Meeting Part 1

Holaho~~ saya datang bersama FF gaje saya yang pantas dihujat oleh massa T___T.

ini adalah FF requestan dari istri Ryeowook yang paling gaje *nunjuk dini pake bambu* , sebenarnya saya sempat menolak tetapi berhubung istri wuk itu ngemis2 kesaya *digampar dini* jadi saya tidak tega sehingga lahirlah(? ) FF gaje ini. Yang suka baca aja yang ga suka silahkan bunuh dini~~ wkwkwkwk #kabooooorrrrrrrrrrrr

Judul : Meeting

Cast :   Kim Ryeowook

Kim Na Rha aka NaRha Lazuardi Lockhart

Kim Ryeo Mi aka Ryeomi Lazuardi Lockhart

Author : Riska Fasyah Bayenti aka Riska Scathach Lazuardi Lockhart

Rating : General

Length : Short Story

Genre : Romance

-Sebuah penyesalan memang selalu datang terakhir, tetapi ketika waktu itu tiba aku akan berusaha menganggapnya sebagai sesuatu yang bukan untuk disesali- Riska

Part 1

*Kim Na Rha POV*

~Aku meremas dadaku dengan kuat ,serasa terhimpit oleh 4 sisi tembok yang memojokkanku sehingga membuatku terpuruk. Air mata yang sedari tadi mengalir dari mataku masih belum mau berhenti membanjiri pipiku. Aku sendiri sudah sangat lelah karena air mata ini,hampir menguras semua tenagaku. Aku masih terus memaksa kakiku untuk terus melangkah padahal aku tahu semua ototku memberontak seolah memprotes kepada empunya untuk diistirahatkan. Hampir 2 jam  aku berjalan tanpa jelas arah tujuan. Ini semua karena laki-laki bodoh yang baru ketemui 2 jam lalu. Wajahnya kembali memenuhi pikiranku yang membuat air mataku  semakin mengalir deras. Perasaan antara marah,kecewa,hasrat ingin membunuh bahkan lega kurasakan sekaligus saat ini.Yaa~~ aku baru saja menemui lelaki yang sangat kucintai sekaligus paling kubenci didunia ini, aku sengaja menemuinya untuk  meluruskan hubungan kami yang beberapa hari ini sangat tidak jelas arahnya. Hampir sebulan ini aku dibuat bertanya-tanya kenapa dia selalu menghindar dariku,tidak pernah menelponku lagi bahkan jarang menemuiku. Dan…dan sekarang aku tahu!! Lelaki biadap itu telah menemukan pengganti diriku. Aku marah !! Tentu saja, siapa yang akan bahagia bila lelaki yang masih belum mengucapkan kata “PUTUS” sudah menjalin hubungan lain dengan wanita lain . Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa !! Dia telah membuat keputusan sepihak tanpa aku memberikan pendapatku. Aku benar-benar ingin membunuhnya jika bukan karena aku masih mempunyai hati nurani . Aku benci perasaan kasian seperti ini !!!

Waktu telah menunjukan pukul sembilan pagi, yah aku menemuinya tepat jam 7 ,aku berangkat dari incheon ke Seoul pukul 4 pagi dengan harapan bisa menemuinya tepat waktu ,tapi yang kudapatkan adalah hadiah paling buruk dalam sejarah hidupku.Aku kembali menuju ke stasiun KTX ( Kereta Api Express) untuk kembali ke Incheon.Kembali ke Incheon??? Apakah aku harus benar-benar melupakannya?? Mengubur semua kenangan yang sudah kulalui bersamanya selama 3 tahun ini?? Apa aku bodoh?? !! Ya !! Kim Na Rha kau memang bodoh, bodoh karena tertipu olehnya , percaya dengan cinta semunya, percaya dengan semua kata-kata manisnya,percaya dengan semua janji-janji palsunya. Aku terisak keras kali ini. Menghirup semua cairan dihidungku masuk kedalam tenggorokanku.Rasa asin yang kurasakan masih belum mampu membuat tangisku berhenti. Dengan berjalan gontai kearah tempat menunggu kereta api aku masih dibuat sibuk mengusap air mataku dari wajahku walaupun aku tahu itu adalah hal yang sia-sia.

