MAKE HER PREGNANT – Part 1

Judul               :  Make Her Pregnant

Main Cast        :  Seo Joo Hyun aka Seohyun (SNSD)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Other Cast       : Shim Changmin ( TVXQ )

Lee Sungmin ( Super Junior )

Bora  ( Sistar )

Other Cast

Author             : Riska Fasyah ( @riskafasyah )

Rating                         : General

Genre              : Romance

 

-Kenapa gue ganti judulnya ? Karena yang kemarin kalo menurut grammar (?) masih salah,jadi harus ditambah ‘her’ *plaakkkk . Makasih buat salah satu pembaca gue yang udah ngasih saran ini^^ .

Mungkin part yang terlalu simple kali ya~ hehehe , gue makasih buat yang udah berkenan baca karya nista ini , tetap mengharapkan komentar kalian untuk tumbuh kembang (?) dari FF ini , karena komentlah yang membuat gue semangat mengetik setiap partnya ^^ , dan soal cast masih ada beberapa nama cast yang belum gue masukin karena kesengajaan ~ biar kerasa something gimana gitu *plakkk , okeyyy langsung baca ya ^^v -

~**~

-PART 1-

-Seohyun’s POV-

“ Obat eomma sudah diminum ? “ tanyaku pelan  , mataku terfokus menatap layar lebar ponselku yang saat ini sedang kugunakan untuk melakukan video call bersama ibuku

Kulihat dia mengangguk kecil sambil melemparkan senyumnya .

“ Baguslah ~ bibi Akina masih menemanimu bukan ? “ tanyaku memastikan

“ Tentu saja ! Aku yang memegang ponsel ini agar kau bisa menelpon ibumu “

Terdengar suara khas dari seorang wanita disebrang telponku , aku tidak bisa melihat dimana posisi bibi Akina karena kupikir dia pasti berdiri didepan ibuku dan bertugas memegang ponselnya agar layar ponsel itu bisa mengarah kearah ibuku .

“ Hanya memastikan bibiku tercinta “ sahutku geli

“ Eomma ~ kau lihat pakaianku sekarang ? “ tanyaku beralih kepada ibuku

Kulihat dia mengangguk lewat layar ponselku

“ Kau pasti tahu aku menikah hari ini bukan ? Apa aku terlihat aneh dengan pakaian ini ? “ tanyaku lagi

Ibuku tampak menggeleng cepat dan terlihat dia berusaha mengacungkan kedua jempolnya untuk ditunjukkan kepadaku

“ Terima kasih “ sahutku senang

“ Maaf tidak bisa mengajakmu kepernikahanku sendiri eomma , fisikmu akan terganggu jika kau terlalu banyak kegiatan , apalagi untuk acara seperti ini ..”

“ Tapi tenang saja ~ sesampainya dirumah , aku dan Sungmin oppa akan menceritakan semuanya kepadamu “ lanjutku dengan menampilkan mimik wajah senang kearah ibuku

Ibuku kembali mengangguk sambil tersenyum .

“ Pernikahanku ini akan baik untuk kehidupan kita kedepan eomma , calon suamiku akan membantuku melancarkan tujuanku , kita akan benar-benar menemukannya “ ucapku

Terjadi perubahan ekspresi dari ibuku , senyumnya tampak menghilang dan berganti menatapku dengan tatapan menegur

“ Eomma tenang saja , istirahatlah dan tetap percaya padaku “

Masih belum ada perubahan ekspresi dari wajahnya . Dia pasti paham akan maksud ucapanku .

“ Eomma , apapun akan kulakukan untuk bisa menemukannya , Kyuhyun berjanji akan membantuku untuk semuanya , jangan menatapku seperti itu , percaya saja padaku “

“ Eomma ~ aku benar-benar menyayangimu , semuanya akan kukorbankan , jadi kumohon tetaplah tersenyum , jangan menampilkan ekspresi seperti itu “

Kami berdua hanya bisa saling memandang melalui layar ponsel kami masing-masing .

Aku mengangguk kecil untuk meyakinkannya sekali lagi , dan tidak lama kemudian dia membalas anggukanku , langsung kulemparkan senyumku kearahnya .

“ Seperti itu baru benar “ ucapku senang

“Seohyun~ah …..”

“ Ah , Sungmin oppa memanggilku , pemberkatan pernikahanku akan segera dimulai sepertinya , aku akan menghubungimu lagi nanti Eomma ~ beristirahatlah~ aku menyayangimu “ ucapku cepat-cepat

Setelah mengakhiri panggilanku , pintu ruangan dimana aku masih menunggu seorang pria yang bertugas sebagai pendampingku menuju altar nanti memasuki ruangan ini .

“ Kau sudah siap ? “

Sungmin oppa .

“ Ehm…ne …”

“ Ayo ~ semuanya sudah berkumpul didalam gereja “ ujarnya , dia langsung menawarkan lengannya untuk kuraih namun masih kutatap ragu .

“ Masih ragu ? “

“ ………”

“ Sudah menghubungi ibumu ? “

Aku mengagguk kecil

“ Bagaimana dengannya ? “

“ Aku merasa dia tampak senang tahu aku akan menikah “ balasku berat

“ Kalu begitu ayo segera menuju altar , kau tentu tidak ingin merusak kebahagiannya itu “

“ Tapi dia langsung bersedih saat tahu rencanaku yang sebenarnya menikah dengan Kyuhyun “ ujarku tak bersemangat

“ Ingin membatalkan pernikahan ini begitu saja ? “

Aku langsung menatap kesal kearah Sungmin oppa . Apa dia tidak bisa membalas ucapanku dengan kalimat-kalimat penyemangat yang akan membantuku meringankan beban berat yang terasa dipundakku ini .

