Meeting Part 2

Ehm..ehm..ehm..test..test..test…Saya datang!!! *backsound Crayon shincan*

JANGAN JADI SILENT READER!! Hargai karya seseorang ya^^

Kita kecerita nyokkk~~

Judul : Meeting

Cast :   Kim Ryeowook

Kim Na Rha aka NaRha Lazuardi Lockhart

Kim Ryeo Mi aka Ryeomi Lazuardi Lockhart

Author : Riska Fasyah Bayenti aka Riska Scathach Lazuardi Lockhart

Rating : General

Length : Short Story

Genre : Romance

-aku bukan Tuhan yang mengatur semuanya, yang kualami berjalan sesuai rencanaNYA,tetapi tidak bisakah aku meminta kepadaNYA untuk membiarkan lelaki itu untuk terus disampingku- Riska

Part 2

~Tuhan!! Aku sudah tahan lagi!!! Kakiku benar-benar sakit khususnya telapak kakiku,aku hanya menggunakan sepatu tipis karena kupikir ini musim semi,jadi aku tidak akan mungkin kedinganan. Tetapi perkiraanku salah,aku terjebak pada situasi yang tidak aku duga.Aku menatap lemah laki-laki yang memandangku dengan tatapan tidak sabar.

“ Pergilah tanpa aku!! Kau bisa berlari duluan !! Tinggalkan saja aku disini “ ucapku lemah dengan nafas yang masih tersisa.Ryeowook menatapku kesal setelah mendengar ucapanku.

“ mana mungkin aku meninggalkanmu disini!! Mereka sudah melihatmu juga,kau pasti akan menjadi bulan-bulanan mereka!! “ ucap Ryeowook dengan nada tinggi yang membuat suaranya semakin tenor (alias cempreng *kabooooor).

“ Aku sudah tidak kuat lagi Ryeowook~ssi. Kakiku sakit sekali “ ucapku hampir meneteskan air mataku. Ryeowook mulai menyadari mataku yang mulai basah, dia menatapku lebih lembut kali ini

“ Ne,aku tahu. Tapi aku juga tidak mungkin meninggalkanmu begitu saja !! Kau jadi tanggung jawabku sekarang !! Kumohon bertahanlah sebentar lagi !! “ ucapnya berusaha membangkitkan semangatku.

“ a..aku..” air mataku benar-benar menetes kali ini, dasar cengeng!! “ ta..tapi aku..” ucapku memulai . Ryeowook mempererat genggaman tangannya kepadaku dan dengan mantap dia mengatakan sesuatu yang mampu membuat semangatku naik lebih tinggi

“Aku tidak mungkin pergi tanpa kau Na Rha~ya !! Kumohon tetaplah berlari bersamaku!! Kita berlari bersama ~~ kita saling menguatkan !! “ ucap Ryeowook kepadaku, aku mulai berdiri lagi,entah kekuatan dari mana yang mampu membuatku kembali fokus, aku mengelap air mataku yang jatuh tadi dengan cepat, dan memaksa bibirku untuk tersenyum kepada Ryeowook ,aku mengangguk pelan sebagai tanda aku akan tetap mengikutinya.Terdengar derap langkah segerombolan orang-orang yang menggunakan baju hitam ,aku dan Ryeowook segera menoleh kearah suara dan kami tahu,kami terancam lagi!!

“ITU MEREKA!!! “ teriak salah satu dari mereka yang aku yakin sebagai pemimpinnya

“ AYO!!! “ kata Ryeowook keras sambil menarik tanganku kuat. Kukumpulkan semua tenagaku yang tersisa dan kembali memaksa kakiku untuk terus berlari . Komohon tahanlah sedikit lagi !!!

Aku menyempatkan menoleh dan mengitung berapa orang yang sedang mengejar kami, tetapi itu sia-sia saja, aku tidak bisa menghitungnya mereka benar-benar banyak,entahlah aku tidak yakin apa aku dan Ryeowook bisa selamat.