~Aku duduk disebuah kursi tanpa memperhatikan keadaan disekitarku. Yang aku tahu tempat dudukku adalah tempat duduk yang berada sedikit terpojok, sehingga aku akan bebas untuk menangis.Aku kembali terisak dengan kuat, aku mencoba membuat air mataku habis terkuras sehingga untuk hari kedepan aku tidak perlu mengeluarkan air mataku lagi ketika mengingat laki-laki itu. ” hhhhh….hiks..hiks…..” aku terisak lebih keras kali ini dan merasa hidungku sudah penuh dengan cairan lengket, aku mengeluarkan sapu tanganku lalu menutup hidungku dan mengeluarkan cairan bening yang menumpuk memenuhi lubang hidungku dengan sedikit dorongan. Bunyi yang dihasilkanpun cukup mengundang beberapa kepala menoleh kearahku, tetapi aku sudah tidak peduli lagi sampai kudengar sesorang berbicara kepadaku

“ Tidak bisakah kau berhenti menangis dan berhenti melakukan kegiatanmu itu “ suara tenor seorang laki-laki yang duduk tak jauh disampingku segera menghentikan aktifitasku.Aku menoleh perlahan kearah sumber suara dan mendapati seorang laki-laki muda sedang menatapku malas, sebuah headset terpasang dikedua telinganya,jaket yang ia gunakan seolah menyembunyikan tubuh kecilnya sehingga aku merasa kalau itu kebesaran,wajahnya sedikit berubah ketika ia menatapku tetapi masih menampilkan ekspresi yang sama seolah berkata –gadis-cengeng- .Aku menatapnya antara bingung sekaligus merasa terganggu, memangnya kenapa ?? apa ada yang salah denganku?? Hanya menangis saja khan?? . Dia melepas headsetnya dan mengalungkannya dilehernya, lalu menggerakkan kepalanya pelan untuk menyingkirkan poni yang menutupi matanya.

MANIS !! Aku menelan ludahku seketika, apa tadi yang ada dipikiranku?? Tapi laki-laki ini memang benar-benar manis >///<.

“ Menangis ditempat umum seperti ini apa kau tidak malu ??” ucapnya yang sekarang menunjukkan ekspresi lebih ramah terhadapku, aku yakin tadi dia mencoba menyunggingkan senyuman kepadaku. Aku masih menatapnya bingung,tiba-tiba dia berdiri lalu berjalan pelan kearahku. Aku menatap langkah kakinya yang semakin mendekatiku. Akhirnya dia sampai tepat didepanku. Aku mendongakkan kepalaku agar lebih mudah menatapnya. Aku dibuat terpana oleh lelaki yang ada dihadapanku ini. Dia benar-benar memiliki wajah yang sangat manis untuk ukuran seorang laki-laki,kulit  pipinya yang seolah menempel langsung ketulang pipinya justru semakin membuatnya terlihat sangat menggemaskan. Aku kembali menelan ludahku untuk yang kesekian kalinya, wajah lelaki yang  baru saja menghianatiku hilang seketika digantikan oleh wajah pria manis ini yang langsung mengobrak-abrik hatiku. Pria ini langsung menatap mataku, aku terpanah sedetik oleh tatapannya, diam seribu bahasa.

“ Kau bertengkar dengan kekasihmu??” tanyanya mengacaukan lamunanku. Aku mengedip-ngedipkan mataku tidak jelas dan mulai mengalihkan pandanganku dari wajahnya. “i…i..itu..” entah kenapa aku jadi gugup seperti ini, aishhhhh….

“Pasti iya kan?? Hampir semua wanita seperti itu,menangis ditengah jalan hanya karena putus atau bertengkar dengan kekasih mereka” ucapnya tanpa basa basi kepadaku. Aku kembali memandangnya, memang benar sich, tapi bisakah dia tidak berkata seperti itu kepadaku.

