumannya seolah mengatakan –semua aku yang mengatur-.

Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya aku harus kembali memiliki hutang budi pada lelaki ini. Kyuhyun telah menghidupkan motornya, aku memandangnya sesaat. Dia hanya menggunakan singlet tipis yang melekat ditubuhnya. Aku saja yang sudah menggunakan kaosnya tetap merasakan angin malam ini sangat dingin.

“Cepat naik !!! “ perintahnya yang membuatku sedikit terlonjak. Sedikit ragu aku mulai naik keatas motornya, dia menstarter motornya dan sedetik kemudian telah melajukan motornya.

“Lebih baik pegangan !!! “ ucap Kyuhyun setengah berteriak kepadaku. Aku yakin dia mengendarai motor diatas 100km/jam . Setelah melakukan perdebatan yang panjang dengan egoku, akhirnya aku merasa kalah. Kyuhyun sudah seperti orang gila mengendarai motornya. Aku melingkarkan tanganku dipinggangnya, mencoba percaya akan nasibku pada pengendara motor ini.

~

“Jadi kau tinggal disini ??” tanya Kyuhyun kepadaku setelah kami berdua sampai didepan rumahku,

“Ne..” balasku singkat. Dengan cekatan aku membuka helmnya dan langsung menyerahkan kepada Kyuhyun.

“Terima kasih ..” ucapku pelan sambil membungkukkan badanku

“Kau tidak menawariku mampir??” tanya Kyuhyun. Bisa kulihat dia mengulum senyumnya. Aku berusaha memandangnya sedatar yang aku bisa.

“Maaf, aku tidak bisa..” jawabku

Bisa kulihat Kyuhyun mengangkat bahunya dan menghembuskan nafasnya pelan.

“Sudah kuduga..Baiklah sepertinya aku harus pulang..” ucapnya. Dia memandangku sebentar lalu mulai berjalan kemotornya. Aku kembali mengamatinya yang hanya menggunakan singlet saja. Jujur aku tidak tega melihatnya.

“Tunggu sebentar..” ucapku pelan , aku bisa melihat Kyuhyun menatapku bingung

“ Jangan pergi dulu, tunggulah sebentar..” aku berbalik dan berjalan kerumahku.

Aku membuka pintu depan rumahku. Langsung berlari kekamarku. Aku membuka lemari pakaianku. Aku masih ingat pernah menyimpan sebuah jaket pemberian orang itu. Akhirnya kutemukan jaket coklat polos yang memang selalu kusimpan ditumpukan bajuku yang paling bawah. Sebenarnya aku masih sedikit ragu untuk meminjamkan ini padanya, karena hanya ini kenanganku pada orang itu. Tetapi aku kembali teringat kebaikan Kyuhyun yang telah menolongku. Dengan mengesampingkan rasa beratku menyerahkan jaket ini, aku kembali keluar rumah untuk menemui Kyuhyun.

Bisa kulihat Kyuhyun sedikit tersenyum ketika melihatku keluar dari rumah untuk menghampirinya.

“Kau bisa pakai ini..” ucapku sambil menyodorkan jaket coklat ini kepadanya

“Apa ini ??” tanyanya menatap jaket ditanganku, kemudian kembali menatapku

“jaket..”jawabku singkat menjawab pertanyaannya

“Aku tahu, tapi buat apa??? “ tanyanya . “Ah..kau meminjamkannya padaku..” lanjutnya tidak bisa menyembunyikan senyumnya. Memangnya kenapa?? Apakah ada yang aneh??

“Ne, kau tidak mau memakainya ??” tanyaku

“anii!!  “ dengan cepat Kyuhyun mengambil jaket yang ada ditanganku . Dan tanpa aba-aba dari mana dia segera memakainya. Aku tidak menyangka jaket ini begitu pas ditubuhnya. Kyuhyun kembali menatapku sambil mengumbar senyumannya.

“Ternyata kau cukup peka juga ya..” ucapnya. Aku hanya terdiam tidak menanggapi ucapannya sama sekali. Kyuhyun kembali berjalan kearah motornya dan menaikinya. Dia memakai helmnya lalu membuka kaca helmnya dan kembari berbicara kepadaku.