~Kami berhasil memperjauh jarak kami dengan segerombolan orang yang mengejar kami, bajuku basah oleh keringat yang membuat tubuhku sangat lengket. Kupandangi punggung Ryeowook yang tak kalah basah karena keringatnya,

“ Ryeowook~ssi!! sebenarnya ada apa!! Kenapa orang-orang itu mengejarmu !!!siapa mereka??!! “ ucapku disela nafasku yang memburu,aku pasti sudah sok hebat mengajaknya bicara disaat-saat genting seperti ini.Tapi siapa peduli,aku sangat penasaran. Ryeowook menoleh sekilas kepadaku

“ Entahlah~~aku juga tidak kenal mereka !!! “ ucap Ryeowook singkat

“Kalau begitu kenapa mereka mengejarmu !! “ tanyaku putus asa

“ Aku tidak bisa menceritakannya sekarang,kita terdesak Na Rha~ya !!!” ucapnya tanpa memandangku masih terus mengajakku berlari. Ya Tuhan sampai kapan kami terus berlari lagi, tiba-tiba Ryeowook berbelok kearah gang yang sempit dan gelap

“ kenapa kita lewat sini !!! “ucapku panik melihat gang kecil yang ada dihadapanku,penuh dengan genangan air yang berwarna hitam,yang bisa aku gambarkan tentang gang ini adalah KOTOR dan MENJIJIKAN !!!

“ Kita bisa bersembunyi disini !!! “ ucap Ryeowook, dia terus menarik tanganku yang membuat tubuhku terus mengikuti langkah berlarinya,aku dan Ryeowook  masuk lebih kedalam gang dan benar saja aku bisa melihat sebuah pintu yang terbuat dari kayu yang sudah lapuk tetapi masih cukup untuk menutupi ruangan kecil yang ada dibaliknya.

“ Kita masuk kesini !!! “ ucapnya. Aku melepaskan tangan Ryeowook seketika dan memandangnya panik sambil menggeleng-gelengkan kepalaku kuat-kuat

“ Waeyo..???” ucapnya tidak sabar

“ Tempat itu sangat sempit !! dan …dan kotor “ ucapku pelan. Ryeowook mendecakkan lidahnya kesal “ Kita sudah terlanjur kotor Na Rha~ya !! Lihat saja dirimu !!! “

Aku menelan ludahku kali ini

“ t..tapi..a..aku “ ucapku masih kekeh untuk menolak tawaran yang sangat tidak menarik itu.Sekali lagi kami mendengar derap langkah yang semakin mendekat kearah kami, mata Ryeowook melebar seketika

“ sudah tidak ada pilihan lagi ayo masuk !!! “ ucapnya panik sambil menarik tanganku masuk kedalam ruangan sempit dan kotor itu !!

*Kim Na Rha POV End*

****

*Kim Ryeo Mi POV*

~Ini sudah hampir 30 menit aku menunggu disini !! Kemana sich lelaki itu !! Sudah kusuruh untuk menungguku kenapa dia malah pergi, aishhhh ~~ Ryeowook oppa kau ada dimana ???

Aku kembali mengeluarkan handphoneku dan mencari nama Ryeowook didalam list phonebook ku, setelah menemukannya aku  segera menekan tombol hijau untuk menghubunginya. Tersambung ~~ aku menunggu beberapa saat ,berharap Ryeowook segera mengangkatnya. Tapi sampai aku menghubunginya yang ketiga kalinya dia masih saja belum mengangkat telepon dariku. Aku memasukkan kembali handphoneku kedalam tas dengan kesal dan segera berdiri dari tempat dudukku