“ Aku hanya bertanya saja ? Karena sejujurnya aku juga tidak tahu tepatnya apa yang harus kulakukan untuk ‘kasus’ mu ini Seohyun~ah , kau punya tujuan yang kuat untuk melakukan semua kegilaan ini , jika aku menyarankan batalkan saja pernikahan ini, resiko yang kau dapatkan tidak akan pernah bisa mencapai tujuanmu karena kesempatan dari Kyuhyun akan kau buang , tapi jika aku menyarankan tetaplah melanjutkan pernikahan ini , aku tidak tahu apa kau bisa mendapatkan kebahagiaan dari pria itu , maka dari itu aku lebih memilih mengembalikan semua ini kepadamu lagi “

Baiklah ~ Sungmin oppa selalu seperti itu , mau seperti apa kau meminta saran darinya , semua yang dia katakan akan berujung pada keputusanmu sendiri

“ Semangat , apa tidak bisa memberikan semangat padaku ? “ tanyaku kesal

“ Fighting Seohyun~ah ! “ timpalnya cepat . Wajah lugu andalannya yang sangat kusukai terpajang didepanku , raut wajahku yang tampak kesal beringsut berubah lebih lembut dengan melemparkan senyum tipis kearahnya

“ Lanjutkah kalau begitu “ ucapku akhirnya

“ Kalau begitu raih lenganku dan akan kubawa kau kealtar “ ucap Sungmin sambil menyodorkan longgaran dari lengannya .

Kuraih lengannya dengan mantap dan mulai berjalan beriringan meninggalkan ruangan ini , ya~ semua sudah menjadi keputusanku bukan ? Menikah dengan Kyuhyun dengan imbalan bantuan darinya ~ semuanya akan terbayar Seohyun~ah …

~**~

“ Cho Kyuhyun dan Seo Joohyun telah resmi menjadi suami istri..Yang sudah dipersatukan oleh Tuhan tidak bisa diceraikan oleh manusia.”

Pastur tua yang ada dibalik altar pernikahanku ini menyelesaikan pemberkatannya , lalu mengijinkan kami untuk melakukan ritual bertukar cincin satu sama lain . Kyuhyun langsung meraih tanganku , lalu mengambil sebuah cincin yang ada disebuah kotak kecil yang tadi disodorkan oleh seorang wanita yang kupikir itu adalah salah satu kerabatnya yang ada diJepang .

Dia mulai memasangkan cincin dengan berlian bermata satu itu kejari manisku . Dan sekarang adalah giliranku yang memasangkan sebuah cincin yang juga telah disiapkan oleh kerabatnya dan disodorkan kepadaku melalui Sungmin oppa .

“Tuhan, akan memberkati kalian lewat kedua cincin pernikahan kalian dan itu menjadi lambang kesetiaan, cinta dan kasih sayang diantara kalian berdua . Cincin ini yang akan mengingatkan kalian untuk menjaga janji yang sudah kalian ucapkan dihadapan Tuhan . Pegang janji kalian dihadapan Tuhan dan terus melangkah bersama menyambut dunia baru kalian. Tuhan memberkati. Amin..” kata pastor itu, diikuti seruan amin orang-orang yang hadis dipernikahan kecilku ini

Suara tepuk tangan dibelakangku dan Kyuhyun kembali terdengar saat pastur itu mengakhiri pemberkatannya

“Sekarang kalian boleh berciuman ..” ujar pastor tua didepan kami ini sambil tersenyum ramah .

Apa ? Ciuman? Aku melupakan point ini !

Tapi , bagaimana mungkin ?!

Kulirik Kyuhyun saat ini yang justru terlihat santai dengan masih memajang senyum sok bahagianya , Ya Tuhan, aku tidak tahu jika masih ada seorang pria yang actingnya begitu baik selain Uhm Tae Wong .

“Silahkan …” ulang pastur itu lagi

Terpaksa aku dan Kyuhyun saling berhadapan saat ini , matanya yang hitam pekat itu langsung menatap tepat kearah manik mataku yang kubalas tajam seolah mengatakan –awas jika kau berani ! –

Tapi sepertinya hal itu sia-sia saja karena saat ini Kyuhyun justru maju selangkah kearahku , dia sentuh tiara putih tipis yang menutupi wajahku dan langsung menyibakkannya kebelakang . Namja ini justru memamerkan deretan gigi putihnya kearahku yang membuatku semakin menatap was was kearahnya .

Sebelah tangan Kyuhyun kini berpindah menyentuh bahuku yang terbuka dan sebelahnya lagi menyentuh lenganku , menarik tubuhku lembut hingga benar-benar berada tepat didepannya .

Dalam hitungan detik wajahnya telah berada tepat didepan wajahku , dia masih melemparkan senyumnya yang justru kupahami jika ia sedang menertawakanku yang begitu gugup , bulu kudukku meremang seketika saat bibirnya diarahkan ketelingaku dan berbisik pelan disana

“ Jalankan peranmu dengan baik Seohyun~ah , dan ….. tutup matamu “

Dia kembali menarik bibirnya dari jarak terdekat dengan telingaku dan kembali menatapku , kenapa aku merasa justru jarak wajah kami semakin dekat , aku bahkan bisa merasakan hembusan nafasnya

Tangannya yang tadi kurasakan masih berada dipundakku yang terbuka kini ternyata telah berpindah berada dipipiku dan mengelusnya lembut , dan entah sejak kapan aku sudah merasakan kecupan lembut dibibirku …..

Hhhhhh…dia benar-benar menciumku .