“ itu bukan urusanmu !!” ucapku ketus kepadanya,jujur saja tidak tega berbicara sedikit ketus kepada lelaki manis ini, tetapi dia sudah membuat hatiku kembali bersedih, aku kembali memalingkan wajahku tidak menatapnya.

“hahahaha~~” aku kembali menoleh dan melihat dia sedang tertawa lalu sedetik kemudian dia sudah duduk tepat disampingku,benar-benar jarak yang sangat dekat.

“Kenapa tertawa?? “ tanyaku bingung sambil menatapnya sedikit kesal walaupun ada perasaan nyaman juga melihat senyumannya. Benar-benar manis.

Dia mulai berhenti tertawa lalu kembali memfokuskan dirinya untuk berbicara kepadaku “ Aniii~~aku hanya merasa saat kau berbicara lalu memajukan mulutmu benar-benar membuat wajahmu sangat lucu~~” ucapnya yang masih diiringi senyuman geli diwajahnya. Aku mengerutkan alisku masih menatapnya garang “ tetapi sangat manis juga~~” lanjutnya pelan yang mampu membuat ekspresi wajahku 180 derajat berubah seketika, aku yakin sekarang wajahku pasti sudah memerah, aishhh kenapa aku harus bertemu dengan lelaki ini !!!

~

“ Kau dari Incheon??” tanyanya kepadaku

“ Ne..” ucapku , kami baru saja berkenalan, lelaki yang duduk tepat disampingku ini bernama Kim Ryeowook, dia juga sebenarnya akan pergi ke Incheon juga setelah dia tidak berhasil menemui seseorang di seoul.

“ Aku pikir lelaki yang membuatmu menangis itu pasti sangat bodoh !! “ ucapnya to the point kepadaku, kupikir Ryeowook adalah seseorang yang terbuka.Aku menggigit bibir bawahku mencoba menahan senyumku, mendengar ucapannya sedikit membuat beban yang kutanggung dipundakku sedikit lebih ringan. “ Gamsahamnida Ryeowook~ssi ..” ucapku berusaha menanggapi kata-katanya. Dia hanya mengangguk singkat lalu dengan cepat memasangkan headset kembali ketelinganya. Dan kembali tenggelam mendengarkan musik yang terhubung dari ipodnya sambil memejamkan matanya seolah menikmati setiap dentuman nada yang dihasilkan oleh lagu-lagu yang didengarnya.Aku kembali menatapnya,kuharap dia tidak tahu aku menatapnya,jangan membuka matamu dulu Ryeowook~ssi ,entah apa perasaan ku saat ini yang aku tahu aku sangat nyaman jika menatap wajahmu.Perlahan Ryeowook membuka matanya kembali aku segera memalingkan kepalaku,kuharap dia tidak tahu jika aku sedang menatapnya.

Ryeowook berdiri perlahan ,dia menoleh kepadaku sambil tersenyum manis.

“ Aku masih belum puas berada di Seoul, kau juga bukan??” tanyanya kepadaku, aku hanya terdiam menanggapi kata-katanya.

“ Bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu, sayang jika tidak menikmati kota Seoul ..” lanjutnya dan tanpa menunggu jawaban dariku dia menarik tanganku dan menggenggamnya kuat yang mampu membuatku bangun dari tempat dudukku

“h..hei..hei..mau kemana ??” tanyaku yang tanpa bisa menahan tarikannya, dia menoleh kepadaku sambil menyunggingkan senyuman yang aku yakin sebagai salah satu senyuman termanisnya .

“Kita jalah-jalan !! Seoul sepertinya masih mengundang kita!! “ ucapnya santai masih tetap menggenggam tanganku. Sungguh aneh,tidak ada perasaan untuk menolak ajakan dari lelaki asing ini, yang aku tahu dia tulus ingin menghiburku.

~

Kami berdua sekarang berdiri digerbang Kuil JongMyo yang terletak di jantung kota Seoul. Aku pernah mendengar tentang kuil ini namun belum sempat mengunjunginya. Kuil ini merupakan situs warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO dari tahun 1995 peninggalan dari Dinasti Joseon. Aku menoleh untuk menatap Ryeowook yang berdiri disampingku.