“ Baiklah !! Aku tidak akan menunggumu lagi !!! “ desisku pelan seolah mengutuk Ryeowook jika dia ada dihadapanku. Aku berjalan kesal dengan menghentakkan kakiku kuat-kuat. Tapi bagaimana jika aku pergi dia justru datang kesini dan aku tidak ada?? Tapi bagaimana jika dia tidak datang sama sekali !!! Arghhhh~~ Kim Ryeowook kalau kita bertemu nanti kau harus membayarnya !! . Akhirnya aku kembali ketempat dudukku semula

“ Baiklah ~~bersabar sedikit lagi tidak ada salahnya kan ?? “ bisikku pelan seolah memberi semangat kepada diri sendiri

*Kim Ryeo Mi POV END * (dikit amat yakk~~ dicekek Yoemi )

******

*Kim Na Rha POV*

~Aku tidak bisa menahan tarikan tangan Ryeowook yang kuat,dia memutar tubuhku untuk membuatku masuk duluan kedalam ruangan sempit  dan gelap itu. Aku yakin ukuran ruangan ini tidak lebih dari 1 x 1 meter,benar-benar sempit dan pengap. Aku memperkirakan  ruangan ini dahulunya sebagai tempat penyimpanan sapu atau benda-benda semacamnya. Ryeowook mendorongku memepet kedinding yang lembab dan kuperhatikan Ryeowook menutup pintu lapuk itu membuatnya sealami mungkin agar tidak ada yang tahu bahwa pintu itu pernah dibuka.Tiba-tiba kami mendengar derap langkah kaki segerombolan orang yang memasuki gang sempit ini. Hatiku mencelos seketika seakan siap membuat jantungku lompat dari sarangnya.

“m..mere..mereka…” ucapanku terhenti karena kurasakan sesuatu menyentuh mulutku atau lebih tepatnya membungkam mulutku. Mataku melebar karena Ryeowooklah yang membungkam mulutku dengan salah satu tangannya.Wajahnya benar-benar sangat dekat dengan wajahku. Walau ruangan ini gelap aku masih bisa melihat garis wajahnya dan keringatnya yang membasahi seluruh permukaan kulit wajahnya.

“Jangan berbicara!! Mereka bisa mendengar kita “ bisik Ryeowook sangat pelan kepadaku. Aku mulai sesak nafas kali ini, entah karena dia membungkam mulutku dengan tangannya sehingga menghalangi masuknya udara melalui celah hidungku atau karena jarak kami yang begitu dekat !!

“ Kemana mereka !! “ kudengar suara seorang laki-laki dari luar, aku yakin mereka berada sangat dekat dengan kami. Jantungku berdetak jauh lebih cepat dari biasanya. Ya Tuhan !! Kumohon kali ini selamatkan kami !!!

“ Entahlah !! Aku yakin mereka kesini “ balas salah seorang dari mereka “ Mungkin mereka tidak lewat sini !! “ kudengar suara yang lebih berat berbicara kali ini.” Coba periksa  dulu !!! “ perintah salah satu dari mereka. Hening sejenak ~~Tiba-tiba kurasakan sesuatu yang hangat memelukku. Ryeowook memelukku !!! Dia meletakkan kepalaku didada bidangnya ( hueeeee~~  >.< ) Aku tidak berani untuk bersuara karena dia sudah melarangku . Aku bisa merasakan degup jantungnya yang berdetak 2x lebih cepat dari biasanya. Aku,,,aku benar-benar tidak bisa menggambarkan perasaanku kali ini. Apa maksud Ryeowook memelukku, dia sedikit menguatkan pelukannya dengan memeluk bahuku dan membuatku lebih menempel didadanya. Aku benar-benar sangat tegang kali ini, antara karena Ryeowook yang memelukku dan orang-orang yang mengejar kami diluar sana. Mukamu mulai memanas, aishhhhhh~~

“ Kita kesana !! Tidak mungkin mereka lewat sini !! “ terdengar suara seorang laki-laki yang aku yakin sebagai pemimpin dari mereka . Pelukan Ryeowook  mulai mengendur dan akhirnya terlepas, dia mulai menjauhkan tubuhnya dariku. Aku merasakan seperti kehilangan sesuatu.