Kedua telapak tanganku mengepal kuat dan mataku masih belum mau tertutup saat ini .

Seo Joohyun , sadarlah ~ semuanya sudah dimulai sekarang !!

Kyuhyun benar-benar berakting dengan baik , dengan mata yang masih terbuka ini aku bisa melihat bagaimana pria ini berakting menutup matanya dan seolah menikmati ciuman palsu ini .

Oh baiklah ~ apa dia pikir hanya dia yang bisa memainkan perannya dengan baik , kupindahkan telapak tanganku dan kini beralih mencengkram lembut jas yang ia pakai , kututup secara perlahan kedua mataku dan mulai membalas semampuku kecupan-kecupan dari namja ini .

Hanya sebuah peran Seohyun~ah ! Aku hanya bisa berteriak dalam hati .

Ya Tuhan …kenapa dia justru memeluk pinggangku !!

~**~

Aku memandang tidak percaya kearah Kyuhyun yang kini justru melemparkan smirk senyum kearahku , sebelumnya kami sempat sedikit cekcok karena aku begitu ngotot untuk menemui ibuku malam ini , semenjak meninggalkan gereja tempat kami menikah tadi aku sama sekali belum menemuinya .

Tapi namja ini justru melarangku dengan mengatakan jika aku telah melupakan satu hal yang penting .

Malam pertama !

“ Nde ? “

“ Ne~ ini malam pertama kita Seohyun~ssi , apa kau lupa itu ? “ ulang namja ini , senyum lebarnya masih ia pamerkan padaku yang membuatku mundur selangkah tanpa sadar sebagai sebuah antisipasi

“ T..tapi….”

“ Ada apa ? Bukankah kita sudah sepakat untuk hal itu kita akan benar-benar melakukannya “ potong namja ini .

“ Mwo ? Yaa !! “ sergahku cepat , wajahku terasa memanas saat ini juga saat Kyuhyun justru terlihat sekali menikmati ekspresi was wasku

“ Apa aku salah ? “ tanyanya dengan wajah pura-pura berfikir

“ Kesepakatan tetaplah kesepakatan Seo Joohyun “ lanjutnya lagi

Aku menegak kasar ludahku tanpa sadar , kutatap kesal Kyuhyun dan berharap dia berhenti tertawa geli seperti itu .

“Ne aku tahu ! Tapi setidaknya beri aku waktu , aku …..”

“ Aku sudah cukup memberi banyak waktu pada kesempatan sebelumnya kan ? Membiyarkanmu berfikir matang-matang untuk menikah denganku atau tidak , waktu yang kuberikan sudah cukup banyak Seohyun~ssi , sekarang hanya tinggal penerapannya “ balas Kyuhyun santai

Chhhhh ! Semudah itu kalimat yang ia lontarkan kearahku ? Dasar tidak berprasaan !

“ Ne !! Tapi apa harus malam ini , untuk mempercayai aku menikah denganmu saja kupikir aku butuh waktu sebulan agar aku yakin aku benar-benar sudah menikah dengan orang sepertimu “

“ Wah wah wah ~ sangat tidak baik mengatakan hal seperti itu kepada seorang pria yang telah menjadi suamimu Seohyun~ssi “ ujar Kyuhyun sambil  menggeleng-gelengkan kepalanya tampak prihatin (?)

“ Berhenti menampilkan ekspresi seperti itu Kyuhyun~ssi ! “ sergahku kesal . Kyuhyun segera melirik kearahku dengan senyum yang telah hilang karena nada suaraku yang sedikit kukeraskan .

Aku balas menatapnya tajam mencoba mengatakan lewat mataku jika dia begitu memuakkan . Selang beberapa detik saat kami saling menatap satu sama lain , tiba-tiba namja ini ……

“Hahahahaaaa “

Ekspresiku yang keras kini berubah jadi bingung karena kulihat Kyuhyun tertawa lepas , suatu ekspresi yang jarang kulihat dari pertama kali aku bertemu dengannya , sebelah tangannya tampak memegang perutnya yang seolah keram karena dia menertawaiku .

“Yaaa !! Kenapa tertawa ? “ tuntutku tersinggung

“ Hahahhahaaa…..”

Kudorong bahunya kesal yang membuat dia terhuyung kecil kebelakang , kini Kyuhyun terlihat berusaha menahan tawanya dan kembali menatapku walau aku masih mencurigai dia masih ingin tertawa jika aku tidak menatap tajam kearahnya

“ Apa kau pikir aku benar-benar ingin melakukannya malam ini juga Seohyun~ssi ?”

“ Nde ? “

“ Kau tidak menganggap ucapanku serius bukan ? “ tanyanya lagi . Usaha kerasnya untuk menahan tawa tidak berhasil karena masih terdengar cekikikan geli yang keluar dari mulutnya .

“ Berhenti tertawa ! “ ucapku kuat

“ Ne ne ne~ mianhae “ balasnya . Dasar penipu , aku masih bisa melihat senyum mengejeknya itu !

Kini terlihat Kyuhyun menghembuskan nafas pelan , chhhh ! Apa dia pikir menertawaiku begitu menguras tenaganya ?!

“ Seohyun~ssi…” kembali Kyuhyun membuka mulutnya

“ aku tidak benar-benar memintamu untuk melakukan hal itu malam ini juga , kau terlalu serius menanggapi ucapanku , kau tahu bukan aku begitu ulung dalam berakting “ lanjutnya .

Mulut dan mataku kompak membesar setelah mendengar ucapan namja ini , jadi dia sedang mempermainkanku tadi ? Begitu senangkah dia memamerkan bakat aktingnya yang sangat sayang sekali tidak ada satupun sutradara yang menyadarinya !