“ Aku benar-benar ingin pergi kesini dari dulu “ ucapnya masih menatap takjub pada bangunan kuno tetapi megah yang terpampang dihadapannya.Aku hanya tersenyum menanggapi kata-katanya. Dengan masih menggenggam tanganku dia menarikku memasuki halaman kuil yang sangat terawat . Aku jadi merasa sedang berkencan dengannya.

Kami menuju kebangunan utama, dimana disana banyak pengunjung yang berdoa dan mengajukan harapan mereka.

“Kau mau berdoa ?? Aku ada yang ingin aku minta …” ucap Ryeowook kepadaku

“ Ne..aku juga ingin berdoa “ balasku. Kami berdua memasuki bangunan utama itu, melepaskan alas kaki kami dan berjalan memasukinya.Hanya ada beberapa orang didalam bangunan itu yang sedang kusuk berdoa. Ryeowook mulai melakukan rutinitas dalam sembahyangnya, dia berjalan mendahuluiku melangkah sedikit kedepan, aku masih terdiam ditempatku dan memandang punggungnya. Aku memerhatikan Ryeowook dari belakang dan perlahan berjalan mendekatinya dan berdiri disebelahnya.Dia kembali menutup matanya tenang dan aku yakin dia sedang memunajatkan harapannya. Sekali lagi aku harus terhenyuk menatap wajahnya yang benar-benar sangat polos. Kurasakan ada sedikit dentangan didalam dadaku yang membuat aku sendiri sangat bingung akan perasaan ini, jujur aku bukanlah orang yang gampang tertarik dengan sesorang,tetapi kali ini, lelaki yang sedang kutatap ini mampu melunturkan anggapanku itu.Ryeowook kembali membuka matanya , tiba-tiba dia menoleh untuk menatapku. Tidak!! Aku tertangkap basah.

“ Kau tidak berdoa ??” tanyanya kepadaku dengan tampang  innocentnya yang membuatku sedikit salah tingkah. “ Ah..ehm..ne..aku ..sekarang aku mau berdoa..” ucapku sedikit tergagap lalu mengalihkan pandanganku kedepan untuk berdoa walaupun aku tahu aku sudah tidak fokus lagi.

~Setelah menikmati air suci dari mata air disekitar kuil ini, Ryeowook kembali mengajakku untuk mengunjungi suatu tempat yang berada tidak jauh dari kuil ini, menurut yang kami dengar ada sebuah festival musim semi yang sedang diadakan . Setelah berjalan beberapa meter dari kuil dan benar saja,kami bisa melihat festival yang sedang diadakan itu

“ Kita kesana ya..pasti sangat menarik !! “ ucap Ryeowook antusias

“ Ne..” tanggapku singkat . Dia berjalan lebih cepat dariku yang membuatku sedikit tertinggal dari langkahnya.Bersemangat sekali dia, tiba-tiba kulihat dia berhenti ditempatnya lalu berbalik untuk menatapku yang memang berada dibelakangnya. Dia berjalan mendekati lagi dan tanpa kuduga dia menggenggam tanganku lalu berbicara langsung menatapku

“ kita harus tetap bergandengan tangan agar tidak terpisah~~ “ ucapnya kepadaku yang mampu membuat hatiku mengambang senag dan melupakan semua masalah yang baru saja membuatku hampir merasa gila. Kurasakan tangannya yang hangat dan kecil untuk ukuran seorang laki-laki mendekap telapak tangaku yang mampu mentransfer energi seperti merasa dilindungi. Aku hanya bisa menggigit bibir bawahku untuk menahan senyum maluku dan pasrah mengikuti kemana langkah dia membawaku.