“ kita cari ditempat lain !! Jika dapat, habisi ditempat khususnya yang laki-laki !! “ ucap suara itu lagi. Bulu tengkukku segera berdiri tegak ketika mendengar ucapannya . Menghabisi kami ?? Apa itu artinya membunuh !! aku menelan ludahku . Bisa kudengar suara langkah kaki mereka yang mulai menjauh sampai akhirnya tidak terdengar lagi. Ryeowook merosot kebawah sambil bersender didinding ruangan ini.Aku bisa mendengar Ryeowook menghembuskan nafas panjang, dia sepertinya merasa lega, tetapi berbeda denganku. Ucapan dari laki-laki itu masih terngiang ditelingaku

“ menghabisi kita..apa itu artinya..” ucapku dengan suara bergetar “ membunuh kita ??” tanyaku sambil berbisik .Aku ikut merosot duduk disamping Ryeowook, aku sudah tidak peduli dengan kotor lagi, aku sudah terlanjur kotor. Ryeowook membuka pintu lapuk itu yang membuat udara memasuki ruangan itu. Ahhhhh ~~ benar-benar sejuk! membuatku sedikit melupakan ketakutanku tadi.

“ Tenang~~ mereka sudah pergi “ ucap Ryeowook lemah tetapi dengan nada yang menunjukkan bahwa dia lega berhasil lolos dari kejaran orang-orang tadi.Ryeowook perlahan bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan sempit ini,dia berhasil menghirup udara segar yang tersedia berlimpah diluar sana, kulihat Ryeowook berbalik untuk menatapku

“ Kau tidak mau keluar??” tanyanya kepadaku

“oh..ne…” ucapku sambil bangkit berdiri. Kusadari Ryeowook menawarkan tangannya untuk membantuku keluar dari ruangan ini, dengan sedikit ragu aku tetap menyambut tangannya dan dia menarik tanganku pelan yang membuatku lebih mudah untuk keluar dari ruangan yang sangat pengap ini. Dengan masih bergandengan tangan aku dan Ryeowook berjalan keluar dari gang sempit ini mencari tempat yang lebih nyaman.Setelah berhasil keluar dari gang sempit itu,aku kembali menarik nafas panjang mencoba menghirup sebanyak-banyaknya oksigen seolah-olah ini kali pertamaku bernafas,setelah berkutat dengan udara-udara kotor didalam ruangan itu.

“ Lebih baik kita kembali kestasiun ..” ucap Ryeowook kembali menyadarkanku.Sekarang aku bisa memandang wajahnya dengan jelas. Kusadari darah segar yang tadi keluar dari sudut bibirnya sudah mulai menghitam dan mengering. Dan aku bisa menemukan beberapa lebam diwajahnya yang membuat wajahnya  jadi memiliki tiga warna, putih,biru dan merah.

“ ayo ,ini sudah sore. Kau bisa ketinggalan kereta yang terakhir ! “ ucap Ryeowook , dia mulai membalikkan badannya. Tetapi tanpa dorongan dari siapa-siapa aku segera menahan tangannya

“ Tunggu !!! “ tahanku , Ryeowook menatapku sedikit bingung “ Wae ??? “ .

Kugerakkan tanganku kearah wajahnya dan menyentuh sudut bibirnya yang terluka. Aku sedikit menekan dibagian yang terluka dan membuatnya berjengit

“ Aw…sakit..” ucapnya dengan suaranya yang khas “ Joesonghamnida~~ “ucapku dan segera menarik tanganku dari wajahnya . Tetapi dengan cepat Ryeowook segera menahan tanganku

“ Bukan disitu saja yang sakit,ini “ dia menggerakkan tanganku untuk menyentuh rahang pipinya yang memang sedikit lebam

“ ini ..” dia memindahkan tanganku kepilipis wajahnya sebelah kiri yang memang sedikit terluka “ini..” sekali lagi Ryeowook memindahkan tanganku kesudut matanya yang sedikit bengkak . “ dan i..” aku segera menarik tanganku dari tangannya sebelum aku terpesona lebih dalam dengan caranya itu yang membuatku sangat gemas.