“K..kau ….”

“ Tenanglah ~ aku hanya bercanda ~ “ balas Kyuhyun

“Chhhhh …”

“Tapi…..”

Kembali aku melirik Kyuhyun was was karena saat kata ‘tapi’ terucap dari bibirnya aku bisa merasakan nada yang serius meluncur dari mulutnya itu .

“Bukan berarti kita tidak akan melakukannya , aku akan memilih waktu yang tepat Seohyun~ssi , jadi persiapkan saja dirimu , aku yang menilainya , kau terlihat siap aku juga sudah siap saat itu “

“………..”

“ Sudah malam ~ istirahatlah , kamarmu ada disebelah kamarku “

Kyuhyun beranjak meninggalkanku , sempat kulihat senyuman kecil yang ia tujukan lagi kepadaku , apa dia tidak bisa menahan senyumnya karena itu membuat perutku mulas melihatnya , dia sedikit menakutkan menurutku .

Kembali aku terdiam saat ucapannya beberapa saat lalu melintas dipikiranku .

Tetap akan melakukannya sampai kami berdua siap ?  Mungkin sampai Keroro bersahabat dengan Pikachu aku tetap tidak akan siap untuk hal itu TT___TT

Ahh ~ rasa pegal yang tadi tidak begitu terasa kini tiba-tiba langsung menusukku seperti jarum-jarum kecil , aku benar-benar butuh istirahat , ini tidak hanya memeras tenagaku tapi juga otakku . Aku perlu tidur untuk membuat otakku lebih rileks , bertemu dengan orang seperti Kyuhyun kupastikan urat-urat otakku tampak membesar karena menahan kesal . Hari esok , tolonglah lebih baik dari hari ini .

~**~

Ini bukanlah kali pertama Kyuhyun mengunjungi apartemen kecilku , ini sudah ketigakalinya dia kesini , pertama saat dia mabuk dulu –yaaa saat itu kami baru pertama kali bertemu , yang kedua saat dia meminta ijin langsung pada ibuku untuk menikahiku , walau ini pernikahan yang kami atur dengan sebuah kesepakatan tapi kupikir dia…… cukup mengesankan , hanya saat itu -__-

Dan ini kali ketiganya Kyuhyun mengunjungi apartemenku , ah tidak ~ dia selalu memprotes jika aku menyebut tempat tinggal ini sebagai sebuah apartemen , dasar orang kaya .

Aku melirik ibuku yang terduduk dikursi rodanya , senyum ramahnya ia suguhkan kearah Kyuhyun yang baru saja membungkuk sopan kearahnya .

“ Maaf tidak bisa langsung mengunjungi eommanim kemarin , aku langsung membawa Seohyun keapartemenku “

Terlihat ibuku yang menggeleng cepat seolah mengatakan –itu bukan masalah besar-

Mereka akan cocok -_-

“ Ada satu lagi yang ingin kuminta dari Eommanim “ lanjut Kyuhyun

Aku dan Ibuku serempak menatap bingung kearah namja ini , seperti biasa senyum santainya sudah terpeta diwajahnya seolah dia menikmati ekspresi keingintahuan dari kami berdua

“ Minggu ini aku dan Seohyun akan pulang ke Korea, ikutlah bersama kami , aku ingin eommanim mendapatkan perawatan terbaik disana , Seohyun tidak akan mau ikut denganku jika eommanim tidak ikut juga bersama kami “

Kulihat eskrpesi terkejut dari ibuku setelah mendengar ucapan dari Kyuhyun , dia menoleh kearahku yang memang berdiri tepat disebelahnya , aku mengangguk kecil seolah meyakinkan pertanyaan Kyuhyun .

“ Kyuhyun akan menetap di Korea karena dia harus mengambil alih perusahannya eomma, aku tidak mungkin tidak ikut dengannya , tapi aku juga tidak mungkin meninggalkan eomma disini , jadi eomma juga ikutlah bersama kami “

Ibuku menatapku lalu beralih kearah Kyuhyun yang ikut mengangguk meyakinkan dan akhirnya kembali menatap kearahku .

“ Sungmin oppa akan ikut dengan kita , dia akan menjaga kita disana “ ujarku

“ Peranku jangan kau lupakan Seohyun~ah “ timpal Kyuhyun .

Chhhh Seohyun~ah , aku tahu kenapa dia memanggilku seperti itu , saat dimobil waktu perjalanan menuju kemari , dia mengatakan akan bersikap seperti orang yang benar-benar dekat denganku . Didepan ibuku khususnya , yaa~ terus saja berakting Cho Kyuhyun .

“ Jadi eomma ? Kau setuju untuk ikut kami ke Korea ? “ tanyaku kepada ibuku

Kusejajarkan tinggi tubuhku untuk menyamai posisi ibuku yang tengah terduduk dikursi rodanya , kuraih telapak tangannya dan mengelus punggung tangannya lembut .

Sebelah alisku terangkat sedikit sekedar isaratku untuk menanyakan jawabannya .

Tidak lama kurasakan ibuku membalas belaian tanganku , anggukan kecil ia lakukan yang langsung membuatku tahu akan jawabannya . Ibuku memang orang yang sangat mengerti keadaan .

“ Terima kasih eommanim ~ aku akan menyiapkan segalanya untuk kepulangan kita ke Korea , eommanim beristirahatlah “

Korea~~ aku harus menemukannya . Semuanya benar-benar kukorbankan untuk bisa menemukan lelaki brengsek itu .

~**~

-AUTHOR’s POV-

“ Kyuhyun akan kembali ke Korea “ ujar suara berat dibelakang pemuda bernama Changmin itu .