“Aku pulang ya.. Terima kasih untuk jaketnya..” ucap Kyuhyun dibalik helm yang dipakainya. Aku hanya terdiam tidak berniat menanggapi kata-katanya.. Melihat tidak ada tanggapan dariku, Kyuhyun hanya mengedikan bahunya lalu menstarter motornya dan berlalu pergi. Sedetik sebelum dia pergi, aku masih bisa melihat dia melirikku, entah apa arti dari tatapannya itu.

~

Aku berbaring menatap langit-langit kamarku. Bisa kurasakan wangi yang khas dari kaos Kyuhyun yang masih kukenakan. Pandanganku mulai berubah tentang dirinya, bisa kurasakan ketulusan dari dirinya saat dia menolongku. Aku harus kembali merasakan ketulusan dari orang lain, aku tidak ingin merasakan perasaan ini. Perasaan yang justru membuatku semakin merasa memiliki banyak hutang. Bagaimana membalas semuanya?? Jangan pernah menolongku lagi, karena aku tidak tahu bagaimana cara membalasnya.

~

……………….Aku memberontak kuat kali ini, tetapi lelaki yang ada dihadapanku ini, justru semakin menindihku. Dengan cekatan dia memegang kepalaku dan mencium bibirku dengan kasar. Aku berusaha untuk menyingkirkan tubuhnya yang berat dari tubuhku.Bibirnya yang tebal kurasakan mengoyak bibirku. Air mataku turun perlahan. Aku kehabisan nafas kali ini, kurasakan ciumannya dibibirku terlepas, memanfaatkan keadaan itu, aku berusaha sekuat tenaga untuk mendorong tubuhnya, sedikit membuahkan hasil karena sekarang aku bisa duduk , tetapi dengan cepat dia justru menarik rambutku dan sebelah tangannya mencengkram pinggangku kasar, lalu kembali membanting tubuhku diatas kasur. Bisa kulihat matanya yang dipenuhi nafsu sekarang. Dengan sekali tarikan dia menarik kemejaku yang membuat seluruh kancing kemejaku terlepas begitu saja.

Aku hendak berteriak, tetapi dia justru membungkam mulutku dengan sebelah tangannya dan sebelah tangannya lagi yang bebas mengelus perutku dengan tubuhnya yang semakin meraja lela menindihku. Aku tidak punya kuasa lagi, laki-laki ini benar-benar menguasai tubuhku. Dia mendongakkan kepalaku dan dengan beringas mencium,melumat,menggigit leherku meninggalkan banyak bekas merah hati disana.

Aku tidak bisa membendung air mataku, bukan kenikmatan yang kurasakan, tetapi perlakuan keji dan menyakitkan dari lelaki ini. Sekarang tangannya berpindah kedadaku dan meremasnya kasar. Bukan desahan yang keluar dari mulutku, tetapi teriakan kecil karena perlakuannya yang sudah sangat kurang ajar terhadap tubuhku. Aku menggigit tangannya kuat, tetapi lelaki ini justru menampar wajahku. Panas !! Dia terkekeh pelan, dengan masih duduk diatas tubuhku, lelaki ini membuka kaos yang dikenakannya, perlahan dia bangun dari duduknya dan melepaskan celanannya didepan wajahku.

Kumohon jangan!! Jangan lakukan hal itu. Kumohon !!! …………………….

~

Aku membuka mataku seketika, nafasku sangat tidak beraturan sekarang. Dadaku naik turun seperti orang yang baru berlari lebih dari 1 kilometer. Sepertinya aku ketiduran ?? Aku masih menggunakan kaos Kyuhyun yang itu artinya aku belum berganti pakaian sama sekali. Aku terduduk diujung tempat tidurku. Mengelap keringat didahiku dengan pungung tanganku. Kali ini giliran mimpi itu yang muncul. Aku menaikkan kakiku keatas tempat tidurku , melipatnya dan memeluknya. Kusandarkan daguku dilututku dan menenggelamkan wajahku disana. Kurasakan keringat hangat merembes dipipiku yang turun dari kulit kepalaku. Aku lelah !! Sampai kapan aku harus terus sepertiini !!!

Aku memejamkan mataku perlahan dan bersamaan dengan itu, air mata membasahi bulu mataku lalu mengalir pelan melewati pipiku . Aku benar-benar lelah !!!