~ Hampir 2 jam aku dan Ryeowook berkeliling dari tempat satu tempat ketempat lain,dari stan satu kestan lain,mencoba makanan yang dijajakan pada festival itu. Melihat pernak-pernik atau cindera mata khas festival musim semi.Selama kami berjalan dia sama sekali tidak pernah mengendurkan genggaman tangannya yang membuat hatiku jadi berbunga-bungan.akhirnya kami berhenti disebuah stan yang dijaga oleh seorang wanita berumur sekitar 30tahunan yang ditemani oleh anak laki-lakinya yang berusia sekitar 12 tahun kupikir.Mereka menjual barang-barang lucu khas festival musim semi. Kurasakan tangan Ryeowook yang menggenggamku mengendur dan perlahan terlepas, aku segera menoleh kearahnya

“ Aku ingin membeli minuman dulu,kau tunggu disini yah..”ucapnya  dan sebelum aku menanggapi ucapannya dia sudah berjalan menjauhiku untuk mencari minuman. Aku kembali melihat barang-barang yang diada dihadapanku semuanya benar-benar sangat menarik.

“ Eomma !! aku ingin pergi sebentar ya~~” kudengar suara anak laki-laki dari penjual barang-barang ini “ kau mau kemana??!!” teriak ibunya karena sang anak telah berlari duluan tanpa menunggu jawaban iya dari sang ibu

“ HANYA SEBENTAR!! “ balas anak itu sambil berteriak. Kulihat sang ibu hanya menggelengkan kepalanya seolah berusaha bersabar menghadapi sikap anaknya.

Hampir 25 menit aku menunggu Ryeowook,dia tak kunjung datang yang membuatku sedikit gelisah. Aku melihat jam ditanganku waktu sudah menujukkan pukul 2 siang,aku benar-benar sudah haus dan merasa lapar. Aku mendecakkan lidahku kesal dan mulai membayangkan bahwa sebenarnya Ryeowook mungkin sudah pergi meninggalkanku, mungkin saja dia tidak sengaja bertemu dengan seseorang yang memang ingin ditemuinya dan melupakan aku yang sedang menunggunya sekarang. Aishhhh~~ kalau dia memang mau pergi setidaknya berpamitan dulu padaku, entah kapan lagi aku akan bertemu dengannya. Aku mulai merasakan perasaan kehilangan kali ini. Baru saja aku bertemu dengan seorang pria yang kupikir bisa membuatku melupakan masalahku tetapi ternyata sama saja, yahhh semua laki-laki memang sama saja. Tiba-tiba aku mendengar derap langkah kaki yang sedang berlari kearahku, dengan harapan yang setinggi langit aku segera menoleh untuk melihat siapa yang datang,kuharap itu Ryeowook. Aku segera menoleh dan dalam sekian detik harapanku kembali jatuh karena yang sedang berlari kearahku adalah seorang anak laki-laki dari pedagang tadi,tapi ada yang aneh dengan anak itu, aku merasa bahwa di berlari memang benar-benar kearahku. Tebakanku benar, anak laki-laki itu memang berlari kearahku, akhirnya dia sampai ditempatku dan dengan nafas yang masih tersengal-sengal bocah ini menatapku panik yang membuatku sedikit was-was

“hhh…noo..noon..noona…te..temanmu..hhhh…sss….ddia..dia….” ucapnya masih berusaha mengatur nafasnya, dengan cepat aku menangkap maksud dari ucapannya ,yang dia maksud pasti Ryeowook.

“ ada apa?? Kenapa dengan temanku ??” tanyaku yang tidak bisa menyembunyikan kepanikanku

“D..dia..dia berkelahi…beberapa orang memukulinya “ ucap bocah ini yang semakin membuatku gelisah tak karuan

“ Nde..?? berkelahi…dimana?? “tanyaku tanpa memperdulikan bahwa anak kecil ini sangat membutuhkan air.

“ di sana..” ucap anak kecil ini sambil menunjuk arah dia berlari tadi, aku menoleh mengikuti tangannya , dan tepat saat aku menoleh dengan tiba-tiba kurasakan pergelangan tanganku dicengkram sangat kuat oleh seseorang yang membuatku sedikit meringis kesakitan.