Changmin yang saat ini sedang menatap keluar jendela melalui kaca besar kamarnya terpaksa harus berbalik untuk menatap orang yang berbicara beberapa detik lalu

“ Akan semakin sulit untukmu Changmin~ah “ ujar suara itu

“ Apa kau meragukan kemampuanku ? “

“ Bukan seperti itu , tapi dia kembali dengan membawa istrinya “

“Mwo “ sahut Changmin terkejut

“Ne , dia menikahi seorang wanita korea di Jepang , dia mengabarkan akan pulang akhir minggu ini dengan membawa istrinya itu “ ujar lelaki yang berdiri disebrang kamar Changmin

“ Dari mana kau tahu kabar ini ? “

“ Kakekmu memberitahuku saat aku menjenguknya “

“Jadi kakek juga sudah tahu ? “ tanya Changmin memastikan

“Begitulah “

“ Kyuhyun benar-benar pintar , dia mencari jalan pintas yang langsung dengan mudah akan bisa mendapatkan apa yang ia inginkan “ tanggap Changmin dengan iringan senyum dingin

“ Jangan sampai kau lengah Changmin~ah , akan sangat sulit merebutnya jika Kyuhyun mampu menguasai semuanya “

“ Tenang saja , aku tetap memiliki hak sama sepertinya , tapi aku akan tetap menggunakan caraku , tidak cara aneh seperti dia “

“Tapi…”

“Kubilang tenang saja ~ “ potong Changmin tenang “ Aku juga tidak akan mengalah begitu saja darinya “

Changmin kembali berbalik , dia lanjutkan aktifitas tertundanya untuk kembali menatap keluar menikmati temaram lampu yang menyinari halaman luas rumah yang ditempatinya . Paham akan sikap dari Changmin , sang pria yang berbicara dengan Changmin itupun perlahan meninggalkan kamar Changmin , ditutupnya hati-hati pintu kamar Changmin agar tidak menimbulkan bunyi walaupun itu walaupun hanya sebuah deritan .

“ Kau punya cara sendiri ? Akupun begitu Changmin~ah , aku juga punya caraku sendiri “ ujar pria ini sambil berjalan pelan menjauhi pintu kamar Changmin yang telah ditutupnya

~**~

“Kau menyewa satu pesawat hanya untuk kembali ke Korea ? “ tanya Seohyun tidak percaya saat mereka sudah berada dilapangan bandara hendak menaiki sebuah pesawat yang kabarnya sudah sengaja dipersiapkan untuk mereka

“ Aku tidak ingin repot , dan lagi pula ada ibumu , dia pasti akan mudah lelah jika kita menaiki pesawat lewat jalur biasa , ini demi ibumu juga “

Pegangan telapak tangan Seohyun pada kursi roda yang diduduki ibunya sedikit mengeras , ditatapnya Kyuhyun yang kini sudah berjalan duluan untuk memimpin rombongan mereka menaiki pesawat yang siap lepas landas .

“ Dia tidak begitu buruk sepertinya “ bisik Sungmin ketelinga Seohyun

“ Entahlah ~ apa kau tahu oppa ? Dia itu sangat jago berakting , makanya aku selalu was was jika sudah didekatnya “

Ucapan Seohyun itu justru membuat Sungmin terkikik geli , diusapnya pucak kepala Seohyun lembut lalu mengambil alih untuk mendorong kursi roda yang ditempati oleh ibu Seohyun

“ 2 tahun itu waktu yang cukup lama menurutku Seohyun~ah , aku tidak bisa menjamin jika nantinya kau atau dia tidak akan memiliki perasaan satu sama lain “ gumam Sungmin pelan , didorongnya kursi roda ibu Seohyun dan ikut menyusul Kyuhyun masuk kedalam pesawat .

“ Apa maksudnya ? ” ujar Seohyun dengan raut wajah bingung

Gadis itu akhirnya ikut menyusul orang-orang yang sudah duluan menuju pesawat yang akan membawa mereka menuju Korea .

Korea ? Negara yang sudah ia tinggalkan sejak usianya 10 tahun itu sudah seperti apa sekarang ? Kembali untuk sebuah hasrat yang entah apakah akan bermanfaat untuknya , tapi setidaknya akan membuatnya puas – itu yang ada dipikiran Seohyun

~**~

“ Ne eomma~ aku dan istriku baru sampai di Korea “

“………………..”

“ Aku langsung mengajaknya keapartemenku eomma “ sahut Kyuhyun

“……………….”

“ Ne , aku akan langsung menemui besok , tidak bisa sekarang eomma , setidaknya biarkan aku istirahat dulu “

“ ………..”

“ Baik , besok aku akan langsung mengunjungimu ? “

“………………..”

“Ne eomma “ balas Kyuhyun sabar dan tidak lama kemudian mematikan panggilannya , diletakkan ponselnya diatas meja makan dan langsung menatap lurus kedepan , menatap Seohyun yang sama sekali tidak menyentuh makan malamnya

“ Kenapa tidak makan ?”

“ Kenapa kau suka sekali memisahkanku dengan ibuku ? “ tanya Seohyun dengan raut wajah menuntut

“ Nde ? “

“ Aku ingin menemani ibuku Kyuhyun~ssi “

“ Dia sudah ada yang menemani bukan ? Aku sengaja memberikan apartemen juga untuknya , disana sudah tersedia orang-orang yang akan membantunya , ditambah lagi Sungmin ikut tinggal disana , apa lagi yang kau khawatirkan ? “ balas Kyuhyun , diraihnya sumpit yang berada disisi piring nasinya dan mulai menyantap makan malam yang tersedia diatas meja

“ Apa kau tidak tahu seperti apa hubungan seorang anak dan seorang ibu ? “ tanya Seohyun sengit

“ Tentu tahu , memang hanya kau yang mempunyai ibu ? “ balas Kyuhyun santai

“ Maka dari itu , kau pasti paham perasaanku saat ini , aku ingin menemaninya , kami kembali ke Korea lagi setelah lebih dari 10 tahun meninggalkan negara ini , dia pasti sedikit …..”