“ ne..ne..aku tahu . Kita obati dulu lukamu “ ucapku mencoba mengalihkan rasa maluku.Aku berjalan duluan meninggalkan Ryeowook dibelakangku

“ Hei.. Kau mau kemana ?? !! “ teriak Ryeowook memanggil namaku. Aku berbalik untuk menjawab pertanyaannya “ Kau mau mengobati lukamu bukan ?? Setidaknya kita harus mencari obat dulu “ jawabku . Seketika senyum Ryeowook mengembang, aishhh~~ padahal wajahnya sudah penuh luka seperti itu,tetapi tetap saja dia sangat manis saat tersenyum >////< . Ryeowook setengah berlari menyusulku, aku kembali berjalan dengan Ryeowook yang telah berhasil menyusulku, kami berjalangan . Tiba-tiba kurasakan tanganku seperti digenggam oleh sesuatu ,aku segera menoleh kearah Ryeowook karena aku tahu dia yang menggenggam tanganku. Ryeowook balas menatapku sambil menyunggingkan senyum andalannya “ Kan sudah kubilang,kita harus selalu bergandengan tangan agar tidak terpisah ..” ucapnya lembut . Dia kembali menatap kedepan. Aku kembali dibuat tertegun oleh lelaki yang sedang menggandeng tanganku ini. Aku sudah tidak bisa menahan senyum bahagiaku lagi, walau aku sudah berusaha menggigit bibir bawahku dengan kuat, tetap saja senyum diwajahku terus mengembang. Apa ini !!! Aishhh ~~ jangan bilang kalau aku jatuh cinta pada lelaki asing ini .

~

“ Aww…pelan-pelan ! “ ringis Ryeowook sambil menatapku sedikit galak . aku tetap melanjutkan kegiatanku menempelkan kapas  yang sudah diberi obat merah kearah sudut bibirnya .

“ tenang sedikit !! Kau membuatku tidak bisa berkonsentrasi “ balasku kepadanya.

“ sudahlah,aku sudah tidak apa-apa. Lebih baik dikompres saja. “ tawar Ryeowook . Dengan sedikit menekan ujung bibir Ryeowook dengan kapas itu , aku mengakhiri kegiatan ku dan diiringi teriakan kecil dari Ryeowook yang kembali meringis kesakitan

“ Ouch…sakit “ ucapnya dengan wajahnya yang polos itu, aku kembali mengambil beberapa es batu yang memang sudah kubeli tadi. Aku mengeluarkan sapu tangan dari tasku untuk membungkus beberapa es batu yang kuperlukan untuk mengompres Ryeowook.

“ Tunggu dulu !! Jangan pakai sapu tangan itu !! “ ucapnya sambil menahan tanganku

“ memangnya kenapa ??” tanyaku bingung

“ Apa kau lupa. Kau membersihkan cairang hidungmu dengan sapu tangan itu “ ucap Ryeowook sedikit panik “ Jangan bilang kau mau mengompresku dengan sapu tangan itu !! “ ucapnya sedikit ngeri sambil memandang sapu tanganku seolah benda ini adalah hal yang paling menjijikan didunia ini =.=

“ ah..ne..Tentu saja..aku akan menggunakan sapu tangan yang lain. Aku selalau membawa dua sapu tangan “ ucapku merasa sedikit malu dan tidak enak kepada Ryeowook . Terdengar desahan lega dari Ryeowook yang seolah menggambarkan dia sudah terlepas dari sesuatu yang akan mengancam hidupnya. Aku mengeluarkan sapu tanganku yang lainnya dan kembali menaruh beberapa bongkahan kecil es batu dan membungkusnya lalu kembali mengarahkannya kewajah Ryeowook untuk mengompres beberapa luka lebamnya.