*Jung Yong Ri POV END*

***

*Author POV*

~Doo Jong mengelus pipi wanita yang berdiri dihadapannya, dia menatap wanita itu sambil tersenyum yang sangat sulit dibedakan apakah itu ketulusan atau senyum untuk membodohi wanita yang ada dihadapannya.

“Kau pasti bisa melakukannya. Jangan membuatku kecewa . Kau ingat kan apa saja kebaikan yang sudah kuberikan padamu “ bisik Doo Jong. Wanita yang ada dihadapannya hanya bisa bergidik ketika Doo Jong mendekatkan bibirnya ketelinga wanita itu .

“ Jangan buat aku kecewa..” bisiknya pelan dan perlahan mengecup pipi wanita itu. Sang wanita hanya terdiam dan mengepalkan tangannya kuat-kuat. Dia tidak punya pilihan untuk menolak perintah dari Doo Jong. Akhirnya Doo Jong menjauhkan wajahnya dari wanita itu, dia tersenyum skaptis dan dengan cepat membelakangi wanita yang tadi diciumnya

“Kau boleh pulang !!” ucap Doo Jong dingin tanpa rasa sedikitpun dari nada bicaranya.Tanpa menunggu lama, wanita itu berjalan keluar dari apartemen Doo Jong meninggalkan Doo Jong yang masih bersemangat menyusun semua rencanaya. Seulas senyum licik kembali mewarnai wajahnya yang membuatnya semakin terlihat keras.

“Dendam memang harus dibalaskan…” ucapnya kepada diri sendiri. Doo Jong berjalan keberanda apartemennya, memandang lampu-lampu kota Seoul yang berkelap-kelip menandakan kedamaian kota. Tetapi suasana seperti itu, masih belum mampu meredamkan dendam dihatinya. Tidak ada yang bisa meredamnya !!

*Author POV END*

***

*Jung Yong Ri POV*

~Aku mendapatkan peringatan dari bosku karena kemarin aku tidak masuk kerja. Entah sudah berapa kali peringatan yang dia berikan kepadaku. Tetapi aku masih tetap bekerja ditoko itu, semua ini berkat orang itu. Dia begitu banyak meninggalkan kebaikkan untuk kehidupanku.Aku mendesah lemah sekarang, memandang kampusku yang sudah sangat kukenal selama setahun ini.

Aku berjalan memasuki halaman kampusku, kali ini aku sengaja menggunakan kaos dan sweater tebal yang menutupi tubuhku. Aku berusaha untuk tidak bertemu dengan Goo Hara dan Ji Young, walaupun aku tahu, aku akan tetap bertemu mereka dikelas.

“Yong Ri~ssi !!! “ panggil seseorang dibelakangku. Perlahan aku menghentikan langkahku dan mulai membalikkan badanku untuk mengetahui siapa yang meneriakkan namaku.

Aku bisa melihat Seungri berlari kearahku. Lagi-lagi senyum tulusnya menghiasi wajah dewasanya. Mencoba mengabaikannya, aku kembali membalikkan badanku dan melanjutkan langkahku berusaha untuk tidak menghiraukan panggilannya.

“Yong Ri~ssi !! “ panggil Seungri lagi. Aku sedikit mempercepat langkahku, tetapi sepertinya Seungri berhasil mengejarku, dia memegang pergelangan tanganku yang membuat langkahku terhenti seketika. Aku memandangnya tajam yang masih memegang pergelangan tanganku. Menyadari ekspresiku Seungri segera melepaskannya dan berusaha memasang wajah meminta maaf. Kuabaikan ekspresi wajahnya dan hendak melanjutkan langkahku. Seungri justru menghadangku dengan berdiri dihadapanku. Aku mengerutkan kedua alisku dan kembali menatapnya dingin.

“Jangan seperti itu. Aku sengaja memanggilmu, agar kita bisa berjalan bersama menuju kelas “ ucap Seungri, aku mulai mengendurkan alisku dan mencoba menatapnya labih hangat, walaupun aku tahu, sangat sulit melakukannya.