“ Kau masih punya banyak waktu untuk mengenangnya lain kali Seohyun~ssi , sekarang ikuti dulu aturanku , kita harus mempersiapkan untuk besok “

“ Aku selalu mengikuti aturanmu ! “ sergah Seohyun kesal

“ Akan terus seperti itu Seohyun~ssi “

“Chhhh “

“ Kita selesaikan makan malam dulu , baru setelah itu kita buat ‘peraturan’ rumah tangga kita “ lanjut Kyuhyun seolah tidak peduli dengan semua protesan Seohyun

“ Mwo ? “

“Habiskan makananmu “ perintah Kyuhyun

Seohyun masih menatap kesal kearah Kyuhyun , rasanya ingin sekali menyiramkan segelas air yang ada didekat piring makannya kewajah Kyuhyun untuk menyadarkan Kyuhyun betapa memuakkannya dia .

“ Ada apa ? Apa kau mau aku yang menyuapimu ? “ tanya Kyuhyun saat sadar jika Seohyun masih menatap tajam kearahnya

Merasa tidak akan menghasilkan apa-apa jika ia terus menatap memprotes kearah Kyuhyun , dengan kesal diambilnya sumpit yang berada dekat piringnya dan mulai memakan makanan yang tersedia , yaa~ walau bagaimanapun Seohyun juga lapar -__-‘

~**~

-Seohyun’s POV-

Aku mengecek kembali secarik kertas yang sudah berisi butir-butir (?) peraturan yang kuketikkan beberapa saat lalu , tidak ada yang kurang lagi sepertinya .

Segera kuhampiri Kyuhyun yang terduduk diruangan tengah dari apartemen yang kami tempati .

“ Aku sudah selesai “ ucapku memberi pengumuman kearahnya

“ Duduklah ~ “

Aku beringsut untuk duduk disofa yang yang ada disebrangnya , ini membuat kami saling berhadapan dengan hanya meja yang ada diantara sofa yang kami duduki .

“ Kita akan saling memeriksa aturan yang dibuat masing-masing , mana punyamu ? Kau bisa membaca punyaku “

Kyuhyun menyodorkan secarik kertas kearahku yang langsung kuambil dan akupun menyerahkan kertas yang berisi aturan yang kubuat .

“ Kau membuat ini butuh waktu satu jam lebih Seohyun~ssi , ku pikir akan berisi puluhan aturan tidak jelas , tapi lihat ini , hanya 10 nomor ? “ tanya Kyuhyun , kutatap dia tidak terima yang justru terlihat tenang membaca tulisan-tulisan dari kertas itu

“ Itu adalah yang terbaik, aku sudah berfikir keras untuk itu “ sahutku

“ Dan kau ? hanya ini ? “ tanyaku remeh saat melihat hanya ada sebuah paragraf kecil disecarik kertas yang tadi kuraih dari Kyuhyun . Dan dia juga menulisnya langsung dengan tangan , tidak sepertiku yang mengetiknya lewat komputer

“ Ne ~ “

Aku mulai membaca barisan kalimat yang ditulis Kyuhyun dengan seksama

-Ucapanku adalah peraturan , menerima saran tetapi tidak menjamin bisa diterapkan . Didepan keluargaku kita akan benar-benar pasangan suami istri , untuk masalah membuatmu hamil aku akan melihat berdasarkan keadaan . Jalankan peranmu dengan baik Cho Joohyun J -

Merasa wajahku terasa memanas langsung saja aku memukul meja dan menaruh dengan kasar kertas yang bertuliskan ‘aturan’ dari Kyuhyun .

“Yaaa Kau !!! “ ucapku keras

Sepertinya bentakkan berhasil mengalihkan perhatian Kyuhyun , dia sedikit terkejut saat menatapku yang sudah merasa sangat ingin memakinya .

“ Apa maksudnya ini ? Ini bukan kesepakatan ?! Kau seperti menulis surat ancaman kepadaku !! “

“ Apa maksudmu ? “ tanya Kyuhyun dengan eskpresi wajah datar

“ Yang kau tulis ini apa Tuan Kyuhyun ?! Apa maksudmu ‘benar-benar pasangan suami istri ‘ ? Dan …..”

Lidahku terasa kelu seketika ketika teringat kalimat yang ditulisnya dikertas itu ‘ untuk masalah membuatmu hamil aku akan melihat berdasarkan keadaan ‘ , bagaimana menyampaikan kekurangajarannya itu ?!

“ Apa …? “

“ Bagaimana bisa kau menulis kalimat seperti itu ? Apa kau menganggap kehamilan seperti sesuatu yang dengan mudahnya kau rencanakan , kau lakukan pada saat ada sebuah kesempatan yang menghampirimu ? “ tanyaku tidak terima

“ Apa ada yang salah ? Bukankah kesepakatan awal kita sudah sangat jelas , rahimmu yang kubutuhkan Seohyun~ssi , aku juga sudah mengatakan bukan , jika kita akan tetap melakukan hubungan intim layaknya suami istri namun tidak dalam waktu dekat “

“ Kau benar-benar…..”