Aku berusaha mengatur raut wajahku sedatar mungkin kali ini, karena yang kulakukan adalah langsung menatap wajah Ryeowook untuk mengompresnya. Aku melakukan 3 pekerjaan sekaligus menurutku , mengompres lukanya, mengatur mimik wajahku agar dia tidak tahu bahwa aku sedikit grogi memandang langsung wajahnya dan yang terakhir mengatur detak jantungku sendiri yang sedikit berdetak tidak karuan. Aisssshhhhh ~~~

~Ryeowook memberi tahuku alasan dia dikejar oleh orang-orang itu hanya karena dia menolong seorang ibu-ibu penjual makanan , ternyata segerombolan orang itu adalah rentenir dan penagih hutang. Haishhh ~~ kukira dia terlibat dalam kegiatan mafia atau apa !! Mengagetkanku saja.

Akhirnya kami tiba di stasiun kereta api tadi. Entah kenapa perasaanku menjadi seperti akan kehilangan sesuatu yang sangat berharga.Aku dibuat bingung dengan perasaanku sendiri .

“ akhirnya kita sampai. Untung saja masih ada kereta yang akan ke Incheon !! “ ucap Ryeowook. Aku masih terdiam sibuk dengan pikiranku sendiri. Kami akan berpisah . apa itu artinya aku tidak akan pernah bertemu dengannya lagi. Tiba-tiba perasaan ketakutan akan kehilangan sesuatu mulai merayap ditubuhku. Aku memandang Ryeowook takut-takut, kenapa jadi seperti tidak rela untuk melepasnya.

“ Ryeowook ~ssi…” panggilku ragu

“ OPPA !!!!! “  terdengar suara seorang wanita yang menghentikan ucapanku. Ryeowook sepertinya mengenali suara itu, dia menolah ke arah sumber suara, aku bisa melihat senyum diwajahnya mengembang dengan cepat. Aku mengikuti tindakan Ryeowook menoleh kearah suara untuk melihat siapa yang memanggilnya. Seorang wanita dengan rambut yang dikuncir keatas dan terlihat sangat modis mendekati aku dan Ryeowook. Pandangan gadis itu hanya terfokus pada Ryeowook yang berdiri disebelahku.

“ Kim Ryeo Mi  “ bisik Ryeowook pelan . Gadis itu semakin mempercepat langkahnya. Dia memasang wajah ketus ketika akhirnya dia sampai dihadapan Ryeowook. Masih belum menyadari kehadiranku gadis itu semakin memasang tampang galak seolah siap untuk memenggal kepala Ryeowook kapan saja .

“ KAU DARI MANA SAJA !! “ teriaknya didepan wajah Ryeowook.Ryeowook hanya menutup kedua telinganya dengan tangannya dan sedikit menyipitkan matanya . Tetapi dengan cepat ekspresi wajah wanita yang bernama Kim Ryeo Mi ini berubah ketika dia melihat wajah Ryeowook yang masih belum hilang luka lebamnya.

“ aigoooo !! Kau kenapa oppa !!! “ ucapnya sambil memegang kedua pipi Ryeowook yang entah kenapa aku sangat tidak suka melihatnya . Hei,memangnya kau siapa  Kim Na Rha !!!

Dan tanpa kuduga gadis itu segera mengalungkan kedua tangannya dileher Ryeowook ,lalu mendekatkan tubuhnya ke Ryeowook untuk memeluk Ryeowook. DEG !! Jujur ,aku sangat tidak suka melihatnya !!! Rasanya ingin sekali menjambak rambut gadis ini !! Aishhhh !~~ aku kenapa ??? !! Ryeowook kau telah membuatku jatuh cinta dalam waktu singkat !!!!!!

TBC

~ehm,,ehm,,gimana ??masih gaje ya *bow* . Jangan lupa RCL ya!!