“ Kita harus pergi !!! “ ucap Ryeowook dengan wajah panik masih mencengkram tanganku kuat.Aku tertegun memandangnya ada beberapa luka diwajahnya dan darah segar keluar dari sudut bibirnya “ k..kau kenapa?? “tanyaku panik

“ Sudah tidak ada waktu lagi !! kita harus segera lari !!” ucap Ryeowook sambil menarik tanganku mengajakku berlari bersamanya.

~Ryeowook tidak melepaskan tanganku sama sekali, kami terus berlari kearah mana saja agar bisa memperjauh jarak atau bahkan lolos jika kami beruntung dari segerombolan orang yang mengejar kami. Nafasku terasa sudah sangat habis,aku kesulitan menghirup oksigen yang tersedia sangat banyak diudara. Kupandangi punggung Ryeowook,dia masih saja terus berlari, aku benar-benar sudah lelah,aku sudah tidak tahan lagi, Kakiku terasa hampir lepas dari engselnya, dan semua otot-ototku seolah mengedut keras yang aku yakin jika mereka bisa bicara akan memakiku karena membuatnya bekerja sangat keras. Aisshhh..aku sudah tidak tahan !!

“ ..R..Rye..Ryeowook~ssi!!! Bisakah kita berhenti dulu !! “ucapku dengan nafas terengah-engah, dia menoleh cepat kearah tetapi masih berlari menggandeng pergelangan tanganku

“ Tidak bisa , kalau kita berhenti kita akan tertangkap !!! Kumohon tahanlah sedikit lagi !! “ ucapnya cepat, suaranya bertabrakan dengan angin yang melewati tubuh kami

“t..ta..tapi aku sudah lelah..” ucapku lemah, lariku mulai melambat, sepertinya Ryeowook menyadari hal itu, akhirnya aku benar-benar berhenti ,aku sudah tidak tahan. Nafasku habis, dadaku naik turun tidak karuan. Ya Tuhan !! hari ini benar-benar menyebalkan !!!

“ Kita harus berlari lagi Na Rha~ya !! Jangan sampai kita tertangkap !! “ ucap Ryeowook panik,aku masih menunduk menatap tanah,semua terasa berputar,

“ Na Rha~ya !!! “ panggil Ryeowook cepat yang membuatku mulai sadar kembali,aku mendongak untuk menatapnya . Kakiku benar-benar sudah tidak kuat lagi,aku lelah !!!

Ryeowook menatapku panik, lalu aku mulai berbicara pelan kepadanya

“ Tidak bisakah kau berlari tanpa aku?? Aku benar-benar tidak kuat lagi untuk berlari ??? !!!

TBC

Wkwkwkwk~~ gaje kan?? Aneh kan?? *silahkan lempar saya*. Kependekan ga??.jangan jadi SILENT READER!!

RCL

11 thoughts on “Meeting Part 1

  1. nah lhoo,ryewook lari gara2 apa??kok bs berkelahi yaa??jadi penasaran chingu,lanjutannya kapan??
    tapi ceritanya gak gaje2 banget kok,bagus malahan \(´▽`)/
    ditunggu lanjutannya yaaa

  2. Koq d blog ny bru part 1. Kn d fb udh part 4 klo nga salah…

    Aq lg nungu truzan ny nich, hehe… Ayo chingu berjuang bkin ff yg lbh kren lg… Faigting,,,

  3. wwAAHH KERENN THOORR.
    CASTNYAAA ssii wokie oppaa…..
    tpp aku masiihh bingun niiy jalann critanyaa. kekeeee..
    sayaa mauuu endalamii duluu niy ff..

  4. Sweeet bangeetttt~ >< ngebayangin gmna wajah cute n manisnya nae yeobo *plak* :Dv itu buat aku senyum2 gaje dikamar aigooo rasanya kyak aku sendiri yg berperan sbgai cast yeojanya. Haisshh aneh ya? Kkkk tpi muka q merah bneran masa aaa /,\

    lanjut ne thor? Lanjutnya jgn lama2😀 aku tunggu loh?😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s