“ Aku juga tidak akan setengah-setengah dalam membantumu Seohyun , jadi kau juga harus begitu , kau tahu yang namanya timbal balik bukan ? “ tanya Kyuhyun , tidak ada senyum khasnya yang ada hanya wajah dingin dari seorang Cho Kyuhyun .

Mulutku terkunci oleh ucapannya , benar bukan dugaanku , dia memang mengerikan !

“ Untuk semua aturan yang kau tulis aku tidak ada masalah ~ hanya point ke 9 , kau menyebutkan ‘ suami harus tetap memberikan nafkah lahir kepada istri ‘ “ Kyuhyun berhenti sebentar untuk menatapku , dan kali ini senyuman itu muncul , senyuman yang membuatku mulas karena menimbulkan kesan angker menurutku .

“ Apa kau pikir aku seperti suami yang tidak bertanggung jawab ? Bahkan kalau perlu kau tidak usah bekerja karena kebutuhanmu akan tetap bisa kupenuhi “ lanjut Kyuhyun

“Nde ? Aniyo !! Aku tetap mau bekerja , menikah denganmu aku harus melepaskan pekerjaanku di Jepang , aku mau mencari pekerjaan disini “ ujarku

“ Kau mau bekerja sebagai guide lagi seperti di Jepang ? Apa kata orang-orang nanti jika mereka tahu istri dari Cho Kyuhyun bekerja mengantar turis berjalan-jalan “

“Mwo ? “

“ Tinggal saja dirumah dan bersikap seperti istri-istri yang penurut “

“Lebih baik aku mati dari pada mengurung diri dirumah “ sengutku kesal  “ Yang paling kukuasai didunia ini hanya Bahasa Inggris , Jepang dan piano , jadi itu yang begitu kuandalakan “ lanjutku

“ Akan kupikirkan lagi “ balas Kyuhyun tampak tidak begitu peduli “ Jadi kita sudah sepakat bukan Seohyun~ssi , peraturan ini sudah bisa kita tanda tangani kalau begitu “

“……………….”

“ Kenapa diam ? “ tanya Kyuhyun menegurku

“ Apa benar-benar harus dua tahun ? Itu akan begitu menyiksaku “ ujarku pelan , kutatap kaku kertas yang bertulisankan aturan Kyuhyun .

“ Kau tahu sesuatu yang disebut ‘proses’ Seo Joohyun ? “

Aku menatap Kyuhyun tak bersemangat , terlihat dia yang duduk santai dengan menyender pada sofa , kertas yang bertuliskan peraturan yang kubuat sudah ditaruhnya diatas meja dan saat ini namja ini tengah bersedekap .

“ Waktu sangat berperan didalamnya , perasaan akan sangat berpangaruh setelahnya , aku tidak tahu kedepannya nanti seperti apa , tapi jalani saja yang kita lakukan saat ini , kesepakatan kita tetap yang utama , dua tahun itu hanya rentan waktu yang pasti akan tetap lewat , jadi kau tenang saja “

Harus seperti apa aku menanggapi ucapan namja ini , aku sedikit merasa jika Kyuhyun seperti seorang penyair gagal yang suka sekali menggunakan kata-kata yang berkonotasi . Memuakkan !

“ Kau paham maksudku ? “ tanya Kyuhyun

“ Bahkan satu katapun aku tidak ingin memahaminya “ balasku ketus yang justru mengundang senyum Kyuhyun , aku harus membiasakan diri melihat senyum memuakkannya itu , kuanggap dia gila karena begitu sering tersenyum -_-

“ Baiklah~ sekarang kita bisa menandatangi surat kesepakatan kita ini , senang bisa bekerja sama denganmu Seohyun~ssi “

Aku masih menatap jengah kearah Kyuhyun , kulihat dia sedang menandatangani kertas yang berisi peraturan yang kubuat , setelah selesai menandatanganinya , kini Kyuhyun menyerahkan pulpen yang ia pegang kearahku .

Dengan enggan kuraih pulpen itu dan mulai mengarahkannya untuk menandatangani kertas yang telah Kyuhyun tulis yang berisikan peraturannya . Kupikir aku memang sudah tidak punya pilihan lagi saat ini , dengan berat hati kutorehkan tanda tanganku dikertas itu , aku seperti merasa ada sesuatu yang kembali ditumpukkan kepundakku , akan sangat melelahkan setelah ini .

“ Bagus sekali~ ah iya, besok kita akan mengunjungi rumah orang tuaku , aku akan mengenalkanmu pada mereka “

“ Nde ?!! “ sontakku terkejut

“ Ada yang salah ? “

“ Kenapa besok ? Aku belum mengunjungi ibuku bukan ? “ kilahku

“ Kunjungi ibumu setelah kita mengunjungi orang tuaku Seohyun~ssi , ibuku terus mengomeliku , dia sangat penasaran seperti apa wanita yang kunikahi “

“ Menemui orang tuamu ? “

“ Tentu saja~ persiapkan dirimu , mereka sedikit ….”

“ Apa ? “

“ Sangat suka menilai “ balas Kyuhyun

Bahuku terkulai lemas saat ini juga , aku tahu jenis (?) seperti apa orang tua Kyuhyun , latar belakang pasti akan menjadi nomor 1 dalam daftar penilaian mereka .