“Maaf..” jawabku pelan

“Kau selalu meminta maaf, tidak bisakah kau berkata ‘ah tentu saja!! Ayo kita kekelas bersama’ atau ‘Annyeong Seungri~ssi “ “ ucap Seungri sambil memperagakan semua yang dia ucapkan. Aku sedikit memajukan bibirku, sebenarnya itu hanya alasanku untuk menahan senyumku. Untungnya Seungri tidak menyadari hal itu.

BRUKKK!!! Kurasakan seseorang menabrak bahuku yang membuatku oleng kedepan dan hampir jatuh menabrak Seungri yang memang sedang berdiri menghadapku. Dengan sigap Seungri menahan tubuhku dengan memegang kedua lenganku.

“hei !! “ ucap seungri memanggil orang yang baru saja menabrakku itu.Dia tetap melanjutkan langkahnya tanpa meminta maaf sama sekali.Seungri melepaskan pegangannya dan menatap punggung laki-laki itu.

“Hei !!! “ panggil Seungri sekali lagi, Lelaki yang menabrakku itu menghentikan langkahnya. Dia mulai membalikkan badannya perlahan. Laki-laki itu menggunakan masker yang menutupi setengah wajahnya. Aku bisa melihat lelaki itu menujukan tatapan matanya yang tajam kepadaku. Dia perlahan membungkukkan badannya sebentar tanpa mengatakan apa-apa. Kusadari tatapannya padaku yang tidak menunjukkan ketulusan dari sebuah permintaan maaf. Dia masih menatapku sebentar , dan kembali membalikkan badannya melanjutkan perjalannya. Aku hanya bisa menatap punggungnya sekarang. Sebersit kejadian masa lalu melintas didalam pikiranku. Kurasakan jantungku berdetak menjadi dua kali lipat. Mata lelaki itu !! Aku mengenalnya !! Aku mengenal mata itu !!

Tidak mungkin , jangan dia. Apa lagi ini !!!

TBC

Hmmm~~ gimana ?? Jujur aku berusaha kuat menyatukan karakter Yong Ri sama feel aku. Bener-bener sulit membuat karakter Yong Ri agar tetap terlihat dingin meskipun dia sebenarnya merasa diperhatikan oleh 2 cowok itu (read : Kyuhyun dan Seungri) . Masih pada bingung ga ?? Aku harap kalian suka part ini. Komentarnya ya??

Sebelumnya aku sudah mengatakan siap kehilangan pembaca aku , karena keputusan aku yang cuman mau ngepost FF di WP, jadi jika tanggepan dari FF ini dikit, mungkin aku bakal mikir2 lagi buat ngelanjutin ceritanya.

Tapi sedikit pemberitahuan, untuk part 3nya , aku pastiin ada yadongnya sedikit (ga parah kok), mungkin bakal aku protect, jadi yang pada pengen tahu paswordnya, bisa inbox fb aku aja (kyusung_riska@yahoo.co.id ) atau sms ke nomor aku aja (085658813520) .Aku ga ngasih lewat twitter ya,,menurutku ribet.

Semoga pada minta lanjut ya~~biar kita bisa ketemu dipart 3nya..

Wkwkwkkw

Makasih yang udah mau baca *bow*

PLEASE RCL !!

123 thoughts on “MEMORY and REVENGE part 2

  1. Annyong..
    Reader baru imnida, maaf baru komen dipart ini..

    Astaga, sepertinya masalalu Yongri sangat mengerikan, kasian selalu mimpi buruk..
    Terus apa Kyu ada hubungannya dgn masalalu Yongri? Sumpah aku baca berasa mecahin kode brankas, ditambah lagi ketengangan2..

    Daebak!! Izin baca part selanjutnya..

  2. Astaga, serius bacanya bikin dag dig dug..
    Penasarn setengah mati sama masalalu Yongri..
    Terus Kyuhyun?? Berharap dia tdk ada sangkut pautnya dgn masalalu Yongri..
    Aaarrgghh, kasian Yongri..-_-

    Annyong reader baru imnida..
    Izin baca part selanjutnya..^^

  3. Merana banget kayaknya hidup Yong Ri. Entah apa yang pernah terjadi dalam hidupnya di masa lalu, tapi kayaknya semua itu belum selesai. Tetap semangat, Jung Yong Ri ^^9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s