“ Tenang saja~ kau sudah terlanjur menikah denganku , mau seperti apa ocehan mereka nanti , mereka tidak akan menyuruhku untuk menceraikanmu saat itu juga “

“ Dan akan ada seseorang yang akan kukenalkan juga padamu Seohyun~ssi “

Aku melirik Kyuhyun sekedar mengisyaratkan aku bertanya –siapa ?-

“ Shim Changmin , sepupuku sekaligus rivalku “

~**~

“ Kerumah kakeklah, aku akan menuju kesana dan membawa…istriku “

Aku menoleh untuk menatap Kyuhyun yang sedang menelpon seseorang , kami berdua telah berada didalam mobilnya siap untuk berangkat menuju rumah orang tua Kyuhyun .

“ ……………………..”

Kulihat kini Kyuhyun tersenyum asing , sebuah senyum sinis yang sebenarnya sangat jarang kulihat , bukan senyum remeh yang sering ia tujukan padaku , tapi senyum dingin yang membuat rahangnya tampak mengaku .

“ Ayolah, Shim Changmin ~~ kau benar-benar tidak ingin melihat istriku seperti apa ? “

“……………………”

Kyuhyun kembali terdiam yang mengisyaratkan dia sedang mendengarkan balasan ucapan dari sebrang  telponnya .

“ Kau tidak datang kuanggap kau merasa kalah dariku , aku tahu caraku licik tapi caramu waktu itu sama liciknya denganku “ ujar Kyuhyun pelan , tidak tajam namun terdengar sedikit….sengit .

“ ……………………”

“ Baiklah~ ingat, kau harus datang “

Kyuhyun akhirnya mengakhiri panggilannya dan dengan segera aku kembali menatap lurus kedepan . Aku berpura-pura merapihkan bandana yang berhiaskan tanduk-tanduk kecil dikepalaku ( bando yang dipakai Seohyun waktu di JBJ Talk Show ya^^ ) , kurapihkan juga rambutku yang kukuncir keatas lalu kugelung .

“ Kau sudah siap ? “ tanya Kyuhyun memastikan kearahku

“ Ne~ “ balasku

“ Pakai sabuk pengamanmu “ titahnya

“ Oh , ne~~ “ balasku

Kenapa Kyuhyun tidak juga menyalakan mesin mobilnya , saat aku menoleh kearahnya kulihat namja ini tengah menatapku yang membuatku sedikit bingung .

“ Kenapa ? “

“ Ini dandanan terbaikmu ?” tanyanya

“ Nde ? “

“ Apa yang kau pakai dikepalamu itu ? “ tanya Kyuhyun lagi , mulutnya ia majukan seolah sedang menunjuk bando yang kupakai

“ Ini ? “ aku menyentuh bandoku , seketika peristiwa waktu di Jepang saat aku bertemu dengan seorang pria Korea melintas dipikiranku , seketika aku tersenyum saat teringat orang itu .

“ Ahh, ini dari seseorang , dia begitu baik dan memberikan ini kepadaku “

“ Itu norak sekali “ komentar Kyuhyun sambil menyalakan mesin mobilnya

“ Bando ini memiliki arti , jangan asal berkomentar jika kau tidak tahu apa-apa ! “ sengitku kesal

“ Kau akan mendengarkan komentar yang sama dari ibuku nanti “

“ Mwo ? “

“ Tidak usah tegang Seohyun~ssi , hanya perlu menyiapkan telingamu untuk mendengar kan semua ocehannya nanti “

Aku menatap kedepan dengan tidak bersemangat , bayangan seorang wanita yang akan selalu mengomentari apapun yang kulakukan nanti sudah menari-nari dipikiranku . Seperti apa orang tua Kyuhyun nanti ? Apa mereka akan memandangku rendah nantinya , orang kaya memang selalu seperti itu bukan ? Latar belakang yang sama akan selalu yang utama bagi mereka .

“ Seohyun~ssi ? “

Aku kembali menoleh kearah Kyuhyun , dia tidak menatapku namun tetap terfokus menyetir .

“ Ingat peraturan dariku bukan ? Didepan keluargaku kita benar-benar suami istri , aku bisa memastikan jika aku bisa berakting dengan baik , dan kau …..”

Kutajamkan telingaku dan siap menunggu lanjutan kalimat dari Kyuhyun

“ jalankan peranmu dengan baik , jangan membuat mereka curiga , bersikaplah jika kau benar-benar istriku , kau mengerti ? “

Sisi wajah Kyuhun yang terlihat sangat serius sudah jelas menunjukkan jika dia sedang memberikan titah kepadaku , walau terasa berat untuk melakukan itu namun aku tetap memaksa lidahku untuk berucap dan menjawab pertanyaanya .

“ Ne, aku tahu “ balasku pelan

Sudah benar-benar dimulai Seo Joohyun , kau bisa berakting dengan baik bukan ? Hanya berakting Seohyun , ya, hanya berakting . Entah aku bisa atau tidak nanti .

 

-TBC-

 

About these ads

272 thoughts on “MAKE HER PREGNANT – Part 1

  1. aah… pengen segera buka page berikutnya tapi juga harus jadi reader yg baik jadi comment dulu deh. ijin buka ya.. gomawo ffnya.

  2. Masih penasarannn… Knapa bisa Seokyu menikah tanpa rasa cnta hnya sebatas Kesepakatan (Kontrak), Tapi awal memang Biasa pasti nanti romantiss jadi gak sbar baca lanjutan nya… Lngsung aku bca lnjutan nya y th0r~

  3. Ping-balik: MAKE HER PREGNANT – Part 1 | Just Follow My Rule | guixuxian

  4. wah, menarik bgt ceritanya, pernikahan bukan karena cinta
    penasaran sama alasan pasti seohyun kok mau nikah sama kyuhyun

  5. Wahh menarik nih ,castnya seokyu lagi :> waduh siapa ya yang dicari seohyun? Dan siapa yang ngasih bandana itu? Seru deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s